cover
Contact Name
Aditya Dedy Purwito
Contact Email
purwito@ub.ac.id
Phone
+6281233789990
Journal Mail Official
wacana@ub.ac.id
Editorial Address
https://wacana.ub.ac.id/index.php/wacana/about/editorialTeam
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Wacana, Jurnal Sosial dan Humaniora
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : 14110199     EISSN : 23381884     DOI : https://doi.org/10.21776/ub.wacana
This journal has a focus on inter and multidisciplinary studies of social sciences and humanities. The scope is the socio-cultural phenomenon, the history, and transformation of society, changes, and stagnation of socio-political institutions, actor orientation, and behavior, the performance of political regimes and socio-economic structures. The scope is not limited by state, nation, temporal duration, certain ideas, and narrow beliefs. This journal is open to various approaches, theories, methodologies, research methods carried out by scientists, academics, researchers and practitioners in the fields and disciplines: economics, social, political science, government studies, international relations, sociology, anthropology, demography, history, religious and cultural studies, philosophy of science, communication science, and development studies.
Articles 493 Documents
Pemberdayaan Masyarakat Dalam Pengembangan Produk Unggulan Daerah (Studi Pada Industri Kecil dan Menengah Batik di Desa Sumurgung Kecamatan Tuban – Kabupaten Tuban) Guntur Bagus Tri Atmojo; Darsono Wisadirana; Sholih Muadi
Wacana Journal of Social and Humanity Studies Vol. 19 No. 4 (2016)
Publisher : Sekolah Pascasarjana Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1071.716 KB)

Abstract

Batik Sumurgung merupakan salah satu produk unggulan Kabupaten Tuban yang memerlukan dukungan peran pemerintah daerah untuk menjadikannya memiliki daya saing di pasarnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Dinas Perekonomian dan Pariwisata Kabupaten Tuban mulai dari tahap pemberdayaan pengrajin Batik Sumurgung sampai pada tahap pemasaran produk batiknya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi dan pengamatan dokumen. Penentuan informan dilakukan dengan metode purposive sampling dan ruang lingkup penelitianya itu padapelaksanaan pemberdayaan kepada pengrajin batik dan pemasaran produkbatiknya. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa pengrajin batik yang telah diberdayakan oleh Dinas Perekonomian dan Pariwisata Kabupaten Tuban masih lemah dalam hal pemasaran sehingga membuat mereka turun omset dan bahkan banyak yang gulung tikar yang pada akhirnya berdampak pada kesejahteraan para pengrajin Adapun saran yang diajukan yaitu dengan menerapkan sistem pemberdayaan dan strategi pemasaran untuk menunjang pemberdayaan Industri Kecil dan Menengah Batik Sumurgung agar menjadi produk unggulan daerah yang memiliki daya saing sehingga mampu menambah lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyrakat setempat.
Pengaruh Pelatihan Kerja dan Insentif Terhadap Kepuasan Kerja dan Dampaknya Terhadap Komitmen Organisasional Helmy Adisaksana; Endang Siti Astuti; Mochammad Al Musadieq
Wacana Journal of Social and Humanity Studies Vol. 18 No. 2 (2015)
Publisher : Sekolah Pascasarjana Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1033.654 KB) | DOI: 10.21776/ub.wacana.2015.018.02.7

Abstract

Penelitian ini membahas tentang pentingnya manajemen sumberdaya manusia dalam tugasnya untuk mencapai tujuan perusahaan khusunya pada aspek pelatihan kerja, insentif, dan kepuasan kerja. Peningkatan sumberdaya manusia (karyawan) dapat ditembuh dengan berbagaicara salah satunya melalui pelatihan kerja. Dengan pelatihan kerja maka kompetensi karyawan berupa pengetahuan dan keterampilan (skill) akan meningkat, hal tersebut tentunya berdampak pada peningkatan produktifitas kerja sehingga tujuan perusahaan dapat tercapai. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh langsung maupun tidak langsung pelatihan kerja dan insentif terhadap kepuasan kerja dan dampaknya terhadap komitmen organisasional. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksplanatoris dengan pendekatan deskriptif kuantitatif. Penelitian ini mengambil sampel sebanyak 52 dengna menggunakan teknik sampel jenuh atau total sampling. Untuk mengetahui pengaruh tersebut data yang terkumpul dalam penelitian ini dianalisis dengan menggunakan teknik analisis jalur (path analysis). Hasil penelitian menunjukkan bahwa, terdapat pengaruh langsung maupun tidak langsung pelatihan kerja dan insentif terhadap komitmen organisasional maupun melalui kepuasan kerja sebagai variabel intervening.  Dari hasil penelitian tersebut maka disarankan perusahaan perlu mempertahankan dan meningkatkan kepuasan kerja melalui pemberian pelatihan dan insentif sesuai dengan beban karyawan, menyesuaikan pekerjaan yang dilakukan karyawan dengan kemampuan diri serta minat yang dimiliki karyawan, serta ketepatan jumlah dan waktu pemberian insentif baik itu berupa bonus maupun komisi.
Studi Konstruksi Makna Hubungan Antarumat Beragama Dengan Pendekatan Model (Coordinated Management of Meaning-CMM) Nurma Yuwita; Darsono Wisadirana; Suryadi Suryadi
Wacana Journal of Social and Humanity Studies Vol. 18 No. 4 (2015)
Publisher : Sekolah Pascasarjana Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1461.295 KB) | DOI: 10.21776/ub.wacana.2015.018.04.7

Abstract

Penelitian ini berangkat dari studi Coordinated Management of Meaning (CMM) dalam mengkonstruksi makna hubungan antarumat beragama perspektif Kiai Sholeh. Penelitian ini menggunakan pendekatan interpretatif-konstruktivis. Metodologi yang digunakan kualitatif deskriptif dengan metode pengambilan sampel purposive sampling. Metode dalam pengumpulan data yaitu wawancara mendalam, observasi dan dokumentasi. Penelitian ini menghasilkan teori Coordinated Management of Meaning (CMM) dalam konteks hubungan antarumat beragama. Makna hubungan antarumat beragama perspektif Kiai Sholeh adalah Tuhan menciptakan manusia berbeda-beda agar mereka bisa saling belajar, bergaul, dan membantu antara satu dan lainnya dan mengakui perbedaan-perbedaan itu sebagai sebuah realitas. Kiai Sholeh mewujudkan konsep hubungan antarumat beragama dengan formasi dialog. Interpretasi dari dialog adalah interaksi Kiai Sholeh dengan non muslim seperti doa bersama, silaturrahmi keagamaan, pentas seni, live in, kerja sama bidang pendidikan, peleburan budaya antarumat beragama, dan aksi sosial pemuda bangsa. Hubungan yang sudah dijalankan oleh Kiai Sholeh dengan non muslim sebatas hubungan dhohir dan duniawi bukan hubungan ukhrowi. Kiai Sholeh menerapkan konsep hubungan antarumat beragama dipengaruhi oleh ayahnya sendiri Kiai Bahruddin dan gurunya Kiai Munawir serta pemahaman Kiai Sholeh terhadap piagam madinah. Pola budaya yang telah diterapkan oleh Kiai Sholeh dalam hubungan antarumat beragama adalah konsep tasawuf dan thoriqoh.
Development of Institution Structure of Agriculture Resources Management at Pesantren Septalina Pradini; Hadi Alikodra; Hasim Hasim; Tri Pranadji
Wacana Journal of Social and Humanity Studies Vol. 20 No. 1 (2017)
Publisher : Sekolah Pascasarjana Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1118.908 KB) | DOI: 10.21776/ub.wacana.2017.020.01.3

Abstract

Multirole of pesantren demand are very complex and dynamic in human development and agriculture development. Pesantrens who have noble values, the spiritual capital as well as agricultural resources are expected to drive the development of agriculture. However, the problem complexity that exist bring pesantren to changes overall and continuously to achieve its goals. This study aims to identify the key elements of the development of the institutional structure of agricultural resource management at pesantren, and also strategy formulation as well as institutional model implementation. Analysis of the institutional structure used Interpretive Structural Modeling (ISM), and prioritizing implementation models strategies used Exponential Comparative Method (ECM). Financing institutions identified as key elements of institutional structures at pesantren has agricultural resources. Pesantren as social institutions have the potential of agricultural resources managed by the cooperative venture or other productive enterprises. The agency is highly dependent on the financial institutions supporting with a particular scheme in order to promote the sustainability of educational activities and business management that grew up in pesantren. Institutional management of agricultural resources is reinforced by economic institutional community based on faith and good deeds that create a balance of material and spiritual well as the interests of the individual and society. Priority implementation strategy including the competency development of HR pesantren, pesantren leadership cadre and the development of vision-mission in accordance with the paradigm of sustainable development.
Sustainability Level of Management of “Pondok Dadap” Fish Auction Place to Support Marketing of Marine Fish in Sendangbiru, East Java Zainal Abidin; Mimit Primyastanto
Wacana Journal of Social and Humanity Studies Vol. 20 No. 4 (2017)
Publisher : Sekolah Pascasarjana Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1486.892 KB)

Abstract

This research aims to analyze the level of sustainability management of fish auction place (TPI) Pondok Dadap. Methods of data analysis using the techniques of Multidimensional Scalling (MDS) through a RAPFISH approach. The results showed that the average index value of sustainability management of fish auction place (TPI) "Pondoddadap" of 61, its meaning is quite sustainable. Sustainability index value of each dimension, i.e. the ecological dimension of 62.41%, economic dimension of 66.51%, social dimension of 23.68%, institutional dimension of 76.13%, and infrastructure dimension of 76.27%. The recommended factors to improve the status of sustainability are the availability of places of waste disposal activities TPI or waste treatment installations, an increasing number of fish traders in TPI, keeping the potential conflicts between fishermen and traders so that does not happen, the availability of human resources that support the auction, keeping the role of KUD in the auction, as well as the availability of garbage disposal.
Optimalisasi Pemberdayaan Masyarakat Kelompok Tani Keramba Jaring Apung (Studi Kasus Penanggulangan Kemiskinan di Kecamatan Grati, Pasuruan) Eko Agung Kurniawan; Sanggar Kanto; Hilmy Mochtar
Wacana Journal of Social and Humanity Studies Vol. 19 No. 4 (2016)
Publisher : Sekolah Pascasarjana Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1176.03 KB)

Abstract

Pemerintah Provinsi Jawa Timur lewat Unit Pelaksana Teknis Pengembangan Budidaya Air Tawar telah memberikan bantuan bagi pemberdayaan masyarakat melalui penyediaan bibit ikan dan fasilitasi pemasaran hasil panen budidaya ikan berbasis  Keramba Jaring Apung di Ranu Grati Kecamatan Grati di Desa Sumber Dawesari dan Grati Tunon. Namun pada data Program Perlindungan Sosial tahun 2011, Desa Sumber Dawesari masih memiliki 159 dan Kelurahan Grati Tunon memiliki 185 Rumah Tangga Sangat Miskin. Tujuan penelitian adalah merumuskan optimalisasi pemberdayaan masyarakat kelompok tani dalam budidaya perikanan air tawar di Kecamatan Grati Kabupaten Pasuruan dalam penanggulangan kemiskinan.Penelitian ini adalah kualitatif deskriptif denganmenggunakan metode Studi Kasus. Penentuan Informan dengan teknik Purposive Sampling dan Snowball. data dikumpulkan dengan  wawancara mendalam, observasi dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian, untuk mengoptimalkan  pemberdayaan masyarakat antara lain dengan intensifikasi dan diversifikasi perikanan, merubah budaya atau perilaku masyarakat dengan melibatkan Kepala desa dan Pemuka agama setempat.
The Role of Facilitator in the Implementation of Program Keluarga Harapan (PKH) in Small Island (Case Study in Hiri Island District, Ternate City – North Maluku) Agus Salim Fuadi; Sanggar Kanto; Sholih Muadi
Wacana Journal of Social and Humanity Studies Vol. 20 No. 2 (2017)
Publisher : Sekolah Pascasarjana Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (988.892 KB)

Abstract

Abstract This research describes the other side in the implementation of Program Keluarga Harapan (PKH). This program refers to one of many poverty mitigation programs which can afford the poor (beneficiary) in urban and rural areas by giving grant-in-aid to education and health sectors due to the capacity of these sectors in suppressing poverty rate. The location of research is Hiri Island District, North Maluku Province, East Indonesia. Research focuses on the role of facilitator in the implementation of Program Keluarga Harapan, main substance to discuss is empowerment. Method of research is qualitative using case study. Research has found that the implementation of PKH in small island is not yet optimum despite the claim of its capacity to reduce poverty rate. Responsibility and good supervision from facilitator and participant are the key of successful program implementation.
Rancangan Model Kebijakan Penanggulangan Kemiskinan Dalam Perspektif Pemberdayaan Perempuan (Kajian Terhadap Implementasi Program Keluarga Harapan di Kecamatan Sumberbaru Kabupaten Jember) Liawati Suntiana; Sanggar Kanto; Soenyono Soenyono
Wacana Journal of Social and Humanity Studies Vol. 18 No. 3 (2015)
Publisher : Sekolah Pascasarjana Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1021.758 KB) | DOI: 10.21776/ub.wacana.2017.018.03.1

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis (1) partisipasi perempuan dalam implementasi kebijakan PKH di Kecamatan Sumberbaru Kabupaten Jember; (2) faktor-faktor yang menjadi pendukung dan penghambat dalam proses pemberdayaan perempuan dalam pelaksanaan PKH di Kecamatan Sumberbaru Kabupaten Jember; (3) rancangan model penanggulangan kemiskinan dalam perspektif pemberdayaan perempuan. Penelitian ini menggunakan teori kebijakan sosial dan pemberdayaan perempuan dengan pendekatan longwe sebagai alat analisanya, sedangkan jenis penelitian adalah deskriptif kualitatif. Lokasi penelitian di Kecamatan Sumberbaru Kabupaten Jember. Informan dari penelitian ini adalah tenaga pendamping, perempuan penerima PKH dan para stakeholders yang dipilih dengan menggunakan tekhnik purposive sampling, dimana data yang terkumpul dianalisis mengguakan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil dari penelitian ini adalah (1) partisipasi perempuan di dalam implementasi PKH belum optimal; (2) Faktor pendukung bahwa uang bantuan PKH bisa digunakan untuk memenuhi kebutuhan pokok setelah kewajiaban intervensi pendidikan atau kesehatan terpenuhi sehingga mampu meningkatkan ekonomi daya beli masyarakat sedangkan faktor penghambat program kebijakan PKH yang bersifat Top Down yang tidak melibatkanya peran perempuan RTSM dalam proses awal perencanaan sampai dengan evaluasi menyebakan lemahnya partisipasi perempuan; (3) rancangan model kebijakan penanggulangan kemiskinan dengan perspektif pemberdayaan perempuan yang diperoleh dari hasil implementasi PKH di Kecamatan Sumberbaru Kabupaten Jember adalah penyempurnaan dari PKH dengan merubah dari kebijakan Top Down menjadi kebijakan bottom up dan harus ada sinergitas dengan kebijakan penanggulangan kemiskinan yang lainya.
The Assessment of Happiness Rate of Arab Kampung Community in Malang City Putri Nopianti; Surjono Surjono
Wacana Journal of Social and Humanity Studies Vol. 20 No. 3 (2017)
Publisher : Sekolah Pascasarjana Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1284.439 KB)

Abstract

The complexity of problems in the kampung-kota are reasonably wide from a pragmatic and practical to a more conceptual, thus the sustainable development concept of kampung-kota needs to be reviewed.  One of the method for assessing kampung-kota in adapting sustainable development concept is by measuring public welfare using happiness index. On that basis, the happiness index of Kampung Arab in Malang is measured using the approach of Indonesian Central Body of Statistic (BPS) with its 10 aspects of life and the approach based on fuzzy logic. The research aims to assess the happiness index and to recommend development which may improve community’s happiness. The rating results of each aspects shows the rates of health condition at 98,71%, education and skills aspect at 72,55%, profession aspect at 75,57%, household income at 65,50%, security aspect at 69,35%, social relationship aspect at 91,36%, leisure time availability aspect at 91,65%, house condition aspect at 80,44%, the state of environment at 65,86% and the harmonious family aspect at 99,54%. One of the recommendations  is that the strength in social relationships aspect in Kampung Arab can be used as the basic in the increase of other aspects trough empowering community groups and established organization.
Efisiensi Pemasaraan Telur Ayam Ras Di Kecamatan Kanigoro Kabupaten Blitar Jaisy Aghniarahim Putritamara; Zaenal Fanani; Hari Dwi Utami
Wacana Journal of Social and Humanity Studies Vol. 19 No. 1 (2016)
Publisher : Sekolah Pascasarjana Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1183.013 KB) | DOI: 10.21776/ub.wacana.2016.019.01.1

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan pola saluran pemasaran dan efisiensi pemasaran telur ayam di kecamatan Kanigoro kabupaten Blitar. Tiga kelompok responden petani dipilih sebagai sampel convenience, grosir dan konsumen yang dipilih dengan metode purposive sampling. Pengambilan sampel dilakukan dengan selang snowball dengan kriteria bisnis lebih dari lima tahun. Pengumpulan dilakukan pada 12 Juni hingga 12 Juli 2014. Pengumpulan data primer melalui wawancara yang hasilnya diproses oleh analisis margin dan hasil kuesioner diolah melalui SmartPLS, sedangkan data sekunder terdiri dari informasi pemasaran dari petani dan pedagang. Metode pengumpulan data dilakukan dengan cara analisis data kuantitatif melalui perhitungan margin dan nilai share peternak dilakukan pendekatan kualitatif melalui analisis SCP, maka kualitatif analisis data dengan model persamaan struktural melalui SEM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lima pola saluran pemasaran yang terjadi di Kabupaten Blitar kecamatan Kanigoro untuk Grade AA dan A memiliki 4 pola saluran pemasaran, yaitu tipe 1 peternak - pedagang grosir - grosir - pedagang kecil - konsumen, kemudian ketik 2 peternak - grosir pedagang - pedagang - konsumen, tipe 3 (a) peternak - pedagang grosir - konsumen, tipe 3 (b) peternak - pedagang grosir - minimarket dan jenis 4 peternak - hotel - konsumen. Share petani tertinggi dalam saluran pemasaran tipe 3 (a) sebagai peternak - pedagang grosir - konsumen dengan share peternak 91,08% dan mark-up sebesar Rp 1.600, -. Budaya, gaya hidup, harga pasar, jumlah pelanggan, kelompok sosial, persepsi berpengaruh positif terhadap efisiensi pemasaran.

Filter by Year

2009 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 29 No. 1 (2026): WACANA, Jurnal Sosial dan Humaniora Vol. 28 No. 4 (2025): WACANA, Jurnal Sosial dan Humaniora Vol. 28 No. 3 (2025): WACANA, Jurnal Sosial dan Humaniora Vol. 28 No. 2 (2025): WACANA, Jurnal Sosial dan Humaniora Vol. 28 No. 1 (2025) Vol. 28 No. 1 (2025): WACANA, Jurnal Sosial dan Humaniora Vol. 27 No. 4 (2024) Vol. 27 No. 3 (2024) Vol. 27 No. 2 (2024) Vol. 26 No. 4 (2023): WACANA, Jurnal Sosial dan Humaniora Vol. 26 No. 3 (2023): WACANA, Jurnal Sosial dan Humaniora Vol. 26 No. 2 (2023): WACANA, Jurnal Sosial dan Humaniora Vol. 26 No. 1 (2023): WACANA, Jurnal Sosial dan Humaniora Vol. 25 No. 4 (2022) Vol. 25 No. 3 (2022) Vol. 25 No. 2 (2022) Vol. 25 No. 1 (2022) Vol. 24 No. 4 (2021) Vol. 24 No. 3 (2021) Vol. 24 No. 2 (2021) Vol. 24 No. 1 (2021) Vol. 23 No. 4 (2020) Vol. 23 No. 3 (2020) Vol. 23 No. 2 (2020) Vol. 23 No. 1 (2020) Vol. 22 No. 4 (2019) Vol. 22 No. 3 (2019) Vol. 22 No. 2 (2019) Vol. 22 No. 1 (2019) Vol. 21 No. 4 (2018) Vol. 21 No. 3 (2018) Vol. 21 No. 2 (2018) Vol. 21 No. 1 (2018) Vol. 20 No. 4 (2017) Vol. 20 No. 3 (2017) Vol. 20 No. 2 (2017) Vol. 20 No. 1 (2017) Vol. 19 No. 4 (2016) Vol. 19 No. 3 (2016) Vol. 19 No. 2 (2016) Vol. 19 No. 1 (2016) Vol. 18 No. 4 (2015) Vol. 18 No. 3 (2015) Vol. 18 No. 2 (2015) Vol. 18 No. 1 (2015) Vol. 17 No. 4 (2014) Vol. 17 No. 3 (2014) Vol. 17 No. 2 (2014) Vol. 17 No. 1 (2014) Vol. 16 No. 4 (2013) Vol. 16 No. 3 (2013) Vol 16, No 2 (2013) Vol. 16 No. 2 (2013) Vol. 16 No. 1 (2013) Vol. 15 No. 4 (2012) Vol. 15 No. 3 (2012) Vol 15, No 2 (2012) Vol. 15 No. 2 (2012) Vol. 15 No. 1 (2012) Vol 15, No 1 (2012) Vol. 14 No. 4 (2011) Vol. 14 No. 3 (2011) Vol. 14 No. 2 (2011) Vol. 14 No. 1 (2011) Vol. 13 No. 4 (2010) Vol 13, No 4 (2010) Vol. 13 No. 3 (2010) Vol. 13 No. 2 (2010) Vol 13, No 2 (2010) Vol. 13 No. 1 (2010) Vol. 12 No. 4 (2009) Vol. 12 No. 3 (2009) Vol. 12 No. 2 (2009) Vol. 12 No. 1 (2009) More Issue