cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
protanbp@ub.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Produksi Tanaman
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : 23383976     EISSN : 25278452     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Jurnal Produksi Tanaman adalah Jurnal Pertanian yang diterbitkan oleh Jurusan Budidaya Pertanian, Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya berisi hasil penelitian yang disusun oleh mahasiswa setelah menyelesaikan tugas akhir berupa skripsi.
Arjuna Subject : -
Articles 3,506 Documents
Persilangan Beberapa Genotipe Melon (Cucumis Melo L.) dan Blewah (Cucumis melo L. var. Cantalupensis) Firdausy, Fachri Fachrudin; Soetopo, Lita; Adiredjo, Afifuddin Latif
Produksi Tanaman Vol. 14 No. 3 (2026): Maret
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.protan.2026.014.3.03

Abstract

Melon (Cucumis melo L.) dan blewah (Cucumis melo var. cantalupensis L.) merupakan komoditas hortikultura bernilai ekonomi tinggi dengan kekerabatan erat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat keberhasilan persilangan dan melihat hasil persilangan terbaik. Penanaman dilakukan pada lahan terbuka seluas 56 m² dengan model tanam baris, menggunakan tiga varietas melon (Glamour, Melindo, F3 Glamour × Melindo) dan tiga varietas blewah (BL 896, Aruna, Bisma F1), dengan total 60 tanaman. Pengamatan dilakukan secara kuantitatif dan kualitatif terhadap karakter umur panen, berat buah, diameter buah, panjang buah, kemanisan, warna daging buah, dan bentuk buah. Data dianalisis menggunakan uji t independen dengan taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan tingkat keberhasilan persilangan yang tinggi, yaitu 100% pada GL × BL, serta 90% pada ME × BI dan F3 × AR. Karakterisasi hasil persilangan menunjukkan variasi pada berat, bentuk, panjang, dan kemanisan buah. Persilangan GL × BL memiliki keunggulan pada diameter dan kemanisan buah dibandingkan hasil persilangan lainnya. Hasil ini menunjukkan bahwa persilangan melon dan blewah memiliki potensi tinggi dalam menghasilkan variasi genetik yang dapat dimanfaatkan dalam pengembangan varietas unggul.
Efektivitas Herbisida Nikosulfuron dan Atrazin sebagai Pengendalian Gulma pada Jagung Ketan (Zea mays var. Ceratina) Hidayah, Afiifah Nurul; Saitama, Akbar; Widaryanto, Eko
Produksi Tanaman Vol. 14 No. 3 (2026): Maret
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.protan.2026.014.3.04

Abstract

Jagung ketan merupakan komoditas pangan dengan kandungan amilopektin tinggi, namun produktivitasnya masih rendah karena gangguan gulma yang dapat menurunkan hasil hingga 80%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas herbisida Nikosulfuron dan Atrazin dalam mengendalikan gulma serta pengaruhnya terhadap pertumbuhan dan hasil jagung ketan. Penelitian dilaksanakan pada bulan Oktober 2024 hingga Januari 2025 di lahan tegalan di Desa Sejomulyo, Kecamatan Juwana, Kabupaten Pati, Jawa Tengah. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan tujuh per-lakuan dan empat ulangan. Perlakuannya meliputi Wy (Weedy) petak bergulma, Wf (Weed free), N25 (Nikosulfuron 25 g b.a ha-1 post emergence), N50 (Nikosulfuron 50 g b.a ha-1 post-emergence), A (Atrazin 1000 g ha-1 pre-emergence, A+N25 (Atrazin 1000 g ha-1 pre-emergence + Nikosulfuron 25 g b.a ha-1 post-emergence), A+N50 (Atrazin 1000 g ha-1 pre emergence + Nikosulfuron 50 g b.a ha-1 post emergence).  Parameter yang diamati me-liputi komponen gulma seperti analisis vegetasi, bobot kering gulma, Weed Control Efficiency dan skor fitotoksisitas, komponen pertumbuhan dan hasil. Berdasarkan pe-nelitian perlakuan A+N25 memberikan hasil terbaik dalam menekan gulma, meningkat-kan pertumbuhan tanaman, dan menghasil-kan produktivitas tertinggi se-besar 12,46 t ha?¹ dengan nilai R/C rasio 1,495.
Analisis Flow Cytometry dan Keragaman Karakter Morfologi untuk Identifikasi Galur Tetraploid Stabil pada Semangka (Citrullus lanatus (Thunberg) Matsum & Nakai) Putri, Nabila Maulidia; Abdurrahman, Saifullah; Waluyo, Budi
Produksi Tanaman Vol. 14 No. 3 (2026): Maret
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.protan.2026.014.3.05

Abstract

Semangka (Citrullus lanatus (Thunberg) Matsum & Nakai) merupakan komoditas buah bernilai ekonomi tinggi, terutama varietas tanpa biji. Salah satu strategi pemuliaannya adalah peningkatan ploidi untuk menghasilkan tetraploid sebagai induk semangka triploid. Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengidentifikasi galur tetraploid stabil hasil poliploidisasi melalui analisis flow cytometry dan karakter morfologi. Penelitian dilakukan pada bulan September–Desember 2024 di Kota Batu, Jawa Timur untuk budidaya dan di PT. BISI Internasional Tbk, Kediri untuk analisis flow cytometry. Materi tanaman terdiri atas 24 galur semangka hasil perlakuan kolkisin generasi ke-7 hingga ke-9 serta 3 galur kontrol (2x, 3x, 4x). Analisis morfologi mencakup 19 karakter kuantitatif dan 14 karakter kualitatif berdasarkan deskriptor NARO. Data dianalisis menggunakan flow cytometry untuk mendeteksi tingkat ploidi, PCA untuk identifikasi karakter dominan, serta density plot untuk melihat distribusi pola morfologi. Hasil menunjukkan bahwa sembilan galur (LB5101, LB5103, LB5201, LB5203, LB5207, LB5208, LB5209, LB5212, dan LB5213) teridentifikasi sebagai tetraploid stabil (4x). Karakter morfologi dominan pada galur tetraploid stabil meliputi panjang daun, lebar daun, panjang tangkai daun, dan diameter tangkai daun. Karakter-karakter tersebut menunjukkan pola distribusi ke arah kanan yang sejalan dengan peningkatan tingkat ploidi.
Evaluasi Keragaman Beberapa Genotipe Jagung Pakan (Zea mays L.) Hasil Top Cross Pada Generasi S3 di Nusa Tenggara Timur Diprana, Ashafilah Rinanova; Sugiharto, Arifin Noor
Produksi Tanaman Vol. 14 No. 3 (2026): Maret
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.protan.2026.014.3.06

Abstract

Jagung merupakan salah satu komoditas pangan utama setelah padi yang memiliki peran multifungsi sebagai bahan pangan, pakan, maupun bahan baku produk lainnya. Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) sebagai salah satu provinsi yang mengggunakan jagung sebagai pakan untuk hewan ternak mengalami penurunan produksi. Produksi jagung Nusa Tenggara Timur pada tahun 2022 adalah sebesar 293.719,22 ton dan mengalami penurunan produksi menjadi 261.854,94 ton pada tahun 2023. Penggunaan varietas hibrida dapat menjadi solusi untuk meningkatkan produksi jagung. Faktor terpenting dalam pembentukan hibrida adalah adanya keragaman genetik yang dapat dilihat dari penampilan karakter pada masing-masing genotipe. Penilaian penampilan dan performa tanaman dengan menampilkan karakter-karakter dari suatu genotipe ini disebut dengan keragaman. Informasi penampilan karakter pada jagung pakan F1 hasil top cross diperlukan sebagai evaluasi bagi para pemulia tanaman untuk menemukan karakter unggul. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keunggulan, keseragaman, serta mengidentifikasi genotipe yang berpotensi untuk dijadikan calon tetua hibrida. Penelitian dilakukan di Desa Oesao, Kecamatan Kupang Timur, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur pada bulan Juli – Desember 2024 menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 12 perlakuan (10 genotipe F1 jagung pakan hasil top cross dan 2 varietas pembanding) dengan 3 ulangan. Analisis data dilakukan menggunakan ANOVA dan uji Beda Nyata Jujur (BNJ) pada taraf 5%. Variabel yang diamati meliputi karakter kualitatif dan karakter kuantitatif yang terdiri dari karakter tanaman dan karakter hasil. Hasil penelitian menunjukkan nilai koefisien keragaman yang diperoleh tergolong rendah dan nilai duga heritabilitas termasuk dalam kriteria sedang hingga tinggi. Genotipe F1 hasil top cross yang direkomendasikan sebagai calon tetua hibrida adalah galur inbrida yang membentuk genotipe F1 UB 3, UB 16, dan UB 28.
Respon Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Kacang Hijau (Vigna radiata L.) Varietas Vima-4 terhadap Dosis Pupuk Organik dan NPK Pamungkas, Andhika Putra; Barunawati, Nunun
Produksi Tanaman Vol. 14 No. 3 (2026): Maret
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.protan.2026.014.3.07

Abstract

Nilai ekonomi kacang hijau (Vigna radiata L.), sejenis kacang-kacangan, lebih tinggi daripada kacang tanah dan kedelai. Tanah yang kekurangan unsur hara akan menghasilkan hasil yang lebih rendah ketika kacang hijau ditanam. Tanah yang kekurangan unsur hara dapat diperbaiki dengan dua cara: dengan pemberian pupuk NPK atau pupuk organik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh perbedaan jumlah pupuk NPK dan pupuk organik terhadap perkembangan dan hasil kacang hijau Vima-4. Berlokasi pada ketinggian 472 meter di atas permukaan laut di Jl. Raya Kendalpayak, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang, penelitian ini dilaksanakan dari November 2024 hingga Februari 2025 di Balai Uji Standar Instrumen Tanaman Kacang-kacangan (BPSI TAKA). Percobaan faktorial dengan rancangan acak kelompok mencakup tiga dosis pupuk organik (0, 10, dan 20 ton per hektar) dan tiga dosis pupuk NPK (200, 250, dan 300 kilogram per hektar). Interaksi antara bahan organik dan dosis NPK mengubah beberapa parameter tanaman, termasuk produksi biji, hasil polong, dan hasil per hektar. Setelah penambahan 300 kg NPK, penambahan 10 ton pupuk organik per hektar meningkatkan potensi hasil. Dua puluh ton pupuk organik yang dicampur dengan dua ratus kilogram NPK meningkatkan hasil biji per tanaman. Tidak ada pengaruh yang nyata antara kombinasi pupuk organik dengan dosis NPK, baik terhadap kepadatan polong maupun berat seratus biji. Aplikasi pupuk organik sebanyak 20 metrik ton pada lahan seluas satu hektar meningkatkan jumlah daun.
Respon Hasil dan Kualitas Tomat Cherry (Solanum lycopersicum var. cerasiforme) terhadap Dosis Pupuk Kandang Ayam dan Kalium Pradana, Markus Yoga; Udayana, Cicik
Produksi Tanaman Vol. 14 No. 3 (2026): Maret
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.protan.2026.014.3.08

Abstract

Tomat cherry semakin diminati karena cita rasanya yang manis serta penampilannya yang menarik. Namun peningkatan hasil dan kualitasnya masih terhambat oleh penurunan kesuburan tanah akibat penggunaan pupuk anorganik berlebihan. Kondisi tersebut memerlukan perbaikan kualitas tanah melalui pemberian bahan organik. Pupuk kandang ayam mampu memperbaiki kualitas tanah, namun kadar haranya relatif rendah sehingga perlu dikombinasikan dengan pupuk anorganik. Kalium digunakan sebagai pendamping karena berperan penting dalam fase generatif, khususnya dalam proses translokasi gula dan peningkatan kualitas buah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kombinasi terbaik dosis pupuk kandang ayam dan kalium terhadap pertumbuhan, hasil, dan kualitas tomat cherry. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Mei-September 2025 di Lahan Percobaan Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya, Kota Malang. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) non faktorial dengan 9 kombinasi perlakuan dan 3 ulangan yaitu: P1 = 120 kg K2O ha-1 (kontrol), P2 = pupuk kandang ayam 10 ton ha-1 dan 120 kg K2O ha-1, P3 = pupuk kandang ayam 10 ton ha-1 dan 90 kg K2O ha-1, P4 = pupuk kandang ayam 10 ton ha-1 dan 60 kg K2O ha-1, P5 = pupuk kandang ayam 10 ton ha-1, P6 = pupuk kandang ayam 20 ton ha-1 dan 120 kg K2O ha-1, P7 = pupuk kandang ayam 20 ton ha-1 dan 90 kg K2O ha-1, P8 = pupuk kandang ayam 20 ton ha-1 dan 60 kg K2O ha-1, P9 = pupuk kandang ayam 20 ton ha-1. Hasil menunjukkan bahwa kombinasi pupuk kandang ayam 20 ton ha?¹ dan 60 kg K?O ha?¹ merupakan perlakuan terbaik untuk meningkatkan pertumbuhan, hasil dan kualitas tomat cherry.

Filter by Year

2013 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 14 No. 01 (2026): Januari Vol. 14 No. 3 (2026): Maret Vol. 14 No. 2 (2026): Februari Vol. 13 No. 12 (2025): Desember Vol. 13 No. 11 (2025): November Vol. 13 No. 10 (2025): Oktober (In-Press) Vol. 13 No. 08 (2025): Agustus Vol. 13 No. 07 (2025): Juli Vol. 13 No. 06 (2025): Juni Vol. 13 No. 05 (2025): Mei Vol. 13 No. 04 (2025): April Vol. 13 No. 9 (2025): September Vol. 13 No. 3 (2025): Maret Vol. 13 No. 2 (2025): Februari Vol. 13 No. 1 (2025): Januari Vol. 12 No. 12 (2024): Desember Vol. 12 No. 11 (2024): November Vol. 12 No. 10 (2024): Oktober Vol. 12 No. 09 (2024): September Vol. 12 No. 05 (2024): Mei Vol. 12 No. 04 (2024): April Vol. 12 No. 8 (2024): Agustus Vol. 12 No. 7 (2024): Juli Vol. 12 No. 6 (2024): Juni Vol. 12 No. 3 (2024): Maret Vol. 12 No. 2 (2024): Februari Vol. 12 No. 1 (2024): Januari Vol. 11 No. 12 (2023): Desember Vol. 11 No. 11 (2023): November Vol. 11 No. 10 (2023): Oktober Vol. 11 No. 9 (2023): September Vol. 11 No. 8 (2023): Agustus Vol. 11 No. 7 (2023): Juli Vol. 11 No. 6 (2023): Juni Vol. 11 No. 5 (2023): Mei Vol. 11 No. 4 (2023): April Vol. 11 No. 3 (2023): Maret Vol. 11 No. 2 (2023): Februari Vol. 11 No. 1 (2023): Januari Vol. 10 No. 12 (2022): Terbitan Bulan Desember Vol. 10 No. 11 (2022): Terbitan Bulan November Vol. 10 No. 10 (2022): Terbitan Bulan Oktober Vol. 10 No. 9 (2022): Terbitan Bulan September Vol. 10 No. 8 (2022): Terbitan Bulan Agustus Vol. 10 No. 7 (2022) Vol 10, No 7 (2022) Vol. 10 No. 6 (2022) Vol. 10 No. 5 (2022) Vol 10, No 5 (2022) Vol 10, No 4 (2022) Vol. 10 No. 4 (2022) Vol. 10 No. 3 (2022) Vol 10, No 3 (2022) Vol. 10 No. 2 (2022) Vol 10, No 2 (2022) Vol. 10 No. 1 (2022) Vol 10, No 1 (2022) Vol. 9 No. 12 (2021) Vol 9, No 12 (2021) Vol 9, No 11 (2021) Vol. 9 No. 11 (2021) Vol. 9 No. 10 (2021) Vol 9, No 10 (2021) Vol. 9 No. 9 (2021) Vol 9, No 9 (2021) Vol 9, No 8 (2021) Vol. 9 No. 8 (2021) Vol. 9 No. 7 (2021) Vol 9, No 7 (2021) Vol. 9 No. 6 (2021) Vol 9, No 6 (2021) Vol. 9 No. 5 (2021) Vol 9, No 5 (2021) Vol. 9 No. 4 (2021) Vol 9, No 4 (2021) Vol 9, No 3 (2021) Vol. 9 No. 3 (2021) Vol 9, No 2 (2021) Vol. 9 No. 2 (2021) Vol 9, No 1 (2021) Vol. 9 No. 1 (2021) Vol. 8 No. 12 (2020) Vol 8, No 12 (2020) Vol. 8 No. 11 (2020) Vol 8, No 11 (2020) Vol. 8 No. 10 (2020) Vol 8, No 10 (2020) Vol 8, No 9 (2020) Vol. 8 No. 9 (2020) Vol 8, No 8 (2020) Vol. 8 No. 8 (2020) Vol. 8 No. 7 (2020) Vol 8, No 7 (2020) Vol 8, No 6 (2020) Vol. 8 No. 6 (2020) Vol. 8 No. 5 (2020) Vol 8, No 5 (2020) Vol 8, No 4 (2020) Vol. 8 No. 4 (2020) Vol. 8 No. 3 (2020) Vol 8, No 3 (2020) Vol. 8 No. 2 (2020) Vol 8, No 2 (2020) Vol 8, No 1 (2020) Vol. 8 No. 1 (2020) Vol. 7 No. 12 (2019) Vol 7, No 12 (2019) Vol 7, No 11 (2019) Vol. 7 No. 11 (2019) Vol 7, No 10 (2019) Vol. 7 No. 10 (2019) Vol. 7 No. 9 (2019) Vol 7, No 9 (2019) Vol 7, No 8 (2019) Vol. 7 No. 8 (2019) Vol. 7 No. 7 (2019) Vol 7, No 7 (2019) Vol. 7 No. 6 (2019) Vol 7, No 6 (2019) Vol 7, No 5 (2019) Vol. 7 No. 5 (2019) Vol. 7 No. 4 (2019) Vol 7, No 4 (2019) Vol 7, No 3 (2019) Vol. 7 No. 3 (2019) Vol. 7 No. 2 (2019) Vol 7, No 2 (2019) Vol. 7 No. 1 (2019) Vol 7, No 1 (2019) Vol 6, No 12 (2018) Vol. 6 No. 12 (2018) Vol 6, No 11 (2018) Vol. 6 No. 11 (2018) Vol 6, No 10 (2018) Vol. 6 No. 10 (2018) Vol 6, No 10 (2018) Vol 6, No 9 (2018) Vol. 6 No. 9 (2018) Vol. 6 No. 8 (2018) Vol 6, No 8 (2018) Vol 6, No 8 (2018) Vol 6, No 7 (2018) Vol. 6 No. 7 (2018) Vol 6, No 7 (2018) Vol 6, No 6 (2018) Vol. 6 No. 6 (2018) Vol. 6 No. 5 (2018) Vol 6, No 5 (2018) Vol 6, No 4 (2018) Vol. 6 No. 4 (2018) Vol 6, No 3 (2018) Vol. 6 No. 3 (2018) Vol. 6 No. 2 (2018) Vol 6, No 2 (2018) Vol 6, No 2 (2018) Vol. 6 No. 1 (2018) Vol 6, No 1 (2018) Vol. 5 No. 12 (2017) Vol 5, No 12 (2017) Vol 5, No 12 (2017) Vol. 5 No. 11 (2017) Vol 5, No 11 (2017) Vol 5, No 10 (2017) Vol. 5 No. 10 (2017) Vol. 5 No. 9 (2017) Vol 5, No 9 (2017) Vol. 5 No. 8 (2017) Vol 5, No 8 (2017) Vol 5, No 7 (2017) Vol. 5 No. 7 (2017) Vol. 5 No. 6 (2017) Vol 5, No 6 (2017) Vol 5, No 5 (2017) Vol. 5 No. 5 (2017) Vol. 5 No. 4 (2017) Vol 5, No 4 (2017) Vol. 5 No. 3 (2017) Vol 5, No 3 (2017) Vol 5, No 2 (2017) Vol. 5 No. 2 (2017) Vol. 5 No. 1 (2017) Vol 5, No 1 (2017) Vol. 4 No. 8 (2016) Vol 4, No 8 (2016) Vol 4, No 7 (2016) Vol. 4 No. 7 (2016) Vol. 4 No. 6 (2016) Vol 4, No 6 (2016) Vol 4, No 5 (2016) Vol. 4 No. 5 (2016) Vol. 4 No. 4 (2016) Vol 4, No 4 (2016) Vol. 4 No. 3 (2016) Vol 4, No 3 (2016) Vol 4, No 2 (2016) Vol. 4 No. 2 (2016) Vol. 4 No. 1 (2016) Vol 4, No 1 (2016) Vol 3, No 8 (2015) Vol. 3 No. 8 (2015) Vol 3, No 7 (2015) Vol. 3 No. 7 (2015) Vol 3, No 6 (2015) Vol. 3 No. 6 (2015) Vol 3, No 5 (2015) Vol. 3 No. 5 (2015) Vol. 3 No. 4 (2015) Vol 3, No 4 (2015) Vol. 3 No. 3 (2015) Vol 3, No 3 (2015) Vol 3, No 2 (2015) Vol. 3 No. 2 (2015) Vol. 3 No. 1 (2015) Vol 3, No 1 (2015) Vol 2, No 8 (2014) Vol. 2 No. 8 (2014) Vol 2, No 7 (2014) Vol. 2 No. 7 (2014) Vol. 2 No. 6 (2014) Vol 2, No 6 (2014) Vol 2, No 5 (2014) Vol. 2 No. 5 (2014) Vol. 2 No. 4 (2014) Vol 2, No 4 (2014) Vol. 2 No. 3 (2014) Vol 2, No 3 (2014) Vol 2, No 2 (2014) Vol. 2 No. 2 (2014) Vol. 2 No. 1 (2014) Vol 2, No 1 (2014) Vol 1, No 6 (2013) Vol. 1 No. 6 (2013) Vol 1, No 5 (2013) Vol. 1 No. 5 (2013) Vol. 1 No. 4 (2013) Vol 1, No 4 (2013) Vol 1, No 3 (2013) Vol. 1 No. 3 (2013) Vol. 1 No. 2 (2013) Vol 1, No 2 (2013) Vol. 1 No. 1 (2013) Vol 1, No 1 (2013) More Issue