cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Dinamika Pendidikan
ISSN : 0853151x     EISSN : 25806640     DOI : -
Core Subject : Education,
Dinamika Pendidikan (DP) is a high quality open access peer reviewed research journal that is published by Faculty on Education, Yogyakarta State University (FIP - UNY). DP provides a platform for the researchers, academicians, professional, practitioners and students on educational research that contributes to the understanding, development theory, the scientific concept and its application to education in Indonesia.
Arjuna Subject : -
Articles 189 Documents
KEEFEKTIFAN KEMAMPUAN MENULIS KARANGAN NARASI MELALUI MEDIA PUZZLE GAMBAR SERI TERHADAP SISWA KELAS IVSEMESTER 2 SD NEGERI JIKEN 05 BLORA Betty Suci Tantikasari; Mudzanatun Mudzanatun; Kiswoyo Kiswoyo
Dinamika Pendidikan Vol 22, No 2 (2017): Vol 22, No 2, November 2017
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (605.721 KB)

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya kemampuan siswa dalam menulis karangan narasi. Hal tersebut disebabkan pembelajaran yang monoton dengan penggunaan media yang kurang bervariasi dalam mengoptimalkan kemampuan dan motivasi siswa.Jenis Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dalam bentuk Pre Experimental Design dengan desain One Group Pretest-Posttest Design. Populasi penelitian adalah seluruh siswa SD N Jiken 05 Blora tahun pelajaran 2016/2017. Sampel yang diambil adalah 20 siswa kelas IV dengan menggunakan teknik Non Probability Sampling yang merupakan sampling jenuh. Data dalam penelitian ini diperoleh melalui observasi dan dokumentasi.Berdasarkan hasil analisis data penelitian setelah mendapat perlakuan deangan menggunakan media puzzle gambar seri diperoleh 19 siswa tuntas dengan presentase 95% dan 1 siswa yang belum tuntas dengan presentase 5%. Hal ini berarti ketuntasan belajar siswa kelas IV SD N Jiken 05 Blora telah mencapai ketuntasan. Uji t yang diperoleh thitung ttabel (4,480 2,093) maka Ha diterima. Sehingga dapat disimpulkan media puzzle gambar seri efektif terhadap kemampuan menulis karangan narasi siswa kelas IV semester 2 SD N Jiken 05 Blora.Kata Kuci: Menulis Karangan Narasi, Media Puzzle Gambar seri
KRONIKUS (KROKOT BROWNIES KUKUS): PEMANFAATAN TUMBUHAN KROKOT (Portulaca oleracea L.) SEBAGAI CAMILAN SUMBER OMEGA-3 Irmawati Irmawati; Hindun Nur "Aisyah; Annis Noviana Rahmat; Astuti Lestari; Riana Nurhayati
Dinamika Pendidikan Vol 22, No 2 (2017): Vol 22, No 2, November 2017
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (402.146 KB)

Abstract

Salah satu tumbuhan yang dianggap gulma bagi masyarakat adalah tumbuhan krokot (Portulaca oleracea L). Tumbuhan ini kurang dimanfaatkan bahkan sebagian masyarakat menjadikan tumbuhan krokot sebagai makanan jangkrik. Padahal tumbuhan krokot memiliki kandungan gizi yang baik untuk pertumbuhan dan perkembangan otak serta untuk kesehatan tubuh. Kandungan tersebut antara lain: Omega 3 yang  berfungsi untuk kesehatan tubuh, a-liomlenic acid (ALA), eicosapentaenoic acid (EPA), docosahexaenoic acid (DHA), dan Asam Linoleat yg mampu menurunkan kolesterol darah, Asam Eicosatrienoat, dan Asam Arachidonat. Kandungan gizi tumbuhan krokot tersebut dijadikan sebagai komposisi bahan dalam pembuatan makanan. Salah satu produk makanan yang dapat diolah dengan komposisi bahan tumbuhan krokot adalah brownies. Berdasarkan permasalahan, penulis membuat inovasi baru yang memiliki daya tarik tersendiri yaitu “KRONIKUS (Krokot Brownies Kukus):  Pemanfaatan Tumbuhan Krokot (Portulaca Oleracea L.) sebagai Camilan Sumber Omega-3”. Brownies tepung krokot ini memiliki nilai jual yang tinggi karena brownies diproduksi dengan komposisi bahan dari tepung krokot yang memiliki kandungan gizi yang baik untuk kesehatan tubuh. Pembuatan inovasi brownies tepung krokot ini mampu menambah produk dalam negeri dan membuka lapangan pekerjaan baru untuk mengurangi penganguran. Kata Kunci : Brownies, Krokot, dan Omega 3.
PENGUATAN DAN PERLUASAN FUNGSI LABORATORIUM PADA RUMPUN ILMU SOSIAL DI PERGURUAN TINGGI Rahmania Utari
Dinamika Pendidikan Vol 22, No 1 (2017): edisi 22 no 1 Mei 2017
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (231.913 KB)

Abstract

Untuk menjadi research university, salah satu yang dapat dilakukan perguruan tinggi adalah memperkuat dan memperluas fungsi laboratorium jurusan. Karakteristik jurusan pada rumpun ilmu sosial yang berbeda dari ilmu eksak berdampak pada sifat kegiatan laboratorium yang berbeda di antara kedua bidang tersebut. Perguruan tinggi dalam hal ini perlu mengubah paradigma tradisional terhadap laboratorium ilmu sosial. Selain penguatan fungsi laboratorium, perluasan juga dapat dilakukan sehingga lab tidak sekedar menjadi teaching/learning lab, namun juga ranah penelitian dan pengabdian pada masyarakat. Laboratorium selayaknya juga mengakselerasi distribusi pengetahuan kepada publik melalui aktivitas-aktivitas ilmiah yang terprogram. Dalam hal ini penyelenggaraan kegiatan laboratorium perlu didukung bukan hanya fasilitas namun juga administrasi, dokumentasi dan publikasi. Lebih dari itu, pengoptimalan laboratorium jurusan harus disokong dengan kebijakan perguruan tinggi yang memadai dan perluasan mitra oleh jurusan.  Key words: laboratory, higher education
ANALISIS POSISI VARIABEL KEMAMPUAN DALAM PENELITIAN-PENELITIAN PERILAKU ORGANISASI PENDIDIKAN Hanifa Intan Desiga; Cepi Safruddin Abdul Jabar
Dinamika Pendidikan Vol 22, No 2 (2017): Vol 22, No 2, November 2017
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (245.305 KB)

Abstract

Berbicara tentang kemampuan individu di sekolah, ada baiknya kita berbicara tentang definisi kemampuan menurut beberapa ahli. Jason, Jeffery dan Michael (2015), mendefinisikan kemampuan sebagai fungsi dari gen dan lingkungan, dan takaran seseorang untuk melakukan suatu kegiatan tergantung pada sifat kemampuan. Sedangkan Stephen P. Robbins dan Timothy (2013) membatasi kemampuan sebagai kapasitas individu untuk melakukan berbagai tugas dalam suatu pekerjaan. Sehingga kemampuan seseorang dalam melakukan kegiatan relatif stabil berbeda dengan skill  atau ketrampilan yang dapat ditingkatkan dari waktu ke waktu dengan pelatihan dan pengalaman. Pendapat yang hampir senada dengan Jason, Jeggery, dan Michael dinyatakan oleh Mc Shane dan Von Glinow (2010) bahwa kemampuan mencakup bakat alam yang erat kaitannya dengan kompetensi. Kompetensi merupakan karakteristik individu dalam melakukan suatu kinerja yang unggul. Karakteristik bersifat pribadi seperti pengetahuan, bakat, kepribadian, konsep, dll). Dengan kata lain, dari ketiga rujukan di atas, kemampuan bisa didefinisikan sebagai takaran kompetensi seseorang karena kemampuan fisik dan atau karena lingkungannya untuk melakukan suatu aktivitas.
KULTUR KELUARGA DAN KEMAMPUAN BERBAHASA ANAK Miyarso, Estu
Dinamika Pendidikan Vol 22, No 2 (2017): Vol 22, No 2, November 2017
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bahasa merupakan perwujudan identitas bagi sekelompok masyarakat. Kemampuan berbahasa adalah kemampuan seseorang dalam mengutarakan maksud atau berkomunikasi tertentu secara tepat dan runtut sehingga pesan yang disampaikan dapat dimengerti oleh orang lain. Keluarga berperan dalam persoalan itu, dengan mengajarnya kemampuan berbicara dan menjalankan banyak fungsi sosial. Kedudukan utama setiap keluarga ialah fungsi pengantar pada masyarakat yang lebih besar. Proses anak bersosialisasi dan belajar mengenai nilai-nilai kebudayaan dimulai dari lingkungan keluarga. Sedangkan setiap keluarga memiliki struktur yang temuat didalamnya. Struktur yang dimaksud adalah pola-pola interaksi keluarga, yang biasa disebut “kultur”. Untuk itu, menarik guna membahas peranan keluarga, terutama kultur keluarga dalam mempengaruhi kemampuan berbahasa anak.
PEDAGOGI, ANDRAGOGI DAN HEUTAGOGI SERTA IMPLIKASINYA DALAM PEMBERDAYAAN MASYARAKAT Hiryanto, Hiryanto
Dinamika Pendidikan Vol 22, No 1 (2017): edisi 22 no 1 Mei 2017
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keberhasilan pendidikan suatu bangsa sangat ditentukan oleh pendekatan yang dipergunakan oleh pendidik atau guru dalam menyampaikan materinya kepada peserta didik, Dewasa ini telah  banyak pendekatan yang dikembangkan oleh para ahli, baik dengan sasaran anak-anak maupun orang dewasa.Masing-masing pendekatan tentunya memiliki kelebihan dan kekurangan, karena tidak ada sesuatu yang sempurna di dunia ini termasuk pendekatan yang digunakan oleh pendidik dalam pembelajarannya. Pendekatan yang dimaksud disini adalah pedagogi dan adragogi, yang dewasa ini dengan perkembangan teknologi yang semakin pesat seperti adanya HP dan sebagainya muncullah pendekatan baru yang dikenal dengan istilah heutagogi.Bagaimana masing-masing pendekatan  dalam pembelajaran yang dapat dipergunakan dalam proses pendidikan tersebut serta implikasinya dalam pemberdayaan masyarakat akan dijelaskan dalam makalah singkat
PENINGKATAN KAPASITAS KEWIRAUSAHAN PERSONALIA LEMBAGA PENDIDIKAN BERBASIS MASYARAKAT Entoh Tohani
Dinamika Pendidikan Vol 22, No 1 (2017): edisi 22 no 1 Mei 2017
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lembaga pendidikan berbasis masyarakat (community based education) sebagai institusi pendidikan dihadapkan pada tantangan bagaimana mengembangkan warga masyarakat yang produktif dan mandiri. Oleh karenanya, personalia lembaga pendidikan ini harus memiliki kemampuan berwirausaha agar mampu menjalankan tugas dan fungsinya secara lebih efektif, efesien, dan akuntabel seiring dengan tantangan yang dihadapi. Aktivitas pengembangan kapasitas ini dapat dilakukan pada level satuan pendidikan, lokal, maupun nasional. Semua ini akan berjalan apabila terbangun komitmen bersama dan kesadaran dalam rangka mewujudkan warga masyarakat yang berkualitas. Kata kunci: kapasitas, kewirausahaan, pendidikan, masyarakat, personalia
DIVERSITY DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA DI SEKOLAH DASAR Murti, Rahayu Condro
Dinamika Pendidikan Vol 22, No 1 (2017): edisi 22 no 1 Mei 2017
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam pembelajaran matematika yang berlangsung selama 2x 35 menit di sebuah sekolah dasar, guru melaksanakan pembelajaran aktif bagi setiap siswa di kelasnya. Siswa beraktivitas secara berpasangan. Beberapa tugas yang diberikan, dibagi dalam  beberapa termin waktu. Setiap kira-kira 15 menit guru memberi aba-aba kepada siswa untuk berpindah ke tugas berikutnya. Siswa diminta untuk membentuk sebuah bangun/benda yang tersusun dari beberapa bangun datar yang sudah dibagikan oleh guru. Tugas berikutnya adalah, menempel pada LKS, mengukur, dan menghitung luas gabungan bangun datar tersebut. Tampak mengasyikkan bagi anak-anak yang bisa mengikutinya dengan baik. Hasilnya luar bisa, kreativitas anak muncul dari tugas yang bersifat terbuka ini. Ada yang membuat museum, kapal selam, mobil tank, pistol, kue ulang tahun, perahu layar, dan lain-lain. Foto berikut memperlihatkan keasyikan mereka dalam mengerjakan tugasnya
PENGARUH STRATEGI DIRECTED READING THINKING ACTIVITY TERHADAP KEMAMPUAN MEMBACA INTENSIF DALAM MENEMUKAN KALIMAT UTAMA DI SDN MRANGGEN 2 Eka Luthfiana; Mudzanatun Mudzanatun; Wawan Priyanto
Dinamika Pendidikan Vol 22, No 2 (2017): Vol 22, No 2, November 2017
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh strategi Directed Reading Thinking Activity terhadap kemampuan membaca intensif dalam menemukan kalimat utama di SDN Mranggen 2. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen dalam bentuk True Experimental Design dengan desain Control Group Pretest-Posttest. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa SDN Mranggen 2  tahun pelajaran 2016/2017. Sampel yang diambil adalah 33 siswa kelas IV A dan 33 siswa kelas IV B dengan menggunakan teknik sampling jenuh. Data dalam penelitian ini diperoleh melalui tes, dokumentasi dan wawancara. Berdasarkan persentase ketuntasan hasil tes siswa yang mendapat strategi Directed Reading Thinking Activity yaitu dari 33 siswa yang tuntas sebanyak 31 siswa atau 93,94% mencapai KKM sedangkan siswa yang tidak tuntas sebanyak 2 siswa atau 6,06%. Siswa yang tidak menggunakan strategi Directed Reading Thinking Activity dari 33 siswa hanya 25 siswa atau 75,76% yang mencapai KKM sedangkan siswa yang tidak tuntas sebanyak 8 siswa atau 24,24%. Hasil analisis uji T diperoleh thitung = 5,0617 dan perhitungan ttabel yaitu 2,000. Karena thitung ttabel yaitu 5,0617 2,000 maka sesuai dengan rumusan hipotesis yang diujikan, H0 ditolak dan H1 diterima, kesimpulan bahwa strategi Directed Reading Thinking Activity berpengaruh terhadap kemampuan membaca intensif dalam menemukan kalimat utama.Berdasarkan hasil penelitian ini saran yang dapat disampaikan adalah supaya guru dapat menggunakan strategi Directed Reading Thinking Activity untuk diterapkan dalam Mata Pelajaran Bahasa Indonesia pokok bahasan yang lain. Dengan penelitian eksperimen ini, diharapkan guru dapat menggunakan strategi DRTA dalam menemukan kalimat utama dengan bantuan PPT agar pembelajaran lebih menarik dan efisien.Kata Kunci: Strategi Directed Reading Thinking Activity, Membaca Intensif, Kalimat Utama

Filter by Year

1995 2017


Filter By Issues
All Issue Vol 22, No 2 (2017): Vol 22, No 2, November 2017 Vol 22, No 1 (2017): edisi 22 no 1 Mei 2017 test Vol 21, No 01 (2014): Dinamika Pendidikan No 1, Th XXI Mei 2014 Vol 18, No 2 (2011): Dinamika Pendidikan No.02/Th.XVIII/Mei 2011 Vol 17, No 1 (2010): Dinamika Pendidikan No. 1/TH. XVII/Mei 2010 Vol 16, No 1 (2009): Dinamika Pendidikan No/01/Th.XVI/Mei 2009 Vol 15, No 1 (2008): Dinamika Pendidikan No/01/Th.XV/Mei 2008 Vol 13, No 2 (2006): Dinamika Pendidikan No. 02/Th. XIII September 2006 Vol 12, No 1 (2005): Dinamika Pendidikan No. 1, TH. XII Maret 2005 Vol 11, No 2 (2004): Dinamika Pendidikan No. 2/TH. XI/November 2004 Vol 10, No 1 (2003): Dinamika Pendidikan No. 1/TH. X/Maret 2003 Vol 9, No 1 (2002): Dinamika Pendidikan No. 01/Th. IX Maret 2002 Vol 9, No 2 (2002): Dinamika Pendidikan No. 2, TH. IX November 2002 Vol 8, No 2 (2001): Dinamika Pendidikan No. 2, TH. VIII November 2001 Vol 8, No 1 (2001): Dinamika Pendidikan No. 1, TH. VIII Maret 2001 Vol 7, No 3 (2000): Dinamika Pendidikan No. 3, TH. VII November 2000 Vol 7, No 2 (2000): Dinamika Pendidikan No. 2/TH. VII/Agustus 2000 Vol 6, No 2 (1999): Dinamika Pendidikan No. 2/TH. VI/November 1999 Vol 6, No 1 (1999): Dinamika Pendidikan No. 1/TH. VI/Februari 1999 Vol 5, No 1 (1998): Dinamika Pendidikan No. 1/TH. V/Juli 1998 Vol 4, No 1 (1997): Dinamika Pendidikan No. 01/Th. IV Mei 1997 Vol 3, No 1 (1996): Dinamika Pendidikan No. 1/TH. III/Oktober 1996 Vol 2, No 1 (1995): Dinamika Pendidikan No. 1/TH. II/1995 Juni 1995 Vol 2, No 2 (1995): Dinamika Pendidikan No. 2/TH. II/Desember 1995 More Issue