cover
Contact Name
Nur Arifin
Contact Email
diskursus@uin-alauddin.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
diskursus@uin-alauddin.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. gowa,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Diskursus Islam
ISSN : 23385537     EISSN : 26227223     DOI : -
Jurnal Diskursus Islam adalah jurnal yang diterbitkan oleh Program Pascasarjana UIN Alauddin Makassar yang merefleksikan diri sebagai wadah akademik untuk publikasi artikel ilmiah. Jurnal ini menfokuskan pada kajian/studi islam dalam berbagai aspeknya yang diharapkan dapat memberi referensi bagi pembaca dalam pengembangan wawasan akademik dan keilmuan.
Arjuna Subject : -
Articles 357 Documents
Memahami Metodologi Imam Al-Naisābūrī dalam Kitab Tafsirnya Muhammad Irham; Muhammad Sadik Sabry; Mirsan Mirsan
Jurnal Diskursus Islam Vol 11 No 2 (2023): August
Publisher : Program Pascasarjana, UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jdi.v11i2.36426

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui biografi Imam al-Naisābūrī, metodologi Tafsīr al-Naisābūrī, dan kecenderungan penafsiran Imam al-Naisābūrī. Jenis penelitian ini adalah kualitatif yang bersifat deskriptif. Penelitian ini, berfungsi menelusuri, menggambarkan, dan menguraikan metodologi yang digunakan oleh al-Naisa>bu>ri> dalam kitab tafsirnya. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan multidisipliner dengan pendekatan tafsiri, filosofis, historis, dan sosiologis. Hasil dari penelitian ini adalah biografi Imam al-Naisābūrī adalah seorang ulama tafsir yang bernama lengkap Niza>m al-Di>n, al-H{asan Ibn Muh}ammad Ibn al-H{usain al-Khura>sa>ni> al-Naisa>bu>ri>, yang dikenal dengan sebutan Niza>m al- a'raj (Si Pincang Metodologi Tafsīr al-Naisābūrī terbagi dua yaitu metode tafsir dalam bentuk tafsir taḥlīlī dan pendekatannya adalah tafsir bi al-ra’y. Kecenderungan Penafsiran Imam al-Naisābūrī adalah tafsir isyārī. Penelitian ini dapat dijadikan referensi tambahan dan cara pandangan baru mengkaji metodologi tafsir
Sejarah Pakaian Adat Masyarakat Kajang Kabupaten Bulukumba (Studi Etnografi Komunikasi) Ikramullah Mahdi Ikram; Muliadi Mau; Arianto Arianto
Jurnal Diskursus Islam Vol 11 No 1 (2023): April
Publisher : Program Pascasarjana, UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jdi.v11i1.37644

Abstract

This research was conducted in Tanah Toa Village, Kajang District, Bulukumba Regency, South Sulawesi, which until now still adheres to the beliefs of its ancestors, one of which is wearing all-black clothes which are considered sacred and sacred. This research method is descriptive qualitative and uses an ethnographic communication approach. Data was collected by means of observation, interviews, literature and documentation. The purpose of this study was to describe the history and traditions of the Ammatoa Kajang ethnic community's traditional clothing, Bulukumba Regency. The results of this research on the history and traditions of the Kajang tribe's traditional clothing are a marker of the cultural identity of the Ammatoa ethnic community, which illustrates the belief that humans are born from the realm of darkness until the end of their lives they also return to the realm of darkness. Carrying out the Ammatoa ancestral tradition as the highest customary leader who also used traditional clothing in the past, reflecting adherence to customary law (Pasang) especially the principle of attallasa' kamase-mase or living modestly/simplely, representing equality for everyone before God (Turiek Akra 'na), a sense of equality and a shared destiny. Abstrak Penelitian ini dilakukan di Desa Tanah Toa Kecamatan Kajang Kabupaten Bulukumba Sulawesi Selatan yang sampai saat ini masih memegang erat keperyaan para leluhurnya, salah satunya yaitu menggunakan pakain serba hitam yang dianggap sebagai pakaian yang suci dan sakral. Metode penelitian ini deskriptif kualitatif dan menggunakan pendekatan etnografi komunikasi. Data dikumpulkan dengan cara observasi, wawancara, kepustakaan dan dokumentasi. Tujuan penelitian ini untuk mendiskripsikan sejarah dan tradisi pakaian adat komunitas etnik Ammatoa Kajang Kabupaten Bulukumba. Hasil penelitian ini pada sejarah dan tradisi pada pakaian adat suku kajang merupakan penanda identitas kultural komunitas etnik Ammatoa, yang menggambarkan kepercayaan bahwa manusia terlahir dari alam kegelapan hingga akhir hayatnya juga kembali ke alam kegelapan. Melaksanakan tradisi leluhur Ammatoa sebagai pimpinan adat tertinggi yang juga menggunakan pakaian adat di masa lalu, mencerminkan ketaatan pada hukum adat (Pasang) khususnya prinsip attallasa’ kamase-mase atau hidup bersahaja/sederhana, merepresentasikan kesamaan derajat bagi setiap orang di depan tuhan (Turiek Akra’na), rasa persamaan dan senasib sepenanggungan.
Strategi Generik Porter Berbasis Maslahah dalam Mewujudkan Kesejahteraan Usaha Rasit, Yuli Irawan; Misbahuddin, Misbahuddin; Syahruddin, Syahruddin; La Parasit, La Parasit
Jurnal Diskursus Islam Vol 11 No 2 (2023): August
Publisher : Program Pascasarjana, UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jdi.v11i2.41325

Abstract

Konsep Strategi Generik berbasis maslahah yang digunakan sebagai strategi usaha dalam bisnis sebagai salah satu strategi yang digunakan dalam meningkatkan usaha sehingga dapat mensejahterakan ekonomi masyarakat terkhusus pada para pemilik usaha yang sesuai dengan prinsip-prinsip Islam. Syariat Islam hadir mengangkat nilai-nilai Islami menjadi problem solving antara nilai egoisme dan alturisme sekaligus spiritualisme, karena syariat Islam hakikatnya adalah untuk mewujudkan kemaslahatan. Adapun tujuan penelitian yaitu: (1) Bagaimana Strategi Generik Berbasis Maslahah pada Usaha Kuliner Warunk Bakso Mas Cingkrank Makassar; (2) Bagaimana Strategi Generik Berbasis Maslahah dalam Mewujudkan Kesejahteraan Pemilik Usaha. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Warunk Bakso Mas Cingkrank menggunakan strategi diferensiasi yaitu mengutamakan kualitas produk tayib dan halal dan menerapkan kultur Islami secara keseluruhan pada aspek bisnisnya. Adapun kesejahteraan yang diperoleh oleh pemilik usaha yaitu kesejahteraan dari segi ekonomi berupa peningkatan laba, pengembangan usaha, pemenuhan kebutan; kesejahteraan social berupa terciptanya rasa aman dan tentram serta relasi bisnis yang saling menguntungkan; kesejahteraan spiritual berupa ketenangan jiwa serta memperoleh keberkahan dalam usaha. Implikasi dari temuan penelitian ini yaitu Strategi Generik Warunk Bakso Mas Cingkrank telah sesuai dengan prinsip kemaslahatan yaitu usaha yang berkultur Islami dan produk yang diproduksi secara tayib dan halal, namun akan lebih baik lagi jika terus mengoptimalkan strategi lainnya bukan hanya pada segi diferensiasi melainkan dapat mengupayakan untuk pencapaian cost leadership agar seluruh konsumen pun dapat merasakan kemaslahatan berupa harga produk yang murah.
Kecerdasan Sosial dalam Al-Qur’an (Kajian Tematik terhadap Term تعاون ) Mh. Afdal Hamid; M. Galib M; Muhsin Mahfudz
Jurnal Diskursus Islam Vol 11 No 2 (2023): August
Publisher : Program Pascasarjana, UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jdi.v11i2.41326

Abstract

Kecerdasan sosial perspektif Al-Quran bukan hanya menjelaskan tentang bagaimana kemampuan manusia berhubungan dengan manusia lainnya (Hablum minannas), tetapi lebih fundamental lagi bahwa dari berhubungan baik dengan orang lain bertujuan untuk mencari ridho Allah swt (Hablum minallah). Penulis melakukan klasifikasi ayat berdasarkan urutan urutan turunnya ayat, maka hasilnya term تعاون terkadang di maksudkan sebagai sarana untuk memelihara sifat kemanusiaan antar sesama dengan tujuan untuk mencari ridho Allah swt, Olehnya itu dengan adanya penelitian ini maka akan memberikan tambahan referensi dalam hal kajian tafsir dan psikologi, adapun metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode tematik dengan deskriptif kualitatif, melalui studi kepustakaan (library reserch), dan pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan tafsir dan psikologi, dengan demikian dan hasilnya dapat disimpulkan bahwa Kecerdasan sosial dengan tolong menolong menurut Al-Quran adalah kemampuan seseorang dalam berhubungan baik dengan orang lain dengan tujuan mencari ridho Allah, dalam berhubungan baik dengan seseorang, Al-Qur’an mengisyaratkan untuk senantiasa saling memberi, meringankan beban, bantu membantu dalam hal ini disebut dalam Al-Qur’an dengan term تعاون artinya “tolong menolong”. Wujud kecerdasan sosial tolong menolong menurut Al-Qur’an mengandung dalam dua dimensi yaitu dimensi sosial dan dimensi religious. ta’awun sangat penting dalam persoalan kehidupan manusia bahkan dalam Al-Qur’an mengancam orang-orang yang enggan untuk menolong dengan kedudukan celaka, sebagaimana dalam (QS. Al-Maun:1-7), selain itu setiap mukmin itu bersaudara karena iman, sehingga kewajiban saudara adalah tolong menolong, saling membantu, dalam interaksi sosial di masyarakat. dengan tolong menolong menumbuhkan kecerdasan sosial yang tinggi, sehingga tercipta kesatuan dan persatuan dan pada akhirnya akan berbudaya pada setiap lapisan masyarakat
Internalisasi Nilai Siri’ Na Pacce dalam Transaksi Jual Beli pada Pedagang sebagai Formulasi Nilai Tambah Syariah untuk Mewujudkan Kesejahteraan pada Pedagang di Pasar Tradisional Gowa Ristiyanti Ahmadul Marunta; M. Wahyuddin Abdullah; Amiruddin K
Jurnal Diskursus Islam Vol 11 No 2 (2023): August
Publisher : Program Pascasarjana, UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jdi.v11i2.41457

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menginternalisasikan nilai-nilai siri’ na pacce dalam transaksi jual beli yang secara sadar atau tidak sadar telah tertanam dalam aktivitas bisnis masyarakat Bugis Makassar. Oleh karena itu penelitian ini dianggap penting untuk mengembangkan konsep nilai tambah syariah dengan kearifan lokal. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif yaitu metode yang akan menghasilkan data deskriptif yang berupa kata-kata tertulis atau lisan. Dalam penelitian ini penulis menggunakan paradigma interpretif untuk mengungkap dan memaknai internalisasi nilai siri’ na pacce dalam transaksi jual beli sebagai formulasi nilai tambah syariah untuk mewujudkan kesejahteraan (studi pada pedagang di Pasar Tradisional Gowa). Temuan dalam penelitian ini adalah secara filosofis kearifan lokal Bugis Makassar tercermin dalam wujud transaksi jual beli. Adanya nilai tambah ekonomi yang memiliki formulasi nilai material dan bentuk nilai tambahnya adalah uang. Nilai tambah mental yang memiliki formulasi nilai kejujuran, nilai keridhaan (suka sama suka), nilai keadilan, nilai kepercayaan dan bentuk nilai tambahnya adalah rasa altuiristik, senang dan persaudaraan. Kemudian nilai tambah spiritual yang memiliki formulasi nilai untuk tidak mendurhakai Allah dan bentuk nilai tambahnya adalah rasa ikhlas dan rasa kehadiran Tuhan. Formulasi nilai tambah syariah ini menjadi dasar dalam perwujudan nilai falāh. Implikasi pada peneltian ini adalah adanya perwujudan kesadaran bagi para pedagang Bugis Makassar untuk selalu memelihara nilai kearifan lokal siri’ na pacce dalam menjalankan segala tindakannya sehingga dapat mencapai tujuan kesejahteraan hidup didunia maupun diakhirat (falāh).
Efektivitas Penerapan Metode Pembelajaran Al-Qur’an Terhadap Kemampuan Hafalan Santri di Pondok Pesantren Hasyim Asy’ari Bantaeng M. Galib M; Ahmad Syarif Hidayatullah Galib; Siti Yasirah Az-Zahrah
Jurnal Diskursus Islam Vol 11 No 2 (2023): August
Publisher : Program Pascasarjana, UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jdi.v11i2.41583

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Efektivitas Penerapan Metode Pembelajaran AlQur’an Terhadap Kemampuan Hafalan Santri Di Pondok Pesantren Hasyim Asy’ari Bantaeng. Jenis penelitian ini adalah penelitian ex-post facto. Lokasi penelitian yakni Pondok Pesantren Hasyim Asy’ari beralamat di desa Nipa-Nipa, kecamatan Pa’jukukang Kabupaten. Adapun pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan metodologi dan pendekatan situasional. Populasi dalam penelitian ini adalah keseluruhan dari santri di Pondok Pesantren Hasyim Asy’ari Bantaeng yang berjumlah 182, sampel yang diambil adalah 10% dari setiap kelas. Kelas yang ada sebanyak enam kelas dengan total sampel sebanyak 5 orang. Metode pengumpulan data yaitu observasi, dan tes. Instrumen yang digunakan yaitu pedoman observasi dan tes. Teknik pengolahan dan analisis data menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial. Hasil penelitian menujukkan bahwa Metode pembelajaran al-Qur’an yang terdiri atas metode tahsin bin-nadhar, tahfidz bil-ghaib, tikrarul mahfudz, istima’ul mahfudz, dan talaqqi telah diterapkan melalui pembelajaran tahfidz al-Qur’an di Pondok Pesantren Hasyim Asy’ari bantaeng dengan skor rerata sebesar 3,46 dan persentase rerata sebesar 87% yang berarti sangat sesuai dengan teori penggunaan metode menghafal al-Qur’an yang diuji dalam penelitian ini. Kemampuan santri menghafal al-Qur’an di Pondok Pesantren Hasyim Asy’ari Bantaeng, diukur melalui tes kemampuan fashahah, kelancaran, dan tajwid dengan skor rerata sebesar 86% yang berada pada kategori tinggi. Hasil pengujian N-Gain sebesar 0.970149 berada pada kategori tinggi yang berarti penerapan metode menghafal al-Qur’an melalui pembelajaran tahfidz al-Qur’an efektif terhadap kemampuan hafalan santri di Pondok Pesantren Hasyim Asy’ari Bantaeng.
Analisis Penerapan SIMPEG dalam Pengelolaan Administrasi Kepegawaian pada Lapas Perempuan Kelas III Mamuju Harmawan, Rizal; Cangara, Hafied; Arianto, Arianto
Jurnal Diskursus Islam Vol 12 No 1 (2024): April
Publisher : Program Pascasarjana, UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jdi.v12i1.29026

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan Sistem Informasi Manajemen Kepegawaian (SIMPEG) dan menganalisis usaha yang dilakukan dalam rangka mengoptimalkan penerapan sistem manajemen kepegawaian (SIMPEG) dalam pengelolaan administrasi kepegawaian pada Lembaga Pemasyarakatan Perempuan (LPP) Kelas III Mamuju. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan menggunakan purposive sampling dalam penentuan informan. Pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dokumentasi dan studi pustaka. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan model interaktif Miles dan Hubberman. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa penerapan sistem informasi manajemen kepegawaian dan usaha yang dilakukan dalam mengoptimalkan pengelolaan administrasi kepegawaian pada Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas III Mamuju belum berjalan secara maksimal. Adapun faktor-faktor penghambat penerapan dan usaha mengoptimalkan SIMPEG dalam pengelolaan administrasi kepegawaian selain SIMPEG masih dalam tahap pengembangan dan berdasarkan penerapan selama ini oleh operator kepegawaian secara langsung bahwa Sistem Informasi Manajemen Kepegawaian hanya digunakan dalam menyusun sasaran kinerja pegawai dan penilaian kinerja pegawai, kemudian masih minimnya kesadaran arti pentingnya SIMPEG sebagai pedoman dalam pengembangan karir kepegawaian, minimnya kuantitas SDM dalam pengelolaan data kepegawaian sehingga masih terdapat data PNS yang belum mutakhir; dan jaringan internet yang lemah atau terbatas pada jam-jam tertentu, baik itu karena adanya masa jeda perhitungan tunjangan kinerja pada tanggal tertentu maupun karena faktor letak geografis itu sendiri pada Kantor Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas III Mamuju.
Soul In Islamic Perspective (Surgery of Anatomy of the Soul from Various Perspectives) Amin, Rizqy Mutmainnah; Ar-Rasyid , Hamzah Harun; Haeril, Haeril
Jurnal Diskursus Islam Vol 12 No 1 (2024): April
Publisher : Program Pascasarjana, UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jdi.v12i1.34477

Abstract

The purpose of writing is to find out the soul in the Qur'an and the perspectives of Muslim philosophers about the soul . The soul is defined as something in a physical form that is materially attached to human beings, visible and not hidden, but at other times it has a meaning as something in a non- material form that flows in the human body as a substance (jauhar) , spirit substance or thinking substance. In the Koran there are two terms that are often used to capture the meaning of the soul, namely ruh (spirit) and nafs . The word nafs in its various forms of derivation is found in 63 letters or 55,26 % of the total number of letters contained in the Qur'an. The word nafs has various meanings including: First, Nafs as self or someone, Second, Nafs as the self of God, Third, Nafs as spirit. Fourth, Nafs as a soul. The philosophy of the soul put forward by Muslim philosophers is an infusion of Greek philosophy which they later developed by drawing closer to Islamic teachings. According to Muslim philosophers, the soul is a spiritual substance as a place for the body. The relationship between the unity of the soul and the body is a coincidence, in which both stand alone and have different substances, so that the destruction of the body does not bring destruction to the soul. The soul remains eternally alive and will feel torment or suffering
Management Implementation In Education Apriyani, Nur
Jurnal Diskursus Islam Vol 11 No 3 (2023): December
Publisher : Program Pascasarjana, UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jdi.v11i3.35690

Abstract

Learning is a way to improve the quality of human resources for the better. In this increase in human energy resources, learning plays a very significant role in the quality improvement process because the increase in human energy resources cannot be separated from the process of increasing the quality of learning. The principles of learning management are the main guidelines or guidelines for implementing a series of managerial activities that ensure the success or failure of learning institutions, namely schools. The four significant aspects that become the concern in implementing the principles of learning management are the objectives to be achieved, the subject (people who participate in it), the tasks carried out, and the values ​​that apply in the organization/institution. Implementation of management in the field of learning includes input , process, output and outcome. Learning input is declared qualified when it is ready to process. The learning process is quality if it is able to produce an educational atmosphere that is active, innovative, creative and fun. And the output is declared quality if the academic and non-academic learning outcomes of major students are declared quality. Abstrak Pembelajaran merupakan sesuatu metode dalam meningkatkan mutu sumber energi manusia menjadi lebih baik. Dalam peningkatan sumber energi manusia ini, pembelajaran memegang peranan yang sangat berarti dalam proses peningkatan kualitas sebab peningkatan sumber energi manusia tersebut tidak dapat dipisahkan dengan proses peningkatan kualitas pembelajaran. Prinsip-prinsip pembelajaran manajemen merupakan pedoman ataupun pegangan utama penerapan serangkaian kegiatan manajerial yang memastikan keberhasilan ataupun kegagalan lembaga pembelajaran adalah sekolah. Empat aspek berarti yang jadi perhatian dalam mengimplementasikan prinsip-prinsip manajemen pembelajaran merupakan tujuan yang hendak dicapai, subjek (orang-orang yang ikut serta di dalamnya), tugas yang diemban, serta nilai-nilai yang berlaku dalam organisasi/lembaga tersebutimplementasi manajemen di bidang pembelajaran meliputi input, proses, output dan outcome. Input pembelajaran dinyatakan bermutu bila siap berproses. Proses pembelajaran bermutu apabila mampu menghasilkan atmosfer pendidikan yang aktif, inovatif serta kreatif dan menyenangkan Serta keluaran dinyatakan bermutu bila hasil belajar akademik dan non akademik siswa besar Hasil dinyatakan bermutu apabila lulusan kilat terserap di dunia kerja serta seluruh pihak mengakui kehebatan lulusan serta merasa puas.
Pengaruh Penerapan Model Interaksi Sosial Berbasis Distance Learning terhadap Aktivitas Belajar SKI di MTs Negeri 1 Enrekang Saprin, Saprin; Syamsuddin, Syamsuddin; Thulfitrah B., Nurlathifah; Haeril, Haeril; Nur Saprin, Rafiqah
Jurnal Diskursus Islam Vol 11 No 3 (2023): December
Publisher : Program Pascasarjana, UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jdi.v11i3.36352

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh penerapan model interaksi sosial berbasis distance learning terhadap aktivitas belajar Sejarah Kebudayaan Islam di MTs Negeri 1 Enrekang. Penelitian Ex Post Facto menggunakan angket dan pedoman observasi sebagai instrumen penelitian pada populasi sebesar 554 orang peserta didik yang disampel dengan teknik proportionate stratifield random sampling sebesar 15% yang berjumlah 83 orang peserta didik untuk memperoleh data yang diolah dan dianalisis dengan teknik statistik deskriptif dan statistik inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model interaksi sosial berbasis distance learning berpengaruh positif terhadap aktivitas belajar SKI di MTs Negeri 1 Enrekang dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05, dan nilai thitung 9,937 > ttabel 1,993.