cover
Contact Name
Dr. Evi Mu'afiah
Contact Email
muafiahevi@gmail.com
Phone
(0352) 481277
Journal Mail Official
-
Editorial Address
LPPM IAIN Ponorogo Jl. Pramuka No.156 Ponorogo
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Kodifikasia: Jurnal Penelitian Islam
ISSN : 19076371     EISSN : 25279254     DOI : -
Kodifikasia: Jurnal Penelitian Islam is a journal based on Islamic research published by Institute for Research and Community Services, State Islamic Institute of Ponorogo. This journal first published in 2007 to facilitate the publication of research, articles, and book review. The Journal issued biannually in June and December.
Articles 420 Documents
ISLAMIC MODERN HYPNOTHERAPY (IMH) SEBAGAI METODE ALTERNATIF DALAM MEMPERCEPAT INVESTIGASI KASUS KORUPSI DI INDONESIA Badruzaman, Dudi
Kodifikasia: Jurnal Penelitian Islam Vol 13, No 2 (2019)
Publisher : IAIN PONOROGO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/kodifikasia.v13i2.1755

Abstract

Korupsi merupakan perbuatan yang sangat merugikan bagi orang banyak, dana yang jumlahnya sangat besar hingga mencapai miliaran bahkan triliunan rupiah hilang tanpa dirasakan manfaatnya oleh rakyat. maka ditawarkanlah sebuah gagasan metode alternatif untuk mempercepat investigasi dalam membongkar dan menyelesaikan kasus korupsi di Indonesia melalui penerapan Hipnoterapi Modern.Tujuan penelitian ini Untuk mengetahui Islamic Modern Hypnotherapy (IMH) ditinjau dalam perspektif Islam. Untuk mengetahui Islamic Modern Hypnotherapy (IMH) ditinjau dalam perspektif Ilmiah. Untuk mengetahui Islamic Modern Hypnotherapy (IMH) sebagai metode alternatif dalam mempercepat investigasi kasus korupsi di Indonesia. Metode yang di gunakan dalam penelitian ini dengan menggunakan metode content analisys serta pendekatan yuridis-normatif terhadap berbagai data kualitatif berupa peraturan dan teori yang terkait dengan objek penelitian, seperti Mengamati dan menganalisis permasalahan korupsi di Indonesia, Mengumpulkan data dan informasi dari berbagai sumber, yaitu Al-Qur’an, hadits, jurnal ilmiah, buku, literatur pada media cetak dan elektronik. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa ibadah yang dilakukan dengan ikhlas dan penuh harap serta dilakukan dengan pemahaman yang benar akan memberikan efek penyembuhan terhadap investigasi suatu kasus korupsi yang lebih murah dan juga efektif serta efisien. [Corruption is an act that is very detrimental to many people, funds that are very large amounts to reach billions of even trillions of rupiah lost without the benefits felt by the people. then offered an idea of an alternative method to speed up investigations in dismantling and resolving corruption cases in Indonesia through the application of Modern Hypnotherapy. The purpose of this study is to find out Islamic Modern Hypnotherapy (IMH) reviewed in an Islamic perspective. To find out Islamic Modern Hypnotherapy (IMH) is reviewed in a scientific perspective. To find out Islamic Modern Hypnotherapy (IMH) as an alternative method in accelerating the investigation of corruption cases in Indonesia. The method used in this research is to use the content analysis method and a juridical-normative approach to various qualitative data in the form of regulations and theories related to research objects, such as Observing and analyzing corruption problems in Indonesia, collecting data and information from various sources, namely Al -Qur'an, hadith, scientific journals, books, literature in print and electronic media. The results of the study concluded that worship conducted sincerely and hopefully and carried out with the right understanding will provide a healing effect on the investigation of a corruption case that is cheaper and also effective and efficient].
Peran Lembaga Keuangan Mikro Dalam Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Di Kabupaten Ponorogo Rofiah, Khusniati
Kodifikasia: Jurnal Penelitian Islam Vol 5, No 1 (2011)
Publisher : IAIN PONOROGO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/kodifikasia.v5i1.755

Abstract

Abstrak: Salah  bentuk  pemberdayaan  ekonomi  umat  adalah  dengan mengembangkan kewirausahaan yang dilakukan oleh rakyat kecil yang sering disebut dengan istilah usaha kecil mikro (UKM). Lembaga Keuangan Mikro (LKM) merupakan lembaga keuangan yang secara naluriah lebih cocok dengan UKM, dikarenakan menyediakan jasajasa keuangan  bagi  penduduk  yang  berpendapatan  rendah  dan termasuk dalam kelompok miskin. Di kabupaten Ponorogo, lembaga keuangan mikro yang banyak berperan dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat adalah BMT dan KSP. Dalam hal ini yang dijadikan sampel  adalah  BMT  Surya Mandiri  dan  KSP  Baku  Makmur. Hasil penelitian menunjukkan pemberdayaan ekonomi umat yang dilakukan oleh BMT Surya Mandiri dalam bentuk penghimpunan dan penyaluran dana (pembiayaan) masuk dalam tahapan inisiator saja,  belum  masuk  pada  tahapan  fasilitator  dan  pendampingan. Sedangkan pemberdayaan ekonomi umat yang dilakukan oleh KSP Baku Makmur dalam bentuk inisiator, fasilitator dan pendampingan, dilaksanakan dalambentuk penghimpunan dan penyaluran dana, dilanjutkandalam bentuk pembinaan dan pendampingan kelompok ekonomi  perempuan-berkaitan  dengan  manajemen  usaha  anggota dan ekonomi rumah tangga. Prosedural pemberian pembiayaan atau pinjaman produktif bagi UKM di BMT Surya mandiri maupun di KSP Baku Makmur sangat mudah dan cepat, walaupun keduanya mewajibkan  persyaratan  adanya  jaminan.  Dalam  melakukan pembiayaan terhadap UKM, BMT Surya mandiri menggunakan sistem  mudárabah,  dengan  menentukan  besarnya  bagi  hasil berdasarkan besarnya pokok pinjaman bukan laba. Sementara KSP Baku  makmur  menggunakan  sistem  bunga  yang  ringan.Dampak pemberdayaan ekonomi yang dilakukan oleh BMT maupun KSP adalah  secara  tidak  langsung  dapat  meningkatkan  pendapatan masyarakat dan menciptakan lapangan kerja.
THE VIOLATION OF COOPERATIVE PRINCIPLES ON STUDENTS’ RESPONSES TOWARD TEACHER QUESTIONS IN TEFL CLASS Sri Agung, Winantu Kurnianingtyas
Kodifikasia: Jurnal Penelitian Islam Vol 10, No 1 (2016)
Publisher : IAIN PONOROGO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/kodifikasia.v10i1.813

Abstract

Questioning is mostly conducted in learning process. As the reasons, by giving questions, teacher engages communicative interaction with students in classroom. But sometimes the communication can run effectively. The participants ordinary, broke the communication roles. This research investigates violation of maxims on students’ responses toward teacher question and determines the dominant type of maxim which is violated on students’ responses. This research was conducted qualitative research. And the research found that there were three types of maxim that were violated on students maxim of quantity, maxim of quality and maxim of manner. Then, maxim of quantity was mostly violated on students’ responses.
DARI PLURALISME DISINTEGRATIF MENUJU PLURALISME INTEGRATIF (Analisis Interaksionisme Simbolik Masyarakat Beda Agama di Kelurahan Karang, Kecamatan Slogohimo, Kabupaten Wonogiri) Wibowo, Arif; Umami, Khairil
Kodifikasia: Jurnal Penelitian Islam Vol 13, No 1 (2019)
Publisher : IAIN PONOROGO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/kodifikasia.v13i1.1684

Abstract

Pluralisme agama seringkali dijadikan sebagai sarana pemicu timbulnya konflik sosial sehingga pluralisme agama menimbulkan pluralisme yang disintegratif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui simbol dan makna simbol dalam interaksi sosial masyarakat kelurahan Karang Slogohimo Wonogiri yang  mampu menjadikan pluralisme integratif. Untuk mencapai tujuan penelitian ini, peneliti menggunakan pendekatan sosiologi dari pemikiran G.H. Mead tentang interaksionisme simbolik sebagai pisau analisa. Objek sekaligus fokus penelitian ini adalah masyarakat beda agama di kelurahan Karang Slogohimo. Penelitian ini adalah penelitian lapangan dengan metode deskriptif, data dikumpulkan melalui dokumentasi, observasi dan wawancara mendalam. Hasilnya adalah bahwa simbol–simbol yang digunakan masyarakat Karang dalam interaksi sosial secara umum  melalui dua bentuk yaitu verbal dan non verbal. Kemudian Pemaknaan atas simbol–simbol tersebut dapat dikatagorikan menjadi tiga yaitu mind, self dan society sebagaimana maksud dari teori interaksionisme simbolik. Mind (pikiran) masyarakat Karang tentu sangat beragam yang dipengaruhi oleh berbagai latar belakang yang berbeda–beda namun ada konsep mind dalam sebagian besar masyarakat Karang beranggapan bahwa agama adalah “ageman, terhadap saudara lain “podho kulit lan balunge” sehingga perbedaan agama tidak menjadi suatu persoalan. Konsep Self (diri) faktor “Me” lebih dominan dari pada faktor “I” sehingga kecenderungan egois tidak begitu tampak. Adapun Konsep Society (masyarakat) mereka memiliki rasa peduli dan ada kecenderungan untuk interaksi sosial dengan masyarakat di sekitarnya, sehingga baik particular other maupun generalized other dapat berfungsi sebagai kontrol sosial yang baik. [Religious pluralism is often used as a means of triggering social conflicts so that religious pluralism creates disintegrative pluralism. This study aims to determine the symbols and meanings of symbols in the social interaction of the people of the Wonogiri Karang Slogohimo village that can make integrative pluralism. To achieve the objectives of this study, researchers used the sociological approach of G.H. Mead thinking about symbolic interactionism as a knife of analysis. The object as well as the focus of this research is the religiously diverse community in Karang Slogohimo village. This research is a descriptive field research method, data collected through documentation, observation and in-depth interviews. The result is that the symbols used by the Karang community in general social interaction through two forms, namely verbal and non verbal. Then the meaning of the symbols can be categorized into three, namely mind, self and society as intended by the theory of symbolic interactionism. The mind of the Karang community is certainly very diverse which is influenced by a variety of different backgrounds, but there is a mind concept in most Karang people who think that religion is "ageman, against another brother" podho kulit lan balunge "so that religious differences do not become a problem. The concept of Self factor "Me" is more dominant than the factor "I" so that selfish tendencies are not so visible. The concept of the Society (community) they have a sense of caring and there is a tendency for social interaction with the surrounding community, so that both the other particular and other generalized can function as good social control].
THE IMPLEMENTATION Of ISLAMIC BOARDING SCHOOL CURRICULUM MANAGEMENT IN 4.0 ERA IN JEPARA REGENCY As'ad, Ali; Purwanto, Purwanto; Rohmadi, Yusup
Kodifikasia: Jurnal Penelitian Islam Vol 14, No 1 (2020)
Publisher : IAIN PONOROGO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/kodifikasia.v14i1.1898

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan kurikulum pesantren di Kabupaten Jepara di Era 4.0.  Mengapa pesantren sudah menggunakan 4.0, tapi peserta didik tidak menguasai penggunaan media digital. Pondok Kabupaten Jepara ini adalah untuk mengetahui dinamika proses kebijakan pelaksanaan manajemen pendidikan di pesantren tersebut, untuk mengetahui pola manajemen yang dipraktekkan pengelola (kyai) dalam menggerakkan dan mengelola semua sumber daya di pesantren dan untuk mengetahui faktor penunjang dan faktor penghambat dalam kebijakan pengembngan  manajemen pesantren sebagai tindak lanjut dalam peningkatan pengelolaan pendidikan pesantren. Penelitian ini di laksanakan di pondok pesatren memakai penelitian lapangan (field research) dengan metode kualitatif atau pendekatan deskriptif kualitatif, teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan telaah dokumentasi, wawancara dan observasi, analisis datang dengan tiga langkah yaitu: reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data atau penyimpulan. Hasil penelitian dideskripsikan dengan dianalisis sehingga dapat menemukan menemukan teori serta pesan manajemen pendidikan madrasah pesantren (kyai) dengan manajemen pendidikan pesantren (kemenag). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan merupakan suatu metode yang di gunakan untuk suatu hasil produk tertentu serta menguji keefektifan dari produk tersebut. Upaya untuk mengembangkan ilmu pengetahuan dan temuan temuan baru. Jadi penelitian ini adalah upaya untuk membuktikan mengembangkan dan menemukan bukti kongkret kebenaran sebuah model yang telah ada. hasil penelitian sangat mendukung dalam proses pembelajaran yaitu adanya fasiltas proyektor, laptop, audio, sehingga pada saat pembelajaran materi sangat didukung dengan fasilitas tersebut, dan juga guru sangat terbantu fasilitas tersebut itu terbukti pada saat proses pembelajran guru menyampaikan materi menggunakan semua fasilitas tersebut sehingga peserta didik tidak jenuh dikelas. [This study aims to: (1) explain the meaning of Islamic boarding schools; 2) explain the basis of religion, philosophical foundation and also social foundation Management culture of Islamic Boarding Schools; and (3) explain the curriculum development of Islamic boarding schools in Jepara. This research was carried out in several Islamic boarding schools in Jepara district. This study uses a qualitative method by emphasizing descriptive and problem analysis using a type of problem analysis (field research) that focuses on the analytical studies. So this research is an attempt to prove the development and finding concrete evidence of the truth of an existing model. The results of the study show that development is a method used for a particular product outcome and testing the effectiveness of the product. Efforts to develop new knowledge and findings. So this research is an attempt to prove the development and also find the real evidence and the truth of an existing model. The result of this research support the learning process such as the existence of projector facilities, laptops and audio, so that the learning process will be supported by these facilities, and also the teacher is greatly helped by these facilities as evidenced during the learning process the teacher delivers the material by using all of these facilities so that students not feel saturated in the class.] 
PENGARUH KEMAMPUAN PENALARAN LOGIKA MATEMATIKA TERHADAP PRESTASI BELAJAR MAHASISWA PENDIDIKAN GURU MADRASAH IBTIDAIYAH DI STAIN PONOROGO Hidayati, Kurnia
Kodifikasia: Jurnal Penelitian Islam Vol 7, No 1 (2013)
Publisher : IAIN PONOROGO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/kodifikasia.v7i1.779

Abstract

Kemampuan penalaran Logika Matematika sangat diperlukan dalam menerapkan aturan­aturan pemikiran yang tepat terhadap persoalan­persoalan konkrit yang dihadapi dalam kehidupan sehari­hari. Sese orang yang terbiasa berpikir logis biasanya akan melakukan segala tindakannya berdasarkan logika, bukan karena menuruti perasaan atau emosi semata. Bagi mahasiswa, kemampuan penalaran Logika Matematika dapat mempermudah mereka dalam memahami materi­materi mata kuliah, baik mata kuliah Matematika maupun mata kuliah lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui kemampu  an penalaran Logika Matematika mahasiswa PGMI di STAIN Ponorogo; (2) mengetahui prestasi belajar mahasiswa PGMI di STAIN Ponorogo; (3) mengetahui adanya hubungan yang positif dan signifikan antara ke mampuan penalaran Logika Matematika dan prestasi belajar mahasiswa PGMI di STAIN Ponorogo dan (4) mengetahui adanya pengaruh kemampuan penalaran Logika Matematika terhadap prestasi belajar mahasiswa PGMI di STAIN Ponorogo.Hasil penelitian me nunjuk kan bahwa (1) kemampuan penalaran Logika Matematika mahasiswa PGMI di STAIN Ponorogo termasuk kategori sedang dengan skor antara 64,432 – 94,662 sebanyak 72 orang responden (75,79 %); (2) prestasi belajar mahasiswa PGMI di STAIN Ponorogo termasuk kategori sedang dengan skor antara 2,602 – 3,504 sebanyak 62 orang responden (65,26 %); (3) terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara kemampuan penalaran Logika Matematika dan prestasi belajar mahasiswa PGMI di STAIN Ponorogo dan (4) terd­apat pengaruh kemampuan penalaran Logika Matematika terhadap prestasi belajar mahasiswa PGMI di STAIN Ponorogo.
EFFECTS OF MUHAMMAD ABDUH IN MALAYAN-INDONESIA ARCHIPELAGO Amir, Ahmad Nabil
Kodifikasia: Jurnal Penelitian Islam Vol 15, No 2 (2021)
Publisher : IAIN PONOROGO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/kodifikasia.v15i2.2866

Abstract

Muhammad Abduh mempunyai pengaruh dan dampak yang kukuh dan luar biasa di kepulauan Nusantara. Karya-karya dan ideanya sangat berpengaruh dan kekal bertahan di rantau ini dengan kesannya yang meluas dalam landskap politik dan sosialnya. Beliau telah memberikan impak yang mendalam terhadap pergerakan Islam moden seperti Persyarikatan Muhammadiyah, Jam‘iyah al-Irsyad, Persatuan Islam (Persis), Pensyarikatan Ulama, Hizbul Muslimin, dan Sarekat Islam. Tafsir al-Manar-nya telah memberi pengaruh yang jelas kepada karya-karya tafsir yang terhasil di Nusantara, seperti Tafsir al-Azhar, Tafsir al-Qur’anul-Karim, dan sebagainya. Majalah al-Manar yang diilhamkan oleh Muhammad Abduh dan Rashid Rida telah memberikan inspirasi dan pikiran dasar terhadap banyak berkala dan akhbar yang berorientasikan reform yang menyalin dan menerjemahkan tulisan-tulisannya seperti majalah al-Munir, al-Imam, al-Ikhwan, Saudara, dan lainnya. Justeru, makalah ini bertujuan meninjau pengaruh Abduh yang ekstensif dalam kebangkitan gerakan pembaharuan di Arkipelago Melayu. Kajian ini berbentuk studi kualititif dari jenis penelitian pustaka dengan metode analisis kandungan. Data yang terkumpul dianalisis secara deksriptif dan analitik. Penemuan kajian membuktikan bahawa Muhammad Abduh mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap harakat pembaharuan (tajdid) dan tradisi rasional yang berkembang di kepulauan Melayu-Indonesia.[Muhammad Abduh had a remarkably profound and lasting impact in South East Asia. His works and ideas were highly influential in the region with strong repercussion in its political and social landscape. He had strongly impacted the movements of Muhammadiyah, al-Irsyad and Persatuan Islam (Persis). His Tafsir al-Manar had broke the ground with rational outlook that influence major works of tafsir such as Tafsir al-Azhar, Tafsir al-Quranul Karim, and others. The Majallah al-Manar planned and initiated by Muhammad Abduh had significantly inspired many reform oriented works and periodicals such as journal al-Imam, al-Munir, al-Ikhwan, Saudara, al-Dhakhirah al-Islamiyah and Seruan Azhar. Thus this paper attempts to survey Abduh’s extensive influence and its impact on Islamic reform (tajdid) in the Malay Archipelago. The method of study is based on qualitative approaches, using content analysis method. It was conducted based on library research to investigate the related data that was subsequently analyzed using descriptive-analytical approaches, The finding concluded that Muhammad Abduh had deep influence in religious reform and rational tradition that flourished in the Malay-Indonesian Archipelago.]
HUMAN AGENTDALAM TRADISI FIKIH: Studi Relasi Hukum Islam dan Moralitas Perspektif Abou El Fadl Rohmanu, Abid
Kodifikasia: Jurnal Penelitian Islam Vol 7, No 1 (2013)
Publisher : IAIN PONOROGO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/kodifikasia.v7i1.774

Abstract

Penelitian ini ingin menguak bagaimana kontruksi human agent di­kembang kan oleh Abou El Fadl dalam rangka membangun relasi hukum Islam dan moralitas, dan apa sandaran teologis dan epistemologis Abou El Fadl dalam mengidealisasikan human agentdalam tradisi hukum Islam. Jawaban­jawaban terhadap pertanya an ini menurut penulis sangat penting karena paling tidak dua hal: pertama, karena masih relatif keringnya wacana moralitas dalam kajian hukum Islam. Hal ini dikarenakan keyakinan bahwa ke daulat an hukum secara mutlak ada di tangan Tuhan, dan tiada pilih  an bagi manusia kecuali ketaatan secara harfiyah terhadap teks hukum. Kedua, perlunya mengaitkan hukum Islam dengan basis teologis untuk menunjukkan pentingnya interkoneksi hukum Islam dengan keilmuan lain untuk menunjukkan pada the body of knowledge yang komprehensif dan utuh tentang Islam. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan dengan menjadikan buku­-buku Abou El Fadl sebagai referensi primer. Dengan paradigma verstehen dan interpretative understanding, dan pendekatan teks, serta teori human agent, data akan diolah, dianalisa dan ditafsirkan sesuai rumusan masalah penelitian. Penelitian ini menyimpulkan: per tama, hukum Islam menurut Abou El Fadl dimediasi oleh human agency (perwakilan manusia atau khalifatullah). Dalam konteks hukum Islam human agencybersifat kolektif sebagaimana tidak ada institusi ke pendetaan dalam Islam. Human agency dalam konteks hukum Islam lebih banyak dibawa oleh Abou El Fadl pada moral agency. Kedua,Persepsi teologis Abou El Fadl sebagai bangunan dasar pemikiran hukum Islamnya lebih dekat dengan paham teologis Mu’tazilah sebagaimana kecenderungannya pada rasionalitas dan ke bebas an bertindak.
Pengembangan E-Learning Berbasis Moodle Sebagai Media Pengelolaan Pembelajaran Hakim, Arif Rahman
Kodifikasia: Jurnal Penelitian Islam Vol 12, No 2 (2018)
Publisher : IAIN PONOROGO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/kodifikasia.v12i2.1516

Abstract

Tujuan dari kajian ini adalah untuk mendiskripsikan pengembangan dan penggunaan e-learning berbasis moodle sebagai media dalam pengelolaan pembelajaran. Kajian ini menggunakan metode R&D dengan tahapan menggunakan model yang dikembangkan oleh Sugiyono yaitu; desain produk, validasi desain, revisi desain, ujicoba skala kecil, revisi produk, ujicoba skala besar, revisi produk dan Produk final. Subjek kajian dalam pengembangan e-learning berbasis moodle ini adalah mahasiswa Jurusan Pendidikan Agama Islam (PAI) Fakultas Tariyah dan Ilmu Keguruan IAIN Ponorogo. Teknik pengumpulan datanya dengan menggunakan teknik angket dan observasi sedangkan analisis datanya adalah dengan menggunakan statistik deskriptif. Berdasarkan analisis yang dilakukan, kajian ini menunjukkan bahwa, hasil validasi media dinyatakan layak dengan skor penilaian sebesar 79,53. Dan hasil validasi materi mendapat skor penilaian sebesar 76,34 dan dinyatakan layak. Pengembangan e-learning berbasis moodle dilakukan dengan cara menginstal secara online melalui cPanel dan kemudian setelah instalasi selesai dilanjutkan dengan mengatur tampilan serta mendesain menu serta aktifitas yang akan disediakan dalam e-learning berbasis moodle. Penggunaan e-learning berbasis moodle sebagai media untuk pengelolaan kegiatan pembelajaran dapat berupa; chatting, grup discussion, message, assiggment, dan quis yang kesemuanya terbingkai dalam tiga aktivitasi pengelolaan yaitu; perencanaan, pelaksanaan, pengevaluasian dan pengawasan
PENGEMBANGAN KURIKULUM PRODI AL-AHWAL AL-SYAKHSHIYYAH KE ARAH KOMPETENSI SYARIAH DAN KEBUTUHAN MASYARAKAT Sabiq,dkk, Fairuz
Kodifikasia: Jurnal Penelitian Islam Vol 6, No 1 (2012)
Publisher : IAIN PONOROGO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/kodifikasia.v6i1.764

Abstract

Tulisan ini membahas Pengembangan Kurikulum Program Studi al-Ahwal al-Syakhshiyyah Jurusan Syari’ah Fakultas Syari’ah dan Ekonomi Islam Institut  Agama  Islam  Negeri  (IAIN)  Surakarta  ke  Arah  Kompetensi Syari’ah  dan  kebutuhan  masyarakat  dengan  meng  analisis  pengembangan  kurikulum  Program  Studi  al-Ahwal  al-Syakhshiyyah.  Model pengem bangan kurikulum yang dibutuhkan program studi al-Ahwal alSyakhshiyyah adalah pengembangan kurikulum yang berbasis kompetensi syariah. Saat ini, kurikulum dalam program studi ini ada yang mendukung ke arah kompetensi syari’ah dan kebutuhan masyarakat, tetapi ada juga kurikulum yang terdiri dari sebaran mata kuliah dan praktikum yang sama  sekali  tidak  mendukung  dua  tuntutan  tersebut.  Kurikulum  yang tidak mendukung hanya berupa ilmu pengetahuan bagi mahasiswa secara umum, bukan untuk mahasiswa program studi ini, misalnya mata kuliah Ilmu Alamiah Dasar. Seharusnya sebaran mata kuliah dan praktikum yang mendukung kompetensi syariah dan kebutuhan masyarakat harus diperkuat kembali dan ditambahkan sesuai visi dan misi program studi, serta mengurangi mata kuliah dan praktikum yang kurang mendukung kompetensi syariah dan kebutuhan masyarakat. Misal nya, memperkuat mata kuliah perkawinan atau keperdataan Islam dengan bobot sks yang lebih, dosen yang kompeten, serta praktikum yang bersifat reguler bukan simultan.