cover
Contact Name
Dessy Wardiah
Contact Email
jurnalwahanadidaktika@gmail.com
Phone
+6285380755167
Journal Mail Official
wahanadidaktika@univpgri-palembang.ac.id
Editorial Address
Jl. Jend. A. Yani Lr. Gotong Royong 9/10 Ulu Palembang Telp. (0711) 510043 Faks (0711) 514782
Location
Kota palembang,
Sumatera selatan
INDONESIA
Wahana Didaktika
ISSN : 18295614     EISSN : 26214075     DOI : http://dx.doi.org/10.31851/wahanadidaktika
Core Subject : Education,
Jurnal wahana didaktika terbit setiap Januari, mei dan september Artikel-artikel yang diterbitkan dalam Jurnal Wahana didaktika termasuk hasil dari bidang penelitian kualitatif; konseptual; dan tinjauan literatur. Serangkaian penelitian yang meliputi Ilmu Pendidikan
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 441 Documents
Strategi Manajerial Adaptif dalam Pengembangan Kurikulum Pendidikan Islam di Era Society 5.0: Menjembatani Nilai Keislaman dan Tantangan Globalisasi di Sekolah Zahri N.A, Ach; Kumala Sari, Yunita; Siswanto, Siswanto
Wahana Didaktika : Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 23 No. 2 (2025): Wahana Didaktika: Jurnal Ilmu Kependidikan
Publisher : Faculty of teaching training and education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/wahanadidaktika.v23i2.18486

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam pengembangan kurikulum pendidikan Islam di MA Nurur Rahmah, dengan penekanan pada peran kolaboratif antara kepala sekolah, wakil kepala sekolah bidang kurikulum, serta guru-guru dalam menyusun dan mengimplementasikan kurikulum tersebut. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, penelitian ini bertujuan untuk menggali bagaimana interaksi dan kerjasama antara pihak-pihak terkait dapat mempengaruhi kualitas dan relevansi kurikulum yang diterapkan di sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala sekolah memiliki peran yang sangat signifikan dalam merancang, mengevaluasi, dan memastikan bahwa kurikulum yang diterapkan tetap mencerminkan nilai-nilai Islam, meskipun ada integrasi teknologi dalam proses pembelajaran. Dalam konteks ini, tantangan utama yang dihadapi adalah keterlibatan orang tua serta kesiapan dan keterampilan guru dalam memanfaatkan teknologi pendidikan. Meskipun teknologi telah diterapkan dalam pembelajaran, implementasinya masih bervariasi di kalangan guru, yang menunjukkan perlunya program pelatihan berkelanjutan guna mengoptimalkan pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran. Temuan penelitian ini memberikan wawasan yang lebih mendalam tentang pentingnya sinergi antara pihak sekolah dalam mengembangkan kurikulum yang seimbang antara nilai agama dan teknologi. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi lembaga pendidikan lainnya, khususnya sekolah-sekolah berbasis agama, dalam menciptakan kurikulum yang relevan dengan perkembangan zaman, tanpa mengorbankan nilai-nilai luhur agama.
Implementasi P5 Dalam Mengembangkan Karakter Peduli Lingkungan Siswa Sekolah Dasar Erika Romanza, Sisilia; Victor Didik Saputro , Totok
Wahana Didaktika : Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 23 No. 2 (2025): Wahana Didaktika: Jurnal Ilmu Kependidikan
Publisher : Faculty of teaching training and education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/wahanadidaktika.v23i2.18520

Abstract

Masalah dalam penelitian ini adalah kurangnya karakter peduli lingkungan siswa yang dimana masih banyak siswa yang ditemukan membuang sampah semberangan padahal sudah disediakan tempat sampah oleh sekolah. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan bagaimana implementasi proyek penguatan profil pelajar dalam mengembangkan karakter peduli lingkungan siswa SDS Amkur Bengkayang. Metode penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa kegiatan pembelajaran berbasis projek dalam peduli lingkungan seperti daur ulang sampah dapat memberikan dampak yang positif bagi siswa sekolah dasar sehingga hal ini dapat membangun kesadaran terhadap pentingnya menjaga lingkungan. Selain itu, partisipasi guru sebagai pengarah dalam menerapkan prinsip-prinsip Pancasila dalam aktivitas proyek terbukti dapat mengembangkan karakter peduli lingkungan siswa. Berdasarkan hasil observasi yang dilakukan di kelas V SDS Amkur Bengkayang, tantangan yang dihadapi adalah keterbatasan waktu dan angaran serta dukungan orang tua. Secara keseluruhan, implementasi P5 terbukti efektif dalam menanamkan sikap peduli lingkungan sejak usia dini.
Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Siswa SD dengan Model Pembelajaran Kooperatif Berbasis Talking Stick Rigo, Ferensius; Silvester, Silvester
Wahana Didaktika : Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 23 No. 2 (2025): Wahana Didaktika: Jurnal Ilmu Kependidikan
Publisher : Faculty of teaching training and education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/wahanadidaktika.v23i2.18546

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar matematika siswa kelas I SD Negeri 02 Bengkayang melalui penerapan model pembelajaran kooperatif berbasis talking stick. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Instrumen yang digunakan meliputi tes tertulis, observasi, dan dokumentasi. Subjek penelitian adalah 20 siswa kelas IA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran kooperatif berbasis talking stick dapat meningkatkan hasil belajar matematika siswa. Pada tahap pra-siklus, hanya 7 siswa (35%) yang mencapai ketuntasan belajar dengan nilai rata-rata 78. Pada siklus I, jumlah siswa yang tuntas meningkat menjadi 11 siswa (55%) dengan rata-rata nilai 80. Pada siklus II, seluruh siswa (100%) mencapai ketuntasan dengan nilai rata-rata 93,5. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif berbasis talking stick efektif dalam meningkatkan hasil belajar matematika siswa kelas I SD Negeri 02 Bengkayang.
Peningkatan Motivasi Belajar Peserta Didik pada Mata Pelajaran Matematika Melalui Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Teams Game Tournament (TGT) Kelas III SD Nurhalizah, Nurhalizah; Dongoran, Jhonas
Wahana Didaktika : Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 23 No. 2 (2025): Wahana Didaktika: Jurnal Ilmu Kependidikan
Publisher : Faculty of teaching training and education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/wahanadidaktika.v23i2.18556

Abstract

Motivasi diartikan sebagai perubahan energi dalam diri seseorang yang ditandai dengan munculnya perasaan (feeling) dan didahului dengan adanya tanggapan terhadap adanya tujuan. TGT adalah model pembelajaran kooperatif yang menggabungkan peserta didik dalam bentuk tim untuk mengumpulkan poin untuk tim mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan motivasi belajar matematika peserta didik kelas III SDN 060879 melalui model pembelajaran kooperatif tipe Teams Game Tournament (TGT). Jenis Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK), dengan tahapan planning (perencanaan), acting (pelaksanaan), observing (pengamatan), dan reflecting (refleksi). Penelitian ini dilakukan di kelas III SD Negeri 060879 Medan Timur, dengan sampel sebanyak 25 peserta. Instrumen penelitian yang digunakan yaitu Instrumen angket motivasi belajar matematika peserta didik. Prosedur analisis yang digunakan berupa data kuantitatif. Hasil penelitian siklus I didapat rata-rata hasil angket motivasi belajar matematika peserta didik sebesar 71,6% termasuk kedalam kategori tinggi, kemudian setelah dilakukan beberapa perbaikan pada siklus II hasil angket mengalami peningkatan menjadi 83,6% yang mana masuk dalam kategori tinggi. Dari hasil angket tersebut motivasi belajar matematika peserta didik telah meningkat dengan pengimplementasian model pembelajaran kooperatif tipe Times Game Tournament (TGT).
Peningkatan Hasil Belajar Matematika Materi Pecahan Melalui Media Pembelajaran Domino Pecahan pada Siswa Kelas IV UPT SDN 060879 Medan Timur TA. 2024/2025 Angelina Simangunsong, Anisa; Dongoran, Jhonas
Wahana Didaktika : Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 23 No. 1 (2025): Wahana Didaktika: Jurnal Ilmu Kependidikan
Publisher : Faculty of teaching training and education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/wahanadidaktika.v23i1.18559

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar matematika siswa pada materi pecahan senilai melalui penggunaan media pembelajaran domino pecahan. Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan dalam dua siklus dengan subjek penelitian adalah siswa kelas IV UPT SDN 060879 Medan Timur sebanyak 28 siswa. Setiap siklus terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Data dikumpulkan melalui observasi dan tes hasil belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media domino pecahan dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Pada post-test siklus I, hanya 35,7% siswa yang tuntas, sedangkan pada siklus II meningkat menjadi 92,85%. Hasil ini menunjukkan bahwa media pembelajaran domino efektif meningkatkan pemahaman konsep pecahan senilai dan keterlibatan aktif siswa dalam pembelajaran.
Penerapan Model Pembelajaran Project Based Learning dalam Meningkatkan Literasi Sains Siswa SMP Materi Pencemaran Lingkungan Awali, Fadila; Tienneke Rondonuwu, Anneke; Poluakan, Cosmas
Wahana Didaktika : Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 23 No. 1 (2025): Wahana Didaktika: Jurnal Ilmu Kependidikan
Publisher : Faculty of teaching training and education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/wahanadidaktika.v23i1.18567

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan literasi sains siswa SMP pada materi pencemaran lingkungan melalui penerapan model pembelajaran project based learning. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) menggunakan model Kemmis & McTaggart yang terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, pengamatan, dan refleksi. Penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri 4 Tondano pada bulan September 2024 pada pembahasan materi pokok tentang pencemaran lingkungan. Subjek penelitian adalah siswa kelas VII C yang berjumlah 25 orang yang terdiri dari 7 laki-laki dan 18 perempuan. Teknik pengumpulan data berupa observasi dan tes. Instrumen penelitian yang digunakan adalah lembar observasi dan tes kemampuan literasi sains. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan terjadi peningkatan skor rata-rata literasi sains siswa hanya 60 dengan ketuntasan klasikal 20% pada pra siklus, kemudian mengalami peningkatan skor rata-rata menjadi 82 pada siklus 1 dengan 98% ketuntasan klasikal. Dengan demikian, penerapan model pembelajaran project based learning dapat meningkatkan literasi sains siswa SMP pada materi pencemaran lingkungan.
Pengaruh Penggunaan Video Animasi Terhadap Hasil Belajar Siswa Mata Pelajaran IPAS Kelas V SDN 230 Palembang Feby Amelia; Rizhardi, Rury; Hermansyah
Wahana Didaktika : Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 23 No. 2 (2025): Wahana Didaktika: Jurnal Ilmu Kependidikan
Publisher : Faculty of teaching training and education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/wahanadidaktika.v23i2.18568

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media video animasi terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) kelas V SDN 230 Palembang. Latar belakang penelitian ini adalah rendahnya Hasil Belajar siswa serta kurangnya variasi media pembelajaran yang digunakan di kelas, yang berdampak pada hasil belajar siswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan eksperimen semu (quasi experiment). Sampel penelitian terdiri dari dua kelas, yaitu kelas eksperimen yang menggunakan video animasi dan kelas kontrol yang menggunakan metode ceramah. Instrumen penelitian berupa tes hasil belajar yang diberikan sebelum dan sesudah perlakuan. Hasil analisis data menunjukkan bahwa terdapat perbedaan signifikan antara hasil belajar siswa yang menggunakan video animasi dengan yang tidak. Penggunaan video animasi terbukti meningkatkan pemahaman konsep dan motivasi belajar siswa. Dengan demikian, media video animasi dapat menjadi alternatif yang efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPAS.
Pengembangan Media Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam Berbasis Powtoon Menggunakan Model Problem Based Learning pada Materi Sistem Ekskresi Manusia Baluntu, Wildayanti; Rondonuwu, Anneke Tienneke; Harahap, Fransiska
Wahana Didaktika : Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 23 No. 2 (2025): Wahana Didaktika: Jurnal Ilmu Kependidikan
Publisher : Faculty of teaching training and education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/wahanadidaktika.v23i2.18580

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui kelayakan media pembelajaran berbasis Powtoon menggunakan model problem based learning pada materi sistem ekskresi manusia; (2) mengetahui kepraktisan penggunaan media pembelajaran berbasis Powtoon dengan menggunakan model problem based learning pada materi sistem ekskresi manusia; (3) mengetahui keefektivan penggunaan media pembelajaran berbasis Powtoon menggunakan model problem based learning pada materi sistem ekskresi manusia kelas VIII SMP Negeri 1 Tombulu. Jenis penelitan ini adalah penelitian pengembangan dengan model ADDIE. Teknik pengumpulan data yang digunakan untuk mengumpulkan data dalam penelitian ini adalah angket dan tes. Instrumen penelitian terdiri dari lembar validasi ahli media dan materi untuk mengetahui kevalidan, lembar validasi respon guru dan siswa untuk mengetahui kepraktisan, tes hasil belajar berupa pretest dan posttest untuk mengetahui keefektifan penggunaan media pembelajaran. Teknik analisis data menggunakan mixed methods. Hasil penelitian menunjukkan (1) media yang dikembangkan sangat layak digunakan dengan validitas ahli media sebesar 95,23% dan validitas materi 92,77%; (2) kepraktisan media dinilai sangat baik oleh guru dengan persentase 91,75%, uji coba kelompok kecil 93% dan uji coba kelompok besar 96%; (3) media terbukti efektif terbukti dari skor N-Gain sebesar 0,80 termasuk kategori tinggi dan nilai N-Gain >7 yaitu sebesar 80,50% tergolong kategori efektif. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam berbasis Powtoon menggunakan model problem based learning terbukti valid dan praktis untuk digunakan, serta efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa pada materi sistem ekskresi manusia.
Strategi Manajemen dalam Peningkatan Mutu Pendidikan Dasar Islam: Studi Kasus di MI Hijriyah II Palembang Karmila, Eka; Ahmad Zainuri; Muslim Gani Yasir
Wahana Didaktika : Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 23 No. 2 (2025): Wahana Didaktika: Jurnal Ilmu Kependidikan
Publisher : Faculty of teaching training and education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/wahanadidaktika.v23i2.18611

Abstract

Penelitian ini mengkaji strategi manajemen peningkatan mutu yang diterapkan di MI Hijriyah II, sebuah madrasah ibtidaiyah swasta yang berada di Kota Palembang Indonesia. Pendekatan deskriptif kualitatif yang digunakan dalam penelitian melalui analisis dokumen, wawancara, dan observasi lapangan, studi ini memetakan proses perencanaan, implementasi, evaluasi, serta keberlanjutan program berbasis mutu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa MI Hijriyah II menerapkan strategi yang sistematis, partisipatif, dan berbasis nilai yang mencakup intervensi manajerial, pedagogik, dan kultural. Kepemimpinan transformatif kepala madrasah, penguatan budaya mutu, pengembangan profesionalisme guru secara berkelanjutan, serta keterlibatan aktif masyarakat menjadi faktor kunci keberhasilan. Implementasi program mutu dilakukan melalui pelatihan rutin, integrasi teknologi dalam pembelajaran, pendidikan karakter, serta penerapan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI). Kendati demikian, tantangan tetap muncul dalam bentuk keterbatasan sumber daya finansial, ketimpangan kapasitas guru, dan resistensi terhadap perubahan, khususnya dalam adaptasi terhadap kurikulum baru dan digitalisasi. Temuan ini menekankan pentingnya membangun resiliensi kelembagaan, tata kelola kolaboratif, dan optimalisasi sumber daya secara strategis untuk menjamin keberlanjutan mutu pendidikan di madrasah. Studi ini memberikan kontribusi empiris bagi pembuat kebijakan dan praktisi pendidikan dalam pengembangan mutu sekolah berbasis keislaman.
Peran Kepala Madrasah dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan di Madrasah Ibtidaiyah Hijriyah II Palembang Karmila, Eka; Afgani, Muhammad Win; Afriantoni
Wahana Didaktika : Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 23 No. 2 (2025): Wahana Didaktika: Jurnal Ilmu Kependidikan
Publisher : Faculty of teaching training and education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/wahanadidaktika.v23i2.18612

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam peran kepala madrasah dalam meningkatkan mutu pendidikan di Madrasah Ibtidaiyah (MI) Hijriyah 2. Kepala madrasah memiliki posisi strategis sebagai pemimpin, manajer, dan inovator dalam mengelola sumber daya pendidikan guna mencapai tujuan institusi. Dalam konteks MI Hijriyah 2, peran kepala madrasah tidak hanya terbatas pada aspek administratif, namun juga mencakup pembinaan guru, pengembangan kurikulum, serta penciptaan iklim pembelajaran yang kondusif dan religius. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala madrasah MI Hijriyah 2 berperan aktif dalam membangun budaya mutu melalui supervisi akademik, pelatihan guru berkelanjutan, serta pelibatan masyarakat dalam kegiatan pendidikan. Selain itu, kepala madrasah juga mendorong penggunaan teknologi pembelajaran dan evaluasi berkala sebagai upaya peningkatan mutu. Kesimpulannya, keberhasilan peningkatan mutu pendidikan di MI Hijriyah 2 sangat ditentukan oleh kompetensi kepemimpinan, visi, dan komitmen kepala madrasah dalam memajukan madrasah secara holistik.

Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 23 No. 2 (2025): Wahana Didaktika: Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 23 No. 1 (2025): Wahana Didaktika: Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 22 No. 3 (2024): Wahana Didaktika: Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 22 No. 2 (2024): Wahana Didaktika: Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 22 No. 1 (2024): Wahana Didaktika: Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 21 No. 3 (2023): Wahana Didaktika: Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 21 No. 2 (2023): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 21 No. 1 (2023): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 20 No. 3 (2022): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 20 No. 2 (2022): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 20 No. 1 (2022): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 19 No. 3 (2021): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 19 No. 2 (2021): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 19 No. 1 (2021): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 18 No. 3 (2020): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 18 No. 2 (2020): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 18 No. 1 (2020): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 17 No. 3 (2019): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 17 No. 2 (2019): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 17 No. 1 (2019): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 16 No. 3 (2018): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 16 No. 2 (2018): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 16 No. 1 (2018): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 15 No. 3 (2017): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 15 No. 2 (2017): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 15 No. 1 (2017): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 14 No. 3 (2016): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 14 No. 2 (2016): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 14 No. 1 (2016): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 13 No. 3 (2015): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 13 No. 2 (2015): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 13 No. 1 (2015): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 12 No. 3 (2014): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 12 No. 2 (2014): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 12 No. 1 (2014): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 11 No. 3 (2013): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 11 No. 2 (2013): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan More Issue