cover
Contact Name
Erwin Hafid
Contact Email
jurnal.inspiratifpendidikan@uin-alauddin.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnal.inspiratifpendidikan@uin-alauddin.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. gowa,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Inspiratif Pendidikan
ISSN : 23376767     EISSN : 26554445     DOI : 10.24252
Inspiratif Pendidikan is a scholarly journal published by Department of Islamic Religion Education, Faculty of Tarbiyah and Teaching, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar. The journal only accepts research findings, thoughts that related to education and teaching development in general, and more specifically in Islamic point of view.
Articles 15 Documents
Search results for , issue "Vol 13 No 1 (2024): JUNE" : 15 Documents clear
Pengembangan Multimedia Interaktif Berbasis Android pada Materi Shalat Fardhu Kelas VII MTs Izzatul Ma’arif Tappina Nurhidayahsuaib; Buhaerah; Firman
Inspiratif Pendidikan Vol 13 No 1 (2024): JUNE
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/ip.v13i1.35612

Abstract

The aims of this study were: (1) To find out the process of developing Android-based interactive learning multimedia on fardhu prayer material in class VII of MTs Izzatul Ma'arif Tappina. (2) To find out whether Android-based interactive multimedia met the valid, practical, and effective criteria for fardhu prayer material in class VII of MTs Izzatul Ma'arif Tappina. This was a research and development adapted from the development model by Thiagarajan, namely the 4D model (define, design, develop and disseminate). The result of this study indicated that the development of android-based interactive learning multimedia on fardhu prayer material had met: (1) Valid criteria. This was based oh product validation by media and material experts with an average value of 3.8 and 3.6. Meanwhile, the result of the small group trial produced an average value of 3.76, and the large one was 3.78; (2) Practical criteria. The observation done by the two observers got an average value of 1.79; (3) Effective criteria. Based on the analysis of learning outcomes test including (a) The Paired Sample T-Test showed a significance value of 0.001, which meant the sig value < 0,05. So, Ho was rejected and Ha was accepted, (b) The N-Gain test showed a gain score of 0,56 which was included in the medium category with testing criteria of 0,7 > (N-Gain) > 0,3. As for the analysis of teacher activity, a score of 91.52% was included in the very good category. Meanwhile, the average student activity was 3.50 categorized as active. Then, the analysis of student response questionnaires obtained an average value of 93%. Keywords: Development, Multimedia, Learning, Interactive, Android, Shalat Fardhu.
Meningkatkan Keaktifan Belajar Siswa dengan Menerapkan Lesson Study Cantika Riana, Puspa
Inspiratif Pendidikan Vol 13 No 1 (2024): JUNE
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/ip.v13i1.36499

Abstract

Penelitian dilakukan untuk meningkatkan keaktifan belajar siswa dalam pembelajaran IPA dengan menerapkan lesson study. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode kuantitatif deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII.3 SMP Islam Al Falah Jambi dengan sampel yang berjumlah 25 siswa, yaitu 12 siswa perempuan dan 13 siswa laki-laki yang dipilih dengan teknik non-probability sampling. Upaya yang dilakukan dalam penelitian ini dengan menerapkan lesson study dengan tiga tahapan yaitu, perencanaan, pelaksanaan, dan refleksi. Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan observasi, dokumentasi, dan lembar observasi keaktifan belajar siswa yang dilakukan sebanyak 2 siklus lesson study. Adapun hasil yang diperoleh pada siklus 1 yaitu keaktifan fisik berada pada kategori cukup, keaktifan intelektual dan mental pada kategori kurang, serta keaktifan emosional pada kategori baik. Pada siklus 2 terjadi peningkatan yaitu keaktifan fisik dan emosional berada pada kategori sangat baik, keaktifan intelektual dan mental berada pada kategori baik. Berpijak dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa dengan menerapkan lesson study dalam pembelajaran dapat meningkatkan keaktifan belajar siswa. Hal itu terbukti dari adanya peningkatan dari masing-masing indikator keaktifan belajar yang ada.
Kompetensi Manajemen Kelas Guru di Kelas IV MIS Al Jamiatul Ikhlas Tanjungbalai Fahreza, Wiwid
Inspiratif Pendidikan Vol 13 No 1 (2024): JUNE
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/ip.v13i1.37612

Abstract

This research was conducted to find out how teacher competence is in managing their classes, especially in class IV MIS Al Jamiatul Ikhlas Tanjungbalai. Using a qualitative research approach and a descriptive study with research subjects being classrooms, teaching and learning activities, and the homeroom teacher of class IV MIS Al Jamiatul Ikhlas Tanjungbalai. The research instruments used were observation instruments, interview guides, and documentation. The results obtained show that the class management competence of teachers in class IV MIS Al Jamiatul Ikhlas is still relatively low because they are only able to maximize one of the four managerial aspects of the class, namely the socio-emotional aspect, while the aspects that have not been fulfilled are the physical, organizational and technical administrative aspects. Teachers also have not been able to face the managerial constraints they face.
Pengaruh Model Pembelajaran Reading Identifying Constructing Solving Reviewing Extending (Ricosre) terhadap Kemampuan Literasi dan Keterampilan Proses Sains Peserta Didik Di Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Tanjung Jabung Barat Azzahra, Farida
Inspiratif Pendidikan Vol 13 No 1 (2024): JUNE
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/ip.v13i1.41754

Abstract

Abstract: Literacy skills are the ability to apply concepts, scientific principles and understanding in everyday life. Integrating scientific literacy skills into learning is essential. Through thinking, understanding, and acting in scientifically accurate ways, literacy skills not only increase scientific knowledge but also improve process skills. Science process skills require students to analyze, create science, and gain knowledge through scientific procedures or methodology. The aim of this research is to determine the effect of the reading identifying constructing solving extending reviewing (RICOSRE) learning model on students' literacy abilities and science process skills in class XI human digestive system material at SMA Negeri 1 Tanjung Jabung Barat. This research uses a quantitative approach, with experimental methods. The design used was a pretest post-test control group design with a quasi-experimental research design pattern. The sample in this study amounted to 94 students. The instruments used were interviews, observation sheets, and test questions. The data analysis technique was carried out using Manova Analysis. Based on the results of statistical tests on the influence of the RICOSRE learning model on students' scientific literacy abilities, a value of 0.001<0.05 was obtained. Meanwhile, the sign value obtained for students' science process skills was 0.001<0.05. The conclusion was that the RICOSRE model had a significant influence on students' scientific literacy abilities and students' science process skills at SMA Negeri 1 Tanjung Jabung Barat.Keywords: RICOSRE, scientific literacy, science process, & students.
Kegemaran Mengaji dalam Pendidikan Baca Tulis Al-Quran di Kecamatan Marioriwawo Kabupaten Soppeng Wahab, Jamal; Marjuni, Andi
Inspiratif Pendidikan Vol 13 No 1 (2024): JUNE
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/ip.v13i1.42305

Abstract

Al-Quran itu merupakan himpunan huruf-huruf dan kata-kata yang dapat dibaca dan menjadi mu’jizat abadi kepada Rasulullah yang tidak mungkin bisa ditandingi oleh manusia, diturunkan ke dalam hati Rasulullah saw, diturunkan ke generasi berikutnya secara mutawatir, ketika dibaca bernilai ibadah dan menjadi pedoman hidup bagi setiap umat Islam yang ada di muka bumi. pelaksanaan gemar mengaji di Kecamatan Marioriwawo Kabupaten Soppeng disebabkan oleh regulasi yang ada yaitu pemerintah menempatkan guru mengaji per RT dan tiap RT ditempatkan 2 orang guru mengaji, dan anak anak dianjurkan datang sendiri mengaji dan terkadang ada orang tua yang mengantar anaknya dan model perekrutannyapun masih tradisional terkadang dari mulut ke mulut dan terkadang orang tua peserta didik mendampingi ke rumah guru mengaji Kreativitas guru mengaji dalam proses pembelajaran dalam memberi penguatan dalam mengemukakan materi. kreatifitas guru mengaji di Kecamatan Marioriwawo Kabupaten Soppeng dalam hal iklim mencakup pertama, Menciptakan interpersonal yang kuat dan cinta pada al-Quran, kedua, Menciptakan hubungan yang baik antara guru mengaji mengaji dan peserta didik dan ketiga Kesungguhan dalam menerima dan peduli terhadap peserta didik.
Implementasi Nilai Pancasila Kurikulum Merdeka sebagai Penguatan Jati Diri Anak Usia 5-6 Tahun utami-kumala-dewi; Maemonah
Inspiratif Pendidikan Vol 13 No 1 (2024): JUNE
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/ip.v13i1.43715

Abstract

ABSTRACT: Pancasila as one aspect of the development of an independent curriculum really needs to be instilled from an early age, where children aged 5-6 years have a high sense of curiosity. So it is necessary to form habits to strengthen the identity of students who have national values, which can be implemented through the practice of Pancasila values. So, researchers are interested in conducting research at the Pangudi Luhur Jenarwetan Kindergarten, especially aged 5-6 years, to find out what habits the institution has implemented, to strengthen identity through the Pancasila values ​​of the Independent Curriculum. The researcher used a qualitative research method with a phenomenological approach, while the research subjects were Pangudi Luhur Jenarwetan Kindergarten students in group B with a total of 12 students and 1 class teacher and school principal. The results of this research are similar to the habituation of the Pangudi Luhur Jenarwetan Kindergarten institution, which is the habituation carried out by this institution to train students' identity. One of the instilling habits based on Pancasila indicators includes: first principle (reading prayers according to students' beliefs, worship practices, introduction to various religions and places of worship); second principle (respect and respect educators by shaking hands, giving alms, donating mosque renovations, watering herbal plants); third principle (cooperation in placing flags, flag ceremonies, queuing culture); fourth principle (dare to express opinions and present the results of work, clean up the equipment that has been used); fifth principle (sharing food sustenance, playing together, and community service). The application of Pancasila values ​​should not only be implemented by school institutions. However, parental cooperation at home is very necessary to optimize the strengthening of students' identity in the future. Keywords: Implementation of Pancasila Values ​​in The Independent Curriculum, Strengthening Identity, Children Age 5-6 Years
Implementasi Nilai-Nilai Pendidikan Karakter Peserta Didik pada Era Society 5.0 di Madrasah Aliyah Pondok Pesantren Yasrib Lapajung Watansoppeng Muhammad Muhaimin; Muhammad Amri; Muhammad Rusmin B
Inspiratif Pendidikan Vol 13 No 1 (2024): JUNE
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/ip.v13i1.45924

Abstract

This research aims: 1) to determine the planning of character education values for students in the era of society 5.0 at Madrasah Aliyah Pondok Pesantren Yasrib Lapajung Watansoppeng, 2) to identify the implementation of character education values for students in the era of society 5.0 at Madrasah Aliyah Pondok Pesantren Yasrib Lapajung Watansoppeng, 3) to assess the evaluation of character education values for students in the era of society 5.0 at Madrasah Aliyah Pondok Pesantren Yasrib Lapajung Watansoppeng. This research is qualitative in nature and conducted at Madrasah Aliyah Pondok Pesantren Yasrib Lapajung Watansoppeng. The data sources are the school principal, educators, and students. Data collection methods include observation, interviews, and documentation. The research instruments consist of observation guidelines and interview guidelines, with data analysis involving data reduction, data display, conclusion drawing, and verification. Data validity is ensured through triangulation. The findings of this research reveal that; 1) Planning for character education values for students in the era of society 5.0 at Madrasah Aliyah Pondok Pesantren Yasrib Lapajung Watansoppeng is very good, with planning conducted through meetings involving all educators in the planning process; 2) The implementation of character education values for students in the era of society 5.0 at Madrasah Aliyah Pondok Pesantren Yasrib Lapajung Watansoppeng, particularly in terms of religious, social care, creativity, curiosity, peace-loving, and friendliness, can be considered suboptimal, as the implementation does not align with the previous planning; 3) Evaluation of character education values for students in the era of society 5.0 at Madrasah Aliyah Pondok Pesantren Yasrib Lapajung Watansoppeng. The evaluation conducted by the madrasah and educators has been performed well to assess the extent to which the implementation of character education values can be realized by students both inside and outside the classroom.
Persepsi Peserta Didik terhadap Kinerja Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) pada Masa Covid 19 di MAN 1 Kota Makassar Usman, Syahruddin; Muhammad Safei; IBRAHIM A
Inspiratif Pendidikan Vol 13 No 1 (2024): JUNE
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/ip.v13i1.46471

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kinerja guru PAI, persepsi peserta didik terhadap kinerja guru Pendidikan Agama Islam (PAI) di MAN 1 Kota Makassar selama masa COVID-19. Faktor pendukung dan penghambat pelaksanaan pembelajaran daring, serta solusinya. Penelitian ini penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan pedagogik. Sumber datanya adalah kepala MAN 1, guru pendidikan agama Islam dan peserta didik. Instrumen utamanya adalah peneliti kemudian dikembangkan dengan menggunakan pedoman observasi, pedoman wawancara dan format dokumentasi. Teknik pengolahan dan analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Selanjutnya digunakan pengujian keabsahan data dengan triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja guru PAI pada masa covid 19 adalah baik dilihat dari sisi kelengkapan administrasi pembelajaran, pelaksanaannya dan evaluasinya. Persepsi peserta didik terhadap kinerja guru PAI di MAN 1 Kota Makassar selama masa COVID-19 cukup beragam. Namun demikian lebih banyak peserta didik mengatakan guru PAI memiliki kinerja yang baik menggunakan berbagai strategi dan metode untuk membelajarkan peserta didik dengan menghadirkan pembelajaran yang menarik dan efektif secara daring. Guru PAI juga mampu memberikan dukungan emosional dan sosial, memastikan keterlibatan aktif peserta didik dalam pembelajaran, meskipun dalam situasi yang sulit. Solusi mengatasi hambatan pembelajaran daring, guru membuatkan film/video pembelajaran, guru memberikan tugas mandiri setiap peserta didik dan menyerahkan tugasnya tepat waktu sesuai kesepakatan bersama.
Peningkatan Hasil Belajar Peserta Didik Materi Puasa Melalui Penerapan Model Pembelajaran Discovery SD Negeri Makassar Andi Sirajuddin; usman, usman; St. Ibrah Mustafa Kamal; Muhammad Rusmin B
Inspiratif Pendidikan Vol 13 No 1 (2024): JUNE
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/ip.v13i1.47224

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan peningkatan hasil belajar peserta didik melalui model pembelajaran discovery SD Negeri Makassar. Metodologi penelitian ini yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Metode ini dilakukan dengan empat tahap, yaitu perencanaan, tindakan, pengamatan dan refleksi. Keempat tahap tersebut terdapat dalam satu siklus yang dilakukan berulang dengan langkah-langkah yang sama dan tetap difokuskan pada cara penyelesaikan masalah (jawaban) dengan menemukan sendiri, menyelidiki sendiri serta mencari informasi dengan menggunakan model pembelajaran discovery. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hasil belajar peserta didik dengan menggunakan model pembelajaran discovery ini mengalami peningkatan. Peningkatan tersebut dapat dilihat dari hasil tiap siklus yang dilakukan. Perincian nilai rata-rata siklus I adalah 79 dan nilai rata-rata siklus II adalah 85. Dari hasil tersebut membuktikan bahwa model pembelajaran discovery yang peneliti gunakan dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik.
Pelaksanaan Program Tahfidz di SMAS Hidayatullah Putri Kendari Provinsi Sulawesi Tenggara Kasmawati; Nur Konita
Inspiratif Pendidikan Vol 13 No 1 (2024): JUNE
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/ip.v13i1.48321

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan manajemen. Adapun sumber data penelitian ini adalah Kepala Sekolah, Pembina Tahfidz, Guru-Guru Tahfidz, dan Peserta Didik SMAS Hidayatullah Putri Kendari. Data dikumpulkan menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data penelitian ini melalui reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kepala Sekolah memberikan wewenang kepada Pembina tahfidz untuk mengelola program tahfidz. Kelompok belajar tahfidz dibagi menjadi tiga kelompok berdasarkan tingkatan kelas masing-masing dengan satu atau dua orang guru tahfidz yang bertanggung jawab. Metode belajar tahfidz masih disesuaikan dengan kemampuan guru tahfidz yakni rata-rata menggunakan metode talqin yang dilaksanakan sesuai jadwal yang ditentukan. Pengawasan kegiatan tahfidz dilakukan melalui absensi tahfidz, daftar kontrol hafalan yang disetorkan pada saat rapat setiap akhir pekan. Evaluasi hasil program tahfidz menunjukkan bahwa program tahfidz telah mencapai hasil yang baik sekali, dari keseluruhan peserta didik 61 orang hanya 90,16% saja yang mencapai KKM tahfidz sementara 9,84% lainnya belum mencapai KKM tahfidz dan untuk evaluasi kinerja guru tahfidz dilakukan oleh Kepala Sekolah melalui data yang diperoleh dari pembina tahfidz. Kerja sama antara sekolah dan orang tua, lingkungan sekolah yang mendukung, al-Qur’an Huffadz dari sekolah menjadi faktor pendukung program ini. Namun, kurangnya tenaga pengajar tahfidz yang ahli dalam bidang tahfidz, rasa malas, rasa kantuk dan gangguan dari teman sebaya menjadi faktor penghambat pelaksanaan tahfidz.

Page 1 of 2 | Total Record : 15