cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Arjuna Subject : -
Articles 1,398 Documents
Evaluasi dan Peningkatan Kinerja Simpang APILL Menggunakan Software PTV VISSIM dan PKJI 2023 Muhammad, Faris Irva; Bowoputro, Hendi; Wicaksono, Achmad
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol. 1 No. 1 (2026): Student Journal
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Simpang APILL memiliki peran penting dalam pengaturan arus lalu lintas, namun kinerjanya sering menurun akibat peningkatan volume kendaraan, khususnya pada jam puncak. Salah satu simpang yang mengalami permasalahan tersebut adalah Simpang APILL ITN Malang yang menghubungkan Jalan Veteran, Jalan Sigura-gura, Jalan Bendungan Sutami, dan Jalan Sumbersari. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja eksisting simpang serta merumuskan alternatif peningkatan kinerjanya. Analisis dilakukan menggunakan perangkat lunak PTV VISSIM dan metode PKJI 2023 dengan memanfaatkan data geometrik simpang, volume lalu lintas, waktu sinyal, kecepatan kendaraan, perilaku pengemudi, serta hambatan samping yang diperoleh melalui survei lapangan. Hasil pemodelan VISSIM menunjukkan panjang antrian maksimum pada jam puncak pagi sebesar 37,93 m pada pendekat timur, 143,14 m pada pendekat selatan, dan 220,64 m pada pendekat barat. Sementara itu, analisis PKJI 2023 menghasilkan nilai derajat kejenuhan sebesar 0,567 pada pendekat timur, 0,955 pada pendekat selatan, dan 1,021 pada pendekat barat dengan tundaan simpang mencapai 325,23 det/smp. Upaya peningkatan kinerja dilakukan melalui dua alternatif, yaitu penyesuaian waktu siklus dan pembagian waktu hijau, serta pelarangan manuver belok kanan pada lengan barat. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa pelarangan belok kanan memberikan peningkatan kinerja simpang yang paling efektif dibandingkan kondisi eksisting maupun alternatif penyesuaian waktu sinyal.   Kata Kunci: Kinerja Simpang, PKJI 2023, PTV VISSIM Student Version 2025, Simpang APILL
Perencanaan Pondasi Tiang Pancang dengan Steel Pipe Pile pada Struktur Vertical Vessel (Studi Kasus : PT Kilang Pertamina Internasional) Muttaqin, Rafa Khayum; Prof. Dr. Ir. As’ad Munawir, MT.; Ir. Eko Andi Suryo, ST., MT., Ph.D., IPU., ASEAN Eng.
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol. 1 No. 1 (2026): Student Journal
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perencanaan pondasi vertical vessel pada fasilitas kilang minyak menghadapi tantangan beban besar dan momen guling tinggi pada kondisi tanah lunak dengan nilai SPT < 10 yang membatasi kapasitas lateral tiang, sehingga konfigurasi tiang konvensional menjadi tidak efisien karena membutuhkan jumlah tiang yang besar untuk memenuhi kriteria defleksi dan penurunan layan. Penelitian ini mengevaluasi kinerja pondasi steel pipe pile sebagai alternatif terhadap concrete spun pile melalui pendekatan optimasi desain. Analisis dilakukan menggunakan perhitungan analitis dan LPILE untuk tiang tunggal, GROUP untuk grup tiang, serta PLAXIS 3D untuk evaluasi penurunan. Hasil menunjukkan bahwa pada konfigurasi identik 8×8, steel pipe pile mampu mereduksi defleksi lateral sebesar 22% dan penurunan total sebesar 13%, sehingga memungkinkan optimasi konfigurasi menjadi 7×7 dengan pengurangan jumlah tiang sebesar 23.44%, di mana defleksi lateral tetap berada di bawah batas layan 12 mm dan penurunan total menurun sekitar 14%. Meskipun memberikan peningkatan kinerja struktural, penggunaan steel pipe pile memiliki implikasi biaya yang lebih tinggi dibandingkan spun pile, sehingga pemilihannya perlu dipertimbangkan sebagai trade-off antara efisiensi teknis dan konsekuensi ekonomi dalam perencanaan pondasi.
Optimasi Pemakaian Alat Berat pada Pekerjaan Galian STA 35+000 s.d. 35+250 dan Timbunan STA 32+950 s.d. 33+950: Studi Kasus Proyek Jalan Tol Bogor–Ciawi–Sukabumi Seksi 3 Paket 3B Budi Fathoni, Iqbaal; El Unas, Saifoe; Hasyim, M. Hamzah
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol. 1 No. 1 (2026): Student Journal
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 Penelitian ini bertujuan menentukan kombinasi alat berat optimal pada pekerjaan galian dan timbunan Proyek Jalan Tol Bogor–Ciawi–Sukabumi Seksi 3 Paket 3B, meliputi galian STA 35+000 – 35+250 dan timbunan STA 32+950 – 33+950. Pekerjaan tersebut memerlukan perencanaan alat berat yang efektif, efisien, dan ekonomis. Alat berat yang dianalisis meliputi excavator, dump truck, bulldozer, sheepfoot roller, dan vibratory roller. Metode yang digunakan adalah Riset Operasi dengan pendekatan Program Dinamik dan Program Bilangan Bulat menggunakan MATLAB. Analisis didasarkan pada produktivitas dan biaya operasional per jam. Hasil penelitian menunjukkan kombinasi optimum menghasilkan biaya operasional Rp 15. 283.950,60. per jam. Kombinasi ini mampu meningkatkan kinerja pelaksanaan proyek serta mendukung pengendalian waktu dan biaya konstruksi jalan tol secara keseluruhan berkelanjutan.   Kata Kunci: Optimasi, Alat berat, Produktivitas, Excavator, Dump Truck, Bulldozer, Sheepfoot Roller, Vibratory Roller, Biaya Operasional. 
Analisis Stabilitas Lereng Akibat Pengaruh Rapid Drawdown dan Infiltrasi Air Hujan (Studi Kasus : Hulu Bendungan Sengguruh Kabupaten Malang) Shofatul Uma, Atha Dhia; Eko Andi Suryo; Harimurti
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol. 1 No. 1 (2026): Student Journal
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Kondisi topografi lereng dapat terjadi secara alami atau sengaja dibuat oleh manusia untuk tujuan tertentu. Tanah longsor merupakan salah satu bencana alam yang sering terjadi di lereng alam maupun buatan manusia. Bencana ini muncul karena pergerakan massa batuan, tanah atau puing – puing dari material lereng (campuran tanah dan batuan) menuruni lereng. Kondisi rapid drawdown pada sungai umumnya terjadi pada saat pemeliharaan bendungan atau tanggul dengan cara seperti pengelontoran sedimen (flushing).  Metode penelitian menggunakan kualitatif dengan studi literatur. Data yang diambil merupakan data sekunder yaitu sumber data yang diperoleh melalui perantara atau tidak dilakukan sendiri oleh peneliti melainkan berasal dari data Laboratorium Mekanika Tanah dan Geologi Fakultas Teknik Universitas Brawijaya. Data sekunder ini berupa studi literatur, data topografi untuk melihat bentuk lereng sungai, data curah hujan, dan data tanah untuk mengetahui sifat fisis (kohesi dan sudut geser) yang digunakan dalam analisis stabilitas lereng. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai FS sebesar 1,086, yang berarti lereng berada dalam kondisi tidak stabil karena kurang dari batas aman 1,25. Analisis pada kondisi rapid drawdown menunjukkan lereng tidak stabil, dengan nilai FS sebesar 0,935. Kondisi rapid drawdown yang disertai infiltrasi air hujan merupakan kondisi paling kritis, dengan nilai FS hanya 0,813. Sebaliknya kondisi slow drawdown, baik tanpa maupun dengan hujan, menunjukkan nilai FS di atas 1,25 yang berarti lereng dalam keadaan stabil.Perkuatan menggunakan sheet pile menghasilkan nilai FS sebesar 2,515 sedangkan perkuatan dengan dinding penahan tanah (DPT) menghasilkan nilai FS 2,055. Keduanya terbukti efektif meningkatkan stabilitas lereng. Kata Kunci : Eksisting, Rapid Drawdown, Flushing
ANALISIS FAKTOR PENYEBAB KECELAKAAN DAN STRATEGI PENANGGULANGANNYA PADA JARINGAN JALAN SURABAYA BARAT Kefas Lambang El Shadai, Kefas Lambang El Shadai; Lasmini Ambarwati; Rahayu Kusumaningrum
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol. 1 No. 1 (2026): Student Journal
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peningkatan jumlah kendaraan bermotor di wilayah perkotaan, khususnya di Surabaya Barat, berdampak langsung terhadap meningkatnya risiko kecelakaan lalu lintas. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor penyebab kecelakaan lalu lintas serta merumuskan strategi penanggulangannya pada jaringan jalan Surabaya Barat. Metode penelitian yang digunakan meliputi pengumpulan data primer berupa observasi kondisi geometrik jalan serta data sekunder berupa data kecelakaan lalu lintas periode 2022–2024 yang diperoleh dari Kepolisian Daerah Jawa Timur dan Dinas Perhubungan Kota Surabaya. Analisis dilakukan dengan pendekatan statistik deskriptif dan regresi untuk mengidentifikasi pengaruh faktor manusia, kendaraan, geometri jalan, dan lalu lintas terhadap kejadian kecelakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor manusia, khususnya perilaku pengendara sepeda motor, menjadi penyebab dominan kecelakaan, diikuti oleh kondisi geometri jalan dan karakteristik lalu lintas. Strategi penanggulangan yang direkomendasikan meliputi peningkatan fasilitas keselamatan jalan, perbaikan desain geometrik, serta penguatan edukasi dan penegakan hukum lalu lintas. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar pengambilan kebijakan keselamatan lalu lintas di kawasan perkotaan dengan tingkat mobilitas tinggi. Kata kunci: kecelakaan lalu lintas, keselamatan jalan, perilaku pengendara, geometri jalan, Surabaya Barat
Evaluasi Kinerja Seismik Gedung Perkuliahan Bertingkat Tinggi Menggunakan Analisis Pushover Salsabila Tasya; Retno Anggraini; Ari Wibowo
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol. 1 No. 1 (2026): Student Journal
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia memiliki tingkat aktivitas seismik yang tinggi sehingga bangunan gedung dengan kapasitas besar memiliki risiko signifikan terhadap kerusakan atau keruntuhan akibat gempa bumi. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja dari struktur bangunan agar dapat diketahui perilaku keruntuhan dan tingkat keamanannya. Evaluasi dilakukan menggunakan jenis analisis nonlinier yaitu analisis pushover dengan perangkat lunak SAP2000 yang berpedoman pada SNI 1726:2019 dan ATC-40. Objek merupakan gedung perkuliahan eksisting setinggi 33,5 m yang dibangun dalam rentang tahun 2011-2014. Pemodelan 3D didasarkan pada data sekunder perencanaan dan as-built drawing yang disederhanakan. Hasil penelitian menunjukkan pada titik kinerja didapat kapasitas gaya geser dasar (V) arah X mencapai 4.069.218 kg dan arah Y 4.102.830 kg; serta perpindahan (D) arah X sebesar 0,267 m dan arah Y 0,268 m. Dikarenakan berasal dari titik kinerja, maka kapasitas gaya geser dasar gedung dipastikan sudah memenuhi kapasitas pemintaannya dan perpindahan ada dalam kategori aman karena tidak melebihi perpindahan izinnya yaitu 0,01 dari tinggi gedung. Pada kasus keruntuhan gedung, terlihat fenomena lantai lunak yang mengakibatkan mekanisme keruntuhan pancake dimana kolom mengalami sendi plastis secara global dan balok pada beberapa lapis lantai yang ada akan runtuh secara bertumpuk menyerupai pancake. Berdasarkan tabel batasan deformasi ATC-40, gedung memiliki level kinerja yang sangat baik yaitu Immediate Occupancy (IO). Level tersebut diperoleh dari perhitungan simpangan total maksimum arah X sebesar 0,00797 dan arah Y 0,00800; serta simpangan inelastis maksimum sebesar 0,00450 dan 0,00454 untuk arah X dan Y. Dapat disimpulkan bahwa Gedung Perkuliahan Bertingkat Tinggi mampu menahan beban gempa efektifnya dan jika terjadi gempa gedung hanya akan mengalami kerusakan minor nonstruktural.   Kata kunci: analisis beban dorong, SAP2000, level kinerja
Studi Pengaruh Penambahan Groundsill terhadap Sedimentasi di depan Pengambilan Bebas dengan Pendekatan Numerik (Studi Kasus: Bangunan Pengambilan Bebas Kalibawang, Sungai Progo, Kabupaten Kulon Progo, D.I. Yogyakarta) Bulo, Octavian; Pujiraharjo, Alwafi; Beselly Putra, Sebrian Mirdeklis
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol. 1 No. 1 (2026): Student Journal
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perubahan morfologi Sungai Progo pada alur yang melewati tikungan menyebabkan permasalahan pada Free Intake Kalibawang, dimana terjadi erosi akibat adanya gerakan helikoidal aliran ketika melewati tikungan luar sungai. Erosi yang terus menerus terjadi mengakibatkan penurunan elevasi dasar sungai (degradasi) di depan bangunan pengambilan. Pada musim kemarau, penurunan dasar sungai menyebabkan penurunan elevasi muka air sehingga elevasi muka air rencana tidak tercapai sehingga debit rencana sebesar 7 m3/det yang masuk pengambilan juga tidak mencukupi. Penelitian ini mempelajari pengaruh penambahan groundsill terhadap sedimentasi di depan bangunan pengambilan Kalibawang agar dasar sungai yang sebelumnya mengalami degradasi dapat mengalami agradasi. Penelitian ini menentukan elevasi puncak groundsill dengan menjadikan elevasi saluran pengambilan sebagai batas. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan numerik menggunakan perangkat lunak Delft3D untuk melakukan simulasi aliran, transport sedimen, dan perubahan morfologi sungai. Domain pada simulasi ini menyesuaikan batimetri Sungai Progo yang berada di sekitar bangunan pengambilan Kalibawang. Groundsill direncanakan dengan tinggi 1,5 m dengan elevasi puncak pada +157 m, diletakkan di hilir bangunan pengambilan. Waktu perubahan morfologi yang terjadi yaitu selama selama satu bulan sungai mengalirkan debit hidrograf banjir. Berdasarkan hasil simulasi, didapatkan bahwa sedimentasi yang terjadi di depan bangunan pengambilan terlalu besar. Setelah simulasi, dasar sungai di depan pengambilan mengalami sedimentasi dengan nilai maksimum sebesar 9,5 m. Dilakukan pengecekan konsentrasi sedimen yang masuk dan hasilnya 2,66 kg/m3 yang melebihi persyaratan maksimum sebesar 0,4 kg/m3. Sehingga penambahan groundsill pada pengambilan bebas Kalibawang tidak efektif. Kata Kunci: Pengambilan Bebas, Groundsill, Sedimentasi, Morfologi Sungai, Software Delft3D
Pemilihan Metode Konstruksi melalui Building Information Modelling untuk Memenuhi Konstruksi Berkelanjutan Muhammad Andreyanto Agusji; Dr. Eng. Ir. Yatnanta Padma Devia, ST., MT.; Dr. Eng. Ir. Indradi Wijatmiko, ST., M.Eng. (Prac.), IPU., ASEAN Eng.
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol. 1 No. 1 (2026): Student Journal
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sektor konstruksi memiliki peran penting dalam pembangunan nasional dan memiliki laju pertumbuhan yang pesat. Pesatnya perkembangan konstruksi di Indonesia ini tidak lepas dari keterlibatan aspek-aspek pada Tujuan Perkembangan Berkelanjutan (TPB). Menurut laporan GlobalABC, sektor konstruksi bertanggung jawab atas sekitar 39% dari total emisi CO2 di seluruh dunia pada tahun 2018.  Pembangunan konstruksi yang menghasilkan emisi dengan dampak lingkungan dapat dianalisis melalui metode Life Cycle Assesment (LCA). Dengan bantuan Autodesk Revit dan Tally, dilakukan penelitian yang berfokus pada perbandingan nilai potensi pemanasan global dengan membandingkan dua jenis metode konstruksi yaitu cast-in-place dan precast. Berdasarkan hasil analisis LCA, diperoleh bahwa pemilihan metode konstruksi berpengaruh langsung terhadap total biaya ekonomi dan emisi karbon proyek. Metode cast-in-place menunjukkan performa yang lebih efisien dibandingkan precast, baik dari segi biaya maupun dampak lingkungan.