cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
TABULARASA
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 124 Documents
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL) DENGAN MENGGUNAKAN MACROMEDIA FLASH UNTUK MENINGKATKAN BERPIKIR KREATIF DAN HASIL BELAJAR SISWA PADA POKOK BAHASAN KELARUTAN DAN HASIL KALI KELARUTAN Tarigan, Simson; Manurung, Hisar; Situmorang, manihar
TABULARASA Vol 12, No 2 (2015): Jurnal TABULARASA
Publisher : TABULARASA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: Hasil Studi pada produk kelarutan dan bahan kimia kelarutan diajarkan oleh model PBL dengan macromedia flash lebih tinggi daripada siswa diajarkan oleh PBL tanpa model media dan model DI, berpikir kreatif pada kelarutan bahan kimia dan produk kelarutan diajarkan oleh PBL model dengan macromedia flash lebih tinggi daripada siswa diajarkan oleh model PBL tanpa model media dan DI, hubungan antara berpikir kreatif dengan hasil belajar siswa diajarkan dengan model DI, hubungan antara berpikir kreatif dengan hasil belajar siswa yang diajarkan oleh model PBL tanpa media dan hubungan antara berpikir kreatif dengan hasil belajar siswa yang diajarkan oleh model PBL dengan Macromedia Flash. Metode penelitian adalah metode kuasi-eksperimental. Sampel adalah 3 kelas di 3 sekolah di Medan, yang ditentukan oleh random sampling terdiri dari percobaan 1 (Model DI), percobaan 2 (model PBL tanpa media yang) dan percobaan 3 (model PBL dengan Macromedia Flash). Hasil penelitian menunjukkan hasil penelitian eksperimental dengan 3 lebih tinggi dari percobaan 2 dan percobaan 1, berpikir kreatif dengan percobaan 3 lebih tinggi dari percobaan 2 dan percobaan 1, ada hubungan antara berpikir kreatif dengan menggunakan pembelajaran eksperimental hasil-hasil 1, ada hubungan antara berpikir kreatif dengan hasil belajar menggunakan percobaan 2, ada hubungan antara berpikir kreatif dengan hasil belajar menggunakan percobaan 3.
PENGARUH METODE PEMBELAJARAN ROLE PLAY DAN GAYA BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR IPS Sitepu, Junaidi Amin; Sitompul, Harun
TABULARASA Vol 12, No 2 (2015): Jurnal TABULARASA
Publisher : TABULARASA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untu mengetahui: (1) hasil belajar IPS siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan metode pemelajaran role play dan hasil belajar siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan metode ekspositori, (2) hasil belajar siswa yang memiliki gaya belajar visual, gaya belajar auditori, dan gaya belajar kinestetik, (3) interaksi antara metode pembelajaran dengan gaya belajar dalam mempengaruhi hasil belajar IPS. Metode penelitian menggunakan metode quasi eksperimen dengan rancangan faktorial 2 X 3. Teknik analisis data menggunakan analisis varians (ANAVA) dua jalur dengan taraf signifikansi α = 0.05. Uji persyaratan analisis data yaitu uji normalitas data dengan menggunakan uji Liliefors dan uji homogenitas dengan menggunakan uji F dan uji Bartlet serta menggunakan uji Scheffe untuk melakukan uji lanjut. Hasil penelitian menunjukkan: (1) hasil belajar IPS siswa yang dibelajarkan dengan metode pembelajaran role play lebih tinggi dari hasil belajar IPS siswa yang dibelajarkan dengan metode pembelajaran ekspositori dengan Fhitung = 10.378 > Ftabel = 4.02; (2) terdapat perbedaan hasil belajar antara siswa yang memiliki gaya belajar visual, gaya belajar auditori, dan gaya belajar kinestetik. Dengan Fhitung = 6.615 > Ftabel = 4.02; (3) terdapat interaksi antara metode pembelajaran dan gaya belajar  dalam meningkatkan hasil belajar IPS siswa dengan Fhitung = 4.277 > Ftabel = 4.02.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN MATEMATIKA BERBANTUAN PROGRAM FLASH UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MATEMATIK SISWA SMP Sinurat, Mualdin; Syahputra, Edi; Rajagukguk, W
TABULARASA Vol 12, No 2 (2015): Jurnal TABULARASA
Publisher : TABULARASA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk : (1) mengembangkan media pembelajaran matematika berbantuan program  Flash yang dapat meningkatkan kemampuan komunikasi matematik siswa dengan menerapkan strategi student active learning, (2) mengetahui tingkat validitas media pembelajaran matematika dengan program Flash yang menerapkan strategi student active learning dan (3) mengetahui keefektifan dan kepraktisan media pembelajaran yang dikembangkan pada mata pelajaran matematika materi Transformasi. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII SMP Putri Cahaya Medan sebanyak 42 orang dan objek penelitian ini adalah untuk kualitas media pembelajaran dari segi validitas, kepraktisan dan keefektifan untuk meningkatkan kemampuan komunikasi matematik siswa. Instrumen yang digunakan terdiri dari lembar validasi oleh ahli materi dan ahli media, lembar observasi aktivitas siswa,  angket respons siswa serta tes kemampuan komunikasi matematik. Hasil penilaian para ahli terhadap media diperoleh bahwa persentase rata-rata penilaian ahli materi terhadap kualitas media adalah 96,12% kategori “sangat baik” dengan tingkat validitas 0,8156, ahli media (ahli desain dan perangkat lunak) 94,79% dengan tingkat validitas 0,7332 serta hasil ujicoba kelompok kecil 97,31% dengan tingkat validitas 0,72002 yang menyatakan bahwa media memadai dan layak digunakan. Dari hasil ujicoba lapangan diperoleh tingkat ketuntasan belajar siswa adalah 88,10% dengan peningkatan kemampuan komunikasi matematik siswa dalam kategori “tinggi” yang ditunjukkan oleh N-gain = 0,785, respon positif siswa terhadap media “sangat baik” dengan persentase 81,72% serta persentase kadar aktivitas siswa pada  proses pembelajaran adalah memenuhi waktu ideal. Berdasarkan data tersebut di atas maka dapat disimpulkan bahwa: media pembelajaran matematika berbantuan program flash dapat meningkatkan kemampuan komunikasi matematik siswa dan kualitas media adalah baik yaitu memenuhi kriteria valid, praktis dan efektif.
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR FISIKA BERBASIS INKUIRI PADA MATERI FLUIDA STATIS UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA Tampubolon, Rameyanti; Sahyar, Sahyar; Sirait, Makmur
TABULARASA Vol 12, No 2 (2015): Jurnal TABULARASA
Publisher : TABULARASA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis apakah bahan ajar yang dikembangkan dapat meningkatkan aktivitas, respon, dan hasil belajar siswa pada materi fluida statis berbasis inkuiri berdasarkan standart BSNP. Metode yang dilakukan dalam penelitian ini adalah penelitian pengembangan (Research and Development). Sampel penelitian ini adalah kelas X IPA2 SMA Swasta PRIMBANA Medan pada bulan Maret–April 2015 dengan jumlah siswa 30 siswa. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data yaitu 1) menggunakan lembar validasi bahan ajar berupa angket yang divalidkan oleh tim ahli, 2) lembar penilaian respon siswa berupa angket, 3) lembar observasi aktivitas siswa yaitu psikomotorik dan afektif yang dinilai oleh 2 guru, 4)  soal yang disusun dan telah divalidkan berupa 5 pertanyaan setiap pertemuan. Hasil menunjukkan: Ada peningkatan aktivitas belajar siswa setelah menggunakan bahan ajar Fisika berbasis Inkuiri pada materi Fluida Statis, yaitu pada pertemuan pertama diperoleh 67,50 dengan kategori “cukup aktif”, pertemuan kedua diperoleh 79,58 dengan kategori “aktif”, dan pertemuan ketiga diperoleh 88,85 dengan kategori “sangat aktif”. Ada peni gkatan respon belajar siswa setelah menggunakan bahan ajar Fisika berbasis Inkuiri pada materi Fluida Statis, pada pertemuan pertama diperoleh 59,24 dengan kategori “cukup baik”, pertemuan kedua diperoleh 77,99 dengan kategori “baik”, dan pada pertemuan ketiga diperoleh 84,091 dengan kategori “sangat baik”. Ada peningkatan hasil  belajar siswa setelah menggunakan bahan ajar Fisika berbasis Inkuiri pada materi Fluida Statis. Hasil belajar siswa dilakukan gain ternormalisasi yaitu gain pertama sebesar 0,336 kategori “sedang”, gain kedua sebesa 0,432 kategori “sedang”, dan gain ketiga sebesar 0,792 kategori “tinggi”. Hake (1999).
DESIGNING INTERACTIVE DIGITAL LEARNING MODULE IN BIOLOGY Pintalitna, Wenny; Sipahutar, Herbet; Harahap, Fauziyah
TABULARASA Vol 12, No 2 (2015): Jurnal TABULARASA
Publisher : TABULARASA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Interactive learning environment can substantially improve student learning and retention of key biology concepts. In this case report, we describe our approach for the design of interactive digital learning module to teach digestive system concepts in Grade 11 learners at SMAN 2 Balige with 180 subjects are selected according to total sampling method. The research method is the development with Dick and Carey model.  Subject of learning module assessment consists of two Biology matter experts, two learning module experts, one electronic media expert, three students for individual trials, ten students and teachers as small group testing, thirty students of SMAN 1 Berastagi for medium group testing, and 60 students of SMAN 2 Balige as large group testing. Quality data of product developed were collected using questionnaires. The results of developmental research showed that: (1) Module assessment by matter, learning modules and media experts were very decent criteria (88.30%, 93.98%, 88.25%); 2) Large group testing of interactive, electronic and text learning modules, respectively were 92.53%, 86.064%, 81.355% belong to very decent criteria; (3) Medium group testing respectively were 84.59%, 80.18%, 76.56% belong to decent criteria; (6) Small group testing respectively were 75.71%, 73.20%, 71.19% belong to decent criteria.
DEVELOPING ESP TEACHING MATERIALS FOR THE STUDENTS OFTHE SOFTWAREENGINEERINGBASED ON PROBLEM BASED LEARNING AT THE AL-WASHLIYAHTELADAN VOCATIONAL SCHOOL Hasibuan, Rodiani Fatmah; Gurning, Busmin; Setia, Eddy
TABULARASA Vol 12, No 2 (2015): Jurnal TABULARASA
Publisher : TABULARASA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study dealt with the development of English Reading Materials of vocational school, Al-WashliyahTeladan Medan, majoring Software Engineering. The objectives of this study were to: 1) find out language skill and materials are needed by the students of Software Engineering, 2) develop the English materials for the majoring in software engineering students at the vocational high school grade XII. This study was conducted by Educational Research and Development R&D (Borg & Gall, 1989). The data of this research were from existing documents and the result of interview with teacher and student. The results of the research conveyed that the existing reading materials were mostly irrelevant because the title and content of the material was not appropriate and was not required for the students majoring in software engineering. The new English reading materials and syllabus were developed based on the students need related to the workplace. The materials and syllabus were developed from the existing materials from teacher. The developing materials were validated by two experts.
PENINGKATAN KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF DAN KEMANDIRIAN BELAJAR SISWA MTs NEGERI 2 MEDAN MELALUI PEMBELAJARAN MATEMATIKA DENGAN PENDEKATAN OPEN-ENDED Suriyani, Suriyani; Hasratuddin, Hasruddin; Asmin, Asmin
TABULARASA Vol 12, No 3 (2015): Jurnal TABULARASA
Publisher : TABULARASA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah: (1)untuk mengetahui peningkatan kemampuan berpikir kreatif siswa yang diajar menggunakan pendekatan Open-Ended dan yang diajar menggunakan pembelajaran konvensional, (2)untuk mengetahui peningkatan kemandirian belajar siswa yang diajar menggunakan pembelajaran matematika dengan pendekatan Open-Ended dan yang diajar dengan pembelajaran konvensional, (3) untuk mengetahui interaksi antara pendekatan pembelajaran dengan kemampuan awal matematika siswa terhadap peningkatan kemampuan berpikir kreatif siswa, dan (4) untuk mengetahui interaksi antara pendekatan pembelajaran dengan kemampuan awal matematika terhadap peningkatan kemandirian belajar siswa. Penelitian ini dilaksanakan di MTs Negeri 2 Medan. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuasi eksperimen dengan desain kelompok kontrol non-ekivalen. Populasi dalam penelitian ini terdiri dari seluruh siswa kelas VIII dengan mengambil sampel empat kelas (dua kelas eksperimen dan dua kelas kontrol) melalui teknik Purposive Sampling. Instrumen yang digunakan terdiri dari tes kemampuan awal matematika, tes kemampuan berpikir kreatif, dan angket kemandirian belajar. Pengujian hipotesis statistik dalam penelitian ini menggunakan rumus ANAVA Dua Jalan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) peningkatan kemampuan berpikir kreatif siswa yang diajar menggunakan pembelajaran matematika dengan pendekatan Open-Ended lebih baik daripada yang diajar dengan pembelajaran konvensional, (2) peningkatan kemandirian belajar siswa yang diajar menggunakan pembelajaran matematika dengan pendekatan Open-Ended lebih baik daripada yang diajar dengan pembelajaran konvensional, (3) tidak terdapat interaksi antara pendekatan pembelajaran dengan kemampuan awal matematika siswa terhadap peningkatan kemampuan berpikir kreatif siswa,  dan (4) tidak terdapat interaksi antara pendekatan pembelajaran dengan kemampuan awal matematika siswa terhadap peningkatan kemandirian belajar siswa. Berdasarkan temuan penelitian pendekatan Open-Ended dapat direkomendasikan menjadi salah satu pendekatan pembelajaran yang digunakan di sekolah utamanya untuk mencapai kompetensi berpikir kreatif dan kemandirian belajar.
PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN DAN GAYA BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR MENGGAMBAR TEKNIK I Mursid, R
TABULARASA Vol 12, No 3 (2015): Jurnal TABULARASA
Publisher : TABULARASA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Perbedaan hasil belajar Menggambar teknik 1 antara mahasiswa  yang diajar dengan strategi pembelajaran Mind Map dan strategi pembelajaran ekspositori, (2) Perbedaan hasil belajar Menggambar teknik 1 antara mahasiswa  yang memiliki gaya belajar visual dengan kinestetik, (3) interaksi antara strategi pembelajaran dan gaya belajar terhadap hasil belajar Menggambar teknik 1. Populasi penelitian ini adalah seluruh mahasiswa  reguler kelas A dan B di semester I Pendidikan Teknik Mesin. Teknik penarikan sampel dilakukan dengan cluster random sampling. Metode penelitian yang menggunakan metode quasi eksperimen dengan desain penelitian faktorial 2 x 2. Teknik analisis data menggunakan ANAVA dua jalur pada taraf signifikansi α = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan: (1) hasil belajar yang diajar dengan strategi pembelajaran Mind Map lebih tinggi dari pada ekspositori, dengan Fh = 5,72 > Ft = 3,97, (2) hasil belajar mahasiswa  yang memiliki gaya belajar Kinestetik lebih tinggi daripada Visual, dengan Fh= 5,19 > Ft = 3,97, (3) terdapat interaksi antara strategi pembelajaran dan gaya belajar terhadap hasil belajar, dengan Fh= 36,91 > Ft = 3,97. Perhitungan uji lanjut dengan uji Scheffe menunjukkan hasil belajar mahasiswa  yang memiliki gaya belajar kinestetik lebih tinggi bila diajar dengan strategi pembelajaran Mind Map, sedangkan hasil belajar mahasiswa  yang memiliki gaya belajar visual lebih tinggi bila diajar dengan strategi pembelajaran ekspositori.
Peningkatan Kemandirian Belajar dan Hasil Belajar Siswa Dalam Pembelajaran IPS Dengan Menggunakan Metode Mind Mapping di Kelas V SD Swasta Setia Budi Abadi Perbaungan Hartati, Risma; Yus, Anita
TABULARASA Vol 12, No 3 (2015): Jurnal TABULARASA
Publisher : TABULARASA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Peningkatan Kemandirian Belajar dan Hasil Belajar Siswa Dalam Pembelajaran IPS dengan menggunakan metode Mind Mapping di Kelas V SD Swasta Setia Budi Abadi Perbaungan.  Subyek penelitian adalah seluruh siswa kelas V  SD Swasta Setia Budi Perbaungan Tahun Pembelajaran 2011/2012 yang berjumlah 32 orang. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas.  Data dikumpulkan dengan menggunakan observasi dan tes.  Data dianalisis dengan menggunakan metode deskriptif. Hasil análisis menunjukkan bahwa penggunaan metode mind mapping dapat meningkatkan kemandirian dan hasil belajar materi pelajaran IPS siswa kelas V SD.  Penggunaan metode mind mapping pada siklus I menghasilkan kemandirian belajar siswa meningkat dengan nilai rata-rata 66,28 atau meningkat 22,11% dan sebanyak 15 siswa (46,88%) memiliki kemandirian belajar yang baik.  Penelitian dilanjutkan ke siklus II dengan perbaikan tindakan, terjadi peningkatan kemandirian belajar siswa dengan skor rata-rata 74,50 atau meningkat 12,40%  dan sebanyak 28 siswa (87,50%) mampu belajar mandiri.  Ini menunjukkan bahwa penerapan metode mind mapping meningkatkan kemandirian dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPS dengan materi Perjuangan Mempertahankan  Kemerdekaan  sebesar 37,25%.
PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN DAN KREATIVITAS TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA Nasution, Halidayana; Sitompul, Harun
TABULARASA Vol 12, No 3 (2015): Jurnal TABULARASA
Publisher : TABULARASA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Perbedaan hasil belajar matematika siswa yang diajar dengan strategi pembelajaran problem posing dengan strategi pembelajaran  ekspositori, (2) Perbedaan hasil belajar matematika  siswa yang memiliki kreativitas tinggi dengan kreativitas rendah, (3) interaksi antara strategi pembelajaran dan kreativitas terhadap hasil belajar matematika. Metode penelitian menggunakan metode quasi eksperimen dengan desain penelitian faktorial 2 x 2. Teknik analisis data menggunakan ANAVA dua jalur pada taraf signifikan a = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) hasil belajar matematika siswa yang diajar dengan strategi pembelajaran problem posing lebih tinggi daripada strategi pembelajaran ekspositori, dengan Fhitung = 4,95 > Ftabel = 3,98 , (2) hasil belajar matematika siswa yang memiliki kreativitas tinggi lebih tinggi daripada kreativitas rendah, dengan Fhitung = 22,14 > Ftabel = 3,98, (3) terdapat interaksi antara strategi pembelajaran dan kreativitas terhadap hasil belajar matematika, dengan Fhitung = 6,92 > Ftabel = 3,98. Perhitungan uji lanjut dengan uji Scheffe menunjukkan perbedaan yang signifikan hasil belajar matematika untuk strategi pembelajaran problem posing dan strategi pembelajaran ekspositori begitu juga dengan kreativitas tinggi dan kreativitas rendah.

Page 3 of 13 | Total Record : 124