cover
Contact Name
Adizty Suparno
Contact Email
adizty.suparno@mercubuana.ac.id
Phone
+6281310303548
Journal Mail Official
pasti@mercubuana.ac.id
Editorial Address
Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Mercu Buana, Jl. Meruya Selatan No. 1, Kembangan, Jakarta Barat 11650
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
JURNAL PASTI (PENELITIAN DAN APLIKASI SISTEM DAN TEKNIK INDUSTRI)
ISSN : 20855869     EISSN : 25984853     DOI : 10.22441/pasti
The Journal PASTI (Penelitian dan Aplikasi Sistem dan Teknik Industri) receives scientific papers on research that are closely related to the research and application of Industrial Systems and Engineering.
Articles 416 Documents
Analisis Perbandingan Metode North West Corner (NWC), Vogel, Least Cost, dan Particle Swarm Optimization (PSO) pada Optimasi Distribusi Beras antar Provinsi di Indonesia Mega Purnamasari; Harisma Sujani; Arvita Emarilis Intani; Muhammad Ibrahim Ats-Tsuri; Hasyrani Windyatri
Jurnal PASTI (Penelitian dan Aplikasi Sistem dan Teknik Industri) Vol. 20 No. 1 (2026): Jurnal PASTI
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/pasti.2026.v20i1.002

Abstract

Indonesia pada tahun 2025 dihadapkan pada permasalahan distribusi beras yang lambat, yang berdampak pada kelangkaan beras premium serta menyebabkan kenaikan harga yang signifikan. Harga beras premium meningkat dari Rp68.000 per 5 kg menjadi Rp90.000–Rp130.000 per 5 kg. Meskipun stok beras di gudang BULOG melimpah, distribusi yang tidak optimal berpotensi menghambat ketahanan pangan, meningkatkan risiko kerusakan beras, serta menimbulkan kerugian negara. Berdasarkan permasalahan tersebut, penelitian ini bertujuan untuk menentukan alokasi distribusi beras optimal dari supply area ke demand area berdasarkan jarak terpendek guna meminimalkan total jarak pengiriman. Metode yang digunakan meliputi North West Corner (NWC), Vogel Approximation Method (VAM), Least Cost, dan Particle Swarm Optimization (PSO). Penelitian ini memiliki kontribusi akademik dengan menghubungkan pendekatan optimasi transportasi dengan kebijakan distribusi pangan nasional. Selain itu, kebaharuan penelitian ini terletak pada cakupan wilayah Indonesia secara nasional serta perbandingan empat metode optimasi dalam satu kerangka analisis. Hasil penelitian menunjukan bahwa metode Vogel merupakan solusi optimal dengan total jarak pengiriman 2,982,335.63 km.
Modifikasi Rancangan Runner pada Mold Produk White Key untuk Mengurangi Penggunaan Material Plastik AS (Acrylonitrille-styrene resin) di PT. Wijara Plastic Indonesia Romadi Romadi; Setiawan Setiawan; Hasyrani Windyatri
Jurnal PASTI (Penelitian dan Aplikasi Sistem dan Teknik Industri) Vol. 20 No. 1 (2026): Jurnal PASTI
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/pasti.2026.v20i1.005

Abstract

Produk White Key merupakan salah satu jenis multiple cavity mold yang diproduksi oleh PT. XYZ Plastics Indonesia menggunakan bahan baku plastik yang diwajibkan menggunakan 100% virgin material yaitu plastik AS (acrylonitrile-styrene resin), dimana material tersebut tercatat di Departemen Purchasing PT. XYZ Plastics Indonesia sebagai material dengan harga yang mahal yaitu Rp132.210,00. Selain berjenis multiple cavity mold, mold White Key menggunakan cold runner system. Maka dipastikan mold White Key memiliki runner yang panjang, dimana runner adalah bagian dari produk yang tidak terpakai. Kewajiban menggunakan 100% virgin material mengakibatkan runner tidak dapat dimanfaatkan kembali. Maka bagian runner produk White Key dikategorikan sebagai waste. Penelitian yang dilakukan menghasilkan desain mold White Key dengan mengubah sistem cold runner menjadi hot runner. Teknologi Hot Sprue Bush yang diterapkan dapat menghemat penggunaan bahan baku plastik AS (acrylonitrile-styrene resin) mencapai 780 kg dalam setahun yang menghemat biaya sebesar Rp103.123,800. Kata kunci: White Key; 100% virgin; mold; modifikasi; Cold Runner; Hot Runner; Hot Sprue Bush.
Pengujian Waktu Reaksi Sebelum dan Sesudah Simulasi Kerja di Laboratorium sebagai Indikator Kelelahan Kerja Anisah Haidar
Jurnal PASTI (Penelitian dan Aplikasi Sistem dan Teknik Industri) Vol. 20 No. 1 (2026): Jurnal PASTI
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/pasti.2026.v20i1.010

Abstract

Kelelahan kerja harus segera diatasi mengingat adanya dampak buruk bagi pekerja, misalnya gangguan kesehatan dan keselamatan kerja. Salah satu indikator yang dapat digunakan sebagai penanda kelelahan adalah menurunnya waktu respon. Pada penelitian ini dilakukan pengukuran waktu respon sebelum dan sesudah simulasi kerja di laboratorium dengan responden mahasiswa. Tujuan dari penelitian ini untuk melihat apakah terdapat perbedaan waktu respon saat sebelum diberikan simulasi kerja dan sesudah pemberian simulasi kerja. Penelitian dilakukan di Laboratorium Ergonomi Teknik Industri Universitas Mercu Buana dengan responden 10 mahasiswa. Pengukuran dengan menggunakan Reaction timer. Metode yang digunakan adalah Analisa statistik deskriptif dan Wilcoxon. Hasil dari pengolahan data di dapatkan sig.0.023< p(0.05) dimana data menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan antara sebelum dan sesudah, namun data tersebut tidak sejalan dengan teori yang mengindikasikan bahwa waktu reaksi akan menurun saat terjadi kelelahan. Rata-rata waktu reaksi sebelum bekerja adalah sekitar 0.596 detik dan sesudah bekerja 0.478 detik, sehingga waktu respon sesudah bekerja memiliki rata-rata jauh lebih cepat. dan Hal ini di karenakan ada faktor dari study curve yang menyebabkan data yang dihasilkan tidak mencerminkan kondisi aktual dan penggunaan beberapa signal sebagai stimulus dalam pengujian perlu diperhatikan. Penggunaan single stimulus dirasa lebih mudah bagi responden dalam menjalankan tes.
Analisis Peramalan Permintaan Produksi Pada Pembuatan Smart Trolley dengan Single Exponential Smoothing Indra Setiawan; Bennedictus Abimanyu; Muhammad Daffa Arlianto; Ignasius Septian Pandiangan; Muhammad Rafi; Muhammad Aziz Fitroryan
Jurnal PASTI (Penelitian dan Aplikasi Sistem dan Teknik Industri) Vol. 20 No. 1 (2026): Jurnal PASTI
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/pasti.2026.v20i1.012

Abstract

Perencanaan Produksi dan Pengendalian Persediaan (PPIC), khususnya pada aspek peramalan (forecasting), berperan penting dalam mendukung ketepatan perencanaan produksi. Pada proses pembuatan Smart Trolley, perubahan permintaan yang dinamis menjadi tantangan dalam menentukan kebutuhan material, jumlah produksi, dan jadwal produksi secara tepat. Berdasarkan data historis periode Januari–Desember, permintaan Smart Trolley meningkat dari 5 unit menjadi 25 unit atau sebesar 400%. Kondisi ini menunjukkan adanya ketidakpastian dalam perencanaan produksi. Oleh karena itu, sistem peramalan yang mampu menghasilkan estimasi permintaan yang andal sangatlah penting sebagai landasan pengambilan keputusan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji pola permintaan produksi Smart Trolley dan menentukan pengaturan ideal menggunakan metode Single Exponential Smoothing yang menghasilkan tingkat kesalahan terendah. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif berdasarkan data historis selama 12 bulan dengan variasi nilai (α) sebesar 0,3 dan 0,5. Evaluasi akurasi dilakukan menggunakan Mean Absolute Deviation (MAD), Mean Squared Error (MSE), dan Mean Absolute Percentage Error (MAPE). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Single Exponential Smoothing dengan α = 0,5 memiliki akurasi terbaik dengan prediksi permintaan periode berikutnya sebesar 23,05 unit. Hasil yang diperoleh dari metode tersebut dapat dimanfaatkan sebagai acuan untuk menyusun rencana produksi Smart Trolley yang lebih efisien.
Penurunan Downtime Akibat Plug System Error pada Proses Helium Leak Test 3 Menggunakan Metode Eight Steps di PT Pakoakuina 4W Nicholas Ego Guarsa; Mutawally Asy Sya’roqie
Jurnal PASTI (Penelitian dan Aplikasi Sistem dan Teknik Industri) Vol. 20 No. 1 (2026): Jurnal PASTI
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/pasti.2026.v20i1.011

Abstract

PT Pakoakuina Car Wheel, bagian dari Pako Group yang merupakan anak perusahaan PT Astra Otoparts dan Triputra Group, memproduksi velg berbahan baja dan aluminium untuk pasar OEM dan aftermarket, termasuk merek global seperti Toyota, Honda, dan Perodua. Salah satu tahapan penting dalam proses produksinya adalah Helium Leak Test 3 (HeLT3), yang bertujuan untuk mendeteksi kebocoran pada wheel. Proses ini memerlukan kebersihan wheel dan penutupan lubang valve, yang dilakukan secara manual maupun otomatis. Namun, sering terjadi downtime akibat kekosongan valve pada unit in-plug, karena valve bekas pengujian tidak secara otomatis kembali dan harus dipindahkan secara manual oleh petugas quality gate. Penelitian ini bertujuan untuk menurunkan downtime akibat Plug System Error pada proses Helium Leak Test 3 menggunakan metode Eight Steps. Metode ini digunakan untuk mengidentifikasi kondisi aktual, menentukan akar penyebab masalah, serta merumuskan tindakan perbaikan yang sesuai. Berdasarkan hasil analisis, dilakukan perbaikan melalui perancangan dan implementasi conveyor transfer valve yang berfungsi mengotomatisasi pemindahan valve dari unit un-plug menuju unit in-plug. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbaikan yang diterapkan berhasil menghilangkan kebutuhan pemindahan valve secara manual dan menurunkan downtime akibat Plug System Error hingga 100%.
Integrasi Metode ARIMA, Double Exponential Smoothing, dan Economic Order Quantity untuk Pengendalian Persediaan Kemasan Kardus pada Perusahaan Pengolahan Kelapa Sawit Nadya Rishelin; Indah Kurnia Ramadhani; Nia Arfina Foci
Jurnal PASTI (Penelitian dan Aplikasi Sistem dan Teknik Industri) Vol. 20 No. 2 (2026): Jurnal PASTI
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/pasti.2026.v20i2.001

Abstract

Kebijakan pembelian kemasan kardus pada perusahaan pengolahan kelapa sawit selama ini dilakukan dengan frekuensi pemesanan tinggi, yaitu 53 kali per tahun, tanpa mempertimbangkan proyeksi permintaan aktual maupun persediaan pengaman, sehingga berpotensi menurunkan efektivitas pengendalian persediaan. Penelitian ini bertujuan membandingkan akurasi Autoregressive Integrated Moving Average (ARIMA) dan Double Exponential Smoothing (DES) dalam memprediksi permintaan kemasan kardus, serta mengintegrasikan model terbaik dengan Economic Order Quantity (EOQ) untuk menetapkan kebijakan persediaan optimal. Analisis dilakukan terhadap data historis permintaan mingguan melalui identifikasi pola data, pengujian stasioneritas, pemodelan ARIMA dan DES, penilaian kinerja peramalan menggunakan Mean Squared Error (MSE) dan Mean Absolute Percentage Error (MAPE), serta perhitungan EOQ. Model ARIMA (2,1,2) memiliki kinerja lebih baik dibandingkan DES, dengan nilai MSE 17.500.398 dan MAPE 23,7%. Nilai variabilitas permintaan (V) sebesar 0,0111 mengindikasikan pola permintaan bersifat statis sehingga EOQ layak diterapkan. Penerapan EOQ menghasilkan kuantitas pemesanan optimal 39.555 unit dengan frekuensi 14 kali per tahun, menurunkan biaya persediaan sebesar Rp6.450.711,00 atau 48,54% dibandingkan kebijakan perusahaan saat ini. Temuan ini menegaskan bahwa integrasi model peramalan dengan EOQ mampu meningkatkan efektivitas pengendalian persediaan pada perusahaan pengolahan kelapa sawit.