cover
Contact Name
Agustina Tri Wijayanti
Contact Email
agustina_tw@uny.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
sudrajat@uny.ac.id
Editorial Address
Jalan Colombo No 1 Depok, Sleman, Yogyakarta, Indonesia
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
JIPSINDO (Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Indonesia)
ISSN : 23550139     EISSN : 26157594     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
JIPSINDO, an academic journal that centered in social studies i.e social education (curriculum, teaching, instructional media, and evaluation), moral education, and multicultural education. We are interested in scholarship that crosses disciplinary lines and speaks to readers from a range of theoretical and methodological perspectives.
Arjuna Subject : -
Articles 147 Documents
Analisis anak putus sekolah tingkat SMP di Desa Lemoh Timur Sarah Lini, Langi Sofiana; Karebungu, Ferdinand; Soputan, Grace
JIPSINDO Vol. 8 No. 2 (2021): JIPSINDO (Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Indonesia)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jipsindo.v8i2.42659

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk 1) menganalisis dan mendeskripsikan faktor penyebab anak putus sekolah tingkat SMP di Desa Lemoh Timur 2) menemukan upaya pencegahan terjadinya anak putus sekolah di Desa Lemoh Timur Kecamatan Tombariri Timur Kabupaten Minahasa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Teknik pengambilan informan dengan menggunakan purposive sampling dan teknik pengumpulan data dengan observasi, wawancara dan dokumentasi sedangkan analisis data yang digunakan yaitu analisis interaktif dari Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukan bahwa faktor penyebab anak putus sekolah di Desa Lemoh Timur Kecamatan Tombariri Timur Kabupaten Minahasa adalah faktor keadaan ekonomi orang tua yang rendah, kurangnya pengawasan orang tua, serta kondisi orang tua cerai atau pisah. Upaya yang dilakukan untuk mencegah terjadinya anak putus sekolah yaitu orang tua berupaya melakukan pengawasan terhadap pendidikan anak dan upaya guru adalah dengan mengidentifikasi anak yang kurang mampu dan didaftarkan pada bantuan pendidikan seperti Kartu Indonesia Pintar (KIP)The analysis of dropouts of junior high schools in Lemoh Timur The purpose of this study is to 1) analyze and describe the factors that cause children to drop out of junior high school in Lemoh Timur Village 2) find efforts to prevent school dropouts in Lemoh Timur Village, Tombariri Timur District, Minahasa Regency. This study uses a qualitative approach. Informant retrieval technique using purposive sampling and data collection techniques by observation, interviews and documentation while the data analysis used is an interactive analysis of Miles and Huberman. The results showed that the factors causing children to drop out of school in Lemoh Timur Village, Tombariri Timur District, Minahasa Regency were factors in the low economic condition of parents, lack of parental supervision, and the condition of divorced or separated parents. Efforts are made to prevent children dropping out of school, namely parents trying to supervise children's education and teacher efforts are to identify underprivileged children and register them for educational assistance such as the Smart Indonesia Card (Kartu Indonesia Pintar).
Implementasi budaya Tepo Seliro sebagai wujud pembinaan karakter peserta didik Generasi Alpha dalam pembelajaran IPS Intania, Nur Indra; Fadilah, Setiani Nur; Sadewa, Alvin; Khafifah, Tia Nur; Melati, Ersa; Yulianti, Erna; Sahara, Alan; Azizah, Primanisa Inayati
JIPSINDO Vol. 8 No. 2 (2021): JIPSINDO (Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Indonesia)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jipsindo.v8i2.41967

Abstract

Tantangan pendidikan pada saat ini dan masa yang akan datang adalah upaya mempertahankan karakter generasi penerus bangsa yang digunakan sebagai pedoman, acuan dan tameng untuk mengantisipasi segala bentuk dampak negatif yang ditimbulkan dari perubahan zaman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana implementasi budaya Tepo Seliro sebagai wujud pembinaan karakter peserta didik generasi Alpa dalam pembelajaran IPS.  Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah studi kepustakaan. Terdapat beberapa rekomendasi mengimplementasikan budaya Tepo Seliro di sekolah untuk pembinaan karakter peserta didik generasi Alpha dalam pembelajaran IPS, diantaranya melakukan interaksi yang harmonis serta mengajarkan sikap persaudaraan dalam pembelajaran. Perilaku Tepo Seliro menanamkan sikap dan nilai luhur yang mampu membina karakter sosial peserta didik melalui kegiatan pembelajaran.Implementation of the Tepo Seliro culture as a form of character building for Generation Alpha students in social studies learningThe Challenge of education at this time and in the future is an effort to maintain the character of the nation's next generation which is used as a guide, reference and shield to anticipate all forms of negative impacts caused by changing times. This study aims to determine how the implementation of the Tepo Seliro culture as a form of character building for the Alpha generation of students in social studies learning. The method used in this research is literature study. There are several recommendations for implementing the Tepo Seliro culture in schools for character building for Alpha generation students in social studies learning, including carrying out harmonious interactions and teaching brotherhood in learning. Tepo Seliro's behavior instills noble attitudes and values that are able to foster the social character of students through learning activities.
Pengaruh penggunaan film dokumenter terhadap hasil belajar IPS SMP Adi, Depict Pristine; Ahmad, Abdurrahman; Anam, Sahrul
JIPSINDO Vol. 8 No. 2 (2021): JIPSINDO (Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Indonesia)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jipsindo.v8i2.38819

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mencari tahu pengaruh penggunaan media pembelajaran film dokumenter terhadap hasil belajar siswa mata pelajaran IPS di SMP Negeri 2 Gending Probolinggo Tahun Pelajaran 2019/2020. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi experiment. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas VII SMP Negeri 2 Gending Probolinggo  sebanyak 100 siswa, diwakili oleh 59 siswa kelas VIIA dan VIIB sebagai sampel. Teknik sampling ditentukan dengan metode purposive sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara dokumentasi, observasi dan uji instrument. Uji validitas dilakukan dengan menguji validitas isi melalui aplikasi SPSS for Windows 22. Analsisis data dilakukan melalui uji normalitas, uji homogenitas dan Uji T-test. Hasil penelitian menunjukkan ada pengaruh yang signifikan antara penggunaan media pembelajaran film dokumenter terhadap hasil belajar siswa mata pelajaran IPS di SMP Negeri 2 Gending Probolinggo tahun pelajaran 2019/2020.The effect of using documentary films on Social Studies learning outcomes in junior high schoolThis study aims to find out the effect of using documentary film learning media on student learning outcomes for social studies subjects at SMP Negeri 2 Gending Probolinggo for the 2019/2020 academic year. The research was conducted with a quantitative approach with a quasi-experimental method. The population of this study was the seventh grade students of SMP Negeri 2 Gending Probolinggo as many as 100 students, represented by 59 students of grades VIIA and VIIB as samples. The sampling technique was determined by purposive sampling method. Data collection techniques were carried out by means of documentation, observation and instrument testing. The validity test was carried out by testing the content validity through the SPSS for Windows 22 application. Data analysis was carried out through the normality test, homogeneity test and T-test. The results showed that there was a significant influence between the use of documentary film learning media on student learning outcomes in social studies subjects at SMP Negeri 2 Gending Probolinggo for the 2019/2020 school year.
Pengembangan multimedia interaktif berbasis adobe flash untuk pembelajaran IPS SMP Nelawati, Ulya; Saliman, Saliman
JIPSINDO Vol. 8 No. 2 (2021): JIPSINDO (Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Indonesia)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jipsindo.v8i2.39543

Abstract

Penelitian bertujuan untuk 1) mengetahui pengembangan multimedia pembelajaran  interaktif berbasis komputer,  2) mengetahui kelayakan multimedia pembelajaran, 3) mengetahui efektivitas multimedia pembelajaran dalam meningkatkan kualitas pembelajaran IPS.  Penelitian ini termasuk jenis penelitian dan pengembangan atau dikenal dengan Research and Development (R&D). Instrumen pengumpulan data berupa lembar penilaian untuk ahli media dan ahli materi, serta lembar angket/kuesioner untuk guru dan siswa.  Metode yang digunakan untuk menganalisis data adalah dengan teknik deskriptif kuantitatif yang diungkapkan dalam distribusi skor dan kategori skala penilaian. Hasil penelitian ini menunjukkan: 1) pengembangan multimedia pembelajaran interaktif  melalui tahap persiapan, produksi, uji coba, dan revisi. 2) hasil akhir validasi ahli materi yakni 4,28 dengan kategori "Sangat Baik", 3) hasil akhir validasi ahli media yakni 4,00 dengan kategori "Baik", 4) hasil uji coba lapangan awal oleh guru  dikategorikan "Sangat Baik" dengan skor 4,56, serta 5) hasil uji lapangan oleh 29 siswa dikategorikan "Sangat Baik" dengan skor 4, 22. Hasil ujicoba di SMP Negeri 1 Jetis Bantul menunjukkan bahwa multimedia pembelajaran interaktif mempunyai pengaruh positif terhadap peningkatan prestasi belajar peserta didik.Development of interactive multimedia based on adobe flash for junior high school in subject social studiesResearch aims to 1) know the development of computer-based interactive learning multimedia, 2) know the feasibility of multimedia learning, 3) know the effectiveness of multimedia learning to improve the quality of social sciences. This research includes a type of research and development otherwise known as Research and Development (R&D). Data collection instruments in the form of assessment sheets for media experts and material experts, as well as questionnaires for teachers and students.  The results of this study show: 1) the development of interactive learning multimedia through the stages of preparation, production, trials, and revisions. 2) the final result of material expert validation is 4.28 with the category "Excellent", 3) the final result of media expert validation is 4.00 with the category "Good", 4) the results of the initial field trial by teachers are categorized as "Excellent" with a score of 4.56, and 5) field test results by 29 students are categorized as "Excellent" with a score of 4, 22. The results of the trial at SMP Negeri 1 Jetis Bantul showed that interactive learning multimedia has an influence on improving learning achievement.
Potensi Candi Asu sebagai sumber belajar IPS di sekolah menengah pertama Sudrajat, Sudrajat
JIPSINDO Vol. 8 No. 2 (2021): JIPSINDO (Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Indonesia)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jipsindo.v8i2.43702

Abstract

Tujuan penelitian untuk mengetahui potensi Candi Asu sebagai sumber belajar IPS bagi peserta didik SMP di kecamatan Sawangan, Magelang, Jawa Tengah. Penelitian dilaksanakan dengan menggunakan metode penelitian kualitatif mulai bulan Maret hingga September 2019. Subjek penelitian terdiri dari 7 orang informan terdiri dari penjaga candi dan guru IPS. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi, dan dokumentasi.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa Candi Asu di Sawangan, Magelang mempunyai potensi yang besar sebagai sumber belajar IPS bagi peserta didik di sekitar lokasi. Kompetensi tentang sumber daya alam, kondisi geografis, serta tema tentang perubahan serta kesinambungan masyarakat Indonesia pada masa Hindhu dan Buddha untuk dipelajari dengan menggunakan Candi Asu dan lingkungan sekitarnya sebagai sumber belajar. Model pembelajaran inquiry, discovery, maupun project-based learning dapat dipraktikkan dengan kreatif, inovatif dan menyenangkan dalam setting belajar Candi Asu dan lingkungan sekitarnya.The potential of Asu Temple as a social studies learning resource in junior high schoolThe purpose of the study was to determine the prospective of Asu Temple as a Social Studies learning resourcefulness for junior high school students in Sawangan sub-district, Magelang, Central Java. The research was carried out using qualitative research methods from March to September 2019. The research subjects consisted of 7 informants consisting of temple guards and social studies teachers. Data collection techniques were conducted by interview, observation, and documentation. The results showed that Asu Temple in Sawangan, Magelang has great potential as a Social Studies learning resource for students around the location. Competence on natural resources, geographical conditions, as well as themes about the changes and continuity of Indonesian society during the Hindu and Buddhist eras to be studied using Asu Temple and the surrounding environment as learning resources. Inquiry, discovery, and project-based learning models can be practiced by teacher creatively, innovatively and fun in the Social Studies learning in which setting of Asu Temple and the surrounding environment.
OPTIMALISASI PENDIDIKAN KARAKTER DI MASA PANDEMI DALAM MEMBENTUK GENERASI Z BERKARAKTER MENUJU ERA SOCIETY 5.0 Wahyuningrum, Rani Tri; Azizah, Primanisa Inayati
JIPSINDO Vol. 7 No. 2 (2020): JIPSINDO (Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Indonesia)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jipsindo.v7i2.48358

Abstract

Pada masa pandemi Covid-19 menjadi tantangan bagi dunia pendidikan khususnya pendidikan formal dalam upaya menanamkan pendidikan karakter bangsa. Penelitian ini termasuk jenis penelitian kajian literatur dengan mencari referensi teori yang relevan dengan permasalahan yang ditemukan. Jenis data yang digunakan penulis dalam penelitian ini adalah data yang diperoleh dari studi literatur. Studi literatur adalah cara yang dipakai untuk menghimpun data-data atau sumber-sumber yang berhubungan dengan topik yang diangkat dalam suatu penelitian. Berdasarkan hasil temuan penelitian ini, optimalisasi peran guru dalam pendidikan karakter di masa pandemi dalam membentuk generasi Z berkarakter yaitu melalui: (1) Kerjasama antara guru dan orang tua, (2) Penanaman nilai-nilai karakter pada setiap aktivitas pembelajaran, dan (3) pembinaan karakter secara daring  dan terus menerus. Pembelajaran daring yang menarik, menyenangkan, berbobot dan bermakna dapat menumbuhkan karakter pelajar Pancasila.  
TRANSFORMASI KURIKULUM PENDIDIKAN IPS DALAM KESIAPAN MENYAMBUT ERA SOCIETY 5.0 Kamil, Novi Maria; Ari Pramudya, Grafita
JIPSINDO Vol. 3 No. 2 (2016): JIPSINDO (Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Indonesia)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jipsindo.v3i2.48356

Abstract

Permasalahan yang dihadapi adalah peserta didik berdampingan dengan robot dalam kegiatan belajar mengajar yang tentunya berpengaruh dalam substansi pendidikan termasuk kurikulum, yakni komponen penting yang memainkan peran aktif dalam mencapai tujuan pendidikan. Jenis penelitian ini adalah studi literatur. Data yang digunakan adalah data sekunder dari buku teks, jurnal, dan artikel lain yang mendukung. Hasil kajian ini mengungkapkan bahwa Pendidikan IPS sebagai bekal dalam memecahkan persoalan sosial yang bersifat dinamis, sehingga kurikulum dalam Pendidikan IPS juga harus bertransformasi menjadi pembelajaran yang menarik, menyenangkan, kreatif, menumbuhkan rasa ingin tahu, berpikir kritis, demokratis, kolaboratif, kepekaan sosial, dan kemampuan pemecahan masalah.
Nilai-Nilai budaya Majemukan di Dusun Giriloyo, Wukirsari, Imogiri, Bantul Suhartanti, Rina
JIPSINDO Vol. 9 No. 1 (2022): JIPSINDO (Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Indonesia)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jipsindo.v9i1.45437

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui nilai-nilai budaya yang terdapat dalam adat Majemukan, di Dusun Giriloyo, Wukirsari, Imogiri, Bantul. Penelitian menggunakan metode etnografi dengan jumlah subjek sebanyak 6 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara sedangkan analisis data menggunakan teknik analisis domain, analisis taksonomi, dan analisis komponensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Majemukan memiliki nilai-nilai budaya yaitu: 1) nilai religius, dapat dilihat dalam  rangkaian acara berupa rasa syukur dan pemanjatan doa kepada Tuhan Yang Maha Esa, mulai dari arak gunungan, proses mendoakan berbagai ubo rampe, dan kesenian leyek; 2) nilai kemanusiaan, terlihat dalam pembagian hasil bumi kepada seluruh warga yang datang dalam acara mejemukan, dan terlihat pada keadilan dalam pembagian tugas, 3) nilai gotong royong, terlihat pada kerjasama yang dibangun dalam persiapan dan pelaksanaan yang melibatkan seluruh warga dusun, warga pondok dan perangkat desa, 4) nilai demokrasi, dapat dilihat dalam kegiatan rapat koordinasi dan dalam pengambilan suatu keputusan.The cultural values of Majemukan in Giriloyo, Wukirsari, Imogiri, Bantul, YogyakartaThis study aims to determine the cultural values contained in the Majemukan custom in the Giriloyo Hamlet, Wukirsari, Imogiri, Bantul. The study used an ethnographic method with a total of 6 subjects. Data collection techniques use interviews, while data analysis uses domain analysis techniques, taxonomic analysis, and componential analysis. The results of the study show that pluralism has cultural values, namely: 1) religious values, which can be seen in a series of events in the form of Gunungan and prayer to God Almighty, starting from the mountain wine, the process of praying for various ubo rampe, and leyek arts; 2) the value of humanity, seen in the distribution of agricultural produce to all residents who come to the boring event, and seen injustice in the division of tasks, 3) the value of mutual cooperation, seen in the cooperation that was built in preparation and implementation involving all hamlet residents, cottage residents and village officials, 4) the value of democracy, can be seen in coordination meeting activities and in making a decision.
Hakikat Ilmu Pengetahuan Sosial: Strategi memahami dan perbaikan kesalahan konsep Kurniawan, Ganda Febri
JIPSINDO Vol. 9 No. 1 (2022): JIPSINDO (Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Indonesia)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jipsindo.v9i1.47435

Abstract

Penelitian bertujuan untuk merumuskan strategi memahami hakikat IPS bagi calon guru. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan mengedepankan relevansi tema artikel terdahulu sebagai dasar koleksi data. Analisis data dilakukan dengan teknik analisis data interaktif. Hasil penelitian menunjukan bahwa sangat mungkin seorang Sarjana Pendidikan IPS dapat memahami hakikat IPS saat masa studi apabila sistem belajar IPS dapat mengedepankan penekanan pada konsep integrated dan mengikuti tradisi IPS yang ada. Diskusi sebagai langkah demokratis perlu dikedepankan untuk menyadarkan peserta didik tentang pentingnya belajar IPS, sehingga pemahaman yang dibangun bukan sekedar normatif, tetapi yang diharapkan adalah bersifat kritis. Pemahaman yang dibangun dilandaskan pada keinginan bertanya dan mengetahui, bukan informasi searah yang diberikan oleh pengajar ataupun buku teks. Sudah saatnya bidang studi IPS lebih terbuka dan demokratis dalam membentuk karakter guru yang memahami hakikat IPS dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia nasional yang sedang dilakukan.The nature of Social Sciences: Strategy to understanding and revised on concept falseThis study aims to formulate strategies to understand the nature of social studies for prospective teachers. The method used is Systematic Literature Review (SLR) by prioritizing the relevance of the theme of the previous article as the basis for data collection. Data analysis was carried out using interactive data analysis techniques. The results of the study indicate that it is very possible for a Bachelor of Social Studies Education to understand the nature of social studies during the study period if the social studies learning system can put an emphasis on integrated concepts and follow the existing social studies tradition. Discussion as a democratic step needs to be put forward to make students aware of the importance of learning social studies, so that the understanding that is built is not just normative, but what is expected is critical. The understanding that is built is based on the desire to ask and know, not unidirectional information given by the teacher or textbook. It is time for the field of social studies to be more open and democratic in shaping the character of teachers who understand the nature of social studies in supporting the ongoing development of national human resources.
Aktivitas belajar siswa penggemar K-pop: studi pada SMPN 7 Jakarta Holisah, Nur; Kartikasari, Ade Ana
JIPSINDO Vol. 9 No. 1 (2022): JIPSINDO (Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Indonesia)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jipsindo.v9i1.47507

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui aktivitas belajar siswa penggemar K-Pop pada siswa SMP Negeri 7 Jakarta. Metode penelitian menggunakan survey, dengan populasi siswa kelas 9 SMP Negeri 7 Jakarta angkatan tahun 2020/2021. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner, sedangkan teknik analisis data menggunakan analisis statistik diskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas belajar siswa SMP Negeri 7 Jakarta pada masa pandemi tetap berjalan baik. Pembelajaran daring dimana siswa tetap berada di rumah masing-masing memungkinkan mereka untuk menonton tayangan K-pop sambi belajar. Data menunjukkan bahwa siswa memiliki semangat yang tinggi selama pembelajaran online. Intensitas siswa dalam menonton tayangan K-pop selama masa pandemi tergolong tinggi dengan durasi sekitar 1-2 jam yaitu sebanyak 38%. Sedangkan frekuensi dalam menonton sekitar 1-3 kali dengan persentase sebesar 41%.Learning activity of fans K-pop students: study in SMP Negeri 7 JakartaThis study aims to determine the learning activities of K-Pop fan students at SMP Negeri 7 Jakarta. The research method uses a survey, with a population of grade 9 students of SMP Negeri 7 Jakarta batch 2020/2021. The research instrument used a questionnaire, while the data analysis technique used descriptive statistical analysis. The results showed that the learning activities of SMP Negeri 7 Jakarta students during the pandemic continued to run well. Online learning where students stay at home allows them to watch K-pop shows while studying. The data shows that students have high enthusiasm during online learning. The intensity of students in watching K-pop shows during the pandemic is relatively high with a duration of about 1-2 hours, which is as much as 38%. While the frequency of watching is around 1-3 times with a percentage of 41%.

Page 9 of 15 | Total Record : 147


Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 12 No. 2 (2025): JIPSINDO (Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Indonesia) Vol. 12 No. 1 (2025): JIPSINDO (Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Indonesia) Vol. 11 No. 2 (2024): JIPSINDO (Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Indonesia) Vol. 11 No. 1 (2024): JIPSINDO (Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Indonesia) Vol. 10 No. 2 (2023): JIPSINDO (Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Indonesia) Vol. 10 No. 1 (2023): JIPSINDO (Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Indonesia) Vol. 9 No. 2 (2022): JIPSINDO (Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Indonesia) Vol. 9 No. 1 (2022): JIPSINDO (Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Indonesia) Vol. 8 No. 2 (2021): JIPSINDO (Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Indonesia) Vol. 8 No. 1 (2021): JIPSINDO (Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Indonesia) Vol. 7 No. 2 (2020): JIPSINDO (Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Indonesia) Vol 7, No 2 (2020): JIPSINDO, Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Indonesia Vol 7, No 2 (2020): JIPSINDO (Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Indonesia) Vol. 7 No. 1 (2020): JIPSINDO (Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Indonesia) Vol 6, No 2 (2019): JIPSINDO (Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Indonesia) Vol. 6 No. 1 (2019): JIPSINDO (Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Indonesia) Vol 5, No 2 (2018): JIPSINDO Vol. 5 No. 2 (2018): JIPSINDO (Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Indonesia) Vol. 5 No. 1 (2018): JIPSINDO (Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Indonesia) Vol. 4 No. 2 (2017): JIPSINDO (Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Indonesia) Vol. 4 No. 1 (2017): JIPSINDO (Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Indonesia) Vol. 3 No. 2 (2016): JIPSINDO (Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Indonesia) Vol 3, No 2 (2016): JIPSINDO, Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Indonesia Vol. 3 No. 1 (2016): JIPSINDO (Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Indonesia) Vol. 2 No. 2 (2015): JIPSINDO (Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Indonesia) Vol 2, No 1 (2015): JIPSINDO (Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Indonesia) 2014: Jipsindo No. 1, Volume 1, Maret 2014 Vol. 1 No. 2 (2014): JIPSINDO (Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Indonesia) Vol. 1 No. 1 (2014): JIPSINDO (Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Indonesia) Vol 1 More Issue