cover
Contact Name
Adizty Suparno
Contact Email
adizty.suparno@mercubuana.ac.id
Phone
+6281310303548
Journal Mail Official
pasti@mercubuana.ac.id
Editorial Address
Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Mercu Buana, Jl. Meruya Selatan No. 1, Kembangan, Jakarta Barat 11650
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
JURNAL PASTI (PENELITIAN DAN APLIKASI SISTEM DAN TEKNIK INDUSTRI)
ISSN : 20855869     EISSN : 25984853     DOI : 10.22441/pasti
The Journal PASTI (Penelitian dan Aplikasi Sistem dan Teknik Industri) receives scientific papers on research that are closely related to the research and application of Industrial Systems and Engineering.
Articles 403 Documents
Designing an IoT-Based EMIS using Linear Regression and CUSUM for Real-Time Anomaly Detection in Pharmaceutical Industry Freska Lionia Darlion; Muhammad Isa Lufti
Jurnal PASTI (Penelitian dan Aplikasi Sistem dan Teknik Industri) Vol. 19 No. 3 (2025): Jurnal PASTI
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/0.22441/10.22441/pasti.2025.v19i3.011

Abstract

The pharmaceutical industry is a high energy-intensity sector requiring strict operational stability. However, many companies still rely on manual energy monitoring methods, leading to information latency. A case study at a multinational pharmaceutical company in Indonesia revealed a baseload inefficiency of 14.3 kW during non-operational hours, which remained undetected due to an ad-hoc energy management system. This study aims to design an IoT-based Energy Management Information System (EMIS) architecture to transform the energy management business process from reactive to proactive-predictive. The study utilizes secondary data from the 2025 Energy Audit Report. The system design integrates a linear regression model (R²=0.80) for Energy Performance Indicators (EnPI) determination and the Cumulative Sum (CUSUM) algorithm for real-time anomaly detection. Investment feasibility is evaluated using techno-economic analysis. The implementation of EMIS requires an investment of IDR 225,000,000 with potential annual energy cost savings of IDR 44,172,687. Although the Simple Payback Period (SPP) is 5.1 years, the project is considered feasible due to its strategic value in data transparency, operational risk mitigation, and ISO 50001 compliance. Furthermore, this digital transformation supports the achievement of Sustainable Development Goals (SDG 7, 9, and 12) by promoting energy efficiency and responsible industrial consumption. Digitizing energy systems is not merely a tool replacement but a strategic transformation that turns energy data into critical business decision assets.
Managing Workflow Time Overruns: A Workload-Aware Operational Management Approach Supported by Machine Learning Rizaldi Mu'min; Jakfat Haekal; Andrian Haro; Rhamdalia Fanny Gustaji; Joval Ifghaniyafi Farras
Jurnal PASTI (Penelitian dan Aplikasi Sistem dan Teknik Industri) Vol. 20 No. 1 (2026): Jurnal PASTI
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/pasti.2026.v20i1.004

Abstract

Workflow time overruns are recurring operational control problems rather than mere forecasting errors. When actual completion times exceed plan, managers face schedule instability, coordination losses, approval bottlenecks, and rising service costs. Using 2,500 task-level observations, this study examines how workload-aware analytics from routine workflow data can improve operational control over time overruns. The analysis treats time overrun as the main outcome and evaluates whether variables such as task type, department, priority, approval level, employee workload, estimated duration, and cost provide useful visibility into overrun risk. The results show that routine workflow data can indicate where overrun exposure tends to accumulate, especially around estimate quality, workload conditions, approval requirements, and task heterogeneity. However, the strongest managerial value of analytics lies less in replacing judgment than in improving planning discipline, estimate calibration, workload review, and exception monitoring. The study therefore reframes workflow overrun analysis as an operational control and process-governance issue.
Perancangan Strategi dalam Memasarkan Produk Asuransi PT Asuransi Kredit Indonesia (Askrindo) Jambi Khairul Anshar; Bakhtiar Bakhtiar; Irawati Br Napitupulu
Jurnal PASTI (Penelitian dan Aplikasi Sistem dan Teknik Industri) Vol. 20 No. 1 (2026): Jurnal PASTI
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/pasti.2026.v20i1.008

Abstract

PT Asuransi Kredit Indonesia (Askrindo) Cabang Jambi merupakan perusahaan yang bergerak di bidang asuransi kredit. Selama periode Januari hingga Desember 2021, perusahaan mengalami fluktuasi jumlah pelanggan yang berdampak pada ketidakstabilan kinerja, pencapaian Key Performance Indicator (KPI), dan pendapatan perusahaan. Kondisi tersebut mendorong perusahaan untuk menyusun strategi pemasaran yang lebih efektif guna meningkatkan penjualan produk asuransi dan mempertahankan daya saing. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi faktor internal berupa kekuatan dan kelemahan, serta faktor eksternal berupa peluang dan ancaman yang memengaruhi perusahaan, sehingga dapat dirumuskan strategi pemasaran yang sesuai. Metode yang digunakan adalah analisis Strengths, Weaknesses, Opportunities, and Threats (SWOT) untuk menyusun alternatif strategi berdasarkan kondisi internal dan eksternal perusahaan, serta Analytical Hierarchy Process (AHP) untuk menentukan strategi yang menjadi prioritas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perusahaan berada pada Kuadran V dengan total skor IFAS sebesar 2,785 dan EFAS sebesar 2,663, yang mengindikasikan strategi menjaga pangsa pasar disertai pengembangan produk. Berdasarkan hasil AHP, strategi prioritas yang direkomendasikan adalah peningkatan kualitas pelayanan dengan bobot 0,411, karena dinilai paling efektif dalam meningkatkan kepuasan pelanggan dan daya saing perusahaan.
Pengendalian Persediaan Bahan Kimia Dichloromethane dengan Metode Economic Order Quantity Probabilistik pada Perusahaan Jasa Laboratorium Pujiana Rahayu; Didi Junaedi; Iwan Roswandi
Jurnal PASTI (Penelitian dan Aplikasi Sistem dan Teknik Industri) Vol. 20 No. 1 (2026): Jurnal PASTI
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/pasti.2026.v20i1.006

Abstract

Pengujian Kadar Residu Pestisida dalam Air Sungai dengan metode Gas Chromatography ini memiliki prinsip kerja ekstraksi dengan menggunakan bahan kimia Dichloromethane pada pH tertentu. Penggunaan bahan kimia Dichloromethane ini berbanding lurus dengan permintaan pengujian sampel air sungai, sehingga bahan kimia ini harus diperhatikan ketersediaannya. Perusahaan Jasa Laboratorium terkadang mengalami kendala dalam mengendalikan persediaan bahan kimia Dichloromethane. Hal ini dikarenakan perusahaan dalam melakukan pemesanan tidak konstan dan perusahaan tidak memiliki acuan yang pasti dalam melakukan pemesanan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan ukuran pemesanan yang optimal, titik pemesanan kembali, jumlah safety stock, dan biaya total persediaan dari Dichloromethane sebagai upaya mengoptimalkan efisiensi biaya total persediaan perusahaan.  Metode Persediaan yang digunakan yaitu metode Economic Order Quantity Probabilistik menghasilkan nilai Q optimal sebanyak 23 botol. Dimana Safety Stock didapatkan sebesar 3 botol dan Reorder Point ada pada 7 botol. Kemudian dihitung Biaya Total Persediaan EOQ Probabilistik didapatkan sebesar Rp.2.274.491,- dengan adanya penghematan sebesar Rp.972.043,- atau dalam persen yaitu sekitar 29,94%.
Pengembangan Supplier Relationship Management untuk Mengurangi Tingkat Penolakan Produk di Perusahaan Kosmetik Hafid Maulana; Wahyudi Sutopo; Renny Rochani
Jurnal PASTI (Penelitian dan Aplikasi Sistem dan Teknik Industri) Vol. 20 No. 1 (2026): Jurnal PASTI
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/pasti.2026.v20i1.009

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan Supplier Relationship Management (SRM) guna mengurangi tingkat penolakan produk di perusahaan kosmetik terkemuka di Indonesia. Dengan pertumbuhan industri kosmetik yang pesat, perusahaan tersebut menghadapi tantangan untuk mempertahankan kualitas tinggi sambil meningkatkan efisiensi rantai pasok. Didapatkan bahwa tingkat penolakan yang cukup tinggi yaitu sebesar 9,52% menjadi sebuah hambatan pada produksi kosmetik. Selain itu, untuk delivery rate yang menunjukkan angka 91,50% juga menandakan bahwa pihak supplier belum mampu untuk memenuhi kebutuhan perusahaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode Fault Tree Analysis (FTA) dan Failure Mode Effect Analysis (FMEA) untuk mengidentifikasi dan menganalisis penyebab utama penolakan produk. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan SRM secara signifikan dapat mengurangi tingkat penolakan melalui peningkatan kualitas pemasok, komunikasi yang lebih baik, dan kerjasama yang lebih erat antara perusahaan dan pemasok. Implementasi strategi SRM yang efektif diharapkan dapat meningkatkan daya saing perusahaan di pasar kosmetik nasional dan internasional.
Analisis Pengendalian Persediaan pada Project Material Separator 1.6 Produk Battery GT6A menggunakan Metode Economic Order Quantity Fitri Diana Antari; Umi Nuraini Nuraini
Jurnal PASTI (Penelitian dan Aplikasi Sistem dan Teknik Industri) Vol. 20 No. 1 (2026): Jurnal PASTI
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/pasti.2026.v20i1.007

Abstract

Proses produksi merupakan kegiatan yang paling krusial bagi suatu perusahaan. Proses produksi yang tepat waktu dan berkesinambungan akan mampu untuk meningkatkan kredibilitas dan daya saing perusahaan. Persediaan merupakan suatu faktor yang cukup krusial sebagai salah satu penentu dari lancarnya proses produksi. Persediaan bahan baku tidak boleh kurang apalagi sampai kehabisan, karena hal tersebut dapat membuat proses produksi terhenti. Jika material atau bahan baku dalam proses produksi senantiasa tersedia, perusahaan dapat melakukan kegiatan produksi tanpa adanya hambatan. Meskipun demikian, persediaan yang berlebih juga dapat menyebabkan perusahaan mengalami kerugian karena biaya perawatan dan inventory yang harus dikeluarkan akan membengkak. Maka atas dasar hal tersebut, penelitian ini bertujuan untuk melakukan pengendalian pengendalian persediaan pada perusahaan melalui penerapan Metode Economic Order Quantity (EOQ). EOQ ialah metode yang sering diaplikasikan dalam manajemen persediaan dengan cara menghitung jumlah persediaan yang ideal dalam memenuhi kebutuhan produksi. Hasil yang didapatkan pada penelitian ini menunjukan bahwa dengan menggunakan EOQ, perusahaan harus mengerahkan total biaya sebesar Rp. 1.739.907 untuk memenuhi kebutuhan persediaan. Hal ini tentu cukup berbeda secara signifikan apabila dibandingkan dengan total biaya awal sebelum menerapkan metode EOQ, yaitu sebesar Rp. 2.937.939. Dengan demikian, metode Economic Order Quantity (EOQ) mampu mendorong perusahaan melakukan pengendalian persediaan secara lebih optimal.
Tingkat Risiko dan Keluhan Musculoskeletal Disorders (MSDs) pada Pengguna Jasa Perahu Wisata Tradisional Maharsa Pradityatama; I Made Suartika; Hilda Fatihah
Jurnal PASTI (Penelitian dan Aplikasi Sistem dan Teknik Industri) Vol. 20 No. 1 (2026): Jurnal PASTI
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/pasti.2026.v20i1.003

Abstract

Tourism represents a key sector contributing to economic growth, employment generation, and poverty reduction. In marine tourism, traditional tourist boats function as primary transportation; however, their seating design is often not ergonomically optimized, potentially leading to musculoskeletal discomfort among users. This study aims to evaluate the prevalence and distribution of musculoskeletal complaints associated with seating on traditional tourist boats using the Nordic Body Map (NBM) instrument. Data were collected from 30 Indonesian respondents aged 17–45 years. The findings reveal that the highest prevalence of discomfort occurred in the buttocks (90%) and lower back (83%), whereas the lowest prevalence was observed in the right ankle (29%) and right calf (30%). The mean discomfort score was 60, which falls within the moderate risk category (range 50–70), indicating the necessity for ergonomic intervention. These findings highlight the importance of redesigning seating facilities on traditional tourist boats to improve user comfort and mitigate the risk of musculoskeletal disorders.
Enhancing Motorcycle Riding Safety through Smart Helmet Design Using the Quality Function Deployment (QFD) Approach Febrian Krisnawati; Lutfi Hidayat
Jurnal PASTI (Penelitian dan Aplikasi Sistem dan Teknik Industri) Vol. 20 No. 1 (2026): Jurnal PASTI
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/pasti.2026.v20i1.001

Abstract

Motorcycles dominate daily transportation in Indonesia, which contributes to a substantial number of traffic accidents involving motorcyclists. Despite regulations requiring helmet use, head injuries continue to occur frequently, largely due to improper fastening of helmet chin straps. This research focuses on the development of a smart helmet that emphasizes safety quality through the implementation of an automatic chin strap locking mechanism using a quality management perspective. The Quality Function Deployment (QFD) method is employed to systematically convert user expectations into relevant technical design specifications. Primary data were obtained through questionnaires to identify the voice of customer concerning safety, comfort, usability, design preferences, and price considerations. Data quality was ensured through validity and reliability testing prior to analysis. The findings reveal that safety-oriented features, especially the automatic chin strap locking system and warning alarm, represent the most critical factors in enhancing riding safety quality. The proposed smart helmet design successfully combines key safety features with user comfort and ease of use. This study confirms that QFD is a suitable approach for developing user-centered, safety-focused products and offers practical insights for smart helmet design within the industrial engineering field.
Analisis Perbandingan Metode North West Corner (NWC), Vogel, Least Cost, dan Particle Swarm Optimization (PSO) pada Optimasi Distribusi Beras antar Provinsi di Indonesia Mega Purnamasari; Harisma Sujani; Arvita Emarilis Intani; Muhammad Ibrahim Ats-Tsuri; Hasyrani Windyatri
Jurnal PASTI (Penelitian dan Aplikasi Sistem dan Teknik Industri) Vol. 20 No. 1 (2026): Jurnal PASTI
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/pasti.2026.v20i1.002

Abstract

Indonesia pada tahun 2025 dihadapkan pada permasalahan distribusi beras yang lambat, yang berdampak pada kelangkaan beras premium serta menyebabkan kenaikan harga yang signifikan. Harga beras premium meningkat dari Rp68.000 per 5 kg menjadi Rp90.000–Rp130.000 per 5 kg. Meskipun stok beras di gudang BULOG melimpah, distribusi yang tidak optimal berpotensi menghambat ketahanan pangan, meningkatkan risiko kerusakan beras, serta menimbulkan kerugian negara. Berdasarkan permasalahan tersebut, penelitian ini bertujuan untuk menentukan alokasi distribusi beras optimal dari supply area ke demand area berdasarkan jarak terpendek guna meminimalkan total jarak pengiriman. Metode yang digunakan meliputi North West Corner (NWC), Vogel Approximation Method (VAM), Least Cost, dan Particle Swarm Optimization (PSO). Penelitian ini memiliki kontribusi akademik dengan menghubungkan pendekatan optimasi transportasi dengan kebijakan distribusi pangan nasional. Selain itu, kebaharuan penelitian ini terletak pada cakupan wilayah Indonesia secara nasional serta perbandingan empat metode optimasi dalam satu kerangka analisis. Hasil penelitian menunjukan bahwa metode Vogel merupakan solusi optimal dengan total jarak pengiriman 2,982,335.63 km.
Modifikasi Rancangan Runner pada Mold Produk White Key untuk Mengurangi Penggunaan Material Plastik AS (Acrylonitrille-styrene resin) di PT. Wijara Plastic Indonesia Romadi Romadi; Setiawan Setiawan; Hasyrani Windyatri
Jurnal PASTI (Penelitian dan Aplikasi Sistem dan Teknik Industri) Vol. 20 No. 1 (2026): Jurnal PASTI
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/pasti.2026.v20i1.005

Abstract

Produk White Key merupakan salah satu jenis multiple cavity mold yang diproduksi oleh PT. XYZ Plastics Indonesia menggunakan bahan baku plastik yang diwajibkan menggunakan 100% virgin material yaitu plastik AS (acrylonitrile-styrene resin), dimana material tersebut tercatat di Departemen Purchasing PT. XYZ Plastics Indonesia sebagai material dengan harga yang mahal yaitu Rp132.210,00. Selain berjenis multiple cavity mold, mold White Key menggunakan cold runner system. Maka dipastikan mold White Key memiliki runner yang panjang, dimana runner adalah bagian dari produk yang tidak terpakai. Kewajiban menggunakan 100% virgin material mengakibatkan runner tidak dapat dimanfaatkan kembali. Maka bagian runner produk White Key dikategorikan sebagai waste. Penelitian yang dilakukan menghasilkan desain mold White Key dengan mengubah sistem cold runner menjadi hot runner. Teknologi Hot Sprue Bush yang diterapkan dapat menghemat penggunaan bahan baku plastik AS (acrylonitrile-styrene resin) mencapai 780 kg dalam setahun yang menghemat biaya sebesar Rp103.123,800. Kata kunci: White Key; 100% virgin; mold; modifikasi; Cold Runner; Hot Runner; Hot Sprue Bush.