cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal S2 Pendidikan Sains
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 135 Documents
PEMBELAJARAN KIMIA MENGGUNAKAN MODEL THINK PAIR SHARE(TPS) DAN NUMBER HEAD TOGETHER (NHT) DILENGKAPI HANDOUT DITINJAU DARI KEMAMPUAN AWAL DAN KEMAMPUAN MATEMATIK -, Aisyah -; Masykuri, Muhammad -; Saputro, Sulistyo -
Jurnal Inkuiri Vol 2, No 03 (2013): Jurnal Inkuiri
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (33.496 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penggunaan model Think Pair Share (TPS) dan Number Head Together (NHT), kemampuan awal, kemampuan matematik, dan interaksi variabelnya terhadap prestasi belajar. Penelitian ini menggunakan model eksperimen semu dan dilaksanakan dari bulan Desember 2012 - Juni 2013. Populasi penelitian ini adalah semua siswa kelas XI IPA SMA N 1 Sragen Tahun Pelajaran 2012/2013. Sampel diperoleh dengan teknik cluster random sampling yang terdiri dari dua kelas, XI IPA 6 dan XI IPA 7. Kelas XI IPA 6 diberi pembelajaran dengan model NHT dan kelas XI IPA 7 diberi pembelajaran dengan model TPS. Data dikumpulkan dengan model tes untuk prestasi belajar kognitif, kemampuan awal, dan kemampuan matematik, angket untuk prestasi afektif, dan lembar observasi untuk psikomotor siswa. Hipotesis diuji menggunakan Anava (Analisis Variansi) dan Kruskal-Wallis one way analysis of variance. Dari hasil analisis data disimpulkan: 1) terdapat pengaruh penggunaan model TPS dan NHT terhadap prestasi belajar kognitif siswa, tetapi tidak terdapat pengaruhnya terhadap prestasi afektif dan psikomotor; 2) terdapat pengaruh kemampuan awal terhadap prestasi belajar kognitif dan psikomotor siswa, tetapi tidak terdapat pengaruhnya terhadap prestasi afektif; 3) terdapat pengaruh kemampuan matematik terhadap prestasi kognitif dan psikomotor siswa, tetapi tidak terdapat pengaruhnya terhadap prestasi afektif; 4) terdapat interaksi antara model pembelajaran TPS dan NHT dengan kemampuan awal terhadap prestasi belajar kognitif siswa, tetapi tidak terdapat interaksinya terhadap prestasi afektif dan psikomotor; 5) terdapat interaksi antara model pembelajaran TPS dan NHT dengan kemampuan matematik terhadap prestasi kognitif siswa, tetapi tidak terdapat interaksinya terhadap prestasi afektif dan psikomotor; 6) terdapat interaksi antara kemampuan awal dan kemampuan matematik terhadap prestasi kognitif dan afektif siswa, tetapi tidak terdapat interaksinya terhadap prestasi psikomotor; 7) terdapat interaksi antara model pembelajaran TPS dan NHT, kemampuan awal, dan kemampuan matematik terhadap prestasi kognitif siswa, tetapi tidak terdapat interaksinya terhadap prestasi afektif dan psikomotor. 
PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN ACCELERATED LEARNING INCLUDED BY DISCOVERY (ALID) PADA MATERI JARINGAN TUMBUHAN KELAS XI SMA NEGERI 7 SURAKARTA Priyayi, Desy Fajar; -, Sajidan -; Prayitno, Baskoro Adi
Jurnal Inkuiri Vol 3, No 2 (2014): Jurnal Inkuiri
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (33.496 KB)

Abstract

Model pembelajaran accelerated learning included by discovery (ALID) adalah model pembelajaran yang dikembangkan dengan mengintegrasikan model pembelajaran accelerated learning dan discovery menjadi satu keterpaduan saling melengkapi kelebihan dan kelemahan masing-masing. Penelitian pengembangan model bertujuan untuk: 1) mengembangkan model pembelajaran ALID untuk meningkatkan hasil belajar, 2) mengetahui kelayakan model pembelajaran ALID dalam meningkatkan hasil belajar, dan 3) menguji keefektifan produk model dalam meningkatkan hasil belajar. Penelitian pengembangan model menggunakan prosedur menurut Borg&Gall yang telah dimodifikasi menjadi sembilan tahapan yaitu: 1) penelitian dan pengumpulan informasi, 2) perencanaan, 3) pengembangan produk model awal, 4) uji coba permulaan, 5) revisi produk pertama, 6) uji lapangan terbatas, 7) revisi produk kedua, 8) uji lapangan operasional dan 9) revisi produk ketiga. Analisis data yang digunakan selama pengembangan adalah analisis deskriptif kualitatif dan kuantitatif serta uji T. Hasil penelitian menunjukkan: 1) pengembangan model pembelajaran  ALID dilakukan dengan memperhatikan karakteristik dari model yaitu adanya sintak, sistem sosial, sistem pendukung, peran siswa, peran guru, dampak instruksional, dan dampak pengiring, 2) hasil pengembangan model pembelajaran ALID layak untuk diterapkan pada materi jaringan tumbuhan. Kelayakan model pembelajaran ALID berdasarkan penilaian dari ahli dan praktisi memperoleh kategori sangat baik sedangkan penilaian siswa memperoleh kategori baik, 3) model pembelajaran ALID mampu meningkatkan hasil belajar siswa. Kelas yang menerapkan model ALID memiliki hasil belajar yang lebih baik dibandingkan dengan kelas baseline yang menggunakan model ceramah bervariasi baik pada ranah kognitif, afektif, maupun psikomotorik.. Hasil analisis menunjukkan ada perbedaan yang signifikan dari rerata hasil belajar kognitif antara kelas baseline dengan kelas uji coba (sig 0,00 < 0,05).
PENGEMBANGAN MODUL BERBASIS INKUIRI TERBIMBING PADA POKOK BAHASAN KALOR UNTUK SMA/MA KELAS X -, Winarni -; -, Suparmi -; -, Sarwanto -
Jurnal Inkuiri Vol 3, No 01 (2014): Jurnal Inkuiri
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (33.496 KB)

Abstract

Penelitian ini  bertujuan untuk: (1) mengetahui kualitas modul berbasis inkuiri terbimbing pada pokok bahasan kalor; (2) mengetahui ada tidaknya peningkatan prestasi belajar siswa setelah belajar menggunakan modul yang dikembangkan. Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian dan pengembangan yang diawali dengan penelitian pendahuluan untuk mengembangkan modul berbasis inkuiri terbimbing pada pokok bahasan kalor untuk SMA/MA kelas X. Sampel pengembangan meliputi sampel validasi draf awal modul sejumlah 5 orang, sampel uji coba terbatas sejumlah 10 orang, dan sampel uji coba besar sejumlah 26 orang. Penelitian dan pengembangan yang dilakukan melalui tahap pendefinisian, perancangan, pengembangan, dan penyebaran. Instrumen yang digunakan adalah lembar validasi modul, silabus, RPP, soal hasil belajar, dan angket respon terhadap modul yang dikembangkan. Kualitas modul berbasis inkuiri terbimbing pada pokok bahasan kalor ditentukan dengan cara memvalidasi draf awal modul oleh dua orang ahli dan tiga orang guru fisika. Data yang diperoleh berupa skor, kemudian diubah menjadi data kualitatif dengan skala empat. Peningkatan prestasi belajar siswa ditentukan dengan membandingkan rerata  nilai pretes dan postes pada kelas uji coba besar. Hasil pretes dan postes dianalisis dengan uji dua sampel berhubungan menggunakan program statistik SPSS 18. Kesimpulan penelitian ini adalah: (1) kualitas modul yang dikembangkan termasuk dalam kategori “sangat baik” dilihat dari komponen materi, bahasa dan gambar, penyajian, dan kegrafisan berdasarkan validator dari ahli dan teman sejawat; (2) modul yang dikembangkan, dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Rata-rata nilai siswa sesudah menggunakan modul lebih tinggi daripada rata-rata nilai siswa sebelum menggunakan modul.
PENGARUH MODEL PROBLEM BASED LEARNING DENGAN METODE EKSPERIMEN DISERTAI TEKNIK ROUNDHOUSE DIAGRAM DAN MIND MAP TERHADAP HASIL BELAJAR BIOLOGI DITINJAU DARI GAYA BELAJAR DAN MOTIVASI BELAJAR SISWA Kusuma Hindrasti, Nur Eka; -, Suciati -; Prayitno, Baskoro Adi
Jurnal Inkuiri Vol 3, No 2 (2014): Jurnal Inkuiri
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (33.496 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pembelajaran model Problem Based Learning (PBL) dengan metode eksperimen disertai teknik Roundhouse Diagram dan Mind Map, gaya belajar, dan motivasi belajar serta interaksinya terhadap hasil belajar kognitif, afektif, dan psikomotor pada materi Sistem Ekskresi. Penelitian ini menggunakan metode kuasi eksperimen. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas XI SMAN Kebakkramat Tahun Pelajaran 2012/2013 Semester II. Sampel penelitian ditentukan dengan teknik cluster random sampling terdiri dari dua kelas. Kelas eksperimen I (XI IPA 2) belajar menggunakan model PBL dengan metode eksperimen disertai teknik Roundhouse Diagram dan kelas eksperimen II (XI IPA 3) belajar menggunakan model PBL dengan metode eksperimen disertai teknik Mind Map. Teknik pengumpulan data menggunakan metode tes untuk data hasil belajar kognitif, angket dan lembar observasi untuk hasil belajar afektif dan psikomotor serta angket untuk gaya dan motivasi belajar. Uji hipotesis menggunakan anava tiga jalan dengan desain faktorial 2x2x2. Berdasarkan hasil olah data disimpulkan: 1) ada pengaruh model PBL dengan metode eksperimen disertai teknik Roundhouse Diagram dan Mind Map terhadap hasil belajar kognitif, afektif, dan psikomotor; 2) ada pengaruh gaya belajar kinestetik dan visual terhadap hasil belajar kognitif, afektif dan psikomotor; 3) ada pengaruh motivasi belajar tinggi dan rendah terhadap hasil belajar kognitif, afektif, dan psikomotor; 4) ada interaksi antara teknik pembelajaran dengan gaya belajar siswaterhadap hasil belajar afektif, tetapi tidak pada hasil belajar kognitif dan psikomotor; 5) tidak ada interaksi antara teknik pembelajaran dengan motivasi belajar siswa terhadap hasil belajar kognitif, afektif, dan psikomotor; 6) ada interaksi antara gaya belajar dengan motivasi belajar siswa terhadap hasil belajar psikomotor, tetapi tidak pada hasil belajar kognitif dan afektif; 7) tidak ada interaksi antara teknik pembelajaran, gaya belajar, dan motivasi belajar siswa terhadap hasil belajar kognitif, afektif, dan psikomotor.
MODELPEMBELAJARAN GENERATIFDISERTAI MEDIA RIIL DAN MEDIA VIRTUIL DITINJAU DARI SIKAP ILMIAH DAN GAYA BELAJAR Laksana, M. Soeprijadi Djoko; Masykuri, Muhammad -; Prayitno, Baskoro Adi
Jurnal Inkuiri Vol 2, No 03 (2013): Jurnal Inkuiri
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (33.496 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran generatif melalui media riil dan media virtuil, sikap ilmiah, gaya belajar dan interaksinya terhadap prestasi belajar ranah kognitif, afektif, dan psikomotorik mahasiswa.Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan desain faktorial 2x2x2. Populasi penelitian adalah seluruh  mahasiswa Prodi Biologi semester I IKIP PGRI Madiun Tahun Akademik 2012/2013. Sampel diperoleh dengan teknik sampling jenuh terdiri dari 2 kelas. Pengumpulan data menggunakan teknik tes dan non tes.Data dianalisis menggunakan anava tiga jalan dengan SPSS 18.Uji validitas instrumen menggunakan korelasi product moment Karl Pearson dan uji reliabilitas menggunakan persamaan Kuder Richardson.Berdasarkan hasil analisis data disimpulkan: 1) ada pengaruh penggunaan model pembelajaran generatif terhadap prestasi belajar kognitif, afektif, dan psikomotor mahasiswa; 2) ada pengaruh sikap ilmiah terhadap prestasi belajar kognitif, afektif, dan psikomotor  mahasiswa; 3) ada pengaruh gaya belajar terhadap prestasi kognitif, afektif, dan psikomotor mahasiswa; 4) ada interaksi antara model pembelajaran generatifmelalui media riil dan virtuil dengan sikap ilmiah terhadap prestasi belajar mahasiswa  pada aspek kognitif, afektif dan psikomotor; 5) tidak ada interaksi antara model pembelajaran generatif melalui media riil dan virtual dengan gaya belajar terhadap prestasi belajar mahasiswa pada aspek kognitif, afektif  dan psikomotor; 6)tidak ada interaksi antara variabel sikap ilmiah (tinggi dan rendah) dan variabel gaya belajar (kinestetik dan visual) terhadap prestasi belajar mahasiswa pada aspek kognitif , afektif dan psikomotor; 7) tidak ada interaksi antara penerapan model pembelajaran generatif melalui media riil dan virtuil,variabel sikap ilmiah (tinggi dan rendah) dan variabel gaya belajar (kinestetik dan visual) terhadap prestasi belajar mahasiswa pada aspek kognitif, afektif, dan psikomotor.       
PEMBELAJARAN KIMIA MENGGUNAKAN MODEL GUIDED INQUIRY (MGI) DAN MODEL STARTER EXPERIMENT (MSE) DITINJAU DARI KREATIVITAS DAN MOTIVASI BERPRESTASI SISWA -, Ispriyanto -; Masykuri, Muhammad -; Mulyani, Sri -
Jurnal Inkuiri Vol 3, No 2 (2014): Jurnal Inkuiri
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (33.496 KB)

Abstract

Pembelajaran adalah proses interaksi peserta didik dengan guru dan sumber belajar pada suatu lingkungan belajar, tetapi pada kenyataan pembelajaran di SMA Batik 2 Surakarta lebih cenderung menggunakan metode ceramah dan tanya jawab yang berpusat pada guru, akibatnya belum menampakkan iklim belajar-mengajar yang mengajak siswa untuk aktif berpikir dan bertindak melakukan penggalian potensi yang ada pada setiap diri siswa, sehingga ada kecenderungan siswa kurang tertarik dengan mata pelajaran kimia yang pada akhirnya menyebabkan prestasi belajar siswa kurang memuaskan.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan model pembelajaran, kreativitas dan motivasi berprestasi siswa, serta interaksinya terhadap prestasi belajar ranah kognitif, afektif dan psikomotor. Penelitian menggunakan metode eksperimen semu dengan dua kelompok eksperimen. Populasi penelitian siswa kelas X SMA Batik 2 Surakarta Tahun Pelajaran 2012/2013. Sampel diperoleh dengan teknik Cluster Random Sampling, diperoleh dua kelas eksperimen. Kelas X.5 diberi pembelajaran dengan menggunakan Model Guided Inquiry (MGI), sedangkan kelas X.1 diberi pembelajaran dengan menggunakan Model Starter Experiment (MSE).. Data dikumpulkan dengan metode tes, angket dan lembar observasi. Hipotesis diuji menggunakan statistik non parametrik Kruskal-Wallis.Hasil penelitian diperoleh kesimpulan: (1) penggunaan model pembelajaran berpengaruh terhadap prestasi belajar siswa ranah kognitif dan psikomotor, tetapi tidak berpengaruh terhadap ranah afektif, (2) kreativitas siswa berpengaruh terhadap prestasi belajar siswa ranah afektif dan psikomotor, tetapi tidak berpengaruh terhadap ranah kognitif, (3) motivasi berprestasi siswa berpengaruh terhadap prestasi belajar siswa ranah kognitif, tetapi tidak berpengaruh terhadap ranah afektif dan psikomotor, (4) ada interaksi antara model pembelajaran dengan kreativitas siswa terhadap prestasi belajar siswa ranah kognitif, tetapi tidak ada interaksi terhadap ranah afektif dan psikomotor, (5) ada interaksi antara model pembelajaran dengan motivasi berprestasi siswa terhadap prestasi belajar siswa ranah kognitif, tetapi tidak ada interaksi terhadap ranah afektif dan psikomotor, (6) ada interaksi antara kreativitas siswa dengan motivasi berprestasi siswa terhadap prestasi belajar siswa ranah kognitif, tetapi tidak ada interaksi terhadap ranah afektif dan psikomotor dan (7) ada interaksi antara model pembelajaran dengan kreativitas siswa dan motivasi berprestasi siswa terhadap pretasi belajar siswa ranah kognitif, tetapi tidak ada interaksi terhadap ranah afektif dan psikomotor.
PENGEMBANGAN MODUL ELEKTRONIK BERBASIS POEI (PREDIKSI, OBSERVASI, EKSPERIMEN, INTERPRETASI) PADA MATERI SISTEM INDRA KELAS XI SMA NEGERI 3 PONOROGO Winarko, Adhin Setyo; Sunarno, Widha -; Masykuri, Mohammad -
Jurnal Inkuiri Vol 3, No 01 (2014): Jurnal Inkuiri
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (33.496 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui prosedur pengembangan sekaligus menghasilkan produk modul elektronik berbasis POEI pada materi sistem indra di kelas XI SMA Negeri 3 Ponorogo; (2) mengetahui kelayakan modul elektronik berbasis POEI pada materi sistem indra di kelas XI SMA Negeri 3 Ponorogo; (3) mengetahui efektivitas keterterapan modul elektronik berbasis POEI pada materi sistem indra terhadap hasil belajar kognitif siswa kelas XI SMA Negeri 3 Ponorogo.Rancangan penelitian yang digunakan mengacu kepada rancangan penelitian pengembangan modifikasi dari model pengembangan 4D dari Thiagarajan.   Prosedur yang dimaksud meliputi 4 tahap yaitu:  (1) pendefinisian (define), (2) perancangan (design), (3) pengembangan (develop), (4) penyebaran (disseminate) tahap uji coba dan revisi produk. Uji coba dilaksanakan dalam 4 tahap, yaitu tahap pertama review dengan ahli modul dan media pembelajaran, ahli perangkat pembelajaran, serta ahli isi/materi; tahap kedua dilakukan dengan uji coba praktisi, tahap ketiga uji coba produk kelompok kecil terhadap 15 siswa, tahap terakhir dengan uji coba lapangan dalam setting eksperimen terhadap 31 siswa.                 Hasil penelitian menunjukkan: (1) pengembangan modul elektronik berbasis POEI telah dilaksanakan melalui prosedur pengembangan  yang meliputi 4 tahap utama. (2) perolehan rata-rata ahli  adalah 3,70 dalam skala empat, nilai tersebut termasuk kategori “sangat baik”. Penilaian oleh praktisi  rata-rata adalah 3,50 dalam tabel skala empat, nilai tersebut termasuk kategori “sangat baik”. Rata-rata hasil uji coba skala kecil adalah 3,57 dalam tabel skala empat, nilai tersebut termasuk kategori “sangat baik”. Hasil uji t antar kelas menunjukkan nilai signifikansi 0,02, lebih kecil dari 0,05 (0,02<0,05) yang berarti antara kedua kelas mempunyai perbedaan yang signifikan. Kelas yang menggunakan modul elektronik berbasis POEI rata-rata postest lebih tinggi daripada tanpa menggunakan modul elektronik. Ini menunjukkan bahwa penggunaan modul elektronik berbasis POEI terbukti efektif terhadap hasil belajar kognitif siswa dan dikategorikan sangat baik sehingga layak digunakan dalam kegiatan belajar mengajar mata pelajaran Biologi materi Sistem Indra.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN TAI DAN STAD TERHADAP PRESTASI SISWA DENGAN MEMPERHATIKAN KEMAMPUAN AWAL DAN KEMAMPUAN MATEMATIK Amalia, Ratna -; Saputro, Sulistyo -; -, Ashadi -
Jurnal Inkuiri Vol 3, No 2 (2014): Jurnal Inkuiri
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (33.496 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Teams Assisted Individualization (TAI) dan Student Teams Achievement Division (STAD), kemampuan awal, kemampuan matematik, dan interaksinya terhadap prestasi belajar siswa. Jenis penelitian ini menggunakan metode eksperimen, dilakukan di SMA Negeri 1 Karangdowo tahun pelajaran 2012/2013, sampel diambil dengan teknik cluster random sampling, sampel pada penelitian ini adalah kelas XG menggunakan model pembelajaran TAI dan kelas XH menggunakan model pembelajaran STAD. Uji hipotesis menggunakan uji ANAVA. Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa: 1) terdapat pengaruh penggunaan model pembelajaran TAI dan STAD terhadap prestasi belajar kognitif dan afektif; 2) terdapat pengaruh kemampuan awal tinggi dan rendah terhadap prestasi belajar kognitif dan afektif; 3) terdapat pengaruh kemampuan matematik tinggi dan rendah terhadap prestasi belajar kognitif dan afektif; 4) tidak ada interaksi antara model pembelajaran TAI dan STAD serta tinggi rendahnya kemampuan awal terhadap prestasi belajar kognitif dan afektif; 5) tidak ada interaksi antara model pembelajaran TAI dan STAD serta tinggi rendahnya kemampuan matematik terhadap prestasi belajar kognitif dan afektif; 6) tidak ada interaksi antara tinggi rendahnya kemampuan awal serta tinggi rendahnya kemampuan matematik terhadap prestasi belajar kognitif dan afektif; 7) tidak ada interaksi antara model pembelajaran TAI dan STAD, tinggi rendahnya kemampuan awal dan tinggi rendahnya kemampuan matematik terhadap prestasi belajar baik kognitif maupun afektif.
PENGEMBANGAN MODUL FISIKA BERBASIS PROBLEM BASED LEARNING PADA MATERI FLUIDA UNTUK SISWA CERDAS ISTIMEWA-BERBAKAT ISTIMEWA Jauhari, Mukhayyarotin Niswati Rodliyatul; -, Sarwanto -; -, Soeparmi -
Jurnal Inkuiri Vol 2, No 03 (2013): Jurnal Inkuiri
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (33.496 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendesain dan mengembangkan modul Fisika berbasis Problem Based Learning (PBL) untuk siswa Cerdas Istimewa-Berbakat Istimewa (CIBI). Metode penelitian yang digunakan ialah modifikasi Model 4-D yang dikembangkan oleh Thiagarajan, Semmel & Semmel. Pengembangan modul diawali dengan melakukan analisis kebutuhan siswa dan guru terhadap modul Fisika berbasis PBL untuk siswa CIBI dan mendefinisikan materi ajar yang dikembangkan. Hasil pendefinisian terhadap kurikulum dan karakteristik siswa digunakan untuk mengembangkan modul Fisika berbasis PBL untuk siswa CIBI yang disesuaikan dengan sintaks PBL. Telaah dan validasi dilakukan tiga tahap. Tahap pertama telaah dan validasi dilakukan oleh ahli bahasa dan kegrafisan serta ahli materi. Setelah revisi dilakukan berdasarkan masukan pada tahap pertama, dilakukan telaah dan validasi tahap kedua oleh dosen Fisika yang juga menilai instrumen penelitian lainnya. Setelah revisi terhadap modul pada tahap kedua, dilakukan telaah dan validasi tahap ketiga oleh rekan sejawat (guru Fisika kelas akselerasi) sehingga diperoleh modul akhir yang siap diujicobakan ke siswa. Uji coba penggunaan modul ke siswa melalui desain penelitian posttest-only control design. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modul layak digunakan dengan kriteria baik (penilaian dari ahli sebesar 3,22; penilaian dari dosen sebesar 3,45; penilaian dari guru sebesar 3,61 dengan skala maksimum 4). Respon siswa terhadap modul sangat positif. Siswa sangat tertarik dengan penggunaan modul Fisika berbasis PBL dan merasa mudah dalam menggunakannya. Berdasarkan uji statistik, diperoleh hasil bahwa siswa yang menggunakan modul Fisika berbasis PBL memiliki hasil belajar kognitif, afektif, dan psikomotor yang lebih baik daripada siswa yang menggunakan buku di sekolah dalam lingkungan belajar PBL. Artinya, modul Fisika berbasis PBL efektif digunakan untuk meningkatkan hasil belajar kognitif, afektif, dan psikomotor siswa.
PENGEMBANGAN MODUL FISIKA BERBASIS MASALAH PADA MATERI LISTRIK DINAMIS UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF SISWA SMA Festiana, Ike -; -, Sarwanto -; -, Sukarmin -
Jurnal Inkuiri Vol 3, No 2 (2014): Jurnal Inkuiri
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (33.496 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui karakteristik modul fisika berbasis masalah pada materi listrik dinamis, (2) mengetahui peningkatan kemampuan berpikir kreatif siswa setelah mengikuti pembelajaran menggunakan modul fisika berbasis masalah pada materi listrik dinamis. Jenis penelitian ini adalah research and development yang menggunakan model 4-D meliputi: define, design, develop, dan disseminate, untuk mengembangkan modul fisika berbasis masalah. Teknik pengumpulan data dimulai dengan tahap pra penelitian; analisis siswa, kurikulum, dan materi; tujuan pengembangan modul; pemilihan format berdasarkan kriteria modul; desain awal modul, validasi draf I, uji coba kecil, dan uji coba di kelas. Instrumen yang digunakan adalah angket untuk validasi modul, silabus, RPP, kisi-kisi soal kemampuan berpikir kreatif, serta angket respon siswa dan guru. Pengembangan modul dinilai berdasarkan kelayakan isi, penyajian, dan bahasa oleh 2 dosen, 2 guru, dan 3 peer review. Hasil penelitian ini adalah (1) kualitas modul fisika berbasis masalah pada materi listrik dinamis yang dikembangkan berkategori baik, dan (2) kemampuan berpikir kreatif siswa setelah mengikuti proses pembelajaran menggunakan modul fisika berbasis masalah pada materi listrik dinamis mengalami peningkatan.

Page 6 of 14 | Total Record : 135