cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Mahasiswa TEUB
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 2,116 Documents
SISTEM PENGENDALI KETINGGIAN AIR MENGGUNAKAN PID DIGITAL PADA PLANT TANGKI AIR Wirangga Luvianca; Erni Yudaningtyas; n/a Rahmadwati
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 3, No 7 (2015)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kontroler PID digital menggunakan mikrokontroler mendominasi kontrol industri saat ini. Banyak keuntungan dari kontroler berbasis mikrokontroler diantaranya mampu menggunakan algoritma kontrol yang kompleks, bobot lebih ringan dan lebih kebal terhadap gangguan eksternal. Maka untuk mengimbangi perkembangan tersebut dilakukan pengembangan pada plant tangki air 73426 menggunakan kontrol digital.Proses perancangan kontrol PID menggunakan metode pertama Ziegler – Nichols dengan memberi masukan berupa unit step dan mendapatkan respon berbentuk huruf S, kurva berbentuk S tersebut dapat dikarakteristikkan menjadi dua konstanta yaitu waktu tunda L dan konstanta waktu T, dilanjutkan dengan pencarian parameter kontrol PID melalui tabel penalaan Ziegler – Nichols didapatkan nilai parameter kontroler PID sebesar Kp = 3,46 Ki = 0,96 dan Kd = 3,11.Hasil dari perancangan kontrol digital pada plant tangki air 73426 diterapkan pada 3 set point yaitu pada ketinggian 7 cm, 8 cm dan 9 cm. Kontroler dapat berjalan dengan baik di semua set point dengan error steady state di dalam toleransi 5%. Pada saat diberi gangguan yang berupa sekat berlubang, sistem dapat merespon dan mengembalikan keadaan menuju steady state dengan cepat.Kata Kunci— Plant ketinggian air (73426), Kontrol ketinggian air, Kontrol PID, Sensor HC-SR04.
REKAYASA PEMOTONG TEGANGAN LEBIH IMPULS MENGGUNAKAN ELEKTRODA SPIRAL Rizki Tofan Riadi; Moch. Dhofir; Hery Purnomo
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 3, No 7 (2015)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas mengenai rekayasa pemotong tegangan lebih impuls menggunakan elektroda spiral. Arester yang dirancang merupakan arester sela udara dan termasuk dalam kategori I yang memiliki tingkat proteksi sebesar 1500 V. Bahan elektroda yang digunakan yaitu berupa kawat tembaga yang dibentuk spiral sebagai elektroda dalam dan silinder tembaga sebagai elektroda luarnya. Pengujian yang dilakukan yaitu meliputi pengaruh jarak sela, diameter, dan panjang arester terhadap tegangan potong yang dihasilkan. Pengaruh dari penambahan jarak sela dan diameter arester yaitu meningkatkan nilai tegangan potong arester. Sedangkan pengaruh dari penambahan panjang arester yaitu menurunkan nilai tegangan potong arester. Selanjutnya dilakukan pengujian dan analisis kurva karakteristik volt-time arester. Semakin tinggi tegangan impuls yang terpotong maka akan semakin cepat pula waktu potongnya. Dari hasil pengujian, didapatkan pemotong tegangan lebih impuls menggunakan elektroda spiral untuk tingkat proteksi 1500 V dengan dimensi jarak sela 0,4 mm, diameter dalam 21 mm, dan panjang silinder arester 56,3 mm.Kata kunci— Tegangan Impuls, arester sela udara, kurva karakteristik.
PENGARUH VARIASI JUMLAH MESH PADA SISTEM PEMBUMIAN GRID TERHADAP NILAI RESISTANSI PEMBUMIAN Muhammad Romadhon; Moch. Dhofir; n/a Soemarwanto
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 3, No 7 (2015)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jurnal ini menguraikan hasil penelitian tentang variasi jumlah mesh pada sistem pembumian grid pada tanah berpasir dilakukan dengan beberapa variasi kedalaman penanaman elektroda, panjang konduktor dan jumlah kisi serta pengaruh penambahan pengisian tanah. Variasi kedalaman penanaman adalah 20 cm, 40 cm, 60 cm, 80 cm dan 100 cm. Variasi panjang konduktor dan jumlah mesh adalah 100 cm (satu kisi), 175 cm (dua kisi), 250 cm (tiga kisi), 300 cm (empat kisi), 400 cm (lima kisi), 425 (enam kisi), 600 cm (sembilan kisi). Sedangkan variasi penambahan pengisian tanah pada kedalaman 100 cm adalah 20 cm, 40 cm, 60 cm, 80 cm, dan 100 cm. Pengukuran dilakukan dengan metode 3 titik. Dari hasil analisis diperoleh kesimpulan bahwa nilai tahanan pentanahan sangat dipengaruhi oleh kedalaman elektroda yang ditanam, jumlah elektroda, ukuran konduktor dan kondisi tanah dimana elektroda tersebut ditanam. Dan didapatkan nilai resistansi pembumian pada tanah berpasir dengan menggunakan variasi jumlah elektroda mesh yang paling rendah yakni pada elektroda model mesh G dengan ukuran 0,75 m x 0,75 m, panjang konduktor 100 cm dan jumlah mesh 9 (sembilan kisi) di kedalaman penanaman 100 cm sebesar 28,13 ohm.Kata kunci---variasi jumlah mesh, pembumian grid, tanah berpasir.
KURSI PENIMBANG BERAT BADAN PORTABLE Kusuma Jayadi; Onny Setyawati; M. Julius St.
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 3, No 7 (2015)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kursi Penimbang Berat Badan Portable ini menggunakan load cell sebagai sensor berat, IC AD620 sebagai penguat instrumentasi, mikrokontroler AT89S51 sebagai unit pengendali dan 3 digit seven segment sebagai tampilannya. Perancangan alat ini menggunakan baterai yang mempunyai kapasitas tegangan 12 V dan arus sebesar 3 A sebagai sumber catu dayanya, dan alat ini dapat dipakai tanpa tersambung sumber listrik (AC) secara langsung.Alat ini dapat digunakan untuk mengukur beban 40 kg hingga 100 kg dengan resolusi sebesar 1 kg. Dari data hasil pengukuran beban 40 kg - 100 kg terhadap sensor load cell dengan kenaikan setiap 5 kg, keluaran rata-rata tegangannya sebesar 0.25 mV dan pada rangkaian penguat keluaran rata-rata tegangannya adalah sebesar 0.16 V.Kata Kunci - Sensor Load Cell, IC
STUDI POTENSI DAN PERENCANAAN PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA GELOMBANG LAUT SISTEM OSCILLATING WATER COLUMN DI PANTAI PLENGKUNG, BANYUWANGI Gitawan Dimas Prakoso; Unggul Wibawa; Teguh Utomo
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 3, No 7 (2015)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Konversi energi baru dan terbarukan telah banyak diminati oleh para peneliti, salah satunya menggunakan energi gelombang laut sebagai bahan baku utama. Oscillating water column menjadi pilihan yang baik karena dapat ditempatkan di laut dangkal sehingga mudah dalam pengoprasian, perawatan, dan penyaluran daya listrik yang dihasilkan.Untuk mengetahui besar potensi daya listrik yang dihasilkan PLTGL sistem OWC ini jika di bangun di pantai Plengkung, Banyuwangi maka dilakukan perhitungan dan simulasi berdasarkan data maritim di pantai PlengkungHasil simulasi dan perhitungan didapatkan perkiraan daya listrik yang dapat dibangkitkan oleh PLTGL sistem OWC di pantai Plengkung, Banyuwangi dengan daya maksimum sebesar 40,946 kW dan daya minimum yang dapat dibangkitkan sebesar 8,176 kW.Kata kunci: Pembangkit listrik tenaga gelombang laut, Oscillating water column, pantai plengkung.
ANALISIS OPERASI PARALEL GENERATOR SINKRON 3 FASA PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA MIKRO HIDRO (PLTMH) DESA ANDUNGBIRU KECAMATAN TIRIS KABUPATEN PROBOLINGGO n/a Suyono; Hery Purnomo; Teguh Utomo
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 3, No 7 (2015)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desa andungbiru kecamatan Tiris KabupatenProbolinggo merupakan salah satu desa yangmenggunakan Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro(PLTMH). PLTMH Andungbiru memiliki 2 unit generatoryang saat ini beroperasi terpisah dalam operasinyaPLTMH tersebut sering mengalami pemadaman hinggadua kali dalam sebulan karena itu perlu dilakukan kerjaparalel generator untuk menjaga kontinyuitas daya listrikpelanggan. Dua unit generator tersebut memungkinkanuntuk dilakukan kerja paralel, dengan masing-masing unitgenerator dilengkapi dengan AVR jenis SX460 sebagaipengatur arus medan dengan cara mengatur resistorvariabel pada AVR serta turbin Cross Flow C3-20 dan C4-20 sebagai pengatur penggerak mula dengan caramengatur regulator. Dari pengukuran didapat besar bebandaya aktif dan daya reaktif total kedua unit berkisar11,495-26,4936 kW dan 12,0741-26,9674 kVA dengan dayakeluaran generator yang didapat secara teori pada unit 1dan unit 2 berturut-turut 29,5731 kW dan12,5434 kW.Sehingga jika generator unit 1 beroperasi sendirian danunit 2 berhenti operasi untuk perbaikan maka perbaikantersebut dapat dilakukan hingga pukul 17.00. Padakeadaan sebaliknya jika jika generator unit 2 beroperasisendiri, dan generator unit 1 dalam perbaikan makaperbaikan tersebut hanya dapat dilakukan hingga pukul10.00. Selain itu perlu dilakukan perbaikan padakomponen elektrikal, mekanikal, serta sipil pada PLTMHagar intensitas pemadaman listrik dapat ditekan.Kata kunci : kontinyuitas daya listrik, kerja paralel generator,turbin cross flow, AVR
Desain dan Implementasi Unipolar SPWM Inverter VSI Satu Fasa untuk Praktikum di Laboratorium Elektronika Daya Joko Purnomo; n/a Soeprapto; Akhmad Zainuri
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 3, No 7 (2015)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan praktikum di Jurusan Teknik Elektro Universitas Brawijaya memegang peranan penting dalam menunjang kegiatan perkuliahan. Peralatan praktikum di Laboratorium Elektronika Daya Jurusan Teknik Elektro umumnya berasal dari luar negeri. Karena itu, jika terjadi kerusakan alat dan komponen maka terjadi kesulitan dalam pengadaan komponen dan pembenahan alat tersebut. Praktikum yang dilaksanakan di Laboratorium Elektronika Daya meliputi: penyearah (AC-DC), pengaturan tegangan AC (AC-AC), dan DC chopper (DC-DC). Praktikum mengenai inverter (DC-AC) belum bisa dilaksanakan karena tidak adanya modul praktikum untuk itu.Pada penelitian ini dilakukan desain dan implemtasi inverter satu fasa Voltage Source Inverter (VSI). Metode switching untuk inverter yang digunakan adalah unipolar Sinusoidal Pulse Width Modulation (SPWM). Pada perancangan rangkaian kontrol inverter meliputi ATMega8 sebagai pembangkit sinyal switching unipolar SPWM, Optocoupler 4N25 sebagai isolasi ground antara ATmega8 dengan IR2110 dan IR2110 sebagai driver gate transistor rangkaian full bridge inverter. Rangkaian full bridge inverter menggunakan transistor IRFP460 sebagai komponen switching tegangan tingginya. Inveter dirancang agar frekuensi keluaran dan tegangan keluaran inverter bisa diatur. Pengaturan frekuensi dilakukan dengan mengatur nilai register ICR1 pada ATmega8 sedangkan pengaturan tegangan dilakukan dengan mengatur indeks modulasi amplitudo (Ma) terhadap perubahan frekuensi yang terjadi.Hasil pengujian mengunakan tegangan DC 240 volt dengan beban resistif sebesar 230 ohm menghasilkan tegangan AC dengan frekuensi dapat diatur dari10-80 Hz dan nilai tegangan efektif 75-210 volt. Nilai frekuensi keluaran inverter telah sesuai dengan setpoint yang diberikan. Frekuensi switching yang dihasilkan 1-8 KHz dengan indeks modulasi frekuensi (Mf) sebesar 100. Nilai THD terkecil dihasilkan sebesar 8.7% saat nilai Ma=1.1. Pengujian alat dengan beban motor induksi 300 watt menunjukan kecepatan motor bisa diatur dengan range 210-1711 rpm. Rasio V/f untuk frekuensi 50 Hz adalah sebesar 3.59.Kata kunci: Inverter, Unipolar SPWM, full bridge, ATMega8, frekuensi.
Analisis Ekonomis pada Operasional Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH) Andungbiru Unit 1 dan Unit 2 di Kecamatan Tiris Kabupaten Probolinggo Nurumar Setiyo Agung; Teguh Utomo; Hery Purnomo
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 4, No 1 (2016)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masyarakat yang bermukim di lereng Gunung Lemongan, tepatnya di Desa Andungbiru Kecamatan Tiris Kabupaten Probolinggo, memiliki kesulitan untuk mendapatkan penerangan pada malam hari. Saat ini masyarakat bisa menikmati terangnya listrik pada malam hari setelah adanya program kelistrikan desa. Berdasarkan survei di lapangan program ini berhasil mengembangkan potensi sumber daya air dari sungai Pekalen untuk membangkitkan tenaga listrik.Harga jual energi listrik PLTMH Andungbiru Unit 1 dan Unit 2 adalah Rp 700,-/kWh. Payback Period (PP) pada Unit 1 dapat tercapai selama 7 tahun 5 bulan. Net Present Value (NPV) pada Unit 1 bernilai lebih dari 0 sehingga menunjukkan bahwa proyek tersebut layak dilaksanakan. Return Of Investment (ROI) menunjukkan bahwa lebih besar dari 0, sehingga menunjukkan bahwa pembangunan PLTMH unit 1 ini akan menguntungkan secara ekonomis finansial.Payback Period (PP) pada Unit 1 dapat tercapai selama 16 tahun 9 bulan. Net Present Value (NPV) pada Unit 1 bernilai lebih dari 0 sehingga menunjukkan bahwa proyek tersebut layak dilaksanakan. Return Of Investment (ROI) menunjukkan bahwa lebih besar dari 0, sehingga menunjukkan bahwa pembangunan PLTMH unit 2 ini akan menguntungkan secara ekonomis finansial.Kata kunci : PLTMH Andungbiru Unit 1 dan Unit 2, harga jual, NPV, ROI, HPP
ANALISIS MODUL PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA PIKOHIDRO PORTABEL BERKAPASITAS 1 KW DENGAN MENGGUNAKAN TURBIN AIR Wahyu Nur Firdausy; Teguh Utomo; Rini Nur Hasanah
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 4, No 1 (2016)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebutuhan energi listrik beberapa desa terpencil di Indonesia sampai saat ini belum terpenuhi semuanya. Dimana potensi energi air dari aliran air sungai pada daerah desa terpencil umumnya digunakan sebagai sistem saluran irigasi juga mempunyai potensi untuk dimanfaatkan sebagai Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA), salah satunya adalah Pembangkit Listrik Tenaga Pikohidro (PLTPH). Desa-desa dengan kondisi seperti ini adalah Desa Sumberwuluh, Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang dan Desa Sumbersuko, Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang. Pada saat ini sudah digunakan PLTPH yang menggunakan turbin air sederhana untuk membangkitkan listrik pada daerah-daerah terpencil, namun perancangan dan pembuatannya lebih didasarkan pada analisis teknis. Untuk itu perlu dilakukan analisis terhadap modul pembangkit listrik tenaga pikohidro portabel yang menggunakan tubrin air untuk menghasilkan daya yang mencapai 1 kW.Kata kunci – PLTA, PLTPH, turbin air, generator
PERANCANGAN ANTENA PLANAR BENTUK LOGO SEGI LIMA UB SEBAGAI ANTENA TELEVISI DENGAN PENGUAT AKTIF INTERNAL DAN BERFUNGSI SEBAGAI SOUVENIR Mohamad Yasir Amri; Rudy Yuwono; Endah Budi Purnomowati
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 4, No 1 (2016)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas perancangan dan analisis performansi antena planar monopole dengan frekuensi kerja UHF dengan penguat daya internal. Antena monopole ini mempunyai bentuk segilima logo UB dan selain mempunyai performansi yang baik, antena ini mempunyai bentuk dasar logo yang dapat digunakan menjadi souvenir. Performansi antena ini akan ditingkatkan dengan melakukan optimasi, yaitu dengan mengubah dimensi rancang bangun antena, meliputi panjang sisi, jarak sisi lengkung, jarak peradiasi dengan groundplane, dan ukuran groundplane. Penelitian ini dilakukan dengan melakukan simulasi desain antena oleh perangkat lunak CST Studio Suite 2015 lalu melakukan fabrikasi dan pengukuran setelah desain yang direncanakan melalui proses simulasi telah optimal. Antena ini merupakan jenis antena planar monopole dengan menggunakan bahan aluminium dan port BNC. Hasil pengukuran antena ini menunjukkan bahwa antena mampu bekerja pada seluruh frekuensi uji yaitu 400 – 900 MHz dengan gain maksimal 16.25 dBi, dengan pola radiasi bidirectional dan polarisasi linear vertikal. Setelah dilakukan pengukuran, secara kualitatif antena planar monopole logo UB dibandingkan dengan antena yang beredar di pasar dan terbukti dengan penguat yang sama, antena ini mampu menerima siaran televisi terrestrial dengan baik dengan desain yang lebih indah dibanding dengan antena pasaran.Kata Kunci: Antena, planar, monopole, UHF, Televisi Analog

Page 48 of 212 | Total Record : 2116


Filter by Year

2013 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 14 No. 1 (2026) Vol. 13 No. 7 (2025) Vol. 13 No. 6 (2025) Vol. 13 No. 5 (2025) Vol. 13 No. 4 (2025) Vol. 13 No. 3 (2025) Vol. 13 No. 2 (2025) Vol. 13 No. 1 (2025) Vol. 12 No. 6 (2024) Vol. 12 No. 5 (2024) Vol. 12 No. 4 (2024) Vol. 12 No. 3 (2024) Vol. 12 No. 2 (2024) Vol. 12 No. 1 (2024) Vol. 11 No. 6 (2023) Vol. 11 No. 5 (2023) Vol. 11 No. 4 (2023) Vol. 11 No. 3 (2023) Vol. 11 No. 2 (2023) Vol. 11 No. 1 (2023) Vol. 10 No. 6 (2022) Vol. 10 No. 5 (2022) Vol. 10 No. 4 (2022) Vol. 10 No. 3 (2022) Vol. 10 No. 3 (2022): Vol 10, No 2 (2022) Vol. 10 No. 2 (2022) Vol 10, No 1 (2022) Vol 9, No 8 (2021) Vol 9, No 7 (2021) Vol 9, No 6 (2021) Vol 9, No 5 (2021) Vol 9, No 4 (2021) Vol 9, No 3 (2021) Vol 9, No 2 (2021) Vol 9, No 1 (2021) Vol 8, No 5 (2020) Vol 8, No 4 (2020) Vol 8, No 3 (2020) Vol 8, No 2 (2020) Vol 8, No 1 (2020) Vol 7, No 7 (2019) Vol 7, No 6 (2019) Vol 7, No 5 (2019) Vol 7, No 4 (2019) Vol 7, No 3 (2019) Vol 7, No 2 (2019) Vol 7, No 1 (2019) Vol 6, No 7 (2018) Vol 6, No 6 (2018) Vol 6, No 5 (2018) Vol 6, No 4 (2018) Vol 6, No 3 (2018) Vol 6, No 2 (2018) Vol 6, No 1 (2018) Vol 5, No 6 (2017) Vol 5, No 5 (2017) Vol 5, No 4 (2017) Vol 5, No 3 (2017) Vol 5, No 2 (2017) Vol 5, No 1 (2017) Vol 4, No 8 (2016) Vol 4, No 7 (2016) Vol 4, No 6 (2016) Vol 4, No 5 (2016) Vol 4, No 4 (2016) Vol 4, No 3 (2016) Vol 4, No 2 (2016) Vol 4, No 1 (2016) Vol 3, No 7 (2015) Vol 3, No 6 (2015) Vol 3, No 5 (2015) Vol 3, No 5 (2015) Vol 3, No 4 (2015) Vol 3, No 3 (2015) Vol 3, No 2 (2015) Vol 3, No 1 (2015) Vol 2, No 7 (2014) Vol 2, No 6 (2014) Vol 2, No 5 (2014) Vol 2, No 4 (2014) Vol 2, No 3 (2014) Vol 2, No 3 (2014) Vol 2, No 2 (2014) Vol 2, No 2 (2014) Vol 2, No 1 (2014) Vol 1, No 5 (2013) Vol 1, No 4 (2013) Vol 1, No 3 (2013) Vol 1, No 2 (2013) Vol 1, No 1 (2013) Vol 1, No 1 (2013) More Issue