cover
Contact Name
Nego Linuhung
Contact Email
aksioma.ummetro@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
aksioma.ummetro@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota metro,
Lampung
INDONESIA
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika
ISSN : 20898703     EISSN : 24425419     DOI : -
Core Subject : Education,
AKSIOMA JOURNAL, e-ISSN: 2442-5419, p-ISSN: 2089-8703 is an information container has scientific articles in the form of research, the study of literature, ideas, application of the theory, the study of critical analysis, and Islāmic studies in the field of science Mathematics Education. AKSIOMA JOURNAL published two times a year, the period from January to June and July to December, published by the Scientific Publication Unit FKIP University of Muhammadiyah Metro.
Arjuna Subject : -
Articles 1,528 Documents
CRISP-SET QUALITATIVE COMPARATIVE ANALYSIS (CSQCA): KONFIGURASI KONDISI YANG BERPENGARUH TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR REFLEKTIF MATEMATIKA SISWA Otong Suhyanto; Muhammad Hijri Haydar
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 12, No 3 (2023)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/ajpm.v12i3.7399

Abstract

CS-QCA is based on set theory, but its use in research in the field of mathematics is not much. The cs-QCA method dichotomizes independent variables (in QCA they are called conditions) and outcomes to be two: true [1] to declare full membership, and false [0] for non-membership. This study aims to find the configuration of conditions that affect the ability to think mathematically reflective. The research was conducted at SMA Negeri 8 Tangerang Selatan in the Odd Semester of the 2022/2023 Academic Year. The results of the analysis conclude that high mathematical reflective abilities can be obtained from a combination of high learning environment conditions and high learning resources and high experience and high economics, or it can also be obtained from high interest and learning environment and high learning resources and experience. high, or high interest and high learning environment and low learning resources and low experience and high economics, or high interest and low learning environment and high learning resources and low learning experience and high economics.
PENGEMBANGAN LKPD BERBASIS HOTS DAN PROBLEM BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN BERPIKIR KREATIF MATEMATIS Renita Renita; M Rusdi; Syaiful Syaiful
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 12, No 3 (2023)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/ajpm.v12i3.6932

Abstract

Abstract This study aims to produce HOTS-based LKPD products and Problem Based Learning on linear program material oriented towards increasing the mathematical creative thinking skills and to determine the feasibility of HOTS-based LKPDs through the application of PBL models to linear program material to improve students' mathematical creative thinking abilities educate. Data collection was carried out by means of document analysis, conducting surveys, and quetionnaires. This research uses the ADDIE model which consists of five development steps, namely analyze, design, development, implementation and evaluation. The subjects of this study The subjects in this study were students of class XI IPA MAN 3 Jambi City and the objects in this study were HOTS-based worksheets. Based on the research results the developed LKPD produces positive responses and can be used in the learning process and can improve students' mathematical creative thinking skills, and the effectiveness is obtained based on the product developed which can improve students' mathematical creative thinking abilities from the results of the pre-test and post-test through the N-gain test obtained a score of 0.62, namely in the medium category and the HOTS-Based LKPD and Problem Based Learning that was developed was effective.
TREN PEMANFAATAN TEKNOLOGI DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS SISWA Adi Susanto; Wahyu Setyaningrum; Fadilla Camellia; Nurhikmah Widi Asriani
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 12, No 3 (2023)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/ajpm.v12i3.7545

Abstract

Kemampuan pemecahan masalah adalah salah satu dari banyak tujuan yang ingin dicapai oleh pendidikan abad ke-21. Kajian ini menggunakan analisis isi terhadap sejumlah artikel yang telah dipublikasikan di jurnal ilmiah terindeks Sinta atau Scopus dari 2018 hingga 2022, dengan fokus utama kajian tentang tren pemanfaatan teknologi dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa. Hasil studi menjelaskan bahwa dalam tiga tahun terakhir, jumlah publikasi yang berfokus pada kemampuan pemecahan masalah matematis siswa dengan bantuan teknologi telah meningkat. Di antara publikasi tersebut, jenis penelitian yang paling dominan adalah penelitian kuantitatif. Selain itu, siswa kelas VII dan X serta topik Geomtri berturut-turut menjadi subjek dan topik yang paling banyak diteliti. Adapun teknologi yang paling banyak digunakan dalam penelitian adalah aplikasi geogebra dengan perlakuan yang paling banyak diterapkan adalah problem-based learning. Instrumen tes dan metode analisis data dengan uji-t merupakan yang paling umum digunakan. Berkaitan dengan penelitian ini, beberapa saran telah diajukan untuk penelitian mendatang yang mendasari kemampuan pemecahan masalah matematis siswa dengan bantuan teknologi sebagai fokus utama. Beberapa rekomendasi tersebut antara lain meningkatkan keragaman teknologi yang digunakan yang disesuaikan dengan topik pembelajaran dan pemilihan teknik analisis data yang tepat.
STUMBLE GUYS BASED LESSON STUDY IN IMPROVING LEARNING OUTCOMES IN MATHEMATICS LESSON IN ELEMENTARY SCHOOL Risky Dwi Cahya; Herwin Herwin; Arta Mulya Budi Harsono; Lisna Arfika; Suzana Suzana
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 12, No 2 (2023)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/ajpm.v12i2.7141

Abstract

Penelitian ini bertujuan menjelaskan Implementasi Lesson Study dalam pembelajaran matematika dengan stumble guys game dalam meningkatkan pemahaman dan hasil belajar peserta didik. Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas (PTK) yaitu dengan tahapan perencanaan, pelaksanaan, refleksi. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas IA SDN Percobaan Padang. Data penelitian ini dikumpulkan dengan teknik observasi dan tes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya peningkatan pemahaman dan hasil belajar mahasiswa dari kegiatan prasiklus yaitu pretest sebesar 39% dan pada siklus pertama menjadi 57% Selanjutnya pada siklus kedua mencapai 89% siswa yang telah mencapai ketuntasan. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan stumble guys berbasis lesson study dapat meningkatkan pemahaman dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran matematika di sekolah dasar.
PENGEMBANGAN INSTRUMEN BERPIKIR KRITIS MATEMATIKA SISWA Firdausi Firdausi; Muhamad Syukur; Awaluddin Tjalla; Iva Sarifah
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 12, No 3 (2023)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/ajpm.v12i3.7251

Abstract

Penyebaran informasi yang tidak terkendali yang didukung oleh kemajuan teknologi informasi sebagai ciri abad 21 memerlukan kemampuan berpikir kritis untuk menyeleksi informasi yang diterima sehinga kemampuan berpikir kritis matematika menjadi penting bagi siswa untuk ditingkatkan melalui berbagai upaya kegiatan yang harus dilakukan. Menyusun dan mengembangkan instrumen yang handal dan layak digunakan sebagai pengumpul data kemampuan berpikir kritis matematika siswa adalah salah satu upaya. Penelitian ini adalah merupakan pengembangan instrumen tes dengan metode Research and Development. Penelitian dilakukan di SMA Negeri Tangerang Selatan dengan target populasi siswa kelas X IPA dan populasi terjangkau adalah siswa kelas X IPA SMAN 3 dan SMAN 12 Tangerang Selatan. Dari hasil penelitian diperoleh bahwa Confirmatory Factor Analysis (CFA) Kaisser-Meyer-Olkin Measure of Sampling Adequacy (KMO-MSA) sebesar 0,566 > 0,5 sehingga instrumen memenuhi syarat validitas dilihat dari sampel yang digunakan. Sedangkan untuk skor Anti-image korelasi, sembilan item menunjukkan nilai ? 0,5 dan ada tiga item yang nilainya masih <0,5 yaitu b1, b5, dan b11. Kemudian dilakukan rotasi tanpa melibatkan 3 item dan diperoleh nilai loading faktor ? 0,5 (N = 143), disimpulkan bahwa indikator (item) yang digunakan pada variabel berpikir kritis matematika dinyatakan valid.The spread of uncontrolled information supported by advances in information technology as a feature of the 21st century requires critical thinking skills to select the information received so that mathematical critical thinking skills become important for students to be improved through various activities that must be carried out. Arranging and developing instruments that are reliable and appropriate for use as data collectors for students' critical thinking skills in mathematics is one of the efforts. This research is the development of a test instrument with the Research and Development method. The research was conducted at SMA Negeri Tangerang Selatan with the target population being students in class X IPA, and the accessible population was students in class X IPA at SMAN 3 and SMAN 12 Tangerang Selatan.. From the research results, it was found that the Kaisser-Meyer-Olkin Confirmatory Factor Analysis (CFA) Measure of Sampling Adequacy (KMO-MSA) was 0.566 > 0.5 so that the instrument met the validity requirements seen from the sample used. As for the correlation Anti-image score, nine items show a value ? 0.5 and there are three items whose value is still <0.5, namely b1, b5, and b11. Afterwards, a rotation was carried out without 3 elements and a load factor of 0.5 (N = 143) was obtained. It was concluded that the indicators (items) used in the mathematical critical thinking variable were declared valid.
UNDERACHIEVER STUDENT IN LEARNING MATHEMATICS: CAUSES AND SOLUTIONS Halimatussa&#039;diah Lubis; Jarnawi Afgani Dahlan
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 12, No 2 (2023)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/ajpm.v12i2.7091

Abstract

Underachiever is discrepancy between school achievement and the intelligence level of students, where school achievement is lower than the level of intelligence. This study systematically examines the results of research related to underchiver students. This study aims to identify several factors that are thought to be causes of underachiever student and solutions that can be used to provide appropriate support for students in the process of learning mathematics. The research method used is a systematic literature review with journal criteria, namely the data used is only related to the causative factors and solutions of underachiever students, and the journals used must be indexed by Scopus and Sinta. From the results of the literature study found 169 articles published in national and international journals. Of the 169 articles, 11 articles were selected that met the requirements for the analysis. The results of the analysis show that the causes of underachiever students are internal factors, namely the student's own personality and external factors that come from family and school, then the solutions offered in dealing with underachiever students include the application of fun learning with cognitive and behavioral strategies, psychoeducational interventions in the form of training and learning with approaches are accompanied by a well-prepared strategy for gifted students.
PENGARUH GENDER, KESEMPATAN BELAJAR, DAN PENGGUNAAN INTERNET TERHADAP LITERASI MATEMATIKA Dini Liya Meirani Simatupang; Syukrul Hamdi
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 12, No 3 (2023)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/ajpm.v12i3.7286

Abstract

AbstrakOpportunity to Learn (OTL) atau kesempatan dalam belajar serta penggunaan internet menjadi konstruksi penting dalam lingkungan belajar yang berdampak pada kualitas pembelajaran matematika. Penelitian terkait keduanya telah dilakukan di beberapa negara dan terbukti berkontribusi dalam prestasi literasi matematika. Namun penelitian serupa belum dilakukan di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan gender, kesempatan belajar, dan penggunaan internet terhadap prestasi literasi matematika. Dengan menggunakan analisis multilevel pada hasil survei PISA 2012 dan jumlah sampel sebanyak 1473 siswa Indonesia dari 163 sekolah, penelitian ini mengeksplorasi variabel tingkat siswa dan sekolah yang berkontribusi terhadap kemampuan literasi matematika. Hasil analisis statistik menunjukkan bahwa gender dan penggunaan internet berpengaruh terhadap literasi matematika siswa Indonesia, sedangkan OTL bukan merupakan prediktor signifikan. Dimana siswa laki-laki memiliki pencapaian literasi matematika lebih baik dibanding siswa perempuan dan penggunaan internet berpengaruh positif terhadap pembelajar matematika. Sehingga hasil analisis dapat digunakan guru untuk merancang pedagogi, bahkan pengambil kebijakan untuk mengatasi berbagai permasalahan di masa kini maupun masa akan datang. Abstract Opportunity to Learn (OTL) and internet school work are important construct in the learning environtment and has an impact on the quality of learning mathematics. These studies have been conducted in several countries and have been proven to contribute to achievement in mathematical literacy. However, similar research has not been conducted in Indonesia. This study examines the relationship between gender, opportunity to learn, and internet school work on mathematical literacy achievement. Using a multilevel analysis of the 2012 PISA’s result, with a total sample of 1473 Indonesian student from 163 schools, this study explores student and school level variables that contribute to mathematical literacy. The statistical analysis result shows that gender and internet school working have an effect on Indonesian students’ mathematical literacy, while OTL is not a significant predictor. Where, male students have better mathematical literacy achievement than female and the internet school work has a positive effect on mathematics learners.So the results can be used by teacher to design pedagogies, and even by policymakers to overcome various problems in the present and in the future.
MATH ANXIETY DAN METACOGNITIVE AWARENESS INVENTORY SISWA SMP Febrianti Rofidatul Hasanah; Yayan Eryk Setiawan
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 12, No 3 (2023)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/ajpm.v12i3.7203

Abstract

Kinerja matematika siswa dalam menyelesaikan masalah matematis dipengaruhi oleh dua faktor penting yaitu kognitif dan afektif. Math anxiety (kecemasan matematika) merupakan salah satu yang termasuk dalam ranah afektif dan berpangaruh negatif terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis siswa. Sedangkan metacognitive awareness (kesadaran metakognitif) termasuk dalam ranah kognitif. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengaruh math anxiety terhadap metacognitive awareness siswa SMP serta faktor-faktor penyebabnya. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan metode survei korelasional. Sampel penelitian ini adalah 66 siswa kelas VII SMP Negeri 1 Sukodono tahun ajaran 2022/2023. Instrumen yang digunakan adalah angket math anxiety dan metacognitive awareness inventory (MAI) yang telah valid dan reliabel. Data penelitian dianalasis menggunakan uji regresi linear sederhana. Sebelum dilakukan uji regresi linear, terlebih dahulu dilakukan uji prasyarat pada data, yaitu uji normalitas, linearitas, dan heteroskedastisitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa math anxiety berkorelasi dengan metacognitive awareness siswa. Hasil uji regresi linear sederhana juga menunjukkan bahwa math anxiety berpengaruh negatif terhadap metacognitive awareness siswa SMP sebesar 31,9% dengan koefisien regresi sebesar -1.181. Dengan demikian, semakin tinggi tingkat math anxiety maka semakin rendah tingkat metacognitive awareness siswa, dan sebaliknya. Faktor utama penyebab tingginya pengaruh math anxiety terhadap metacognitive awareness siswa SMP adalah ketakutan siswa akan pikirannya sendiri.Students' mathematical performance in solving mathematical problems is influenced by two important factors, namely cognitive and affective. Math anxiety is included in the affective domain and has a negative effect on students' mathematical problem-solving ability. While metacognitive awareness is included in the cognitive domain. This study aims to describe the effect of math anxiety on the metacognitive awareness of junior high school students and the factors that cause it. This type of research is quantitative with a correlational survey method. The sample of this study was 66 students of class VII of SMP Negeri 1 Sukodono in the 2022/2023 school year. The instruments used were a valid and reliable math anxiety questionnaire and metacognitive awareness inventory (MAI). The research data were analyzed using a simple linear regression test. Before the linear regression test, prerequisite tests were conducted on the data, namely normality, linearity, and heteroscedasticity tests. The results showed that math anxiety correlated with students' metacognitive awareness. The simple linear regression test results showed that math anxiety negatively influenced the metacognitive awareness students by 31.9% with a regression coefficient is -1.181. Thus, the higher the level of math anxiety, the lower the level of students' metacognitive awareness. The main factor causing the high influence of math anxiety on junior high school students' metacognitive awareness is students' fear of their thoughts.
PENGEMBANGAN E-MODUL BERBASIS PROBLEM BASED LEARNING UNTUK MEMACU KEMAMPUAN BERFIKIR KRITIS ABAD-21 Faida Musaad; Suparman Suparman
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 12, No 3 (2023)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/ajpm.v12i3.6119

Abstract

Kemampuan berfikir kritis merupakan kemampuan yang dibutuhkan siswa pada abad-21. Problem based learning adalah model pembelajaran yang dapat merangsang kemampuan berfikir kritis siswa. Proses pembelajaran yang dilakukan selama masa pandemic covid-19 yaitu secara daring sehingga menuntut siswa untuk melakukan proses pembelajaran secara mandiri menggunakan bahan ajar e-modul yang disiapkan oleh guru. Namun belum tersedianya modul pembelajaran yang berbasis E-modul yang diberikan kepada siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan E-modul berbasis Problem based learning untuk memacu kemampuan berfikir kritis siswa. Penelitian ini menggunakan Research & Development dengan model pengembangan ADDIE (Analisis, Desain, Develompment, Implementasi, Evaluasion). Subjek penelitian adalah 2 guru dan 15 siswa SMP kelas 7 di Kota Sorong. Data penelitian berupa kurikulum, materi pelajaran, karakterisitik siswa, sumber belajar, skor kevalidan, uji kepraktisan, dan uji keefektifan. Hasil penelitian menunjukkan E-modul berada pada rerata 4,39 dan berada pada kategori valid sedangkan dari segi ahli materi berada pada rerata 5 dengan kategori valid dan kepraktisan e-modul terlihat pada hasil respon siswa dengan berada pada rerata 4,325 dengan kategori sangat praktis serta keefektifan e-modul terlihat pada rerata nilai N-gain 0,683. E-Modul yang dihasilkan layak digunakan oleh guru dalam proses pembelajaran, model pembelajaran problembased learning akan lebih efektif dalam memacu kemampuan berfikir kritis apabila guru menggunakan e-modul ini.
PENGEMBANGAN MATERI AJAR BILINGUAL MATERI GEOMETRI BERBASIS REALISTIK Wanda Fahriani; Jesi Alexander Alim; Syahrilfuddin Syahrilfuddin
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 12, No 3 (2023)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/ajpm.v12i3.5467

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi karena matematika yang masih bersifat abstrak pada penjelasan konsep dan kurangnya materi ajar bilingual tentang Realistik. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan materi ajar bilingual materi unsur-unsur bangun datar sederhana yang valid dan praktis berbasis Realistik untuk siswa kelas II di Sekolah Dasar. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan. Pengembangan materi ajar bilingual menggunakan model pengembangan Model Plomp yang terdiri dari tiga tahapan, yaitu: (1) analisis pendahuluan (Prelimminary Research), (2) pengembangan atau pembuatan prototype (Development or Prototyping), dan (3) penilaian (Assasement). Instrumen dalam penelitian ini terdiri dari wawancara dan angket dalam uji validitas dan uji praktikalitas. Validasi diperoleh melalui uji validitas yang dilakukan oleh ahli materi, ahli media, dan ahli bahasa. Kepraktisan produk diperoleh melalui uji praktikalitas yang dilakukan guru kelas dan peserta didik. Uji coba produk dilakukan di SD IT Humairoh 2 Pekanbaru. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini, bahwa produk materi ajar bilingual materi geometri dinyatakan sangat valid dengan persentase rata-rata 86,20%, dan dinyatakan praktis dengan persentase rata-rata 85,93%. Sehingga materi ajar bilingual materi geometri berbasis realistik yang dikembangkan valid dan praktis, dapat digunakan dalam proses pembelajaran.