cover
Contact Name
Santosa Kusumah
Contact Email
santosa.kusumah@unpad.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
santosa.kusumah@unpad.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Dharmakarya : Jurnal Aplikasi Ipteks Untuk Masyarakat
ISSN : 23028955     EISSN : 26142392     DOI : -
Jurnal Dharmakarya terbit 4 (empat) kali dalam satu tahun (Maret, Juni, September dan Desember)
Arjuna Subject : -
Articles 798 Documents
KOMORBIDITAS PADA PENYANDANG CEREBRAL PALSY (CP) DI SEKOLAH LUAR BIASA (SLB) Hazna Nadya Nurfadilla; Uni Gamayani; Gita Tiara Dewi Nasution
Dharmakarya Vol 7, No 2 (2018): Juni
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (278.989 KB) | DOI: 10.24198/dharmakarya.v7i2.19403

Abstract

Cerebral palsy merupakan sekelompok gangguan neurologis yang timbul pada masa bayi atau kanak-kanak dan secara permanen mempengaruhi gerakan tubuh dan koordinasi otot. Cerebral palsy merupakan gangguan motorik pada anak yang paling sering terjadi. Sebagian besar anak cerebral palsy memiliki setidaknya satu kelainan penyerta atau komorbiditas. Berbagai komorbiditas yang sering menyertai anak cerebral palsy akan berdampak negatif terhadap kualitas hidup anak tersebut dan juga masyarakat luas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran komorbiditas pada penyandang cerebral palsy di sekolah luar biasa. Penelitian dilakukan dari bulan Agustus-September 2018 di Sekolah Luar Biasa Negeri Cileunyi, Sekolah Luar Biasa D Yayasan Pembinaan Anak Cacat Bandung, dan Sekolah Luar Biasa Pusat Pengembangan Potensi Anak Suryakanti dengan metode deskriptif potong lintang. Data yang digunakan adalah data primer berupa hasil anamnesis pada orang tua/wali dan hasil pemeriksaan fisik yang dilakukan oleh dokter spesialis saraf. Dari 43 anak, 22 anak adalah laki-laki dan 21 anak adalah perempuan. Usia paling banyak berada pada rentang usia 13-18 tahun. Tipe cerebral palsy sebagian besar adalah tipe spastik tetraplegia.Tingkat Gross Motor Function Classification System yang paling banyak ditemukan adalah tingkat IV. Sebagian besar (90,70%) anak cerebral palsy di sekolah luar biasa mengalami retardasi mental. Jumlah komorbiditas lebih dari tiga paling banyak ditemukan pada tipe spastik tetraplegia dan pada tingkat Gross Motor Function Classification System IV.
INISIASI ASI TERHADAP MOTORIK BAYI DI RW 08 DUSUN LEBAKJATI DESA CILELES KECAMATAN JATINANGOR In-In Hanidah; Indira Lanti; Wendry Setiyadi Putranto
Dharmakarya Vol 7, No 3 (2018): September
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (512.512 KB) | DOI: 10.24198/dharmakarya.v7i3.20141

Abstract

The purpose of this study was to see the initiation habits of breastfeeding and the effect of breast milk on infant. This research is a descriptive qualitative study with subjects of mothers and infant aged 0-24 months. The data collection technique used is observation by observing infant reflexes, and using interview techniques to gather information through asking face-to-face. The analysis technique used is to describe the data obtained in the field. Based on the results of the analysis, it was concluded that infant who get breast milk from their mothers in full from the age of 0-24 months produce good infant reflexes and can carry out activities that are balanced with the development of their age.
PENINGKATAN KEMAMPUAN LITERASI INFORMASI BAGI PENGELOLA PERPUSTAKAAN/PUSTAKAWAN DI KABUPATEN BANDUNG BARAT Andri Yanto; Samson CMS
Dharmakarya Vol 6, No 2 (2017): Juni
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (173.32 KB) | DOI: 10.24198/dharmakarya.v6i2.14823

Abstract

Tujuan dari kegiatan ini adalah guna meningkatkan Kemampuan Literasi Informasi Bagi Pengelola Perpustakaan/Pustakawan Di Kabupaten Bandung Barat. Sebagai kabupaten yang merupakan hasil pemekaran kabupaten, perlu upaya membantu peningkatan IPM Kabupaten Bandung Barat, maka diperlukan peningkatan kemampuan literasi informasi para pengelola perpustakaan/pustakawan yang ada di wilayah Bandung Barat mulai dari para Pengelola Perpustakaan Sekolah/Pesantren/Masjid, Perpustakaan Desa dan Taman Bacaan Masyarakat (TBM) sebagai kelompok sasaran. Adanya peningkatan kapasitas para pengelola lembaga informasi tersebut diharapkan dapat memberikan kontribusi besar dalam peningkatan SDM serta memberikan kemampuan belajar sepanjang hayat kepada para pengguna (pemustaka) perpustakaan yang mereka layani. Untuk itu dibutuhkan peningkatan kemampuan literasi informasi Bagi Pengelola Perpustakaan/Pustakawan Di Kabupaten Bandung Barat. Adapun tujuan dari PPM ini adalah memberikan bekal pengetahuan dan keahlian terkait literasi informasi. Kegiatan ini dilaksanakan atas kerjasama dengan Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah Kabupaten Bandung Barat. Hasil dari PPM ini adalah adanya peningkatan kemampuan literasi para pengelola perpustakaan/pustakawan pada TBM, Perpustakaan Sekolah dan Perpustkaan Desa yang ada di wilayah Kabupaten Bandung Barat serta adanya penambahan keahlian para pengelola perpustakaan/pustakawan TBM, Perpustakaan Sekolah dan Perpustkaan Desa dalam membuat program perpustakaan dan adanya sinkronisasi dengan program-program lembaga di mana perpustakaan itu bernaung.
SOSIALISASI SOP (STANDAR OPERATING PROCEDURE) PADA PENGOBATAN TRADISIONAL PATAH TULANG DI CITAPEN Diah Fatma Sjoraida; Rully Khairul Anwar; Edwin Rizal
Dharmakarya Vol 7, No 4 (2018): Desember
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (228.591 KB) | DOI: 10.24198/dharmakarya.v7i4.19431

Abstract

Salah satu jenis pengobatan tradisional yang diminati oleh masyarakat saat ini adalah pengobatan tradisional patah tulang. Hasil studi pendahuluan di Bandung Barat, terdapat setidaknya enam pengobatan tradisional yang merupakan pengobatan ahli tulang. Namun, penyedia layanan di enam pengobatan ahli tulang tersebut mengaku belum pernah mendapatkan sosialisasi khusus untuk memberikan teknis pengobatan tulang secara “benar” dan “sama”. Maka dibutuhkan kegiatan sosialisasi Standar Operating Procedure (SOP) yang bertujuan untuk menambah wawasan dan memberikan pengetahuan terbaru tentang pemanfaatan informasi terutama bagi masyarakat yang lebih mempercayai pengobatan secara tradisional daripada pengobatan medis. Metode pelaksanaan dilakukan dengan beberapa tahap, yakni persiapan, pelaksanaan sosialisasi yang terdiri dari penyajian materi, penugasan, refleksi dan evaluasi. Jumlah peserta sudah hampir memenuhi target, dengan animo peserta cukup tinggi menghasilkan diskusi mengalir dan simulasi dilaksanakan dengan sangat antusias. Peserta terdiri dari terapis pengobatan patah tulang dan masyarakat Citapen. Dari hasil refleksi kegiatan, diperoleh kesimpulan bahwa peserta menganggap kegiatan ini sangat positif. Diharapkan dengan adanya kegiatan sosialisasi tersebut dapat berkontribusi terhadap pengambilan keputusan masyarakat mengenai patah tulang dan metode pengobatannya.
PENINGKATAN GIZI PROTEIN HEWANI MELALUI KETERAMPILAN PEMBUATAN BASO IKAN DI RW 07 DESA CINTAMULYA, JATINANGOR Heti Herawati
Dharmakarya Vol 7, No 4 (2018): Desember
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (204.583 KB) | DOI: 10.24198/dharmakarya.v7i4.14695

Abstract

Desa Cintamulya merupakan salah satu desa yang berdiri tepat berada pada kawasan industri. Kawasan industri setidaknya dapat mempengaruhi kehidupan masyarakat pada umumnya baik masyarakat pedesaan maupun perkotaan, hal ini terlihat dari banyaknya pengaruh yang kuat dari ranah kawasan industri terhadap peningkatan kesejahteraan sosial masyarakat, pola hidup, kebiasaan, kebudayaan yang dapat mempengaruhi berbagai aspek nilai - nilai sosial yang kuat pada masyarakat. Namun pada saat ini banyak juga penduduk di Desa Cintamulya yang tidak memiliki pekerjaan dan penghasilan yang mencukupi untuk memenuhi kebutuhan gizi yang sesuai terutama untuk anak-anak dikarenakan biasanya pabrik-pabrik industri hanya menerima pegawai diusia produktif, sementara banyak warga di Desa Cintamulya yang berusia lebih dari 40 tahun. Dengan memperhatikan kondisi tersebut, maka perlu adanya penyuluhan dan praktek langsung pembuatan baso ikan sebagai salah satu bentuk usaha untuk meningkatkan gizi protein hewani masyarakat terutama anak-anak. Tujuan dari kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan gizi masyarakat juga memberikan peluang usaha bagi masyarakat Desa Cintamulya agar mendapatkan tambahan penghasilan. Metode yang digunakan adalah dengan pemberian materi, kemudian diskusi, dan praktik. Kegiatan pelatihan dipandu oleh narasumber sebagai fasilitator pelatihan dengan praktik secara langsung. Target peserta pelatihan seperti direncanakan sebelumnya adalah 25 ibu-ibu kader PKK dan ibu rumah tangga, dalam pelaksanaannya, kegiatan ini diikuti oleh 44 orang peserta. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa target peserta tercapai lebih dari 100%. Angka tersebut menunjukkan bahwa kegiatan PPMP OKK dilihat dari jumlah peserta yang mengikuti dapat dikatakan berhasil/ sukses.
PEMBERDAYAAN SOCIAL SUPPORT GROUP DALAM ADAPTASI NORMALISASI PADA ORANGTUA DENGAN ANAK KANKER DI KOTA BANDUNG BANDUNG Ikeu Nurhidayah
Dharmakarya Vol 7, No 2 (2018): Juni
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (257.761 KB) | DOI: 10.24198/dharmakarya.v7i2.19495

Abstract

Kanker merupakan salah satu masalah kesehatan kronis pada anak yang semakin meningkat, termasuk di Jawa Barat. Kota Bandung merupaka kota tempat dimana terdapat rumah sakit rujukan pelayanan kanker anak di Jawa Barat, sehingga jumlah orangtua dengan anak kanker yang bermukim di Kota Bandung semakin meningkat terutama di area sekitar fasilitas rujukan. bupaten Bandung. Kanker anak memerlukan proses pengobatan yang panjang, yang akan berdampak bukan hanya pada anak, namun juga pada orangtua dan keluarga. Keluarga dengan anggota keluarga yang mengalami sakit kanker akan mengalami berbagai perubahan yang dipandang sebagai situasi krisis yang dapat mengganggu keseimbangan kehidupan keluarga. Fokus grup diskusi dengan orangtua  anak dengan kanker menunjukkan bahwa stres yang sangat luar biasa dirasakan semua orangtua pada saat mendapati kabar bahwa anaknya mengalami penyakit yang membutuhkan pengobatan sepanjang waktu, dan mengganggu keseimbangan keluarga, baik dari segi fisik, psikologis, sosial, spiritual, dan ekonomi. Orangtua harus dapat melakukan berbagai penyesuaian serta membantu anak untuk beradaptasi dengan penyakitnya. Normalisasi merupakan suatu proses dimana keluarga mencoba untuk menormalkan kehidupan sehari-hari walaupun memiliki anak dengan penyakit kronis, melalui proses adaptasi. Proses normalisasi keluarga dipengaruhi oleh berbagai faktor, salah satunya adalah dukungan melalui social support group yang bisa didapatkan oleh keluarga dari peer group, tenaga profesional dan kader kesehatan. Kegiatan ini berupa pemberdayaan social support group dalam adaptasi dan normalisasi keluarga dengan kanker di rumah singgah Yayasan Kasih Anak Kanker Indonesia cabang Bandung. Khalayak sasaran pada kegiatan ini adalah peer group (sesama orangta dengan anak penyandang kanker), volunteer yayasa dan kader kesehatan sejumlah 38 orang. Luaran kegiatan ini adalah peningkatan kemampuan kognitif dan psikomotor orangtua, kader kesehatan dan volunteer dalam memberikan dukungan keluarga dengan kanker untuk melakukan adaptasi dan proses normalisasi. Metode kegiatan ini dilakukan dengan ceramah, simulasi, small group discussion dan praktikum. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa rata-rata skor pengetahuan partisipan sebelum dilakukan kegiatan pemberdayaan adalah 65,20 (SD: 0,2), dan rata-rata skor pengetahuan setelah dilakukan kegiatan adalah 87,4 (SD: 0,2), dengan rata-rata peningkatan skor 22,2 (SD: 0,12), dan kemampuan psikomotor peserta 100% dalam kategori baik. Hasil kegiatan ini merekomendasikan yayasan YKAKI untuk membentuk social support group untuk mendukung orantua dan keluarga dengan anak kanker. 
PENGEMBANGAN KERAJINAN TANGAN BERBASIS KEARIFAN BUDAYA DI PAKENJENG KABUPATEN GARUT Dade Mahzuni; Mumuh Muhsin Zakaria; Ayu Septiani
Dharmakarya Vol 6, No 2 (2017): Juni
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (638.61 KB) | DOI: 10.24198/dharmakarya.v6i2.14867

Abstract

Kecamatan Pakenjeng termasuk wilayah di Jawa Barat yang tanahnya subur dengan berbagai macam tanaman yang hidup dengan baik, termasuk tanaman bambu. Namun demikian, tanaman bambu belum banyak dimanfaatkan optimal oleh warganya, kalau adapun terbatas hanya digunakan untuk bahan pembuatan pagar dan bilik saja. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pelatihan kepada warga masyarakat mengenai pembuatan beberapa jenis barang kerajinan tangan dari bambu yang memiliki nilai jual, sehingga nantinya memberikan pendapatan kepada mereka. Untuk tujuan tersebut, akan dipilih dua puluh orang sebagai perwakilan masyarakat Pakenjeng yang   dilatih dan diberi keterampilan membuat barang kerajinan bambu sampai dengan pemasarannya.Dari hasil pelatihan dan pendampingan, peserta pelatihan ternyata memperlihatkan kesungguhan dan keinginan untuk berkembang. Barang-barang kerajinan tangan hasil pelatihan dan pendampingan dinilai oleh pelatih sudah baik, sehingga apabila dikembangkan dan dilatih terus menerus, maka produksi mereka ini dapat dijual sehingga dapat menambah penghasilan mereka. Diharapkan dari mereka yang dilatih akan meneruskan pengetahuan dan keterampilannya kepada warga masyarakat lainnya.
PARTISIPASI GENERASI MUDA DALAM MEMBENTUK MASYARAKAT PEMILIH YANG CERDAS DAN DEWASA BERPOLITIK DI KECAMATAN JATINANGOR Ari Ganjar Herdiansah
Dharmakarya Vol 7, No 4 (2018): Desember
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (218.345 KB) | DOI: 10.24198/dharmakarya.v7i4.19938

Abstract

Pada 2019, Indonesia menggelar pemilihan umum yang kelima di era reformasi. Meskipun demokratisasi telah berlangsung selama dua puluh tahun, harapan masyarakat akan peningkatan kinerja pemerintah dan kesejahteraan dianggap belum optimal. Salah satu penyebabnya adalah rendahnya kualitas pemilih, di mana sebagian masyarakat pemilih masih mengedepankan faktor-faktor yang mendegradasi hasil pemilihan umum, seperti terlibat dalam jual-beli suara, mobilisasi isu-isu suku, agama, ras, dan antargolongan, dan menyebarkan berita bohong. Atas permasalahan tersebut, tim peneliti mengadakan kegiatan sosialisasi yang bertujuan untuk mendorong kelompok-kelompok pemuda di Kecamatan Jatinangor yang direpresentasikan oleh beberapa organisasi ekstra kampus untuk berpartisipasi dalam membentuk masyarakat pemilih yang cerdas dan dewasa berpolitik. Penekanan dalam kegiatan ini adalah elaborasi wacana melalui diskusi yang konstruktif yang berporos pada penguatan komitmen kelompok-kelompok pemuda terhadap demokrasi. Hasil dari kegiatan ini terwujud pada tercapainya kesepakatan di antara organisasi-organisasi ekstra kampus di Kecamatan Jatinangor untuk turut mencerdaskan masyarakat pemilih di sekitarnya demi meningkatkan kualitas pemilihan umum khususnya pada perhelatan pemilihan umum 2019.
SKRENING KEHAMILAN SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN KESEHATAN IBU HAMIL DI DESA CIPACING KECAMATAN JATINANGOR KABUPATEN SUMEDANG Sri Astuti
Dharmakarya Vol 7, No 4 (2018): Desember
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (443.019 KB) | DOI: 10.24198/dharmakarya.v7i4.18507

Abstract

Penyebab kematian ibu terkait dengan kondisi kesehatan  ibu saat kehamilan, proses persalinan hingga pasca persalinan. Sementara penyebab tidak langsung terkait dengan faktor kondisi sosial, ekonomi, demografi dan perilaku budaya masyarakat yang dirangkum menjadi 4 terlalu dan 3 terlambat. Kematian ibu juga disebabkan faktor dasar antara lain keterbatasan pengetahuan dan taraf pendidikan.   Untuk mengatasi kematian ibu dan kematian bayi  diperlukan upaya inovatif dan kualitas pelayanan yang diberikan oleh tenaga kesehatan dan peningkatan pengetahuan ibu hamil mengenai asuhan dalam kehamilan. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan solusi bagi masyarakat dalam meningkatkan kesehatan ibu hamil melalui skrining kehamilan meliputi pemeriksaan kehamilan, pemeriksaan kadar Hb dan urine serta pendidikan kesehatan  tentang anemia dan Kekurangan Energi Kalori (KEK), Infeksi Saluran Kemih (ISK), dan tanda bahaya dalam kehamilan. Metode penelitian adalah quasi eksperimental pre test dan post test one group design. Sasaran adalah ibu hamil sejumlah 34 orang, tempat kegiatan di desa Cipacing Kec. Jatinangor Kabupaten Sumedang pada tanggal Februari sd April 2018. Hasil kegiatan didapatkan ibu hamil sebagian besar tidak anemia, terdapat ibu hamil (KEK) 2 orang dan Hipertensi 1 orang, dari pemeriksaan protein urine 41% positif, glukosa urine 100% negatif. Terdapat peningkatan pengetahuan ibu hamil setelah dilakukan  penyuluhan anemia, tanda bahaya dalam kehamilan, ibu hamil mempunyai pengetahuan yang kurang tentang ISK (50 %). Kesimpulan bahwa penapisan ibu hamil dapat mendeteksi secara dini dan memberikan penanganan awal untuk mencegah komplikasi lebih lanjut. Promosi kesehatan meningkatkan pengetahuan ibu hamil dan dapat menurunkan kejadian anemia, pengetahuan yang baik tentang bahaya kehamilan menyebabkan ibu patuh dalam melakukan pemeriksaan kehamilan.  
GAMBARAN PENGETAHUAN DAN PERILAKU MASYARAKAT DALAM PROSES PEMILAHAN SAMPAH RUMAH TANGGA DI RW 06 DESA HEGARMANAH Hasniatisari Harun
Dharmakarya Vol 6, No 2 (2017): Juni
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (198.421 KB) | DOI: 10.24198/dharmakarya.v6i2.14789

Abstract

Desa Hegarmanah Kecamatan Jatinangor Kabupaten Sumedang merupakan salah satu desa yang berada dekat dengan Kampus Universitas Padjadjaran. sehingga desa ini menjadi fokus utama untuk melakukan pengabdian pada masyarakat prioritas melalui kegiatan Olahraga, kesenian dan kreativitas. Masalah yang muncul di RW 06 Desa Hegarmanah adalah kurangnya kesadaran masyarakat untuk tidak membuang sampah secara sembarangan. Sampah yang dihasilkan dari domestik (rumah tangga) akan membawa dampak yang buruk pada kondisi kesehatan manusia. Metode penelitian adalah penelitian kuantitatif. Desain penelitian yang digunakan yaitu deskriptif dengan sampel penelitian seluruh masyarakat rw 06 desa hegarmanah kecamatan jatinangor kabupaten sumedang. Teknik pengambilan sampel dengan menggunakan total sampling, yaitu sebanyak 52 responden yang hadir dalam kegiatan penyuluhan pemilahan sampah organic dan anorganik.. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner untuk mengukur pengetahuan dan perilaku dengan menggunakan analisis data distribusi frekuensi. Hasil penelitian menunjukan sebagian besar 58% responden mempunyai pengetahuan yang baik, sedangkan data perilaku masyarakat dalam proses pemilahan sampah sebagian besar 71 % tidak mendukung dalam proses pemilahan sampah. Hal ini dapat disimpulkan bahwa perilaku masyarakat dalam melakukan pemilahan sampah organic dan anorganis kurang baik.

Filter by Year

2012 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 14, No 1 (2025): Dharmakarya Maret 2025 Vol 13, No 4 (2024): Desember : 2024 Vol 13, No 3 (2024): September : 2024 Vol 13, No 2 (2024): Juni : 2024 Vol 13, No 1 (2024): Maret, 2024 Vol 12, No 4 (2023): Desember, 2023 Vol 12, No 3 (2023): September, 2023 Vol 12, No 2 (2023): Juni, 2023 Vol 12, No 1 (2023): Maret, 2023 Vol 11, No 4 (2022): Desember, 2022 Vol 11, No 3 (2022): September, 2022 Vol 11, No 2 (2022): Juni. 2022 Vol 11, No 1 (2022): Maret, 2022 Vol 10, No 4 (2021): Desember, 2021 Vol 10, No 3 (2021): September, 2021 Vol 10, No 2 (2021): Juni, 2021 Vol 10, No 1 (2021): Maret, 2021 Vol 9, No 4 (2020): Desember, 2020 Vol 9, No 3 (2020): September, 2020 Vol 9, No 2 (2020): Juni, 2020 Vol 9, No 1 (2020): Maret, 2020 Vol 8, No 4 (2019): Desember 2019 Vol 8, No 3 (2019): September 2019 Vol 8, No 2 (2019): Juni 2019 Vol 8, No 1 (2019): Maret 2019 Vol 7, No 4 (2018): Desember Vol 7, No 3 (2018): September Vol 7, No 2 (2018): Juni Vol 7, No 1 (2018): Maret Vol 7, No 1 (2018): Maret Vol 6, No 4 (2017): Desember Vol 6, No 4 (2017): Desember Vol 6, No 3 (2017): September Vol 6, No 3 (2017): September Vol 6, No 2 (2017): Juni Vol 6, No 2 (2017): Juni Vol 6, No 1 (2017): Maret Vol 6, No 1 (2017): Maret Vol 5, No 1 (2016): Dharmakarya Vol 5, No 1 (2016): Dharmakarya Vol 4, No 2 (2015): DHARMAKARYA Vol 4, No 2 (2015): Dharmakarya Vol 4, No 1 (2015): DHARMAKARYA Vol 4, No 1 (2015): Dharmakarya Vol 3, No 2 (2014): Dharmakarya Vol 3, No 2 (2014): Dharmakarya Vol 3, No 1 (2014): Dharmakarya Vol 3, No 1 (2014): Dharmakarya Vol 2, No 2 (2013): Dharmakarya Vol 2, No 2 (2013): Dharmakarya Vol 2, No 1 (2013): Dharmakarya Vol 2, No 1 (2013): Dharmakarya Vol 1, No 2 (2012): Dharmakarya Vol 1, No 2 (2012): Dharmakarya Vol 1, No 1 (2012): Dharmakarya Vol 1, No 1 (2012): Dharmakarya More Issue