cover
Contact Name
Nelfiyanti
Contact Email
nelfiyanti@ftumj.ac.id
Phone
+6281363155951
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Jl. Cempaka Putih Tengah 27 Jakarta Pusat
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
JISI UMJ (Jurnal Integrasi Sistem Industri UMJ)
ISSN : 23552085     EISSN : 2550083X     DOI : 10.24853/jisi
Core Subject : Engineering,
JISI: Jurnal Integrasi Sistem Industri Jurusan Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Jakarta mengundang para dosen, peneliti, pengkaji, praktisi, industri, dan pemerhati serta mahasiswa S1/S2/S3, untuk mengirimkan paper atau artikel ilmiahnya. JISI: Jurnal Integrasi Sistem Industri bersifat terbuka. Paper yang masuk akan di-review secara peer-review. Setelah proses review selesai, hasil review akan diinformasikan kepada penulis paper melalui sistem Open Journal System (OJS). JISI: Jurnal Integrasi Sistem Industri terbit 2 kali dalam setahun. Secara berkala JISI UMJ: Jurnal Integrasi Sistem Industri terbit setiap bulan Februari dan Agustus.
Articles 237 Documents
Analisis Pengendalian Kualitas Flange Management Pipa Oil And Gas Pada Departement Piping Menggunakan Metode SevenTools Toto Mustof; Hery Irwan
JISI: Jurnal Integrasi Sistem Industri Vol. 13 No. 2 (2026): JISI UMJ
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jisi.13.2.197-210

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengendalikan kualitas flange pipa oil and gas pada Departement Flange di PT. McDermott Indonesia menggunakan metode Seven Tools. Permasalahan utama yang dihadapi adalah tingginya tingkat kecacatan seperti corrosion, flange face tergores, dan gasket rusak yang menyebabkan rework, peningkatan biaya produksi, serta potensi keterlambatan proyek. Data penelitian diperoleh selama periode Agustus–Desember 2025 melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi perusahaan. Analisis dilakukan menggunakan check sheet, diagram Pareto, peta kendali p (p-chart), dan fishbone diagram. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kecacatan berdasarkan panjang cacat mencapai 4,52%, melebihi batas toleransi perusahaan sebesar 2,5%. Diagram Pareto menunjukkan bahwa corrosion merupakan jenis cacat dominan dengan persentase 46,32%. Berdasarkan analisis peta kendali, proses masih berada dalam batas kendali statistik, namun memerlukan perbaikan berkelanjutan. Faktor penyebab utama berasal dari aspek manusia, metode, mesin, material, lingkungan, dan pengukuran. Rekomendasi perbaikan meliputi standarisasi SOP, pengendalian kelembaban gudang, penggunaan flange protector, kalibrasi alat, serta peningkatan kompetensi operator.
Analisis Risiko Ergonomi dan Usulan Intervensi Sistem Kerja pada Aktivitas Manual Order Picking di Gudang Industri Makanan dan Minuman Mochamad Rafi Herdiana; Sawarni Hasibuan
JISI: Jurnal Integrasi Sistem Industri Vol. 13 No. 2 (2026): JISI UMJ
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jisi.13.2.263-278

Abstract

Aktivitas manual order-picking di gudang FMCG berisiko tinggi secara ergonomi akibat kombinasi postur tidak alamiah, durasi paparan panjang, dan material handling berulang. Penelitian ini menganalisis risiko postural operator gudang dan mengusulkan intervensi sistem kerja berbasis bukti. Studi kasus dilakukan di perusahaan FMCG dengan 1.800 SKU dan sistem operasi manual penuh. Data dikumpulkan dari 15 operator menggunakan Nordic Body Map (NBM) untuk mengidentifikasi keluhan muskuloskeletal dan Postural Ergonomic Risk Assessment (PERA) untuk mengevaluasi tingkat risiko postural pada aktivitas kerja utama. Hasil NBM menunjukkan keluhan dominan pada ekstremitas bawah: kaki kanan (skor 55), paha kanan (52), dan paha kiri (51). Penilaian PERA mengidentifikasi aktivitas pencarian barang sebagai paling kritis (Very High Risk, skor 27), diikuti persiapan barang (skor 18) dan pemindahan fisik (skor 9, High Risk). Risiko bersumber tidak hanya dari postur, tetapi dari keterbatasan sistem kerja dan fasilitas handling. Intervensi yang diusulkan layout berbasis frekuensi picking, pengadaan alat bantu handling, dan penempatan buffer area dekat zona transit guna mereduksi risiko postural tanpa mengorbankan throughput operasional.
Identifikasi faktor Penerapan Green Supply Chain Management Pada Industri Furniture dengan Menggunakan AHP Azri Liana Wulandari; Hery Irwan
JISI: Jurnal Integrasi Sistem Industri Vol. 13 No. 2 (2026): JISI UMJ
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jisi.13.2.327-338

Abstract

Persaingan industri manufaktur terus meningkat, seiring dengan pergeseran tuntutan konsumen yang semakin sadar dengan kelestarian lingkungan. Penerapan green supply chain management menjadi salah satu bentuk perhatian perusahaan untuk menjawab tuntutan tersebut. Pemerintah juga telah mengatur regulasi terkait. Di Indonesia, industri furniture kayu yang terkait pelestarian lingkungan belum banyak menerapkan Green Supply Chain Management (GSCM). Penelitian ini mengkaji faktor-faktor yang mendorong penerapan GSCM pada industri furniture kayu, dengan melibatkan stakeholder terkait. Bobot faktor yang berpengaruh ditentukan dengan metode Analytical Hierarchy Process (AHP). Hasil penelitian menunjukkan perilaku konsumen, dukungan dari manajemen puncak, dan strategi organisasi yang memengaruhi penerapan GSCM secara dominan
Pengendalian Persediaan Bahan Baku Berbasis Optimasi untuk Meningkatkan Efisiensi Operasional Perusahaan Rendy Kurniawan; Hery Irawan; Edi Sumarya
JISI: Jurnal Integrasi Sistem Industri Vol. 13 No. 2 (2026): JISI UMJ
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jisi.13.2.289-298

Abstract

Persediaan bahan baku merupakan salah satu faktor penting dalam mendukung kelancaran proses produksi pada perusahaan manufaktur. Pengendalian persediaan yang tidak optimal dapat menyebabkan terjadinya kelebihan maupun kekurangan persediaan yang berdampak pada meningkatnya biaya inventori dan terganggunya proses produksi. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan ukuran lot pemesanan dan periode pemesanan ulang (plan order release) yang optimal menggunakan metode Algoritma Wagner-Within. Metode ini digunakan karena mampu memberikan solusi optimal pada permasalahan dynamic lot sizing dengan mempertimbangkan biaya pemesanan dan biaya penyimpanan.Berdasarkan hasil pengolahan dan analisis data, diperoleh kebijakan pemesanan optimal yaitu pemesanan sebesar 1.280 liter pada periode 0 untuk memenuhi kebutuhan periode 1 dan 2, pemesanan sebesar 1.304 liter pada periode 2 untuk memenuhi kebutuhan periode 3 dan 4, serta pemesanan sebesar 1.296 liter pada periode 4 untuk memenuhi kebutuhan periode 5 dan 6. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa nilai biaya total minimum (fn minimum) yang diperoleh sebesar Rp28.699.000 pada kombinasi pemesanan O56+f4.Dengan demikian, penerapan metode Algoritma Wagner-Within dinilai mampu menghasilkan kebijakan pengendalian persediaan yang lebih optimal dan efisien dalam meminimalkan total biaya persediaan bahan baku pada perusahaan
Perancangan Kebijakan Cycle Counting Menggunakan Analisis ABC-VED untuk Meningkatkan Inventory Record Accuracy di Apotek XYZ Mutiara Shenia Arafah Taruna; iphov Kumala Sriwana; Nova Indah Saragih
JISI: Jurnal Integrasi Sistem Industri Vol. 13 No. 2 (2026): JISI UMJ
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jisi.13.2.237-246

Abstract

Apotek XYZ masih menerapkan stock opname periodik yang menyebabkan ketidaksesuaian persediaan sulit terdeteksi secara cepat dan berdampak pada rendahnya Inventory Record Accuracy (IRA). Penelitian ini bertujuan merancang kebijakan cycle counting untuk meningkatkan IRA pada Apotek XYZ. Metode penelitian meliputi pengukuran IRA, analisis shrinkage, klasifikasi ABC-VED, dan perancangan kebijakan cycle counting berdasarkan prioritas item. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai IRA eksisting sebesar 87%, masih berada di bawah target perusahaan sebesar 98%, dengan misplacement sebagai penyebab dominan ketidaksesuaian persediaan. Berdasarkan klasifikasi ABC-VED, kebijakan cycle counting yang diusulkan menghasilkan kebutuhan pemeriksaan sebanyak 6.332 item per tahun atau rata-rata 18 item per hari. Kebijakan ini dapat mendukung pengendalian persediaan yang lebih terfokus dan berkala dalam meningkatkan IRA di Apotek XYZ.
Penentuan Lokasi Optimal Sub-Warehouse Menggunakan HDBSCAN dan P-Median untuk Menurunkan Delivery Time: Studi Kasus PT XYZ Muhammad Arrayan; Gisti Pratiwi; Femi Yuliyanti
JISI: Jurnal Integrasi Sistem Industri Vol. 13 No. 2 (2026): JISI UMJ
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jisi.13.2.211-226

Abstract

Distribusi spare parts PT XYZ masih tersentralisasi dari Part Center (PC) Karawang Barat, sehingga menimbulkan jarak pengiriman panjang dan variasi delivery time pada area wilayah yang menjadi fokus perusahaan. Penelitian ini bertujuan menentukan lokasi optimal sub-warehouse (SWH) untuk mendukung pembentukan wilayah operasional dan penurunan delivery time. Penelitian ini menggunakan pendekatan Facility Location Problem (FLP) dengan mengintegrasikan HDBSCAN dan P-Median. HDBSCAN digunakan untuk mengelompokkan pelanggan berdasarkan kedekatan spasial pelanggan, sedangkan P-Median digunakan untuk memilih lokasi SWH pada setiap klaster dengan mempertimbangkan jarak pelanggan dan volume permintaan sebagai bobot. Analisis sensitivitas dilakukan menggunakan skenario perubahan permintaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa HDBSCAN membentuk tiga klaster final setelah alokasi noise/outlier. P-Median memilih Kota Pekanbaru, Kota Balikpapan, dan Kota Surabaya sebagai lokasi SWH. Usulan jaringan menurunkan rata-rata jarak pengiriman dari 1.044,29 km menjadi 451,35 km dan delivery time dari 10 hari menjadi 2 hari (80%), sehingga mendukung strategi perusahaan dalam menurunkan delivery time sebesar 40%.
Pengembangan Model Efisiensi Produksi Berkelanjutan pada UMKM melalui Integrasi Lean Manufacturing dan Sustainable Manufacturing Rini Siskayanti; Dana Nasihardani; Muhamad Engkos Kosim; Siti Rahayu; Julian Bahrudin
JISI: Jurnal Integrasi Sistem Industri Vol. 13 No. 2 (2026): JISI UMJ
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jisi.13.2.227-236

Abstract

Penelitian ini bertujuan merancang Model Efisiensi Produksi Berkelanjutan (MEPB) melalui integrasi Lean dan Sustainable Manufacturing pada UMKM batu bata merah. Metode kuantitatif deskriptif diterapkan untuk mengevaluasi data operasional mesin pencetak utama menggunakan pendekatan Six Big Losses dan parameter eko-efisiensi. Hasil analisis menunjukkan bahwa kerugian terbesar didominasi oleh Equipment Failure sebesar 42,1% (103 jam) dan Idling Losses sebesar 30,3% (74 jam). Secara ekologis, inefisiensi ini menyebabkan pemborosan material tanah liat sebesar 10,46 Ton akibat 5.810 unit produk cacat, serta pemborosan energi listrik sebesar 1.327,5 kWh yang melepaskan emisi karbon sia-sia sebanyak 1.164,22 kg CO₂. Sebagai langkah mitigasi, model MEPB merumuskan lima pilar perbaikan sirkular (pemeliharaan preventif, SOP, pengendalian kualitas, pengembangan operator, dan sirkularitas bahan baku) guna meningkatkan produktivitas sekaligus mewujudkan green competitiveness industri.