cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Arjuna Subject : -
Articles 1,492 Documents
Karakter Visual Bangunan Stasiun Kereta Api Cimahi Indira Rizki Utami; Antariksa Sudikno
Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 6, No 4 (2018)
Publisher : Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis karakter visual pada bangunan Stasiun Kereta Api Cimahi. Stasiun Kereta Api Cimahi merupakan bangunan kolonial yang awalnya berfungsi sebagai sarana pengangkutan logistik militer dan mobilitas pasukan dari Cimahi ke Batavia. Penelitian ini merupakan penelitian analisis kualitatif dengan pendekatan metode deskriptif analisis. Variabel amatan pada penelitian ini merupakan elemen pembentuk kerekter visual berupa atap, dinding, pintu, jendela, kolom, lantai, plafond, dan komposisi visual berupa keseimbangan, irama, pusat perhatian, proporsi, dan kesatuan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pintu dan jendela Stasiun Cimahi memiliki ukuran yang monumental dan dominan menggunakan motif ornamen sulur. Elemen lantai asli menggunakan lantai tegel dengan ornamen bunga, selain itu terdapat keramik pada dinding ruang tunggu dengan motif tumbuhan. Elemen visual Stasiun Cimahi dominan menggunakan ornamen sulur dan bunga. Ornamen sulur dan bunga merupakan motif ornamen art nouveau.Kata kunci: karakter visual, Stasiun Kereta Api Cimahi, bangunan kolonial Belanda
Pengaruh Rekayasa Fasad Terhadap Temperatur Ruang Kuliah Gedung Pasca Sarjana Universitas Islam Malang Radin Andhy Dharma Wisambudi; Andika Citraningrum
Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 6, No 4 (2018)
Publisher : Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Modifikasi permukaan tanah melalui pengembangan kota yang menggunakan material yang menyimpan panas menyebabkan fenomena Urban Heat Island (UHI), yaitu naiknya temperatur pada kawasan urban. Universitas Islam Malang (UNISMA) sebagai universitas yang berada pada kawasan pendidikan yang padat pembangunan juga turut menerima dampak UHI sehingga suhu udara meningkat dan juga mempengaruhi temparatur udara ruang kuliah Gedung Pascasarjana UNISMA, sedangkan kenyamanan termal dibutuhkan untuk mengoptimalkan kinerja pengguna ruang. Identifikasi permasalahan menunjukan bahwa fasad kaca berupa curtain wall dengan rasio penuh dan orientasi barat daya dan timur laut juga turut memperbesar radiasi matahari pada bangunan. Penggunaan AC central sebagai solusi permasalahan termal memiliki dampak pada besarnya energi terbuang pada ruang kuliah tidak terpakai. Metode kuantitatif dengan pendekatan eksperimental digunakan dalam penelitian untuk dapat mengetahui pengaruh alternatif rekayasa fasad terhadap penurunan temperatur ruang kuliah. Hasil penelitian menunjukan bahwa temperatur masih dapat diturunkan dengan penerapan rekayasa elemen fasad dan peningkatan kinerja ventilasi alami yang baik melalui rekayasa bukaan ventilasi.
Strategi Pencahayaan Buatan Pada Ruang Pamer Museum Batik Pekalongan Zihni Weda Fahmawan; Andika Citraningrum
Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 6, No 4 (2018)
Publisher : Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis optimalisasi tata letak pencahayaan buatan untuk menampilkan kualitas visual pada batik mencapai standar tingkat pencahayaan ruang pamer pada Museum Batik Pekalongan. Dimana Pencahayaan buatan pada ruang pamer memegang peranan penting bagi keberhasilan sebuah museum untuk memvisualisasikan antara pengamat dengan benda koleksi. Secara garis besar permasalahan pada museum batik ini seperti peranan sistem penerapan pencahayaan buatan yang belum dapat mencapai standar tingkat pencahayaan ruang pamer, kualitas visual sistem pencahayaan buatan yang masih terlalu gelap pada pencahayaan bidang objek dan strategi tata letak interior dan sistem pemasangan lampu yang belum sesuai kaidah standar tingkat pencahayaan ruang pamer. Hal ini bisa diwujudkan dengan merekomendasi penggunaan sistem pencahayaan lampu, tata letak interior serta mengubah elemen pendukung seperti warna dinding, warna plafond dan warna background pada pixelglass yang tepat. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kuantitatif yaitu metode penelitian eksperimen. Dengan variabel bebas jenis-jenis lampu yang digunakan, tata letak lampu, warna lampu serta warna nilai reflektan/ material yang digunakan. Selanjutnya akan diuji secara eksperimental melalui simulasi pada software Dialux 4.13 untuk mendapatkan rekomendasi strategi pencahayaan buatan pada Museum Batik Pekalongan.
Konsep Tri Hita Karana dan Tri Angga pada Pola Ruang Luar Pura Penataran Agung Dalem Jawa Blambangan Agung Dewangga Achmad; Antariksa Antariksa
Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 6, No 4 (2018)
Publisher : Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Konsep Tri Hita Karana sebagai pedoman hidup umat Hindu Bali tidak luput dari konsep arsitektur tradisional Bali sebagai dasar dalam menyusun tata pola ruang, baik secara metafisik (Tri Hita Karana) dan fisik (Tri Angga) sebagai turunannya. Pembangunan pura sebagai bangunan suci untuk beribadah juga tidak terhindar dari konsep Tri Hita Karana dan Tri Angga. Berdasarkan sejarah dan keadaan yang ada pada Pura Penataran Agung Dalem Jawa Blambangan, Pura Langgar sebagai massa baru pada Pura Penataran Agung Dalem Jawa Blambangan berpengaruh terhadap perubahan pada pola ruang yang sudah terbentuk sebelumnya. Tujuan dari diadakannya penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi dan menganlisis dengan metode deskriptif kualitatif pola ruang Pura Penataran Agung Dalem Jawa Blambangan dan perubahannya setelah dibangun Pura Langgar dengan berlandaskan konsep Tri Hita Karana dan Tri Angga sebagai dasar pembangunan bangunan tradisional Bali.
Pelestarian Arsitektur Kolonial Bangunan Eks Stasiun Kereta Api Lumajang Nabilla Anjani Rofidatul Khoudliyah; Antariksa Sudikno
Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 6, No 4 (2018)
Publisher : Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bangunan Stasiun Kereta Api Lumajang saat ini dalam kondisi yang kritis karena sudah tidak lagi difungsikan sesuai fungsi awal pembangunannya. Bangunan ini adalah salah satu bangunan tua peninggalan kolonialisme Belanda yang dibangun pada tahun 1926 yang saat ini telah berumur 92 tahun dan berpotensi menjadi bangunan cagar Budaya tetapi dalam realisasinya, bangunan ini dialihfungsikan menjadi sarang walet oleh badan ekspedisi dan telah banyak dilakukan perubahan pada elemen-elemennya.  Dalam usaha pelestariannya, dibutuhkan penelitian yang bertujuan untuk menganalisis  karakter spasial, dan strukturalnya secara mendetail sehingga dapat diketahui elemen asli dan perubahan-perubahan yang telah terjadi dan dapat diberikan batasan perlakuan yang boleh dan harus dilakukan sesuai dengan kondisi elemen-elemennya saat ini. Metode yang digunakan yaitu metode deskriptif analisis, evaluatif, dan developmen yang akan mengarahkan tiap-tiap elemen untuk dilestarikan dengan tindakan preservasi, konservasi, rehabilitasi, atau rekonstruksi. Kata Kunci: pelestarian, spasial, struktural, stasiun kereta api, kolonial.
Tingkat Kepuasan Karyawan Terhadap Desain Interior Ruang Kerja Karyawan di Kantor Sewa (Studi Kasus: PT. Finnet Indonesia di Menara Bidakara, Jakarta) Carissa Serika Larasati; Wulan Astrini
Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 6, No 4 (2018)
Publisher : Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pertumbuhan jumlah perusahaan di Jakarta terus bertambah seiring dengan perkembangan perekonomian dan gaya hidup masyarakat di era digital. Hal ini berbanding lurus dengan kebutuhan perusahaan untuk memiliki tempat bekerja atau kantor. Pemilihan kantor sewa masih menjadi pilihan berbagai macam perusahaan untuk mengakomodasi karyawannya dalam bekerja. Salah satunya adalah PT. Finnet Indonesia yang sudah sejak tahun 2008 menempati gedung Menara Bidakara sebagai lokasi kantornya. Perusahaan ini semakin mengalami peningkatan laba tiap tahunnya dan kebutuhan akan ruang kerja yang juga semakin bertambah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kepuasan karyawan PT. Finnet Indonesia terhadap desain interior ruang kerja karyawannya. Metode analisis Costumer Satisfaction Index (CSI) digunakan untuk mengetahui tingkat kepuasan karyawan terhadap desain interior ruang kerjanya. Berdasarkan lima elemen desain interior yang dievaluasi antara lain tata ruang, warna, pencahayaan, perabot, dan tata suara, hasil nilai tingkat kepuasan karyawan terhadap desain interior ruang kerja karyawan pada PT. Finnet Indonesia di Menara Bidakara sebesar 67,54%. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa karyawan puas terhadap desain interior ruang kerja mereka. Nilai tingkat kepuasan tersebut belum mencapai 100%, sehingga masih ada elemen desain interior ruang kerja yang belum memuaskan penerapannya bagi karyawan.
Karakteristik Fasad Bangunan Arsitektur Kolonial Belanda di Kampung Bubutan Surabaya Utara Andriyani Andriyani; Abraham Mohammad Ridjal
Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 6, No 4 (2018)
Publisher : Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kampung Bubutan merupakan kampung kuno yang memiliki nilai historis tinggi sebagai awal mula terbentuknya Surabaya. Kawasan Bubutan merupakan kawasan kerajaan Hindu Mataram pada zaman dahulu dan kemudian menjadi kawasan  penjajahan kolonial Belanda. Kawasan Bubutan merupakan kawasan cagar budaya dengan peninggalan bangunan-bangunan bersejarah. Pada Kampung Bubutan terdapat bangunan bersejarah yang tidak terawat dan banyak terdapat perombakan bangunan bersejarah dengan fungsi rumah tinggal. Perubahan fungsi bangunan rumah tinggal menjadi bangunan pemerintahan. Perombakan bangunan ini merubah fasad bangunan atau mengalami perubahan bentuk dari gaya kolonial Belanda menjadi gaya modern kontemporer. Fasad merupakan elemen arsitektur terpenting sehingga harus dijaga keasliannya. Metode penelitian kualitatif adalah metode yang digunakan untuk menganalisis data. Hasil penelitian dapat dilihat dari karakteristik fasad berupa langgam bagunan, elemen fasad dan prinsip komposisi fasad.
Evaluasi Kenyamanan Spasial dan Visual Pejalan Kaki pada Koridor Jalan Tlogomas bilal muhammad hasan; herry santosa
Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 6, No 4 (2018)
Publisher : Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jalan Tlogomas merupakan salah satu dari lima jalan provinsi yang terdapat dikota Malang. Jalan Tlogomas juga masuk kedalam 2 status jalan (jalan provinsi dan jalan nasional), sehingga koridor jalan ini merupakan koridor jalan yang selalu ramai dan selalu dilewati oleh moda baik kendaraan roda dua, empat dan pejalan kaki. Beragam aktifitas yang terdapat pada koridor jalan ini juga dipengaruhi oleh fungsi bangunan yang terdapat pada koridor jalan dimana fungsi bangunan pada koridor jalan Tlogomas yaitu komersial (perdagangan dan jasa). Koridor studi belum memperhatikan aspek penataan ruang (aspek kenyamanan spasial dan visual) yang sesuai dengan aktifitas didalamnnya (kenyamanan bagi pejalan kaki) sehingga perlu dievaluasi kenyamanan spasial dan visual ruang pejalan kaki pada koridor jalan Tlogomas. Metode penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dan kualitatif. Analisis kualitatif dengan melakukan survey mengenai kondisi eksisting yang terdapat pada kawasan studi sehingga didapat data primer kemudian disandingkan dengan teori dan atau regulasi kemudian metode kuantitatif melakukan penyebaran kuisioner. Hasil penelitian mengevaluasi kenyamanan spasial dan visual ruang pejalan kaki pada koridor jalan Tlogomas terhadap karakter fisik, regulasi dan atau teori dan persepsi masyarakat.   Kata kunci: koridor jalan, kenyamanan spasial, kenyamanan visual, karakter fisik
REKAYASA BUKAAN VENTILASI ALAMI UNTUK MENINGKATKAN KENYAMANAN TERMAL PONDOK PESANTREN DARUL HIKAM DI MOJOKERTO Yusuf Utomo; Wasiska Iyati
Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 6, No 4 (2018)
Publisher : Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pondok Pesantren Darul Hikam di Kabupaten Mojokerto, Provinsi Jawa Timur. merupakan salah satu pondok yang berdampak pada meningkatnya  jumlah  pendaftar  santri  sehingga  ruang-ruang  pondok  harus dapat memberikan kenyamanan kepada para santri dan ustadznya. Penghawaan pada  ruang  kelas  dan  asrama  menggunakan penghawaan alami, sehingga dibutuhkan bukaan yang baik agar bisa mengalirkan udara dengan baik. Ruang kelas digunakan untuk kegiatan belajar-mengajar selama ± 9 jam dan asrama digunakan untuk kegiatan santri selama 24 jam.  Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan pendekatan deskriptif evaluatif. Data temperatur ruang dalam kelas dan asrama diambil menggunakan alat termometer dan anemometer dan disimulasikan dengan software Ecotect Analysis 2011. Variabel bebas yang diteliti yaitu bukaan meliputi posisi, dimensi, jenis bukaan. Sedangkan variabel terikat yaitu data temperatur ruang kelas. Standar temperatur ruang dalam adalah 25 °C – 27 °C. setelah dilakukan rekayasa terhadap bukaan di setiap ruang kelas dan asrama yang meliputi perubahan dimensi, jenis, dan posisi bukaan temperatur ruang dalam yang didapat adalah 29 °C. dari hasil tersebut didapat bahwa dengan melakukan perubahan terhadap bukaan ruang kelas dan asrama masih dapat meningkatkan kinerja bukaan 13.8%.
Efisiensi Teknis Alur Produksi Pada PT. Industri Kereta Api Madiun Ridzki Muhammad Hisyam Syarif; Ary Deddy Putranto
Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 6, No 4 (2018)
Publisher : Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT. Industri Kereta Api adalah perusahaan manufaktur dengan produksi kereta api yang menjadi potensi bangsa dengan produk yang membanggakan, namun dalam produksinya perusahaan tersebut memiliki kecepatan produksi yang lambat. Kecepatan produksi yang lambat tersebut berpengaruh pada keterlambatan jadwal pengiriman sesuai dengan kontrak. Tahun 2018 PT. INKA mengalami keterlambatan yang terjadi pada beberapa kereta karena unit tersebut belum selesai. Penelitian ini bertujuan untuk membuat alur produksi PT. INKA menjadi efisien dengan perencanaan dan perancangan tata letak bangunan agar tingkat keterlambatan produksi dapat berkurang sehingga jumlah pesanan dan target pengiriman dapat dilakukan sesuai persetujuan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif deskriptif dengan analisis tata letak bangunan menggunakan systematic layout planning (SLP). Hasil analisis tersebut memberikan tata letak yang efisien dari alur produksi hingga perpindahan barang. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kecepatan produksi dapat ditingkatkan melalui pemindahan beberapa workstation melalui SLP.

Page 49 of 150 | Total Record : 1492