cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Mahasiswa TEUB
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 2,116 Documents
Optimasi Penempatan dan Kapasitas Multi FACTS Devices pada Sistem Tenaga Listrik Menggunakan Metode Particle Swarm Optimization (PSO) Putri P., Paramita Dwi; Suyono, Hadi; Hasanah, Rini Nur
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 2, No 3 (2014)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Seiring dengan bertambahnya beban yangharus ditanggung oleh sistem tenaga listrik, bertambahpula jumlah pembangkitan dan saluran transmisi yangdibutuhkan. Hal ini menyebabkan sistem menjadi lebihkompleks, rentan terhadap gangguan, dan bervariasinyalevel tegangan. Pada penelitian ini dikaji koordinasi duabuah peralatan FACTS, yaitu Thyristor Controlled SeriesCapacitor (TCSC) dan Thyristor Controlled Phase ShiftingTransformer (TCPST) untuk mengatasi masalahpenurunan level tegangan dan rugi-rugi daya transmisi.Analisis dilakukan dengan menggunakan metode ParticleSwarm Optimization (PSO). Metode ini diterapkan padasistem tenaga listrik 500kV Jawa-Madura-Bali, denganmengasumsikan dua macam kondisi pembebanan, yaitu75% dan 100%. Keefektifan penempatan TCSC-TCPSTjuga dibandingkan dengan optimasi penempatankapasitor bank. Hasil penelitian menunjukkan padapembebanan 100% penempatan optimal TCSC-TCPSTlebih efektif daripada penempatan kapasitor bank dalammengurangi rugi daya sistem, yaitu diperolehpengurangan sebesar 10,28% dengan menggunakanTCSC-TCPST serta 5,727% dengan menggunakankapasitor bank. Dibuktikan juga bahwa level tegangandapat diperbaiki hingga berada pada batas tegangan yangdiijinkan. Penurunan rugi daya dan perbaikan leveltegangan juga diperoleh pada kondisi pembebanan 75%Kata kunci— kapasitor bank, PSO, TCPST, TCSC
Implementasi Sensor Accelerometer MMA7361 sebagai Pengaman Sepeda Motor Matic untuk Meminimalisir Dampak Kecelakaan As’ad Shidqy Aziz; n/a Nurussa'adah; Akhmad Zainuri
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 2, No 3 (2014)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (310.089 KB)

Abstract

Dalam sebuah kecelakaan sepeda motor,sepeda motor terjatuh disebabkan oleh berbagai macamfaktor seperti cuaca, kondisi jalan yang licin, dankelalaian pengendara itu sendiri. Kondisi yang fatal akanterjadi ketika motor terjatuh dan tuas gas terpelintir danmesin motor masih tetap menyala akan menyebabkanpiston bekerja semakin cepat dan dapat mengakibatkandampak yang lebih parah terhadap pengemudi dan kepengendara sepeda motor lainnya. Motor masih menyalaketika terjatuh karena koil masih mensuplai listrikmenuju mesin sepeda motor. Oleh karena itu diperlukansebuah pengaman yang bisa mematikan aliran listrik yangmasuk ke koil sepeda motor sehingga apabila motorterjatuh pada kemiringan 600 atau 300 dari tanah makasepeda motor akan mati secara otomatis yang dapatmeminimalisir dampak dari kecelakaan sepeda motorkhususnya motor matic.Pada implementasi sensor accelerometerMMA7361 ini menggunakan modul Accelerometer MMA7361 yang berfungsi membaca kemiringan, ATMega 16untuk mengolah masukan dari modul Modul MMA 7361,LCD untuk menampilkan sudut yang dihasilkan modulaccelerometer, driver sebagai pemutus aliran listrik yangmasuk ke koil sepeda motor dan buzzer akan menyalaketika motor berada pada kemiringan yang telahditentukan yaitu >=600Kata Kunci— MMA7361, ATMega 16, LCD, driver.
Pengaturan dan Pengolahan Data pada Plan live cell chamber Nur Awalludin Zuhri; Mochammad Rif'an; Ponco Siwindarto
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 2, No 3 (2014)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (577.002 KB)

Abstract

Sel merupakan kumpulan materi palingsederhana dan unit penyusun semua makhluk hidup.Penelitian sel sekarang masih menggunakan metode ujitabung. Metode ini mempunyai kelemahan yaitupenggantian cairan pada cawan petri seringkaliterkontaminasi fungi dan cuci ulang ulang inkubatormeninggalkan formaldehid yang sulit dihilangkan.Sehingga perlu dirancang sebuah media dimana sel bisatumbuh dengan parameter-parameter suhu, pH,kelembaban, CO2 yang dapat terdeteksi langsung dandikontrol tanpa harus mengganti cairan cawan petrisecara manual.Tujuan penelitian ini adalah merancang dan membuatmodul mikrokontoler yang bisa mengolah data hasilsensor CO2, suhu, kelembaban, pH serta keypad denganmenggunakan program yang mampu mengakses damengontrol data sensor CO2, suhu, kelembaban, dan pHpada Plan live cell chamber. Hasil pengujian menunjukanbahwa data yang dikirim oleh kontroler dapat diterimadengan baik oleh aktuator. Data yang dikirim padamikrokontroler aktuator suhu, CO2, dan kelembabanberupa karakter yang diikuti tanda plus(+) atau minus(-)untuk menentukan aktuator on atau off. Sedangkan padaaktuator pH, data dikirim dalam bentuk selisih setpointdengan data terbaca untuk menentukan besarnya PWMyang dibutuhkan.Kata Kunci— Data yang dikirim, Keypad, Sel,Setpoint.
Komparasi Sistem Komunikasi Serial Multipoint pada Robot Management Sampah menggunakan I2C dan SPI Taufiq Yudi Sulistiyono; n/a Nurussa'adah; Eka Maulana
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 2, No 3 (2014)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (703.892 KB)

Abstract

Sampah merupakan masalah yang sering kita jumpai dalam kehidupan sehari-hari. Hal ini perlu diatasi karena setiap manusia pasti memproduksi sampah, disisi lain masyarakat tidak ingin berdekatan dengan sampah. Oleh karena itu dalam makalah ini penulis akan membahas bagian dari robot management sampah.Pada robot ini menggunakan 4 buah mikrokontroler sehingga diperlukan protokol komunikasi serial multipoint. Komunikasi ini harus dirancang dengan baik agar tidak terjadi kesalahan dalam pengiriman maupun penerimaan data serta kecepatan transfer data dapat maksimal sehingga informasi dari sensor selalu terbaca oleh robot.Empat buah mikrokontroler tersebut terdiri dari 1 Master dan 3 Slave. Fungsi masing-masing dari 3 mikrokontroler slave tersebut adalah untuk membaca sensor, mengendalikan motor kiri, dan mengendalikan motor kanan. Sedangkan fungsi dari mikrokontroler master adalah sebagai pemroses data dari slave pembaca sensor dan hasilnya di kirim ke slave pengendali motor kanan dan slave pengendali motor kiri. Dengan sistem seperti ini diharapkan waktu pemrosesan lebih cepat dibandingkan hanya menggunakan 1 mikrokontroler.Kata Kunci— Robot, Mikrokontroler, Serial, Multipoint
KARAKTERISTIK TCR DAN VCR RESISTOR PASTA RESISTOR PADA SUBSTRAT ALUMINA DENGAN TEKNOLOGI FILM TEBAL Rhezananta Arya H.; Muhammad Julius St.; Raden Arief Setyawan
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 2, No 3 (2014)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1238.46 KB)

Abstract

Resistor merupakan komponen yang sangat berperan dalam rangkaian film tebal. Resistor berteknologi film tebal mempunyai karakteristik yang terdiri dari TCR (Temperature Coefficient of Resistance) dan VCR (Voltage Coefficient of Resistance). Dari alasan di atas maka perlu untuk mengetahui bagaimana pembuatan resistor film tebal dan mengetahui karakteristiknya.Penelitian ini menggunakan proses screen printing dalam pembuatan resistor yang kemudian melalui proses pengendapan (15 menit), drying (15 menit), firing (7 menit) dan kemudian didiamkan pada suhu ruangan(5 menit) dan dilaksanakan di Laboratorium Teknik Elektro Universitas Brawijaya Malang.Rata–rata nilai VCR terbesar dihasilkan oleh resistor(Rs = 10,37 Ω/□) dengan screen T150 pada aspek rasio 5/1 sebesar -18,87%/V. Rata–rata nilai VCR terkecil dihasilkan oleh resistor(Rs = 1,023KΩ/□) dengan screen T200 pada aspek rasio 1/1 sebesar 10417%/V. Rata–rata nilai TCR terbesar resistor dihasilkan oleh resistor(Rs = 10,37 Ω/□) dengan screen T180 pada aspek rasio 1/1 sebesar831,58ppm/˚C. Rata–rata nilai TCR terkecil dihasilkan oleh resistor(Rs = 1,023KΩ/□) dengan screen T150 pada aspek rasio 5/1 sebesar 212,70ppm/˚C .VCR yang didapatkan rata – rata bernilai negatif (-) sehingga setiap kenaikan tegangan menyebabkan penurunan nilai resistansi pada resistor film tebal berbahan palladium. TCR yang didapatkan rata – rata hasil yang bernilai positif (+) sehingga setiap kenaikan suhu menyebabkan penaikan nilai resistansi pada resistor atau disebut sebagai koefisien suhu positif .Kata kunci : aspect ratio, resistivitas lembaran (Rs), koefisien tegangan resistansi (VCR), koefisien suhu resistansi (TCR
STUDI PERKIRAAN BEBAN PADA GARDU INDUK MANISREJO TAHUN 2014-2025 Wisnu Adi Suryo; Hadi Suyono; Teguh Utomo
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 2, No 3 (2014)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (554.188 KB)

Abstract

Dalam beberapa tahun terakhir telah terjadi perkembangan yang cukup pesat dalam hal pertumbuhan ekonomi di Kota Madiun yang mengakibatkan permintaan terhadap energi listrik mengalami peningkatan. Energi listrik di Kota Madiun sendiri disuplai oleh Gardu Induk (GI) Manisrejo. Dengan semakin bertambahnya permintaan konsumen listrik Kota Madiun maka semakin besar pula beban listrik yang ditanggung oleh GI Manisrejo. Untuk mencegah terjadinya overload pada GI Manisrejo, maka diperlukan suatu perkiraan beban listrik jangka panjang.Pada penelitian ini, metode yang digunakan untuk perkiraan beban GI adalah metode regresi linier berganda, dimana diperoleh perkiraan beban GI Manisrejo untuk tahun 2025 sebesar 60,35 MVA. Sedangkan perkiraan beban untuk trafo V dan VI GI Manisrejo masing-masing sebesar 37,42 MVA dan 22,93 MVA. Dari hasil penghitungan diperoleh bahwa trafo VI perlu dinaikkan kapasitasnya menjadi 30 MVA, yaitu pada tahun 2017 dimana peningkatan beban trafo VI diperkirakan 15,11 MVAKata kunci: beban GI, perkiraan, regresi linier berganda
MINIATUR PENGENDALI TEKANAN LIQUID MENGGUNAKAN KONTROLER PID BERBASIS PLC DENGAN PNEUMATIK Wiyogo Darmawan; n/a Purwanto; Bambang Siswojo
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 2, No 3 (2014)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (648.328 KB)

Abstract

Pengendali tekanan dalam sistem pengemasan cat menggunakan pneumatik memiliki respon yang efisien dan stabil. Besarnya tekanan udara yang diukur dengan menggunakan sensor tekanan Nagano SML 10.0 dijadikan masukan ke PLC, sehingga sistem bekerja secara otomatis. Di dalam PLC terdapat program kontroler PID yang menggunakan metode osilasi zeigler-nichols II. Metode ini dipilih karena dapat mempersingkat waktu pencarian parameter PID karena menggunakan rumus-rumus sederhana. Hasil parameter kontroler PID diperoleh nilai Kp= 10, Ki= 5, Kd= 3. dengan nilai Kp,Ki, dan Kd tersebut sistem dapat berjalan dengan baik dengan mempertahankan tekanan udara mendekati setpoint.Kata kunci - Pengemasan Cat, PLC, kontrol PID.
PENGARUH MULTIPATH FADING TERHADAP PERFORMANSI PADA DOWNLINK JARINGAN CDMA2000 1X EV-DO REVISION A Wisnu Eko Prabowo; Wahyu Adi Priyono; Dwi Fadila Kurniawan
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 2, No 3 (2014)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (384.557 KB)

Abstract

Permintaan layanan data dengan kecepatan tinggi sangat banyak dibutuhkan saat ini, teknologi yang cukup banyak digunakan yaitu CDMA (Code Division Multiple Access) EV-DO (Evolved Data Optimized) 2000 1X Revision A atau disebut juga EV-DO Rev. A. Kecepatan akses teknologi EV-DO Rev. A mampu mencapai 3,1 Mbps untuk download. Sedangkan untuk upload, dapat mencapai 1,8 Mbps. Pada EV-DO Rev. A, sinyal yang dipancarkan dipengaruhi oleh bermacam-macam fenomena fading, salah satunya yaitu multipath fading, yang pasti terjadi pada jaringan komunikasi wireless. Penyusunan tugas akhir ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh multipath fading terhadap performansi pada downlink jaringan EV-DO Rev. A, yaitu daya terima, SNR, Eb/No dan BER.Metode yang digunakan untuk mengetahui pengaruh multipath fading terhadap performansi pada downlink CDMA 2000 1X EV-DO Rev. A yaitu pengumpulan data sekunder, perhitungan dan pengolahan data menggunakan software Matlab dan selanjutnya dianalisis. Hasil analisis perhitungan pengaruh multipath fading pada downlink jaringan EV-DO Rev. A yang menggunakan modulasi QPSK, serta menggunakan model channel Erceg didapatkan jarak maksimal yang dapat menerima sinyal dengan baik yaitu 4000 meter, dengan daya terima sebesar -102,654 dBm, SNR sebesar 9,787 dB, Eb/No sebesar 13,371 dB, dan BER sebesar 8,986 x 10-6. Dari hasil analisis, EV-DO Rev. A lebih efisien digunakan untuk layanan data, karena memiliki energi sinyal yang besar dan dapat mengurangi noise pada saat transmisi serta memiliki bit rate yang besar.Kata kunci : Multipath fading, Jaringan CDMA, EV-DO Rev. A.
PERENCANAAN JARINGAN DISTRIBUSI YANG EFISIEN UNTUK SUPLAI MOTOR PENGGERAK POMPA AIR MENGGUNAKAN METODE SUCCESSIVE BACKWARD DI LAHAN TEBU PG ASEMBAGOES SITUBONDO Triyoga, Joseph Kristian; Wibawa, Unggul; Shidiq, Mahfudz
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 2, No 3 (2014)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (698.892 KB)

Abstract

Pada penelitian ini akan dirancang perencanaan jaringan distribusi yang efisien untuk menyuplai motor-motor listrik penggerak pompa air yang ada di lahan tebu PG Asembagoes Situbondo. Perencanaan ini dibuat untuk optimalisasi kinerja pabrik dari segi bahan baku yaitu tebu. Selama ini pompa digerakkan oleh mesin diesel yang banyak memiliki kekurangan antara lain biaya operasional tinggi, kurang efisien, bahan bakar semakin mahal dan rawan pencurian bahan bakar. Perencanaan dimulai dengan membuat tiga alternatif jalur jaringan listrik yang menghubungkan secara acak titik-titik motor listrik. Kemudian melakukan eliminasi pada ketiga alternatif tadi sampai didapatkan konfigurasi yang paling efisien menggunakan metode Successive Backward dan analisis jaringan. Konfigurasi jalur jaringan hasil eliminasi kemudian dianalisis menggunakan analisis aliran daya. Hasilnya perencanaan alternatif ke-3 adalah yang paling efisien dimana total panjang jalur adalah 6,185 km dengan drop tegangan di titik terjauh 0,55 % dan rugi-rugi jaringan 196.40-127.83i VA. Penghematan mencapai 3 milyar rupiah dalam proyek modernisasi ini.Kata kunci : Successive Backward, jaringan listrik TM dan sistem distribusi
Pengujian dan Analisis Performansi Dye-Sensitized Solar Cell (DSSC) Terhadap Cahaya Akhmad Farid Prayoga; Sholeh Hadi Pramono; Eka Maulana
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 2, No 4 (2014)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (552.632 KB)

Abstract

Pada penelitian ini dilakukan bagaimana proses pembuatan Dye-sensitized Solar Cell (DSSC) dan menguji performansi yang dihasilkan oleh DSSC terhadap cahaya. Substrat yang digunakan merupakan jenis Indium Tin Oxide (ITO) yang memiliki resistifitas permukaan sebesar 15-25 ohm/sq. Lapisan fotoelektroda menggunakan pasta TiO2 yang dideposisi menggunakan teknik doctor-blade dan zat klorofil daun pepaya/jarak sebagai dye. Sebagai lapisan counter electrode, substrat dilapisi oleh jelaga yang dihasilkan oleh lilin. Parameter proses yang mempengaruhi karakteristik listrik sel surya dianalisis dan diukur. Sumber cahaya yang digunakan untuk mengamati keluaran DSSC adalah cahaya matahari dan cahaya lampu. Hasil keluaran tertinggi pada uji performansi DSSC berbahan dye zat klorofil daun pepaya saat kondisi sudut zenith cahaya matahari sama dengan 48° atau Air Mass (AM) 1.5 adalah 393.8 mV untuk VOC dan 54 μA untuk ISC. Dari pengukuran karakteristik I-V dihasilkan fill factor DSSC tersebut sebesar 24,9%. Sementara hasil daya keluaran DSSC tersebut ketika menggunakan sumber cahaya LED Cool Daylight pada intensitas 10000 lux adalah 249 mV untuk VOC dan 14 μA untuk ISC. Hasil akan lebih rendah didapat ketika DSSC tersebut diberi sumber cahaya LED Warm White maupun Compact Fluorescent pada intensitas cahaya yang sama. Selain itu, semakin besar intensitas penerangan cahaya maka semakin besar daya keluaran DSSC.Kata Kunci— DSSC, Dye klorofil pepaya/jarak, Iluminasi Cahaya, Air Mass, Spektrum Cahaya

Page 20 of 212 | Total Record : 2116


Filter by Year

2013 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 14 No. 1 (2026) Vol. 13 No. 7 (2025) Vol. 13 No. 6 (2025) Vol. 13 No. 5 (2025) Vol. 13 No. 4 (2025) Vol. 13 No. 3 (2025) Vol. 13 No. 2 (2025) Vol. 13 No. 1 (2025) Vol. 12 No. 6 (2024) Vol. 12 No. 5 (2024) Vol. 12 No. 4 (2024) Vol. 12 No. 3 (2024) Vol. 12 No. 2 (2024) Vol. 12 No. 1 (2024) Vol. 11 No. 6 (2023) Vol. 11 No. 5 (2023) Vol. 11 No. 4 (2023) Vol. 11 No. 3 (2023) Vol. 11 No. 2 (2023) Vol. 11 No. 1 (2023) Vol. 10 No. 6 (2022) Vol. 10 No. 5 (2022) Vol. 10 No. 4 (2022) Vol. 10 No. 3 (2022): Vol. 10 No. 3 (2022) Vol 10, No 2 (2022) Vol. 10 No. 2 (2022) Vol 10, No 1 (2022) Vol 9, No 8 (2021) Vol 9, No 7 (2021) Vol 9, No 6 (2021) Vol 9, No 5 (2021) Vol 9, No 4 (2021) Vol 9, No 3 (2021) Vol 9, No 2 (2021) Vol 9, No 1 (2021) Vol 8, No 5 (2020) Vol 8, No 4 (2020) Vol 8, No 3 (2020) Vol 8, No 2 (2020) Vol 8, No 1 (2020) Vol 7, No 7 (2019) Vol 7, No 6 (2019) Vol 7, No 5 (2019) Vol 7, No 4 (2019) Vol 7, No 3 (2019) Vol 7, No 2 (2019) Vol 7, No 1 (2019) Vol 6, No 7 (2018) Vol 6, No 6 (2018) Vol 6, No 5 (2018) Vol 6, No 4 (2018) Vol 6, No 3 (2018) Vol 6, No 2 (2018) Vol 6, No 1 (2018) Vol 5, No 6 (2017) Vol 5, No 5 (2017) Vol 5, No 4 (2017) Vol 5, No 3 (2017) Vol 5, No 2 (2017) Vol 5, No 1 (2017) Vol 4, No 8 (2016) Vol 4, No 7 (2016) Vol 4, No 6 (2016) Vol 4, No 5 (2016) Vol 4, No 4 (2016) Vol 4, No 3 (2016) Vol 4, No 2 (2016) Vol 4, No 1 (2016) Vol 3, No 7 (2015) Vol 3, No 6 (2015) Vol 3, No 5 (2015) Vol 3, No 5 (2015) Vol 3, No 4 (2015) Vol 3, No 3 (2015) Vol 3, No 2 (2015) Vol 3, No 1 (2015) Vol 2, No 7 (2014) Vol 2, No 6 (2014) Vol 2, No 5 (2014) Vol 2, No 4 (2014) Vol 2, No 3 (2014) Vol 2, No 3 (2014) Vol 2, No 2 (2014) Vol 2, No 2 (2014) Vol 2, No 1 (2014) Vol 1, No 5 (2013) Vol 1, No 4 (2013) Vol 1, No 3 (2013) Vol 1, No 2 (2013) Vol 1, No 1 (2013) Vol 1, No 1 (2013) More Issue