cover
Contact Name
Nur Arifin
Contact Email
diskursus@uin-alauddin.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
diskursus@uin-alauddin.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. gowa,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Diskursus Islam
ISSN : 23385537     EISSN : 26227223     DOI : -
Jurnal Diskursus Islam adalah jurnal yang diterbitkan oleh Program Pascasarjana UIN Alauddin Makassar yang merefleksikan diri sebagai wadah akademik untuk publikasi artikel ilmiah. Jurnal ini menfokuskan pada kajian/studi islam dalam berbagai aspeknya yang diharapkan dapat memberi referensi bagi pembaca dalam pengembangan wawasan akademik dan keilmuan.
Arjuna Subject : -
Articles 357 Documents
Hasil Implementasi Pembelajaran Program Tahfiz Al-Qur’an di Pondok Pesantren Tahfizhul Qur’an Al-Imam Ashim Makassar Rahman, Muh. Akbar; Abubakar, Achmad; Harun, Hamzah; Supardin, Supardin
Jurnal Diskursus Islam Vol 11 No 3 (2023): December
Publisher : Program Pascasarjana, UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jdi.v11i3.44799

Abstract

This research aims to determine the results of the implementation of the tahfiz al-Qur'an learning program at the tahfizhul Qur'an al-Imam Ashim Makassar Islamic boarding school. This type of research is classified as qualitative with the research approach used being a theological-normative and pedagogical approach. The data sources in this research are foundation administrators and teachers in the tahfiz al-Qur'an program. Furthermore, the data collection methods used are observation, interviews, documentation and reference tracking. Then, data processing and analysis techniques are carried out through three stages, namely data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results of this research show that the implementation of the Al-Qur'an learning program is said to be good based on the various achievements and graduation activities that have been achieved and participated in by the students of the Al-Qur'an Tahfiz program. To the leadership and supervisors of the Tahfizhul Qur'an Al-Imam Ashim Makassar Islamic Boarding School to continuously encourage and contribute to developing the learning system in terms of concepts and providing intensive supervision. To teachers and teachers of the Koran to continue to innovate and develop various models and learning strategies in teaching the Koran, so that students can adapt models that suit their talents and abilities. Students should always maintain istiqamah in good behavior, especially regarding ethics and manners regarding learning the Koran. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk hasil implementasi pembelajaran program tahfiz al-Qur’an di pondok pesantren tahfizhul Qur’an al-Imam Ashim Makassar. Jenis penelitian ini tergolong kualitatif dengan pendekatan penelitian yang digunakan adalah teologi-normatif dan pendekatan paedagogik. Adapun sumber data dalam penelitian ini adalah pengurus yayasan dan juga guru-guru pada program tahfiz al-Qur’an. Selanjutnya metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dokumentasi, dan penelusuran referensi. Lalu, teknik pengolahan dan analisis data dilakukan melalui tiga tahapan, yakni reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa implementasi pembelajaran program al-Qur’an dapat dikatakan baik berdasarkan berbagai prestasi dan kegiatan wisuda yang diraih dan diikuti oleh para santri program tahfiz al-Qur’an. Kepada pimpinan dan para pengawas Pondok Pesantrean Tahfizhul Qur’an Al-Imam Ashim Makassar untuk terus-menerus mendorong dan memberikan kontribusi dalam mengembangkan sistem pembelajaran dari segi konsep dan memberikan pengawasan yang intensif. Kepada guru dan pengajar al-Qur’an untuk terus berinovasi dan mengembangkan berbagai macam model dan strategi pembelajaran dalam mengajarkan al-Qur’an, sehingga para santri dapat menyesuaikan model yang sesuai dengan bakat dan kemampuan mereka. Bagi santri hendaknya selalu menjaga keistiqamahan dalam berperilaku baik khususnya kepada etika dan adab terhadap pembelajaran al-Qur’an.
Upaya Guru dalam Pelaksanaan Pembelajaran Berbasis Daring dalam Peningkatan Prestasi Belajar Mata Pelajaran Pendidikan Islam pada MTs Negeri Manokwari Hamzah, Mabrur; Marjuni, Marjuni; Hafid, Erwin
Jurnal Diskursus Islam Vol 11 No 3 (2023): December
Publisher : Program Pascasarjana, UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jdi.v11i3.44816

Abstract

This research aims to find out how teachers make efforts to implement online-based learning in Islamic education lessons at MTs Negeri Manokwari. This research is qualitative research using a pedagogical approach. The data sources for this research are the Head of the Madrasah, Deputy Head of the Madrasah for Curriculum, Islamic education teachers and the students themselves. Furthermore, the data collection methods used were observation, interviews and documentation. Then, data processing and analysis techniques are carried out through three stages, namely: data reduction, data presentation, and drawing conclusions or data verification. The results of this research show that the efforts of Islamic education teachers in implementing online learning at MTs Negeri Manokwari are by using several educational support platforms, such as the Zoom and Whatsapp Messenger applications which are combined online and offline while adhering to discipline in learning. Madrasahs have prepared the availability of facilities and infrastructure to support online learning. The implementation of online-based learning at MTs Negeri Manokwari has found a new, more efficient way of learning and students have experienced increased learning achievement. The implication of this research is that the implementation of Islamic education learning at MTs Negeri Manokwari has been running as it should with a learning schedule that has been neatly arranged, coupled with very adequate facilities from the madrasah so as to provide a new vehicle for implementing learning in MTs Negeri Manokwari itself without reducing the quality of implementation and learning objectives themselves. Online-based Islamic education learning at MTs Negeri Manokwari has become a discovery in implementing innovative learning methods so that it can improve learning achievement for students, of course with the involvement of all parties. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana upaya guru dalam pelaksanaan pembelajaran berbasis daring pada pelajaran pendidikan Islam MTs Negeri Manokwari. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan pedagogis. Adapun sumber data penelitian ini adalah Kepala Madrasah, Wakil Kepala Madrasah Bagian Kurikulum, guru-guru pendidikan Islam dan peserta didik itu sendiri. Selanjutnya, metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Kemudian, teknik pengolahan dan analisis data yang dilakukan melalui tiga tahapan, yaitu: reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan atau verifikasi data. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa upaya guru-guru pendidikan Islam dalam pelaksanaan pembelajaran daring di MTs Negeri Manokwari dengan menggunakan beberapa platform penunjang pendidikan, seperti aplikasi Zoom dan Whatsapp Messenger yang dipadukan antara daring dan luring dengan berpegang teguh kepada kedisiplinan dalam pembelajaran. Ketersediaan sarana dan prasarana penunjang pembelajaran daring telah disiapkan oleh madrasah. Pelaksanaan pembelajaran berbasis daring di MTs Negeri Manokwari telah menemukan cara belajar yang baru, yang lebih efisien dan peserta didik pun mengalami peningkatan prestasi belajar. Implikasi dari penelitian ini adalah Pelaksanaan pembelajaran pendidikan Islam di MTs Negeri Manokwari telah berjalan sebagaimana mestinya dengan jadwal pembelajaran yang telah tersusun rapi, ditambah dengan fasilitas dari madrasah yang sangat memadai sehingga memberikan wahana baru dalam pelaksanaan pembelajaran di lingkungan MTs Negeri Manokwari sendiri tanpa mengurangi kualitas dari pelaksanaan dan tujuan pembelajaran itu sendiri. Pembelajaran pendidikan Islam berbasis daring di MTs Negeri Manokwari telah menjadi satu temuan dalam pelaksanaan metode pembelajaran yang inovatif sehingga dapat meningkatkan prestasi belajar bagi peserta didik, tentunya dengan keterlibatan semua pihak.
Konsep Efikasi Diri dalam Perspektif Hadis Minarni, Minarni; Ahmad, La Ode Ismail; Ali, Muhammad
Jurnal Diskursus Islam Vol 11 No 3 (2023): December
Publisher : Program Pascasarjana, UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jdi.v11i3.44817

Abstract

Self-efficacy is a belief in which a person understands his or her abilities in solving certain problems or activities. Self-efficacy is belief in ability or competence for a given task. A person has confidence that they can achieve a goal, or overcome an obstacle. This belief in ability is influenced by dimensions and factors that influence a person's inner self-efficacy. Self-efficacy in the hadith perspective will give you the ability to become a strong person, to be an intelligent person, not to be a weak person, to be able to control your thoughts, to control yourself to take advantage of every opportunity, to control yourself to avoid bad thoughts, to avoid hasty attitudes, the ability to determining attitudes, the ability to restrain oneself (patience), the ability to behave in a way that makes things easier and builds an attitude of optimism. Abstrak Efikasi diri adalah keyakinan dimana seseorang memahami kemampuan yang dimilikinya dalam menyelesaikan masalah atau aktifitas tertentu. Efikasi diri adalah keyakinan akan kemampuan atau kompetensi atas tugas yang diberikan. Seseorang memiliki keyakinan dapat mencapai tujuan, atau mengatasi sebuah hambatan. Keyakinan akan kemampuan ini dipengaruhi oleh dimensi dan faktor yang mempengaruhi Efikasi diri dari dalam diri seseorang. Efikasi diri dalam persepektif hadis akan memberikan kemampuan menjadi pribadi yang tangguh, menjadi pribadi yang cerdas, tidak menjadi pribadi yang lemah, mampu dalam pengendalian amar, mengontrol diri untuk memanfaatkan setiap kesempatan, mengontrol diri untuk menghindari buruk sangka, menjauhi sikap tergesa-gesa, kemampuan menentukan sikap, kemampuan menahan diri (sabar), kemampuan untuk bersikap memberi kemudahan dan membangun sikap optimisme.
Konsep Spiritual Teaching dalam Perspektif Hadis Purwasetiawatik, Titin Florentina; Ahmad, La Ode Ismail; Amri, Muhammad
Jurnal Diskursus Islam Vol 11 No 3 (2023): December
Publisher : Program Pascasarjana, UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jdi.v11i3.44819

Abstract

Spiritual education in the context of Islamic education is an effort to mature the souls of students on the journey towards closeness to Allah SWT. In various scientific references, spiritual teaching is changing students from a dirty soul to a clean soul, from reasoning that has not submitted to Allah to reasoning that obeys the Shari'ah, from a hard and rusty heart to a soft and clear heart. Change from spirituality that is far from awareness of Allah SWT, negligent in worshiping and lacking sincerity in doing it towards spirituality that is ma'rifat towards Allah SWT. and always serve Him sincerely, from a body that does not obey the rules of the Shari'a to becoming a body that always adheres to the rules of the Shari'a of Allah SWT. Abstrak Pendidikan spiritual dalam konteks Pendidikan Islam adalah upaya pendewasaan jiwa peserta didik dalam perjalanan menuju kedekatan dengan Allah swt. Dalam berbagai referensi ilmiah, spiritual teaching adalah merubah peserta didik dari jiwa yang kotor menuju jiwa yang bersih, dari nalar yang belum tunduk kepada Allah menuju nalar yang patuh kepada syari’at, dari hati keras dan berkarat menuju hati yang lembut dan jernih. Merubah dari Rohani yang jauh dari kesadaran Allah swt., lalai dalam beribadah dan kurang ikhlas melakukannya menuju Rohani yang ma’rifat kepada Allah swt. dan senantiasa berbakti kepada-Nya dengan tulus, dari tubuh yang kurang mentaati aturan syari’at menuju menjadi tubuh yang senantiasa memegang aturan-aturan syari’at Allah swt.
Implementasi Manajemen Personalia di Madrasah Ibtidaiah Tahfidzul Qur’an Azhar Center Makassar Sari, Reski Indah; Damopolii, Muljono; Syamsudduha, St.
Jurnal Diskursus Islam Vol 11 No 3 (2023): December
Publisher : Program Pascasarjana, UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jdi.v11i3.44828

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk mengungkapkan bentuk implementasi manajemen personalia dan menemukan faktor pendukung serta faktor penghambat pelaksanaan manajemen personalia. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan mengambil lokasi penelitian di Madrasah Ibtidaiah Tahfidzul Qur’an Azhar Center Makassar. Metode pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses implementasi manajemen personalia yang meliputi pengadaan, pengembangan, dan penilaian kinerja personalia dalam pelaksanaannya dapat dikatakan cukup baik namun belum maksimal; faktor pendukung pelaksanaan manajemen personalia di MI Tahfidzul Qur’an Azhar Center Makassar, yaitu adanya lingkungan kerja yang kondusif, sarana dan prasarana yang memadai, dan kepemimpinan kepala madrasah; adapun faktor penghambat pelaksanaan manajemen personalia adalah ketertutupan pemberian informasi, kualifikasi pendidik dan tenaga kependidikan, dan perencanaan personalia yang kurang maksimal. Implikasi dari penelitian ini adalah menjadi referensi untuk pimpinan MI Tahfidzul Qur’an Azhar Center Makassar dalam melaksanakan manajemen personalia agar memperhatikan latar belakang pendidikan setiap personalia madrasah dengan mengacu pada asas the right man on the right place; dan dapat digunakan pihak Yayasan Al-Azhar sebagai bahan evaluasi dan masukan bagi personalia MI Tahfidzul Qur’an Azhar Center Makassar dengan membenahi hal-hal yang terkait dengan pengembangan menajemen personalia.
Konsep Al-Mass dalam Al-Qur'an (Suatu Kajian Tafsir Maudu’i) Asirah, Siti; Abubakar, Achmad; Hidayatulah Galib, Ahmad Syarif
Jurnal Diskursus Islam Vol 12 No 2 (2024): August
Publisher : Program Pascasarjana, UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jdi.v12i2.45334

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian terhadap konsep al-mass dalam Al-Qur’an, untuk menyelami ayat-ayat Al-Qur’an yang berkaitan dengan makna al-Mass­ sebagai landasan dalam memahami Al-Qur’an, sekaligus mengimplementasikan petunjuknya dalam memandu manusia kepada jalan yang diridhai Allah swt. Penelitian ini bertujuan untuk memahami hakikat, wujud serta urgensi al-mass dalam Al-Qur'an. Penelitian yang dilakukan merupakan penelitian pustaka dengan pendekatan deskriptif. Pendekatan yang diterapkan adalah ilmu tafsir dan teologis. Penelitian ini juga mengadopsi pola tafsir Mauḍū’i dalam mengolah data yang terkumpul. Hasil dari penelitian ini adalah pertama, hakekat al-mass dalam Al-Qur’an digunakan untuk menunjuk adanya hubungan dengan sesuatu, baik terkait fisik maupun non fisik, baik yang menyenangkan maupun yang menyulitkan. Meskipun pada umumnya digunakan untuk menunjuk kepada hal-hal yang menyulitkan, baik jasmani maupun rohani. Kedua, wujud al-mass dalam Al-Qur’an yaitu penimpaan dalam bentuk al-ba’sā’ dan al-darrā’. menggambarkan respon manusia terhadap penderitaan. Ketika terbebas, manusia cenderung lupa dan menyatakan kebebasannya sebagai hasil kepintarannya. Sebaliknya, saat ditimpa penderitaan, manusia berdoa dan berserah sepenuhnya kepada Allah. Ketiga, urgensi al-mass sebagai pengajaran bagi umat manusia agar terhindar dari kesulitan, penderitaan dan siksaan baik dari segi duniawi maupun ukhrawi. Implikasi dari penelitian ini dapat menjadi renungan bersama terkait gambaran perilaku manusia saat menghadapi penderitaan, dengan harapan menghindari siksaan sebagaimana diceritakan dalam Al-Qur'an pada masa lalu. Kemudian penelitian ini penulis juga berharap dapat menambah wawasan pembaca terkait objek kajian yang terkandung dalam al-Qur’an.
Pengaruh Kompetensi Literasi Media Digital terhadap Penegakan Nilai Multikultural Generasi Milenial di Kabupaten Bulukumba Muhammad Syahdarul Awal; Mau, Muliadi; Arianto, Arianto
Jurnal Diskursus Islam Vol 12 No 1 (2024): April
Publisher : Program Pascasarjana, UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jdi.v12i1.45500

Abstract

Research is to determine the influence of Digital Media Literacy Competencies on the Enforcement of Multicultural Values of the Millennial Generation in Bulukumba Regency. The research was conducted using quantitative research. The population of this study is the millennial generation in Bulukumba Regency. Sample determination was carried out using a purportive cluster random sampling technique. The sample size was determined using the Slovin technique at an error rate of 1 percent. The results of the research reveal that the influence of media literacy skills on upholding the multicultural values of the millennial generation in Bulukumpa District, Bulukumba Regency is in the low category. From the results of the regression equation Y= 0.471 + 0.173X 1 + 0.233X 2 + 0.186X 3, the magnitude of the effect is 65.5%. This influence is categorized as low and is 34.5% influenced by other factors. Therefore, activities to increase the digital media literacy skills of the millennial generation must be carried out continuously. Abstrak Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh Kompetensi Literasi Media Digital Terhadap Penegakan Nilai Multikultural Generasi Milenial di Kabupaten Bulukumba. Penelitian dilakukan dengan menggunakan jenis penelitian kuantitatif. Populasi penelitian ini adalah generasi milenial di Kabupaten Bulukumba penetapan sampel dilakukan dengan dengan Teknik purporsif cluster random sampel. Besarnya sampel ditetapkn dengan Teknik slovin pada tingkat kesalahan 1 persen. Hasil penelian mengungkapan adanya pengaruh kemampuan literasi media terhadap penegakan nilai multikultural generasi milineal di Kecamatan Bulukumpa Kabupaten Bulukumba terkategori rendah. Dari hasil persamaan regresi Y= 0,471 + 0,173X1 + 0,233X2 + 0,186X3, besarnya pengaruhnya sebesar 65,5 %. Pengaruh tersebut dikategorikan rendah dan sebesar 34,5% dipengaruhi oleh faktor-faktor lain. Oleh karena itu kegiatan peningkatan kemampua literasi media digital kepada generasi milineal harus dilakukan secara berkesinambungan.
Komunikasi Elit Politik Partai Nasdem dalam Membangun Citra Partai di Kota Makassar Kamaluddin, Kamaluddin; Tike, Arifuddin; Pahlevi, Akhmad Fathur
Jurnal Diskursus Islam Vol 12 No 1 (2024): April
Publisher : Program Pascasarjana, UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jdi.v12i1.45685

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis komunikasi elit politik partai nasdem dalam membangun citra partai di Kota Makassar. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pisau analisis naratif untuk menganalisis tayangan talkshow dari elit politik Partai Nasdem Rudainto Lallo. Peneliti menemukan bahwa aktor elit politik partai Nasdem Rudianto Lallo membangun citra partai dalam impression managemen di panggung politik menampilkan kisah-kisah yang dianggap paling dramatis dalam kehidupannya. Karakter Rudianto Lallo sebagai elit politik partai Nasdem dalam narasi mendudukkan dirinya sebagai pahlawan dari kisah-kisah perjuangannya. Kedudukannya Rudianto Lallo sebagai pahlawan ditampilkan sebagai sosok yang berasal dari golongan ekonomi lemah yang memperoleh kekuatan dari Tuhan untuk menolong warga Lakkang yang mengalami kesulitan. Posisi Rudianto Lallo dalam mengisahkan kisahnya digolongkan sebagai Dramatized Narrator yaitu narator yang dramatis dan bersifat subjektif karena Narator merupakan karakter dalam kisah, sehingga audiens hanya menerima kesimpulan dari narator. Rudianto Lallo juga memunculkan oposisi biner dalam narasinya sebagai berikut; laki-laki digambarkan sebagai sosok yang dengannya kehidupan ekonomi dapat berjalan, sedangkan perempuan digambarkan dalam narasi sebagai sosok yang mengalami kesulitan dalam memikul beban keluarga, kontras antara warga miskin dan kaya juga ditampilkan dalam narasi, miskin sosok pekerja keras, dan orang kaya ditampilkan sebagai sosok yang bermalas-malasan, orang yang berasal dari keluarga miskin juga ditampilkan sebagai sosok yang berjuang untuk orang lemah dan orang kaya justru sebaliknya, warga miskin ditunjukkan sebagai orang yang membutuhkan pemerintah sedangkan orang kaya digambarkan sebagai sosok yang tidak terlalu membutuhkan pemerintah. dari beberapa kisah Rudianto Lallo juga secara implisit mendudukkan pemerintah sebagai penjahat dalam narasinya. Sisi religius aktor politik elit Nasdem (Rudianto Lallo) juga ditampilkan dengan mendudukkan Tuhan penolong Rudianto Lallo, hal ini seolah-olah memberikan legitimasi terhadap Rudianto sebagai sosok yang diutus Tuhan untuk membantu Lakkang. Rudianto Lallo juga memunculkan narasi identitas dalam mencitrakan dirinya, lewat sebuah nama dan narasi konservatif juga digunakan Rudianto Lallo untuk menarik konstituen dari kalangan orang-orang tua. Penelitian ini berimplikasi pada aktor politik, baik yang baru maupun yang telah lama terjun didunia politik. Informasi mengenai bagaimana aktor politik Nasdem dan partai Nasdem mencitrakan dirinya di ruang publik dianggap sangat berguna bagi partai-partai yang sulit untuk memenangkan pemilihan umum. Peneliti menyadari bahwa penggunaan oposisi biner dari Claude Levi Strauss terlebih menyederhanakan realitas pada dua hal. kalau bukan baik pasti buruk, hitam dan putih, sedangkan dalam realitas sosial yang kita tinggali, terkadang ada hal yang tidak juga baik dan tidak juga buruk sehingga hal ini yang menjadi saran bagi penelitian selanjutnya dalam melihat hubungan paradigmatik dalam suatu narasi.
Pengaturan Hukum Ombudsman Kota Makassar Pasca Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 62/PUU-VIII/2010 Jaya, Muchtar; Irwansyah, Irwansyah; Aspan, Zulkifli
Jurnal Diskursus Islam Vol 12 No 2 (2024): August
Publisher : Program Pascasarjana, UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jdi.v12i2.47577

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaturan hukum Ombudsman Kota Makassar pasca Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 62/PUU-VIII/2010. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian hukum normatif yaitu penelitian yang mengutamakan bahan hukum berupa peraturan perundang-undangan sebagai bahan acuan dasar. Selain itu, pengumpulan data dan informasi juga dilakukan di Kantor Ombudsman Kota Makassar dan Ombudsman RI Perwakilan Sulawesi Selatan. Penulis menggunakan sumber data melalui studi pustaka dan wawancara secara langsung disusun secara sistematis dan analisis dengan pendekatan Perundang-undangan (statute approach) dan pendekatan Konseptual (conceptual approach). Hasil analisis dari penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) Ombudsman Kota Makassar merupakan lembaga independen Pemerintah Daerah, dikarenakan legitimasi Lembaga tersebut bersumber dari keputusan Walikota, yakni Peraturan Walikota No. 2 Tahun 2019 dan menggunakan sumber keungan daerah, sehingga harus bertanggungjawab kepada Walikota. Keberadaan Ombudsman Kota Makassar tetap penting, karena kelemahan utama UU No. 37 Tahun 2008 adalah menyentralisasi kewenangan pengawasan pelayanan publik di daerah kepada Komisi Ombudsman Republik Indonesia (ORI). ORI Perwakilan Sul-Sel bukan terdiri dari Komisioner, tetapi hanya Kepala kantor yang kewenangannya terbatas. Dengan demikian, perwakilan tidak bisa menyelesaiakan laporan masyarakat. Hal ini dapat dikatakan menghilangkan kemudahan akses bagi masyarakat untuk melaporkan masalah pelayanan publik di daerah.
Analisis Qs. Az-Zariyat Ayat 19 dalam Pengimplementasian Hak dan Kewajiban Warga Negara Chotimah, Chusnul; Samsudin, Arif; Dianur, Khilwa Addina; Anbiya, Bakti Fatwa
Jurnal Diskursus Islam Vol 12 No 2 (2024): August
Publisher : Program Pascasarjana, UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jdi.v12i2.47699

Abstract

Al-Qur’an menjadi sumber pedoman hidup bagi umat muslim yang mengimani Allah Swt. Penelitian ini menggali makna ayat 19 Surat Az-Zariyat dalam pembangunan sosial, politik, dan ekonomi kontemporer melalui kacamata ajaran Al-Qur’an. Dengan menggunakan analisis tekstual, tinjauan literatur, konsultasi dengan ulama Islam, dan studi kasus, penelitian ini mengeksplorasi implikasi praktis prinsip-prinsip Al-Qur’an terhadap upaya pembangunan modern. Tema-tema utama seperti keadilan, tanggung jawab sosial, dan solidaritas komunal dikaji, menyoroti relevansinya dengan pembangunan berkelanjutan. Dengan menjelaskan contoh-contoh konkrit, penelitian ini menunjukkan bagaimana prinsip-prinsip Al-Qur’an dapat memandu kebijakan dan praktik yang mendorong keadilan sosial, keadilan politik, dan kemakmuran ekonomi. Temuan ini menggaris bawahi pentingnya ajaran Al-Qur’an dalam mengatasi tantangan pembangunan saat ini dan menekankan perlunya mengintegrasikan nilai-nilai Islam ke dalam strategi pembangunan. Tujuan dibuatnya artikel ini adalah sebagai bentuk penelitian dalam meneliti hubungan surat Az-Zariyat ayat 19 yang ada di Al-Qur’an dengan hak dan kewajiban bernegara. Karena hal-hal yang bersumber dari Al-Qur’an dapat menjadi sebuah acuan untuk membatasi dan menjadi petunjuk dalam permasalahan sosial serta perkembangan sosial. Metode dalam penelitian ini akan menggunakan metode kualitatif yang dapat menghasilkan suatu kajian mendalam dengan cara meneliti lebih dalam sumber-sumber yang berkaitan dengan tema penelitian ini. Oleh karena itu, tema penelitian ini diangkat dalam sebuah artikel untuk mengulas hak-hak dan kewajiban bernegara dalam perspektif Islam yakni yang ada pada surat Az-Zariyat ayat 19 tersebut.