cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Arjuna Subject : -
Articles 1,492 Documents
Energy Conservation at Head Office Building of PT Petrokimia Gresik through Building Envelope Design Edi Jamal Abdillah; wasiska iyati
Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 6, No 4 (2018)
Publisher : Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Badan Standardisasi Nasional (BSN) had regulated and recommended that buidings in Indonesia should maintain to conserve  energy. Head office building of PT Petrokimia Gresik located in such orientation which the longest side of the building always receives the annual sun radiation. the building envelope uses transparant material with 80% ratio of the surface and no shading device installed. This causes overheat  inside the building and more cooling devices are needed and affects to the energy consumption. Evaluative method in the form of observation and energy audit are applied to describe the real conditions and measure the energy consumption to obtain some inputs and recommendations. Experimental method is also applied to review the recommendations which may have effect to conserve energy.based on the audit, the IKE’s numbers are above the standard  while the dominant aspect for this case is cooling system. Through the envelope design approach with alternatives in the form of adjust the transparent material, adding shading devices, and double skin, obtained that combination between changing the transparent material and using double skin facade could decrease the energy consumption number reached 3,18%. With combination of tecnical recommendation in form of changing existing tools into low energy tools, the total yield could reach 41,1%. The IKE’s numbers could be decreased from 261 kWh/m2/year into 153,67 kWh/m2/year. Keywords: Energy Conservation, Office Building, Building Envelope
PENGARUH ORIENTASI DAN POSISI TERHADAP KINERJA PENURUNAN SUHU DAN KELEMBAPAN PADA BANGUNAN RUSUNAWA MAHASISWA UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALANG Wildan Aji Gumelar
Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 6, No 4 (2018)
Publisher : Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia sebagai negara berkembang harus bisa selalu meningkatkan mutu pendidikan agar dapat bersaing secara global. Dikaitkan dengan iklim di Indonesia yaitu iklim tropis, sehingga perlu dilakukan penelitian mengenai suhu bangunan-bangunan bidang pendidikan agar terciptanya kenyamanan suhu bagi penggunanya dan tercapai juga peningkatan mutu pendidikan. Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) merupakan salah satu kampus swasta unggulan di Indonesia yang memiliki program peningkatan mutu pendidikan dan pengembangan diri berupa program P2KK. Untuk menunjang kegiatan tersebut, didirikan bangunan rusunawa mahasiswa UMM. Oleh karena itu, perlu adanya penelitian mengenai kondisi dan kinerja penurunan suhu pada bangunan rusunawa dengan membandingkan orientasi dan posisi pada ruang kamar serta rekomendasi tipe bukaan jendela yang dapat meningkatkan kenyamanan suhu di dalamnya.
Tata Lanskap Terhadap Kenyamanan Termal Berdasarkan Indeks THI pada Taman Singha Merjosari Kota Malang marwah - hanifah; Eryani Nurma Yulita
Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 6, No 4 (2018)
Publisher : Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ruang terbuka hijau memiliki tujuan dan manfaat yang besar bagi suatu kota untuk keseimbangan, kesehatan, kenyamanan, keberlanjutan, dan meningkatkan kualitas lingkungan perkotaan. Kenyamanan termal merupakan hal penting dan signifikan dalam menentukan kualitas ruang luar, seperti taman kota. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar tingkat kenyamanan termal di taman kota dan pengaruh dari tata lanskapnya. Penelitian ini dilakukan di Taman Singha Merjosari Kota Malang. Metode penelitian menggunakan indeks THI (Thermal Humidity Index) untuk merepresentasikan kategori kenyamanan di tiap area titik pengukuran. Hasil indeks THI menunjukkan, area dengan tutupan tajuk adalah area paling nyaman di Taman Singha Merjosari kota Malang. Berdasarkan pengamatan langsung di Taman Singha Merjosari, nilai THI dari taman ini berada di luar zona nyaman dengan nilai THI 26,71. Penataan elemen lanskap yang paling berpengaruh terhadap kenyamanan termal adalah keberadaan vegetasi peneduh.   Kata kunci : kenyamanan termal, indeks THI, tata lanskap
Konstruksi Hijau Pada Proyek Perpustakaan Modern Universitas Tanjungpura Kota Pontianak Kalimantan Barat Sugiharto Prayogo; Jono Wardoyo
Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 6, No 4 (2018)
Publisher : Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Konstruksi Hijau bertujuan mengurangi dampak negatif pada lingkungan yang ditimbulkan dari pelaksanaan konstuksi. PT Pembangunan Perumahan adalah pelopor pelaksanaan konstruksi hijau di Indonesia. Acuan pelaksanaan kontruksi hijau yang digunakan adalah Green Construction Target. Proyek Perpustakaan Modern Universitas Tanjungpura Kota Pontianak Kalimantan Barat adalah proyek yang mengimplementasikan konstruksi hijau dalam pelaksanaannya. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hasil penilaian dan capaian keseluruhan konstruksi hijau dan indikator pekerjaan arsitektur pada Proyek Perpustakaan Modern Universitas Tanjungpura Kota Pontianak. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif evaluatif dengan acuan Model Assessment Green Constructuction (MAGC). Hasil implementasi konstruksi hijau yang didapatkan adalah NGCEksisting 15,81 (72,1%) dari NGCMaksimum 21,92 (100%). NGCEksisting sudah memenuhi NGCTerbaik 15,47 (70,57%). Indikator pekerjaan arsitektur pada MAGC memberikan kontribusi sebanyak 70 indikator (49,2%) dari total 142 indikator. NGCEksisting mendapat peningkatan setelah dilakukan rekomendasi pada indikator pekerjaan arsitektur yang belum diimplementasikan menjadi 18,72 (85,4%). Peningkatan hasil capaian konstruksi yang terjadi sebesar 2,91 (13,2%) dari nilai eksisting.Kata kunci: konstruksi hijau, model assessment green construction, pendekatan pekerjaan arsitektur, proyek perpustakaan
Evaluasi Kinerja Ruang Publik Terpadu Ramah Anak Kalijodo Jakarta Barat Muhammad Nurhasbi; Jenny Ernawati
Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 7, No 1 (2019)
Publisher : Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Pada dasarnya ruang terbuka publik sangat dibutuhkan disuatu perkotaan yang memiliki jumlah penduduk yang banyak dan juga padat. Ruang terbuka publik biasa digunakan oleh berbagai macam kelompok serta usia. Salah satu kelompok yang membutuhkan ruang terbuka publik yaitu adalah anak-anak, sehingga menuntut perlu adanya konsep Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA). RPTRA merupakan gagasan yang berasal dari pemerintah DKI Jakarta demi mewujudkan Jakarta menjadi Kota Layak Anak (KLA). Terdapat lebih dari 200 RPTRA yang sudah terbangun di Jakarta, salah satunya yaitu RPTRA Kalijodo. Pada prakteknya RPTRA Kalijodo dibangun bertujuan untuk mewadahi segala aktivitas bermain anak. Akan tetapi berbagai macam aspek masih saja dikeluhkan oleh beberapa pengunjung dengan alasan keselamatan, kenyamanan, kebersihan, dan aspek-aspek lainnya. Oleh karena itu diperlukan adanya evaluasi kinerja Ruang Publik Terpadu Ramah Anak Kalijodo (RPTRA) dalam kurun waktu sejak dibangunnya RPTRA Kalijodo sampai pada tahun 2018, khususnya dalam mewadahi kegiatan yang ramah anak. Berdasarkan hal tersebut penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui аtаs kinerjа  RPTRА Kаlijodo sebаgаi ruаng publik yаng dаpаt mewаdаhi аktivitаs аnаk. Metode yang digunakan pada pengambilan data adalah pendekatan campuran antara kualitatif dan kuantitatif dan dalam mempresentasikan hasil data dengan menggunakan pendekatan deskriptif. instrumen penelitian berupa pengamatan langsung dengan menggunakan lembar observasi, kuisioner, wawancara dan dokumentasi. Hasil kuisioner tersebut lalu di analisis dengan menggunakan metode Mean score agar dapat mengetahui bagaimana kinerja dari aspek yang diteliti apakah masuk kedalam kategori baik, sedang, atau buruk. Hasil dari evaluasi kinerjа masih harus mendapat perhatian khusus dikarenakan kinerja RPTRА Kаlijodo mаsih diаnggаp belum memuаskаn terlihat dаri ketujuh аspek yang diteliti belum adanya аspek yаng mаsuk kedаlаm kаtegori bаik, bahkan terdapat dua aspek yang masuk kedalam kategori buruk yaitu aspek keselamatan dan juga aspek kenyamanan. Kata Kunci: RPTRA, Kinerja, Aspek, ramah anak. ABSTRACT Basically, public open spaces are highly needed in a city with high population density. One of the communities needing the public open spaces are the kids. One of the ways for it is making it up with a concept of Kid-Friendly and Integrated Public Spaces (RPTRA). RPTRA becomes one of the supporting means to make Jakarta a kid-friendly area. However, some visitors are still complaining about its safety, convenience, cleanliness and some other aspects. Hence it needs a performance evaluation to see the results of the performance of this Kalijodo's RPTRA since the day it was built until this year--2018, especially on accommodating kid-friendly activities. Based on such problem, the purpose of this research is to evaluate the performance of Kalijodo RPTRA as a public space which is capable of accommodating kids' activities. The method used for the data collecting is a combination of a qualitative and a quantitative approach. And for representing the results of the data, this research is using a descriptive approach. The research instrument is a live observation using observation sheet, questionnaire, interview and documentation. The result of the questionnaire is then analyzed by using the Meanscore method in order to classify the aspects above. The results of this performance evaluation say that RPTRA Kalijodo is still considered unsatisfying, because, of the 7 aspects, there is not a single aspect that gets a good grade. There are even 2 aspects getting bad grades; safety and convenience aspect. The recommendations given based on the results of this research are (1) Improving some of the facilities that are built for kids so that they are getting more kid-friendly and safer to use and (2) Improving the sensibility of determining the plants for the park, especially for covering it from the Sun in the afternoon. Keywords: RPTRA, Performance, Aspects, child friendly.
Pelestarian Bangunan Museum Asi Mbojo Kota Bima Annis Hardianty; Antariksa Antariksa
Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 7, No 1 (2019)
Publisher : Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bima merupakan nama salah satu kota di Indonesia yang pernah dijajah oleh Belanda, namun sedikit menyisakan bangunan asli Kolonial Belanda. Bangunan yang tersisa ditetapkan sebagai bangunan Cagar Budaya, salah satunya adalah Museum Asi Mbojo. Namun upaya tersebut masih belum cukup. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis karakter arsitektur bangunan dan memberikan arahan pelestarian pada Museum Asi Mbojo berupa penggolongan potensial, yang kemudian diarahkan pada teknik pelestarian. Metode penelitiannya adalah deskriptif analisis, evaluatif, serta development. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa elemen arsitektur pada bangunan tergolong pada potensial tinggi sejumlah 39, yang diarahkan pada tindakan preservasi. Hal ini dikarenakan elemen arsitektur yang masih sangat asli, seperti pintu, jendela, dinding serta atap. Elemen lainnya tergolong potensial sedang berjumlah 11, dan potensial rendah berjumlah 2. Karakter spasial dan struktural juga masih dipertahankan keasliannya hingga sekarang.Kata kunci: pelestarian, cagar budaya, karakter arsitektur, kolonial Belanda.
Sekolah Seni dengan Penerapan Fasad Dinamis di Surabaya Desi Ayu Kusuma; Agung Murti Nugroho; Heru Sufianto
Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 3, No 4 (2015)
Publisher : Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sekolah seni di Surabaya merupakan sekolah dengan sistem akademik berbasis seni pertama di Indonesia, dengan fasilitas utama yang terdiri dari bidang keilmuan seni rupa dan seni pertunjukan. Sifat ilmu seni yang selalu berkembang, bersifat dinamis, menginspirasi untuk membuat desain tampilan bangunan sekolah seni ini berbeda daripada sekolah pada umumnya, sehingga dinamis digunakan untuk kata kunci dalam pemilihan tampilan bangunan agar sesuai dengan fungsi bangunan. Fasad bangunan yang menggunakan sistem fasad dinamis merupakan sistem pintar untuk memberikan perubahan gerak secara otomatis dengan sensor lingkungan sekitar, yang dapat memberikan tampilan yang berbeda dari sisi luar bangunan dan memberikan manfaat bagi fungsi ruang didalamnya. Sekolah merupakan salah satu bangunan yang memerlukan pencahayaan alami yang optimal agar mendukung kenyamanan belajar anak, sehingga perancangan fasad dinamis ini menggunakan sensor pencahayaan alami untuk mengoptimalkan pencahayaan alami di dalam ruangan dan memberikan gerak modul fasad yang berbeda-beda sehingga dapat memberikan efek visual yang dinamis. Perancangan ini menggunakan metode deskriptif, programatik fungsional, analisis, dan parametrik yang akan menghasilkan beberapa kriteria perancangan sekolah seni, dengan hasil visualisasi fasad dinamis yang berbeda pada gedung seni sesuai dengan fungsinya, sehingga dengan adanya pengaturan ini fasad akan bergerak sesuai kebutuhan di dalam ruangan dan dari luar bangunan akan melihat modul fasad yang berubah-ubah sesuai dengan waktu atau pengaturan pengguna.Kata kunci: sekolah, seni, fasad, dinamis
Karakter Spasial Bangunan Stasiun Kereta Api Solo Jebres Agustina Putri Ceria; Antariksa Antariksa; Noviani Suryasari
Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 3, No 4 (2015)
Publisher : Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari studi adalah untuk mengidentifikasi dan menganalisis karakteristik spasial pada setiap elemen bangunan stasiun kereta api. Metode yang digunakan adalah metode analisis deskriptif. Metode analisis deskriptif merupakan metode dalam mendeskripsikan karakter pola ruang pada bangunan kemudian menganalisisnya untuk menyimpulkan karakter spasial dari bangunan. Bangunan Stasiun Solo Jebres memiliki karakter spasial dengan pola ruang yang simetris antara sayap kiri dan sayap kanan bangunan dengan central room di tengah sebagai area hall bangunan. Pola ruang disusun secara linier sehingga menimbulkan kesan horizontal bangunan sebagai ciri khas dari bangunan stasiun peninggalan Kolonial Belanda.Kata kunci: pola ruang, karakter spasial, bangunan kolonial Belanda
Kantor Sewa dengan Pendekatan Pencahayaan Alami di Kota Malang Pinasthika Fitriani Erahman; Agung Murti Nugroho; Nurachmad Sujudwijono
Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 3, No 4 (2015)
Publisher : Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kantor adalah fungsi bangunan dimana kegiatan utamanya menulis, membaca dan menggunakan komputer. Kegiatan tersebut memungkinkan kondisi dimana kenyamanan visual sangat dibutuhkan. Tidak semua sinar yang dihasilkan oleh matahari dapat digunakan sebagai pencahayaan dalam bangunan. Sinar matahari langsung yang terlalu banyak di dalam bangunan akan menyebabkan gangguan visual bagi manusia secara normal. Begitu juga sebaliknya kekurangan sinar matahari di dalam bangunan mengakibatkan suasana menjadi samar-samar bahkan gelap. Metode perancangan yang digunakan adalah metode pragmatis dengan simulasi untuk mengetahui kualitas pencahayaan dalam bangunan. Apabila hasil simulasi masih belum memenuhi kebutuhan kualitas pencahayaan maka akan dilakukan proses analisis kembali yang kemudian disimulasikan lagi hingga kualitas pencahayaan yang dimaksud dapat terpenuhi. Simulasi menggunakan software ecotect radiance 2.0. Faktor-faktor yang mempengaruhi kualitas pencahayaan dalam ruang kantor dengan sistem open plan antara lain bentuk bangunan, perletakan core, luas bukaan dan fasade bangunan. Keempat variabel diuji dengan dengan indikator standar iluminasi aktivitas kerja pada ruang kantor. Hasilnya pada ruang kantor dengan core pusat tunggal, luas bukaan 26 % dari luas lantai dan penggunaan shading device horizontal memiliki kisaran nilai iluminasi 300-700 lux. Nilai ini sudah memenuhi standar iluminasi aktivitas kerja yaitu 300 lux.Kata Kunci : kantor sewa, pencahayaan alami, bukaan, fasade bangunan
Rumah Sakit Khusus Jantung di Kota Batu Grand Noble Mahenindra; Tito Haripradianto; Ali Soekirno
Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 3, No 4 (2015)
Publisher : Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyakit Jantung menjadi salah satu pembunuh terbesar dalam beberapa tahun terakhir baik di Indonesia maupun di dunia. Khususnya di daerah Malang Raya, lebih dari 34% dari jumlah pasien yang berobat di Rumah Sakit se-Malang Raya merupakan penderita penyakit jantung pada tahun 2011. Dalam menanggapi hal ini, Pemerintah Kota Batu berencana membangun Rumah Sakit Khusus Jantung di Kota Batu, tepatnya di Tlekung, daerah Jalan Hassanudin. Rumah Sakit Khusus Jantung di Kota Batu, dirancang berdasarkan standar operasional pelayanan penyakit jantung, dimulai dari tata letak antar intalasi, sampai ke waktu tempuh yang dijadikan acuan dalam merencanakan alur sirkulasi pada rumah sakit khusus jantung. Sirkulasi menjadi penting dalam perancangan rumah sakit khusus jantung, karena kebutuhan akan kecepatan penanganan pada penyakit jantung menjadi hal utama yang harus di perhatikan. Oleh karena itu, sirkulasi menjadi poin utama dalam perancangan rumah sakit khusus jantung di Kota Batu.Kata kunci: penyakit jantung, rumah sakit khusus jantung, Kota Batu

Page 50 of 150 | Total Record : 1492