cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. gowa,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Auladuna
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 236 Documents
PENGEMBANGAN MEDIA KOMIK BERBASIS PENDEKATAN SAINTIFIK PADA MATERI PENGUKURAN WAKTU Baharuddin Baharuddin; Andi Halimah; Ika Nurjannah; Suharti Suharti; A. Sriyanti
Auladuna: Jurnal Pendidikan Dasar Islam Vol 8 No 1 (2021): JUNE
Publisher : Department of Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Universitas Islam Negeri Alauddin Makass

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/auladuna.v8i1a10.2021

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengembangan media komik berbasis pendekatan saintifik yang memenuhi kriteria valid, praktis, dan efektif. Metode penelitian yang digunakan Research and Development yang mengacu pada model pengembangan ADDIE. Berdasarkan hasil uji coba terbatas yang dilakukan pada kelas V SDN 250 Bulu Kabupaten Soppeng, diperoleh bahwa: (1) hasil validasi media komik adalah 4,01 pada kategori valid, (2) hasil kepraktisan media komik adalah 95% dan berada pada kategori sangat positif, dan (3) hasil keefektifan karena telah memenuhi tiga kriteria yaitu kemampuan guru saat mengelola pembelajaran 4,7 (kategori sangat baik), persentase aktivitas peserta didik 86,1% (kategori sangat baik) dan persentase ketuntasan belajar peserta didik berkategori tinggi serta mencapai ketuntasan klasikal yaitu 100%. Sehingga, dapat disimpulkan bahwa dalam tahap uji coba terbatas yang dilaksanakan, media komik berbasis pendekatan saintifik pada materi pengukuran telah memenuhi kriteria kevalidan, kepraktisan, dan keefektifan. Media komik berbasis pendekatan saintifik dapat digunakan dalam proses belajar mengajar di sekolah dasar, tampilan yang menarik membuat aktivitas peserta didik semakin baik dan meningkatkan ketuntasan hasil belajar matematika.AbstractThis study aimed to investigate the level of validity, effectiveness, and practicality of the developing comic media based on the scientific approach. The method used was Research and Development with ADDIE model. Based on the results of the limited test conducted at the fifth-grade students of SDN 250 Bulu in Soppeng Regency, it was found that: (1) the validation result of comic media was 4.01 in the valid category, (2) the practicality result of comic media was 95% which was in the very positive category, and (3) the results of the effectiveness had fulfilled three criteria, namely the teacher’s ability to manage learning was 4.7 (very good category), students’ activities were 86.1% (very good category) and the students’ learning completeness was categorized high and achieving 100% of classical completeness. Therefore, it could be concluded that in the limited test stage, comic media based on the scientific approach to the measurement material had fulfilled the criteria of validity, practicality, and effectiveness. Comic media based on the scientific approach can be used in the teaching and learning process in elementary schools because attractive media makes the students’ activities better and improves their mathematics learning outcomes.
MATHEMATICAL CONNECTION ABILITY INSTRUMENT FOR PRIMARY SCHOOL STUDENTS Hafiziani Eka Putri; Cahya Karisma Pertiwi; Aisyah Herlina Arrum; Rifa Nurhanifa; Aan Yuliyanto
Auladuna: Jurnal Pendidikan Dasar Islam Vol 8 No 1 (2021): JUNE
Publisher : Department of Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Universitas Islam Negeri Alauddin Makass

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/auladuna.v8i1a1.2021

Abstract

AbstractThis study was motivated by the importance of mathematical connection ability for elementary school students. It was necessary to develop an instrument that suitable the indicators of mathematical connection ability to understand the students' mathematical connection ability. The goal of this research was to develop an appropriate mathematical connection ability instrument for primary school students. This study was applied using Research and Development. The participants were 34 third-grade students at an elementary school in Purwakarta, SDN Nagrikaler, chosen through purposive sampling. The instrument was an essay test consisting of six open questions about whole numbers. The indicators developed in composing questions were related to the mathematical connection ability, namely connections inter topics in mathematics, other subjects, and everyday life. The questions were made beforehand in the expert judgment, then tested to see the validity, reliability, difficulty index, and discrimination power index. The validity test analysis indicated that six items on the instrument were valid, the reliability of the test instruments was very high. Meanwhile, the difficulty level was classified as difficult and moderate, and the discrimination power was also categorized as good and very good criteria. Thus, those six developed questions could be applied to measure mathematical connections in the topic of operations of whole numbers for second-grade elementary school students and were suitable for further research instruments on similar subjects and variables even at different times and places.AbstrakPenelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya kemampuan koneksi matematis bagi siswa sekolah dasar. Penelitian ini bermaksud mengembangkan instrumen yang sesuai dengan indikator kemampuan koneksi matematis untuk memahami kemampuan koneksi matematis siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan instrumen kemampuan koneksi matematis yang sesuai untuk siswa sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development. Partisipan adalah 34 siswa kelas III SD di Purwakarta, SDN Nagrikaler, yang dipilih secara purposive sampling. Instrumen yang digunakan adalah tes esai yang terdiri dari enam pertanyaan terbuka tentang bilangan cacah. Indikator yang dikembangkan dalam menyusun soal berkaitan dengan kemampuan koneksi matematis, yaitu koneksi antar topik dalam matematika, mata pelajaran lain, dan kehidupan sehari-hari. Soal-soal tersebut dibuat terlebih dahulu sesuai saran expert, kemudian diuji untuk melihat validitas, reliabilitas, indeks kesukaran, dan indeks daya diskriminasi. Analisis uji validitas menunjukkan bahwa enam item pada instrumen tersebut valid dan reliabilitas instrumen tes sangat tinggi. Sedangkan tingkat kesukaran tergolong sukar dan sedang, dan daya pembedanya juga termasuk kriteria baik dan sangat baik. Dengan demikian, 6 item soal yang dikembangkan tersebut dapat diterapkan sebagai instrumen untuk mengukur koneksi matematis dalam pembelajaran matematika pada topik operasi hitung bilangan cacah terhadap siswa kelas dua SD dan layak digunakan untuk instrumen penelitian selanjutnya pada subjek dan variable sejenis meskipun pada waktu dan tempat berbeda.
PERAN GURU DI ERA REVOLUSI 4.0 DALAM UPAYA PENCEGAHAN PENYALAHGUNAAN NARKOBA DI MADRASAH IBTIDAIYAH Amir Hamzah; Faisal Faisal; Fajri Ismail
Auladuna: Jurnal Pendidikan Dasar Islam Vol 7 No 2 (2020): DECEMBER
Publisher : Department of Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Universitas Islam Negeri Alauddin Makass

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/10.24252/auladuna.v7i2a2.2020

Abstract

AbstrakTujuan dari penelitian ini untuk menemukan perencanaan program pencegahan penyalahgunaan narkoba sejak di madrasah ibtidaiyah dan implementasi dari program pencegahan penyalahgunaan narkoba di madrasah ibtidaiyah. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif. Pengambilan data menggunakan wawancara mendalam, dokumentasi, dan observasi yang selanjutnya dianalisis yaitu data reduction, data display, dan conclusion drawing/verification. Hasil penelitian, antara lain: (1) perencanaan pencegahan penyalahgunaan narkoba, yaitu bekerjasama dengan pemerintah setempat, koordinasi dengan dinas terkait, bekerjasama dengan orang tua, kerjasama dengan stakeholder di madrasah, sosialisasi, pembuatan kantin sehat, pembatasan akses masuk madrasah, peningkatan materi dan praktik agama serta penciptaan suasana yang menyenangkan, dan (2) implementasi dari program yang dirancang, bekerjasama dengan pihak terkait, bekerjasama dengan orang tua baik secara tatap muka maupun via online, praktikum ibadah (shalat dhuha, shalat dhuhur, ekskul BTA, dan hafidz Qur’an), pembelajaran yang menyenangkan, dan penerapan pendidikan karakter, serta pelatihan ICT. Berdasarkan implementasi yang dilaksanakan sampai dengan saat ini, belum ada kasus penyalahgunaan narkoba yang terjadi di kalangan siswa di MI Tarbiyatul Ula Palembang.AbstractThis study aimed to find out the prevention plan programs of drug abuse and its implementation since madrasah ibtidaiyah. This research used qualitative research. Data collection was done in-depth interviews, documentation, and observations which then analyzed through data reduction, display data, and conclusion drawing verification. The results of the study included; (1) planning for drug abuse prevention by making collaboration with local governments, coordination with related agencies, cooperation with parents, collaboration with stakeholders in madrasahs, socialization, building healthy canteens, restricting access to madrasahs, improving materials and religious practices, and creating a pleasant atmosphere, and (2) implementation of designed programs, collaboration with related parties, collaboration with parents both face-to-face and via online, practicum of worship (dhuha prayer, dhuhur prayer, BTA extracurricular activities, and hafidz Qur'an), fun learning, and the application of character education and  ICT training. Based on the implementation that had been carried out, there were no cases of drug abuse that have occurred among students at MI Tarbiyatul Ula Palembang.
PENANAMAN KARAKTER GEMAR MEMBACA MELALUI ONE DAY ONE DONGENG PADA MASA PANDEMI COVID-19 Zakaria Zakaria; Utami Maulida
Auladuna: Jurnal Pendidikan Dasar Islam Vol 8 No 1 (2021): JUNE
Publisher : Department of Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Universitas Islam Negeri Alauddin Makass

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/auladuna.v8i1a6.2021

Abstract

AbstrakMinat membaca harus ditanamkan pada siswa melalui kegiatan yang menyenangkan sesuai dengan karakter dan perkembangan peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan secara komprehensif mengenai penanaman karakter gemar membaca melalui one day one dongeng bagi peserta didik sekolah dasar. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan menggunakan metode analisis isi/content analysis, yaitu menganalisis bagaimana strategi one day one dongeng dalam menanamkan karakter gemar membaca selama masa pandemi Covid-19. Hasil penelitian menunjukkan metode one day one dongeng merupakan salah satu metode yang dapat diterapkan semua pendongeng baik orang tua atau guru kepada anak-anak untuk menumbuhkan karakter gemar membaca. Dua dari empat jenis dongeng yang familiar digunakan pada anak adalah dongeng binatang (animals tales) dan dongeng biasa (ordinary folktales).Teknik menyimak dalam mengembangkan strategi one day one dongeng yang tepat digunakan adalah menyimak estetik dan menyimak kreatif, sementara membaca adalah membaca gambar, story telling, dan membaca nyaring. Adapun nilai guna dalam penelitian ini sebagai gambaran tentang penanaman karakter gemar membaca dalam kegiatan one day one dongeng dan dapat dijadikan sebagai konsep pembelajaran literasi bagi peserta didik sekolah dasar.AbstractReading interest must be instilled in students through fun activities following their character and development. This study aims to comprehensively explain instilling reading interest by one day one fairy tale for elementary school students. This research was a qualitative descriptive study using content analysis by analyzing how one day one fairy tale strategy instils reading interest during the Covid-19 pandemic. The results indicated that the one day one fairy tale was a strategy that could be applied by all storytellers, both parents and teachers, to instil the reading interest character of students. Two of four types of fairy tales were familiar to students, namely animal tales and ordinary folktales. The listening techniques appropriate in developing one day one fairy tale strategy were aesthetic and creative listening, while reading techniques were reading pictures, telling stories, and reading aloud. The implication of this study is to illustrate the instilling of reading interest character through one day one fairy tale strategy that can be used as a literacy learning concept for elementary school students. 
ANALISIS KEBIJAKAN KEPALA SEKOLAH DALAM PEMBELAJARAN DARING BAGI GURU DI ERA NEW NORMAL Luluk Sri Handayani; Zulaikhah Zulaikhah
Auladuna: Jurnal Pendidikan Dasar Islam Vol 7 No 2 (2020): DECEMBER
Publisher : Department of Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Universitas Islam Negeri Alauddin Makass

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/10.24252/auladuna.v7i2a7.2020

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui kebijakan kepala sekolah MI Syafi’iyah Demak dalam melaksanakan pembelajaran daring bagi guru di era new normal dengan harapan peserta didik mendapatkan pendidikan yang berkualitas dan tercapai secara optimal. Metode penelitian ini menerapkan jenis kualitatif melalui studi lapangan dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Objek penelitian adalah MI Syafi’iyah Demak, sedangkan kepala sekolah dan guru menjadi subjek penelitian. Sumber data penelitian diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan yaitu data reduction, data display, dan verification. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kepala sekolah MI Syafi’iyah telah memiliki kebijakan dalam pelaksanaan pembelajaran dengan menerapkan pembelajaran tatap muka melalui pembatasan jumlah peserta didik sesuai protokol kesehatan. Kepala sekolah, wali kelas, guru mata pelajaran, dan wali peserta didik bekerja sama untuk menyukseskan kebijakan tersebut.AbstractThis study aimed to know the principal policies of MI Syafi'iyah Demak in implementing online learning for teachers in the new normal era, hoping that the students would get quality and optimal education. This research used a descriptive qualitative approach with field studies. The research's object was MI Syafi'iyah Demak, while the principal and teachers were the research subjects. Data sources were obtained through observation, interviews, and documentation. The data analysis used was data reduction, data presentation, and verification. The results indicated that the principal of MI Syafi'iyah had the policy to implement face-to-face learning and the number of students based on the health protocol. Principals, class-teachers, subject-teachers, and guardians of the students work together to make the policy successful.
THE RESPONSE OF ISLAMIC EDUCATION TO THE ADVANCEMENT OF SCIENCE IN THE COVID-19 PANDEMIC ERA IN THE ISLAMIC BOARDING SCHOOLS Firman Mansir
Auladuna: Jurnal Pendidikan Dasar Islam Vol 8 No 1 (2021): JUNE
Publisher : Department of Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Universitas Islam Negeri Alauddin Makass

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/auladuna.v8i1a2.2021

Abstract

AbstractThis study discussed that Islamic boarding schools as educational institutions responded to Covid 19 pandemic era through their educational system. This study aimed to examine how Islamic educational institutions responded to the advancement of science in the current Covid-19 era. The method used was the library research method with a qualitative approach by excavating, discovering, reading, explaining, and conveying implicitly or explicitly to literature from the data. The source data came from articles, journals, and books related to Islamic education, Islamic boarding schools, and the response of Islamic education to the Covid-19 pandemic. In analyzing the data, the researcher used data descriptive and content analyses. The findings indicated that Islamic boarding schools applied online learning during the Covid-19 Pandemic era. Therefore, Islamic boarding schools responded by using science technology in the learning process by developing lesson plans based on the current situation.AbstrakPenelitian ini membahas pondok pesantren sebagai lembaga pendidikan yang merespon pandemi Covid-19 melalui sistem pendidikannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana lembaga pendidikan Islam menyikapi kemajuan ilmu pengetahuan di era Covid-19 saat ini. Metode yang digunakan adalah metode penelitian kepustakaan dengan pendekatan kualitatif dengan menggali, menemukan, membaca, menjelaskan, dan menyampaikan secara implisit atau eksplisit ke literatur dari data. Sumber data berasal dari artikel, jurnal, dan buku terkait pendidikan Islam, pesantren, dan respon pendidikan Islam terhadap pandemi Covid-19. Dalam menganalisis data, peneliti menggunakan deskriptif data dan analisis isi. Temuan menunjukkan bahwa pesantren menerapkan pembelajaran online selama era Pandemi Covid-19. Oleh karena itu, pondok pesantren meresponnya dengan menggunakan iptek dalam proses pembelajarannya dengan mengembangkan RPP berdasarkan situasi saat ini.
PENDEKATAN MASTERY LEARNING: PENINGKATAN HASIL BELAJAR PEMBELAJARAN MATEMATIKA SISWA DI SEKOLAH DASAR Zhusnia Larasati; Sri Hartatik; Nafiah Nafiah; Dewi Widiana Rahayu
Auladuna: Jurnal Pendidikan Dasar Islam Vol 7 No 2 (2020): DECEMBER
Publisher : Department of Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Universitas Islam Negeri Alauddin Makass

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/10.24252/auladuna.v7i2a3.2020

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada pembelajaran matematika kelas 1 melalui pendekatan mastery learning sekolah dasar di Surabaya. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilakukan dengan empat tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Subjek penelitian yaitu kelas 1 berjumlah 34 siswa. Penelitian menggunakan tiga teknik pengumpulan data, yaitu tes, observasi, dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan hasil belajar siswa dan respons siswa dikatakan baik. Hasil belajar siswa meningkat 61% dari siklus I ke siklus II. Pada siklus 1, persentase ketuntasan siswa adalah 24% atau 8 siswa. Pada siklus II, persentase ketuntasan siswa sebanyak 85% atau 29 siswa. Artinya penerapan pendekatan mastery learning dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada pembelajaran matematika di sekolah dasar.AbstractThis study aimed to improve students’ Mathematical learning outcomes through the mastery learning approach in the first grade of elementary schools in Surabaya. This research used Classroom Action Research (CAR) which was conducted in four stages, namely planning, implementing, observing, and reflecting. The research subjects were the first grade consisting of 34 students. This study used three data collection techniques, namely, tests, observations, and interviews. The results indicated that the students’ learning outcomes improved and their responses were good. The students’ learning outcomes increased by 61% from cycle I to cycle II. In cycle 1, the percentage of student completeness was 24% or 8 students. In cycle II, the percentage of student completeness was 85% or 29 students. Therefore, the application of the mastery learning approach could improve the students’ Mathematical learning outcomes in elementary schools.
ADAPTASI SEKOLAH TERHADAP PENYELENGGARAAN PENDIDIKAN INKLUSI Mardiana Mardiana; Ahmad Khoiri
Auladuna: Jurnal Pendidikan Dasar Islam Vol 8 No 1 (2021): JUNE
Publisher : Department of Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Universitas Islam Negeri Alauddin Makass

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/auladuna.v8i1a7.2021

Abstract

AbstrakBeberapa sekolah negeri dan swasta di Nanga Pinoh Kabupaten Melawi memiliki siswa berkebutuhan khusus dan menyelenggarakan pendidikan inklusi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana pendidikan inklusi dilaksanakan di sekolah dengan legalitas penyelenggaraan pendidikan inklusi oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Melawi. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Subjek penelitian dipilih secara purposive sampling yang terdiri dari lima kepala sekolah, satu guru, satu siswa di sekolah inklusi, orang tua siswa berkebutuhan khusus dan siswa reguler. Analisis data yang digunakan adalah analisis interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan adaptasi penyelenggaran pendidikan inklusi untuk pembelajaran kedepannya akan menyesuaikan dengan kondisi atau lingkungan saat ini, kebutuhan siswa, dan tindakan sekolah untuk pencapaian tujuan tetap memberikan pelayanan bimbingan bagi anak berkebutuhan khusus dengan melibatkan guru kelas dan wali kelas sebagai pendamping dalam proses pembelajaran dan memenuhi sarana dan prasana seadanya yang ada di sekolah serta menjaga keseimbangan dengan menjaga komitmen antara guru, sekolah, dan orang tua. Selain legalitas yang didapat sekolah, diperlukan juga kerjasama dan dukungan pemerintah untuk memberikan penyediaan sumber pendukung lainnya agar proses sesuai dengan pedoman pelaksanaan penyelenggaraan pendidikan inklusi.AbstractSeveral public and private elementary schools in Nanga Pinoh Melawi Regency have students with special needs and carry out inclusive education. This study aimed to investigate the extent of inclusive education implemented in schools with the legality of implementing inclusive education by the Head of Melawi District Education Office. This study was qualitative research using a case study approach. The research subjects were selected using purposive sampling consisting of five principals, one teacher, one student in inclusive schools, and parents of a student with special need and a regular student. Data analysis used was interactive analysis by Miles and Huberman. The results indicated that the adaptation of inclusive education for future learning would adjust to the current conditions or environment, students’ needs, and school actions to achieve the goal by continuing to provide guidance services for students with special needs by involving class and guardian teachers as companions in the learning process, fulfilling basic facilities, and maintaining balance by maintaining the commitment between teachers, school, and parents. In addition, aside from the legality obtained, the schools also require cooperation and government support to provide other supporting resources to process following the guidelines for implementing inclusive education.
STRATEGI PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL MASA COVID-19 BERBASIS PENDEKATAN SAINTIFIK BAGI ANAK USIA DASAR Rahmaini Rahmaini
Auladuna: Jurnal Pendidikan Dasar Islam Vol 7 No 2 (2020): DECEMBER
Publisher : Department of Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Universitas Islam Negeri Alauddin Makass

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/10.24252/auladuna.v7i2a8.2020

Abstract

AbstrakPembelajaran kontekstual menjadi alternatif strategi yang diterapkan pada anak usia dasar di era covid-19. Sebab, anak sekolah dapat terus belajar dalam situasi pandemi tersebut, melalui kearifan lokal desa masing-masing. Tulisan ini bertujuan untuk menganalisa strategi pembelajaran kontekstual berbasis pendekatan saintifik di era covid-19 yang diberikan bagi anak usia dasar di desa Kutarih, Aceh Tenggara. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan studi dokumen. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pembelajaran kontekstual melalui kearifan lokal yang ada berbasis pendekatan saintifik di desa Kutarih, tepat diberikan bagi anak usia dasar di era covid-19. Hal ini ditandai dengan (1) Antusias belajar anak meski belajar tanpa seragam; (2) kreativitas anak dan pendidik dalam memanfaatkan fasilitas yang ada; dan (3) dukungan orangtua.AbstractContextual learning becomes an alternative strategy applied to elementary-age students in the covid-19 era because they can still learn in a pandemic situation through each village's local wisdom. This paper aimed to analyze the contextual learning strategies based scientific approach in the covid-19 era implemented for elementary-age students in Kutarih, Southeast Aceh. This research used a qualitative approach with data collection through observation, interviews, and document studies. This study found that contextual learning through the local wisdom-based scientific approach in Kutarih Village was appropriate for elementary-age students in the covid-19 era. It was indicated by (1) Enthusiastic learning of children even though without wearing uniforms; (2) students’ and teachers’ creativity utilizing existing facilities; and (3) parental support.
EVALUASI KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS PADA PROBLEM BASED LEARNING DENGAN SETTING ONLINE Sriwijayanti Dhewi Sariastuti; Mawardi Mawardi
Auladuna: Jurnal Pendidikan Dasar Islam Vol 8 No 1 (2021): JUNE
Publisher : Department of Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Universitas Islam Negeri Alauddin Makass

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/auladuna.v8i1a3.2021

Abstract

AbstrakDinamika baru dalam dunia pendidikan di Indonesia, pembelajaran yang semula dilakukan secara tatap muka menjadi pembelajaran online. Salah satu ciri pembelajaran online adalah open source informasi di dunia maya, sehingga diperlukan kemampuan berpikir kritis untuk mengkonfirmasi informasi. Penelitian ini menganalisis peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa dalam pembelajaran online yang terintegrasi dengan model Problem Based Learning (PBL). Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas. Subjek penelitian adalah siswa kelas V SD Negeri 2 Wonoharjo yang berjumlah 36 siswa. Penelitian ini menggunakan materi perubahan bentuk benda pada pelajaran IPA. Data dalam penelitian ini diperoleh dari hasil observasi dan tes kemampuan berpikir kritis siswa. Uji N-gain digunakan sebagai teknik analisis data. Hasil yang diperoleh adalah kemampuan berpikir kritis siswa meningkat yang tergolong kategori sedang. Peningkatan ini terjadi karena pembelajaran online yang terintegrasi dengan model Problem Based Learning (PBL) membuat siswa saling berinteraksi dalam kelompok kecil.  AbstractNew dynamics in the world of education in Indonesia, the learning which was initially done face-to-face became online learning. One characteristic of online learning was an open-source of information in a virtual world so that critical thinking skills were needed to confirm information. This study analyzed the improvement of students' ability to think critically in online learning integrated with the Problem Based Learning (PBL) model. This study was classroom action research. The subjects were the 5th-grade students of SD Negeri 2 Wonoharjo consisting of 36 students. This study used material changes in the shape of objects of the science lesson. The data in this study were obtained from observations and tests of students' ability to think critically. The N-gain test was used as a data analysis technique. The results obtained were students' ability in critical thinking increased which was classified as medium category. This improvement occurred because online learning integrated with the Problem Based Learning (PBL) model made students interact with each other in small groups.