cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. kudus,
Jawa tengah
INDONESIA
Elementary: Islamic Teacher Journal
ISSN : 23550155     EISSN : 25030256     DOI : -
Core Subject : Education,
ELEMENTARY Journal (Print ISSN: 2355-0155; Online ISSN: 2503-0256) is an Islamic teacher journal published by Islamic Elementary School Teacher Education Study Program (PGMI), Islamic Education (Tarbiyah) Department, State College on Islamic Studies (STAIN) Kudus. Elementary is published twice a year (every six months, i.e. January and July) as scientific communication means of academic people in the study of Islamic Elementary School Teacher Education. Editorial Board receives the articles from the educators, observers, researchers on Islamic Elementary School Teacher Education to be published after having tight selection, peer review, and serious editting.
Arjuna Subject : -
Articles 336 Documents
ISLAMIC EDUCATION MODEL WITH MULTIPLE INTELLIGENCES APPROACH, MUNIF CHATIB PERSPECTIV Anisa Dwi Makrufi
ELEMENTARY: Islamic Teacher Journal Vol 5, No 1 (2017): Elementary
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah IAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/elementary.v5i1.2980

Abstract

This paper aims to analyze Islamic education model with multiple intelligences approach developed by munif chatib perspective. This study analyzes the relevant literature. Data collection was done by analyzing the books of Munif Chatib, interviews, journals and collect data from other relevant sources. As a result: Firstly, the design concept of Multiple Intelligences by Munif Chatib, globally covering three important stages, namely: input, process and output. At the input stage, using the Multiple Intelligences Research in the acceptance of new students. The second stage is the learning process, style teaching teachers equal to the force student learning. In the output stage, the assessment of multiple intelligences based learning is using authentic assessment. Second, multiple intelligence based education relevant applied in Islamic education both micro and macro.
PENGARUH PEMBELAJARAN DARING MENGGUNAKAN SOROGAN HANACARAKA TERHADAP KEMAMPUAN MENULIS AKSARA JAWA DI SEKOLAH DASAR Dwiana Asih Wiranti; Wulan Sutriyani
ELEMENTARY: Islamic Teacher Journal Vol 8, No 2 (2020): ELEMENTARY
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah IAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/elementary.v8i2.8156

Abstract

This research is a quantitative research method that aims to prove the effectiveness of online learning using sorogan hanacaraka teaching materials on the ability to write Javanese characters in grade III elementary school students.The conditions of the Covid-19 pandemic force learning to be done online, so students cannot meet face to face with the teacher.To overcome this, various kinds of learning innovations are needed so that learning outcomes can still be optimal.One of these innovations is the sorogan method-based teaching material for Javanese script material, which is then called the sorogan hanacaraka teaching material.Therefore, the formulation of the problem in this study is how the effect of online learning using sorogan hanacaraka on the ability to write Javanese characters. The results of this study indicate that online learning using sorogan hanacaraka has a positive effect on the ability to write Javanese characters.Meanwhile, the results of learning to write Javanese script on students proved to be normally distributed, both data obtained from classes outside the network (offline) and online.Penelitian ini termasuk penelitian kuantitatif yang bertujuan membuktikan pengaruh pembelajaran daring menggunakan bahan ajar sorogan hanacaraka terhadap kemampuan menulis aksara Jawa pada siswa kelas III Sekolah Dasar. Kondisi pandemi Covid-19 memaksa pembelajaran harus dilakukan dalam jaringan (daring), sehingga siswa tidak dapat bertatap muka secara langsung dengan guru. Mengatasi hal tersebut, perlu berbagai macam inovasi pembelajaran agar pembelajaran tetap dapat optimal. Salah satu inovasi tersebut adalah bahan ajar berbasis metode sorogan untuk materi aksara Jawa, yang disebut bahan ajar sorogan hanacaraka. Penelitian ini mempunyai rumusan maslah bagaimana pengaruh dan hasil belajar pembelajaran daring menggunakan sorogan hanacaraka terhadap kemampuan menulis aksara Jawa pada siswa SD kelas III. Hasil dari penelitian menunjukkan pembelajaran daring menggunakan sorogan hanacaraka berpengaruh positif terhadap kemampuan menulis aksara Jawa. Sementara itu hasil belajar menulis aksara Jawa pada siswa terbukti berdistribusi normal, baik data yang diperoleh dari kelas luar jaringan (luring) maupun dalam jaringan (daring).
REVITALISASI PENDIDIKAN AGAMA DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER PESERTA DIDIK DI MADRASAH Hasan Baharun; Zulfaizah Zulfaizah
ELEMENTARY: Islamic Teacher Journal Vol 6, No 1 (2018): ELEMENTARY
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah IAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/elementary.v6i1.4382

Abstract

BERMAIN DRAMA UNTUK MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN DAN KREATIVITAS BERBICARA BAHASA INGGRIS SISWA SD ISLAM AL AZHAR 14 SEMARANG Kusriyanto Kusriyanto
ELEMENTARY: Islamic Teacher Journal Vol 4, No 2 (2016): Elementary
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah IAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/elementary.v4i2.3005

Abstract

Di era informasi dan komunikasi sekarang ini, kebutuhan pendidikan masyarakat Indonesia sangat meningkat. Kualitas pendidikan yang kreatif dan inovatif dibutuhkan oleh masyarakat untuk dapat bersaing di dunia global yang dimulai dari pendidikan sekolah dasar. Oleh karena itu, sekolah dasar harus membekali siswanya kemampuan dan keterampilan dasar yang memadai, di antaranya kemampuan bahasa Inggris meski hanya diajarkan dalam ranah muatan lokal maupun ekstra kurikuler. Salah satu aspek yang penting dalam pengajaran bahasa Inggris yaitu berbicara. Keterampilan berbicara dapat dikembangkan melalui bermain drama. SD Islam Al Azhar 14 Semarang menggunakan drama sebagai sarana dalam mengembangkan kemampuan dan kreativitas dalam berbahasa siswanya. Aspek yang dinilai dalam keterampilan dan kreativitas berbicara bahasa Inggris meliputi aspek kebahasaan (tekanan, ucapan, nada dan irama, kosa kata/ungkapan atau diksi, dan struktur kalimat yang digunakan) dan aspek non kebahasaan (kelancaran, pengungkapan materi wicara (penguasaan materi), keberanian, keramahan, dan sikap).  Hasil dari penilaian tersebut yakni dengan nilai rata-rata 90 dari total 100. Dengan nilai tertinggi untuk kriteria ‘ucapan’ dari aspek kebahasaan dan kriteria’keberanian’ dari aspek non kebahasaan. Hal ini berarti melalui pembelajaran drama siswa dapat mengembangkan kemampuan komunikasi, kepekaan sosial yang tinggi, kreatifitas berimajinasi dalam drama, dan dapat memerankan tokoh drama sesuai dengan perwatakannya, dan tentunya memiliki jiwa seni.
Citra Application: Elements Of Folklore Identification Arif Setiawan; Aninda Nidhommil Hima
ELEMENTARY: Islamic Teacher Journal Vol 9, No 2 (2021): ELEMENTARY
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah IAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/elementary.v9i2.11764

Abstract

Folklore in Indonesian language learning is an interesting object of study to discuss. Due to the lack of students’ knowledge about folklore, requires an application that can help and facilitate students in learning folklore. Therefore, this study aims to describe the Citra (Cerita Rakyat) Applications to facilitate the identification of folklore elements in fifth-grade elementary school students in Malang. This research uses the descriptive percentage method. The research population in this study were fifth grade students from SD Muhammadiyah 1 Malang, SD Muhammadiyah 4 Malang, SD Muhammadiyah 6 Malang, and SDN 1 Tlogomas. There are 40 students in total from the four elementary schools used as research samples taken by simple random sampling technique. Data collection techniques used interviews and surveys. The data analysis technique used is descriptive analysis. The results of the study show that (1) the application of the Citra to facilitate the identification of folklore elements in Indonesian language learning, and (2) the existence of the Citra Application can also act as a learning medium that can provide benefits for students.
PEMBELAJARAN BAHASA INGGRIS EFEKTIF MELALUI LAGU ANAK-ANAK UNTUK SISWA MADRASAH IBTIDAIYAH Kasdi Kasdi; Dina Novita Wijayanti
ELEMENTARY: Islamic Teacher Journal Vol 4, No 1 (2016): Elementary
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah IAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/elementary.v4i1.1931

Abstract

ABSTRAK Posisi bahasa Inggris di Indonesia adalah sebagai bahasa asing. Mempertimbangkan hal tersebut, maka guru bahasa Inggris di Indonesia dituntut kreatif dalam menciptakan proses kegiatan belajar mengajar yang mudah, menyenangkan khususnya bagi siswa madrasah ibtidaiyah yang memiliki karakteristik yang bisa mempengaruhi suasana pembelajaran di kelas dan pemilihan strategi pembelajaran oleh guru. Diantara strategi tersebut adalah penggunaan lagu. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui contoh lagu anak-anak yang efektif, keuntungan penggunaan lagu anak-anak dan langkah-langkah efektif untuk pembelajaran Bahasa Inggris bagi siswa Madrasah Ibtidaiyah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif khususnya penelitian kepustakaan. Datanya berupa data sekunder yakni 2 jurnal dengan topik serupa dari peneliti terdahulu. Metode pengumpulan data yang dilakukan adalah dokumentasi. Hasil dari penelitian menujukkan bahwa ada 20 contoh lagu anak-anak yang efektif untuk pembelajaran bahasa Inggris bagi siswa madrasah ibtidaiyah. Penggunaan lagu anak-anak untuk pembelajaran Bahasa Inggris menunjukkan bahwa lagu bisa meningkatkan antusias anak-anak untuk belajar bahasa Inggris karena pembelajaran yang menyenangkan dan tidak terasa kaku sedangkan langkah-langkah yang dilakukan untuk menciptakan pembelajaran Bahasa Inggris yang efektif adalah guru Bahasa Inggris harus mempertimbangkan beberapa aspek yakni jenis lagu, jumlah siswa, tipe kegiatan pembelajaran dengan lagu, dan karakter siswa  . Kata Kunci: Pembelajaran Efektif, Bahasa Inggris, Lagu Anak-Anak, Siswa Madrasah Ibtidaiyah          تجريدموقف الإنجليزية في اندونيسيا هو كلغة أجنبية. النظر في هذا، وهو مدرس اللغة الإنجليزية في اندونيسيا طالب المبدع في خلق عملية التعلم التي هي سهلة وممتعة وخاصة للطلاب المدارس الدينية الذين لديهم الخصائص التي يمكن أن تؤثر على بيئة التعلم في الفصول الدراسية واختيار استراتيجية التعلم من قبل المعلم. ومن بين هذه الاستراتيجيات هي استخدام الأغنية. وكان الغرض من هذه الدراسة هو تحديد أمثلة من أغاني الأطفال التي على نحو فعال، يكسب استخدام التدابير أغنية وفعالة للأطفال لتعلم اللغة الإنجليزية لطلاب المدارس الحكومية الابتدائية. استخدمت هذه الدراسة المنهج الكيفي، وخاصة الأدب البحوث. البيانات في شكل بيانات الثانوية أن اثنين من المجلات في موضوعات مشابهة من الباحثين السابق. طريقة جمع البيانات يستخدم الوثائق. وأظهرت نتائج الدراسة أن هناك 20 نماذج من أغاني الأطفال هي فعالة لتعلم اللغة الإنجليزية لطلاب المدارس الدينية. وأظهر استخدام أغاني الأطفال لتعلم اللغة الإنجليزية أن الأغاني يمكن أن تزيد من حماسة الأطفال لتعلم اللغة الإنجليزية لأن التعلم هو متعة ولا يشعر قاسية في حين يتم اتخاذ خطوات لإنشاء تعلم اللغة الإنجليزية هي أن أحد مدرسي اللغة الإنجليزية فعال تنظر بعض جوانب وأنواع الأغاني، وعدد من الطلاب، ونوع من أنشطة التعلم مع الأغنية، وشخصية الطلاب.كلمات البحث: التعلم الفعالة، الانجليزية، أغاني الأطفال، طلاب المدارس الحكومية الابتدائية
PENGARUH ROMBONGAN BELAJAR SISWA TERHADAP PERKEMBANGAN KOGNITIF SOSIAL PESERTA DIDIK DI MI MA’ARIF NGAMPELDENTO SALAMAN KABUPATEN MAGELANG JAWA TENGAH Siti Anisatun Nafi'ah; Muhammad Islakhudin
ELEMENTARY: Islamic Teacher Journal Vol 8, No 1 (2020): ELEMENTARY
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah IAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/elementary.v8i1.6839

Abstract

AbstrakThe Influence of Student Study Groups on the Social Cognitive Development of Students in the Mi Ma’arif Ngampeldento Salaman Kab. Magelang, Central Java. The number of students in a class can influence learning in the classroom. Students who are too many or too few will have an impact on the developmental psychology of students especially the child’s social cognitive. Because the ideal number of students will occur social interaction between students so that learning can run effectively.Data collection techniques in this study used interview and observation techniques. Data analysis techniques used in this study with descriptive research, a researcher conducts the analysis only up to the description level, namely analyzing and presenting facts systematically so that it can be more easily understood and concluded. Based on the results of the study that the number of students a little does not always show the social cognitive of students is good, but on the contrary the social cognitive of students in MI Ma’arif Ngampeldento is low. There are several factors, namely (1) Lack of exchange of ideas between students due to the small number of friends in the school environment. (2) The lack of interaction between students in the school environment. (3) there are no peers in one school that lives the same / close. (4) the geographical location of the children’s school environment which is far from the city center. (5) Lack of parental care in children’s cognitive development. (6) Teachers who are less capable in carrying out their duties. AbstrakPengaruh Rombongan Belajar Siswa Terhadap Perkembangan Kognitif Sosial Peserta Didik Di Mi Ma’arif Ngampeldento Salaman Kab.Magelang Jawa Tengah. Jumlah siswa dalam suatu kelas dapat mempengaruhi pembelajaran di dalam kelas. Siswa yang terlalu banyak atau terlalu sedikit akan berdampak pada psikologi perkembangan peserta didik khusunya kognitif sosial anak. Karena jumlah siswa yang ideal akan terjadi interaksi sosial antar peserta didik sehingga pembelajaran dapat berjalan efektif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik wawancara dan observasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini dengan penelitian deskripsi, seorang peneliti melakukan analisis hanya sampai pada taraf deskripsi, yaitu menganalisis dan menyajikan fakta secara sistematik sehingga dapat lebih mudah untuk dipahami dan disimpulkan. Berdasarkan hasil penelitian bahwa jumlah siswa sedikit tidak selalu menunjukan kognitif sosial peserta didik baik, tetapi sebaliknya yaitu kognitif sosial peserta didik di MI Ma’arif Ngampeldento rendah. Hal ini ada beberapa factor yaitu (1) Kurangnya pertukaran ide antar siswa karena sedikitnya jumlah teman di lingkungan sekolah. (2) Minimnya interaksi antar siswa di lingkungan sekolah. (3) tidak terdapat teman sebaya dalam satu sekolah yang bertempat tinggal sama/dekat. (4) letak geografis lingkungan sekolah anak yang berada jauh dari pusat kota. (5) Kurangnya kepedulian orangtua dalam perkembangan kognitif anak. (6) Guru yang kurang cakap dalam menjalankan tugasnya.
URGENSI PENDIDIKAN REPRODUKSI PADA ANAK SEJAK DINI Moh Rosyid
ELEMENTARY: Islamic Teacher Journal Vol 6, No 2 (2018): ELEMENTARY
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah IAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/elementary.v6i2.4399

Abstract

LEARNING QUR'AN HADITS IN MADRASAH IBTIDAIYAH WITH MULTIDISCIPLINARY INTEGRATIVE APPROACH Salmah Fa’atin
ELEMENTARY: Islamic Teacher Journal Vol 5, No 2 (2017): Elementary
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah IAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/elementary.v5i2.2994

Abstract

This study discusses the study of Qur'an Hadith in Madrasah Ibtidaiyah with Multidisciplinary Integrative Approach. The purpose of this study is to describe and analyze the subjects of Al-Qur'an and Hadith in Madrasah Ibtidaiyah in the context of the Curriculum 2013, describing what is the theme of hadith in Madrasah Ibtidaiyah in the context of the 2013 curriculum and offers a model of Qur'an Hadith learning in MI. The research method used is qualitative approach with analytical descriptive method. The results suggest that the Qur'an and Hadith Subjects in the context of the 2013 Curriculum in Madrasah Ibtidaiyah not only emphasize the knowledge and spiritual aspects (Core Competencies 3 and 1), but further emphasizes the behavioral aspect as a manifestation of knowledge and spirituality contained in the Qur'an and Hadith that conditioned the birth of social attitudes (social intelligence), or often called the Core Competence. The themes of hadith in classes 1 and 2 of MI are Hadiths concerning the hygiene of Muslim history from Abu Malik al-Ash'ari, the Hadith about the superiority of the Qur'anic study of Bukhari's history of Uthman ibn Affan and Hadith on respect to Tirmizi's parents from Abdullah bin Umar. The learning model that can be used is by integrative multidispliner approach with subjects of civic and Indonesian education with storytelling method, field trip and video.
The Analysis of Needs for Integrated Science Learning Tools Development for Character Education Irham Nugroho; Norma Dewi Shalikhah; Arif Wiyat Purnanto
ELEMENTARY: Islamic Teacher Journal Vol 9, No 1 (2021): ELEMENTARY
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah IAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/elementary.v9i1.9867

Abstract

Arah pengembangan perangkat pembelajaran sains saat ini masih belum banyak mengakomodir pembentukan karakter peserta didik SD/MI. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan pengembangan perangkat pembelajaran sains di SD/MI. penelitian ini menggunakan pendekatan diskriptif kualitatif. Pengumpulan data menggunakan teknik kuesioner, observasi, dan wawancara dengan melibatkan 63 guru SD/MI sebagai responden. Penelitian ini menghasilkan tiga temuan penting. Pertama, 57,1% guru menyiapkan perangkat pembelajaran sains. Kedua, 79.0% guru mengintegrasikan aspek-aspek karakteristik. Ketiga, 58,7% guru menyatakan pembelajaran berbasis masalah memberi konstribusi dalam pendidikan karakter. Untuk itu perlu dikembangkannya perangkat pembelajaran sains terintegrasi pendidikan karakter untuk mendukung kegiatan belajar mengajar (KBM) di SD/MI.