cover
Contact Name
Erwin Hikmatiar
Contact Email
jurnal.salam@uinjkt.ac.id
Phone
+6281282648901
Journal Mail Official
jurnal.salam@uinjkt.ac.id
Editorial Address
Jl. Ir. H. Juanda No. 90 Ciputa Tangsel
Location
Kota tangerang selatan,
Banten
INDONESIA
SALAM: Jurnal Sosial dan Budaya Syar-i
ISSN : 23561459     EISSN : 26549050     DOI : 10.15408
SALAM: Jurnal Sosial dan Budaya Syar-i (ISSN 2356-1459) is a national journal published by the Faculty Sharia and Law Syarif Hidayatullah State Islamic University of Jakarta, INDONESIA. The focus is to provide readers with a better understanding of Indonesia social and sharia culture and present developments through the publication of articles, research reports, and book reviews. SCOPE of SALAM: Jurnal Sosial dan Budaya Syar-i specializes in Indonesian social and sharia culture, and is intended to communicate original researches and current issues on the subject. This journal warmly welcomes contributions from scholars of related disciplines. SCOPE of SALAM: Jurnal Sosial dan Budaya Syar-i specializes in Indonesian social and sharia culture, and is intended to communicate original researches and current issues on the subject. This journal warmly welcomes contributions from scholars of related disciplines.
Articles 880 Documents
INSTRUCTIONAL DESIGN IN TEACHING ENGLISH FOR LAW (A Project Based Learning Instruction in English II for Law Science Department) Ummi Kultsum; Qosim Arsadani
SALAM: Jurnal Sosial dan Budaya Syar-i Vol 1, No 2 (2014)
Publisher : Faculty of Sharia and Law UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/sjsbs.v1i2.1544

Abstract

Abstrak: Desan Intruksional Dalam Pengajaran Bahasa Inggris Hukum. Fakultas Syariah dan Hukum telah mulai mempersiapkan siswa mampu dalam menghadapi karir mereka sebagai ilmuwan hukum tidak hanya di nasional tetapi juga internasional. Kurikulum terpadu telah menjadi pilihan sebagai sistem pendidikan. Salah satu bentuk kurikulum terpadu adalah untuk mengkorelasikan antara atau di antara mata pelajaran. Untuk memenuhi hal ini, fakultas mencoba untuk mengembangkan Program ESP sebagai program pikiran dalam proses pembelajaran. Desain pembelajaran merupakan salah satu pendekatan yang dapat menjadi metode pilihan untuk dosen bahasa Inggris dalam memberikan subjek. English II diajarkan di kedua semester. Kata kunci: ESP Program, desain instruksional, Pengajaran Bahasa Inggris Hukum, Pembelajaran Berbasis Proyek (PBL). Abstract: Intructional Design In Teaching English For Law. Sharia and Law faculty has started to prepare its students able in facing their career as a law scientist not only in national but also international. Integrated curriculum has become a define choice as educational system aims for rigor and relevance. One of the forms of integrated curriculum is to correlate between or among subjects. To fulfill this, the faculty tries to develop ESP program as the mind program in learning process. Instructional design is one of the approaches that can be an option method for English lecturer in delivering the subject. English II is taught in the second of semester. This subject is being correlated under the notion of Project Based Learning (PBL).The design involves students totally to search, analyze, and conclude what they learn. This will make students doing what they learn, and then they will understand what they make. Keywords: ESP Program, Instructional design, Teaching English for Law, Project Based Learning (PBL)DOI:10.15408/sjsbs.v1i2.1544
Pengaruh Bimbingan Konseling dan Pembelajaran Akidah Akhlak Terhadap Perilaku Keberagamaan Siswa di Mts Ma’had Al-Zaytun Indramayu Iis Humaeroh
SALAM: Jurnal Sosial dan Budaya Syar-i Vol 8, No 2 (2021): Maret-April
Publisher : Faculty of Sharia and Law UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/sjsbs.v8i2.20503

Abstract

Class IX will soon graduate and continue to higher education. For this reason, scientific provisions in learning morals and counseling are needed to prepare graduates who are smart and have good morals. This study was to determine the effect of counseling guidance and learning akidah akhlak on students' religious behavior in MTs. Ma'had Al-Zaytun Indramayu. The object of this research is the students of class IX MTs Ma'had Al-Zaytun Indramayu. This research was conducted on 135 respondents using a quantitative descriptive approach. Methods of data collection using survey methods, with the research instrument is a questionnaire. The approach used in this research is SPSS. This study proves that counseling guidance has a positive and significant effect on students 'religious behavior, which means that counseling plays a role in improving students' religious behavior. Learning akidah akhlak also has a positive and significant effect on students 'religious behavior, which can be interpreted that learning akidah akhlak plays a role in improving students' religious behavior. So, counseling and learning of akidah akhlak together have a positive and significant effect on students' religious behavior.Keywords: Counseling Guidance, Learning Akidah Akhlak, Students' Religious Behavior ABSTRAKKelas IX akan segera lulus dan melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Untuk itu bekal keilmuan dalam pembelajaran akidah akhlak dan bimbingan konseling sangat diperlukan untuk menyiapkan lulusan yang cerdas dan berakhlakul karimah. Penelitian ini untuk mengetahui pengaruh bimbingan konseling dan pembelajaran akidah akhlak terhadap perilaku keberagamaan siswa di MTs. Ma’had Al-Zaytun Indramayu. Objek penelitian ini adalah siswa kelas IX MTs. Ma’had Al-Zaytun Indramayu. Penelitian ini dilakukan terhadap 135 responden dengan menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif. Metode pengumpulan data menggunakan metode survey, dengan instrument penelitian adalah kuesioner. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah SPSS. Penelitian ini membuktikan bahwa bimbingan konseling berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku keberagamaan siswa, yang mana dapat diartikan bahwa bimbingan konseling berperan dalam meningkatkan perilaku keberagamaan siswa. Pembelajaran akidah akhlak juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku keberagamaan siswa, yang mana dapat diartikan bahwa Pembelajaran akidah akhlak berperan dalam meningkatkan perilaku keberagamaan siswa. Jadi, bimbingan konseling dan pembelajaran akidah akhlak secara bersama-sama berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku keberagamaan siswa.Kata Kunci: Bimbingan Konseling, Pembelajaran Akidah Akhlak, Perilaku Keberagamaan Siswa
Pendekatan Integral Penal Policy dan Non Penal Policy Dalam Penanggulangan Kejahatan Anak Titus Adhi Sanjaya; Ramlani Lina Sinaulan; Mohamad Ismed
SALAM: Jurnal Sosial dan Budaya Syar-i Vol 9, No 2 (2022)
Publisher : Faculty of Sharia and Law UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/sjsbs.v8i6.23241

Abstract

People who follow Marc Ancel's theory of criminal policy say that mass media is one way to keep people from getting into trouble. It turns out, though, that when it comes to child crimes, the media has an impact on how many crimes happen. Mass media has been shown to have an effect on children's development, so this is a good thing. A child may have a strong desire to do bad things because of pictures, readings, and movies. It's important to look at one part of social policy that deals with public mental health problems (social hygiene), both as individuals in the community and as parents and caregivers. This includes both the well-being of children and adolescents and the community as a whole.Keywords: Integral Penal Policy; Non-Penal Policy; Child Crime AbstrakSebenarnya apabila memperhatikan teori kebijakan kriminal yang dikemukakan oleh marc Ancel, mass media adalah salah satu sarana yang digunakan untuk melakukan pencegahan kejahatan. Namun dalam kaitan kejahatan anak, mass media justru berpengaruh terhadap timbulnya suatu kejahatan. Hal ini dibenarkan karena mass media dipahami berpengaruh pula terhadap perkembangan anak. Keinginan atau kehendak anak untuk melakukan kejahatan kadangkala timbul karena pengaruh gambar-gambar, bacaan dan film. Salah satu aspek kebijakan sosial yang patut mendapat perhatian ialah penggarapan masalah kesehatan jiwa masyarakat (social hygiene), baik secara individual sebagai anggota masyarakat maupun kesejahteraan keluarga termasuk kesejahteraan anak dan remaja serta masyarakat luas pada umumnya.Kata Kunci: Integral Penal Policy; Non Penal Policy; Kejahatan Anak
Pembentukan Pengadilan Agraria dalam Penyelesaian Sengketa Pertanahan Di Indonesia Cindy Nabila Saraswati; Atik Winanti
SALAM: Jurnal Sosial dan Budaya Syar-i Vol 8, No 1 (2021)
Publisher : Faculty of Sharia and Law UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/sjsbs.v8i1.19475

Abstract

AbstractThe background of this research is due to the high number of land disputes in Indonesia that have not been resolved by the District Courts and State Administrative Courts. Land dispute cases that have not been resolved and are still in the process of being resolved result in the absence of legal certainty and expediency to the disputing parties over the status of the disputed land.This journal writing focuses on the role of the District Courts and State Administrative Courts in resolving land disputes in Indonesia and the urgency of establishing a special agrarian court to realize legal certainty and benefits.The research method used in writing this journal is juridical normative through a conceptual approach and a statutory approach. The results of this research is that the District Courts and State Administrative Courts have not been able to resolve existing land disputes optimally, this can be seen from the very high percentage of land disputes and it is necessary to establish an Agrarian Court as a Special Court that will resolve land disputes in Indonesia, a judgement issued by a Agrarian Court will provide more legal certainty and expediency to the disputing parties.Keyword: Agrarian Court, Special Court, Land Disputes, Legal Certainty, Expediency. AbstrakLatar belakang dilakukannya penelitian ini dikarenakan tingginya angka sengketa pertanahan di Indonesia yang belum terselesaikan oleh Pengadilan Negeri dan Pengadilan Tata Usaha Negara.  Kasus sengketa pertanahan yang belum terselesaikan dan masih dalam proses penyelesaian mengakibatkan tidak adanya kepastian hukum dan kemanfaatan hukum kepada para pihak yang bersengketa atas status tanah yang dipersengketakan. Penulisan jurnal ini bertujuan untuk mengetahui peran Pengadilan Negeri dan Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) dalam mengatasi sengketa pertanahan di Indonesia dan urgensi pembentukan pengadilan khusus agraria untuk mewujudkan kepastian dan kemanfaatan hukum. Metode penelitian yang digunakan dalam penulisan jurnal ini adalah yuridis normatif melalui pendekatan pendekatan konseptual dan pendekatan perundang-undangan. Hasil dari penelitian ini menjelaskan bahwa Pegadilan Tata Usaha Negara dan Pengadilan Negeri belum bisa menyelesaikan sengketa pertanahan yang ada secara optimal  hal ini terlihat dari presentase angka sengketa pertanahan masih sangat tinggi, dan diperlukan adanya pembentukan Pengadilan Agraria sebagai Pengadilan Khusus yang akan menyelesaikan sengketa pertanahan di Indonesia, putusan yang dikeluarkan oleh pengadilan khusus pertanahan akan lebih memberi kepastian hukum dan kemanfaatkan hukum kepada pihak yang bersengketa.Kata kunci: Pengadilan Agraria, Pengadilan Khusus, Sengketa Pertanahan, Kepastian Hukum, Kemanfaatan Hukum.
Perlindungan Hukum Bagi Pemulia Varietas Tanaman (Petani) Pasca lahirnya Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2019 tentang Sistem Budi Daya Pertanian Berkelanjutan Muhammad Ihsan
SALAM: Jurnal Sosial dan Budaya Syar-i Vol 8, No 3 (2021)
Publisher : Faculty of Sharia and Law UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/sjsbs.v8i3.20951

Abstract

Pemuliaan tanaman menghasilkan sebuah varietas baru tanaman merupakan salah satu bagian dari Hak Kekayaan Intelektual (HKI) yang kemudian diatur sesuai dengan ketentuan akan hukum yang berlaku di Indonesia yang bertitik tolak dari ketentuan GATT/TRIPs. Kemudian bagaimana upaya yang dilakukan oleh Pemerintah Republik Indonesia guna melindungi hak-hak yang di miliki oleh Petani Kecil, lebih lanjut kita juga dapat melihat bagaimana pengaturan yang dilakukan oleh aturan hukum internasional guna melindungi Kepentingan Petani Kecil.Kata kunci : Perlindungan Hukum, Pemuliaan Varietas Tanaman, Pemuliaan, Petani Plant breeding to produce a new variety of plants is one part of the Intellectual Property Rights (IPR) which is regulated in accordance with the applicable legal provisions in Indonesia which start from the provisions of GATT / TRIPs. Then how are the efforts made by the Government of the Republic of Indonesia to protect the rights of Smallholders. Furthermore, we can also see how the arrangements are made by international legal rules to protect the Interests of Smallholders.Keywords: Legal Protection, Plant Variety Breeding, Breeding, Farmers
Analisis Dampak Penggunaan Gadget Pada Siswa Kelas V Sekolah Dasar Persatuan Ummat Islam (PUI) Haurgeulis Latifah Deviana; Abdur Rahim
SALAM: Jurnal Sosial dan Budaya Syar-i Vol 8, No 5 (2021)
Publisher : Faculty of Sharia and Law UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/sjsbs.v8i5.23408

Abstract

Gadgets are not only a tool to communicate but can also make it easier to do other activities. One of them happened during the COVID-19 pandemic, gadgets were used as a means to learn online. Where teachers and students carry out the process of teaching and learning activities using an application in the form of WhatsApp contained in the gadget. This study aims to determine the practice of using gadgets in the learning process of fifth-grade students of the Haurgeulis Islamic Community Elementary School and to determine the impact of using gadgets in the learning process of fifth-grade students of the Haurgeulis Islamic Community Association Elementary School. The method used in this research is a descriptive qualitative approach. Data collection techniques using interviews, observation, and documentation. The findings of this study indicate that the use of gadgets looks very large during the Covid-19 pandemic. Students are required to use gadgets for online learning activities, namely using the WhatsApp Group application. In addition, gadgets have several positive and negative impacts.Keywords: Impact; Gadget; Students; Elementary School. AbstrakGadget tidak hanya sebagai alat untuk berkomunikasi namun juga dapat mempermudah melakukan aktivitas lainnya. Salah satunya yang terjadi pada masa pandemi covid-19 ini, gadget digunakan sebagai sarana untuk belajar secara daring. Dimana guru dan siswa melakukan proses kegiatan belajar mengajar menggunakan salah satu aplikasi berupa WhatsApp yang terdapat di dalam gadget tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui praktik penggunaan gadget dalam proses pembelajaran siswa kelas V Sekolah Dasar Persatuan Ummat Islam Haurgeulis serta mengetahui dampak penggunaan gadget dalam proses pembelajaran pada siswa kelas V Sekolah Dasar Persatuan Ummat Islam Haurgeulis. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil temuan penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan gadget terlihat sangat besar penggunaannya di masa pandemi Covid-19. Siswa diharuskan menggunakan gadget untuk kegiatan belajar secara daring, yaitu menggunakan aplikasi WhatsApp Group. Selain itu, gadget memiliki beberapa dampak positif dan dampak negatif.Kata Kunci: Dampak; Gadget; Siswa; Sekolah Dasar.
KHAZANAH SAINS DAN MATEMATIKA DALAM ISLAM Rizqon Halal Syah Aji
SALAM: Jurnal Sosial dan Budaya Syar-i Vol 1, No 1 (2014)
Publisher : Faculty of Sharia and Law UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/sjsbs.v1i1.1534

Abstract

Abstract: Treasures of Science and Mathematics in Islam. Islam is the religion of the civilized. Islam is not just a religion, but a civilization that can be discerned by empirical (teachings) of the progress of human civilization, as well as the subject of the passage of a civilization. Islam has a treasures science and mathematics that have been claimed by the West as a civilization biggest contribution to science. Muslim scholars contribute ideas to the development of science and mathematics cannot be considered minor and denied. Postulates a positive relation of the essence of mathematics is not separated from the phenomenology of the Qur'an will be a proof on the monotheism. The role of Muslim scientists contributed ideas and findings on various things in the science and math adds proof that no dichotomy between religion and science. Phenomenology teachings of monotheism also provide evidence that the positive relationship between revelations against rationality is not mutually contradictory. Keywords: Science, Mathematics, Muslim Scientist, Phenomenology Abstrak: Khazanah Sains dan Matematika Dalam Islam. Islam merupakan ajaran agama yang beradab. Islam bukan sekedar agama, namun peradaban yang dapat dicerna secara empirik (ajaran) terhadap kemajuan peradaban manusia, sekaligus subjek dari berjalannya sebuah peradaban. Islam mempunyai khasanah sains dan matematika yang selama ini diklaim oleh Barat sebagai sumbangsih terbesar peradabannya dalam ilmu pengetahuan. Sumbangsih pemikiran sarjana Muslim terhadap perkembangan sains dan matematika tidak bisa dianggap kecil dan dinafikan. Relasi positif dari esensi postulat dalam matematika tidak lepas dari fenomenologi Alquran yang memberikan pembuktian akan sebuah nilai ketauhidan. Peran ilmuwan Muslim memberikan kontribusi pemikiran dan temuan atas berbagai hal dalam sains dan matematika menambah pembuktian bahwa tidak adanya dikotomi antara agama dan ilmu pengetahuan. Fenomenologi ajaran tauhid juga memberikan relasi positif terhadap pembuktian bahwa antara wahyu dengan rasionalitas tidak saling bertentangan. Kata kunci: sains, matematika, ilmuwan Muslim, fenomenologiDOI:10.15408/sjsbs.v1i1.1534
Praktik Pengelolaan Wakaf Produktif Ditinjau Dari Hukum Positif Dan Hukum Islam (Studi Kasus Di Yayasan Pundi Amal Bhakti Ummat Bekasi) Ros Malasari; Irvan Iswandi
SALAM: Jurnal Sosial dan Budaya Syar-i Vol 8, No 2 (2021): Maret-April
Publisher : Faculty of Sharia and Law UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/sjsbs.v8i2.20187

Abstract

Pundi Amal Bhakti Ummat Foundation is a non-profit organization of society. This Foundation active in social, education, humanity, and religion aspects. Moreover, this foundation applies Tabarru card, the implementation of waqf program with high production values. The study uses Qualitative method with literary and empirical approach. The findings of this study are Productive waqf management of Pundi Amal Bhakti Ummat Foundation are waqf land and rice fields from waqf area of 27.25 ha,  land and rice fields planted with rice that manage together with  society, so the harvest time using production sharing system. More also Productive waqf of Pundi Amal Bhakti Ummat Foundation, there are some problems as following: Organizing is to divide big agenda into smaller one and the human resource is not appropriate, or the human errors frequently happened. Tabarru management does not use SWOT analysis as strategic planning method.Keywords: Management, Waqf, Productive. AbstrakYayasan Pundi Amal Bhakti Ummat adalah Lembaga nirlaba milik masyarakat. Yayasan ini bergerak di bidang  sosial, Pendidikan, Kemanusiaan, dan Keagamaan. Yayasan ini juga memiliki program Tabarru card, praktik perwakafan yang mempunyai nilai produktifitas yang tinggi. Penelitian ini menggunakan metode penelitian Kualitatif, dengan pendekatan literatur dan empiris. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa Pengelolaan wakaf produktif di Yayasan Pundi Amal Bhakti Ummat merupakan wakaf tanah dan sawah dari wakif seluas 27,25 ha, di atas tanah dan sawah tersebut ditanami padi yang bekerja sama dengan warga sekitar untuk mengelolanya, sehingga pada saat panen menggunakan sistem bagi hasil. Juga, Wakaf produktif di Yayasan Pundi Amal Bhakti Ummat terdapat beberapa masalah, terutama dalam masalah Pengorganisasian (organizing) dilakukan dengan tujuan membagi suatu kegiatan besar menjadi kegiatan-kegiatan yang lebih kecil dan SDM yang masuk tidak sesuai, atau terkadang Human Eror terjadi pada SDM yang telah ada. Pengurus Tabarru’ juga tidak menggunakan analisis SWOT sebagai metode perencanaan strategis.Kata kunci: Pengelolaan, Wakaf, Produktif
Konsep Kesejahteraan Dalam Pemekaran Wilayah Desa Menurut Perspektif Fiqh Siyasah dan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 Tentang Desa Bahri, Samsul; Rambe, Mara Sutan
SALAM: Jurnal Sosial dan Budaya Syar-i Vol 6, No 5 (2019)
Publisher : Faculty of Sharia and Law UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/sjsbs.v6i5.20854

Abstract

Welfare is a dream and hope for every human being who lives on this earth. In an effort to meet the needs of their lives, humans will not be able to complete them or obtain them without the help of others. For the government, welfare is measured by the value of GNP per capita, which is the ratio between the value of GNP and the total population. An autonomous village will provide wide space for development planning which is a community need and is not burdened by work programs from various government agencies. This research is descriptive using a normative juridical method, which provides an overview of the Welfare Concept in Fiqh Siyasah against the Village Government according to Law Number 6 of 2014 concerning Villages. The results of the study stated that; Aspects that are used as indicators to measure people's welfare are income, population, health, education, employment, consumption, housing, and socio-culture. The concept of welfare can be implemented well if there is coordination and cooperation between village officials, the Village Consultative Body and community leaders.Keywords: Village; Public; Well-being; Constitution Abstrak Kesejahteraan merupakan impian dan harapan bagi setiap manusia yang hidup di muka bumi ini. Dalam upaya memenuhi kebutuhan hidupnya, manusia tidak akan mampu menyelesaikannya atau memperolehnya tanpa bantuan orang lain. Bagi pemerintah kesejahteraan diukur dengan nilai GNP perkapita, yang merupakan rasio perbandingan antara nilai GNP dengan jumlah penduduk. Desa yang otonom akan memberi ruang gerak yang luas pada perencanaan pembangunan yang merupakan kebutuhan masyarakat dan tidak terbebani oleh program-program kerja dari berbagai instansi pemerintah.  Penelitian ini bersifat deskriptif dengan menggunakan metode yuridis normatif, yaitu memberikan gambaran tentang Konsep Kesejahteraan Dalam Fiqh Siyasah Terhadap Pemerintah Desa Menurut Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 Tentang Desa. Hasil penelitian menyatakan bahwa; aspek-aspek yang dijadikan sebagai indikator untuk mengukur kesejahteraan masyarakat adalah pendapatan, kependudukan, kesehatan, pendidikan, ketenagakerjaan, konsumsi, perumahan, dan sosial budaya. Konsep kesejahteraan bisa terlaksana dengan baik jika ada koordinasi dan kerja sama antara aparatur desa, Badan Permusyawaratan Desa dan tokoh masyarakat. Kata Kunci: Desa; Masyarakat; Kesejahteraan; Undang-Undang
Kepastian Hukum Penyadapan Penyidikan Kejaksaan Dalam Melakukan Kewenangan Atas Tindak Pidana Korupsi R.M. Bagoes Radityo GK; Kristiwanto Kristiwanto; Ramlani Lina Sinaulan
SALAM: Jurnal Sosial dan Budaya Syar-i Vol 8, No 5 (2021)
Publisher : Faculty of Sharia and Law UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/sjsbs.v8i6.23307

Abstract

Corruption crimes which are categorized as extraordinary crimes and white-collar crimes, in an effort to prove the case, sometimes require unusual efforts, including electronic evidence in the form of wiretapping results that can be used to prove cases in court. The formulation of the problems presented are: (1) How is the legal certainty of the prosecutor's authority as an investigator in wiretapping cases of criminal acts of corruption. The approach method used is a normative juridical approach, namely legal research that focuses on research on secondary data in the form of primary legal materials, secondary legal materials and tertiary legal materials. Conclusion The Prosecutor's Office in exercising its authority is based on legal certainty as an investigator, apart from its main task of conducting prosecutions or public prosecutors. The authority is given by law to prosecutors to conduct investigations on criminal acts of a special nature, one of which is corruption cases.Keywords: Wiretapping of Prosecutors' Investigators, Authority, Corruption Crimes Abstrak Tindak pidana korupsi yang terkategorikan sebagai extra ordinary crimes dan white collar crime, dalam upaya untuk membuktikan perkaranya, terkadang memerlukan upaya yang tidak biasa, antara lain dengan bukti elektronik berupa hasil penyadapan telepon yang bisa digunakan pembuktian perkara di persidangan. Rumusan masalah yang dihadirkan adalah: (1) Bagaimana kepastian hukum kewenangan Jaksa sebagai penyidik dalam melakukan penyadapan terhadap perkara tindak pidana korupsi. Metode Pendekatan yang di gunakan adalah metode pendekatan yuridis normatif yaitu peneltian hukum yang menitikberatkan pada penelitian terhadap data sekunder berupa bahan hukum primer, bahan hukum sekunder dan bahan hukum tersier. Kesimpulan Lembaga kejaksaan dalam menjalankan  kewenangan dilandasi dengan kepastian hukum sebagai penyidik, selain dari tugas utamanya adalah melakukan penuntutan atau penuntut umum. Wewenang yang diberikan undang-undang terhadap jaksa untuk melakukan penyidikan pada tindak pidana yang bersifat khusus yang salah satunya adalah kasus korupsi.Kata Kunci : Penyadapan Penyidik Kejaksaan, Kewenangan , Tindak Pidana Korupsi 

Filter by Year

2014 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 12, No 2 (2025): Summer Edition Vol. 12 No. 2 (2025): Summer Edition Vol. 12 No. 1 (2025): Spring Edition Vol 12, No 1 (2025): Spring Edition Vol 11, No 4 (2024): Winter Edition Vol. 11 No. 4 (2024): Winter Edition Vol 11, No 3 (2024): Autum Edition Vol. 11 No. 3 (2024): Autum Edition Vol 11, No 2 (2024): Summer Edition Vol. 11 No. 2 (2024): Summer Edition Vol 11, No 1 (2024): Spring Edition Vol. 11 No. 1 (2024): Spring Edition Vol 10, No 6 (2023) Vol. 10 No. 6 (2023) Vol 10, No 5 (2023) Vol 10, No 5 (2023): Article-in-Press Vol 10, No 4 (2023) Vol. 10 No. 3 (2023) Vol 10, No 3 (2023): Article-in-Press Vol 10, No 3 (2023) Vol 10, No 2 (2023) Vol 10, No 1 (2023) Vol 10, No 1 (2023): Article-in-Press Vol 9, No 6 (2022) Vol. 9 No. 6 (2022) Vol 9, No 5 (2022) Vol 9, No 4 (2022) Vol 9, No 3 (2022) Vol 9, No 3 (2022): Mei - Juni Vol 9, No 2 (2022): Maret-April Vol 9, No 2 (2022) Vol 9, No 1 (2022): Januari-Februari Vol 9, No 1 (2022) Vol 8, No 6 (2021): November-Desember Vol 8, No 6 (2021) Vol 8, No 5 (2021): September - Oktober Vol 8, No 5 (2021) Vol 8, No 4 (2021) Vol 8, No 4 (2021): Juli - Agustus Vol 8, No 3 (2021) Vol 8, No 3 (2021): Mei-Juni Vol 8, No 2 (2021): Maret-April Vol 8, No 2 (2021) Vol 8, No 1 (2021): Januari-Februari Vol 8, No 1 (2021) Vol 7, No 10 (2020): Special Issue Coronavirus Covid-19 Vol 7, No 8 (2020): Special Issue Coronavirus Covid-19 Vol 7, No 7 (2020): Special Issue Coronavirus Covid-19 Vol 7, No 6 (2020): Special Issue Coronavirus Covid-19 Vol 7, No 5 (2020): Special Issue Coronavirus Covid-19 Vol 7, No 3 (2020): Special Issue Coronavirus Covid-19 Vol 7, No 12 (2020) Vol 7, No 11 (2020) Vol 7, No 9 (2020) Vol. 7 No. 6 (2020) Vol 7, No 6 (2020) Vol 7, No 5 (2020) Vol 7, No 4 (2020) Vol 7, No 2 (2020) Vol 7, No 1 (2020) Vol 6, No 5 (2019) Vol 6, No 4 (2019) Vol 6, No 3 (2019) Vol 6, No 2 (2019) Vol 6, No 1 (2019) Vol 5, No 4 (2018) Vol 5, No 3 (2018) Vol 5, No 2 (2018) Vol 5, No 1 (2018) Vol 4, No 3 (2017) Vol 4, No 2 (2017) Vol 4, No 1 (2017) Vol 3, No 3 (2016) Vol 3, No 2 (2016) Vol 3, No 1 (2016) Vol 2, No 2 (2015) Vol 2, No 1 (2015) Vol 1, No 2 (2014) Vol 1, No 1 (2014) More Issue