cover
Contact Name
Tri Ida Wahyu Kustyorini
Contact Email
triida@unikama.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
triida@unikama.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Sains Peternakan
ISSN : 23557338     EISSN : 25794450     DOI : -
Jurnal Sains Peternakan (JSP) is a peer review journal published by the Faculty of Animal Husbandry of Universitas Kanjuruhan Malang, with registered number ISSN 2579-4450 (online), ISSN 2355-7338 (print). JSP aims to publish unpublished scientific research on all aspects of Nutrition and Animal Feed, Animal Production, Animal Reproduction and Breeding, Animal Product Technology, Animal and Socio-Economic and Animal Health aspects. JSP will publish two issues in a year (June and December).
Arjuna Subject : -
Articles 239 Documents
Kualitas Spermatozoa Beku Babi Landrace dalam Pengencer Sitrat-Kuning Telur dengan Konsentrasi Gliserol yang Berbeda Dede, Magdalena S.; Nalley, Wilmidje M.; Marawali, Aloysius; Setyani, Ni Made Paramita
Jurnal Sains Peternakan Vol 13 No 1 (2025): Jurnal Sains Peternakan Vol.13 No.1
Publisher : Fakultas Peternakan, Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jsp.v13i1.12169

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penggunaan pengencer sitrat-kuning telur (S-KT) dengan konsentrasi level gliserol yang berbeda terhadap kualitas spermatozoa beku babi landrace. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap dengan empat perlakuan gliserol yaitu: P1 (4%), P2 (6%), P3 (8%) dan P4 (10%) dan empat ulangan. Spermatozoa yang digunakan berupa spermatozoa segar dari 4 ekor pejantan babi landrace berusia 2–3 tahun dikoleksi menggunakan metode glove gland. Evaluasi kualitas spermatozoa dilakukan secara makroskopis dan mikroskopis. Spermatozoa diencerkan menggunakan pengencer dasar, lalu dilakukan proses holding time. Spermatozoa kemudian diproses melalui sentrifugasi. Setelah itu, bagian supernatan dibuang, dan pellet yang tersisa diencerkan kembali. Selanjutnya dihomogenkan dan dibagikan pada empat tabung perlakuan. Kemudian spermatozoa dievaluasi untuk mengetahui motilitas, viabilitas, dan abnormalitas. Spermatozoa kemudian dimasukkan ke dalam straw berukuran 0,5 mL dan diekuilibrasi. Kemudian, straw dibekukan, lalu disimpan dan dilakukan pengujian. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa motilitas spermatozoa setelah proses thawing tertinggi ditemukan pada perlakuan P3 nilai motilitas P3= 31,50±10,03%, diikuti P2= 25,88±8,85%, P4= 20,94±8,38% dan P1= 19,42±2,83% dan berpengaruh tidak nyata (P>0,05) pada semua perlakuan. Dapat disimpulkan bahwa penggunaan pengencer sitrat kuning telur (S-KT) dengan konsentrasi gliserol yang berbeda mampu menghasilkan motilitas pasca thawing tertinggi yaitu pada P3 dengan nilai 31,50±10,03% yang layak digunakan untuk inseminasi buatan sesuai standar SNI spermatozoa beku babi.
Analisis Kualitas Semen Beku Babi Landrace dalam Pengencer Vitasen dengan Konsentrasi Dimethyl Sulfoxide yang Berbeda Lamunde, Yunita; Marawali, Aloysius; Uly, Kirenius; Setyani, Ni Made Paramita
Jurnal Sains Peternakan Vol 13 No 2 (2025): Jurnal Sains Peternakan Vol. 13 No. 2
Publisher : Fakultas Peternakan, Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jsp.v13i2.12174

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis kualitas semen beku babi landrace dalam pengencer vitasem-kuning telur (V-KT) dengan konsentrasi Dimethyl sulfoxide (DMSO) yang berbeda. Semen segar yang menjadi materi penelitian berasal dari empat ekor babi Landrace jantan berumur 2 hingga 3 tahun dan dikoleksi menggunakan metode penampungan manual (glove hand method). Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dan rancangan acak lengkap (RAL) yang terdiri dari 4 perlakuan dan 4 ulangan sehingga terbentuk 16 percobaan. Adapun perlakuan yang dimaksud adalah: P1=V-KT+ 3% DMSO, P2=V-KT+ 6% DMSO, P3=V-KT+9% DMSO dan P4=V-KT+ 12% DMSO. Semen setelah dibekukan disimpan didalam nitrogen cair bersuhu sangat rendah, yaitu -196℃. Evaluasi terhadap kualitas semen beku dilakukan 24 jam setelah pembekuan. Hasil analisis data penelitian memperlihatkan bahwa perlakuan P1 dengan penambahan 3% DMSO memiliki nilai yang tinggi yaitu, motilitas (32,32±2,98%), viabilitas (64,46±6,38%), abnormalitas (9,27±1,68%) dan nilai recovery rate (40,39%). Disimpulkan bahwa penambahan DMSO 3% dalam pengencer V-KT mampu mempertahankan motilitas  setelah thawing yaitu 32,32±2.98%.
Kualitas Semen Beku Babi Landrace dalam Pengencer Vitasem dengan Level Kuning Telur yang Berbeda Nana, Arinda E.; Kune, Petrus; Riwu, Agustinus Ridlof; Hine, Thomas M.
Jurnal Sains Peternakan Vol 13 No 2 (2025): Jurnal Sains Peternakan Vol. 13 No. 2
Publisher : Fakultas Peternakan, Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jsp.v13i2.12177

Abstract

Penelitian ini bertujuan menguji kualitas semen beku babi landrace dalam pengencer vitasem dengan level kuning telur yang berbeda. Rancangan yang digunakan dalam penelitian adalah Rancangan Acak Lengkap. Dengan lima perlakuan dan empat ulangan, dengan perlakuan terdiri atas (P1) vitasem + 5% kuning telur, (P2) vitasem + 10% kuning telur, (P3) vitasem + 15% kuning telur, (P4) vitasem + 20% kuning telur, (P5) vitasem + 25% kuning telur. Semen diencerkan, dikemas dalam straw 0,5 ml, lalu diekuilibrasi pada 3-5℃ selama dua jam sebelum dibekukan di atas nitrogen cair         (-110℃) selama 10 menit. Selanjutnya, straw dicelupkan ke dalam nitrogen cair dan disimpan dalam wadah khusus (goblet, kanister, kontainer) pada -196℃.Variabel yang diamati meliputi motilitas, viabilitas, abnormalitas, dan recovery rate spermatozoa. Data dianalisis dengan ANOVA dan dilanjutkan DMRT. Hasil menunjukkan bahwa perlakuan tidak signifikan pada tahap pra-pembekuan, namun signifikan setelah thawing (P<0,05). Perlakuan P5 menghasilkan rata-rata tertinggi untuk motilitas (32,38%), viabilitas (58,51%), dan recovery rate (40,54%), sedangkan abnormalitas terendah (10,27%) ada pada P3. Penelitian ini menyimpulkan bahwa level kuning telur yang berbeda efektif mempertahankan motilitas spermatozoa pasca-thawing, dengan P5 memberikan hasil terbaik dengan motilitas ≥30%
Kualitas Semen Beku Babi Landrace dalam Pengencer Sitrat Kuning Telur dengan Waktu Pre Freezing yang Berbeda Nduang, Helena Reslina; Riwu, Agustinus Ridlof; Kune, Petrus; Hine, Thomas Mata
Jurnal Sains Peternakan Vol 13 No 2 (2025): Jurnal Sains Peternakan Vol. 13 No. 2
Publisher : Fakultas Peternakan, Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jsp.v13i2.12178

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menemukan lama waktu pre freezing sperma dalam pengencer sitrat kuning telur (S-KT). Penelitian ini menggunakan semen segar dari 4 ekor ternak babi jantan landrace yang telah mencapai dewasa kelamin dengan umur ternak babi adalah 2-3 tahun dan dalam keadaan sehat. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) yang terdiri dari empat perlakuan dan empat ulangan dengan waktu pre freezing yakni: P1 = Sitrat kuning telur + gliserol 6% (3 menit), P2 = S-KT 6% (6 menit), P3 = S-KT 6% (9 menit), P4 = S-KT 6% (12 menit). Semen yang telah diencerkan dalam pengencer sitrat kuning telur disimpan pada sushu ruang 27-28℃ selama 2 jam (holding time). Selanjutnya disentrifugasi selama 15 menit dengan kecepatan 3000 RPM, supernatan dibuang dan pelet diencerkan kembali menggunakan pengencer S-KT. Kemudian semen dikemas dalam straw 0,5 ml dilanjutkan dengan packing dan disusun dalam rak pembekuan dan diekuilibrasi dalam suhu 3-5℃ selama 2 jam. Setelah itu pembekuan semen di atas permukaan uap N2 cair dengan waktu pre freezing 3, 6, 9, dan 12 menit dan disimpan dalam kontainer N2 cair (-196℃). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa lama waktu pre freezing tidak berpengaruh nyata (P> 0,05) terhadap motilitas, viabilitas, abnormalitas dan recovery rate (RR). Dapat disimpulkan bahwa waktu pre freezing yang dilakukan selama 3 hingga 12 menit tidak memberikan dampak terhadap kualitas semen beku babi landrace
Efisiensi Penggunaan Pakan dan Keuntungan pada Usaha Ternak Babi di Kecamatan Larantuka Kabupaten Flores Timur Fernandez, Brigita Nadia; Makandolu, Solvi M.; Ratu, Maria Rosdiana Deno; Lole, Ulrikus R.
Jurnal Sains Peternakan Vol 13 No 2 (2025): Jurnal Sains Peternakan Vol. 13 No. 2
Publisher : Fakultas Peternakan, Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jsp.v13i2.12182

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis efisiensi penggunaan pakan dan keuntungan pada usaha ternak babi di Kecamatan Larantuka. Metode penelitian ini adalah survei. Populasi penelitian ini adalah seluruh peternak babi di Kecamatan Larantuka. Pengambilan contoh dilakukan melalui dua tahap, yaitu tahap pertama penentuan kelurahan atau desa contoh menggunakan metode purposif sehingga dipilih lima kelurahan dan satu desa yakni Kelurahan Lewolere, Puken Tobi Wangi Bao (PWTB), Sarotari, Sarotari Timur, dan Desa Mokantarak. Tahap kedua penentuan peternak contoh menggunakan metode acak non proporsional sehingga diperoleh sebanyak 100 responden. Data dianalisis secara deskriptif baik kualitatif maupun kuantitatif dilanjutkan dengan analisis keuntungan dan analisis efisiensi ekonomi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan pakan pada usaha ternak babi di Kecamatan Larantuka tidak efisien yang disebabkan karena pemberian pakan yang sudah berlebihan kandungan energinya, namun usaha ternak babi yang dijalankan di Kecamatan Larantuka sudah memberikan keuntungan sebesar Rp24.862.028/peternak/tahun.
Efek Suplementasi Sari Buah Timun (Cucumis sativus) dalam Pengencer Tris-Kuning Telur terhadap Kualitas Spermatozoa Babi Persilangan Landrace X Duroc Laka, Theresia Oktaviana; Hine, Thomas Mata; Marawali, Aloysius; Nalley, Wilmientje Marlene
Jurnal Sains Peternakan Vol 13 No 2 (2025): Jurnal Sains Peternakan Vol. 13 No. 2
Publisher : Fakultas Peternakan, Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jsp.v13i2.12201

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek penambahan sari buah timun (SBT) dalam pengencer Tris-kuning telur (T-KT) terhadap kualitas spermatozoa babi persilangan landrace x duroc. Materi penelitian ini menggunakan semen segar ternak babi persilangan landrace x duroc dengan umur 1,5 tahun dan dalam keadaan sehat. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan rancangan acak lengkap yang terdiri dari 6 perlakuan dan 5 ulangan sehingga mendapatkan 30 unit percobaan. Adapun perlakuan tersebut adalah: T-KT (P0), T-KT+SBT 2% (P1), T-KT+SBT 4% (P2), T-KT+SBT 6% (P3), T-KT+SBT 8% (P4), T-KT+SBT 10% (P5). Seluruh perlakuan disimpan di dalam cool box suhu 15-20ºC dan dievaluasi setiap 12 jam. Variabel yang diamati dalam penelitian ini yaitu: motilitas, viabilitas, abnormalitas dan daya tahan hidup spermatozoa. Pada jam ke-48 penyimpanan berpengaruh nyata (P<0,05) menghasilkan nilai motilitas spermatozoa 55,00%, viabilitas spermatozoa 67,50%, abnormalitas spermatozoa 4,70%, dan daya tahan hidup spermatozoa 56,24 jam. Disimpulkan bahwa penambahan sari buah timun 8 persen ke dalam pengencer Tris-kuning telur dapat menghasilkan kualitas semen babi persilangan landrace x duroc yang lebih tinggi dari perlakuan lainnya
Aplikasi Sari Lidah Buaya dalam Pengencer Sitrat-Kuning Telur untuk Meningkatkan Kualitas Semen Babi Persilangan Landrace-Duroc Ate, Desmon Gono; Marawali, Aloysius; Hine, Thomas Mata; Riwu, Agustinus Ridlof
Jurnal Sains Peternakan Vol 13 No 2 (2025): Jurnal Sains Peternakan Vol. 13 No. 2
Publisher : Fakultas Peternakan, Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jsp.v13i2.12234

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penambahan sari lidah buaya (SLB) pada pengencer sitrat-kuning telur (S-KT) terhadap kualitas semen babi persilangan landrace-duroc. Penelitian ini menggunakan semen segar yang di koleksi dari satu ekor babi persilangan landrace-duroc yang berumur 1,5 tahun dan dalam keadaan sehat. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan rancangan acak lengkap (RAL) yang terdiri dari enam perlakuan dan lima ulangan sehingga terdapat tiga puluh unit percobaan. Adapun perlakuan tersebut adalah: S-KT (P0), S-KT+SLB 2% (P1), S-KT+SLB 4% (P2), S-KT+SLB 6% (P3), S-KT+SLB 8% (P4), S-KT+SLB 10% (P5). Seluruh perlakuan disimpan dalam cool box dengan suhu 15-20ºC. Evaluasi motilitas, viabilitas, abnormalitas dan daya tahan hidup spermatozoa dilakukan setiap 12 jam. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perlakuan P2 dengan SLB 4% pada jam penyimpanan ke-48 memberikan hasil terbaik (P 0,05), dengan nilai motilitas spermatozoa 51,00%, viabilitas spermatozoa 64,10%, abnormalitas spermatozoa 5,90%, dan daya tahan hidup spermatozoa 54,60 jam. Disimpulkan bahwa penambahan sari lidah buaya ke dalam pengencer sitrat-kuning telur dapat mempertahankan kualitas semen babi persilangan landrace-duroc yang lebih optimal, dengan level sari lidah buaya terbaik adalah 4%
Kaji Banding Pendapatan Usaha Ternak Babi dan Kambing Skala Rumah Tangga di Pulau Adonara, Kabupaten Flores Timur Boli, Yulia Weran Surat; Lole, Ulrikus R.; Ratu, Maria Rosdiana Deno; Niron, Sirilus S.
Jurnal Sains Peternakan Vol 13 No 2 (2025): Jurnal Sains Peternakan Vol. 13 No. 2
Publisher : Fakultas Peternakan, Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jsp.v13i2.12346

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui besarnya pendapatan tunai dan non tunai dari usaha ternak babi dan kambing skala rumah tangga, serta membandingkan pendapatan dari kedua usaha tersebut. Metode penelitian ini adalah survei. Populasi penelitian ini adalah seluruh peternak babi dan kambing di Pulau Adonara. Metode pengambilan contoh dilakukan dalam tiga tahap, yaitu: (1) penentuan kecamatan contoh secara purposif, (2) pemilihan desa contoh secara purposif, dan (3) penentuan peternak secara acak non-proporsional dengan populasi ternak babi dan kambing terbanyak, telah beternak lebih dari tiga tahun, dan sudah pernah menjual ternak dalam tiga tahun terakhir. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif dan analisis deskriptif kuantitatif menggunakan analisis pendapatan dilanjutkan dengan uji beda rata-rata (uji t). Analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif, dilanjutkan dengan uji beda rata-rata (uji t). Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata pendapatan tunai dari usaha ternak babi adalah Rp6.348.393 dan non tunai Rp29.630.171, sedangkan pendapatan tunai dari usaha ternak kambing sebesar Rp7.116.996 dan non tunai Rp22.333.226. Hasil uji beda rata-rata menunjukkan bahwa pendapatan tunai usaha ternak babi lebih rendah dibandingkan ternak kambing, sedangkan pendapatan non tunai ternak babi lebih tinggi dari ternak kambing
Pemberian Silase Isi Rumen Sapi dalam Konsentrat terhadap Kinerja Hematologis Ternak Kambing Jantan Lokal Lani, Nadia Rosmina; Hilakore, Maritje A.; Lawa, Emma D. Wie; Lazarus, Edwin J L
Jurnal Sains Peternakan Vol 13 No 2 (2025): Jurnal Sains Peternakan Vol. 13 No. 2
Publisher : Fakultas Peternakan, Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jsp.v13i2.12364

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian silase isi rumen sapi dalam konsentrat terhadap kinerja hematologis yaitu glukosa darah, kolesterol darah, protein plasma dan urea darah ternak kambing jantan lokal. Penelitian ini menggunakan 20 ekor kambing jantan lokal dengan kisaran umur 8- 10 bulan, dengan  bobot badan rata-rata 11,337 kg dan KV 12,6%. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimental dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) terdiri dari 4 perlakuan dan 5 ulangan. Perlakuan yang digunakan yaitu P0 : rumput kume 70% + konsentrat 30% (tanpa silase isi rumen sapi), P1 : rumput kume 70% + konsentrat 30% (mengandung silase isi rumen sapi 10%), P2 : rumput kume 70% + konsentrat 30% (mengandung silase isi rumen sapi 20%) dan P3 : rumput kume 70% + konsentrat 30% (mengandung 30% silase isi rumen sapi) berdasarkan bahan kering. Variabel yang diukur adalah glukosa darah, kolesterol darah, protein plasma dan urea darah. Data dianalisis menggunakan Analysis Of Variance (ANOVA). Hasil penelitian menunjukan perlakuan berpengaruh tidak nyata (P>0,05) terhadap glukosa darah, kolesterol darah, protein plasma dan urea darah ternak kambing yang diberi pakan konsentrat mengandung silase isi rumen sapi. Disimpulkan bahwa penambahan silase isi rumen sapi pada konsentrat hingga level 30% memberikan pengaruh yang sama terhadap kadar glukosa darah, kolesterol darah, protein plasma serta urea darah ternak kambing jantan lokal.