cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Arjuna Subject : -
Articles 1,398 Documents
PENGARUH PENAMBAHAN SEMEN PORTLAND TIPE 1 TERHADAP DAYA DUKUNG TANAH LUNAK UNTUK MENDAPATKAN NILAI CBR DIPROYEK JALAN TOL GEMPOL – PASURUAN Fahara, Adista; Zaika, Yulvi; Rachamansyah, Arief
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol 1, No 1 (2019)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam pembangunan jalan tol, tanah mempunyai peran yang penting dalam mempengaruhi perencanaan pembangunan jalan. Setiap bangunan Teknik sipil tidak lepas dari struktur bawah yang dipengaruhi oleh jenis tanahnya. Jenis tanah di Indonesia mayoritas memiliki jenis tanah ekspansif. Tanah lempung ekspansif merupakan salah satu jenis tanah yang banyak ditemukan memiliki masalah keteknikan.Pada penelitian ini zat yang aditif yang digunakan adalah semen Portland 1 (PC-1) . semen ini banyak digunakan untuk konstruksi yang memerlukan persyaratan khusus atas ktehanan kadar garam sulfat tinggi, seperti konstruksi tepi laut, bangunan di derah pelabuhan, bangunan di bawah permukaan tanah (underground), konstruksi tiang pancang, jembatan dan bangunan derah rawa. Menggunakan variable campuran semen (5% ; 8% ; 10% ; 12% ; 15%) guna mendapatkan campuran yang dapat menghasilka hasil yang maksimal.Dalam penelitian ini objek yang diamati adalah tanah lunak yang berasal dari Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur. Pengujian laboratorium yang dilakukan seperti uji specific gravity dan uji batas-batas atterberg untuk mengetahui sifat fisis tanah yang sudah dicampurkan dengan Semen. Sedangkan untuk mengetahui sifat mekanis tanah campuran dilakukan pengujian seperti uji pemadatan standard dan uji CBR unsoaked maupun soaked. Kata kunci: tanah lunak,stabilisasi tanah,cement, karakteristik, daya dukung,CBR
PERENCANAAN JUMLAH GARDU DAN RAMP DI AKSES KARANGLO PADA TOL PANDAAN-MALANG Abiel Cahya Nugraha, R. Cakra Bagaskara,; Djakfar, Ludfi; Bowoputro, Hendi
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol 1, No 1 (2019)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jalan Tol diselenggarakan untuk mendukung pergerakan lalu lintas secara optimal serta meningkatkan efisiensi pelayanan jasa distribusi guna menunjang ipeningkatan pertumbuhan ekonomi terutama di wilayah yang tingkat perkembangan ekonominya tinggi. Pembangunan jalan tol yang sedang berlangsung adalah jalan tol iPandaan-Malang. Tol yang juga terhubung dengan jalan tol Gempol-Pandaan ini nantinya diharapkan akan mampu mengurai simpul kemacetan yang ada di jalan arteri dan dapat memangkas waktu tempuh dari Malang menuju Pandaan dan sebaliknya. Maka perlu analisis yang bertujuan untuk mengetahui potensi pengguna jalan tol, merencanakan desain geometrik pada ramp dan merencanakan jumlah gardu tol. Potensi pengguna jalan tol dianalisis dengan survey asal-tujuan dan stated preference. Berdasarkan hasil analisis potensi pengguna jalan tol pada tahun 2020,2025,2030, 2035 untuk golongan I secara berturut-turut adalah 10145,13596,18220 dan 24417 kendaraan/hari; kendaraan golongan II adalah 1186,1590,2130 dan 2885 kendaraan/hari. Perencanaan geometrik ramp menggunakan Peraturan Standar Geometrik Jalan Bebas Hambatan untuk Jalan Tol No.007/BM/2009dihasilkan 3 tikungan horizontal dengan 2 tipe tikungan SCS (Spiral-Circle-Spiral) dan 1 tikungan SS (Spiral-Spiral). Kecepatan rencana sebesar 60 km/jam dengan jari-jari 110 meter. Perhitungan jumlah gardu tol dengan model antrian FIFO pada tahun 2025 dan 2035 adalah sejumlah 6 dan 8 gardu tol dengan tingkat kedatangan 1883 dan 3273 kendaraan/jam.   Kata Kunci: Jalan Tol, Potensi Pengguna Tol, Stated Preference (SP), Asal-Tujuan, Geometrik, Ramp, Gardu Tol
KAJIAN KINERJA PELAYANAN DAN PEMILIHAN MODA TAKSI ONLINE DI KOTA MALANG Liliy A.C.S. Demotokay, Dinda Fitri Agustin ,; Wicaksono, Achmad; Kusumaningrum, Rahayu
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol 1, No 1 (2019)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kota Malang merupakan salah satu kota yang selalu mengalami perkembangan dan tadak jauh dari kegiatan pergerakan dan seiring berkembangnya jaman pada masa kini manusia dimudahkan dalam kegiatan pergerakan dengan adanya taksi online.  Terdapat dua perusahaan taksi online yang saat ini beroperasi di wilayah kota malang yaitu grab Car dan Go Car.  Tujuan dari kajian kinerja pelayanan dan pemilihan moda taksi online di kota malang yaiyu (1) mengetahui bagaimana karakteristik penumpang taksi online saat ini. (2) mengetahui kinerja taksi online di kota malang (3) Faktor apa saja yang mempengaruhi penumpang memilih taksi online antara Grab Car dan Go Car.Objek yang diteliti adalah konsumen yang pernah menggunakan jasa taksi online dari perusahaan Grab Car dan Go Car.  Dengan menggunakan metode Important Performance Analysis dan ditentukan responden sebanyak 400 orang didapat dari perhitungan rumus Lameshow
OPTIMALISASI JUMLAH RUMAH PADA PEMBANGUNAN PERUMAHAN DENGAN METODE PROGRAM INTEGER Hakam, Fikri Arifuddin; Unas, Saifoe El; Zacoeb, Achfas
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol 1, No 1 (2019)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebutuhan jklakan jkltempat jkltinggal jklyang jkllayak jkldengan jklsiap jklhuni jkldengan jklberbagai jkltipe jklrumah jklsemakin jklhari jklsemakin jkltinggi. jklSalah jklsatu jklpengembang jkldi jklkota jklGresik jklpada jklperumahan jkl“X” jklmemiliki jkllahan jklsebesar jkl3450 jklm2 jkldengan jklmemiliki jkltiga jkltipe jklrumah jklyaitu jkltipe jklrumah jkl36 jklm2, jkltipe jklrumah jkl48 jklm2, jkldan jkltipe jklrumah jkl52 jklm2. jklTujuan jklpada jklpenelitian jklini jklharapan jklhasil jklyang jkldidapatkan jklpada jklmodel jkloptimasi jkluntuk jklmendapatkan jkljumlahh jklrumah jkldengan jklhasil jklkeuntungan jklyang jkloptimal. jklMetode jklyang jkldigunakan jkladalah jklprogram jkllinier, jklkhususnya jklpada jklprogram jklinteger jklyang jklnantinya jklakan jklmenghasilkan jklnilai jklakhir jklbilangan jklbulat jklpada jklvariabel jklkeputusan. jklOptimalisasi jklini jkldilakukan jkldengan jkltiga jklalternatif jklyaitu jklalternatif jklpertama jklnilai jklluas jkllahan jkldengan jklmerata-rata jklluas jkllahan jkldari jkltipe jklrumah jklyang jklada, jklalternatif jklkedua jkldari jklluas jkllahan jklterkecil jklpada jkltipe jklrumah jklyang jkltersedia jkl(eksisting), jkldan jklalternatif jklketiga jkldiambil jkldari jkljumlah jklrumah jkldengan jklluas jkllahan jklyang jkltersedia jkl(eksisting) jkldari jklperusahaan. Hasil jklperhitungan jkldimana jklterdapat jkltiga jklperbandingan jkldengan jklbeberapa jkltipe jklrumah jklyang jklakan jkldibangun jklyaitu jkltipe jklrumah jkl36 jklm2, jkltipe jklrumah jkl48 jklm2, jkldan jkl52 jklm2 jkldimana jklhasil jkloptimal jkldari jklperbandingan jklpertama jklakan jkldibangun jkl26 jklunit jkldengan jklkeuntungan jklyang jkldidapat jklsebesar jklRp jkl1.748.918.938, jklperbandingan jklkedua jklakan jkldibangun jkl29 jklunit jkldengan jklkeuntungan jklyang jkldidapat jklsebesar jklRp jkl1.895.688.967, jkldan jklperbandingan jklketiga jkldibangun jkl29 jklunit jkldengan jklkeuntungan jklyang jkldidapatkan jklsebesar jklRp jkl1.893.204.457. jkldari jklhasil jkltiga jklperbandingan jkldiambil jklhasil jklyang jkloptimal jklyaitu jklpada jklperbandingan jklkedua jkldengan jkltipe jklrumah jkl36 jklm2 jklsebanyak jkl16 jklunit, jkltipe jklrumah jkl48 jklm2 jklsebanyak jkl9 jklunit, jkldan jkl52 jklm2 jklsebanyak jkl4 jklunit jkldengan jkltotal jkl29 jklunit jklrumah jklyang jklakan jkldibangun jkldengan jklkeuntungan jklyang jkldidapatkan jklsebesar jklRp jkl1.895.688.967 jkldengan jklmerubah jklbentuk jkllayout jkldengan jklyang jklbaru. Kata jklKunci jkl: jkloptimalisasi, jklperumahan, jklpengembangan jklperumahan, jklprogram jkllinier, jklsimpleks, jklprogram jklinteger, jklmatriks.
PERUBAHAN KEKUATAN AKIBAT VARIASI BEBAN PRELOADING PADA PERBAIKAN TANAH LUNAK DENGAN PVD BERPOLA SEGIEMPAT Undiprastya, Guruh; Zaika, Yulvi; Rachmansyah, Arief
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol 1, No 1 (2019)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembangunan infrastruktur di Indonesia terutama jalan bebas hambatan sedang marak dibangun. Salah satunya jalan bebas hambatan Gempol-Pasuruan. Pada data sebelumnya karakteristik tanah di daerah tersebut memiliki karakteristik struktur masif dengan konsistensi tanah yang tidak stabil dikarenakan memiliki kandungan air tanah yang berlebih.  Dari data tersebut ternyata diperlukan perbaikan tanah pada tanah dengan metode preloading dan akandikombinasikan dengan PVD (Prefabricated Vertical Drain) pola persegi dengan timbunan yang akan  diberikan yaitu secara bertahap dengan skalal laboratorium. Pada penelitian ini dilakukan dengan tiga tahapan pelaksanaan, yaitu persiapan, kegiatan lapangan, dan pekerjaan laboratorium. Pengambilan sampel tanah di daerah Grati dengan metode undisturbed soil dan disturbed soil. Sampel tanah kemudian dilakukan uji konsolidasi, kadar air, density, Vane shear. Analisis data untuk mengetahui perilaku tanah lunak terhadap daya dukung  tanah dengan metode preloading dikombinasikan dengan PVD variasi bebanpreloading  yang ditentukan. Hasil penelitian yang telah dilakukan ini adalah tanah di daerah tersebut dapat diklasifikasikan sebagai tanah lunak dengan tebal lapisan 15,5 m,lalu  kemudian ditinjuau kuat gesernya dengan uji Vane Shear. Penambahan beban secara bertahap (setiap beban sama), dengan meningkatnya tegangan maka akan menaikkan harga koefisien kompresi yang akan menyebabkan kenaikan penurunan.Dengan selisih dari Cc antara tegangan 1,015(kg/cm2) tanpa PVD dengan yang menggunakan PVD ialah 148,958 %, dan tegangan terbesar didapatkan Cc sebesar 0,8874.  Selisih antara yang menggunakan PVD dengan tanpa PVD tegangan yang sama ialah 123,27 %, dan selisih antara uji vane shear sebelum pembebanan dengan tegangan terbesar ialah 400,25 %.   Kata kunci: Tanah Lunak,Prefabricated Vertical Drain (PVD), Konsolidasi, Vane Shear, Kuat Geser
PENGARUH VARIASI PANJANG SERAT KALENG TERHADAP MODULUS ELASTISITAS, KEKAKUAN, DAN DAKTILITAS BALOK BETON BERTULANG Rama, Rizal; Wijatmiko, Indradi; Firdausy, Ananda Insan
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol 1, No 2 (2019)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Beton adalah komponen penting dalam penyusun bangunan konstruksi yang memiliki kuat tekan tinggi, tetapi memiliki kuat tarik rendah, sebagai solusi, beton dikombinasikan dengan tulangan baja untuk menahan gaya tarik yang disebut balok beton bertulang.  Namun, saat balok menerima beban melebihi kapasitas tulangan baja, balok dapat mengalami retak yang menyebabkan korosi pada tulangannya.Berbagai penelitian telah dilakukan untuk memperkuat struktur balok, salah satunya dengan penambahan serat dalam campuran balok.Penelitian ini menggunakan serat kaleng untuk meningkatkan kuat tarik balok, selain itu dapat mengurangi permasalahan sampah yang ada. Penelitian ini dimaksudkan untuk mengetahui pengaruh penambahan variasi panjang serat kaleng terhadap modulus elastisitas, kekakuan, dan daktilitas balok beton bertulang dengan dimensi (15x20x130) cm. Benda uji yang dibuat menggunakan mutu beton K-250 dengan tulangan utama D10 dan tulangan geser Ø8, serta menggunakan penambahan variasi panjang serat kaleng dengan dimensi (2x40) mm dan (2x80) mm masing – masing dengan fraksi 10% dari volume balok.Jenis pengujian yang dilakukan diantaranya, pengujian kuat tekan silinder untuk mendapatkan mutu beton dan pengujian kuat tarik lentur balok beton bertulang pada tumpuan sendi-rol dengan jarak 1m dan menggunakan LVDT untuk mendapatkan beban maksimum dan lendutan aktual pada benda uji. Hasil pengujian  menujukkan bahwa modulus elastisitas terbesar terjadi pada penambahan serat 8 cm dengan cara ASTM C469-02 sebesar 21968,106 MPa (naik 38,9%dari balok normal). Kekakuan terbesar dari titik tinjau 1 (first crack) terjadi pada penambahan serat 8 cm sebesar 518,684 kg/mm (naik 17,1% dari balok normal), kekakuan terbesar dari titik tinjau 2 (P=1000kg) terjadi pada penambahan serat 8 cm sebesar 496,946 kg/mm (naik 13,6% dari balok normal). Daktilitas terbesar terjadi pada penambahan serat 8 cm dengan cara daktilitas perpindahan sebesar 1,936 (naik 7,1% dari balok normal). Kata kunci: balok beton bertulang, serat kaleng, modulus elastisitas, kekakuan, daktilitas
PENGARUH VARIASI FRAKSI SERAT KALENG TERHADAP MODULUS ELASTISITAS, KEKAKUAN, DAN DAKTILITAS BALOK BETON BERTULANG Rahmantyo, Fiqi; N., Christin Remayanti; B. K., Bhondana Bayu
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol 1, No 2 (2019)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Struktur balok berfungsi untuk memikul beban yang berasal dari pelat kemudian disalurkan ke kolom. Beban-beban yang tersebut akan menghasilkan momen lentur dan gaya geser pada balok. Selain kuat tarik yang lemah, perlu diwaspadai juga terjadinya retakan-retakan pada balok karena akan menyebabkan korosi pada tulangan baja di beton. Hal tersebut dapat memicu kegagalan struktur. Salah satu cara untuk mengatasi kelemahan pada balok tersebut yaitu dengan penambahan serat pada campuran beton. Penelitian ini untuk mengetahui pengaruh serat kaleng terhadap modulus elastisitas, kekakuan, dan daktilitas balok beton bertulang. Ukuran serat kaleng yang digunakan adalah 40 x 2 mm. Balok yang digunakan berdimensi 130 x 15 x 20 cm. Mutu beton yang direncanakan sebesar 20,75 MPa. Tulangan utama pada balok yaitu tulangan D10 mm dan untuk tulangan sengkang yaitu tulangan Ø8 mm. Jenis serat  yang digunakan adalah kaleng bekas minuman. Variasi yang digunakan yaitu fraksi sebesar 10% dan 15% dari volume balok beton bertulang. Hasil pengujian modulus elastisitas menunjukkan  bahwa nilai modulus elastisitas maksimum diperoleh dari fraksi 15% dengan nilai sebesar 24571,339 MPa (meningkat 45,392% dari balok normal). Hasil dari pengujian kekakuan juga menunjukkan bahwa nilai kekakuan maksimum diperoleh dari fraksi 15%. Sedangkan hasil pengujian daktilitas tidak menunjukkan adanya hasil yang signifikan pada setiap fraksi serat kaleng. Kata Kunci: balok beton bertulang, serat kaleng, modulus elastisitas, kekakuan, daktilitas  
PENGARUH VARIASI FRAKSI SERAT KALENG TERHADAP KUAT LENTUR, LENDUTAN, DAN POLA RETAK BALOK BETON BERTULANG Hasanti, Yufi Maghfira; N., Christin Remayanti; Firdausy, Ananda Insan
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol 1, No 2 (2019)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Beton merupakan material paling umum digunakan sebagai bahan konstruksi bangunan. Beton memiliki sifat kuat tekan yang tinggi serta kuat tarik yang rendah. Untuk mengatasi kuat tarik beton seringkali dilakukan pemasangan tulangan baja pada bagian beton yang menahan gaya tarik. Namun seringkali bantuan tulangan baja masih kurang untuk mengatasi lendutan dan retakan yang terjadi. Oleh karena itu, berbagai inovasi telah dilakukan oleh para peneliti salah satunya dengan menambahkan serat pada campuran beton. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pengaruh serat kaleng terhadap kuat lentur, lendutan, dan pola retak balok beton bertulang. Balok yang digunakan berdimensi 15 x 20 x 130 cm. Mutu beton direncanakan sebesar 20.75 MPa. Jenis serat yang digunakan adalah kaleng bekas minuman dengan panjang 40 mm dan lebar 2 mm serta variasi yang digunakan yaitu fraksi sebesar 10% dan 15% dari volume beton bertulang. Hasil pengujian kuat lentur balok menunjukkan bahwa penambahan serat kaleng pada balok beton bertulang tidak berpengaruh seara signifikan. Hasil pengujian lendutan menunjukkan bahwa balok dengan fraksi 15% menurunkan lendutan dan lebar retak paling optimum. Nilai lendutan untuk 1000 kg dan beban first crack masing-masing sebesar 2.105 kg dan 3.095 kg. Untuk nilai lebar retak senilai 1.52 mm. Hasil pengamatan pola retak menunjukkan bahwa seluruh balok normal maupun penambahan serat kaleng memiliki pola retak lentur geser. Kata Kunci: balok beton bertulang, serat kaleng, kuat lentur, lendutan, pola retak  
PENGARUH VARIASI PANJANG SERAT KALENG TERHADAP KUAT LENTUR, LENDUTAN, DAN POLA RETAK BALOK BETON BERTULANG Amiroh, Habibatul; Wijatmiko, Indradi; Waluyohadi, Indra
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol 1, No 2 (2019)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Betonmerupakanunsur yang sangatpentingdalamstrukturbangunan. Betonmemilikikuattekan yang tinggi, namunkuattarik yang rendah. Baja tulangandigunakanuntukmenahangayatarik. Apabilabetonbertulangmenahangayatarik yang melebihikapasitasbajatulanganmakaakanmenimbulkanretak, sehinggadilakukanbeberapapenelitianuntukmengatasimasalahtersebut, salah satunyayaitupenambahanseratdalamcampuranbeton. Penelitininimenggunakanseratkalengkarenaselaindapatmeningkatkankuattarikbeton, serat yang digunakandapatmengurangipermasalahanlimbah di Indonesia. Penelitianinibertujuanuntukmenganalisispengaruhseratkalengterhadapkuatlentur, lendutan, dan polaretakbalokbetonbertulang. Balok yang digunakanberdimensi (15 x 20 x 130) cm denganmuturencana 20,75 MPa. Balokmenggunakantulanganutama D-10 mm dan tulangansengkang ø8 mm. Serat yang digunakanyaituseratdarilimbahkalengminumandenganfraksi 10% dari volume beton, lebar 2 mm, dan variasipanjang yang digunakanyaitu 4 cm dan 8 cm. Pengujiandilakukandenganmeletakkanbalok di atasduatumpuansederhana dan satubebanterpusat di tengahbentang. Hasil pengujianbalokmenunjukkanbahwaserat yang paling optimum dalammenaikkankuatlentur dan menurunkannilailendutansertalebarretak pada balokadalahseratvariasipanjang 8 cm. Kuatlenturbalokmeningkatsebesar 8,9% daribalok normal, lendutanbalokmengalamipenurunansebesar 8,1% daribalok normal, dan lebarretakmengalamipenurunansebesar 14,3%. Kata kunci: balokbetonbertulang, seratkaleng, kuatlentur, lendutan, polaretak.
PENGARUH VARIASI PILIN SERAT KALENG TERHADAP MODULUS ELASTISITAS, KEKAKUAN, DAN DAKTILITAS BALOK BETON BERTULANG Kireina, Annisa Widia; Wibowo, Ari; Waluyohadi, Indra
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol 1, No 2 (2019)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggunaan balok bertulang memanfaatkan sifat beton untuk menahan gaya tekan dan tulangan menahan gaya tarik. Seiring berkembangnya teknologi dan informasi, inovasi di bidang Teknik Sipil pun berkembang salah satunya inovasi penambahan serat kaleng pada campuran beton. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh penambahan serat kaleng dengan variasi pilin terhadap modulus elastisitas beton, kekakuan, dan daktilitas balok beton bertulang. Benda uji yang digunakan berupa balok berukuran (15 x 20 x 130) cm dengan tulangan utama D10 dan tulangan sengkang Ø8. Serat kaleng yang dicampurkan berdimensi (2 x 40) mm, fraksi 10% volume balok, dengan variasi pilin satu kali dan satu setengah kali. Hasil pengujian menunjukkan bahwa penambahan serat pilin menurunkan beban maksimum yang dapat ditahan oleh balok beton bertulang dan modulus elastisitas beton. Penambahan serat dengan pilin satu kali memberikan hasil kekakuan terbesar sebesar 447,477 kg/mm (naik 15,574% dari balok normal) dan daktilitas terbesar sebesar 2,175 (naik 19,36% dari balok normal). Kata Kunci: balok beton bertulang, serat, modulus elastisitas, kekakuan, daktilitas.

Page 62 of 140 | Total Record : 1398