cover
Contact Name
Tri Ida Wahyu Kustyorini
Contact Email
triida@unikama.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
triida@unikama.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Sains Peternakan
ISSN : 23557338     EISSN : 25794450     DOI : -
Jurnal Sains Peternakan (JSP) is a peer review journal published by the Faculty of Animal Husbandry of Universitas Kanjuruhan Malang, with registered number ISSN 2579-4450 (online), ISSN 2355-7338 (print). JSP aims to publish unpublished scientific research on all aspects of Nutrition and Animal Feed, Animal Production, Animal Reproduction and Breeding, Animal Product Technology, Animal and Socio-Economic and Animal Health aspects. JSP will publish two issues in a year (June and December).
Arjuna Subject : -
Articles 231 Documents
Karakteristik Warna dan Total Padatan Yoghurt Buah Naga Merah (Hylocereus polyrhizus) dengan Penambahan Sukrosa dalam Jumlah yang Berbeda Nahari, Sabiqun; Zulaikhah, Siti R.; Sidhi, Arif H.
Jurnal Sains Peternakan Vol 12 No 01 (2024): Jurnal Sains Peternakan
Publisher : Fakultas Peternakan, Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jsp.v12i01.9964

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari bagaimana penambahan berbagai tingkat sukrosa berdampak pada uji warna dan total padatan yoghurt dari buah naga merah (Hylocereus polyrhizus). Materi penelitian yang digunakan adalah yoghurt buah naga merah dan sukrosa. Bahan penelitian terdiri atas: susu sapi murni, susu UHT, bibit stater, sari buah naga, dan gula pasir. Penelitian menggunakan metode experimental dengan rancangan acak lengkap (RAL), 4 perlakuan dan 5 ulangan. Perlakuan yang diberikan adalah level sukrosa, G1 = 5% (b/v), G2 = 10% (b/v), G3 = 15% (b/v), G4 = 20% (b/v). Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis variansi dan dilanjutkan dengan uji DMRT. Hasil analisis menunjukkan bahwa penambahan berbagai level sukrosa pada yoghurt buah naga merah berpengaruh sangat nyata (P<0,01) terhadap total padatan, dan berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap warna a* dan b*, serta berpengaruh tidak nyata (P>0,05) terhadap warna L. Kesimpulan dari penelitian ini adalah level sukrosa tidak mempengaruhi kecerahan (L) yoghurt buah naga merah namun sangat berpengaruh terhadap warna a* dan b*, semakin tinggi level sukrosa nilai total padatan semakin meningkat.
Pengaruh Level Pupuk Nitrogen Terhadap Kandungan Nutrien BK, BO dan PK pada Hidroponik Fodder Jagung (Zea Mays) Anifiatiningrum; Fauzi, Moh. M.
Jurnal Sains Peternakan Vol 12 No 01 (2024): Jurnal Sains Peternakan
Publisher : Fakultas Peternakan, Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jsp.v12i01.10037

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh level pupuk nitrogen terhadap kandungan nutrien Bahan Kering (BK), Bahan Organik (BO) dan Protein Kasar (PK) pada hidroponik fodder jagung (Zea mays). Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Lapang Program Studi Peternakan, Fakultas Ilmu Kesehatan dan Sains, Universitas Nusantara PGRI Kediri. Analisa kandungan BK, BO dan PK dilaksanakan di Laboratorium Pakan Ternak Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Kabupaten Kediri. Metode penelitian yangdigunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 4 perlakuan dan 5 ulangan. Perlakuan utama berupa level pemberian pupuk nitrogen yang berbeda yaitu konsentrasi P0 (0 ml/l), P1 (0,8 ml/l), P2 (1,6 ml/l), P3 (2,4 ml/l). Hasil penelitian menunjukkan bahwa level pemebrian pupuk nitrogen yang berbeda tidak memberikan pengaruh yang nyata (P>0,05) terhadap kandungan BK, BO dan PK pada hidroponik fodder jagung (Zea Mays). Kesimpulan penelitian ini adalah bahwa penambahan level pupuk nitrogen yang berbeda antar perlakuan tidak memberikan pengaruh yang signifikan terhadap kandungan nutrien BK, BO dan PK.
FARMERS' PERCEPTIONS ABOUT FEED BANK STRATEGIES IN THE ANDINI MULYO PEOPLE'S LIVESTOCK CENTER (SPR), PAPAR DISTRICT, KEDIRI DISTRICT, EAST JAVA PROVINCE Amalyadi, Rezki
Jurnal Sains Peternakan Vol 12 No 01 (2024): Jurnal Sains Peternakan
Publisher : Fakultas Peternakan, Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jsp.v12i01.10161

Abstract

This community service aims to find out farmers' perceptions about feed banks carried out at community livestock centers (SPR). Perceptions are used as a reference in developing feed bank strategies for farmers. The data used are primary data and secondary data. Primary data was obtained from village programs while secondary data was obtained from interviews and questionnaires. The data obtained was analyzed using descriptive techniques. Respondents' perceptions of the Feed Bank strategy are classified as very good (60.5), meaning that the Feed Bank strategy has relative advantages, is appropriate, simple, can be tried and can be observed. Characteristics that are related to respondents' perceptions are age and length of farming. Young respondents (28-34 years) tend to have very good perceptions. Respondents whose farming period is new (1-10 years) tend to have very good perceptions.
Identifikasi Karakteristik Morfometrik Ayam Broiler (Gallus domesticus) Di Kandang Closed House Kebun Percobaan Fakultas Pertanian Universitas Mulawarman Kota Samarinda Isnadi; Suhardi; Wibowo, Ari
Jurnal Sains Peternakan Vol 12 No 01 (2024): Jurnal Sains Peternakan
Publisher : Fakultas Peternakan, Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jsp.v12i01.10264

Abstract

Penampakan morfometrik ayam broiler strain Lohman (MB 202) yang dipelihara menggunakan kandang closed house penting untuk diketahui guna mendukung program pembudidayaan yang berkelanjutan dengan proses pembibitan yang baik dan terkontrol. Penelitian ini dilakukan untuk mengidentifikasi karakteristik kualitatif dan kuantitatif ayam broiler strain Lohman (MB 202), menggunakan 55 ekor ayam broiler strain Lohman (MB 202) yang dipelihara di kandang closed house kebun percobaan Fakultas Pertanian Universitas Mulawarman Kota Samarinda dengan mengambil data primer dan sekunder lalu diolah secara deskriptif dan konfirmatif dengan variabel yang diukur adalah rata-rata yang didapat dari setiap variabel yang dimasukan. Penelitian ini menunjukan bahwa karakteristik kualitatif ayam broiler strain Lohman strain Lohman (MB 202), pada umur 5 minggu memiliki keseragaman 100% dalam semua sifat, seperti warna jengger yang berwarna merah pucat, warna paruh dan warna ceker berwarna kuning, warna bulu adalah putih. Karakteristik kuantitatif ayam broiler strain Lohman (MB 202) pada beberapa bagian seperti bobot badan, lingkar badan, lebar badan, panjang badan, panjang leher, panjang sayap, panjang femur dan shank terus mengalami peningkatan pertumbuhan yang pesat hingga umur minggu 4, sedangkan pada minggu ke-4 menuju minggu ke-5 pertumbuhannya menurun karena sudah mendekati umur dewasa kelamin sehingga pertumbuhan tulangnya menurun. Panjang punggung sekali tidak mengalami pertumbuhan sedikitpun pada minggu ke-2 menuju minggu ke-3.  Pada bagian paruh dan tibia terus menerus mengalami pertumbuhan namun sangatlah lambat.
Studi Kasus Newcastle Disease Velogenik pada Ayam Buras yang Tidak Diberi Vaksin Rahmaniar, Reina P.; Widhowati, Dyah; Nussa, Olan R. P. A.; Amelia, Jessica
Jurnal Sains Peternakan Vol 12 No 01 (2024): Jurnal Sains Peternakan
Publisher : Fakultas Peternakan, Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jsp.v12i01.10350

Abstract

Tujuan dari penelitian studi kasus ini untuk mengetahui adanya kasus Newcastle Disease (ND) dari ayam buras yang tidak divaksinasi dari perubahan patologi anatomi secara makroskopis dan mikroskopis, isolasi virus serta deteksi antigen dan antibodi. Metode yang dilakukan yaitu dengan melakukan nekropsi, pengamatan lesi pada organ, pembuatan histopatologi, isolasi virus pada Telur Ayam Berembrio (TAB) pada umur 10 hari dengan rute allantois. Pengujian tier antigen menggunakan HA rapid dan mikroteknik sedangkan pengujian antibodi menggunakan uji HI mikroteknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ayam buras dengan kode sampel A-205 terinfeksi virus ND velogenik (ganas) karena terjadi kematian embrio kurang dari 60 jam, pada organ otak terjadi encephalitis serta pada paru-paru terjadi pneumonia hemoragika
Dampak Stres Pra dan Pasca Pemotongan Terhadap Profil Darah Sapi Simental Islami, Darajatun; Mubarakati, Nurul Jadid; Humaidah, Nurul
Jurnal Sains Peternakan Vol 12 No 2 (2024): Jurnal Sains Peternakan Vol. 12 No. 2
Publisher : Fakultas Peternakan, Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jsp.v12i2.10495

Abstract

Penanganan ternak sebelum dibawa ke Rumah Potong Hewan (RPH) dan perlakuan sebelum dipotong di RPH menentukan tingkat kesetresan ternak. Salah satu cara untuk mengetahui kondisi kesehatan hewan dapat dilakukan dengan melakukan pengamatan terhadap status hematologi. Tujuan penelitian adalah menganalisa dampak stres pra dan pasca pemotongan terhadap profil darah Sapi Simental. Metode penelitian yang digunakan adalah observasi dengan analisis statistic deskriptif. Hasil yang didapatkan dihitung dengan uji t menggunakan software SPSS versi 27.0.1. Observasi meliputi proses penurunan ternak dari transportasi dan proses pemotongan ternak. Variabel yang diukur adalah kadar hemoglobin, nilai hematokrit dan jumlah eritrosit. Hasil analisis rerata uji t pada profil darah Sapi Simental yaitu, kadar Hb pra pemotongan tidak berbeda nyata (P>0,005) dengan pasca pemotongan. Kadar Hb pra pemotongan adalah 10.26 ± 1.71 g/dL dan pasca pemotongan 11.84 ± 3.19 g/dL. Hasil analisis rerata nilai hematokrit Sapi Simental pra pemotongan yaitu berbeda nyata (P<0.005) dengan pasca pemotongan. Nilai hematokrit pra pemotongan adalah 30.58 ± 5.27 % dan pasca pemotongan 42.13 ± 5.27 %. Hasil perhitungan rerata jumlah eritrosit Sapi Simental pra pemotongan yaitu berbeda nyata (P<0.005) dengan pasca pemotongan. Jumlah eritrosit pra pemotongan adalah 7.64 ± 0.91 /µl) dan pasca pemotongan 10.44 ± 1.42 /µl). Kesimpulan adalah profil darah Sapi Simental pra pemotongan berbeda dengan pasca pemotongan. Kadar Hemoglobin, Hematokrit, Eritrosit cenderung meningkat tetapi masih dalam kisaran normal. Ada tendensi Sapi Simental mengalami stress sebelum dilakukan pemotongan.
Pengaruh Pemberian Ampas Buah Merah (Pandanus conoideus) pada Air Minum terhadap Kinerja Pertumbuhan Ayam KUB-2 Ihsan, Muhammad; Humaidah, Nurul; Suryanto, Dedi
Jurnal Sains Peternakan Vol 12 No 2 (2024): Jurnal Sains Peternakan Vol. 12 No. 2
Publisher : Fakultas Peternakan, Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jsp.v12i2.10501

Abstract

Ampas Buah Merah adalah hasil samping dari pembuatan minyak buah merah. Ampas Buah Merah (ABM) memiliki kandungan antioksidan yang mampu menangkal radikal bebas. Penelitian ABM pada ayam jarang dilakukan. Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis pengaruh pemberian ABM pada air minum ayam KUB-2 terhadap kinerja pertumbuhannya dan mengetahui dosis ABM terbaik. Metode penelitian adalah percobaan dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Perlakuan yang diberikan ada 4 dengan 5 ulangan. Perlakuan adalah pemberian ABM dengan konsentrasi berbeda melalui air minum. Perlakuan adalah P0 = Kontrol (Tanpa ABM), P1 = 1% ABM, P2 = 2% ABM, P3 = 3% ABM. Materi penelitian adalah ayam KUB-2 umur 16 minggu sebanyak 60 ekor dan ABM. Variabel yang diukur adalah kinerja pertumbuhan meliputi konsumsi pakan, pertambahan bobot badan dan konversi pakan. Data yang diperoleh dianalisa dengan ANOVA dan dilanjutkan dengan uji BNT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberiaan ABM melalui air minum pada Ayam KUB 2 berpengaruh sangat nyata (P<0,01) terhadap konsumsi pakan dan konversi pakan sedangkan pada pertambahan bobot badan berpengaruh nyata (P<0.05%). Rata-rata konsumsi pakan (gr/ekor) yaitu P0: 1870.60±32.99c, P1: 1778.13±12.95b, P2: 1742.93±8.61b, dan P3: 1627.60±13.08a. Rata-rata pertambahan bobot badan (gr/ekor) yaitu P0: 344.800±10.64a, P1: 354.000±15.49ab, P2: 367,200±10.03bc, dan P3: 371.400±10.21c. Rata-rata konversi pakan (gr/ekor) yaitu P0: 5.43±0,12d, P1: 5.03±0.20c, P2: 4.74±0.12b, dan P3: 4.38±0.10a. Kesimpulan adalah pemberian Ampas Buah Merah pada air minum berpengaruh terhadap kinerja pertumbuhan Ayam KUB 2 umur 16 minggu. Penggunaan Ampas Buah Merah dengan konsentrasi 3% memberikan kinerja pertumbuhan terbaik.
Pengaruh Penambahan Tepung Sorgum (Sorgum bicolor L. Moench) sebagai Substitusi Tepung Terigu terhadap Sifat Fisikokimia Naget Ayam Kasanah, Devi Kholifah; Wibowo, Ari; Haris, Muh. Ichsan; Safitri, Apdila
Jurnal Sains Peternakan Vol 12 No 2 (2024): Jurnal Sains Peternakan Vol. 12 No. 2
Publisher : Fakultas Peternakan, Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jsp.v12i2.10508

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan tepung sorgum (Sorgum bicolor L. Moench) sebagai substitusi tepung terigu terhadap sifat fisikokimia naget ayam. Adapun parameter yang diuji meliputi nilai pH, daya ikat air, susut masak, tekstur, warna dan kadar protein. Penelitian dilaksanakan pada bulan April dan Mei 2024 di Fakultas Pertanian Universitas Mulawarman. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) yang terdiri dari 5 perlakuan dan 4 ulangan dengan P0 (100% tepung terigu), P1 (75% tepung sorgum + 25% tepung terigu), P2 (50% tepung sorgum + 50% tepung terigu), P3 (25% tepung sorgum + 75% tepung terigu), P4 (100% tepung sorgum). Data yang telah diperoleh dianalisis secara statistic menggunakan analisis sidik ragam (ANOVA). Apabila ditemukan perbedaan yang nyata maka akan dilakukan uji lanjut dengan uji Duncan.(Tingkat kepercayaan 5%). Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan tepung sorgum ( Sorgum bicolor L. Moench) sebagai substitusi tepung terigu terhadap sifat fisikokimia menunjukkan hasil yang tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap nilai pH, daya ikat air, susut masak, tekstur, warna dan kadar protein.
Penambahan Sari Buah Mangga (Mangifera indica) Arum Manis dalam Pengencer Beltsville Thawing Solution- Kuning Telur terhadap Kualitas Semen Babi Landrace Grasele, Fransiskus Allianus; Uly, Kirenius; Setyani, Ni Made Paramita; Hine, Thomas Mata
Jurnal Sains Peternakan Vol 12 No 2 (2024): Jurnal Sains Peternakan Vol. 12 No. 2
Publisher : Fakultas Peternakan, Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jsp.v12i2.10514

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penambahan sari buah mangga jenis arum manis (SBMAM) dalam pengencer beltsville thawing solution (BTS) kuning telur (KT) terhadap kualitas semen cair babi landrace selama penyimpanan. Penelitian menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan dan 5 ulangan sehingga terdapat 25 unit percobaan. Adapun perlakuan yang dimaksud adalah: P0: BTS-KT+0% SBMAM, P1: BTS-KT+5% SBMAM, P2: BTS-KT+10% SBMAM, P3: BTS-KT+15% SBMAM, P4: BTS-KT+20% SBMAM. Semen yang telah diencerkan disimpan dalam coolbox pada suhu 18o-20oC dan dievaluasi setiap 8 jam. Variabel penelitian yang diamati adalah: motilitas, viabilitas, abnormalitas dan daya tahan hidup spermatozoa. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analysis of variance dilanjutkan uji Duncan. Data dianalisis menggunakan software SSPS 26.0 for windows. Hasil penelitian ini menunjukan P4 dengan level 20% SBMAM memberikan hasil terbaik dan secara stastistik berbeda nyata dengan empat perlakuan lainnya (P<0,05) dengan nilai motilitas 48,00±2,73%, viabilitas 66,02±4,77%, abnormalitas 6,01±0,53% dan daya hidup sebesar 46,81±1,14 jam. Disimpulkan bahwa penambahan SBMAM dengan level 20% ke dalam pengencer BTS-KT memberikan respon yang lebih baik dalam mempertahankan kualitas semen cair babi landrace.
Pengaruh Pemberian Ampas Buah Merah (Pandanus conoideus) Pada Air Minum terhadap Aktivitas SOD dan Kadar MDA Ayam KUB-2 Noho, Siti Nurul Asma H.; Humaidah, Nurul; Suryanto, Dedi
Jurnal Sains Peternakan Vol 12 No 2 (2024): Jurnal Sains Peternakan Vol. 12 No. 2
Publisher : Fakultas Peternakan, Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jsp.v12i2.10517

Abstract

Ampas buah merah merupakan hasil ikutan dari pengolahan minyak atau sari Buah Merah yang mengandung antikosidan dan dapat menangkal radikal bebas. Tujuan  penelitian adalah untuk menganalisa pengaruh pemberian Ampas Buah Merah (ABM) pada air minum terhadap aktivitas SOD dan kadar MDA dan mengetahui dosis optimum ABM sebagai additive pada ayam KUB 2. Materi penelitian adalah ayam  KUB-2 umur 16 minggu sebanyak 60 ekor dan ABM. Metode penelitian  adalah metode percobaan dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Perlakuan ada 4 dengan 5 ulangan. Perlakuan sebagai berikut : P0 = Kontrol (Tanpa pemberian ABM), P1 = 1% ABM pada air minum, P2 = 2% ABM, P3 = 3% ABM. Variabel yang diukur yaitu Superoxide Dismutase (SOD) dan Malondialdehid (MDA). Data yang diperoleh dianalisa dengan menggunakan uji ANOVA (Analysis of Variance) dan dilanjutkan dengan uji BNT untuk mengetahui perbedaan antar perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian ABM berpengaruh sangat nyata (P<0,01) terhadap aktivitas SOD dan kadar MDA. Adapun nilai rata-rata aktivitas SOD (mmol/L) setiap perlakuan yaitu P0 : 14,26±1,65a, P1 : 20,02±4,76a P2 : 33,95±0,71b dan P3 : 34,08±4,16b. Rata-rata kadar MDA (mmol/L) setiap perlakuan yaitu P0 : 32,21±6,44a, P1 : 28,72±8,54a, P2 : 19,78±1,34b dan P3 : 13,53±4,42b. Kesimpulan penelitian adalah bahwa pemberian Ampas Buah Merah (Pandanus conoideus) yang dicampurkan dengan air minum berpengaruh terhadap aktivitas SOD dan kadar MDA Ayam KUB 2. Dosis terbaik ABM yang disarankan adalah 2%.