cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. klaten,
Jawa tengah
INDONESIA
MAGISTRA
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Majalah Ilmiah Universitas Widya Dharma Klate
Arjuna Subject : -
Articles 397 Documents
PENGARUH GAYA BELAJAR TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MAHASISWA CALON GURU MATEMATIKA Waskitoningtyas, Rahayu Sri
MAGISTRA Vol 29, No 100 (2017): Magistra Juni
Publisher : MAGISTRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (226.074 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh gaya belajar terhadapkemampuan pemecahan masalah, Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode tes dan angket.Dalam gaya belajar dan kemampuan metakognitif menggunakan metode angket. Sedangkan untuk kemampuanpemecahan masalah matematika menggunakan metode tes. Persamaan regresi Y = 0,391X + 25,65. Dari hasilanalisis diperoleh bahwa gaya belajar berpegaruh secara signifikan terhadap kemampuan pemecahan masalah.Kata Kunci : gaya belajar, kemampuan pemecahan masalah
UPAYA PENINGKATAN KINERJA GURU DALAM PEMBELAJARAN MELALUI SUPERVISI AKADEMIK DI SEKOLAH DASAR DABIN I UPTD PENDIDIKAN KECAMATAN BAYAT KABUPATEN KLATEN TAHUN 2015 ., Suripto
MAGISTRA Vol 28, No 96 (2016): Magistra Juni
Publisher : MAGISTRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (330.997 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kinerja guru dalam pembelajaran di SekolahDasar Dabin 1 UPTD Pendidikan Kecamatan Bayat Kabupaten Klaten saat ini dan untuk mengetahui upayapeningkatan kinerja guru dalam pembelajaran melalui supervisi akademik berkelanjutan di dabin 1 UPTDPendidikan Kecamatan Bayat Kabupaten KlatenDengan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan penelitian adalah Penelitian Tindakan Sekolah (PTS ). Hasil supervisi akademik menunjukkaan ada peningkatan kinerja guru dari prasiklus nilai rata-rata 70,78diperbaiki siklus I menjadi 76,88 disempurnakan lagi pada siklus II dari 35 orang guru sudah mencapai peningkatankinerja yang baik yaitu mencapai 85,17. Sudah mencapai peningkatan kerja yang baik dalam pelaksanaan PBMmasih ditambah dengan langkah-langkah yaitu KKG ( Kelompok Kerja Guru ), Peningkatan kualifikasi Pendidikan,mengikuti seminar, workshop, dan pelatihan.Kata kunci : upaya, kinerja guru, supervisi akademik.
PENYELESAIAN SENGKETA PENAMBANGAN GALIAN GOLONGAN C DI KECAMATAN CEPOGO KABUPATEN BOYOLALI Widodo, Sudiyo
MAGISTRA Vol 27, No 91 (2015): Magistra Maret
Publisher : MAGISTRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (199.913 KB)

Abstract

Boyolali District is an area rich in minerals, especially minerals mining group C. Sand andstone mining activities in the District of Cepogo the advantage of employment and contribution to the localgovernment. However, the presence of mining is also causing problems, such as the convenience of surroundingcommunities to be disturbed. This is what then caused disputes among the people with sand miners in thesubdistrict Cepogo Boyolali district.The research objective is (1) To determine disputes arising from mining excavation category C in subdistrictCepogo Boyolali district. (2) To determine the existence of dispute resolution efforts against mining excavationin the Sub-category C subdistrict Cepogo Boyolali district. (3) To determine the dispute resolution modelcategory C mining excavation in the future in the subistrict Cepogo Boyolali district.Approximation method used is non-doctrinal or empirical. This type of research is a qualitative descriptivestudy. Source data used are the primary data and secondary data. Techniques of data collection through interviewsand documentation studies. The data analysis technique is interactive analysis.The results showed that (1) Disputes arising from mining excavation category C in subdistrict CepogoBoyolali District originated from any breach of licensing mechanism to mine where the miners are not transparentin conducting its mining activities causing impacts to the surrounding community such as noise, damage torural roads and the destruction of water catchment areas. (2) Resolution of disputes mining excavation in theSub-category C Cepogo Boyolali District by way of mediation. But the dispute over the issue of mining quarryingcategory C has not been completed. Therefore, in order to provide legal certainty for communities in theDistrict Cepogo, Boyolali District Government issued a decision on the mining of minerals C. The decision isset forth in Decree No. 545/05082/05/2010 Boyolali Regent Policy Gedangan Village C Mining and QuarryingWonodoyo Village, District Cepogo. (3) The model dispute resolution mining excavation Group C in the future,especially in the District Boyolali would be better to use a means of dispute resolution outside the court.Keywords: Settlement of Disputes, Minerals Mining Group C
PERILAKU MASYARAKAT DALAM PENGGUNAAN DAN PEMANFAATAN TANAH SEMPADAN SUNGAI ., Mujiati
MAGISTRA Vol 27, No 93 (2015): Magistra September
Publisher : MAGISTRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (395.295 KB)

Abstract

Perilaku seseorang anggota masyarakat dalam menggunakan dan memanfaatkan tanah disempadan sungai saling mempengaruhi satu sama lain. Masyarakat yang menggunakan dan memanfaatkantanah di sempadan Sungai Kalianyar Kota Surakarta cenderung tidak memperhatikan peraturan tentang garissempadan sungai yang seharusnya tidak diperbolehkan untuk kawasan pemukiman. Kenyataan riil dilapanganberdasarkan dua penelitian tahun 2009 dan tahun 2014 menyatakan bahwa pembangunan pemukiman olehmasyarakat tidak sesuai dan dengan luasan yang tercantum dalam hak atas tanah yang dimilikinya. Hal inidilakukan masyarakat hampir sepanjang bantaran Sungai Kalianyar. Kolaborasi Pemerintah Kota Surakartadan Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo serta kesadaran masyarakat diperlukan untuk pengendalianpenggunaan dan pemanfaatan sempadan sungai untuk menjaga kelestarian fungsi sungai dan ekosistemnya.Kata kunci : Sungai Kalianyar, Surakarta, Bengawan Solo
AEMPLOYING QUESTION – ANSWER RELATIONSHIPS (QAR) TO ENHANCE STUDENTS’ READING COMPREHENSION (A CLASSROOM ACTION RESEARCH AT THE FOURTH SEMESTER OF ENGLISH DEPARTMENT STUDENTS OF WIDYA DHARMA UNIVERSITY KLATEN IN THE 2016/2017 ACADEMIC YEAR) Sholihah, Umi; Anisa, Ike
MAGISTRA Vol 29, No 102 (2017): Magistra Desember
Publisher : MAGISTRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (396.328 KB)

Abstract

In teaching-learning reading, in order to know whether students comprehend what they read,teacher can ask them to answer reading comprehension questions. It may be an indication that students havelow ability of reading if they cannot answer questions correctly. Considering the reason above, the researcheris interested in implementing question-answer relationships (QAR) as a strategy of reading comprehensionproposed by Rafael (1986).The objective of the research is to identify whether QAR can enhance students’ reading comprehension..This research is classroom action research on improving students’ reading comprehension using QAR thatinvolved three cycles. The subject of the research is the fourth semester students of English Department ofWidya Dharma University Klaten. In data collecting, the research involved two sorts of data: quantitative dataand qualitative data. The quantitative data is gained from test: pre- and post test. After analyzing the scores ofthe written test, the researcher uses a statistical technique to find mean score of the students. For collectingqualitative data, the researcher employed observation, recording/questionnaire, and interview. In analyzingqualitative data, the researcher makes use of interactive model proposed by Miles & Huberman (1984: 21-23),they are data reduction, data display, and data verification.The findings of this research reveal that there are the improvement of students’ reading comprehensionskill, participation, and motivation.. The QAR framework gives practice for students to be asked to respond toquestions in the text.Key Words: English textbook, syllabus, 2013 Curriculum
PENGGUNAAN PENDEKATAN REALISTIC MATHEMATICS EDUCATION (RME) SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN KREATIVITAS DALAM PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA SISWA KELAS X.7 SMA NEGERI 1 PULOKULON Wijayanti, Septiana
MAGISTRA Vol 28, No 95 (2016): Magistra Maret
Publisher : MAGISTRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (160.455 KB)

Abstract

Penelitian tindakan kelas ini bertujuan mengetahui peningkatan kreativitas pemecahan masalahdan prestasi belajar matematika dengan menggunakan pendekatan RME, dilakukan secara kolaboratif antarapeneliti dan guru mata pelajaran matematika. Subjek penelitian adalah guru mata pelajaran matematika dansiswa kelas X.7 SMA Negeri 1 Pulokulon. Data berupa RPP, foto, observasi, daftar nilai dan hasil tes. Teknikpengambilan data dilakukan dengan cara observasi, dokumentasi dan tes prestasi belajar matematika. Uji validasidata melalui observasi terus menerus dan triangulasi sumber. Teknik analisis data melalui reduksi data, analisisdata dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menyimpulkan dengan pendekatan RME meningkatkan kreativitaspemecahan masalah, dapat dilihat indikator keberhasilan meliputi : menemukan fakta, menemukan masalah,menemukan gagasan, menemukan solusi dan mengimplementasikan permasalahan, menunjukkan lebih dari40%. Pembelajaran dengan pendekatan RME juga meningkatkan prestasi belajar matematika, terlihat darisiswa yang tuntas dalam KKM sebelum dilakukan tindakan 12 siswa (31%), setelah dilakukan tindakan yangtuntas menjadi 32 siswa (82%).Kata kunci:realistic mathematics education, kreativitas pemecahan masalah, prestasi belajar matematika
USAHA-USAHA PASANGAN PERNIKAHAN USIA DINI DALAM MENGGAPAI KEHARMONISA KELUARGA Susatya, Jajang
MAGISTRA Vol 28, No 98 (2016): Magistra Desember
Publisher : MAGISTRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (287.381 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran tentang usaha-usaha pasangan pernikahandini dalam menggapai keharmonisan keluarga setelah usia pernikahannya melewati tahun paling kritis, yaitumemilki usia perkawinan minimal 7 tahun. Informan merupakan istri yang sedang bekerja diluar rumah danmempunyai suami yang juga bekerja diluar rumah. Sebanyak 3 informan utama terlibat dalam penelitian inimereka berusia 25-30 tahun. Adapun metode penelitian ini menggunakan wawancara mendalam dan observasinon partisipan untuk mengumpulkan data tentang keharmonisan keluarga pasangan usia dini. Selanjutnya, factorfactor pembentuk keharmonisan keluarga yang terungkap dalam penelitian ini adalah ; kerukunan, penyesuaiandiri kerja sama, saling menerima, keseimbangan, dan saling pengertian.Hasil penelitian menunjukkan bahwa para informan memiliki gambaran keharmonisan keluarga yangbervariasi berdasarkan aspek-aspek keharmonisan keluarga, tidak di peroleh gambaran dari pasangan informanpenelitian ini, tentang keharmonisan keluarga yang optimal dalam pernikahanya, namun rata-rata mereka merasacukup harmonis pada beberapa factor, pada faktor saling penyesuaian diri, semua informan utama dalampenelitian ini mengungkapkan adanya usaha yang serius, karena pernikahanya dilakukan tanpa persiapan mentalmaupun material pada diri masing-masing pasangan. Demikian pula pada factor saling menerima, mereka seringterkejut dengan perubahan perilaku pasangan, semua informasi utama dalam penelitian ini mengatakan inginmempertahankan pernikahanya dan tetap komitmen dengan janji suci pernikahanya, para informan utamamengukapkan bahwa dalam upaya memperhatakan keutuhan rumah tangganya, mereka selama berdoa danmohon petunjuk Tuhan Yang Maha Esa.Kata kunci : keharmonisan keluarga, dan pasangan pernikahan usia dini
PENGARUH TINGKAT NAUNGAN TERHADAP HASIL DAN KANDUNGAN ANDROGRAPHOLIDE SAMBILOTO (Andrographis Paniculata Ness) ., Sudarmi
MAGISTRA Vol 27, No 92 (2015): Magistra Juni
Publisher : MAGISTRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (172.507 KB)

Abstract

Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengkaji : (1) Pengaruh tingkat naungan terhadap hasilsambiloto. (2) Pengaruh tingkat naungan terhadap kandungan andrographolide sambiloto. Penelitiandilaksanakan mulai bulan Maret sampai September 2013 di kebun dan di Laboratorium Universitas VeteranBangun Nusantara. Metode penelitian adalah eksperimen, menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAKL)dengan tiga ulangan. Perlakuan naungan terdiri 4 level yaitu : 1) tanpa naungan (N1 sebagai control); 2)Naungan 30 % (N2); 3) Naungan 50 % (N3) dan 4) Naungan 70 % (N4). Data dianalisis dengan Uji F danKruskal Wallis, dan diuji lanjut dengan DMRT 5 %, Uji Mood Median 5 %. Hasil penelitian menunjukkanBerat segar tertiggi pada perlakuan tidak dinaungi (63,48 gr/tanaman) diikuti naungan 30% (62,58 gr/tanaman),berat kering hasil terbaik pada naungan 30% (22,695gr/tanaman) diikuti tidak dinaungi (22,428 gr/tanaman),berat simplisia hasil terbaik tidak dinaungi (19,904 gr/tanaman) diikuti naungan 30% (19,487gr/tanaman),kandungan andrographolide terbaik naungan 30% (0,7443%) diikuti naungan 70% (0,7340%).Kata Kunci : naungan , hasil, andrographolid, sambiloto.
INQUIRI DENGAN AUDIOVISUAL UNTUK MENINGKATAN KUALITAS PEMBELAJARAN IPA KELAS IV ., Fembri
MAGISTRA Vol 29, No 101 (2017): Magistra September
Publisher : MAGISTRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (186.091 KB)

Abstract

Rendahnya kualitas pembelajaran kelas IV sekolah dasar memerlukan perbaikan pembelajaran.Salah satu model yang digunakan adalah inquiri dengan audiovisual untuk meningkatkan kualitas pembelajarandi kelas. Penelitian ini dilakukan di SD N Grujugan kabupaten Kebumen. Penelitian ini memakai penelitiantindakan kelas.Hasilnya menunjukan bahwa aktivitas siswa dalam pembelajaran IPA model inquiri dengan audiovisualyaitu siklus I memiliki rata-rata 62% dengan predikat baik dan pada siklus II meningkat dengan rata-rata 88,6%predikat sangat baik. Keterampilan guru untuk siklus I rata-rata 70% masuk predikat baik, meningkat padasiklus II rata-rata 80% masuk predikat baik. Hasil belajar siswa untuk siklus I mencapai ketuntasan belajarklasikal 79% meningkat untuk siklus II 92%. Kesimpulan penelitian ini bahwa model inquiri dengan audiovisualdapat meningkatkan kualitas pembelajaran IPA kelas IV.Kata kunci: Inquiri, Audiovisual, Kualitas Pembelajaran
LINGKUNGAN SEKITAR SEKOLAH SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN IPA Rofisian, Nela
MAGISTRA Vol 29, No 99 (2017): Magistra Maret
Publisher : MAGISTRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (160.615 KB)

Abstract

Mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) bagi sebagian siswa masih dirasakan sulituntuk dipahami. Hal ini terjadi karena siswa baru mampu mempelajari fakta, konsep, prinsip, hukum, teori, dangagasan pada tingkat ingatan, mereka belum dapat menggunakan dan menerapkannya secara efektif dalampemecahan masalah sehari-hari. Penggunaan media pembelajaran sangat dianjurkan untuk mempertinggi kualitaspembelajaran. Lingkungan sekitar yang dapat dimanfaatkan sebagai media pembelajaran terdiri dari: lingkungansosial dan lingkungan fisik (alam). lingkungan sekitar sekolah adalah tepat digunakan untuk bidang studi IPA.Setelah mempelajari lingkungan sekitar sekolah diharapkan para siswa dapat lebih memahami materi pelajarandi sekolah serta dapat menumbuhkan cinta alam, kesadaran untuk menjaga dan memelihara lingkungan sekolah,turut serta dalam menanggulangi kerusakan dan pencemaran lingkungan serta tetap menjaga kelestariankemampuan sumber daya alam bagi kehidupan manusia.

Filter by Year

2002 2018


Filter By Issues
All Issue Vol 30, No 103 (2018): Magistra Maret Vol 29, No 102 (2017): Magistra Desember Vol 29, No 101 (2017): Magistra September Vol 29, No 100 (2017): Magistra Juni Vol 29, No 99 (2017): Magistra Maret Vol 28, No 98 (2016): Magistra Desember Vol 28, No 97 (2016): Magistra September Vol 28, No 96 (2016): Magistra Juni Vol 28, No 95 (2016): Magistra Maret Vol 26, No 91 (2015): Magistra Edisi Maret 2015 Vol 27, No 93 (2015): Magistra September Vol 27, No 92 (2015): Magistra Juni Vol 27, No 91 (2015): Magistra Maret Vol 26, No 94 (2015): Magistra Desember Vol 26, No 93 (2015): Magistra Edisi September Vol 26, No 92 (2015): Magistra Edisi Juni Vol 26, No 90 (2014): Magistra Edisi Desember Vol 26, No 89 (2014): Magistra Edisi September Vol 26, No 88 (2014): Magistra Edisi Juni Vol 26, No 87 (2014): Magistra Edisi Maret Vol 25, No 86 (2013): Magistra Edisi Desember Vol 25, No 85 (2013): Magistra September Vol 25, No 84 (2013): Magistra Edisi Juni Vol 25, No 83 (2013): Magistra Edisi Maret Vol 24, No 82 (2012): Magistra Edisi Desember Vol 24, No 81 (2012): Magistra Edisi September Vol 24, No 80 (2012): Magistra Edisi Juni Vol 24, No 79 (2012): Magistra Edisi Maret Vol 23, No 78 (2011): Magistra Edisi Desember Vol 23, No 76 (2011): Magistra Edisi Juni Vol 23, No 75 (2011): Magistra Edisi Maret No 77 (2011): Magistra Edisi September Vol 22, No 74 (2010): Magistra Edisi Desember Vol 22, No 73 (2010): Magistra Edisi September Vol 22, No 72 (2010): Magistra Edisi Juni Vol 21, No 70 (2009): Magistra Edisi September Vol 21, No 69 (2009): Magistra Edisi Juni Vol 21, No 68 (2009): Magistra Edisi Maret Vol 20, No 67 (2008): Magistra Edisi Desember Vol 19, No 61 (2007): Magistra Edisi Juni Vol 19, No 60 (2007): Magistra Edisi Maret Vol 23, No 58 (2006): Magistra Edisi September Vol 27, No 55 (2005): Magistra Edisi Desember Vol 26, No 50 (2004): Magistra Edisi September Vol 26, No 48 (2004): Magistra Edisi Maret Vol 16, No 51 (2004): Magistra Edisi Desember Vol 16, No 49 (2004): Magistra Edisi Juni Vol 16, No 48 (2004): Magistra Edisi Maret Vol 14, No 40 (2002): Magistra Edisi Maret More Issue