cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal S2 Pendidikan Sains
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 135 Documents
PENGEMBANGAN MODUL IPA TERPADU DENGAN PENDEKATAN SAINTIFIK TEMA SAMPAH UNTUK KELAS VII SMP/MTs Masykuri, Mohammad; Lestari, Lestari; Sarwanto, Sarwanto
Jurnal Inkuiri Vol 4, No 2 (2015): Jurnal Inkuiri
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (33.496 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui; (1) pengembangan modul IPA terpadu dengan pendekatan saintifik tema sampah; (2) kelayakan modul IPA terpadu dengan pendekatan saintifik tema sampah; dan (3) keefektivitan modul modul IPA terpadu dengan pendekatan saintifik tema sampah yang telah dikembangkan. Penelitian ini merupakan penelitian & pengembangan atau research and development (R&D). Model pengembangan yang digunakan adalah model Four-D yaitu pendefenisian (define), perancangan (design), pengembangan (develop), dan penyebaran (disseminate). Keseluruhan tahapan tersebut telah dilakukan sehingga data yang diperoleh dianalisis lebih lanjut. Analisis data yang digunakan selama pengembangan adalah analisis deskriptif, analisis kelayakan modul berdasarkan skor kriteria, dan analisis tes pengetahuan dengan t-test, analisis keterampilan dan sikap dengan skor kriteria. Hasil penelitian menunjukkan bahwa; (1) modul IPA terpadu dengan pendekatan saintifik tema sampah berdasarkan kriteria modul yang merujuk pada standar yang ditetapkan oleh BNSP, pengembangan modul menggunakan model 4-D meliputi tahap define berupa analisis pustaka dan analisis lapangan, tahap design berupa penyusunan draft modul, tahap develop berupa validasi draft modul oleh para ahli, guru IPA, dan peer review, setelah valid dilakukan uji coba terbatas pada 12 orang siswa dan diimplementasikan pada uji lapangan, dan pada tahap akhir dilakukan tahap disseminate (penyebaran) pada guru IPA di kabupaten Pesawaran; (2) modul yang dikembangkan memiliki kualitas baik sehingga dapat digunakan dalam pembelajaran IPA; (3) modul IPA terpadu dengan pendekatan saintifik tema sampah telah digunakan dalam pembelajaran sangat efektif dengan persentase 38% hasil ini menunjukkan ternormalisasi sedang.
PENGEMBANGAN INTEGRATED CONTEXTUAL MODULE (ICM) UNTUK MENINGKATKAN KREATIVITAS DAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA SMK PADA POKOK BAHASAN SIFAT MEKANIK BAHAN (Pembelajaran Fisika di SMK Veteran 1 Sukoharjo Tahun Ajaran 2014/2015) Lisdianto, Diyan; Masykuri, Mohammad; Siti Aminah, Nonoh
Jurnal Inkuiri Vol 4, No 4 (2015): Jurnal Inkuiri
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (33.496 KB)

Abstract

Penelitian dan pengembangan (research and development) yang dilakukan untuk mengembangkan media ICM (Integrated Contextual Module) yang merupakan modul pembelajaran elektronik interaktif berbasis kontekstual yang memiliki konten gambar, animasi, dan video pembelajaran untuk meningkatkan kreativitas dan kemampuan berpikir kritis siswa kelas X SMK Veteran 1 Sukoharjo pada bidang keahlian Teknik Sepeda Motor. Pendekatan kontekstual digunakan karena mampu menstimulus siswa untuk mengaitkan sub-sub materi fisika yang diajarkan dengan materi bidang keahlian yang telah dipelajari siswa pada pelajaran produktif. Kemampuan untuk saling mengaitkan pengetahuan ini memerlukan kreativitas dan kemampuan berpikir kritis siswa, sehingga pembelajaran akan lebih bermakna. Penelitian dan pengembangan yang menggunakan model pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation) Hasil penelitian menunjukkan bahwa media ICM layak digunakan untuk proses penelitian dengan menggunakan metode cut off score. Berdasarkan hasil penelitian pada sampel penelitian menunjukkan bahwa media ICM efektif meningkatkan kreativitas dan kemampuan berpikir kritis siswa.
PENGEMBANGAN MODUL IPA TERPADU BERBASIS INKUIRI TERBIMBING DENGAN TEMA BARBEQUE KELAS VII SMP NEGERI 1 TAWANGMANGU Nugraheni, Nur Endah; Sunarno, Widha; Sarwanto, Sarwanto
Jurnal Inkuiri Vol 4, No 4 (2015): Jurnal Inkuiri
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (33.496 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mengembangkan modul IPA terpadu berbasis inkuiri terbimbing dengan tema barbeque; 2) menganalisis kelayakan modul IPA terpadu berbasis inkuiri terbimbing dengan tema barbeque yang dikembangkan; 3) menganalisis keefektifan modul IPA terpadu berbasis inkuiri terbimbing dengan tema barbeque. Penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan atau research and development (R&D). Model pengembangan yang dipakai adalah model Four-D yaitu pendefinisian, perancangan, pengembangan, dan penyebaran. Penelitian ini diawali dengan penelitian pendahuluan berupa studi pustaka dan observasi lapangan yang dilanjutkan dengan menyusun draft modul I. Draft modul I divalidasi oleh ahli materi dan media, ahli bahasa, guru IPA, dan teman sejawat kemudian direvisi menjadi draft modul II. Draft modul II diujicobakan secara terbatas kepada 12 siswa untuk mengetahui keterbacaan modul dan respon siswa terhadap modul, kemudian direvisi menjadi draft modul III. Draft modul III diujicobakan di kelas VII pada 32 siswa. Modul kemudian disebarkan ke guru IPA untuk mendapat umpan balik. Hasil penelitian menunjukkan: 1) modul IPA terpadu dengan tema barbeque memiliki karakteristik: mengikuti tahapan pembelajaran berbasis inkuiri terbimbing, menggunakan keterpaduan connected pada Kompetensi Dasar (KD) di kelas VII SMP, mengacu pada kurikulum 2013; 2) kelayakan modul dengan kategori sangat baik dilihat dari komponen isi, penyajian, bahasa, kegrafikan, pendekatan inkuiri terbimbing, dan keterpaduan IPA; 3) modul IPA terpadu yang dikembangkan efektif meningkatkan prestasi belajar siswa. Hasil uji paired t test asymp.sig (2-tailed): menunjukkan ada perbedaan yang signifikan rata-rata prestasi belajar siswa sebelum dan sesudah menggunakan modul IPA terpadu berbasis inkuiri terbimbing (sign. 0,000). Uji gain score dihasilkan 0,62 menunjukkan modul IPA terpadu berbasis inkuiri terbimbing memiliki efektivitas sedang. Rata-rata nilai posttest secara klasikal sebesar 78,5 dan data peserta didik yang mendapat ketuntasan nilai adalah 81%. Hal tersebut menunjukkan bahwa modul IPA Terpadu tersebut berdasarkan KKM adalah efektif digunakan dalam kegiatan pembelajaran.
PEMBELAJARAN KIMIA MENGGUNAKAN METODE INKUIRI TERBIMBING DAN LEARNING CYCLE 5E DITINJAU DARI SIKAP ILMIAH DAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS PADA MATERI KELARUTAN DAN HASIL KALI KELARUTAN KELAS XI SMA N KEBAKKRAMAT TAHUN AJARAN 2013/ 2014 Eralita, Norma; Ashadi, Ashadi; Saputro, Sulistyo
Jurnal Inkuiri Vol 4, No 2 (2015): Jurnal Inkuiri
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (33.496 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode pembelajaran Inkuiri Terbimbing dan metode pembelajaran Learning Cycle 5E, sikap ilmiah, kemampuan berpikir kritis, dan interaksinya terhadap prestasi belajar siswa. Penelitian ini dilaksanakan dari bulan Januari-Juni 2014 menggunakan metode eksperimen semu. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI SMA N Kebakkramat Kabupaten Karanganyar tahun pelajaran 2013/2014 yang terdiri dari 5 kelas. Sampel diambil dengan teknik cluster random sampling. Sampel terdiri dari 2 kelas yaitu kelas XI IPA 1 (metode Inkuiri terbimbing) dan kelas XI IPA 3 (metode Learning Cycle 5E). Teknik pengumpulan data aspek kognitif dan kemampuan berpikir kritis menggunakan metode tes, sedangkan aspek afektif dan sikap llmiah menggunakan metode angket serta aspek psikomotor menggunakan lembar observasi. Teknik analisis data untuk pengujian hipotesis dilakukan dengan menggunakan uji statistik non parametrik Kruskal Wallis. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan: 1) ada pengaruh pembelajaran inkuiri terbimbing dan learning cycle 5E terhadap prestasi belajar kognitif dan afektif, tetapi tidak ada pengaruh terhadap prestasi belajar psikomotor, 2) ada pengaruh sikap ilmiah terhadap prestasi belajar afektif, tetapi tidak ada pengaruh terhadap prestasi belajar kognitif dan psikomotor, 3)  tidak ada pengaruh kemampuan berpikir kritis terhadap prestasi belajar kognitif, afektif dan psikomotor, 4) ada interaksi antara pembelajaran inkuiri terbimbing dan learning cycle 5E dengan sikap ilmiah terhadap prestasi belajar kognitif dan afektif, tetapi tidak terhadap psikomotor,  5)  ada  interaksi  antara  pembelajaran inkuiri  terbimbing  dan  learning  cycle  5E  dengan kemampuan berpikir kritis terhadap prestasi belajar kognitif dan afektif, tetapi tidak terhadap psikomotor, 6) ada interaksi antara sikap ilmiah dan kemampuan berpikir kritis terhadap prestasi belajar afektif, tetapi tidak terhadap kognitif dan psikomotor, 7) ada interaksi antara pembelajaran inkuiri terbimbing dan learning cycle 5E dengan sikap ilmiah dan kemampuan berpikir kritis terhadap prestasi belajar kognitif, tetapi tidak terhadap afektif dan psikomotor.
PENGEMBANGAN MODUL IPA TERPADU BERBASIS KONTEKSTUAL DENGAN TEMA PEMBUATAN TAHU KELAS VII SMP NEGERI 2 JATIYOSO Sudarno, Sudarno; Sunarno, Widha; Sarwanto, Sarwanto
Jurnal Inkuiri Vol 4, No 3 (2015): Jurnal Inkuiri
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (33.496 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mengembangkan modul; 2) mengetahui kelayakan modul; 3) mengetahui keefektifan modul untuk pembelajaran IPA terpadu berbasis kontekstual dengan tema pembuatan tahu. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan atau research and development (R&D). Model pengembangan yang dipakai adalah model Four-D yaitu pendefinisian, perancangan, pengembangan, dan penyebaran. Penelitian ini diawali dengan penelitian pendahuluan berupa studi pustaka dan observasi lapangan yang dilanjutkan dengan menyusun draft modul I. Draft modul I divalidasi oleh ahli materi, ahli media, ahli bahasa, guru IPA, dan teman sejawat dan direvisi menjadi draft modul II. Draft modul II diujicobakan secara terbatas kepada 12 siswa untuk mengetahui keterbacaan dan respon siswa, kemudian direvisi menjadi draft modul III. Draft modul III diujicobakan di lapangan pada 32 siswa. Efektivitas modul dianalisis dengan uji t berpasangan. Modul kemudian disebarkan ke guru IPA untuk mendapat umpan balik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Pengembangan modul IPA terpadu berbasis kontekstual menggunakan model Four-D yaitu pendefinisian, perancangan, pengembangan, dan penyebaran; 2) kelayakan modul hasil pengembangan dikategorikan sangat baik dilihat dari kelayakan isi, penyajian, bahasa, kegrafikan, dan pendekatan pembelajaran; 3) Hasil uji t berpasangan menunjukkan ada perbedaan yang signifikan rata-rata prestasi belajar siswa sebelum dan sesudah menggunakan modul IPA terpadu berbasis kontekstual. Uji gain score dihasilkan 67% menunjukkan modul IPA terpadu berbasis kontekstual dengan kategori memiliki efektivitas sedang dengan pencapaian KKM 93,75%.
PENGEMBANGAN MODUL FISIKA BERBASIS PROBLEM SOLVING MATERI ELASTISITAS UNTUK SISWA KELAS X SMA/MA Ida Aflaha, Dwi Sari; Suparmi, Suparmi; Sarwanto, Sarwanto
Jurnal Inkuiri Vol 4, No 1 (2015): Jurnal Inkuiri
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (33.496 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui prosedur pengembangan modul pembelajaran fisika berbasis problem solving yang layak untuk siswa SMA/MA pada materi elastisitas; (2) kelayakan modul pembelajaran fisika berbasis problem solving pada materi elastisitas; (3) efektivitas modul fisika berbasis problem solving pada materi elastisitas terhadap hasil belajar di SMAN 3 Jombang. Penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan (R&D) yang mengacu pada model yang dikemukakan oleh Thiagarajan, yang dilaksanakan dari bulan Juli 2013 hingga Mei 2014. Kelayakan media divalidasi oleh ahli materi dan ahli media, guru, dan teman sejawat. Subjek Uji coba penelitian ini adalah siswa kelas X SMAN 3 Jombang tahun akademik 2013/2014 sebanyak 42 siswa dengan rincian 10 siswa sebagai subjek uji coba terbatas dan 32 siswa sebagai subjek uji coba pemakaian. Modul disebarkan pada guru-guru fisika SMA. Data hasil penelitian berupa nilai validasi modul oleh ahli, guru dan teman sejawat, respon keterbacaan siswa, nilai tes prestasi, respon siswa, dan respon guru. Berdasarkan hasil analisis data disimpulkan: (1) langkah-langkah prosedur pengembangan yang dilakukan menggunakan model 4-D yang diawali tahap 1 define yaitu melakukan studi literatur yang meliputi analisis siswa, kurikulum dan materi,  tahap 2 design yaitu pemilihan format modul, tahap 3 develop yaitu desain awal modul, validasi produk, uji coba terbatas, perbaikan, uji coba luas. Pada uji coba terbatas siswa tidak hanya membaca modul, tetapi juga melakukan kegiatan pembelajaran dalam modul,  dan tahap 4 disseminate yaitu penyebaran modul pada guru fisika SMA. (2) penilaian modul fisika berbasis problem solving dinyatakan layak dengan kategori sangat baik yaitu dengan nilai hasil validasi ahli 458, nilai hasil validasi guru 468, nilai hasil validasi teman sejawat 461. Respon siswa pada uji coba kecil memperoleh 84% dengan kategori sangat baik. respon siswa setelah uji besar 86% kategori sangat baik dan respon guru SMA sebesar 94% kategori sangat baik. (3) Modul fisika berbasis problem solving efektif untuk meningkatkan hasil belajar ditinjau dari skor rata-rata pretest 65,75 dan posttest 71,50 dengan nilai gain 16 dan gain ternormalisasi sebesar 0,67 yang menunjukkan siswa mengalami peningkatan pada kategori sedang. Sehingga pembelajaran dengan modul berbasis problem solving mendapat respon positif dalam pembelajaran dan dapat memberikan motivasi belajar siswa serta sebagai tolak ukur bahwa siswa merasa senang dengan produk yang dikembangkan.
PENGEMBANGAN LEMBAR KEGIATAN PESERTA DIDIK BERBASIS INKUIRI TERBIMBING PADA MATERI TERMOKIMIA KELAS XI SMA/MA Annafi, Nurfidianty; Ashadi, Ashadi; Mulyani, Sri
Jurnal Inkuiri Vol 4, No 3 (2015): Jurnal Inkuiri
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (33.496 KB)

Abstract

Penelitian pengembangan ini bertujuan untuk mengetahui: (1) has il tiap tahapan pengembangan LKPD berbas is inkuiri terbimbing pada materi Termokimia , (2) kelayakan LKPD berbas is inkuiri terbimbing pada pembelajaran termokimia, (3) efektivitas LKPD berbas is inkuiri terbimbing pada pembelajaran termokimia ditinjau dari has il belajar pes erta didik. Penelitian dan pengembangan LKPD menggunakan pros edur R&D Borg and Gall yang dis ederhanakan menjadi 9 tahapan . Berdas arkan has il analis is data, dapat dis impulkan: (1) Has il s etiap tahapan pengembangan produk melalui pros edur penelitian dan pengembangan (R&D) Borg and Gall adalah ters us unnya LKPD berbas is inkuiri terbimbing pada materi Termokimia yang telah direvis i berdas arkan s aran dan mas ukan dari validator s erta telah diujicobakan kepada guru dan pes erta didik pada tahap uji coba lapangan awal, uji coba lapangan ut ama, dan uji coba lapangan operas ional. (2) LKPD berbas is inkuiri terbimbing pada materi termokimia yang telah dikembangkan layak digunakan untuk pembelajaran berdas arkan penilaian dari ahli materi, ahli media, ahli bahas a,dan ahli pembelajaran dengan rata-rata perolehan nilai VAiken lebih dari 0,80, penilaian dari guru dengan pers entas e s kor 87,04%, dan penilaian dari pes erta didik dengan pers entas e s kor 84,07% yang menunjukkan katagori “Sangat Baik”, (3) LKPD berbas is inkuiri terbimbing pada materi termokimia efektif meningkatkan has il belajar pes erta didik. Rata-rata nilai has il belajar pes erta didik yang belajar menggunakan LKPD berbas is inkuiri terbimbing pada materi termokimia yang dikembangkan lebih tinggi dibandingkan rata -rata nilai has il belajar pes erta didik yang tidak belajar menggunakan LKPD berbas is inkuiri terbimbing.
PENGARUH PEMBELAJARAN FISIKA PADA MATERI FLUIDA DINAMIK MENGGUNAKAN METODE PROBLEM BASED LEARNING (PBL) DAN INKUIRI TERBIMBING DITINJAU DARI KEMAMPUAN AWAL DAN SIKAP ILMIAH TERHADAP PRESTASI BELAJAR DAN KREATIVITAS Ahmad, Fandi; Sukarmin, Sukarmin; Siti Aminah, Nonoh
Jurnal Inkuiri Vol 4, No 2 (2015): Jurnal Inkuiri
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (33.496 KB)

Abstract

Fisika sebagai bagian dari mata pelajaran IPA, masih sering diidentikkan dengan persamaan matematika, angka dan hitungan yang susah dipahami sehingga tidak sedikit peserta didik yang takut atau tidak suka dengan pelajaran fisika yang berakibat peserta didik malas untuk belajar dan rendahnya prestasi belajar dan kreativitas. Penelitian yang dilakukan bertujuan untuk mengetahui pengaruh pembelajaran saintifik menggunakan metode Problem Based Learning (PBL) dan Inkuiri terbimbing terhadap prestasi belajar (pengetahuan, sikap, keterampilan) dan kreativitas ditinjau dari sikap ilmiah dan kemampuan awal. Penelitian yang dilakukan merupakan penelitian kuasi eksperimen dengan teknik analisis Multivariat analisis of varians (MANOVA). Penelitian dilakukan di MA PPKP Darul Ma’la, kecamatan Winong, Kabupaten Pati, Provinsi Jawa Tengah pada kelas XI IPA semester 2 tahun pelajaran 2013/2014. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, 1) tidak ada perbedaan prestasi belajar dan kreativitas bagi peserta didik yang diberi pembelajaran dengan pendekatan saintifik menggunakan metode Problem Based Learning (PBL) dan metode Inkuiri terbimbing, 2) ada perbedaan prestasi belajar dan kreativitas bagi peserta didik yang memiliki sikap ilmiah tinggi dan rendah, 3) tidak ada perbedaan prestasi belajar dan kreativitas bagi peserta didik yang memiliki kemampuan awal tinggi dan rendah, 4) tidak ada interaksi antara pembelajaran dengan pendekatan saintifik menggunakan metode Problem Based Learning (PBL) dan metode Inkuiri terbimbing dengan sikap ilmiah terhadap prestasi belajar dan kreativitas peserta didik, 5) tidak ada interaksi antara pembelajaran dengan pendekatan saintifik menggunakan metode Problem Based Learning (PBL) dan metode Inkuiri terbimbing dengan kemampuan awal terhadap prestasi belajar dan kreativitas peserta didik, 6) tidak ada interaksi antara sikap ilmiah dengan kemampuan awal terhadap prestasi belajar dan kreativitas peserta didik, dan 7) tidak ada interaksi antara pembelajaran dengan pendekatan saintifik menggunakan metode Problem Based Learning (PBL) dan Inkuiri terbimbing, sikap ilmiah, dan kemampuan awal terhadap prestasi belajar dan kreativitas peserta didik.
PENGEMBANGAN DAN IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN GUIDED DISCOVERY DIPADU DENGAN NUMBERED HEAD TOGETHER PADA MATERI STRUKTUR TUMBUHAN DAN PEMANFAATANNYA DALAM TEKNOLOGI DI SMPN 4 KARANGAYAR Yusniawati, Rizki Permata; Sajidan, Sajidan; Sugiyarto, Sugiyarto
Jurnal Inkuiri Vol 4, No 4 (2015): Jurnal Inkuiri
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (33.496 KB)

Abstract

 Tujuan penelitian yaitu: 1) mengembangkan model pembelajaran guided discovery yang dipadu dengan NHT, 2) mengetahui kelayakan model pembelajaran guided discovery yang dipadu dengan NHT, 3) mengetahui efektifitas model pembelajaran guided discovery yang dipadu dengan NHT pada materi struktur tumbuhan dan pemanfaatannya dalam teknologi di SMPN 4 Karangayar. Penelitian menggunakan metode Research And Development (R & D) mengacu pada model Borg, and Gall (1981) yang dimodifikasi menjadi sembilan tahap. Analisis hasil penelitian menggunakan dua teknik yaitu deskriptif dan kualitatif.Hasil penelitian meliputi: 1) hasil pengembangan model pembelajaran paduan antara guided discovery dengan NHT yaitu model Numbered Team in Guided Discovery (NTGD). Model NTGD memiliki lima unsur utama model pembelajaran yaitu adanya sintak, sistem sosial, sistem pendukung, peran guru dan siswa, dampak instruksional dan dampak pengiring. Sintak NTGD meliputi tahap Nomori, Amati, Pertayaan, Kumpulkan, Tim diskusi, Luaskan, dan Simpulkan (NAPAKTILAS), 2) hasil pengembangan berupa model NTGD disertai dengan perangkat pembelajaran, LKS, dan materi ajar berdasarkan validasi dari ahli dan praktisi layak digunakan, 3) model NTGD efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa. Keefektifan model ditunjukkan oleh perbedaan yang signifikan dari rerata hasil belajar antara kelas penerapan model NTGD lebih baik dibanding kelas existing lerning. Perbedaan hasil belajar kelas model pada ranah afektif dalam sikap bekerjasama, teliti, disiplin, tanggungjawab dan inovatif lebih baik dibandingkan dengan kelas existing lerning; hasil belajar ranah kognitif pada kelas implementasi model NTGD memperoleh 79,36 dan kelas existing learning64,75; ranah psikomotor kelas implementasi model memperoleh 95,96 dan kelas existing learning79,36.
PEMBELAJARAN FISIKA MENGGUNAKAN MODEL POE (PREDICTION, OBSERVATION, AND EXPLANATION) MELALUI METODE EKSPERIMEN DAN PROYEK DITINJAU DARI KREATIVITAS DAN SIKAP ILMIAH SISWA Rohmani, Siti; Sunarno, Widha; Siti Aminah, Nonoh
Jurnal Inkuiri Vol 4, No 4 (2015): Jurnal Inkuiri
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (33.496 KB)

Abstract

Prestasi belajar siswa di SMKN 1 Mojosongo masih rendah, dikarenakan siswa kurang berpartisipasi aktif dalam pembelajaran sehingga belum bisa mencapai hasil akhir yang optimal. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penerapan model POE menggunakan metode proyek dan eksperimen, kreativitas siswa, dan sikap ilmiah siswa serta interaksi-interaksinya terhadap prestasi belajar kognitif, afektif, dan psikomotor siswa. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen. Populasi penelitian seluruh siswa kelas X SMKN 1 Mojosongo Boyolali tahun pelajaran 2012/2013, terdiri dari 15 kelas. Sampel penelitian ditentukan dengan teknik cluster random sampling sebanyak dua kelas. Pembelajaran pada kelas eksperimen 1 menggunakan metode eksperimen dengan model pembelajaran POE dan pada kelas eksperimen 2 menggunakan metode proyek dengan model pembelajaran POE. Data prestasi belajar kognitif dikumpulkan dengan metode tes, metode angket untuk sikap ilmiah, kreativitas belajar, prestasi belajar afektif, sedangkan prestasi belajar psikomotor menggunakan lembar observasi. Analisis data yang digunakan adalah analisis variansi tiga jalan dengan desain faktorial 2x2x2. Dari hasil olah data dapat disimpulkan: 1) ada pengaruh pembelajaran dengan metode eksperimen dan metode proyek terhadap prestasi belajar; 2)siswa yang kreativitasnya tinggi mempunyai prestasi belajar yang lebih baik daripada siswa yang kreativitasnya rendah; 3) Siswa yang sikap ilmiahnya tinggi mempunyai prestasi belajar yang lebih baik daripada siswa yang sikap ilmiahnya rendah; 4) tidak ada interaksi antara metode belajar dengan kreativitas terhadap prestasi belajar siswa; 5) tidak ada interaksi antara metode belajar dengan sikap ilmiah terhadap prestasi belajar siswa; 6) ada interaksi antara kreativitas dengan sikap ilmiah terhadap prestasi belajar afektif dan psikomotorik, tetapi tidak pada aspek kognitif; 7) tidak ada interaksi antara metode, kreativitas, dan sikap ilmiah terhadap prestasi belajar.

Page 11 of 14 | Total Record : 135