cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
juti.if@its.ac.id
Editorial Address
Gedung Teknik Informatika Lantai 2 Ruang IF-230, Jalan Teknik Kimia, Kampus ITS Sukolilo, Surabaya, 60111
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
JUTI: Jurnal Ilmiah Teknologi Informasi
ISSN : 24068535     EISSN : 14126389     DOI : http://dx.doi.org/10.12962/j24068535
JUTI (Jurnal Ilmiah Teknologi Informasi) is a scientific journal managed by Department of Informatics, ITS.
Arjuna Subject : -
Articles 399 Documents
PENERAPAN SISTEM DATA MINING UNTUK DIAGNOSIS PENYAKIT KANKER PAYUDARA MENGGUNAKAN CLASSIFICATION BASED ON ASSOCIATION ALGORITHM Herwanto Herwanto; Aniati Murni Arymurthy
JUTI: Jurnal Ilmiah Teknologi Informasi Vol 8, No 2, Juli 2010
Publisher : Department of Informatics, Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (19168.544 KB) | DOI: 10.12962/j24068535.v8i2.a312

Abstract

Aplikasi system data mining untuk mengidentifikasi atribut-atribut penting yang berguna membantu pengambilan keputusan dari basis data rumah sakit akan dibahas dalam paper ini. Data-data medis pasien yang beresiko menderita penyakit kanker payudara dimasukkan ke dalam data warehouse. Metodologi model klasifikasi didasarkan pada tiga tahapan, yaitu a) menangani data yang tidak lengkap melalui ekstraksi, b) merubah data yang bernilai kontinyu menjadi data yang bernilai diskrit serta c) rule mining dan klasifikasi. Algoritma yang digunakan untuk proses data mining adalah Classification Based on Predictive Association Rule (CPAR). Pada tahapan diskritisasi, terdapat masalah yang dikenal dengan istilah "sharp boundary". Paper ini mengusulkan proses optimalisasi menggunakan soft discretization, di mana fuzzy logic digunakan untuk mempartisi data. Ada 2.767 pasien yang terpilih, masing-masing diambil 8 atribut: sex, umur dan hasil pemeriksaan laboratorium yaitu Hemoglobin (HB), Lekosit (Leko), Trombosit (Tromb), Hemotokrit (HCT), Red blood cell distribution width (RDW) dan RDW-SD. Tingkat akurasi maksimum untuk positif kanker payudara adalah 67% dan negatif kanker payudara 97%.
MULTI-DOCUMENT SUMMARIZATION BASED ON SENTENCE CLUSTERING IMPROVED USING TOPIC WORDS Lukmana, Indra; Swanjaya, Daniel; Kurniawardhani, Arrie; Arifin, Agus Zainal; Purwitasari, Diana
JUTI: Jurnal Ilmiah Teknologi Informasi Vol 12, No 2, Juli 2014
Publisher : Department of Informatics, Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (292.988 KB) | DOI: 10.12962/j24068535.v12i2.a317

Abstract

Informasi dalam bentuk teks berita telah menjadi salah satu komoditas yang paling penting dalam era informasi ini. Ada banyak berita yang dihasilkan sehari-hari, tetapi berita-berita ini sering memberikan konten kontekstual yang sama dengan narasi berbeda. Oleh karena itu, diperlukan metode untuk mengumpulkan informasi ini ke dalam ringkasan sederhana. Di antara sejumlah subtugas yang terlibat dalam peringkasan multi-dokumen termasuk ekstraksi kalimat, deteksi topik, ekstraksi kalimat representatif, dan kalimat rep-resentatif. Dalam tulisan ini, kami mengusulkan metode baru untuk merepresentasikan kalimat ber-dasarkan kata kunci dari topic teks menggunakan Latent Dirichlet Allocation (LDA). Metode ini terdiri dari tiga langkah dasar. Pertama, kami mengelompokkan kalimat di set dokumen menggunakan kesamaan histogram pengelompokan (SHC). Selanjutnya, peringkat cluster menggunakan klaster penting. Terakhir, kalimat perwakilan yang dipilih oleh topik diidentifikasi pada LDA. Metode yang diusulkan diuji pada dataset DUC2004. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata 0,3419 dan 0,0766 untuk ROUGE-1 dan ROUGE-2, masing-masing. Selain itu, dari pembaca prespective, metode kami diusulkan menyajikan pengaturan yang koheren dan baik dalam memesan kalimat representatif, sehingga dapat mempermudah pemahaman bacaan dan mengurangi waktu yang dibutuhkan untuk membaca ringkasan.
KLASIFIKASI CITRA BATIK MENGGUNAKAN METODE EKSTRAKSI CIRI YANG INVARIANT TERHADAP ROTASI Kurniawardhani, Arrie; Suciati, Nanik; Arieshanti, Isye
JUTI: Jurnal Ilmiah Teknologi Informasi Vol 12, No 2, Juli 2014
Publisher : Department of Informatics, Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3771.41 KB) | DOI: 10.12962/j24068535.v12i2.a322

Abstract

Untuk membantu proses pendokumentasian citra Batik, dibutuhkan sistem klasifikasi yang cukup handal dalam mengklasifikasi dan mengidentifikasi citra Batik. Salah satu kehandalan sistem klasifikasi yang dibutuhkan adalah invariant terhadap rotasi. Kehandalan tersebut dibutuhkan agar sistem dapat diaplikasikan untuk mengenali citra dari berbagai macam sumber, seperti internet. Kehandalan sistem klasifikasi tidak lepas dari kehandalan metode ekstraksi cirinya. Salah satu metode ekstraksi ciri yang invariant terhadap rotasi adalah LBPROT. Namun, LBPROT memiliki kekurangan yaitu mengabaikan karakteristik lokal dari kekontrasan atau nilai varian. Di lain pihak, Completed Local Binary Pattern (CLBP) dan Completed Robust Local Binary Pattern (CRLBP) memiliki ciri yang dapat merepresentasikan nilai varian lokal tanpa mengabaikan struktur spasial lokal, yaitu ciri magnitude-nya, CLBP_M dan CRLBP_M. Oleh karena itu, pada penelitian kali ini diusulkan metode klasifikasi yang invariant terhadap rotasi, dengan menggunakan metode ekstraksi ciri yang menggabungkan kelebihan metode LBPROT dan CLBP_M (rotCLBP_M), atau LBPROT dan CRLBP_M (rotCRLBP_M). Hasil ekstraksi ciri akan menjadi data masukan untuk sistem klasifikasi Probabilistic Neural Network (PNN). Kinerja sistem diukur menggunakan akurasi. Hasil uji coba menunjukkan bahwa sistem klasifikasi dengan metode ekstraksi ciri rotCRLBP_M, lebih unggul dibandingkan dengan metode rotCLBP_M. Sistem klasifikasi dapat mencapai akurasi maksimal sebesar 90.34% untuk dataset Batik. Sedangkan pada dataset Brodatz, sistem klasifikasi dapat mencapai akurasi sebesar 87,92%.
AN INTRODUCTION TO KNOWLEDGE-GROWING SYSTEM: A NOVEL FIELD IN ARTIFICIAL INTELLIGENCE Arwin Datumaya Wahyudi Sumari; Adang Suwandi Ahmad; Aciek Ida Wuryandari; Jaka Sembiring; Farida Agustini Widjajati
JUTI: Jurnal Ilmiah Teknologi Informasi Vol 8, No 2, Juli 2010
Publisher : Department of Informatics, Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (20963.083 KB) | DOI: 10.12962/j24068535.v8i2.a313

Abstract

The essential matter of Artificial Intelligence (AI) is how to build an entity that mimics human intelligence in the way of learning of a phenomenon in a real life to gain knowledge of it and uses the knowledge to solve problems related to it. Based on the findings of intelligenct characteristic displayed by the human brain in growing and generating new knowledge by fusing information perceived by sensory organs, we develop brain-inspired Knowledge-Growing System (KGS) that is, a system that is capable of growing its knowledge along with the accretion of information as the time passes. The essential matter of KGS is knowledge-growing method which is based on a new algorithm called Observation Multi-time A3S (OMA3S) information-inferencing fusion method. In this paper we deliver the development of KGS along with some examples of KGS application to a real-life problem. Based on the state-of-the-art of AI and approaches to construct OMA3S method as KG method as well as validations to assess the system performance, we state that brain-inspired KGS is a novel field in AI.
PENINGKATAN PERFORMA METODE STEGANOGRAFI BERBASIS DIFFERENCE EXPANSION MENGGUNAKAN REDUKSI SELISIH Holil, Muhammad; Ahmad, Tohari
JUTI: Jurnal Ilmiah Teknologi Informasi Vol 12, No 2, Juli 2014
Publisher : Department of Informatics, Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (411.132 KB) | DOI: 10.12962/j24068535.v12i2.a318

Abstract

Pertukaran data medis dilakukan untuk mempermudah profesional kesehatan untuk merawat pasien. Untuk hal itu, otentikasi menjadi perhatian utama untuk menjamin data medis yang bersangkutan adalah milik pasien yang benar dan juga berasal dari sumber yang benar. Salah satu metode yang dapat digunakan untuk keperluan tersebut adalah data hiding. Namun, metode yang digunakan tidak boleh menyebabkan distorsi yang permanen terhadap media yang digunakan karena dapat menyebabkan kesalahan diagnosa. Difference Expansion adalah satu metode yang mampu memenuhi persyaratan tersebut. Metode ini masih bisa menjadi topik yang menarik untuk diteliti. Khususnya pada kapasitas penyisipan data dan similarity antara cover image dengan stego image. Metode yang baik adalah metode yang mampu menyediakan kapasitas dan similarity citra yang tinggi. Pada penelitian ini, kami mengusulkan metode berbasis DE dengan berfokus pada dua masalah tersebut. Secara lebih terperinci, kami melakukan reduksi terhadap nilai selisih piksel agar menghasilkan tingkat similarity yang lebih baik dan mampu menyediakan kapasitas pesan yang lebih besar. Selain itu, kami menggunakan piksel median sebagai base point untuk menghitung selisih menggantikan piksel pertama pada masingmasing blok. Hasil percobaan yang dilakukan pada 5 citra medis menunjukkan bahwa metode yang diusulkan berhasil meningkatkan PSNR serta kapasitas penyisipan.
ANALISA KUALITAS LAYANAN SISTEM KOMUNIKASI TETRA PADA KERETA API INDONESIA Primananda, Rakhmadany; Djanali, Supeno; Shiddiqi, Ary Mazharuddin
JUTI: Jurnal Ilmiah Teknologi Informasi Vol 12, No 2, Juli 2014
Publisher : Department of Informatics, Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2500.304 KB) | DOI: 10.12962/j24068535.v12i2.a323

Abstract

Pada sistem komunikasi dan informasi yang ada pada Perusahaan Terbatas Kereta Api Indonesia (PT KAI) Persero masih belum terintegrasi semua untuk saat ini. Sistem komunikasinya masih menggunakan sistem komunikasi analog seperti Very High Frequency (VHF) dengan frekuensi 400 MHz dan microwave yang mempunyai frekuensi 2 GHz, dimana kedua frekuensi tersebut terjadi interferensi terhadap frekuensi komunikasi selular. Sistem komunikasi analog ini tidak memungkinkan untuk bisa terintegrasi dengan informasi yang diberikan, karena membutuhkan pengubahan secara digital. Pada penelitian ini dibahas mengenai topologi jaringan TETRA untuk area Daop 1 Jakarta dalam hal ini KRL Jabodetabek dan TETRA untuk area Daop 8 Surabaya dengan simulator OPNET modeler. Hasil uji coba QoS menunjukkan bahwa hasil pembagian trafik yang ada pada 4 slot TDMA masih kurang maksimal untuk mendekati 115,2 kbps dalam hal throughput karena penggunaan channel yang kurang. Untuk SNR sudah didapatkan hasil yang baik yaitu rata-rata di atas 30dB. Perbedaan topologi dan penempatan BTS pada komunikasi sangat berpengaruh terhadap hasil kualitas jaringan yang didapatkan.
MODEL KNOWLEDGE SHARING BERBASIS KOMPETENSI: STUDI KASUS BIRO KEPEGAWAIAN PADA SEBUAH INSTITUSI PEMERINTAH Rini Muliahati; Dana Indra Sensuse
JUTI: Jurnal Ilmiah Teknologi Informasi Vol 8, No 2, Juli 2010
Publisher : Department of Informatics, Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j24068535.v8i2.a314

Abstract

Knowledge organisasi paling banyak berupa knowledge tersirat (tacit knowledge) yang tersimpan di pemikiran (otak) pegawai dan diperlukan dalam aktivitas-aktivitas organisasi, karenanya knowledge tersirat pegawai sebuah organisasi/perusahaan merupakan aset yang berharga. Namun, banyak perusahaan yang tidak mengetahui potensi knowledge tersembunyi pegawainya. Akibatnya, ketika seorang pegawai yang memiliki knowledge meninggalkan perusahaan maka perusahaan akan kehilangan knowledge pegawai tersebut. Selain itu, perusahaan juga tidak dapat mengidentifikasi pegawai yang memiliki kompetensi teknikal yaitu pegawai yang memiliki knowledge dan menjadi referensi knowledge bagi pegawai lainnya, sehingga potensi pengetahuan dan keahlian pegawai tersebut tidak dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh perusahaan yang akhirnya akan berpengaruh pada karir pegawai tersebut yang cenderung tidak meningkat. Keadaan tersebut kini menjadi masalah yang harus segera diselesaikan oleh Biro Kepegawaian (Rowai) pada sebuah institusi pemerintah. Rowai harus dapat mengetahui siapa saja pegawainya yang memiliki knowledge. Knowledge tersirat yang dimiliki oleh pegawai dan masih berada di kepala masing-masing dapat terlihat jika mereka secara bersama-sama melakukan suatu pekerjaan atau kegiatan di mana di dalamnya terdapat proses knowledge sharing. Knowledge sharing itu sendiri dianggap sebagai hubungan sosial antar orang dan dapat dimodelkan sebagai jejaring hubungan (network of relationships). Model jejaring knowledge sharing dapat diketahui dengan cara memeriksa struktur dari relasi sosial knowledge sharing di dalam perusahaan dengan menggunakan Social Network Analysis (SNA). SNA dapat mendukung knowledge sharing dengan fokus pada berbagai penggunaan inti dari pengelolaan knowledge (knowledge management), salah satunya adalah mengidentifikasi kepakaran dan knowledge pribadi. Penelitian ini menggunakan SNA untuk mengidentifikasi model knowledge sharing berbasis kompetensi di Rowai. Berdasarkan model knowledge sharing yang dihasilkan dan dengan menggunakan hasil perhitungan kuantitatif beberapa fungsi SNA dan statistik, keadaan jejaring network (knowledge network) dan knowledge sharing di Rowai dapat diketahui. Selain itu, pegawai Rowai yang kompeten yaitu pegawai yang memiliki knowledge dan menjadi referensi knowledge bagi banyak pegawai, juga dapat diketahui. Hasil-hasil tersebut dapat membantu Rowai untuk mengelola knowledge pegawainya, memberdayakan karir pegawai yang kompeten, dan meningkatkan komitmen terhadap kegiatan knowledge sharing di Rowai.
ANALYSIS PERFORMANCE OF FAST IMAGE ENCRYPTION Rahmawati, Weny Mistarika; Dailey, Matthew
JUTI: Jurnal Ilmiah Teknologi Informasi Vol 12, No 2, Juli 2014
Publisher : Department of Informatics, Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j24068535.v12i2.a319

Abstract

Perkembangan teknologi mengakibatkan peningkatan kebutuhan pengiriman data melalui media internet. Banyak pengiriman data yang membutuhkan keamanan dalam pengirimannya untuk berbagai keperluan. Enkripsi data merupakan salah satu topic pengamanan yang banyak dilakukan penelitian dengan tujuan untuk mengamankan data yang dikirimkan melalui media internet. Salah satu data yang banyak digunakan adalah data citra. Citra merupakan data yang memiliki kapasitas besar dan memiliki sifat perulangan yang tinggi sehingga dibutuhkan metode tertentu untuk melakukan proses enkripsi dan dekripsi citra. Permutasi dan difusi merupakan cara yang banyak digunakan untuk melakukan enkripsi citra. Permutasi bertujuan untuk mengacak posisi citra sedangkan difusi merubah nilai citra. Permutasi dan difusi banyak dilakukan sebagai dua tahap yang berbeda sehingga dibutuhkan dua kali pembacaan citra. Sebuah algoritma untuk menggabungkan proses permutasi dan difusi sehingga hanya diperlukan satu kali pembacaan citra untuk melakukan enkripsi telah diajukan. Selain permutasi dan difusi, fungsi chaos juga digunakan dalam algoritma tersebut karena kemampuannya untuk menghasilkan angka random yang sangat sensitif terhadap beberapa parameter. Dengan ide demikian, algoritma akan cepat untuk melakukan proses enkripsi dan dekripsi. Dalam penelitian ini dianalisis kinerja algoritma gabungan permutasi dan difusi menggunakan fungsi chaos. Analisis dilakukan dengan mengimplementasikan algoritma, mendapatkan waktu yang dibutuhkan untuk proses enkripsi dan dekripsi serta membandingkannnya dengan algoritma baku yang telah banyak digunakan, Advanced Encryption Standart (AES).
VERIFIKASI SIGNATURE PADA KOLABORASI SISTEM DETEKSI INTRUSI JARINGAN TERSEBAR DENGAN HONEYPOT Prasetya, Noven Indra; Djanali, Supeno; Husni, Muchammad
JUTI: Jurnal Ilmiah Teknologi Informasi Vol 12, No 2, Juli 2014
Publisher : Department of Informatics, Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j24068535.v12i2.a324

Abstract

Sistem Deteksi Intrusi atau IDS merupakan suatu sistem yang banyak digunakan oleh para administrator jaringan untuk mendeteksi adanya usaha-usaha penyusupan secara proaktif berdasarkan signature atau anomali dengan cara mengeluarkan alert (peringatan) sebagai hasil dari pendeteksiannya. Namun dalam implementasinya, IDS terkadang mengeluarkan alert yang salah (true negative) atau tidak dapat mendeteksi intrusi yang bersifat Zero-Day attack, sehingga menyebabkan administrator kesulitan dalam menganalisa serangan dan tindakan yang tepat selanjutnya. Untuk menyelesaikan permasalahan yang terjadi, maka perlu dilakukan suatu kolaborasi antar IDS maupun dengan teknologi keamanan jaringan yang lain dengan tujuan untuk membuat pendeteksian intrusi menjadi lebih baik. Pada penelitian ini, diajukan suatu bentuk Kolaborasi IDS dengan teknologi keamanan jaringan, yaitu dengan Honeypot. Selain itu diajukan pula suatu mekanisme perbaikan signature hasil analisis Honeypot dengan tujuan agar signature bisa langsung digunakan oleh IDS tanpa terjadi kesalahan. Pengujian pada lima belas skenario serangan yang dilakukan menunjukkan bahwa konsep kolaborasi dan mekanisme perbaikan signature yang diajukan mampu mereduksi alert true negative dan zero-day attack sebesar 85%. Karena dari lima belas skenario serangan hanya dua skenario serangan yang tidak berhasil terdeteksi oleh IDS dan Honeypot.
PEMANFAATAN TEKNOLOGI GOOGLE MAPS UNTUK PENYELESAIAN ONLINE TRAVELLING SALESMAN PROBLEM (TSP) BERBASIS GEOGRAFIS DENGAN MENGGUNAKAN ALGORITMA HEURISTIK Wahyudi Agustiono; Kurniawan Dwi Hermanto
JUTI: Jurnal Ilmiah Teknologi Informasi Vol 8, No 2, Juli 2010
Publisher : Department of Informatics, Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j24068535.v8i2.a315

Abstract

Travelling Salesman Problem (TSP) adalah salah satu metode klasik dalam proses pemecahan masalah optimasi dan penemuan rute terpendek dari sebuah rute perjalanan yang melewati beberapa titik lokasi. Oleh karena kehandalan metode ini banyak sekali algoritma dan metode optimasi yang mencoba memecahkan TSP dalam banyak penelitian. Sebagin besar hasil dari rangkaian ujicoba tersebut berupa kombinasi teroptimal dari rangkaian perjalanan salesman yang umumnya digambarkan dalam sebuah graph. Namun belum banyak penelitian yang menerapkan TSP pada data spasial atau geografis seperti Google Maps yang dapat memberikan representasi nyata permasalahan TSP dalam menemukan rute perjalanan melewati titik-titik wilayah di muka bumi. Dibandingkan dengan representasi graph, Google Maps memiliki kemampuan tidak sekedar menampilkan rute perjalanan akan tetapi juga dapat menyajikan informasi yang lebih komprehensif, interaktif dan faktual. Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan metode TSP pada layanan data spasial sehingga akan dihasilkan visualisasi secara riil dari alternatif rute perjalanan salesman. Sebagai basis dari data spasial, penelitian ini memanfaatkan Google Maps Mashup untuk mendapatkan informasi rute yang lebih aktual, interaktif, dan komprehensif.