cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Bahasa
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 358 Documents
KOMPETENSI GRAMATIKAL DAN KOMPETENSI KEWACANAAN SISWA KELAS X SMAN 1 PRAYA (KAJIAN TERHADAP TEKS LAPORAN HASIL OBSERVASI) ., AGUS HARI WAHYUDI; ., PROF.DR. IDA BAGUS PUTRAYASA, M.Pd; ., PROF.DR. I NENGAH SUANDI, M.Hum
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Bahasa Indonesia Vol 5, No 1 (2016)
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan kompetensi gramatikal dan kompetensi wacana pada teks laporan hasil observasi siswa. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X9 SMAN 1 Praya yang berjumlah 25 siswa. Objek penelitian ini adalah kompetensi gramatikal dan kompetensi wacana pada teks laporan hasil observasi. Data penelitian tentang kompetensi gramatikal dan kompetensi wacana dikumpulkan dengan tes membuat teks laporan hasil observasi. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi gramatikal siswa yang terdapat pada teks laporan hasil observasi sudah sangat baik dengan perolehan skor 89. Perolehan skor tersebut apabila dikonversi ke dalam pedoman konversi skala lima, skor tersebut berada pada predikat sangat baik. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa kompetensi wacana siswa yang terdapat pada teks laporan hasil observasi juga sangat baik dengan perolehan skor 96,8. Apabila dikonversi menggunakan pedoman konversi skala lima, maka skor tersebut berada pada predikat sangat baik. Penentuan skor kompetensi gramatikal yang terkandung dalam teks laporan hasil observasi, dinilai dari dua kriteria yakni berupa morfologi dan sintaksis. Pada kompetensi morfologi, terdapat aspek pembentukan kata. Pada kompetensi sintaksis, terdapat aspek analisis kalimat berdasarkan struktur fungsi. Adapun penentuan skor dalam kompetensi wacana yang terdapat pada teks laporan hasil observasi siswa ditentukan atas aspek kohesi dan koherensi. Pada aspek kohesi terdapat kohesi leksikal dan kohesi gramatikal. Pada aspek koherensi terdapat kesatuan konsep dan relasi yang relevan, adanya perkembangan, tidak adanya kontradiksi, adanya identitas individual, dan adanya seleksi fakta. Berdasarkan temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa kompetensi gramatikal dan kompetensi wacana pada teks laporan hasil observasi siswa kelas X9 SMAN 1 Praya sudah sangat baik. Berdasarkan simpulan ini, disarankan agar guru-guru bahasa Indonesia dalam usaha meningkatkan kompetensi menulis siswa agar dipertahankan dan jika mungkin ditingkatkan lagi. Kata Kunci : kompetensi gramatikal, kompetensi wacana, teks laporan hasil obeservasi This study aims to determine and describe the grammatical competence and the competence of the discourse on the text of the report on the observation of students. This research is quantitative descriptive. Subjects were students of SMAN 1 Praya X9 class numbering 25 students. The object of this study is the grammatical competence and the competence of the discourse on the text of the report on the observation. Data research on grammatical competence and discourse competence collected with assays create text reports on the results of observation. Data were analyzed using descriptive qualitative method. The results showed that the students' grammatical competence contained in the text of the report on the observation has been very good with the acquisition of a score of 89. The scores Obtaining when converted into a five-star scale conversion guidelines, the scores are in very good predicate. The results also showed that the competence of student discourse contained in the text of the report on the observation was also very good with the acquisition of a score of 96.8. When converted using a five-scale conversion guidelines, then the scores are in very good predicate. Scoring of grammatical competence contained in the text of the report on the observation, judged on two criteria in the form of morphology and syntax. On the competence of morphology, there are aspects of word formation. On syntactic competence, there are aspects of the analysis of the sentence based on the structure function. As for the scoring in the competence of the discourse contained in the text of the report on the observation of students determined on aspects of cohesion and coherence. In the aspect of cohesion there is cohesion lexical and grammatical cohesion. In the aspect of coherence there is unity of concepts and relationships that are relevant, their development, the absence of contradiction, their individual identity, and their selection of facts. Based on these findings, we can conclude that grammatical competence and the competence of the discourse on the text of the report on the observation X9 grade students of SMAN 1 Praya has been very good. Based on this conclusion, it is suggested that Indonesian teachers in an effort to improve students' writing competence to be maintained and if possible improved.keyword : grammatical competence, discourse competence, text reports of observation
UPAYA MENANAMKAN NILAI-NILAI PENDIDIKAN KARAKTER DALAM PEMBELAJARAN PUISI DI KELAS X SMA NEGERI 3 SINGARAJA Sukalima, AG,; Putryasa, IB,; Rasna, W,
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Bahasa Indonesia Vol 2 (2013)
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (74.894 KB)

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif yang bertujuan untuk mendeskripsikan dan menginterpretasikan (1) Nilai-nilai pendidikan  karakter yang terkandung pada puisi yang digunakan dalam pembelajaran membaca puisi   di kelas X SMA Negeri 3 Singaraja; (2) upaya yang ditempuh oleh guru untuk menanamkan nilai-nilai pendidikan karakter melalui pembelajaran puisi; (3) Kendala yang dihadapi oleh guru dalam upaya menanamkan nilai-nilai pendidikan karakter dalam  pembelajaran  puisi; dan (4) Kendala yang dihadapi oleh siswa dalam menggali nilai-nilai pendidikan karakter dalam  pembelajaran  puisi  di kelas X SMA Negeri 3 Singaraja. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode observasi, studi dokumentasi, perekaman dan metode wawancara. Data penelitian diolah secara induktif melalui reduksi data, penyajian data, serta penarikan simpulan dan verifikasi data. Hasil penelitian ini antara lain sebagai berikut. (1) Nilai karakter yang ditemukan dalam puisi dikaitkan dengan delapan belas nilai karakter yang ditetapkan oleh Departemen Pendidikan Nasional yaitu religius, rasa ingn tahu, kerja keras, kreatif, tanggung jawab, mandiri, disiplin, demokratis. (2) Upaya yang dilakukan guru untuk menanamkan nilai-nilai karakter dalam proses pembelajaran disiapkan secara terencana yang didikung oleh lembaga atau sekolah. (3) Kendala yang dihadapi guru adalah kurangnya kemampuan siswa memahami isi puisi, kerasnya pengaruh perekmbangan zaman terhadap karakter bangsa. (4) Katerbatasan pemahaman kosa kata yang dimiliki oleh siswa untuk memahami makna kata di dalam puisi. Peneliti lain diharapkan untuk melakukan penelitian sejenis yang lebih mendalam untuk mendapatkan hasil yang lebih maksimal.   Kata kunci: Penanaman Nilai Karakter, Pembelajaran  puisi, Nilai Karakter dalam puisi       ABSTRACT This research is a qualitative descriptive study aimed to describe and interpret (1) character education values ??contained in the poem used in teaching reading poetry in class X SMA 3 Singaraja, (2) efforts made by the teachers to instill values the value of character education through learning poetry, (3) Constraints faced by teachers in an effort to instill the values ??of character education in learning poetry, and (4) Constraints faced by the students in exploring the values ??of character education in the teaching of poetry in class X SMA 3 Singaraja. Data collection method used is the method of observation, study documentation, recording and interview methods. Data were analyzed inductively through data reduction, data presentation, and drawing conclusions and verification data. The results of this study are as follows. (1) The characters found in the poems attributed to eighteen character value set by the Ministry of Education that is religious, sense INGN know, hard work, creativity, responsibility, self-discipline, democratic. (2) The efforts of teachers to instill character values ??in the learning process is planned didikung prepared by the institution or school. (3) Constraints faced by teachers is the lack of ability of the students to understand the content of poetry, age perekmbangan severity influence the character of the nation. (4) Katerbatasan understanding vocabulary possessed by the students to understand the meaning of words in the poem. Other researchers are expected to conduct similar research deeper to get maximum results.   Keywords:        Investment Value Character, Learning poetry, character value in poetry
Pengaruh Penerapan Metode Membaca PQRST Ditinjau dari Minat Membaca Terhadap Kemampuan Memahami Isi Bacaan Berbasis Teks Cerita pada Siswa Kelas IX SMP Negeri 2 Dawan. Program Studi Pendidikan Bahasa, Program Pascasarjana Universitas Pendidikan Ganesha. ., KETUT ARDANA; ., Prof. Dr. I Nengah Suandi,M.Hum; ., Dr.Gde Artawan,M.Pd
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Bahasa Indonesia Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (176.105 KB)

Abstract

Penelitian ini diterapkan metode membaca pemahaman PQRST ditinjau dari minat membaca siswa khususnya pada pemahaman isi bacaan berbasis teks cerita. Penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan desain faktorial 2x2, yang bertujuan untuk meneliti pengaruh metode penerapan pembelajaran membaca PQRST ditinjau dari minat membaca terhadap kemampuan memahami bacaan berbasis teks cerita pada siswa kelas IX SMP Negeri 2 Dawan. Penelitian ini melibatkan 92 orang siswa sebagai sampel, yang dipilih melalui teknik sampling acak sederhana. Data kemampuan membaca diperoleh melalui sebuah tes membaca yang didasarkan pada kurikulum tingkat satuan pendidikan (KTSP), sedangkan data minat membaca dikumpulkan melalui sebuah kuesioner minat. Kedua instrumen telah divalidasi sebelum dikenakan pada sampel penelitian. Selanjutnya, data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan ANAVA dua jalan dan Uji Tukey. Hasil analisis varian menunjukkan adanya interaksi antara metode membaca yang digunakan dengan minat membaca. Hal ini dapat dilihat dari data yang diperoleh bahwa penerapan metode PQRST dengan memperhatikan minat membaca siswa (minat membaca tinggi dan rendah) hasilnya lebih baik daripada penarapan metode PQRST tanpa memperhatikan minat membaca siswa. Lebih jauh, hasil uji Tukey menunjukkan bahwa kemampuan siswa memahami bacaan berbasis teks cerita secara signifikan berbeda, yaitu antara siswa yang dibelajarkan dengan metode PQRST dengan siswa yang dibelajarkan dengan metode membaca secara konvensional. Perbedaan ini signifikan, baik pada kelompok minat tinggi maupun pada kelompok minat rendah. Berdasarkan hasil tersebut, disimpulkan bahwa metode membaca PQRST dapat meningkatkan kemampuan siswa memahami bacaan berbasis teks cerita, baik siswa yang memiliki minat membaca tinggi maupun siswa yang memiliki minat membaca rendah Kata Kunci : metode membaca PQRST, minat membaca, dan kemampuan memahami isi bacaan The Effects of Reading Methods and Interest in Reading Toward the Ability Understanding Literature-Based Reading Texts on Grade IX Students of Junior High School 2 Dawan Klungkung. The Study Program of Indonesian Language, Graduate Program of Ganesha University of Educationkeyword : Reading methods PQRST, interest in reading and reading ability
ANALISIS WACANA ESAI KAJIAN STRUKTUR SUPRA, MIKRO DAN MAKRO PADA ESAI HASIL PELATIHAN MENULIS ESAI SEKOLAH MENENGAH SE-KECAMATAN RENDANG TAHUN 2011 Numertayasa, I.W.; Sutama, Made; Rasna, wayan
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Bahasa Indonesia Vol 2 (2013)
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (67.175 KB)

Abstract

  Abstrak Penelitian deskriptif kualitatif ini bertujuan mendeskripsikan dan menganalisis (1) struktur supra (2) struktur mikro dan (3) struktur makro yang mendasari esai hasil pelatihan menulis esai tingkat sekolah menengah se-Kecamatan Rendang pada Tahun 2011. Subjek penelitian ini adalah kumpulan esai hasil pelatihan menulis esai pada sekolah menengah se-Kecamatan Rendang tahun 2011. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode pencatatan dokumen. Data dianalisis dengan analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini adalah (1) struktur supra wacana esai terdiri atas 1) pendahuluan, 2) kalimat tesis, 3) tubuh atau isi, dan 4) penutup; (2) strukur mikro terdiri atas 1) latar, 2) pengandaian, 3) rincian, 4) kalimat aktif dan kalimat pasif, 5) penanda kohesi dan koherensi, 6) pemakaian kata ganti, 7) pemakaian grafis, dan 8) metafora; (3) struktur makro  wacana esai adalah 1) pendidikan karakter, 2) sumpah pemuda 3) pemanasan global 4) penggunaan Bahasa Indonesia, 5) dunia maya, 6) Bali clean & grean, 7) Bali bersih dan indah, dan 8) pendidikan gratis. Sesuai dengan temuan tersebut disarankan kepada guru dan siswa agar menggunakan hasil penelitian ini untuk meningkatkan kualitas keterampilan menulis. Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa disarankan agar menggunakan hasil penelitian ini sebagai pertimbangan penelitian dengan kajian yang sama. Kata kunci: wacana esai, struktur supra, mikro, makro     Abstract This qualitative descriptive study aims to describe and analysis (1) supra structure (2) micro structure and (3 macro structure of the result of training essay writing essay middle school level at Rendang district in 2011. Subject of this study is a collection of essays on the results of training high school essay writing at Rendang district in 2011. Data collection method used is the method of recording the document. Data were analyzed with descriptive and qualitative analysis. The results of this study were (1) the structure of the essay consists of discourse supra 1) introduction, 2) a thesis sentence, 3) or body content, and 4) cover, (2) micro structures, consisting of 1) background, 2) modality, 3) details, 4) active and passive voice sentences, 5) marker cohesion and coherence, 6) the use of pronouns, 7) use of graphics, and 8) metaphor; 3) the macro-structure of discourse essay is 1) character education, 2)  youth oath, 3) global warming 4) the use of Indonesian, 5) virtual world, 6) Bali clean and green, 7) Bali clean and beautiful, and 8) free education. In accordance with these findings suggested to the teachers and students to use this research to improve the quality of writing skills. Language Education Program students are advised to use the results of this study into consideration research with similar studies.   Keywords: discourse essay, supra structure, micro structure, macro structure.
THE EFFECT OF SIMULATED COMMUNICATIVE APPROACH ON STUDENTS’ WRITING COMPETENCY OF THE SEVENTH GRADE STUDENT OF SMP WIDHYA BHUANA MUNGGU BASED ON TEXT TYPE ., PANDE MADE PRADNYANA PUTRA; ., PROF. DR. DEWA KOMANG TANTRA, M.Sc.; ., PROF. DR. NI NYOMAN PADMADEWI, M.A.
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Bahasa Indonesia Vol 5, No 1 (2016)
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

this research aimed at investigatingthe effect of simulated comunicative approach in students' writing competency based on text type. it was an experimental research which implemented posttest only control group design. the population was 128 students of four classes of seventh grade students of SMP Widhya Bhuana Munggu. those subject of the research were divided into two groups they were control group and experimental group.both of the groups were given diggerent treatments and they were ended by posttest. the result of the post test was analyzedusing spss statistic. the result shows that the experimental group is higher than control group. so it can be conclude that simulated communicative approach a significant effect on the students' writing competencyKata Kunci : writing competency, text type this research aimed at investigatingthe effect of simulated comunicative approach in students' writing competency based on text type. it was an experimental research which implemented posttest only control group design. the population was 128 students of four classes of seventh grade students of SMP Widhya Bhuana Munggu. those subject of the research were divided into two groups they were control group and experimental group.both of the groups were given diggerent treatments and they were ended by posttest. the result of the post test was analyzed using spss statistic. the result shows that the experimental group is higher than control group. so it can be conclude that simulated communicative approach a significant effect on the students' writing competencykeyword : writing competency, text type
ANALISIS KUALITAS TES SUMATIF BAHASA INDONESIA KELAS VIII SMPN8 DENPASAR SEMESTER GENAP TAHUN 2012 Darini, N.M; Martha, N.; Artawan, G.
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Bahasa Indonesia Vol 2 (2013)
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (106.731 KB)

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan mengetahui kualitas tes sumatif bahasa Indonesia kelas VIII SMPN 8 Denpasar. Rancangan penelitian bersifat ex-post facto. Subjek berjumlah 349 orang. Objeknya yaitu tes dan hasil tes sumatif. Metode dokumen digunakan untuk mengumpulkan data. Teknik analisis, yaitu statistik deskiptif. Hasil penelitian menunjukkan: (1) analisis validitas isi diperoleh validitas yang tinggi. (2) Analisis reliabilitas tes memiliki reliabilitas tinggi. (3) Analisis daya beda ditemukan 1 soal daya bedanya sangat baik, 6 soal daya bedanya baik, 29 soal daya bedanya sedang, 13 soal daya bedanya kurang baik, dan 1 soal daya bedanya tidak baik. (4) Analisis tingkat kesukaran diperoleh 42 soal klasifikasi sedang, 8 soal klasifikasi mudah. (5) Analisis kemampuan pengecoh ditemukan 49 soal pengecohnya berfungsi efektif dan 1 soal tidak berfungsi efektif.   Kata Kunci : Kualitas tes sumatif, bahasa Indonesia. Abstract This study aims to determine the quality of Indonesian language summative tests class VIII SMPN 8 Denpasar. The research design is ex-post factor. Subjects totaling 349 students. The object are summative test and the result summative test. Document method was used for collecting data. The data analyzed by descriptive statistic technique. The result showed: (1) content validity analyzed is obtained high content validity. (2) Test reliability analysis has high reliability. (3) In power difference analysis found a question has very well, 6 questions its power difference is good, 29 questions its power difference is medium, 13 questions its power difference is not so good, a question its power difference not good. (4) Analysis of difficulty level gained 42 medium classification questions, 8 easy classification questions. (5) Analysis capabilities rapscallion found 49 questions the rapscallion functioning effectively and a question is not effectively.   Keywords : Summative test quality, Indonesian language
An Analysis of Reinforcement Strategies Used by Male and Female Teachers in Classroom Management at TK Model Negeri Mataram in Academic year of 2011/2012 ., Husnul Lail; ., PROF. DR. NI NYOMAN PADMADEWI, M.A.; ., DRS. I WAYAN SUARNAJAYA, M.A., P.hD
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Bahasa Indonesia Vol 4, No 1 (2015):
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Reinforcement merupakan salah satu aspek dari managemen kelas dipandang berguna dalam meningkatkan motivasi siswa. Oleh karena itu, guru yang terampil diharapkan efektif dalam menerapkan reinforcement. Dapat diprediksikan bahwa perbedaan ? perbedaan yang dimiliki guru dan siswa akan mempengaruhi implementasi reinforcement dalam proses belajar mengajar di dalam kelas. Perbedaan gender adalah salah satunya. Adapun yang menjadi konsentrasi penelitian ini telah diplih dua subyek yaitu seorang guru pria dan seorang guru wanita di TK Model Negeri Mataram. Data yang dikumpulkan adalah reinforcement yang digunakan oleh para guru yang dikelompokkan berdasarkan teori Arend. Data didapatkan dengan cara melakukan observasi dan interview. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa baik itu guru pria dan wanita melakukan jenis reinforcement yang sama; yaitu sama-sama menerapkan praise (pujian) dan negative reinforcement. Guru wanita terlihat lebih sering and lebih efektif dalam menerapkan jenis ? jenis reinforcement tersebut. Guru pria dan wanita cenderung memberikan reinforcement kepada siswa yang terlihat aktif di dalam kelas tanpa memperhatikan perbedaan gender siswa. Sebagai respon siswa terhadap reinforcement yang diberikan guru, akan memberikan reaksi berupa senyuman dan menjadi lebih aktif dalam mengikuti pelajaran. Namun, pada kasus-kasus tertentu, siwa laki-laki tidak menunjukkan respon, khususnya ketika mendapatkan hukuman dalam bentuk penguranagan nilai dan ancaman tertentuKata Kunci : Reinforcement, Gender, Perbedaan Gender Reinforcements, which belong to the aspect of classroom management, is assumed to be useful in raising students? motivation to study. Therefore, the skillful teacher is also expected to be effective in using reinforcements. It is predicted that teachers? and students? diversities influence the implementation of reinforcements in the process of teaching and learning in classroom. Gender is one of the diversities. For the concern of the study, there were two subjects chosen, male and female teachers at TK Model Negeri Mataram. The data about reinforcements used by the teachers were then classified based on Arend? theory. The data was collected through observation and interview. The findings showed that both teachers were the same in using the kinds of reinforcement; they only applied praise and negative reinforcements. Female teacher seemed to be more often and more effective in applying the kinds of reinforcement than the male teacher did. Male and female teachers tended to reinforce the students who were active in the classroom without regarding the students? gender. In responding to the reinforcements given, most students responded by smiling and becoming more active in following the next lesson. But, in certain cases, male students showed no responses, particularly when they received negative reinforcement in term of point reducing and withdrawing certain image that they hadkeyword : Reinforcement, Gender, Gender Diversities
PENGGUNAAN MEDIA GAMBAR UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS TEKS BERITA SISWA KELAS VIII SMPN 4 SOROMADI KABUPATEN BIMA NTB Sri, Maryani,; Nengah, Martha; Gede, Artawan
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Bahasa Indonesia Vol 2 (2013)
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (177.071 KB)

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui langkah-langkah pembelajaran menulis teks berita dengan menggunakan media gambar, meningkatkan kemampuan menulis teks berita dengan menggunakan media gambar, dan mengetahui respon siswa setelah mengikuti pembelajaran menulis teks berita menggunakan media gambar. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas dengan dua siklus. Subjek tindakan dalam penelitian 33 orang. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah Metode observasi, metode tes, dan metode kuesioner yang kemudian dianalisis menggunakan metode kualitatif dan statistik deskriptif. Hasil yang diperoleh: (1) langkah-langkah pembelajaran dengan menggunakan media gambar, antara lain; Menjelaskan materi tentang menulis teks berita, memperkenalkan media gambar, membagikan media gambar, menjelaskan penggunaan media gambar dalam pembelajaran menulis teks berita, memberikan contoh menulis teks berita, menugaskan siswa mengamati gambar yang telah dibagikan, menugaskan siswa untuk menulis teks berita, mengumpulkan hasil menulis teks berita siswa, mengadakan refleksi dan menyimpulkan pelajaran yang telah dilakukan. (2) terjadi peningkatan kemampuan menulis teks berita pada siswa, dari skor rata-rata kemampuan siswa sebelum tindakan 60,12 meningkat menjadi 63,24 pada siklus I dan meningkat lagi menjadi 73,91 pada siklus II. (3) 93,94% siswa memberikan respon sangat positif terhadap penggunaan media gambar dalam pembelajaran menulis teks berita.   Kata Kunci: media gambar, kemampuan menulis, teks berita.   Abstract This research purposed to know the steps of the learning of writing a report by using drawing media, increased the ability of writing a report by using drawing media and knew the respond of the student after join the study of writing by using drawing media. This research was a class action research with two cycles. The population was 33 people. The data collection method that used were observation method, test method, and questioner method that would be analyzed with kualitatif method and describe statistic. The result are: (1) the steps of learning progress by using drawing media; explain the material of write the report, introduce the drawing media, give the drawing media, explain the used of drawing media in learning progress, give the example of writing report, give an assignment the student to inspect the pictures that were given, give the assignment the student to write report, collect he student assignment of report writing, do the reflection  and conclude the learning progress in used (2) the increasment of writing report abilility accours, and the mean of scores before action increase from 60,12 to 63,24 in cycle I and increase again into 73,91 in cycle II. (3) 93,94% students give a positive respond of the using drawing media in writing report. Keyword: drawing media, writing report.
The Effect of Experiential Learning Model and Creative Thinking Toward Speaking Competency of Grade Ten Students of SMAK Harapan Denpasar in the Academic Year 2015/2016 ., NI PUTU EPIFANIA PUSPITAHATI; ., PROF. DR. I KETUT SEKEN, M.A.; ., DR. NI MADE RATMININGSIH, M.A.
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Bahasa Indonesia Vol 5, No 1 (2016)
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah 1) Menganalisis pengaruh antara model eksperiential terhadap siswa, 2) Menganalisis pengaruh interaksi antara model pembelajaran MPE dan MPK terhadap kemampuan berbicara, 3) Menganalisis perbedaan kemampuan berbicara pada kelompok berpikir kreatif tinggi dengan model MPE, dan 4) Menganalisis perbedaan kemampuan berbicara pada kelompok berpikir kreatif rendah dengan model MPE. Penelitian ini merupakan kuasi eksperimen dengan rancangan posttest only control group design. Populasi penelitian ini adalah semua siswa kelas X MIPA SMA Kristen Harapan Denpasar tahun pelajaran 2015/2016. Pengambilan kelas penelitian berdasarkan teknik group random sampling. Data yang diperoleh dianalisis dengan statistik deskriptif dan ANAVA dua jalur. Hasil analisis menyatakan sebagai berikut. (1) terdapat pengaruh antara model eksperiential terhadap siswa (F = 71,07; p < 0,05), (2) terdapat pengaruh interaksi antara model pembelajaran MPE dan MPK terhadap kemampuan berbicara (F = 76,23 ; p < 0,05). (3) terdapat perbedaan kemampuan berbicara pada kelompok berpikir kreatif tinggi dengan model MPE, (F = 64,38 p < 0,05), (4) terbedaan kemampuan berbicara pada kelompok berpikir kreatif rendah dengan model MPE, (F = 54,98; p < 0,05). Kata Kunci : berpikir kreatif, kemampuan berbicara, model pembelajaran eksperiential This research aims to 1)analyze whether there is a significant effect of ELM toward speaking competency of grade-ten students of SMAK Harapan 2)analyze whether there is a significant interaction effect between ELM and creative thinking toward speaking competency 3)analyze whether there is a significant difference in speaking competency between the students with high level creative thinking taught using ELM and taught using CTM 4)analyze whether there is a significant difference in speaking competency between the students with low level creative thinking taught using ELM and taught using CTM. This research using quasi experiment with posttest only control group design. The population are tenth-grade of SMA Kristen Harapan. The samples uses random sampling technique. The design is by two way ANOVA analysis of variance 2 x 2 factorial. The results are: 1) significant effect of ELM toward speaking competency (F=71,07; p< 0,05) 2) significant interaction effect between ELM and creative thinking toward speaking competency (F= 76,23;p
The Effect of Reciprocal Teaching and Self-Concept upon the Reading Comprehension of the Tenth Grade Students of SMA Negeri 1 Gianyar. Thesis. Language Education Study Program, Postgraduate Program, Ganesha University of Education. Maharani, Anak Agung Putri
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Bahasa Indonesia Vol 1, No 1 (2012)
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (59.821 KB)

Abstract

Maharani, Anak Agung Putri (2012), The Effect of Reciprocal Teaching and Self-Concept upon the Reading Comprehension of the Tenth Grade Students of SMA Negeri 1 Gianyar. Thesis. Language Education Study Program, Postgraduate Program, Ganesha University of Education.This thesis has been approved and corrected by:Supervisor I    : Prof.Dr. A.A. Istri Ngurah Marhaeni, M.A. Supervisor II    : Dra. Luh Putu Artini, M.A., Ph.D.Keywords: reading comprehension, reciprocal teaching, self-concept. This study aimed at: a) investigating the significant difference in reading comprehension between the students who are taught by using reciprocal teaching and those who are taught by using conventional teaching; b) investigating the interactional effect between teaching methods and self-concept upon students? reading comprehension; c) investigating the significant difference in reading comprehension between the students with high self-concept who are taught by reciprocal teaching and those who are taught by conventional teaching; and d) investigating the significant difference in reading comprehension between the students with low self-concept who are taught by reciprocal teaching and those who are taught by conventional teaching. It was an experimental study by making use posttest-only control group with 2 x 2 factorial design. The population of the study was 240 tenth grade students of SMA Negeri 1 Gianyar in the academic year 2011/2012 wherein 80 students were chosen as the sample through Cluster Random Sampling. The research data were collected through a self-concept questionnaire and a reading comprehension test and were analyzed by using Two-Way Anova and Tukey test. The results discovered that, first, the students who were treated by reciprocal teaching obtained better reading comprehension than those who were treated by conventional teaching; second, there was an interactional effect between teaching methods and self-concept upon the students? reading comprehension; third, the students with high-self concept obtained higher  reading comprehension when they were treated by reciprocal teaching than by conventional teaching; and fourth, the students with low self-concept attained higher reading comprehension when they were treated by conventional teaching than by reciprocal teaching. ABSTRAKMaharani, Anak Agung Putri (2012). Pengaruh Penggunaan Pengajaran Resiprokal dan Konsep Diri terhadap Pemahaman Membaca Siswa Kelas X di SMA Negeri 1 Gianyar. Tesis. Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris, Program Pascasarjana, Universitas Pendidikan Ganesha.Tesis ini telah disetujui dan dikoreksi oleh:Pembimbing I        : Prof. Dr. A.A. Istri Ngurah Marhaeni, M. A.Pembimbing II    : Dra. Luh Putu Artini, M.A. Ph.D.Kata Kunci: pemahaman membaca, pengajaran resiprokal, konsep diriPenelitian ini bertujuan untuk: a) mengetahui perbedaan signifikan pada pemahaman membaca di antara siswa yang diajar dengan pengajaran resiprokal dan siswa yang diajar dengan pengajaran konvensional; b) mengetahui efek interaksi yang terjadi di antara pengajaran resiprokal dan konvensional dengan konsep diri terhadap pemahaman membaca siswa; c) mengetahui perbedaan signifikan pada pemahaman membaca di antara siswa berkonsep diri tinggi yang mengikuti pengajaran resiprokal dan yang mengikuti pengajaran konvensional; dan d) mengetahui perbedaan signifikan pada pemahaman membaca siswa berkonsep diri rendah yang mengikuti pengajaran resiprokal dan yang mengikuti pengajaran konvensional. Studi eksperimen ini menggunakan rancangan penelitian posttest-only control group design dengan faktorial 2x2. Populasi penelitian berjumlah 240 siswa kelas X di SMA Negeri 1 Gianyar pada tahun ajaran 2011/2012 yang mana 80 siswa dipilih sebagai sampel dengan penyampelan acak cluster. Data penelitian dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner konsep diri serta tes pemahaman membaca dan kemudian dianalisis menggunakan Anova dua jalur yang diikuti dengan tes Tukey. Adapun temuan-temuan penelitian ini yaitu: pertama, siswa yang mengikuti pengajaran resiprokal meraih pemahaman membaca yang lebih baik daripada siswa yang mengikuti pengajaran konvensional; kedua, terdapat efek interaksi di antara pengajaran resiprokal dan pengajaran konvensional dengan konsep diri terhadap pemahaman membaca siswa; ketiga, siswa berkonsep diri tinggi yang diajar dengan pengajaran resiprokal meraih pemahaman membaca yang lebih baik daripada siswa yang diajar dengan pengajaran konvensional; dan keempat, siswa berkonsep diri rendah yang diajar dengan pengajaran konvensional meraih pemahaman membaca yang lebih baik daripada siswa yang diajar dengan pengajaran resiprokal.