cover
Contact Name
Nelfiyanti
Contact Email
nelfiyanti@ftumj.ac.id
Phone
+6281363155951
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Jl. Cempaka Putih Tengah 27 Jakarta Pusat
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
JISI UMJ (Jurnal Integrasi Sistem Industri UMJ)
ISSN : 23552085     EISSN : 2550083X     DOI : 10.24853/jisi
Core Subject : Engineering,
JISI: Jurnal Integrasi Sistem Industri Jurusan Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Jakarta mengundang para dosen, peneliti, pengkaji, praktisi, industri, dan pemerhati serta mahasiswa S1/S2/S3, untuk mengirimkan paper atau artikel ilmiahnya. JISI: Jurnal Integrasi Sistem Industri bersifat terbuka. Paper yang masuk akan di-review secara peer-review. Setelah proses review selesai, hasil review akan diinformasikan kepada penulis paper melalui sistem Open Journal System (OJS). JISI: Jurnal Integrasi Sistem Industri terbit 2 kali dalam setahun. Secara berkala JISI UMJ: Jurnal Integrasi Sistem Industri terbit setiap bulan Februari dan Agustus.
Articles 223 Documents
Analisis Aliran Reverse Logistics pada Industri Perlengkapan Medis untuk Meminimalisir Biaya Retur Produk Aflah, Rifka Mauliana; Pulansari, Farida; Nugraha, Isna
JISI: Jurnal Integrasi Sistem Industri Vol. 12 No. 2 (2025): JISI UMJ
Publisher : Fakultas teknik Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jisi.12.2.199-210

Abstract

Reverse logistics adalah proses pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengelolaan pergerakan barang jadi, persediaan barang dalam proses, bahan mentah, dan informasi terkait secara ekonomis dan efisien dari titik asal ke titik konsumsi. Permasalahan yang terjadi pada industri perlengkapan medis diwakili PT XYZ yaitu adanya penumpukan produk kasa retur reject yang dapat menyebabkan biaya simpan gudang yang semakin membengkak. Hal ini disebabkan karena produk tersebut tidak dapat digunakan kembali. Namun, jika dimanfaatkan dengan baik, produk kasa retur tersebut masih terdapat beberapa produk yang bisa digunakan kembali dan dapat meminimalkan biaya reverse logistics produk. Pada penelitian ini, seluruh komponen biaya reverse logistics akan dihitung menggunakan metode VMI dengan tujuan untuk mengetahui Total Reverse Logistics Cost dari keseluruhan retur produk kasa pada PT XYZ periode tahun 2022-2023. Hasilnya menunjukkan bahwa TRLC yang didapatkan sebesar Rp 148.556.914 dan 79% dari keseluruhan biaya tersebut berasal dari biaya simpan. Keterbatasan dalam penelitian ini, perusahaan belum menerapkan pengelolaan produk retur dengan tepat seperti aktivitas recovery. Tentunya jika hal ini dapat diterapkan, maka perusahaan dapat mengurangi biaya reverse logistics dan meningkatkan pendapatan perusahaan.
ANALISIS RUTE DISTRIBUSI TERPENDEK UNTUK MEMINIMUMKAN BIAYA DISTRIBUSI DENGAN METODE TRAVELLING SALESMAN PROBLEM (TSP) DI PT. XYZ Nugroho, Rosa Novarian Agninditya; Rochmoeljati, Rr.
JISI: Jurnal Integrasi Sistem Industri Vol. 12 No. 2 (2025): JISI UMJ
Publisher : Fakultas teknik Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jisi.12.2.177-186

Abstract

PT. XYZ adalah perusahaan manufaktur yang bergerak di bidang industri produksi kapas dan kasa. Produk PT. XYZ dikenal di seluruh wilayah Indonesia melalui beberapa distributor besar yang tersebar di semua wilayah Indonesia. Maka dari itu, diperlukan lintasan minimum yang tepat agar sistem pendistribusiannya menjadi lebih cepat dan efisien. Masalah yang muncul dalam perusahaan yaitu penentuan rute distribusi yang ditentukan secara manual berlandaskan pemahaman dan pengalaman supir menyebabkan konsumsi bahan bakar melebihi kebutuhan yang seharusnya dan mengakibatkan tingginya biaya distribusi. Tujuan dari penelitian ini adalah menentukan rute distribusi terpendek dan meminimumkan biaya distribusi produk kasa hidrofil steril 16x16 cm dengan menggunakan metode Travelling Salesman Problem (TSP) Algoritma Branch and Bound. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode Traveling Salesman Problem (TSP) Algoritma Branch and Bound lebih baik dan lebih optimal dibandingkan rute awal perusahaan karena dapat menghasilkan usulan perbaikan rute distribusi terpendek dengan penghematan jarak tempuh sebesar 59,4 km dan penghematan biaya distribusi sebesar Rp. 336.600 dengan persentase penghematan jarak tempuh sebesar 16,32% dan persentase penghematan biaya distribusi sebesar 5,74%.
Optimasi Pengendalian Persediaan Bahan Baku Karton Box Menggunakan Multi-Item Economic Order Quantity (EOQ) di PT. XYZ Amalia, Rochmatul; Rochmoeljati, Rr.
JISI: Jurnal Integrasi Sistem Industri Vol. 12 No. 2 (2025): JISI UMJ
Publisher : Fakultas teknik Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jisi.12.2.187-198

Abstract

PT. XYZ adalah perusahaan yang bergerak dibidang manufaktur pembuatan karton kotak bergelombang. Tidak optimalnya frekuensi pembelian bahan baku mengakibatkan tingginya biaya pemesanan. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan jumlah optimal persediaan bahan baku dan meminimumkan total biaya persediaan. Berdasarkan hasil penelitian, metode Multi-Item EOQ memperoleh kuantitas pemesanan yang optimal, frekuensi pembelian, biaya pemesanan dan biaya simpan yang optimal. Hal ini dapat dilihat pada kondisi optimal pada PT. XYZ karena dapat menekan frekuensi pembelian dan biaya simpan yang berlebihan. Dengan jumlah pemesanan optimal setiap bahan baku adalah kertas kraft liner 125 GSM sebesar 18 ton, kertas kraft liner 150 GSM sebesar 18 ton, kertas kraft liner 200 GSM sebesar 18 ton, kertas medium 150 GSM sebesar 24 ton, lem sebesar 2337 Kg, Stiching/Kawat sebesar 1056 Kg, Tinta sebesar 2716 Kg. Penggunakan metode EOQ Multi-Item didapatkan total biaya persediaan minimum sebesar Rp. 131.123.896,-.
PROSES RELAYOUT PENGELASAN INCONEL 625 UNTUK MENGURANGI REJECT POROSITY DI PT CLADTEK BI MANUFACTURING syahputra, Edi; Irwan, Hery
JISI: Jurnal Integrasi Sistem Industri Vol. 12 No. 2 (2025): JISI UMJ
Publisher : Fakultas teknik Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jisi.12.2.223-234

Abstract

Tata letak mesin yang kurang optimal dalam suatu proses produksi tidak hanya menyebabkan ketidakefisienan aliran material, tetapi juga dapat meningkatkan risiko cacat produk seperti porosity disebabkan oleh angin, hal ini disebabkan oleh kedekatan dua mesin utama dengan pintu utama. Penelitian ini dilakukan di PT Cladtek BI Metal, sebuah perusahaan multinasional yang bergerak di bidang pembuatan pipa bawah laut untuk industri minyak dan gas. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk perbaikan tata letak mesin menggunakan metode Activity Relationship Chart (ARC). Hasil analisis menunjukkan bahwa sebelum perbaikan, total jarak aliran material dalam proses produksi mencapai 365 meter. Setelah dilakukan perancangan ulang tata letak menggunakan metode ARC, jarak tersebut berhasil dikurangi menjadi 42 meter. Selain menghasilkan efisiensi jarak sejauh 323 meter, perancangan ulang ini juga bertujuan untuk meminimalisir dampak lingkungan luar terhadap proses produksi, khususnya pada mesin-mesin yang rentan terhadap porosity. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi perusahaan dalam upaya peningkatan efisiensi dan kualitas produksi. Kata kunci: Activity Relationship Chart (ARC), efisiensi produksi,porosity.
Perencanaan Pemeliharaan Mesin Nitrogen Berdasarkan Repair Complexity dan Future Value: Pendekatan ISMO Ihsan, Tiaradia; Damur Rochman, Didit; Ferdian, Rendiyatna
JISI: Jurnal Integrasi Sistem Industri Vol. 12 No. 2 (2025): JISI UMJ
Publisher : Fakultas teknik Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jisi.12.2.211-222

Abstract

Keandalan mesin memainkan peran penting dalam konsistensi layanan dan efisiensi operasional. Penelitian ini mengusulkan model perencanaan pemeliharaan jangka panjang yang terstruktur untuk unit mesin nitrogen di AHASS Delima Motor, sebuah bengkel sepeda motor skala kecil di Jawa Barat. Metode ISMO yang terdiri dari Inspection (Inspeksi), Small Repair (Perbaikan Ringan), Medium Repair (Perbaikan Sedang), dan Overhaul (Perbaikan Total) digunakan untuk menentukan frekuensi aktivitas pemeliharaan berdasarkan skor repair complexity mesin, yang dinilai pada level 8 melalui evaluasi lapangan. Skor ini menghasilkan siklus aktivitas selama 9,5 tahun, terdiri dari 9 inspeksi, 5 perbaikan ringan, 2 perbaikan sedang, dan 1 overhaul. Setiap aktivitas dijadwalkan dalam garis waktu bulanan dan dikonversi menjadi estimasi biaya tahunan menggunakan metode Future Value (FV), dengan asumsi tingkat inflasi tahunan sebesar 20,02%. Total biaya pemeliharaan yang diproyeksikan untuk seluruh siklus adalah sebesar Rp 25.552.627. Analisis sensitivitas menunjukkan bahwa model ini responsif terhadap variasi inflasi. Model ini menghasilkan alat perencanaan yang sederhana dan ekonomis untuk penganggaran pemeliharaan di bengkel skala kecil tanpa memerlukan sistem digital atau komputerisasi. Kata kunci: Perencanaan pemeliharaan, metode ISMO, mesin nitrogen, proyeksi biaya, future value
Optimasi Pemilihan Rute Terpendek Distribusi Gas LPG 3 Kg Menggunakan Algoritma Sweep Berbasis Python Setiawan, Andry; Nensi, Sri Wahyu; Rizani, Nataya Charoonsri; Bryan Matutina, Tarcisius Yodris; Hamidi, Kurniawan
JISI: Jurnal Integrasi Sistem Industri Vol. 12 No. 2 (2025): JISI UMJ
Publisher : Fakultas teknik Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jisi.12.2.235-248

Abstract

Distribusi gas LPG 3 Kg memerlukan perencanaan rute yang efisien untuk menekan biaya operasional, menghemat waktu, dan meningkatkan keamanan pengiriman. Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan pemilihan rute terpendek distribusi gas LPG 3 Kg dengan menerapkan Algoritma Sweep berbasis Python pada kasus Capacitated Vehicle Routing Problem (CVRP). Data yang digunakan meliputi lokasi pelanggan, jarak antar titik, dan kapasitas angkut truk. Algoritma Sweep digunakan untuk mengelompokkan pelanggan berdasarkan sudut polar relatif terhadap depot, dilanjutkan dengan penentuan urutan kunjungan yang meminimalkan jarak tempuh sambil memenuhi batas kapasitas kendaraan. Hasil optimasi menunjukkan bahwa metode ini mampu menghasilkan tiga rute distribusi dengan total jarak tempuh 98,7 km, mengalami pengurangan sebesar 26,18 km atau sekitar 21% dibandingkan kondisi awal yang mencapai 124,88 km. Selain itu, jumlah armada dapat ditekan menjadi tiga truk tanpa melanggar batas kapasitas angkut. Implementasi berbasis Python memungkinkan proses penghitungan dan pemodelan rute dilakukan secara cepat, akurat, dan dapat diulang untuk berbagai skenario distribusi.
ANALISIS PENGARUH PARAMETER MESIN CNC FLAME CUTTING TERHADAP KUALITAS PEMOTONGAN BAJA SS400 MENGGUNAKAN METODE TAGUCHI Prasetya, Reihan Rafly; Tranggono, Tranggono; Condro Winursito, Yekti
JISI: Jurnal Integrasi Sistem Industri Vol. 12 No. 2 (2025): JISI UMJ
Publisher : Fakultas teknik Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jisi.12.2.249-258

Abstract

Pengaturan parameter proses yang tepat dalam proses CNC Flame Cutting sangat berpengaruh terhadap kualitas hasil pemotongan. Dalam praktik industri, kualitas hasil potongan terutama kekasaran permukaan dan ketidakakuratan dimensi menjadi perhatian utama. Permukaan yang terlalu kasar dapat menyulitkan proses penyambungan pelat dan menurunkan kualitas sambungan, sedangkan ketidaksesuaian dimensi dapat berdampak pada efisiensi biaya serta waktu pemesinan. Oleh karena itu, perusahaan sangat menekankan pentingnya kualitas pemotongan yang optimal dan stabil dalam setiap proses produksi. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh parameter mesin CNC Flame Cutting terhadap kualitas pemotongan baja SS400 menggunakan metode Taguchi. Parameter yang diteliti meliputi kecepatan potong, tekanan gas, dan tekanan oksigen. Desain eksperimen menggunakan orthogonal array L9 (3³) dan hasilnya dianalisis dengan rasio sinyal terhadap noise serta ANOVA. Hasil menunjukkan bahwa kombinasi optimal untuk meminimalkan ketidakakuratan dimensi adalah kecepatan potong 312 mm/menit, tekanan gas 4 bar, dan tekanan oksigen 6 bar. Sedangkan untuk kekasaran permukaan, kombinasi terbaik adalah kecepatan potong 431 mm/menit, tekanan gas 5 bar, dan tekanan oksigen 5 bar. Tekanan gas menjadi faktor yang berpengaruh paling dominan dalam memengaruhi hasil pemotongan terhadap ketidakakuratan dimensi dan kekasaran permukaan.
PENERAPAN STANDARD NORDIC QUESTIONNAIRE DAN METODE ANTROPOMETRI DALAM PERANCANGAN ALAT BANTU PROSES PENGOLAHAN KELAPA PARUT Widarta, Fajar Okta; Putra, Gaustama; Lestari, Suci Ayu; Abubakar, Rahmad
JISI: Jurnal Integrasi Sistem Industri Vol. 12 No. 2 (2025): JISI UMJ
Publisher : Fakultas teknik Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jisi.12.2.273-282

Abstract

Proses pengolahan kelapa parut menjadi patarana di UMKM X masih menggunakan cara manual. Patarana adalah bumbu masakan tradisional Aceh yang bahan bakunya berasal dari kelapa yang sudah tua. Pengolahan kelapa parut menjadi patarana dilakukan berulang-ulang dalam waktu yang lama, sehingga pekerja beresiko mengalami Musculoskeletal Disorders (MSDs). Selain itu, proses pengolahan kelapa parut menjadi patarana yang dilakukan selama ini dirasa belum efisien karena membutuhkan waktu yang relatif lama. Oleh karena itu dilakukan perancangan alat bantu kerja yang ergonomis untuk proses pengolahan kelapa parut tersebut. Sehingga, dari penelitian ini dihasilkan usulan rancangan alat bantu proses pengolahan kelapa parut menjadi patarana khususnya pada tahap pengepresan. Alat ini bersifat ergonomis karena dirancang dengan menerapkan antropometri, sehingga dapat mengurangi risiko terjadinya Musculoskeletal Disorders (MSDs) serta membuat proses pengolahan kelapa parut menjadi patarana semakin efektif dan efisien.
DESAIN ERGONOMIS ALAT PEMOTONG TAHU BERBASIS PNEUMATIK MENGGUNAKAN REVERSE ENGINEERING UNTUK MENGURANGI KELELAHAN KERJA PADA INDUSTRI SKALA KECIL Gustian Putra, Agsre Aditiya; safarudin ramdhani
JISI: Jurnal Integrasi Sistem Industri Vol. 12 No. 2 (2025): JISI UMJ
Publisher : Fakultas teknik Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jisi.12.2.259-272

Abstract

Tahu merupakan makanan yang banyak digemari oleh masyarakat Indonesia karena kandungan gizinya yang tinggi dan proses pembuatannya yang relatif mudah. Proses pemotongan tahu secara manual pada UMKM Bu Hj. Handayani di Ungaran masih dilakukan menggunakan pisau dapur dan tongkat kayu sebagai alat ukur, sehingga kurang efisien dan menyebabkan kelelahan fisik pada pekerja akibat postur kerja yang tidak ergonomis. Penelitian ini bertujuan untuk merancang ulang alat pemotong tahu berbasis pneumatik yang tidak terpakai melalui pendekatan Reverse Engineering, guna meningkatkan efisiensi kerja dan kenyamanan operator. Data antropometri dikumpulkan dari sepuluh pekerja untuk memastikan kesesuaian desain alat dengan karakteristik tubuh pengguna. Hasil perancangan menunjukkan peningkatan presisi pemotongan, pengurangan waktu kerja, serta penurunan potensi kelelahan fisik. Desain yang diusulkan mempertimbangkan aspek ergonomi, material food-grade, dan kestabilan mekanis, sehingga dapat diterapkan untuk meningkatkan produktivitas serta kesejahteraan kerja di industri rumah tangga tahu.
Analisis Musculoskeletal Disorders Dan Postur Kerja Dengan Pendekatan Ergonomi Guna Meningkatkan Kesehatan Pekerja Di PT. Betami Andriani, Meri; Ilham, M; Yusnawati, Yusnawati; Zeki, Muhammad; Nadya, Yusri; Dewiyana, Dewiyana
JISI: Jurnal Integrasi Sistem Industri Vol. 12 No. 2 (2025): JISI UMJ
Publisher : Fakultas teknik Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jisi.12.2.295-310

Abstract

PT Betami, salah satu perusahaan pengolahan kelapa sawit di Aceh Tamiang, mengandalkan aktivitas manual di stasiun sortasi. Pekerjaan di bagian ini melibatkan aktivitas fisik seperti berdiri dalam waktu lama, membungkuk, mengangkat beban berat, dan gerakan berulang, yang berisiko menyebabkan Musculoskeletal Disorders. Tujuan untuk menentukan keluhan dan menganalisis postur kerja di PT Betami bagian staisun sortasi. Metode yang digunakan Standard Nordic Questionnaire untuk mengidentifikasi keluhan untuk mengidentifikasi keluhan fisik pada berbagai bagian tubuh pekerja, serta Rapid Entire Body Assessment untuk memancarkan risiko ergonomis dari postur kerja untuk mengeluarkan risiko ergonomis dari postur kerja. Hasil dan pembahasan, keluhan yang mendapatkan hasil paling tertinggi terdapat pada pekerja 1 pada pukul 16:00 dengan menghasilkan skor keluhan 56 dan mengalami keluhan terbesar pada bagian tubuh lengan bawah kanan (5%), pergelagan tangan kanan (5%), tangan kiri (5%), tangan kanan (5%) dan lutut kiri (5%). Hasil pembahasan postur kerja mendapatkan hasil tertinggi pada pekerja 1 postur ke 1 dengan skor akhir 12 dengan level risiko sangat tinggi dan tindakan perubahan postur kerja sekarang juga dan pekerja 3 postur ke 5 dengan skor akhir 12 dengan level risiko sangat tinggi dan tindakan perubahan postur kerja sekarang juga. Kesimpulan Pekerja di stasiun sortasi mengalami keluhan fisik yang cukup signifikan, terutama pada bagian tubuh seperti lengan bawah kanan, pergelangan tangan kanan, tangan kiri, tangan kanan, dan lutut kiri. Dan Penilaian postur kerja menunjukkan bahwa sebagian besar aktivitas kerja berada pada tingkat risiko tinggi hingga sangat tinggi, dengan skor REBA mencapai angka 12 pada beberapa postur, yang berarti diperlukan tindakan segera