cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. kudus,
Jawa tengah
INDONESIA
ADDIN
ISSN : 08540594     EISSN : -     DOI : -
ADDIN is an international journal published by Research Center of State Institute for Islamic Studies (IAIN) Kudus, Central Java, Indonesia. ADDIN is an academic journal published twice a year.
Arjuna Subject : -
Articles 442 Documents
Menggagas Prinsi Primordial Religion Dalam Memanifestasikan Perenialisme Ajaran Islam
ADDIN Vol 2, No 1 (2010)
Publisher : ADDIN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Inti dari pandangan perenialisme adalah bahwa pada hakekatnya terdapat kebenaran dalam seluruh agama. Hakekat inilah yang disebut dengan “inner metaphysical truth of religion” (kebenaran metafisis batiniah agama) di dalam kamus peristilahan Islam disebut al-Din al-hanif—primordial religion—. Kebenaran primordial ini selalu hadir sepanjang sejarah, berlaku abadi. Dengan kata lain, terdapat persatuan prinsip hakikat keilahian sebelum terjadinya keragaman. Doktrin al-Tauhid dalam Islam memberikan sumbangan besar kepada pemersatuan umat karena wahyu sendiri mengutamakan integrasi atau keterpaduan. Tuhan adalah Satu dan begitulah manusia, yang dicipta menurut ‘GambaranNya’, harus berpadu dan menyatu. Tujuan kehidupan beragama dan kerohanian, haruslah membangun visi keterpaduan yang sempurna dan menyeluruh dalam diri manusia dengan segala kedalaman dan keluasannya. Berkaitan dengan dimensi perenial, dapat dicermati bahwa cita-cita Islam dengan konsep al-Tauhid membawa manusia, dalam pluralitasnya yang telah jauh dari dimensi ruhaniah Tuhan, untuk kembali mengajak mereka kembali kepada pusat hidupnya yaitu Tuhan. Kedamaian adalah buah dari keseimbangan dan keselarasan yang hanya mungkin dicapai melalui keterpaduan dengan mengamalkan al-Tauhid. Bertoleransi dalam segala perbedaan sebagai hukum Tuhan (sunnatullah) adalah ajakan yang senantiasa disuarakan oleh semua agama. Implikasi sosial dimensi perenial dalam Islam mengajak segenap kaum Muslim untuk kembali kepada al-Qur’an dan al-Hadits sebagai akar pokok berdirinya suatu tradisi. Kata Kunci : Perenialisme, perenial, primordial religion, tauhid, sufisme
MODEL PENAFSIRAN HASAN HANAFI (Dosen STAIN Kudus), Mubasyaroh
ADDIN Vol 3, No 2 (2011): Jurnal Addin
Publisher : ADDIN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Al Quran berbicara dengan bahasa dunia supaya dapat difahami oleh semua orang dan tidak ada jalan bagi mereka untuk beralasan bahwa bahasa Al Quran ialah tidak benar dan literaturnya asing bagi manusia. Guna memahami isi dan kandungan al-Qur’an dibutuhkan ilmu tafsir. Studi tentang metodologi tafsir masih terbilang baru dalam khazanah intelektual umat Islam. Ia baru dijadikan sebagai obyek kajian tersendiri jauh setelah tafsir berkembang pesat. Oleh karena itu tidaklah mengherankan jika metodologi tafsir tertinggal jauh dari kajian tafsir itu sendiri. Metodologi tafsir dapat diartikan sebagai pengetahuan mengenai cara yang ditempuh dalam mengkaji dan menelaah al-Qur’an. Secara historis setiap penafsiran telah menggunakan satu atau lebih metode penefsiran al-Qur’an. Diantara penafsir tersebut adalah Hasan Hanafi dengan menampilkan coraknya yang jhas. Kata Kunci : Penafsiran tematik, Hasan Hanafi, al-Qur’an
PERGESERAN LITERATUR DI PESANTREN SALAFIYAH (Studi Kasus di Pondok Pesantren Al-Anwariyah, Tegalgubug Lor, Cirebon) Hidayat, R. Aris
ADDIN Vol 4, No 1 (2012): Jurnal Addin
Publisher : ADDIN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pesantren merupakan lembaga pendidikan khas Indonesia. Namun peran pesantren di masyarakat tidak hanya sebagai lembaga pendidikan, tetapi juga sebagai agent of change dan agent of human development. Seiring dengan perkembangan zaman, tantangan yang dihadapi pondok pesantren semakin berat, kompleks, dan mendesak sebagai akibat meningkatnya kebutuhan pembangunan dan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi. Tantangan itu menyebabkan terjadinya pergeseran-pergeseran di lingkungan pesantren. Salah satu pergeseran yang cukup penting yang perlu diketahui secara mendalam yaitu pergeseran literatur di Pesantren Salafiyah. Pergeseran literatur di Pesantren Salafiyah Al-Anwariyah, Tegalgubug Lor, Cirebon terjadi pada aspek kepengarangan kitab, dan pemaknaan atau pemberian makna/arti. Pergeseran itu berdampak pada hubungan kyai-santri, pemikiran/pemahaman keagamaan, dan pelaksanaan ritual keagamaan. Kata kunci: Pergeseran, Literatur, Pesantren, Salafiyah
IMPLEMENTASI PENDIDIKAN KARAKTER DI SEKOLAH Muflichah, Siti
ADDIN Vol 3, No 1 (2011): Jurnal Addin
Publisher : ADDIN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: This article reviews the definition and the importance of character education in a school organization. The principles and the materials which are taught are also included. The implementation in all subjects is an obligation in order reaching the goals of character education, that is to have better, caring, independent and responsible new generation. Besides that, the roles of community is also asserted. Keywords: character education, organizational culture, emotional quotion
Ekonomi Islam Dan Hegemoni Kapitalisme Global Mustaqim, Muhamad
ADDIN Vol 2, No 2 (2010): Jurnal Addin
Publisher : ADDIN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dominasi kapitalisme global sebagai ideologi dunia menjadi sebuah sistem ekonomi dunia yang kuat. Namun, dibalik kekokohan sistem tersebut, terdapat anomali dan ketimpangan bagi masyarakat. Hegemoni kapitalisme yang ditancapkan pada Negara dunia ketiga menjadi fenomena riil yang melahirkan penindasan tersistem. Hegemoni tersebut harus dilawan dengan konter hegemoni, sebagai paradigma tandingan – sekaligus penggeser – bagi hegemoni kapitalis Di sini ekonomi Islam diharapkan mampu menjadi konter hegemoni dan paradigma penggeser bagi dominasi kuat kapitalisme global. Melalui prinsip-prinsip yang universal daan humanis, ekonomi islam menjadi alternative atas keangkuhan kapitalisme global. Kata kunci: Hegemoni, kapitalisme global dan ekonomi Islam
FUNDAMENTALISME ISLAM DAN TANTANGAN NEGARA-BANGSA (NATION-STATE) Mustaqim, Muhamad
ADDIN Vol 3, No 2 (2011): Jurnal Addin
Publisher : ADDIN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Islamic fundamentalism, with one of its mission to build an Islamic state Caliphate/khilafah) in a trans-national challenges for the existence of nation-state system that has been established. In This paper describes the concept of nation-states and Islamic fundamentalism and analysis associated with it. Islamic caliphate system to the point of this intersection, where the epistemological concept of caliphate and nation- states are the two things are contradictory. Keywords: Islamic fundamentalism, the nation-state, caliphate
Tinjauan Hukum Islam Terhadap Pasal 1467 KUH Perdata Tentang Larangan Jual Beli Antara Suami Istri *, Santoso
ADDIN Vol 2, No 1 (2010)
Publisher : ADDIN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Syari’at Islam yang bersifat universal dan abadi itu memiliki hukum-hukum dan undang-undang yang diperlukan manusia, guna mengatur segala urusan kehidupan manusia. Sebagai ajaran universal, ia dapat seirama dengan pergolakan hidup manusia dan terus dapat menyertai kehidupan, sehingga intisari dari syari’at Islam, termasuk di dalamnya hukum Islam, adalah untuk memelihara manusia dan kemuliaannya serta menjauhkan segala yang menyebabkan terganggunya kemuliaan manusia (Taufik Adnan Amal, 1989: 33). Syari’at Islam tersebut bersumber dari Al-Qur’an dan Al-Sunnah. Sumber dari yang maha mengetahui dari yang sudah, sedang dan akan terjadi, sehingga wajar kalau Al-Qur’an dalam sejarah pemikiran hukum Islam selalu dipandang sebagai kitab suci yang berisi perundang-undangan (Taufik Adnan Amal, 1990: 24). Dari syari’at tadi kemudian diformulasikan hukum Islam. Menurut Prof. Hasby Ash-Shiddieqy, hukum Islam merupakan kumpulan aturan keagamaan yang mengatur perilaku kehidupan kaum muslimin dalam keseluruhan aspeknya, baik yang bersifat individual maupun kolektif. Karena karakteristik yang serba mencakup ini hukum Islam menempati posisi penting dalam pandangan umat Islam (Hasby Ash-Shiddieqy, 1975:160). Al-Qur’an sebagai sumber perundang-undangan, sebagian besar adalah berisikan tentang muamalah hukum yang mengatur tentang hubungan antara sesama manusia dan termasuk di dalamnya tentang jual beli. Kata jual beli sebenarnya mengandung satu pengertian yang dalam bahasa arab dinamakan dengan al-bai’ yang bentuk jamaknya al-buyu’ dan konjungsinya yang artinya menjual (Muhammad Idris alMarbawy hlm:72). Dalam bahasa Indonesia, kata jual beli memiliki dua makna secara berpisah, namun dapat memiliki makna yang utuh yaitu : berdagang, berniaga, menjual dan membeli barang-barang (W.J.S. Poerwadarminta, 1984: 423).Dengan demikian, kata jual beli itu dapat di pisah satu-satu dan memiliki satu makna, dan di sisi lain dapat berkumpul dan memiliki makna yang berbeda. Secara istilah, jual-beli seperti dikemukakan oleh Imam Taqiyuddin adalah sebagai berikut yang artinya : Menyerahkan harta dengan harta dua penyerahan itu untuk pembelanjaan dengan ijab dan qabul, atas dasar keizinannya. Sedangkan dalam Kitab Undang-undang Hukum (KUH) Perdata, jual beli adalah suatu persetujuan dengan mana pihak yang satu mengikatkan dirinya untuk menyerahkan suatu benda dan pihak yang lain untuk membayar harga yang telah di janjikan (R. Subekti, 1989: 366). Adapun dasar yang paling jelas yang terdapat dalam al-Qur’an (QS. Al-Bagarah : 275). adalah Artinya : “Allah telah menghalalkan jual beli dan mengharamkan riba”. Dengan demikian secara umum jual beli itu memang dihalalkan oleh Allah SWT,apabila jual beli itu telah memenuhi syarat dan rukunnya. Demikian juga kaitannya dengan jual beli antara suami istri. Dalam hukum Islam pun harta yang diperoleh selama perkawinan, termasuk dalam pengertian harta bersama.
MEMPERTANYAKAN MULTIKULTURALISASI PENDIDIKAN Dua Kecenderungan Pendidikan Multikulturalisme di Indonesia Rosyid, Nur
ADDIN Vol 4, No 2 (2012): Jurnal Addin
Publisher : ADDIN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tulisan ini dimaksudkan untuk mengulas secara kritis isu multikulturalisme yang menjamur dalam kajian pendidikan di Indonesia. Saya ingin mengkajinya lewat teks-teks bacaan, khususnya Pendidikan Kewarganegaraan. Hal ini didasarkan pada asumsi bahwa proses pengenalan multikulturalisme di dunia pendidikan lebih banyak dituntun lewat buku panduan. Obyek kajian yang digunakan di sini adalah teks LKS (Lembar Kerja Siswa) kelas X MA dan SMA di kabupaten Boyolali. Dua buah teks ini akan diperbandingkan salah satu babnya dan kemudian dianalisis. Perbandingan ini dimaksudkan untuk melihat bagaimana teks multikulturalisme diwacanakan di dua institusi yang berbeda. Dari hasil tinjauan ini terlihat ada perbedaan wacana dan orientasi pendidikan multikultural di dua institusi pendidikan tersebut. Kemudian hasil kajian ini direfleksikan kembali ke dalam pendidikan islam. Kata-kunci: multikulturalisme, kewarganegaraan, perbandingan teks, Refleksi
PRINSIP-PRINSIP DASAR AKAD TENTANG KEGIATAN PASAR MODAL SYARIAH DI INDONESIA Supriyadi, Ahmad
ADDIN Vol 3, No 1 (2011): Jurnal Addin
Publisher : ADDIN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pasar modal syariah merupakan salah satu lembaga keuangan syariah yang kegiatannya meliputi penawaran umum dan perdagangan Efek, Perusahaan Publik yang berkaitan dengan efek yang diterbitkannya, serta lembaga dan profesi yang berkaitan dengan Efek (Fatwa Dewan Syariah Nasional Nomor: 40/DSN-MUI/X/2003Tentang Pasar Modal Dan Pedoman Umum Penerapan Prinsip Syariah di Bidang Pasar Modal). Prinsip syariah yang dikehendaki oleh DSN masih dalam kitab-kitab fiqih, karena itu perlu di himpun untuk jadi rujukan dalam melaksanakan kegiatan di Pasar Modal Syariah. Prinsip-prinsip ini akan menjadi patokan dalam kegiatannya, adapun prinsip-prinsip dasar akad tentang kegiatan pasar modal syariah di Indonesia menggunakan prinsip wakalah,mudharabah, murabahah.
KAJIAN KRITIS TERHADAP AJARAN DAN GERAKAN AL-QIYADAH AL-ISLAMIYAH Haryanto, Joko Tri
ADDIN Vol 4, No 1 (2012): Jurnal Addin
Publisher : ADDIN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Beberapa waktu lalu umat Islam di Indonesia dikejutkan dengan munculnya aliran al-Qiyadah al-Islamiyah yang mengakui Ahmad Mushaddeq sebagai seorang Nabi baru pengganti atau penerus Nabi Muhammad saw. Ajaran ini lengkap pula dengan formulasi syahadat yang baru dan hilangnya beberapa kewajiban-kewajiban ritual agama Islam. Ajaran ini akhirnya difatwa sesat dan dilarang perkembangannya, serta pemimpinnya Ahmad Mushaddeq yang memproklamirkan diri sebagai Rasul ditangkap dan dihukum 4 tahun penjara atas tuduhan penodaan terhadap agama Islam. Menariknya, meskipun memiliki ajaran yang bertentangan dengan ajaran mainstream Islam, aliran ini berhasil menggalang pengikut ribuan. Kajian ini dimaksudkan untuk membongkar kerangka berpikir dari ajaran al-Qiyadah al-Islamiyah. Kata Kunci: Al-Qiyadah Al-Islamiyah, Ajaran, Gerakan.

Page 5 of 45 | Total Record : 442