cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Andalas
Published by Universitas Andalas
ISSN : 23017406     EISSN : 26151138     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Kesehatan Andalas merupakan Jurnal yang diterbitkan oleh Fakultas Kedokteran Universitas Andalas.
Arjuna Subject : -
Articles 1,294 Documents
Hubungan Budaya Organisasi dengan Kinerja Pegawai RSUD Mukomuko Tahun 2017 Maiyulia Fitri; Hardisman Hardisman; Ibrarodes Ibrarodes
Jurnal Kesehatan Andalas Vol 8, No 2 (2019): Online Juni 2019
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jka.v8i2.1006

Abstract

Kinerja pegawai Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mukomuko dari aspek kedisiplinan masih rendah yaitu 80% pegawai terlambat dan 35% pegawai meninggalkan ruangan pada jam kerja, serta masih banyak pegawai yang pindah dari RSUD Mukomuko. Hal ini menunjukkan bahwa masih lemahnya budaya organisasi di RSUD Mukomuko. Banyak faktor yang dapat mempengaruhi kinerja pegawai, diantaranya budaya organisasi. Tujuan penelitian ini adalah menentukan hubungan budaya organisasi terhadap kinerja pegawai. Penelitian ini menggunakan metode analitik kuantitatif dengan disain cross sectional study. Populasi penelitian adalah seluruh pegawai, dengan teknik pengambilan sampel simple random sampling, sehingga didapatkan 90 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar pegawai berkinerja cukup (75,6%) dan menyatakan budaya organisasi lemah (71,1%). Dari empat dimensi budaya organisasi yaitu keterlibatan, penyesuaian, konsistensi dan misi, ditemukan bahwa sebagian besar pegawai menilai lemah pada dimensi keterlibatan (80%), konsistensi (68,9%) dan misi (63,3%). Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat hubungan budaya organisasi dengan kinerja pegawai RSUD Mukomuko (p=0,001). Penelitian ini menyarankan agar pihak manajemen dapat mengembangkan budaya organisasi keterlibatan, konsistensi dan misi dengan melibatkan pegawai dalam perencanaan, menetapkan target kinerja pegawai pada awal tahun dan mengevaluasinya secara berkala, serta resosialisasi misi dan tujuan rumah sakit.
Analisis Komitmen Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman dalam Mengatasi Masalah Stunting Berdasarkan Nutrition Commitment Index 2018 Merri Syafrina; Masrul Masrul; Firdawati Firdawati
Jurnal Kesehatan Andalas Vol 8, No 2 (2019): Online Juni 2019
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jka.v8i2.997

Abstract

Stunting merupakan bentuk kegagalan pertumbuhan (growth faltering) akibat akumulasi ketidakcukupan nutrisi yang berlangsung lama mulai dari kehamilan sampai usia 24 bulan. Padang Pariaman pada tahun 2017 angka stunting adalah 33,6%. NCI adalah indeks untuk mengukur komitmen pemerintah dalam mengatasi kekurangan gizi dengan 12 indikator yang dikelompokkan dalam 3 tema yaitu anggaran, kebijakan program dan hukum. Tujuan penelitian inin adalah menganalisis komitmen Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman dalam mengatasi stunting berdasarkan NCI. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan rancangan penelitian studi kebijakan (policy study), dan juga dilakukan skoring serta wawancara pada informan. Jumlah informan penelitian yaitu 11 orang. Analisis data dilakukan dengan triangulasi metode dan triangulasi sumber data. Hasil penelitian dari 12 indikator NCI, total skor adalah 6 diantaranya untuk skor 1 yaitu promosi MP-ASI, kondisi program gizi dalam kebijakan daerah, prioritas gizi dalam perencanaan daerah, koordinasi lintas sektor, target program gizi dan survei gizi. Ada 6 indikator dengan skor 0 diantaranya anggaran program gizi (stunting) yang masih kurang, cakupan Vitamin A belum mencapai terget, cakupan air bersih belum mencapai target, cakupan sanitasi belum mencapai target, kunjungan ibu hamil belum mencapai target dan tidak ada regulasi/hukum tentang perbaikan gizi.
Pemeriksaan Diastolic Stress Test Dalam Menilai Gangguan Diastolik Dan Peningkatan Tekanan Pengisian Ventrikel Kiri Mefri Yanni; Nia Kasmiati; Nani Nani
Jurnal Kesehatan Andalas Vol 8, No 2 (2019): Online Juni 2019
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jka.v8i2.1020

Abstract

Peningkatan tekanan pengisian ventrikel kiri merupakan salah satu penyebab sesak napas saat aktifitas. Kondisi klinis ini sering ditemukan pada pasien dengan ganguan miokardium tahap awal seperti pasien penyakit jantung hipertensi maupun diabetes dan bersifat independen dari iskemia. Fraksi ejeksi ventrikel kiri umumnya normal dan meskipun sekelompok pasien ini disebut memiliki gagal jantung diastolik, gambaran fungsi diastolik saat istirahat dapat ditemukan normal. Uji latih secara invasif untuk menilai gambaran hemodinamik pada pasien tersebut merupakan baku emas untuk diagnosis gagal jantung diastolik, namun membutuhkan biaya, risiko dan persiapan yang besar sehingga dapat menghambat penggunaan pemeriksaan ini secara luas pada praktek klinis sehari-hari. Berdasarkan rekomendasi American Society of Echocardiography/European Association of Cardiovascular Imaging, pemeriksaan invasif ini dapat digantikan dengan pemeriksaan non invasif menggunakan uji stres ekokardiografi dengan supine bycycle atau treadmill. Diastolic Stress Test (DST) menggunakan ekokardiografi dapat menilai tekanan pengisian ventrikel kiri saat latihan dan berguna untuk menentukan diagnosis dan memberikan informasi prognostik. Tinjauan pustaka ini akan membahas tentang pemeriksaan Diastolic Stress Test pada praktek klinis sehari-hari.
Correlation between Cholesterol Serum Level and Xanthelasma from Januari 2014 until Desember 2018 in Dermato-Venereology Outpatient Clinic of Dr. M.Djamil Hospital Padang Puridelko Kampar; Sri Lestari; Qaira Anum; Ennesta Asri
Jurnal Kesehatan Andalas Vol 8, No 2 (2019): Online Juni 2019
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jka.v8i2.1011

Abstract

Xantelasma adalah penyakit kulit yang mengenai dewasa muda dan usia lebih tua. Diagnosis dapat ditegakkan hanya dengan klinis. Xantelasma dapat merupakan penanda penyakit tertentu. Hyperlipidemia dilaporkan terjadi pada sekitar 50% pasien. Belum ada data mengenai hubungan kolesterol dan xantelasma di poliklinik dermato-venereologi dari Januari 2014 sampai Desember 2018. Tujuan penelitian ini adalah menentukan hubungan kadar kolesterol dan xantelasma di klinik rawat jalan dermato-venereology Rumah Sakit Dr. M. Djamil dari Januari 2014 sampai Desember 2018. Penelitian ini adalah studi retrospektif yang dilakukan dengan menganalisis rekam medis xantelasma pasien di Poliklinik Dermato-Venereology RS Dr. M. Djamil dari Januari 2014 sampai Desember 2018. Hasil studi mendapatkan 28 pasien xantelasma dan 28 kontrol, 8 pasien (28,57%) adalah laki-laki dan 20 pasien (71,43%) adalah perempuan. Usia paling dominan adalah 36-45 tahun pada 15 pasien (53,57%). Durasi onset xantelasma 50% pasien lebih dari 2 tahun. Temuan laboratorium yang paling umum adalah hiperkolesterolemia pada 21 kasus (75%). Dalam penelitian ini, 14,28% pasien memiliki penyakit sistemik seperti diabetes melitus dan hipertensi. Terdapat korelasi antara kadar kolesterol dan xantelasma secara statistik (p<0,05). Simpulan penelitian ini adalah terdapat korelasi antara xantelasma dan kadar kolesterol yang bermakna. Xanthelasma dapat mejadi penanda hiperlipidemia.
ANALISIS IMPLEMENTASI STANDAR PELAYANAN MINIMAL (SPM) DI INSTALASI GAWAT DARURAT (IGD) RSU MAYJEN HA THALIB KABUPATEN KERINCI Arya Vermasari; Masrul Masrul; Husna Yetti
Jurnal Kesehatan Andalas Vol 8, No 2 (2019): Online Juni 2019
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jka.v8i2.1002

Abstract

Pencapaian indikator Standar Pelayanan Minimal (SPM) masih belum optimal karena petugas masih tidak paham dengan indikator SPM, sehingga pelayanan yang diberikan tidak sesuai harapan pelanggan mengakibatkan keluhan dan ketidakpuasan pasien. Tujuan penelitian ini adalah mendapatkan gambaran mengenai implementasi SPM di IGD RSU Mayjen HA Thalib Kabupaten Kerinci. Penelitian ini menggunakan desain studi kebijakan dengan pendekatan kualitatif. Waktu penelitian dari April sampai November 2018 di IGD RSU Mayjen HA Thalib Kabupaten Kerinci.Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, FGD dan telaah dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan SPM dilaksanakan berdasarkan Perpub No 36 Tahun 2012, tenaga sudah mencukupi, masih ada tenaga yang belum mempunyai sertifikat kegawatdaruratan (TLS/ACLS/BCTLS/PPGD), sarana prasarana belum memenuhi standar IGD, Monev tidak berjalan dengan baik. Pelaksanaan indikator life saving terlihat perbedaan kemampuan petugas yang telah pelatihan dan yang belum, Waktu tanggap masih ada yang ≥ 5 menit.
Profil Tingkat Keparahan Retinopati Diabetik Dengan Atau Tanpa Hipertensi pada di RSUP Dr. M. Djamil Padang Putri Nirmala Dewi; Fadrian Fadrian; Havriza Vitresia
Jurnal Kesehatan Andalas Vol 8, No 2 (2019): Online Juni 2019
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jka.v8i2.993

Abstract

Retinopati diabetik merupakan komplikasi mikrovaskular dari Diabetes Melitus (DM) berupa mikroangiopati progresif yang ditandai oleh kerusakan mikrovaskular pada retina. Retinopati diabetik menempati urutan ke-4 sebagai penyebab kebutaan secara global setelah katarak, glukoma, dan degenerasi makula. Terdapat berbagai faktor yang memengaruhi derajat keparahan retinopati diabetik seperti hiperglikemia, lama durasi DM, dan hipertensi. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui profil tingkat keparahan retinopati diabetik dengan atau tanpa hipertensi pada pasien diabetes melitus di RSUP Dr. M. Djamil Padang. Jenis penelitian ini adalah deskriptif observasional retrospektif  dengan menggunakan data sekunder, yaitu rekam medik pasien retinopati diabetik di RSUP Dr. M. Djamil Padang periode Januari-Desember 2016. Data diolah menggunakan microsoft excel dan analisis data disajikan melalui analisis univariat. Populasi untuk penderita diabetes melitus sebanyak 1500 orang dengan penderita retinopati diabetik sebanyak 187 orang (12,5%) dan yang memenuhi kriteria inklusi sebanyak 162 orang. Hasil penelitian berdasarkan karakteristik penderita menurut usia terbanyak pada usia 45-65 tahun yaitu 129 orang (79,6%), menurut jenis kelamin lebih banyak pada laki-laki yaitu 87 orang (53,7%), menurut durasi menderita DM lebih banyak pada penderita >5 tahun sebesar 110 orang (68%), menurut ada tidaknya dislipdemia lebih banyak pada penderita dengan dislipdemia sebanyak 116 orang (71,7%). Profil tingkat keparahan retinopati diabetik terbanyak ada pada pasien dengan hipertensi pada stadium retinopatidiabetik proliferative sebanyak 56 orang (69,6%).
CLINICAL PRESENTATION, DIAGNOSIS AND TREATMENT OF PULMONARY FUNGUS BALL RELATED TUBERCULOSIS Fenty Anggrainy; Irvan Medison; Deddy Herman; Sabrina Ermayanti; Yessy Susanty Sabri
Jurnal Kesehatan Andalas Vol 8, No 2 (2019): Online Juni 2019
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jka.v8i2.1025

Abstract

Fungus Ball paru merupakan komplikasi yang sering terjadi pada Tuberkulosis (TB) paru dengan kavitas, terutama pada bekas TB paru. Agen penyebab selain Aspergilus sp yaitu Candida sp. Terapi definitif untuk penyakit ini adalah terapi bedah. Pada kondisi khusus dapat digunakan tatalaksana lainnya. Penelitian ini mengevaluasi 6 pasien Fungus Ball paru dengan riwayat obat anti tuberkulosis, dengan beberapa metode diagnosis dari tahun 2010 sampai 2013. Tatalaksana dan hasil pengobatan pasien dianalisis pada penelitian ini. Hemoptisis terdapat pada seluruh pasien dan tiga diantaranya dengan hemoptisis masif. Semua pasien memiliki gambaran yang khas untuk Fungus Ball paru dari radiologi toraks. Spesies jamur terkonfirmasi pada 5 pasien: pemeriksaan serologis (1), kultur jamur (2) dan pemeriksaan histopatologi (2). Spesies yang didapatkan adalah Aspergilosis sp = 3, Candida paraspilosis = 1 dan Candida sp = 1. Dua pasien mendapatkan terapi bedah dengan tidak adanya keluhan hemoptisis setelah itu. Empat pasien yang hanya mendapatkan anti jamur, ternyata 75% memberikan respon yang baik secara klinis dan radiologis. Kavitas yang menetap pada TB paru dan bekas TB paru, dapat menimbulkan insiden Fungus Ball paru yang membutuhkan lobektomi sebagai terapi definitif. Pada kondisi tertentu dimana terapi pembedahan tidak dapat dilakukan, anti jamur dapat menjadi terapi alternatif dan memberikan hasil yang baik.
Analisis Faktor yang Mempengaruhi Penanggulangan HIV/AIDS di Wilayah Kerja Dinas Kesehatan Kabupaten Padang Pariaman Tahun 2018 Yani Anggina; Yuniar Lestari; Zairil Zairil
Jurnal Kesehatan Andalas Vol 8, No 2 (2019): Online Juni 2019
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jka.v8i2.1016

Abstract

Kabupaten Padang Pariaman merupakan daerah dengan salah satu kasus HIV?AIDS tertinggi di Sumatera Barat dan mengalami peningkatan kasus setiap tahunnya. Adanya peran petugas, pemerintah, dan masyarakat dapat mengatasi masalah HIV/AIDS yang terjadi di Kabupaten Padang Pariaman. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis faktor yang mempengaruhi penanggulangan HIV/AIDS di Kabupaten Padang Pariaman tahun 2018. Studi ini menggunakan rancangan kualitatif deskriptif, lokasi di Kawasan Dinas Kesehatan Kabupaten Padang Pariaman dengan subjek penelitian adalah Kasie Pemberantasan Penyakit Menular (P2M) Dinas Kesehatan Kabupaten Padang Pariaman, Pengelola Penyakit Menular, Pemegang program HIV/AIDS di Dinas Kesehatan dan Puskesmas, konselor VCT, Kasie promkes di Dinas Kesehatan dan Puskesmas, dan masyarakat. Instrumen penelitian adalah pedoman wawancara mendalam dan telaah dokumen mengenai laporan HIV/AIDS. Variabel penelitian adalah peran petugas kesehatan, stigma masyarakat, kesadaran ODHA, dan lingkungan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja petugas dalam penanggulangan HIV/AIDS yang belum optimal, masih tingginya stigma masyarakat terhadap ODHA, kurangnya kesadaran ODHA untuk memeriksakan diri dan melakukan pengobatan, serta kurangnya dukungan yang diberikan kepada ODHA. Simpulan penelitian ini adalah penyuluhan dan kerjasama lintas sektor mengenai penanggulangan HIV/AIDS belum maksimal.
Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Pemenuhan Indikator Angka Kontak Komunikasi dan Rasio Peserta Prolanis di Puskesmas Kabupaten Padang Pariaman Nofriyenti Nofriyenti; Nur Afrainin Syah; Ali Akbar
Jurnal Kesehatan Andalas Vol 8, No 2 (2019): Online Juni 2019
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jka.v8i2.1007

Abstract

Indikator Angka kontak komunikasi dan ratio peserta Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) yang merupakan dua dari tiga indikator KBKP (Kapitasi Berbasis Pemenuhan Komitmen Pelayanan), yaitu indikator angka kontak komunikasi 150 permil, indikator ratio rujukan non spesialistik ≤ 5 %, dan ratio peserta prolanis rutin berkunjung ≤ 50% sangat sulit sekali terpenuhi oleh Puskesmas di Kabupaten Padang Pariaman. Angka kontak komunikasi ini adalah untuk melihat aksesabilitas dan pemanfaatan pelayanan primer oleh peserta baik pelayanan di dalam gedung maupun pelayanan luar gedung. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi pemenuhan indikator angka kontak komunikasi dan rasio peserta prolanis rutin berkunjung di Puskesmas Wilayah kerja Dinas Kesehatan Kabupaten Padang Pariaman. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian kualitatif jenis case study (studi kasus). Pemilihan informan dalam penelitian ini adalah secara Purposive, yang terdiri dari Kepala Dinas Kesehatan, Ketua Tim Kendali Mutu Kendali Biaya, Kepala BPJS, Kepala Puskesmas dan Penanggung jawab tekhnis pelaksanaan kapitasi Kabupaten. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa masih ada 3 puskesmas yang belum mampu memenuhi indikator angka kontak komunikasi ≥150 permil, yaitu Puskesmas Sicincin, Puskesmas Ulakan dan Puskesmas Limau Purut. Dari tiga puskesmas tersebuat dua diantaranya yaitu Puskesmas Limau Purut dan Puskesmas Ulakan, belum mampu memenuhi indikator ratio peserta prolanis rutin berkunjung ≥ 50%.
Analisis Penyelenggaraan Puskesmas Tatalaksana Kekerasan terhadap Anak (KtA) dalam Penanganan Kekerasan Anak di Kota Padang Nia Prima Shartika; Husna Yetti; Ikhsan Yusda
Jurnal Kesehatan Andalas Vol 8, No 2 (2019): Online Juni 2019
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jka.v8i2.998

Abstract

Kota Padang menjadi salah satu kota tertinggi kasus kekerasan anak dengan total 113 kasus, sehingga perlu peran dari semua phak dalam mengatasi hal ini, khususnya sektor kesehatan. Tujuan penelitian ini adalah melihat bagaimana pelaksanaan puskesmas tatalaksana Kekerasan terhadap Anak (KtA) yaitu Puskesmas Andalas, Puskesmas Anak Air dan Puskesmas Air Tawar dalam menangani masalah kekerasan terhadap anak di Kota Padang. Metode yang dipakai dalam penelitian adalah kualitatif dengan wawancara mendalam, Focus Group Discussion dan telaah dokumen. Ada 18 informan dari Dinas kesehatan dan Puskesmas KtA Kota Padang, Dinas Pendidikan, DP3AP2KB, P2tP2A, Polresta Padang dan keluarga anak korban kekekerasan. Hasil penelitian ini ialah Puskesmas KtA belum diperkuat oleh SK Walikota, masih kurangnya tenaga terlatih KtA, sarana prasarana serta dana juga masih kurang, dari proses pelaksanaan KtA masih belum mengikuti konsep manajemen pelaksanaan puskesmas KtA yang memberikan pelayanan secara komprehensif, serta belum adanya jejaring puskesmas KtA di Kota Padang. Simpulan studi ini ialah pelaksanaan puskesmas KtA oleh Puskesmas Andalas, Puskesmas Anak Air dan Puskesmas Air Tawar belum optimal dalam penanganan kekerasan terhadap anak di Kota Padang.

Page 80 of 130 | Total Record : 1294


Filter by Year

2012 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 15 No. 1 (2026): March 2026 Vol. 14 No. 3 (2025): November 2025 Vol. 14 No. 1 (2025): March 2025 Vol. 13 No. 3 (2024): November 2024 Vol 13, No 2 (2024): July 2024 Vol. 13 No. 2 (2024): July 2024 Vol 13, No 1 (2024): March 2024 Vol. 13 No. 1 (2024): March 2024 Vol. 12 No. 3 (2023): Online November 2023 Vol 12, No 2 (2023): Online July 2023 Vol. 12 No. 2 (2023): Online July 2023 Vol 12, No 1 (2023): Online March 2023 Vol. 12 No. 1 (2023): Online March 2023 Vol. 11 No. 3 (2022): Online November 2022 Vol 11, No 3 (2022): Online November 2022 Vol 11, No 2 (2022): Online July 2022 Vol. 11 No. 2 (2022): Online July 2022 Vol 11, No 1 (2022): Online March 2022 Vol. 11 No. 1 (2022): Online March 2022 Vol. 10 No. 3 (2021): Online November 2021 Vol 10, No 3 (2021): Online November 2021 Vol 10, No 2 (2021): Online July 2021 Vol. 10 No. 2 (2021): Online July 2021 Vol. 10 No. 1 (2021): Online March 2021 Vol 10, No 1 (2021): Online March 2021 Vol 9, No 4 (2020): Online December 2020 Vol. 9 No. 4 (2020): Online December 2020 Vol 9, No 3 (2020): Online September 2020 Vol. 9 No. 3 (2020): Online September 2020 Vol 9, No 2 (2020): Online June 2020 Vol. 9 No. 2 (2020): Online June 2020 Vol 9, No 1 (2020): Online March 2020 Vol. 9 No. 1S (2020): Online January 2020 Vol 9, No 1S (2020): Online January 2020 Vol. 9 No. 1 (2020): Online March 2020 Vol 8, No 4 (2019): Online December 2019 Vol 8, No 3 (2019): Online September 2019 Vol 8, No 2 (2019): Online Juni 2019 Vol 8, No 1 (2019): Online Maret 2019 Vol 8, No 2S (2019): Suplemen 2 Vol 8, No 1S (2019): Suplemen 1 Vol 7, No 4 (2018) Vol 7, No 3 (2018) Vol 7, No 2 (2018) Vol 7 (2018): Supplement 4 Vol 7 (2018): Supplement 3 Vol 7 (2018): Supplement 2 Vol 7 (2018): Supplement 1 Vol 7, No 1 (2018) Vol 6, No 3 (2017) Vol 6, No 2 (2017) Vol 6, No 1 (2017) Vol 5, No 3 (2016) Vol 5, No 2 (2016) Vol 5, No 1 (2016) Vol 4, No 3 (2015) Vol 4, No 2 (2015) Vol 4, No 1 (2015) Vol 3, No 3 (2014) Vol 3, No 2 (2014) Vol 3, No 1 (2014) Vol 2, No 3 (2013) Vol 2, No 2 (2013) Vol 2, No 1 (2013) Vol 2 (2013): Supplement Vol 1, No 3 (2012) Vol 1, No 3 (2012) Vol 1, No 2 (2012) Vol 1, No 2 (2012) Vol 1, No 1 (2012) More Issue