cover
Contact Name
Nego Linuhung
Contact Email
aksioma.ummetro@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
aksioma.ummetro@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota metro,
Lampung
INDONESIA
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika
ISSN : 20898703     EISSN : 24425419     DOI : -
Core Subject : Education,
AKSIOMA JOURNAL, e-ISSN: 2442-5419, p-ISSN: 2089-8703 is an information container has scientific articles in the form of research, the study of literature, ideas, application of the theory, the study of critical analysis, and Islāmic studies in the field of science Mathematics Education. AKSIOMA JOURNAL published two times a year, the period from January to June and July to December, published by the Scientific Publication Unit FKIP University of Muhammadiyah Metro.
Arjuna Subject : -
Articles 1,528 Documents
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN MATEMATIKA MENGGUNAKAN APLIKASI WORDWALL UNTUK PESERTA DIDIK FASE E Sri Rezeki; Agus Dahlia; Sindi Amelia
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 12, No 3 (2023)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/ajpm.v12i3.7188

Abstract

Pembelajaran matematika memerlukan banyak waktu untuk mengerjakan soal-soal latihan, karena keterbatasan waktu yang ada di sekolah maka guru sering memberikan latihan sebagai pekerjaan rumah. Namun di era yang serba digital ini, peserta didik Fase E lebih tertarik bermain Android daripada mengerjakan tugas-tugas tersebut. Oleh karena itu, perlu dikembangkan media pembelajaran matematika berbasis Android untuk menarik minat peserta didik dalam mengerjakan soal latihan. Selain itu, peserta didik juga dapat mengatur urutan topik soal latihan sehingga terciptalah suatu proses pembelajaran yang mandiri. Pada penelitian ini dikembangkan suatu media pembelajaran matematika berbasis Android menggunakan Wordwall untuk tingkat SMA. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memperoleh media pembelajaran digital yang teruji kevalidan dan kepraktisannya, sehingga dapat digunakan oleh guru dan peserta didik di Fase E (Kelas X SMA). Penelitian menggunakan desain Research and Development dengan tahapan Potensi dan Masalah, Pengumpulan Data, Desain Produk, Validasi Desain, Revisi Desain, Uji Coba Produk, Revisi Produk, dan Produk Akhir. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa media pembelajaran yang dikembangkan memiliki rata-rata tingkat kevalidan sebesar 90,15% dengan kriteria sangat valid dan rata-rata tingkat kepraktisan sebesar 84,84% dengan kriteria praktis. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa telah dihasilkan media pembelajaran yang layak digunakan karena sudah teruji kevalidan dan kepraktisannya
KEMAMPUAN LITERASI MATEMATIS SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL PISA-LIKE DITINJAU DARI GAYA BERFIKIR Astrid Syifa Fajriati; Mardiyana Mardiyana
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 12, No 3 (2023)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/ajpm.v12i3.7086

Abstract

Kemampuan literasi matematis siswa dijelaskan dalam penelitian ini dalam soal pisa-like ditinjau dari gaya berfikir siswa SMP Warga Surakarta. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang menghasilkan data deskriptif. Dalam penelitian ini dimulai dengan menentukan subjek penelitian dengan menggunakan angket gaya berfikir, diberikan soal literasi matematis PISA-like, dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan kemampuan literasi matematis siswa ; 1) Siswa sekuensial kongkret menggunakan keterampilan dan pengetahuan dengan Langkah-langkah jelas dalam menyelesaikan soal PISA-Like; 2) Siswa sekuensial abstrak memikirkan konsep dengan baik serta menganalisis informasi secara rasional; 3) Siswa acak kongret banyak melakukan kesalahan karena mencoba-coba mengerjakan sehingga tidak sesuai konsep; 4) Siswa acak abstrak menggunakan situasi perasaaan saat mengerjakan soal PISA-Like)
DESAIN PEMBELAJARAN MATEMATIKA UNTUK MENGATASI LEARNING OBSTACLE PADA MATERI INTEGRAL TAK TENTU FUNGSI ALJABAR Julianti Izza Sufitri; Lusiana Lusiana; Nyiayu Fahriza Fuadiah
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 12, No 3 (2023)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/ajpm.v12i3.7172

Abstract

Sering ditemukan kesalahan yang dilakukan siswa dalam menurunkan maupun mengintegralkan Fungsi Aljabar, yang berarti hambatan belajar akan berlanjut jika tidak diatasi, oleh karena itu guru perlu mendisain pembelajaran matematika untuk mengatasi kesulitan-kesulitan yang dialami siswa. Melalui Penelitian yang bertujuan untuk merancang desain didaktis pembelajaran Integral Tak Tentu Fungsi Aljabar dengan memperhatikan learning obstacle dan learning trajectory yang diharapkan dapat mengatasi kesulitan belajar yang dialami siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah Didactical Design Research (DDR) yang dilakukan dengan tiga tahapan, yaitu analisis situasi didaktis (proespektif), analisis metapedadidaktik, dan analisis retrospektif. Teknik pengumpulan data adalah observasi, wawancara, tes, dan dokumentasi. Langkah pertama dari penelitian ini adalah megidentifikasi kesulitan belajar siswa dengan melakukan tes diagnostik kepada siswa kelas XII IPA SMA Shailendra sebagai kelas yang telah mempelajari materi Integral Tak Tentu Fungsi Aljabar. Setelah kesulitan belajar yang dialami siswa teridentifikasi, maka dilakukan penyusunan HLT (Hypothetical Learning Trajectory) yang dituangkan dalam desain didaktis kemudian di uji cobakan kepada siswa kelas XI IPA SMA Shailendra yang belum pernah mempelajari materi Integral Tak Tentu Fungsi Aljabar. Dari analisis hasil tes diagnostik dan identifikasi akhir didapati penurunan learning obstacle sehingga hasil penelitian menunjukkan bahwa desain didaktis yang dirancang dan diterapkan dapat mengatasi learning obstacle yang dialami siswa.AbstractIt is often found that students make mistakes in deriving or integrating Algebraic Functions, which means that learning obstacles will continue if they are not overcome, therefore teachers need to design mathematics learning to overcome the difficulties experienced by students. Through research which aims to design a didactic design for Algebraic Integral Indefinite Function learning by paying attention to learning obstacles and learning trajectories which are expected to be able to overcome the learning difficulties experienced by students. The research method used is Didactical Design Research (DDR) which is carried out in three stages, namely didactical situation analysis (prospective), metapedadidactic analysis, and retrospective analysis. Data collection techniques are observation, interviews, tests, and documentation. The first step of this research was to identify students' learning difficulties by conducting diagnostic tests on class After the learning difficulties experienced by the students were identified, an HLT (Hypothetical Learning Trajectory) was prepared which was outlined in a didactic design and then tested on class From the analysis of the diagnostic test results and final identification, it was found that learning obstacles had decreased so that the research results showed that the didactic design that was designed and implemented could overcome the learning obstacles experienced by students.
Proses Berpikir Kritis Siswa dalam Memecahkan Masalah Matematika Mila Sekar Ayu; Susiswo Susiswo; Cholis Sa'dijah
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 12, No 3 (2023)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/ajpm.v12i3.7508

Abstract

Berpikir kritis menjadi bagian penting dalam pendidikan matematika untuk memproses suatu penyelesaian masalah. Setiap individu memiliki perbedaan dalam proses memecahkan suatu masalah. Proses berpikir kritis yang dimiliki oleh setiap individu juga dapat berbeda-beda. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan proses berpikir kritis siswa dalam memecahkan masalah matematika. Pendekatan dan jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif. Subjek sebanyak 3 siswa kelas VIII I UPT SMPN 2 Wlingi yang mewakili kategori hasil belajar matematika tinggi, sedang dan rendah untuk dianalisis secara lebih mendalam. Instrumen dalam penelitian ini adalah peneliti, soal SPLDV, serta pedoman wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses berpikir kritis siswa dengan tingkatan hasil belajar matematika yang berbeda, memunculkan indikator berpikir kritis yang berbeda dalam memecahkan masalah matematika.Critical thinking is an important part of mathematics education to process problem solving. Every individual has differences in the process of solving a problem. The critical thinking process possessed by each individual can also be different. This research aims to describe students' critical thinking processes in solving mathematical problems. The approach and type of research used is descriptive qualitative research. The subjects were 3 students from class VIII I UPT SMPN 2 Wlingi representing the categories of high, medium and low mathematics learning outcomes to be analyzed in more depth. The instruments in this research were the researcher, SPLDV questions, and interview guidelines. The research results show that the critical thinking process of students with different levels of mathematics learning outcomes gives rise to different indicators of critical thinking in solving mathematics problems.
MATHEMATICAL CRITICAL THINKING ABILITY BASED ON STUDENTS SELF-EFFICACY USING PHENOMENOLOGICAL STUDY APPROACH Irfa Ul Umam; Elah Nurlaelah; Suhendra Suhendra
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 12, No 2 (2023)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/ajpm.v12i2.6859

Abstract

Critical thinking is a key skill in terms of being used in most thinking processes. There is one variable related to critical thinking, namely self-efficacy. This can be seen from a positive significant relationship between self-efficacy and critical thinking. In this regard, this study aims to describe mathematical critical thinking abilities based on students' self-efficacy. This study uses a phenomenological approach. The researcher gave a self-efficacy questionnaire to class X students at a public high school in the city of Bandung, followed by giving tests on critical thinking skills, and conducted interviews with students with high self-efficacy (ST), medium self-efficacy (SS), and low self-efficacy (SR). The results show that ST belongs to high-level mathematical critical thinking skills in solving math problems. If students have high self-efficacy, so it will also have an impact on high critical thinking skills. SS is in the category of moderate-level critical thinking skills, thus showing that students with moderate self-efficacy do not necessarily have moderate-level mathematical critical thinking skills. SR cannot solve the given questions correctly and completely, so students with low levels of self-efficacy have low mathematical critical thinking skills.Kemampuan berpikir kritis menjadi kemampuan kunci yang digunakan pada proses berpikir. Literatur menunjukkan kemampuan berpikir kritis siswa masih perlu ditingkatkan. Oleh karenanya perlu dideskripsikan kemampuan berpikir kritis melalui variabel yang memoderatorinya. Terdapat salah satu variabel yang berkaitan dengan berpikir kritis, yaitu self-efficacy. Hal ini ditunjukkan dengan adanya hubungan positif yang signifikan antara self-efficacy dan berpikir kritis. Berkaitan dengan itu, tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan kemampuan berpikir kritis matematis berdasarkan self-efficacy siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan fenomenologi. Peneliti memberikan angket self-efficacy ke siswa kelas X di salah satu SMA Negeri di kota Bandung, dilanjutkan dengan memberikan tes kemampuan berpikir kritis, dan melakukan wawancara terhadap siswa dengan self-efficacy tinggi (ST), sedang (SS), dan rendah (SR). Hasil menunjukkan bahwa ST tergolong dalam kategori kemampuan berpikir kritis matematis tingkat tinggi dalam menyelesaikan soal matematika. Apabila siswa memiliki efikasi diri yang tinggi maka akan juga berdampak pada kemampuan berpikir kritis yang tinggi. SS berada pada kategori kemampuan berpikir kritis tingkat sedang, sehingga memperlihatkan bahwa siswa dengan kategori self-efficacy sedang belum tentu mempunyai kemampuan berpikir kritis matematis pada tingkat sedang pula. SR tidak dapat menyelesaikan soal yang diberikan dengan benar dan lengkap, sehingga siswa dengan tingkat self-efficacy rendah memiliki kemampuan berpikir kritis matematis yang rendah pula.
PENGEMBANGAN E-LKPD BERBASIS DISKURSUS MULTI REPRESENTASI UNTUK MELATIH KEMAMPUAN BERPIKIR ABSTRAK PADA MATERI BANGUN RUANG SISI DATAR Meinanda Putri Zalsabella; Swasti Maharani; Darmadi Darmadi
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 12, No 3 (2023)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/ajpm.v12i3.8229

Abstract

Bahan ajar yang digunakan di SMPN 02 Wungu masih bersifat konvensional. Pada proses pembelajaran matematika peserta didik hanya memahami materi melalui buku dan penjelasan dari guru sehingga tidak ada timbal balik komunikasi. Selama proses pembelajaran peserta didik terlihat tidak antusias. Belum banyak materi yang menggunakan LKPD sebagai bahan ajar. Agar peserta didik mampu meningkatkan kemampuan komunikasi, antusias dan kemapuan berpikir abstrak dalam pembelajaran, peneliti mengembangkan E-LKPD dengan model pembelajaran Diskursus Multi Representasi menggunakan website interaktif Live Worksheets untuk materi bangun ruang sisi datar. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian dengan metode pengembangan atau sering disebut RnD (Research and Development). Penelitian pengembangan ini memakai model pengembangan ADDIE. Kevalidan bahan ajar E-LKPD berbasis Diskursus Multi Representasi (DMR) adalah valid. Pada penelitian yang telah dilaksanakan E-LKPD memperoleh persentase kevalidan sebesar 82,5%. Angket respon peserta didik memperoleh persentase kevalidan sebesar 87,78%. Kepraktisan bahan ajar E-LKPD berbasis Diskursus Multi Representasi (DMR) termasuk kedalam kategori sangat praktis ditinjau dari hasil angket respon peserta didik SMPN 02 Wungu yang menunjukkan 85,42 % pada uji coba terbatas dan 86,88% pada uji lapangan. Sehingga bahan ajar E-LKPD berbasis Diskursus Multi Representasi (DMR) layak untuk digunakan dan diterapkan serta dapat membantu proses kegiatan pembelajaran untuk melatih kemampuan berpikir abstrak peserta didik.
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN BERBASIS DISCOVERY LEARNING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS MATEMATIS SISWA SMP Khusnul Khotimah; Moh. Mahfud Effendi; Alfiani Athma Putri Rosyadi
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 12, No 2 (2023)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/ajpm.v12i2.7055

Abstract

Penelitian dan pengembangan ini dilakukan untuk mengetahui kevalidan dan keefektifan perangkat pembelajaran berbasis Discovery Learning dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis matematis siswa SMP. Jenis penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan (Research & Development) yang mengacu pada model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Penelitian dilakukan pada kelas VIII berjumlah 25 siswa di SMP Muhammadiyah 1 Malang. Instrumen penelitian yang digunakan yaitu angket validasi, dokumen dan tes kemampuan berpikir kritis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai kevalidan perangkat pembelajaran berbasis Discovery Learning yaitu 83,33% dengan kategori sangat valid.  Berdasarkan hasil tes kemampuan berpikir kritis, diperoleh persentase ketuntasan belajar sebesar 80% yang menunjukkan bahwa perangkat pembelajaran yang dikembangkan memiliki kualitas efektif. Dapat disimpulkan bahwa perangkat pembelajaran berbasis Discovery Learning valid dan efektif untuk digunakan dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis matematis siswa kelas VIII SMP. This research and development were carried out to determine the validity and effectiveness of learning tools based on Discovery Learning in improving junior high school students' mathematical critical thinking skills. This type of research is research and development (Research & Development), which refers to the ADDIE model (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). The study was conducted in class VIII with 25 SMP Muhammadiyah 1 Malang students. The research instruments used were validation questionnaires, documents, and critical thinking skills tests. The results showed that the validity value of learning tools based on Discovery Learning was 83.33%, with an outstanding category. Based on the results of the critical thinking ability test, the proportion of learning completeness was obtained by 80% indicating that the learning tool developed has adequate quality. Learning tools based on Discovery Learning are valid and effective for improving students' mathematical critical thinking skills in class VIII SMP.
PENGEMBANGAN MODUL PEMBELAJARAN MATEMATIKA KELAS V BERBASIS DISCOVERY LEARNING UNTUK MEMFASILITASI KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS Muhammad Habib Ramadhani; Kartono Kartono; Sri Haryani
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 12, No 3 (2023)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/ajpm.v12i3.7574

Abstract

Pemecahan masalah merupakan bagian penting dalam pembelajaran matematika. Kebutuhan siswa pada suatu modul pembelajaran perlu menjadi perhatian serius guna memfasilitasi kemampuan pemecahan masalah matematis siswa. Oleh karena itu, dilakukan penelitian yang bertujuan untuk mengembangkan modul pembelajaran matematika berbasis discovery learning yang valid dan praktis. Jenis penelitian ini adalah Research and Development (R&D). Prosedur pengembangan menggunakan model Borg & Gall. Adapun tahap pelaksanaannya terdiri dari: 1) research and information collecting, 2) planning, 3) develop preliminary of product, 4) preliminary field testing. Analisis yang digunakan berupa deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modul pembelajaran matematika berbasis discovery learning memenuhi kriteria kevalidan dengan persentase 90% oleh ahli materi, 91% oleh ahli media, dan 82% oleh ahli bahasa. Modul yang dikembangkan juga memenuhi kriteria kepraktisan dengan persentase 94% oleh guru dan 85% oleh siswa. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa modul pembelajaran matematika berbasis discovery learning memenuhi kriteria kevalidan dan kepraktisan, sehingga secara teoritis layak digunakan untuk memfasilitasi kemampuan pemecahan masalah matematis siswa.
ANALISIS BIBLIOMETRIK TREN RISET GLOBAL TENTANG PENERAPAN SOFTWARE MATEMATIKA MENGGUNAKAN BASIS DATA SCOPUS Maximus Tamur; Adi Nurjaman; Marzuki Marzuki
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 12, No 3 (2023)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/ajpm.v12i3.7347

Abstract

Keberlanjutan dalam pendidikan terus berkembang, yang pada gilirannya menciptakan sudut pandang penelitian yang mampu memberikan peluang interaksi yang lebih besar antara sekolah dengan lingkungannya. Penerapan software matematika dalam pendidikan adalah salah satu bentuk usaha untuk memastikan keberlanjutan pendidikan. Studi ini mengidentifikasi penelitian terkait penerapan software matematika yang dapat memberikan perspektif global ke dalam pembelajaran, dan pengembangan penelitian. Oleh karena itu analisis bibliometrik dilakukan untuk mengidentifikasi total 542 artikel jurnal antara tahun 2010 hingga 2023 dengan menggunakan informasi yang diambil dari database Scopus. Penelitian ini membahas dua isu: (i) tinjauan lintasan pertumbuhan studi terkait penerapan software matematika; dan (ii) pemetaan antar tema untuk mengidentifikasi kesenjangan dan topik yang paling penting. Hasil analisis menunjukkan bahwa lintasan studi dimediasi oleh dampak pembatasan sosial sebagai akibat dari Covid-19. Topik utama dan kesenjangan penelitian dibahas. Beberapa implikasi disajikan sebagai informasi yang berguna bagi para ilmuwan dan pemangku kepentingan.Education is constantly evolving and creating research points of view. This development is able to provide opportunities for greater interaction between schools and their environment. The application of mathematical software in education is a form of effort to ensure the sustainability of education. This study identifies research related to the application of mathematics software that can provide a global perspective into learning, and research development. Therefore bibliometric analysis was carried out to identify a total of 542 journal articles between 2010 and 2023 using information taken from the Scopus database. This research addresses two issues: (i) reviewing the growth trajectory of studies related to the application of mathematical software; and (ii) mapping between themes to identify gaps and the most important topics. The results of the analysis show that the study trajectory is mediated by the impact of social restrictions as a result of Covid-19. Key topics and research gaps are discussed. Several implications are presented as useful information for scientists and stakeholders.
PENERAPAN MODEL PJBL BERBANTU DYNAMIC MATHEMATICS SOFTWARE UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH SISWA Reni Setyaningsih; Zulfan Hanif Rahman
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 12, No 3 (2023)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/ajpm.v12i3.6735

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakaangi oleh rendahnya kemampuan pemecahan masalah yang dimiliki oleh siswa. Tujuan dari dilakukannya penelitian ini ialah guna meningkatkan kemampuan pemecahan matematis siwa dengan menerapkan model pembelajaran Project Based Learning (PjBL) berbantu dynamic mathematics software. Jenis penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang berkiblat pada model Kemmis & McTaggart. Penelitian ini dilangsungkan dengan 2 siklus. Subjek penelitian ini yakni 15 siswa kelas V di SD Negeri Mojoduwur 2. Teknik pengumpulan data menggunakan tes kemampuan pemecahan masalah dan lembar observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwasanya pembelajaran dengan mengaplikasikan model PjbL berbantu dynamic mathematics software mampu meningkatkan kemampuan pemecahan masalah siswa, hal ini dapat dilihat dari kenaikan presentase siswa yang telah tuntas Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM). Ketika pra tindakan sebanyak 26.67%, di siklus 1 sebanyak 66.67% dan di siklus 2 telah memenuhi kriteria keberhasilan >75% yakni diperoleh sebesar 86.67%. Berlandaskan hasil tersebut, pembelajaran dengan mengaplikasikan PjBL berbantu dynamic mathematics software dapat diterapkan guna mengembangkan satu dari kemampuan berpikir tingkat tinggi yakni kemampuan pemecahan masalah