Articles
441 Documents
Studi Literatur: Implementasi Modul Seni Pertunjukkan Untuk Meningkatkan Keterampilan Komunikatif di Abad 21
Hesti, Hesti;
Sutama, Sutama;
Murtiyasa, Budi;
Markamah, Markamah;
Prayitno, Prayitno;
Muhibbin, Muhibbin;
Anif, Anif
Wahana Didaktika : Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 22 No. 1 (2024): Wahana Didaktika: Jurnal Ilmu Kependidikan
Publisher : Faculty of teaching training and education
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31851/wahanadidaktika.v22i1.15041
Tujuan dari penelitian ini guna mengetahui implementasi modul seni pertunjukan untuk meningkatkan keterampilan komunikatif di Abad 21 dalam pembelajaran seni budaya di SMA. Peneliti menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif dengan menggunakan teknik penelitian studi literatur. Data yang diperoleh berdasarkan 12 artikel jurnal yang dianalisis, penggunaan modul dapat disimpulkan; dengan penggunaan modul dalam pembelajaran dapat meningkatkan keterampilan komunikatif peserta didik. Teknik analisis data yang dilalui dengan mengumpulkan data, menyederhanakan data, menyajikan data, serta menarik kesimpulan. Dalam implementasi modul memiliki kelebihan sehingga peserta didik dan guru dapat terbantu di mana pembelajaran menjadi efektif dan efisien serta materi pembelajaran mudah dipahami. Selain itu, terdapat kekurangan dalam penggunaan modul yang tidak tepat saat proses pembelajaran. Oleh karenanya, guru harus mampu memilah serta mengimplementasikan modul dan materi yang tepat dengan cara yang sesuai dengan jenjang pendidikan agar mudah tersampaikan kepada peserta didik.
Analisis Eror dalam Bahasa Inggris pada Kelas Speaking
Maretha, Carla;
Wahyuningsih, Yulia
Wahana Didaktika : Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 22 No. 1 (2024): Wahana Didaktika: Jurnal Ilmu Kependidikan
Publisher : Faculty of teaching training and education
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31851/wahanadidaktika.v22i1.15042
Keterampilan berbicara merupakan keterampilan dasar dalam mempelajari sebuah bahasa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kesalahan berbahasa Inggris anak-anak Migran Indonesia yang telah menetap lama di Malaysia. Di sini, penulis menerapkan pendekatan kualitatif naturalistik, hal ini merupakan pertimbangan bahwa penulis fokus pada mengamati, mendeskripsikan, menafsirkan dan memahami apa yang biasanya dilakukan siswa dan guru di kelas berbicara. Metode pengumpulan data berupa observasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukan sekitar 50% sampel mempunyai kemampuan berbicara yang cukup baik dengan tata bahasa yang benar, santai, dapat memberikan manfaat bagi pendengarnya. Sekitar 20% sampel mempunyai kemampuan sedang, dan 30% sisanya kemampuan berbicaranya masih buruk. Mereka membutuhkan banyak perbaikan dalam tata bahasa.
Metode Meningkatkan Keterampilan Bina Diri Siswa dengan Gangguan Spektrum Autis (Systematic Literature Review)
Ramadhan, M Rezki;
Wardani, Ossy Firstanti;
Devita, Dela;
Pontillas, Marlon S
Wahana Didaktika : Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 22 No. 1 (2024): Wahana Didaktika: Jurnal Ilmu Kependidikan
Publisher : Faculty of teaching training and education
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31851/wahanadidaktika.v22i1.15044
Hambatan interaksi sosial, komunikasi, imitasi dan sensomotorik mengakibatkan siswa dengan gangguan spektrum autis bermasalah dalam keterampilan bina diri. Studi ini merupakan systematic literature review yang bertujuan menggali metode-metode yang dapat digunakan guru dalam meningkatkan keterampilan bina diri siswa dengan gangguan spektrum autis. Pencarian dilakukan di Google Scholar dengan sejumlah kriteria diantaranya merupkan artikel hasil penelitian 6 tahun terakhir (2018-2023). Berdasarkan kesepuluh artikel yang memenuhi kriteria, didapat lima metode yang dapat digunakan yakni analisis tugas (task analysis), edutainment, latihan (drill), pemberian tugas (resitasi), dan TEACCH (Treatment and Education of Autistic and Related Communication Handicapped Children). Kelima metode tersebut dapat dikombinasikan dan menjadi dasar-dasar dalam mengajarkan keterampilan bina diri siswa dengan gangguan spektrum autis. Sehingga disimpulkan bahwa dalam mengembangkan keterampilan bina diri siswa autis, guru perlu menyusun analisis tugas, merancang pembelajaran yang menyenangkan, melakukan latihan berulang (drill), pemberian tugas terkait keterampilan, serta menerapkan komponen-komponen pembelajaran yang terstruktur atau TEACCH.
Implementasi Kurikulum Merdeka Bagi Siswa Tunagrahita Ringan Kelas X SMALB di SLB N PKK Bandar Lampung
Wulandari, Apri Yani;
Devita, Dela;
Vernanda, Genesa;
Antonio, Joemar P
Wahana Didaktika : Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 22 No. 1 (2024): Wahana Didaktika: Jurnal Ilmu Kependidikan
Publisher : Faculty of teaching training and education
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31851/wahanadidaktika.v22i1.15049
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi dan memperoleh informasi tentang impelementasi Kurikulum Merdeka bagi siswa tunagrahita ringan kelas X SMALB di SLB N PKK Bandar Lampung. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif, yaitu menggambarkan tentang bagaimana proses implementasi Kurikulum Merdeka bagi siswa tunagrahita ringan kelas X SMALB di SLB N PKK, mengetahui apa saja faktor pendukung dari implementasi Kurikulum Merdeka, dan mengetahui apa saja faktor penghambat dari impelementasi Kurikulum Merdeka bagi siswa tunagrahita ringan kelas X SMALB di SLB N PKK. Tekhnik pengumpulan data yang dilakukan meliputi wawancara, observasi, dan dokumentasi. Subjek dalam penelitian ini merupakan sepuluh orang siswa tunagrahita ringan kelas X SMALB, satu orang wali kelas siswa tunagrahita kelas X, serta satu orang waka kurikulum SLB N PKK Bandar Lampung. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa impelementasi Kurikulum Merdeka bagi siswa tunagrahita ringan kelas X SMALB di SLB N PKK Bandar lampung ini telah dilaksanakan dan sedang berlangsung dengan berbagai proses dan hambatan yang terjadi. Proses implementasi Kurikulum Merdeka bagi siswa tunagrahita ringan kelas X SMALB di SLB N PKK Bandar Lampung berjalan dengan baik didasarkan pada proses pelaksanaan yang tersusun dan sistematis, penggunaan media pembelajaran yang sesuai, metode pembelajaran dan strategi yang digunakan oleh guru sesuai dengan karakteristik masing-masing siswa. faktor pendukung dari implementasi Kurikulum Merdeka ini antara lain adalah ketekunan dan kesabaran dari guru kelas dalam menyampaikan materi pembelajaran kepada siswa, serta dengan sarana dan prasarana dari sekolah yang mendukung. Sedangkan diantara faktor penghambatnya adalah kurangnya kolaborasi antara guru dengan orang tua siswa, serta kurangnya jumlah tenaga pendidik dan jumlah siswa yang melebihi kapasitas kelas yang berdampak pada capaian pembelajaran.
Peningkatan Kemampuan Pemecahan Masalah Menggunakan Model Team Quiz dalam Blended Learning
Marian, Fungky;
Noprisa, Noprisa;
Lestari, Fitria
Wahana Didaktika : Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 22 No. 1 (2024): Wahana Didaktika: Jurnal Ilmu Kependidikan
Publisher : Faculty of teaching training and education
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31851/wahanadidaktika.v22i1.15055
Penelitian ini membahas tentang penggunaan model team quis yang bertujuan untukimengetahuiiapakahiada pengaruh model pemebelajaran team quis terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika siswa. Metode yang digunakan experimen yaitu dengan memberikan perlakuan berbeda terhadap dua kelompok siswa sample yang digunakan adalah cluster random sampling, sedangkan untuk teknik pengumpulanm data menggunakan tes essay sebanyak 10 soal. Analisis data menggunakan t-tes. Hasil analisis data menunjukan bahwa t-hit = 2,74 sedangkan t-daf = 2.016 maka t-hit > t-daf. dari hasil tersebut dapatidisimpulkani bahwaiada pengaruhiyang positif penggunaan modeli pembelajarani team quis terhadapi kemampuani pemecahani masalahi matematikai siswa.
Meningkatkan Ketrampilan Literasi Membaca dengan Menggunakan Metode P2R
Prihatini, Candraning;
Musiman, Musiman;
Wahyuningsih, Yulia
Wahana Didaktika : Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 22 No. 1 (2024): Wahana Didaktika: Jurnal Ilmu Kependidikan
Publisher : Faculty of teaching training and education
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31851/wahanadidaktika.v22i1.15056
Membaca merupakan keterampilan sadar bahasa Inggris yang perlu dikuasai di era digital. Keterampilan ini menjadi salah satu faktor penentu masuknya informasi dari dunia luar. Tujuan dari penelitian ini dalah untuk meningkatan keterampilan membaca dengan menggunakan sebuah metode pembelajaran yang disebut dengan P2R. Penelitian ini merupakan penelitian dengan mengunakan pendekatan eksperimental dalam menyajikan data yang didapat dilapangan. Metode analis data didapat dari proses pre tes, treatment dan tahapan yang terakhir yaitu post tes. Hasil penelitian ini menunjukan adanya peningkatan terhadap keterampilan membaca responden setelah diberikan treatment. Metode ini dinilai cukup efektif dalam meningkatkan kemampuan pemahaman membaca responden
Penggunaan Gaya Bahasa Sindiran Najwa Shihab dalam Acara Lapor Pak Di Youtube Sebagai Alternatif Bahan Ajar di Sekolah
Dalman, Dalman;
Pontillas, Marlon S;
Fahrudin, Saleh;
Karyati, Septia
Wahana Didaktika : Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 22 No. 1 (2024): Wahana Didaktika: Jurnal Ilmu Kependidikan
Publisher : Faculty of teaching training and education
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31851/wahanadidaktika.v22i1.15057
Pelnellitian ini melngkaji telntang gaya bahasa sindiran yang dipakai olelh Najwa Shihab dalam Acara Lapor Pak di Stasiuln Tellelvisi Trans7 yang ditayangkan ullang pada youltulbel. Meltodel pelnellitian yang digulnakan adalah jelnis pelnellitian delskriptif kulalitataif. Telknik pelngulmpullan data yang digulnakan olelh pelnullis dalam pelnellitian ini melnggulnakan telknik analisis isi. Sulmbelr data dalam pelnellitian ini belrulpa kalimat yang ditultulrkan olelh Najwa Shihab dalam acara Lapor Pak, yang belrisi gaya sindiran selrta melngandulng makna ulntulk melnyindir para tokoh politik dan peljabat-peljabat di Indonelsia. Hasil pelnellitian ini melnulnjulkkan bahwa telrdapat gaya bahasa sindiran yang diulcapkan olelh Najwa Shihab keltika seldang melmelrankan adelgan di acara Lapor Pak. Data yang didapat dalam pelnellitian ini selbanyak 19 gaya bahasa sindiran, yang telrdiri dari selpullulh gaya bahasa sindiran ironi, dula bahasa sindiran sinismel, lima bahasa gaya bahasa sindiran sarkasmel, satul bahasa sindiran satirel, satul bahasa sindiran innelulndo yang disampikan julga disellingi delngan kalimat-kalimat hulmor agar tidak melnimbulkan kelsalahpahaman dan ulntulk melnghindari konflik. Adapuln kellayakannya selbagai altelrnatif bahan ajar di SMP pada kompeltelnsi dasar (KD) 3.6, yaitul melnellaah strulktulr dan aspelk kelbahasaan celrita pelndelk yang dibaca ataul didelngar. Kompeltelnsi dasar ini belrtuljulan seltellah melngikulti pelmbellajaran pelselrta didik dapat melnjellaskan gaya bahasa yang telrdapat pada videlo selbagai meldia pelmbellajaran. Belrdasarkan kompeltelnsi dasar telrselbult pelselrta didik dapat melmpellajari belbagai jelnis gaya bahasa yang di gulnakan olelh Najwa Shihab.
Penggunaan Media Pembelajaran Jarimatika dengan Metode Drill Sebagai Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Matematika : Materi Perkalian Dasar
Lestari, Fitria;
Antonio, Joemar P;
Efendi, Deni;
Noprisa, Noprisa;
Yeni, Endri
Wahana Didaktika : Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 22 No. 1 (2024): Wahana Didaktika: Jurnal Ilmu Kependidikan
Publisher : Faculty of teaching training and education
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31851/wahanadidaktika.v22i1.15197
Latar belakang masalah pada penelitian tindakan kelas ini adalah nilai rata-rata hasil belajar matematika kelas III SDN 2 Gunung Tiga pada kompetensii dasar melakukan perkalian yang hasilnya tiga, angka menunjukkan hasil yang kurang maksimal, dari jumlah siswa 15 orang hanya 5 siswa yang telah memenuhi kriteria ketuntasan minimal (KKM) sedangkan sisanya sebanyak 10 siswa belum memenuhi kriteria ketuntasam minimal. Upaya meningkatkan hasil belajar matematika pada materi perkalian dasar dengan penggunaan media pembelajaran jarimatika dan metode drill di siswa kelas III SD Negeri 2 gunung Tiga. Pelaksanaan perbaikan pembelajaran dilakukan 2 siklus. Pada siklus 1 terdapat kekurangan dalam penggunaan metode jarimatika yang diperbaiki pada siklus 2 sehingga kegiatan pembelajaran menjadi lebih efektif. Melalui dengan penggunaan media pembelajaran jarimatika dan metode drill siswa menjadi aktif dan interaktif sehingga kegiatan pembelajaran matematika menjadi lebih menyenangkan. Hal ini terlihat data hasil belajar siswa yang diperoleh pada prasiklus mencapai tingkat ketuntasan 33% kemudian pada siklus I mencapai Tingkat ketuntasan yaitu 57% dengan peningkatan ketuntasan hasil belajar siswa mencapa 24% kemudian pada siklus II hasil belajar siswa mencapai ketuntasan sebesar 93,3% sehingga selisih hasil belajar siswa dengan siklus I mencapai 36.3%Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penerapan dengan penggunaan media pembelajaran jarimatika dan metode drill diharapkan dapat meningkatkan hasil belajar matematika materi perkalian dasar pada siswa kelas III SD Negeri 2 Gunung Tiga.
Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa
Alfusori, Wahyu;
Antonio, Joemar P;
Hardianti, Desrina;
Asyhara, Suryana Aini
Wahana Didaktika : Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 22 No. 1 (2024): Wahana Didaktika: Jurnal Ilmu Kependidikan
Publisher : Faculty of teaching training and education
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31851/wahanadidaktika.v22i1.15198
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui deskripsi kemampuan pemecahan masalah siswa dalam menyelesaikan permasalahan yang berkaitan dengan materi Sistem Persamaan Linier Dua Variabel (SPLDV). Subjek penelitian adalah siswa kelas VIII Absyah MTs Babul Hikmah Kalianda yang berjumlah 30 siswa. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif. Pengumpulan data dengan menggunakan observasi, wawancara, tes dan dokumentasi, dimana instrumen tersebut telah diverifikasi oleh validator ahli. Analisis data yang dilakukukan dengan empat tahap yaitu reduksi data, pemaparan data, analisis tujuan penelitian dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan masih banyak langkah penyelesaian matematis yang tidak dilakukan oleh siswa sehingga memperoleh hasil yang kurang tepat. Masih ditemukan kekeliruan dalam pengoperasian pada tahap pelaksanaan rencana. Serta kemampuan pemecahan masalah matematis siswa pada materi SPLDV perlu ditingkatkan karena masih banyak siswa yang belum melaksanakan tahapan pemecahan masalah matematis dengan tepat.
Survei Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar pada Pembelajaran Pjok di SMA Negeri Se-Kecamatan Kayuagung Kabupaten Ogan Komering Ilir
Alpiqi, M.Akbar;
Manullang, Jujur Gunawan;
Handayani, Widya
Wahana Didaktika : Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 22 No. 2 (2024): Wahana Didaktika: Jurnal Ilmu Kependidikan
Publisher : Faculty of teaching training and education
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31851/wahanadidaktika.v22i2.15836
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap data yang berkaitan dengan implementasi Kurikulum Pembelajaran Merdeka pada mata pelajaran PJOK di Sekolah Menengah Atas Negeri di Kecamatan Kayuagung. Data primer yang digunakan diperoleh melalui kuesioner yang disebarkan kepada guru PJOK di SMA Negeri di Kecamatan Kayuagung. Metodologi penelitian kuantitatif diimplementasikan dalam penelitian ini. Populasi penelitian ini terdiri dari peserta didik dan guru Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) dari masing-masing sekolah. Teknik purposive sampling digunakan dalam penelitian ini. Kriteria pemilihan mencakup instruktur PJOK yang telah berpartisipasi dalam seminar atau sesi pelatihan mengenai kurikulum kemandirian belajar di Sekolah Menengah Atas Negeri di Kecamatan Kayuagung. Sebanyak 20 sampel dikumpulkan, dengan 12 sampel dari guru dan 8 sampel dari siswa. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa implementasi Kurikulum Merdeka Belajar pada mata pelajaran PJOK di SMA Negeri se-Kecamatan Kayuagung berada pada kategori sangat memuaskan, dengan skor 100% dari sudut pandang pengajar dan siswa. Artinya, Kurikulum Merdeka Belajar telah diimplementasikan secara bertahap oleh SMA Negeri di Kecamatan Kayuagung. Selain itu, Pembelajaran Berbasis Proyek yang merupakan salah satu kegiatan pembelajaran dalam Kurikulum Merdeka Belajar juga telah diimplementasikan