cover
Contact Name
Santosa Kusumah
Contact Email
santosa.kusumah@unpad.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
santosa.kusumah@unpad.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Dharmakarya : Jurnal Aplikasi Ipteks Untuk Masyarakat
ISSN : 23028955     EISSN : 26142392     DOI : -
Jurnal Dharmakarya terbit 4 (empat) kali dalam satu tahun (Maret, Juni, September dan Desember)
Arjuna Subject : -
Articles 798 Documents
PENINGKATAN PENGETAHUAN KANKER PAYUDARA PADA MASYARAKAT DESA RANCAMANYAR KABUPATEN BANDUNG Hesti Lina Wiraswati; Savira Ekawardhani; Sarasati Windria; Lia Faridah; Syafrizal Saragih; Muhammad Saifuddin B. S. Arif; Meri Alex Sandra; Astri Gloria Larwuy; Dini Oktaviani; Yasfira Aradella; Salma Nur Raidah
Dharmakarya Vol 7, No 4 (2018): Desember
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/dharmakarya.v7i4.19051

Abstract

Meningkatnya kasus kanker dan kematian akibat kanker di Indonesia dari tahun ke tahun perlu mendapatkan perhatian serius. Faktor penting yang berkontribusi pada peningkatan kejadian ini adalah kurangnya sosialisasi tentang kanker, penyebab kanker dan aktivitas-aktivitas penurun resiko kanker, disamping kurang efektifnya pengobatan dan upaya peningkatan kualitas hidup penderita. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan wawasan masyarakat tentang penyakit kanker, termasuk penyebab kanker dan faktor-faktor penurun resiko kanker sehingga diharapkan akan meningkatkan kesadaran dan kewaspadaan masyarakat agar terhindar dari penyakit ini. Kegiatan yang dilakukan dalam penelitian ini adalah berupa penyuluhan yang berbasis metode pendidikan masyarakat dengan berbagai macam aktivitas diantaranya ceramah, diskusi, nonton video, dan tanya jawab berhadiah. Pre-test dan post-test digunakan sebagai alat ukur untuk melihat ketercapaian tujuan. Hasilnya pertama, terjadi peningkatan pemahaman peserta rata-rata 23%, dengan rentang pemahaman 34%-89%. Kedua, selama diskusi peserta menyatakan sikapnya untuk bergaya hidup sehat agar memperkecil resiko terkena kanker payudara. Hasil-hasil tersebut menunjukkan bahwa penyuluhan yang dilakukan mampu meningkatkan pemahaman masyarakat tentang kanker dan memunculkan kesadaran masyarakat untuk berpola hidup sehat sebagai bentuk upaya pencegahan kanker payudara.
Sosialisasi Nilai-nilai Kepahlawanan di Lingkungan Sekolah Dasar Negeri Rahayu 06 Kecamatan Margaasih Kabupaten Bandung Rina Adyawardhina; Widyo Nugrahanto; Agusmanon Yuniadi
Dharmakarya Vol 6, No 2 (2017): Juni
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1080.06 KB) | DOI: 10.24198/dharmakarya.v6i2.14802

Abstract

Nilai-nilai kepahlawanan menjadi penting bagi pengembangan karakter anak-anak di masa kini. Penanaman nilai-nilai kepahlawanan dalam pembentukan karakter anak masih minim dilakukan. Langkah ini berpengaruh terhadap pengetahuan dan kesan yang didapat anak-anak mengenai nilai-nilai kepahlawanan. Kegiatan Sosialisasi Nilai-nilai Kepahlawanan di Lingkungan Sekolah Dasar Negeri Rahayu 06 Kecamatan Margaasih Kabupaten Bandung ini bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai kepahlawanan kepada peserta didik sebagai upaya pembentukan karakter sehingga makna nilai-nilai tersebut dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Sosialisasi dilakukan dengan dua cara, yaitu dengan presentasi materi tentang nilai kepahlawanan dan penyelenggaraan lomba mengarang dengan mengambil tema nilai kepahlawanan dalam kehidupan sehari-hari. Dari sosialisasi yang dilakukan diperoleh gambaran bahwa pemahaman siswa kelas VI terhadap nilai kepahlawanan sudah cukup tinggi. Namun tetap harus dilakukan revitalisasi dan aktualisasi nilai-nilai kepahlawanan sehingga dapat diaplikasikan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.   
Tingkat Pengetahuan Peternak Kambing Perah Terhadap Penyakit Zoonosis Studi kasus “Kelompok Tani ternak Sympay Tampomas” Cimalaka Tyagita Hartady; Rini Widyastuti; Mohammad Ghozali
Dharmakarya Vol 7, No 3 (2018): September
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (237.182 KB) | DOI: 10.24198/dharmakarya.v7i3.18401

Abstract

Hubungan antara peternak, hewan ternak, dan lingkungan sangat signifikan sehingga diperlukan studi untuk dapat mengetahui hubungan ketiga komponen tersebut terhadap penyakit zoonosis. Kegiatan diawali dengan menilai keadaan umum lingkungan peternakan dan kondisi kambing perah melalui tanya jawab berbagai faktor risiko timbulnya penyakit zoonosis, penyuluhan kepada peternak mengenai penyakit-penyakit yang umum menyerang kambing perah dan pentingnya pengelolaan kesehatan kambing perah. Sebanyak 75% peternak telah membuat kandang kambing dengan model panggung, beralas bambu, serta memiliki kisi-kisi di dindingnya untuk memudahkan perputaran udara, 25% kandang lainnya dibuat dengan model terbuka dan kambing langsung kontak dengan lantai. Jarak antar kandang di daerah ini umumnya tidak saling berdekatan. Di sisi lain, sejumlah 16,7 % peternak merupakan kelompok peternak berumur lebih dari 47 tahun dan beresiko tinggi terhadap infeksi penyakit. Sedangkan 16,7% peternak mengerti tentang penyakit zoonosis dari kambing ke manusia didukung dengan rendahnya upaya peternak dalam melakukan tindakan pencegahan terhadap infeksi zoonosis. Sebanyak 83,3% peternak cenderung tidak melakukan pencegahan terjadinya penyakit zoonosis. Mengenai perawatan kesehatan kambing, rata-rata 48% peternak tidak melakukan tindakan-tindakan pencegahan penyakit infeksi pada kambingnya. Kondisi ini berpotensi menyebabkan  kambing terjangkit penyakit dan tidak menutup kemungkinan menular ke ternak lainnya atau ke peternak.
PEMBERDAYAAN IBU RUMAH TANGGA DALAM UPAYA PENINGKATAN EKONOMI KELUARGA DI DESA RANCAMULYA DAN TAMBAK JATI KECAMATAN PATOK BEUSI - SUBANG Sri Rijati Wardiani; Tania Intan; Mega Subekti
Dharmakarya Vol 7, No 4 (2018): Desember
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (198.717 KB) | DOI: 10.24198/dharmakarya.v7i4.11922

Abstract

Bagi perempuan yang berstatus sebagai ibu rumah tangga, pengembangan potensi diri juga seharusnya menjadi hal yang perlu dilakukan terlebih bagi mereka  yang menggantungkan pendapatan ekonomi keluarga hanya kepada suami. Seperti yang terjadi Di desa Rancamulya dan Tambak Jati, Subang, hampir sebagian besar  ibu rumah tangga  di sana bahkan belum menyadari potensi diri yang mereka miliki. Alasan itulah yang melatar-belakangi dilakukannya kegiatan penyuluhan yang bertujuan untuk memotivasi dan menggali potensi para ibu rumah tangga di desa Rancamulya, Subang ini.  Melalui penelitian ini dida-patkan bahwa keterlibatan pihak desa selaku stakeholder menjadi elemen yang tak terbantahkan untuk mencapai hasil yang diharapkan sehingga nantinya po-tensi ibu rumah tangga yang sudah tergali tersebut bisa bersinergi dengan program desa
Tingkat pengetahuan penyakit kusta dan komplikasinya pada siswa sekolah menengah atas negeri Jatinangor Hendra Gunawan; Pati Aji Achdiat; Rachel Marsella Rahardjo
Dharmakarya Vol 7, No 2 (2018): Juni
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (253.68 KB) | DOI: 10.24198/dharmakarya.v7i2.19379

Abstract

Kusta merupakan penyakit menular yang masih ditakuti oleh masyarakat. Kusta dipercaya sebagai penyakit kutukan dari Tuhan, penyakit keturunan atau karena ilmu gaib yang sulit disembuhkan, dianggap memalukan dan menimbulkan aib bagi keluarga. Perlakuan diskriminasi terhadap pasien kusta tidak terlepas dari masih rendahnya pengetahuan masyarakat tentang kusta. Tingkat pengetahuan dan sikap masyarakat diketahui berkorelasi dengan dukungan terhadap pasien kusta. Peningkatan pengetahuan dengan penyebaran informasi seperti kegiatan penyuluhan tentang kusta dan komplikasinya merupakan salah satu upaya penting yang harus dilakukan untuk mengurangi stigma dan diskriminasi masyarakat terhadap pasien kusta. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PPM) berupa penyuluhan ini dilakukan di SMA Negeri Jatinangor, Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang. Peserta penyuluhan yaitu siswa dengan total peserta 50 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner. Setiap lembar kuesioner terdiri dari 10 pertanyaan, yang meliputi etiologi, epidemiologi, penularan, tanda dan gejala, pengobatan, komplikasi, dan pencegahan kusta. Tingkat pengetahuan seluruh siswa SMA tentang kusta dan komplikasinya sebelum dilakukan penyuluhan masih rendah. Pemberian materi penyuluhan diketahui meningkatkan pengetahuan siswa. Dari hasil kuesioner setelah penyuluhan diketahui bahwa 92% peserta penyuluhan memiliki pengetahuan tentang penyakit kusta yang tinggi dan hanya 8% peserta dengan tingkat pengetahuan yang rendah. Tingkat pengetahuan masyarakat yang rendah dipengaruhi oleh tiga faktor utama yaitu tingkat pendidikan yang rendah, kurangnya upaya penyebaran informasi tentang kusta, dan kepercayaan pada masyarakat yang bersifat turun temurun. Penyuluhan dapat meningkatkan pengetahuan siswa tentang penyakit kusta dan komplikasinya. Siswa SMA diharapkan dapat menjadi ujung tombak dalam penyebaran informasi penyuluhan pada keluarga dan masyarakat, sehingga dapat mengurangi stigma dan diskriminasi masyarakat terhadap pasien kusta.
EFEKTIVITAS INTERVENSI MEDIA POSTER TERHADAP PENGETAHUAN, SIKAP, DAN PERILAKU MASYARAKAT MENGENAI TUBERKULOSIS DI KECAMATAN CIMERAK, PANGANDARAN, JAWA BARAT Heda Melinda Melinda N.
Dharmakarya Vol 7, No 4 (2018): Desember
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (135.56 KB) | DOI: 10.24198/dharmakarya.v7i4.16253

Abstract

Masalah tuberkulosis (TB) masih tetap merupakan tantangan Indonesia hingga saat ini. Badan Kesehatan Dunia melaporkan Indonesia berada di peringkat ketiga negara dengan beban TB tertinggi di dunia. Untuk mencapai target eliminasi TB pada tahun 2050 maka seluruh komponen masyarakat harus ikut berperan dalam menghadapi permasalahan global TB. Sebagai implementasinya maka Universitas Padjadjaran (Unpad) dalam mendukung kegiatan Tri Dharma perguruan tinggi melaksanakan kegiatan Supercamp. Penelitian potong lintang mengenai pengetahuan, sikap, dan perilaku dilakukan pada masyarakat di Kecamatan Cimerak sebagai  bagian dari kegiatan Supercamp 2016 untuk mengetahui karakteristik dasar masyarakat terhadap penyakit TB. Pengisian kuesioner terkait pengetahuan, sikap, dan perilaku dilakukan sebelum dan sesudah penjelasan dengan menggunakan media poster mengenai TB pada Agustus 2016. Dengan menggunakan metode stratified random sampling didapatkan 156 responden dari 11 desa. Hasil survei menunjukkan  peningkatan pengetahuan masyarakat terhadap penyakit TB yang signifikan setelah sosialisasi dalam hal tanda dan gejala penyakit (p 0,03), cara penularan (p 0,01) dan cara pencegahan penularan (p 0,001). Sikap negatif masih tampak dengan memberikan stigmatisasi terhadap penderita TB (26,7%). Mayoritas subjek akan pergi ke fasilitas kesehatan apabila terkena TB (84,1%) namun masih ada subjek yang memilih untuk mengobati sendiri (2,5%) ataupun berobat alternatif (1,3%). Pemaparan materi mengenai TB memberikan perubahan yang diharapkan dapat membantu mengurangi beban penyakit TB di dalam komunitas endemik TB dengan memodifikasi sikap, dan perilaku.
STRATEGI PENGGUNAAN PENGAWET ALAMI EKSTRAK KULIT BIJI KAKAO PADA BASO PRODUKSI UKM CIPLUK KEL . SETIAMANAH, KEC. CIMAHI TENGAH KOTA CIMAHI Indira Lanti Kayaputri
Dharmakarya Vol 6, No 2 (2017): Juni
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (354.261 KB) | DOI: 10.24198/dharmakarya.v6i2.14846

Abstract

Usaha Kecil Menengah Baso Cipluk merupakan suatu unit usaha mikro yang bergerak dalam produksi baso dan memiliki jangkauan pemasaran cukup luas bahkan keluar daerah Cimahi. UKM ini memiliki permasalahan dalam hal umur simpan baso dan juga pengiriman baso, hubungannya dengan karakteristik baso selama penyimpanan. Oleh karena itu, pada kegiatan pengabdian ini, digunakan ekstrak kulit biji kakao sebagai alternatif solusi dalam mengatasi permasalahan umur simpan baso. Metode pelaksanaan kegiatan Pengabdian Pada Masyarakat ini meliputi survey lokasi, percobaan skala laboratorium, aplikasi pada kulit biji kakao, dan evaluasi hasil aplikasi tersebut. Berdasarkan praktek di lapangan menunjukkan bahwa aplikasi ekstrak kulit biji kakao sebagai pengawet baso dirasakan belum optimal, karena terkendala karakteristik sensori yang dihasilkan dan produksi ekstrak kulit biji kakao itu sendiri. Selanjutnya akan dilaksanakan optimasi aplikasi ekstrak kulit biji kakao terutama dalam hal mereduksi aftertaste pada baso.   
Pemberdayaan Kader Kesehatan dalam Pencegahan dan Penatalaksanaan Stunting pada Anak di Wilayah Kerja Puskesmas Jatinangor Sri Hendrawati
Dharmakarya Vol 7, No 4 (2018): Desember
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (245.003 KB) | DOI: 10.24198/dharmakarya.v7i4.19527

Abstract

Stunting adalah masalah kurang gizi kronis yang disebabkan oleh asupan gizi yang kurang dalam waktu yang cukup lama akibat pemberian makanan yang tidak sesuai dengan kebutuhan gizi. Indonesia menduduki urutan ke-5 negara yang memiliki penderita stunting terbanyak di dunia, Jawa barat menduduki urutan ke-12 dalam posisi prevalensi stunting anak berusia di bawah lima tahun di Indonesia dengan prevalensi sebesar 29,2% termasuk untuk wilayah Kabupaten Sumedang. Data menunjukkan bahwa di Kabupaten Sumedang, khususnya Kecamatan Jatinangor, memiliki angka kejadian stunting cukup tinggi, dan Desa Hegarmanah merupakan salah satu desa dengan tingkat stunting yang cukup tinggi di Kecamatan Jatinangor. Melalui kegiatan Pengabdian pada Masyarakat (PPM) Prioritas di wilayah kerja Puskesmas Jatinangor, tim pelaksana PPM melakukan pemberdayaan terhadap kader kesehatan di Kawasan Desa Hegarmanah, Jatinangor mengenai pencegahan dan penatalaksanaan stunting dengan tujuan untuk membantu kader kesehatan dalam meningkatkan pengetahuan, pemahaman, dan kewaspadaan terjadinya stunting pada anak serta bagaimana cara menanggulangi dan mengatasinya. Khalayak sasaran pada kegiatan ini adalah kader kesehatan di Desa Hegarmanah sejumlah 60 orang. Metode kegiatan ini dilakukan dengan ceramah, simulasi, diskusi, dan praktikum. Pengukuran pengetahuan pada kegiatan ini diperoleh menggunakan kuesioner pretest dan posttest, sedangkan pengukuran kemampuan psikomotor berdasarkan lembar cheklist observasi. Data dianalisis dengan distribusi frekuensi, nilai mean, dan dependent t-test. Hasil kegiatan menunjukkan terdapat perbedaan rata-rata skor pengetahuan kader sebelum (54,7±15,2) dan setelah (66,2±16,3) kegiatan pemberdayaan, dengan rata-rata peningkatan skor 11,5±15,5 (p=0,000;α=0,05). Pada kemampuan psikomotor kader menunjukkan peningkatan yang signifikan setelah dilakukan kegiatan. Melalui kegiatan ini pengetahuan dan kemampuan kader kesehatan dapat meningkat dalam pencegahan dan penatalaksanaan stunting pada anak. Hasil kegiatan ini merekomendasikan perlunya rencana tindak lanjut yaitu pencegahan dan penatalaksanaan stunting pada anak oleh kader kesehatan yang sudah dilatih dan dilakukan evaluasi secara berkelanjutan bekerjasama dengan Puskesmas Jatinangor.
RANCANG BANGUN MESIN PENGGULUNG BENANG GELASAN OTOMATIS UNTUK PENGRAJIN BENANG GELASAN DI DESA KUTAMANDIRI KECAMATAN TANJUNGSARI KABUPATEN SUMEDANG Dedy Prijatna; Muhammad Saukat
Dharmakarya Vol 6, No 2 (2017): Juni
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (873.636 KB) | DOI: 10.24198/dharmakarya.v6i2.12990

Abstract

Saat ini proses penggulungan benang gelasan masih dilakukan secara manual dengan menggunakan putaran tangan, sehingga membutuhkan tenaga kerja yang banyak dan beban kerja yang cukup memberatkan. Penelitian ini bertujuan rancang bangun mesin penggulungan benang gelasan disertai dengan otomatisasi agar mendapatkan effisiensi dalam melakukan produksi benang gelasan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode rekayasa yaitu melakukan suatu kegiatan perancangan (design) yang tidak rutin, sehingga didalamnya terdapat suatu kontribusi baru, baik dalam bentuk proses maupun produk. Gulungan benang yang digunakan terdiri atas 4 (empat) ukuran berdasarkan nama gulungan. Berdasarkan hasil pengujian awal waktu yang dibutuhkan untuk menggulung benang berdasarkan nama gulungan adalah unyil 2,76 detik, snap 3,99 detik, gajah 20,56 detik dan 1000 yard 5,02 detik. Mesin penggulung benang hasil rancangan terdiri atas motor servo, besi penghubung pedal, pedal motor servo, head pengarah benang, meja kerja, poros penggulungan benang, bearing, belt dan pulley. Sistem elektronik yang digunakan pada mesin penggulung benang otomatis,dirancang berbasis mikrokontroler. Bagian utama rangkaian ini terdiri atas sensor keberadaan benang, sensor putaran motor, penampil nilai parameter penggulungan benang, pengendali kecepatan dan putaran motor, pengendali penggulungan benang.
PENYULUHAN MASTITIS SUBKLINIS PADA SAPI PERAH DI DESA MEKAR BAKTI KECAMATAN PAMULIHAN KABUPATEN SUMEDANG JAWA BARAT SARASATI WINDRIA
Dharmakarya Vol 7, No 2 (2018): Juni
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (392.197 KB) | DOI: 10.24198/dharmakarya.v7i2.19515

Abstract

Subclinical mastitis is an inflammation of the udder that often attacks livestock, especially milk-producing livestock. The impact of the loss of subclinical mastitis is quite large, including a dramatic decrease in the quantity and quality of milk, but no pathological changes in cattle have been found. Mekar Bakti Village, located in Pamulihan Subdistrict, Sumedang Regency, West Java, is one of the villages that is the center for producing milk in the Sumedang Region. The high incidence of subclinical mastitis encourages counseling regarding subclinical mastitis. Promotion activities were carried out by presenting material about subclinical mastitis with lecture techniques (power point slides), videos and discussion. In addition, efforts to increase livestock yields were carried out by giving information on the technique of making "Liquid Organic Cattle Fertilizer Intensification" (PITSA OC) and training in making pasteurized cow milk. This series of counseling activities is an effort to reduce the incidence of subclinical mastitis through increasing community knowledge.

Filter by Year

2012 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 14, No 1 (2025): Dharmakarya Maret 2025 Vol 13, No 4 (2024): Desember : 2024 Vol 13, No 3 (2024): September : 2024 Vol 13, No 2 (2024): Juni : 2024 Vol 13, No 1 (2024): Maret, 2024 Vol 12, No 4 (2023): Desember, 2023 Vol 12, No 3 (2023): September, 2023 Vol 12, No 2 (2023): Juni, 2023 Vol 12, No 1 (2023): Maret, 2023 Vol 11, No 4 (2022): Desember, 2022 Vol 11, No 3 (2022): September, 2022 Vol 11, No 2 (2022): Juni. 2022 Vol 11, No 1 (2022): Maret, 2022 Vol 10, No 4 (2021): Desember, 2021 Vol 10, No 3 (2021): September, 2021 Vol 10, No 2 (2021): Juni, 2021 Vol 10, No 1 (2021): Maret, 2021 Vol 9, No 4 (2020): Desember, 2020 Vol 9, No 3 (2020): September, 2020 Vol 9, No 2 (2020): Juni, 2020 Vol 9, No 1 (2020): Maret, 2020 Vol 8, No 4 (2019): Desember 2019 Vol 8, No 3 (2019): September 2019 Vol 8, No 2 (2019): Juni 2019 Vol 8, No 1 (2019): Maret 2019 Vol 7, No 4 (2018): Desember Vol 7, No 3 (2018): September Vol 7, No 2 (2018): Juni Vol 7, No 1 (2018): Maret Vol 7, No 1 (2018): Maret Vol 6, No 4 (2017): Desember Vol 6, No 4 (2017): Desember Vol 6, No 3 (2017): September Vol 6, No 3 (2017): September Vol 6, No 2 (2017): Juni Vol 6, No 2 (2017): Juni Vol 6, No 1 (2017): Maret Vol 6, No 1 (2017): Maret Vol 5, No 1 (2016): Dharmakarya Vol 5, No 1 (2016): Dharmakarya Vol 4, No 2 (2015): DHARMAKARYA Vol 4, No 2 (2015): Dharmakarya Vol 4, No 1 (2015): Dharmakarya Vol 4, No 1 (2015): DHARMAKARYA Vol 3, No 2 (2014): Dharmakarya Vol 3, No 2 (2014): Dharmakarya Vol 3, No 1 (2014): Dharmakarya Vol 3, No 1 (2014): Dharmakarya Vol 2, No 2 (2013): Dharmakarya Vol 2, No 2 (2013): Dharmakarya Vol 2, No 1 (2013): Dharmakarya Vol 2, No 1 (2013): Dharmakarya Vol 1, No 2 (2012): Dharmakarya Vol 1, No 2 (2012): Dharmakarya Vol 1, No 1 (2012): Dharmakarya Vol 1, No 1 (2012): Dharmakarya More Issue