cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Arjuna Subject : -
Articles 1,492 Documents
PENGARUH TINGKAT RENOVASI RUMAH TINGGAL DI SIDOARJO TERHADAP PERSEPSI PENGHUNI DALAM ASPEK PENGHAWAAN ALAMI Gean Putri Cahyani; Wasiska Iyati
Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 9, No 3 (2021)
Publisher : Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Sidoarjo merupakan salah satu kabupaten di jawa timur yang memiliki cuaca panas mencapai 350C. Kondisi itu tentu membuat tingkat kenyamanan di dalam hunian mempengaruhi aktivitas di dalamnya. Beberapa hal yang berkaitan dengan kenyamanan termal itu sendiri adalah bukaan ventilasi yang menjadi aliran udara keluar masuk dalam sistim penghawaan. Perumahan The Oasis village telah menerapkan cross ventilation dimana letak jendela antar ruang saling berhadapan yang menyebabkan pertukaran udara dapat terjadi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui presepsi penghuni dalam penghawaan alami di dalam rumah. Metode yang di gunakan adalah kuantitatif dengan melalui kuisioner untuk mendapatkan hasil presepsi para penghuni. Dengan mengambil 25 sampel hunian. Hasil penelitian yang diperoleh adalah hasil presepsi dari tiap penghuni dengan aspek penghawaan alami dan kenyamanan termal di dalam rumah sehingga dapat memberikan ide bukaan jendela. Kata kunci: penghawaan alami, kenyamanan termal, persepsi ABSTRACT Sidoarjo is one of the regencies in East Java which has hot weather reaching 350C. this condition certainly makes the level of thermal comfort in effect of the activities in it. Several things related to the thermal comfort itself are the flow of air in and out of the air conditioning system. The Oasis Village has implemented cross ventilation where the windows between rooms are facing each other which causes air exchange to occur. The purpose of this study was to determine the occupant’s perception of natural ventilation in the house. The metod used is quantitative by going through a questionnaire to get the results of the residents, perception. By taking 25 samples. The results obtained are the results of the perception of each occupant with aspects of natural ventilation and thermal comfort in the house so that they can provide window opening ideas. Keyword: natural ventilation, thermal comfort, perception
POLA PEMANFAATAN RUANG TERBUKA PUBLIK DI TAMAN SINGHA MERJOSARI KOTA MALANG Arief Setyo Putro
Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 9, No 3 (2021)
Publisher : Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Taman Singha Merjosari adalah salah satu Taman Kota yang berlokasi di pusat kota Malang yang digunakan untuk memfasilitasi kebutuhan aktivitas ruang luar masyarakat. Sebagai salah satu ruang terbuka publik, Taman Singha Merjosari memiliki konsep taman tematik yang mengusung beberapa tema sekaligus. Dengan beragamnya fungsi yang ada pada taman, dalam fenomenanya terlihat pemanfaatan aktivitas pada beberapa area terkadang kurang tepat sasaran ditinjau dari fungsi utamanya. Selain itu juga terdapat pemanfaatan yang tidak merata, terlihat dari adanya area yang sepi pengguna, dan sebaliknya terdapat area yang ramai digunakan untuk berbagai jenis aktivitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola pemanfaatan ruang terbuka publik pada Taman Singha Merjosari kota Malang. Landasan teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori tentang ruang terbuka publik, lingkungan, behavior setting dan perilaku. Penelitian dilakukan dengan metode deskriptif kualitatif menggunakan pendekatan behavioral mapping yaitu place centered mapping. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola pemanfaatan yang terbentuk pada Taman Singha Merjosari adalah cluster serta aspek yang paling berpengaruh terhadap pola pemanfaatannya adalah atribut ruang.
Kualitas Estetika Taman Apartemen Bassura City, Jakarta Irsyad Abdurrasyid; Muhammad Satya Adhitama
Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 9, No 3 (2021)
Publisher : Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Beberapa tahun ini, sedang banyak pembangunan apartemen-apartemen baru di Jakarta karena terus meningkatnya minat masyarakat terhadap apartemen. Selain harga yang terjangkau dan lokasi yang strategis, fasilitas pada apartemen seperti taman dapat meningkatkan kualitas hidup penghuni sehingga menjadi salah satu alasan mengapa apartemen sedang diminati. Meskipun begitu, masih banyak apartemen di Jakarta yang terkesan belum optimal terkait penataan fasilitas tamannya. Pada penelitian ini, fasilitas taman dari Apartemen Bassura City menjadi objek yang dikaji karena meskipun sarana terlihat lengkap, sarana-sarana tersebut tidak seluruhnya digunakan dan terkesan tidak dioptimalkan bagi penghuni. Hal ini dapat berkesan buruk bagi masyarakat yang berminat terhadap apartemen ini. Oleh karena itu, perlu dilakukan penelitian terkait keindahan taman Apartemen Bassura City dengan mengevaluasi elemen-elemen pembentuk lansekap, yaitu pavement, site structure, vegetasi, air, dan bangunan, Penelitian dilakukan dengan metode Scenic Beauty Estimation (SBE) untuk mengetahui persepsi masyarakat terhadap keindahan taman tersebut. Menurut mereka, elemen vegetasi dan air sudah mencapai kategori keindahan tinggi sedangkan elemen pavement, site structure, dan bangunan memiliki kategori keindahan sedang. Meskipun begitu, beberapa titik pada elemen pavement, site structure, vegetasi, dan bangunan perlu diperhatikan karena masih memilki kategori keindahan rendah.
Pengaruh View terhadap Harga Jual Unit Apartemen Begawan Tlogomas Malang Andi Tahta Wibawa; Ary Deddy Putranto
Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 9, No 3 (2021)
Publisher : Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bangunan apartemen merupakan bangunan komersil yang berkaitan dengan harga jual. View merupakan salah satu faktor yang dapat mempengaruhi harga jual dari bangunan apartemen. Setiap view memiliki pengaruh berbeda terhadap harga jual apartemen. Sehingga tujuan penelitian ini adalah untuk menegetahui pengaruh view terhadap harga jual apartemen Begawan kota Malang. Pengaruh view terhadap harga jual apartemen kota malang di kaji berdasarkan analisis kulitatif dan kuantitatif. Analisis kualitatif digunakan metode deskriptif dengan membandingkan data primer dengan kebutuhan apartemen. Sedangakn analisis kuantitatif menggunakan metode tabel matriks untuk mengetahui sberapa besar pengaruhnya terhadap harga jual apartemen. Berdasarkan penelitian ini diperoleh bahwa setiap kenaikan lantai apartemen Begawan memiliki pengaruh negative. Sedangkan view secara horizontal yang dapat memberikan nilai lebih adalah view arah tenggara, barat daya, utara, dan timur laut. Kata kunci: Apartemen,view,harga jual
Kualitas Visual Koridor Jalan Berdasarkan Persepsi Masyarakat Nehemia Yosefin; Subhan Ramdlani
Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 9, No 4 (2021)
Publisher : Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kota Madiun menjalankan berbagai program penataan kota guna memperbaiki citra kotanya. Program penataan yang plaing siginifikan terasa saat ini ada pada koridor Jalan Pahlawan, Kota Madiun. Tentuk penataan seperti itu akan berpengaruh terhadap kualitas visual kawasan dalam berbagai aspek. Dalam penelitian yang telah dilakukan, terdapat empat faktor pembentuk kualitas visual di koridor Jalan Pahlawan tersebut, yaitu Faktor Atraktif, Faktor Proporsionalitas, Faktor Akomodasi Visual dan Faktor Keselarasan
Persepsi Pengguna Terhadap Kenyamanan Jalur Pedestrian Pada jalan Raya Lenteng Agung, Jakarta Ahmad Faishal Ekzananda; Muhammad Satya Adhitama
Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 9, No 4 (2021)
Publisher : Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gencarnya pengembangan fasilitas jalur pedestrian di ibukota membuat penataan fasilitas pejalan kaki menjadi lebih baik, namun terdapat beberapa jalan yang masih belum adanya perbaikan salah satu jalan perlu ditinjau kembali adalah Jalan Raya Lenteng Agung. Terletak di Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan, Jalan Raya Lenteng Agung merupakan area dengan permukiman padat, perkantoran, serta perdagangan dan jasa. Adanya transportasi tetap membuat mobilitas pada jalan ini terhitung tinggi. Dengan kondisinya yang terlihat masih adanya kerusakan pada jalur pedestrian, terputusnya jalur pedestrian, serta hal lainnya mengenai kenyamanan jalur pedestrian yang masih kurang maka perlu adanya peninjauan terhadap kenyamanan jalur pedestrian pada Jalan Raya Lenteng Aguang. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Dari analisis tersebut maka akan dilakukan sintesis mengenai keterkaitan penilaian kenyamanan oleh pengguna dan kenyamanan berdasarkan teori dan peraturan. Dari hasil penelitian maka didaptkan kenyamanan jalur pedestrian pada Jalan Raya Lenteng Agung masih dinilai kurang berdasarkan persepsi pengguna maupun berdasarkan teori dan peraturan yang ada. Hal yang menjadi sorotan adalah posisi jembatan penyebrangan orang yang berada tepat di tengah jalur pedestrian. Maka dari itu diperlukan adanya peninjauan dan perbaikan pada jalur pedestrian Jalan Raya Lenteng Agung untuk dapat meningkatkan kualitas kenyamanan fasilitas pejalan kaki.
Perubahan Tata Ruang Dalam Terkait Kebutuhan Privasi Penghuni Rumah Tipe Sederhana Kota Malang Ega Tamara Maulida Subiyanto; Rinawati P. Handajani
Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 9, No 4 (2021)
Publisher : Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembangunan perumahan subsidi dari program pemerintah untuk masyarakat berpenghasilan rendah yang belum memiliki tempat tinggal semakin berkembang, terutama di daerah Kota Malang dengan kepadatan penduduk yang semakin tinggi dari tahun ke tahun. Perumahan Bulan Terang Utama merupakan salah satu perumahan di pinggir kota yang mengikuti program pemerintah dan membangun unit rumah sederhana lebih banyak. Desain rumah yang ditentukan oleh pengembang berdasarkan luasan tanah yang telah ditentukan dan terbatas tidak memungkiri para penghuni rumah untuk melakukan perubahan tata ruang akibat kebutuhan yang belum terpenuhi. Privasi untuk rumah sederhana masih terganggu karena desain yang menggabungkan beberapa ruang, terutama ruang–ruang yang bersifat publik dan semi publik/privat. Perubahan tersebut dilakukan untuk memberikan kenyamanan bagi penghuni. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif yang menjabarkan kondisi eksisting dan hasil analisis dari perubahan ruang yang dilakukan penghuni. Hasil penelitian menunjukkan perubahan ruang yang dilakukan penghuni di ruang–ruang yang sering digunakan bersama dapat mempengaruhi kenyamanan serta memenuhi kriteria privasi ruang penghuni yang baik.
Penilaian Estetika Fasad Bangunan Pertokoan dengan Pendekatan Computational Aesthetic dan Visual Connection (Objek Studi: Penggal Jalan MERR Surabaya) Kristya Dewani; Indyah Martiningrum
Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 9, No 4 (2021)
Publisher : Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Akibat pembangunan jalan MERR IIC Gunung Anyar menembus wilayah permukiman, fasad bangunan sekitar jalan menunjukkan adanya kompleksitas dari fasad permukiman sebelumnya yang sporadik. Dibutuhkan upaya pengembangan kawasan ke arah yang lebih baik sekaligus menjaga kontinuitas kawasan. Salah satu cara yang dapat dilakukan untuk menunjang tujuan tersebut adalah dengan melakukan penelitian mengenai estetika fasad bangunan. Penelitian ini menggunakan metode visual connection untuk mengetahui kecenderungan fasad kawasan, dan IAM untuk mengetahui kualitas fasad dari segi bentuk formal fasad dalam kawasan. Penggunaan kedua metode tersebut bertujuan untuk melihat image fasad dalam kawasan, juga menilai bagaimana kualitas visualnya. Hasil penelitian menunjukkan masih belum adanya keterpaduan antar fasad bangunan secara keseluruhan maupun dalam fungsi bangunan tertetntu. Dari visual connection, fasad antar bangunan tidak memiliki ciri khas yang kuat, sedangkan dalam penilaian IAM menunjukkan fasad kawasan cukup estetis dari segi bentuk formalnya karena memiliki bentuk sederhana meski nilai OM antar bangunan cukup beragam. Hasil dari visual connection maupun IAM tidak terkait secara langsung karena masih terbatasnya aplikasi IAM yang digunakan saat ini.
Efektivitas Elemen Secondary Skin pada Fasad SMAN 2 Tangerang Selatan Terhadap Pencahayaan di Ruang Kelas Aqmarina Trixie Izzati; Jono Wardoyo
Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 9, No 4 (2021)
Publisher : Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sarana prasarana Pendidikan merupakan salah satu faktor utama dalam Kegiatan Belajar Mengajar (KBM). Dalam penyelenggaraan kegiatannya terdapat beberapa persyaratan kesehatan dan kenyamanan bangunan salah satunya adalah pencahayaan pada ruang kelas. Pencahayaan yang tidak optimal akan menyebabkan kesulitan dalam belajar dan jika dalam kurun waktu yang lama akan menyebabkan siswa mengalami gangguan kesehatan mata yang dapat mengakibatkan penggunaan alat bantu berupa kacamata. Penelitian berlokasi di SMAN 2 Tangerang Selatan memiliki orientasi bangunan memanjang pada sisi timur-barat. Pada fasad sisi timur ditambahkan elemen secondary skin yang bertujuan untuk menambah nilai estetika dan mengurangi masuknya panas matahari ke dalam bangunan, namun hal ini juga dapat mempengaruhi intensitas cahaya alami yang masuk ke dalam ruang kelas. Penelitian ini akan mengevaluasi intensitas dan kemerataan cahaya pada ruang kelas yang mendapatkan pengaruh langsung dari secondary skin. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode kuantitatif melalui beberapa tahapan analisis yakni analisa visual, hasil pengukuran, dan simulasi. Dilakukan pula analisa terhadap shading device dan pengaruh secondary skin. Dari hasil penelitian didapatkan bahwa rata-rata nilai intensitas cahaya pada ruang kelas adalah sebesar 163,71 lux dan rasio kemerataan sebesar 0,32. Sehingga dibutuhkan rekomendasi desain agar mencapai nilai standar intensitas sebesar 250 lux dan rasio kemerataan sebesar 0,6. Kata kunci: secondary skin, ruang kelas, intensitas cahaya alami, rasio kemerataan cahaya
Tingkat Kenyamanan Pengguna Jalur Pedestrian pada Jalan Penghibur, Makassar Leonard Enrico Candra; Sri Utami
Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 9, No 4 (2021)
Publisher : Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jalur pedestrian yang menjadi jalur sirkulasi pejalan kaki sering mengalami berbagaipermasalahan. Kenyamanan dari pejalan kaki juga menjadi berkurang dengan adanyapermasalahan-permasalahan yang terjadi. Jalan Penghibur sebagai salah satu jalan yangdekat dengan ikon kota Makassar menjadikan jalan Penghibur sering dilalui pejalan kaki. Jalan Penghibur telah memiliki jalur pedestrian. Tingkat kenyamanan jalur pedestrianjalan Penghibur dinilai dari empat variabel yakni, sirkulasi, peneduh, bentuk keindahan,dan keamanan. Mencari tingkat kenyamanan jalur pedestrian dilakukan secara kuantitatif melalui responden dengan metode analisis data menggunakan statistik deskriptif. Hasil penelitian dapat dilihat bahwa variabel sirkulasi pada kedua zona masih memberikan banyak kekurangan. Masalah utama zona satu adalah kelengkapan dan perletakan perabot jalan. Masalah utama zona dua adalah kebersihan dari jalur pedestrian. Kelebihan dari kedua zona jalur pedestrian adalah variabel bentuk keindahan. Secara keseluruhan dapat dikatakan bahwa tingkat kenyamanan zona dua lebih baik dibandingkan zona satu. Kedua zona secara keseluruhan telah memberikan kenyamanan yang cukup, sehingga dapat dikatakan jalur pedestrian pada Jalan Penghibur telah memberikan kenyamanan yang cukup.

Page 94 of 150 | Total Record : 1492