cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
Natural Science: Journal of Science and Technology
Published by Universitas Tadulako
ISSN : 25411969     EISSN : 23380950     DOI : -
Core Subject : Science,
Jurnal Natural Science online diterbitkan oleh Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universtas Tadulako. Jurnal ini menerbitkan artikel-artikel ilmiah hasil penelitian dalam bidang-bidang ilmu pengetahuan dan teknologi.
Arjuna Subject : -
Articles 12 Documents
Search results for , issue "Vol 5, No 1 (2016): Volume 5 Number 1 (March 2016)" : 12 Documents clear
OPTIMALISASI PENERAPAN BIOTEKNOLOGI DALAM PRODUKSI BIOETANOL DARI SAGU (METROXYLON SP.) Widayanti, Sayu Nila; Mappiratu, Mappiratu; Hardi, Jaya
Natural Science: Journal of Science and Technology Vol 5, No 1 (2016): Volume 5 Number 1 (March 2016)
Publisher : Univ. Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (672.183 KB)

Abstract

"> Telah dilakukan penelitian tentang optimalisasi penerapan bioteknologi dalamproduksi bioetanol dari sagu. Optimalisasi mencangkup pengaruh konsentrasi enzim ?-amilase dan waktu hidrolisis terhadap glukosa yang dihasilkan dari hidrolisis pati sagu sertapengaruh waktu fermentasi terhadap kadar bioetanol yang dihasilkan. Penelitian ini dirancang menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan tiga taraf ulangan. Variasi konsentrasi enzim ?-amilase dirancang dengan 5 taraf (0; 0,05; 0,06; 0,07; 0,08% (v/v)) dan waktu hidrolisis (1; 1,5; 2; 2,5; 3 jam) dimana kadar glukosa yang dihasilkan dianalisis menggunakan metode DNS. Hasil penelitian menunjukkan konsentrasi enzim 0,08% (v/v) dengan waktu hidrolisis tetap (1 jam) menghasilkan kadar glukosa tertinggi yaitu sebesar 9,25% dan waktu hidrolisis 3 jam dengan konsentrasi enzim tetap (0,08% (v/v)) menghasilkan kadar glukosa tertinggi yaitu sebesar 11,41%. Variasi waktu fermentasi dengan 5 taraf (3; 4; 5; 6; 7 hari) dimana bioetanol yang dihasilkan dimurnikan dengan metode destilasi dan diukur dengan alkohol meter. Hasil penelitian menunjukkan waktu fermentasi tertinggi diperoleh pada hari ke-7 dengan kadar bioetanol 5,75%.
INVENTARISASI UDANG AIR TAWAR GENUS CARIDINA DI SUNGAI POBOYA PALU, SULAWESI TENGAH Mulyati, Tri; Fahri, Fahri; Annawaty, Annawaty
Natural Science: Journal of Science and Technology Vol 5, No 1 (2016): Volume 5 Number 1 (March 2016)
Publisher : Univ. Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (672.23 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menginventarisir spesies udang air tawar genusCaridina disungai Poboya,Palu, Sulawesi Tengah.Koleksi dilakukan menggunakan jaring tangan, dan tangan kosong. Hasil identifikasi sampel di Laboratorium Biologi Dasar Universitas Tadulako menunjukan bahwa terdapat tiga spesies udang air tawar genusCaridina diSungai Poboya, yaitu Caridina sulawesi Cai & Ng, 2009, Caridina laoagensis Blanco, 1939, dan Caridina villadolidi Blanco, 1939. Berdasarkan siklus hidupnya, Caridinasulawesi merupakan spesies udang air tawar yang bersifat land lock species (tidak membutuhkan air payau/air laut), sedangkan spesies Caridina laoagensisdan Caridinavilladolidi masih membutuhkan air payau/air laut dalam menyelesaikan proses siklus hidupnya. Saat ini kondisi lingkungan Sungai Poboya sangat memprihatinkan, karena debit air yang mulai berkurang dan daerah resapan semakin luas, disebabkan oleh tingkat eksploitasi sungai yang sangat tinggi.Hal tersebut mengakibatkan air sungai tidak mengalir sampai ke laut secara kontinyu sehingga dapat mengancam kelangsungan hidup udang air tawar spesies Caridina laoagensis dan Caridina villadolidi, karena dapat mengurangi bahkan menghilangkan akses telur Caridina untuk mencapai air payau/air laut. Apabilakondisi ini terus terjadi dan kedua spesies tersebut tidak mampu menyesuaikan diri dengan kondisi lingkungan yang ada, maka dalam jangka panjang, kedua spesies Caridinaini dikhawatirkan akan terancam punah dari Sungai Poboya untuk selamanya.
PENGARUH KAPUR DAN DOLOMIT TERHADAP PERTUMBUHAN MISELIUM DAN PRODUKSI JAMUR TIRAM MERAH MUDA (PLEUROTUS FLABELLATUS SACCARDO) Saputri, Risya; Periadnadi, Periadnadi; Nurmiati, Nurmiati
Natural Science: Journal of Science and Technology Vol 5, No 1 (2016): Volume 5 Number 1 (March 2016)
Publisher : Univ. Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (250.989 KB)

Abstract

Penelitian mengenai Pengaruh Penambahan Kapur dan Dolomit Terhadap Pertumbuhan Miselium dan Produksi Jamur Tiram Merah Muda (Pleurotus flabellatus Saccardo) dilakukan dari bulan Mei sampai Oktober 2014 di Laboratorium Mikrobiologi, Jurusan Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Andalas, Padang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan kapur dan dolomit terhadap pertumbuhan miselium dan produksi jamur tiram merah muda. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dalam dua penelitian, masing-masing perlakuan terdiri dari 4 perlakuan yaitu 0%, 1%, 2% dan 3% kapur serta dolomit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan kapur 3% memberikan hasil terbaik terhadap pertumbuhan miselium yaitu 0,65cm/hari dan produksi terbaik dicapai pada penambahan dolomit 1%.
ISOLASI SENYAWA ANTIBAKTERI EKSTRAK ETANOL AKAR KROKOT (PORTULACA OLERACEA LINN) MENGGUNAKAN BAKTERI UJI STAPHYLOCOCCUS AUREUS Gazali, A.Mirza Fauzan; Anam, Syaiful; Khumaidi, Akhmad
Natural Science: Journal of Science and Technology Vol 5, No 1 (2016): Volume 5 Number 1 (March 2016)
Publisher : Univ. Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (685.751 KB)

Abstract

; "> Berdasarkan studi sebelumnya diperoleh bahwa ekstrak etanol akar krokot (Portulacaoleracea L.) dengan konsentrasi 100, 250, 500, dan 750 µg/mL memiliki aktivitas antibakteri dengan diameter zona hambat sebesar 31, 34, 37, dan 40 mm terhadap bakteri Staphylococcusaureus (Dhole et al, 2011). Penelitian ini bertujuan untuk mengisolasi dan mengidentifikasi golongan senyawa kimia yang berkhasiat sebagai antibakteri dari ekstrak etanol akar krokot tersebut. Proses ekstraksi dilakukan dengan metode maserasi yang diulang sebanyak tiga kali menggunakan pelarut etanol 96%. Pemurnian senyawa dilakukan melaui beberapa tahapan partisi yaitu berturut-turut dengan menggunakan pelarut n-heksana, etil asetat, dan air selanjutnya ekstrak air hasil partisi dihidrolisis menggunakan metanol:HCl 2N (1:1). Fase HCl yang sudah bebas metanol selanjutnya dipartisi dengan etil asetat, dan hasil partisi (fase etil asetat) dilanjutkan pada tahap isolasi senyawa dengan kromatografi lapis tipis preparatif, selanjutnya isolat direkristalisasi dan diuji kemurniannya dengan kromatografi lapis tipis multi eluen. Uji aktivitas antibakteri dilakukan pada ekstrak dan isolat hasil pemurnian dengan menggunakan metode difusi agar dan KLT Bioautografi. Identifikasi golongan senyawa isolat menunjukkan hasil positif dengan menggunakan pereaksi AlCl3 5%, dan hasil analisis spektrofotometer UV-VIS pada panjang gelombang 200-600 nm memperlihatkan 2 puncak pada rentang panjang gelombang 300-550 nm (Puncak I) dan 240-285 nm (Puncak II). Dari hasil tersebut dapat diduga bahwa isolat termasuk dalam golongan flavonoid, sementara pada hasil pengujian aktivitas antibakteri isolat pada konsentrasi 10 mg/mL denganloading dose 200 µg/20 µL menghasilkan diameter zona hambatan sebesar 11,3±0,81 mm.
SINTESIS DAN FUNGSI POLIMER EUGENOL-SILIKON Rahim, Erwin Abdul
Natural Science: Journal of Science and Technology Vol 5, No 1 (2016): Volume 5 Number 1 (March 2016)
Publisher : Univ. Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (299.544 KB)

Abstract

Telah disintesis polimer eugenol-silikon [(Poli (1)] dengan menggunakan katalis Pt. Poli (1) disintesis dengan reaksi kondensasi dan diperoleleh polimer dengan jumlah yang banyak dan berwarna hijau. Hasil analisi 1H NMR menunjukkan bahwa untuk gugus metoksi mengalami splinting menjadi dua. Inilah yang menyebabkan polimer tersebut berwarna hijau. Polimerisasi dilakukan beberapa kali pengulangan dan diperoleh hasil yang berbeda, polimerisasi pertama menghasilkan polimer yang agak keras dan pengulangan hanya menghasilkan polimer yang lunak. Aplikasi dari polimer ini dapat digunakan sebagai krim kecantikan. Polimerisasi dengan katalis Ru generasi kedua menhasilkan senyawa dengan gugus metoksinya mengalami splitting.
PENGARUH KAPUR DAN DOLOMIT TERHADAP PERTUMBUHAN MISELIUM DAN PRODUKSI JAMUR TIRAM COKELAT (PLEUROTUS CYSTIDIOSUS O.K MILLER) Masefa, Lia; Nurmiati, Nurmiati; Periadnadi, Periadnadi
Natural Science: Journal of Science and Technology Vol 5, No 1 (2016): Volume 5 Number 1 (March 2016)
Publisher : Univ. Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (321.831 KB)

Abstract

"> Penelitian mengenai ?Pengaruh Kapur dan Dolomit terhadap Pertumbuhan Miselium dan Produksi Jamur Tiram Cokelat (Pleurotus cystidiosus O.K Miller) telah dilaksanakan dari bulan Mei sampai Oktober 2014 di Laboratorium Mikrobiologi/Mikologi, Jurusan Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Andalas, Padang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kapur dan dolomit terhadap pertumbuhan miselium dan produksi jamur tiram cokelat. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dalam dua penelitian, masing-masing perlakuan terdiri dari 4 perlakuan, yaitu 0%, 1%, 2% dan 3% kapur dan juga dolomit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kapur 1% dan dolomit 1% memberikan hasil terbaik terhadap pertumbuhan miselium maupun terhadap berat tubuh buah. Pertumbuhan miselium pada perlakuan kapur yaitu 0,75 cm/hari dan 0,48 cm/hari pada perlakuan dolomit. Hasil produksi terbaik terdapat pada perlakuan kapur 1%.
OPTIMALISASI KONDISI PEMURNIAN ASAM LEMAK TAK JENUH DARI MINYAK IKAN LELE SANGKURIANG (CLARIAS BATRACUS) DENGAN METODE KRISTALISASI UREA Hoiriyah, Aini; Mappiratu, Mappiratu; Ridhay, Ahmad
Natural Science: Journal of Science and Technology Vol 5, No 1 (2016): Volume 5 Number 1 (March 2016)
Publisher : Univ. Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (369.047 KB)

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang optimalisasi kondisi pemurnian asam lemak tak jenuh dari minyak ikan lele (Clarias batrachus). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui rasio urea terhadap asam lemak baik pada proses kristalisasi yang menghasilkan konsentrat asam lemak tak jenuh tinggi maupun pada waktu kristalisasi yang menghasilkan asam lemak tak jenuh tinggi. Perlakuan pengaruh rasio urea terhadap asam lemak adalah dengan lima tingkatan rasio masing-masing 1,5:1, 2:1, 2,5:1, 3:1, 3,5:1 dan perlakuan waktu kristalisasi yang terdiri atas tiga taraf masing-masing waktu kristalisasi 24, 30,dan 36 jam. Tiap perlakuan diulang tiga kali. Kadar asam lemak tak jenuh hasil kristalisasirasio urea dianalisis menggunakan metode kromatiografi gas.Hasil yang diperoleh menunjukan bahwarasio urea terhadap asam lemak (2,5:1) menghasilkan asam lemak tak jenuh tertinggi, yakni mencapai 85,59% dengan waktu kristalisasi 24 jam.
ANALISIS EFEKTIFITAS BIAYA PENGOBATAN KOMBINASI AMLODIPIN FUROSEMID DIBANDINGKAN DENGAN KOMBINASI AMLODIPIN BISOPROLOL PADA PASIEN HIPERTENSI RAWAT JALAN DI RSUD UNDATA PALU PERIODE AGUSTUS-OKTOBER TAHUN 2014 Wijayanti, Niken WIke; Makaddas, Alwiyah; Tandah, Muhammad Rinaldhi
Natural Science: Journal of Science and Technology Vol 5, No 1 (2016): Volume 5 Number 1 (March 2016)
Publisher : Univ. Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (448.551 KB)

Abstract

"> Penelitian ini dirancang untuk menganalisis efektivitas biaya pengobatan kombinasi amlodipin-furosemid dibandingkan dengan kombinasi amlodipin-bisoprolol pada pasien hipertensi rawat jalan di RSUD Undata Palu periode bulan Agustus-Oktober 2014 dengan melihat efektivitas pengobatan dan efektivitas biaya antara kedua kombinasi obat tersebut. Metode yang digunakan adalah deskriptif yang dikerjakan secara prospektif dari baseline hingga evaluasi pada bulan pertama (sekitar 30-40 hari) dengan mengumpulkan data primer berupa wawancara dan data sekunder berupa rekam medik terhadap pasien hipertensi yang menjalani rawat jalan di RSUD Undata Palu periode Agustus-Oktober 2014. Efektivitas pengobatan yang diukur yaitu berdasarkan rata-rata selisih penurunan tekanan darah sisitolik dan diastolik mencapai target yaitu <140/90 mmHg (terkontrol) selama sekitar 30-40 hari setelah terapi, sedangkan efektivitas biaya dilihat berdasarkan nilai ACER (Average Cost Effectiveness Ratio) dan ICER (Incremental Cost Effectiveness Ratio). Hasil penelitian menunjukkan efektivitas pengobatan berdasarkan rata-rata selisih penurunan tekanan darah sistolik maupun diastolik untuk kelompok amlodipin-bisoprolol berturut-turut sebesar 13,91 mmHg dan 3,48 mmHg dan kelompok amlodipin-furosemid berturut-turut sebesar 12,00 mmHg dan 2,92 mmHg. Sedangkan efektivitas biaya berdasarkan nilai ACER pada kelompok amlodipin-furosemid dan kombinasi amlodipin-bisoprolol secara berurutan adalah Rp. 306,37 dan Rp.1.081,16 sedangkan nilai ICER adalah Rp. ?34.494,75. Dapat disimpulkan bahwa untuk efektivitas pengobatan, kombinasi amlodipin-bisoprolol yang memiliki pengobatan paling efektif dari pada kombinasi amlodipin-furosemid sedangkan untuk efektivitas biaya, kombinasi amlodipin-furosemid yang memiliki biaya paling efektif dari pada kombinasi amlodipin-bisoprolol.
AKTIVITAS ANTIOKSIDAN EKSTRAK LIMBAH KULIT ARI BIJI KOPI (COFFEA SP) BERDASARKAN TINGKAT KEPOLARAN PELARUT Marcelinda, Agriyani; Ridhay, Ahmad; Prismawiryanti, Prismawiryanti
Natural Science: Journal of Science and Technology Vol 5, No 1 (2016): Volume 5 Number 1 (March 2016)
Publisher : Univ. Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (627.643 KB)

Abstract

"> Telah dilakukan penelitian tentang aktivitas antioksidan ekstrak kulit ari biji kopi (Coffea sp) berdasarkan tingkat kepolaran pelarut. Penelitian ini diawali dengan melakukan ekstraksi menggunakan pelarut metanol, selanjutnya dilakukan fraksinasi dengan pelarut nheksana, etil asetat dan n-butanol. Ekstrak hasil fraksinasi dengan n-heksana, etil asetat dann-butanol diuji aktivitas antioksidannya dengan metode DPPH. Hasil yang diperoleh untuk aktivitas antioksidan (IC50) pada ekstrak n-heksana, etil asetat, n-butanol dan vitamin C masing ? masing adalah 1182,2 ppm, 823,52 ppm, 556,67 ppm dan 101,85 ppm.
PENDUGAAN MASA SIMPAN LIKOPEN BUAH TOMAT AFKIRAN (LYCOPERSICUM ESCULENTUM MILL) TERSALUT MALTODEKSTRIN DALAM KEMASAN KAPSUL PADA BERBAGAI SUHU PENYIMPANAN Sumarni, Ni Ketut; Mappiratu, Mappiratu; Ibrahim, Nurlina; Diharnaini, Diharnaini; Khaerunisa, Khaerunisa
Natural Science: Journal of Science and Technology Vol 5, No 1 (2016): Volume 5 Number 1 (March 2016)
Publisher : Univ. Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (326.713 KB)

Abstract

Upaya untuk mendapatkan keterangan tentang masa simpan likopen dari buah tomat tersalut maltodekstrin dalam kemasan kapsul dilakukan melalui penyalutan ekstrak likopen dengan maltodekstrin pada berbagai rasio ekstrak likopen terhadap maltodekstrin, dilanjutkan dengan pengemasan dalam kapsul, likopen tersalut maltodekstrin terbaik dilakukan penyimpanan pada suhu 40 dan 50oC. Pengamatan terhadap kerusakan likopen dilakukan setiap 24 jam selama 240 jam. Hasil pengamatan bentuk dan kadar likopen tersalut maltodekstrin menunjukkan bentuk tersalut terbaik terdapat pada rasio likopen/maltodekstrin 1 : 1 atas dasar berat perberat, dan pada rasio tersebut kadar likopen likopen tersalut maltodekstrin 45,47%. Kerusakan likopen tersalut maltodekstrin dalam kemasan kapsul mengikuti reaksi orde nol. Dengan menggunakan asumsi masa kadaluarsa likopen tersalut maltodekstrin dalam kemasan kapsul pada tingkat kerusakan 70 %, diperoleh waktu simpan likopentersalut maltodekstrin dalam kemasan kapsul pada suhu 40 dan 50oC masing-masing 926 hari dan 488 hari. Berdasarkan nilai masa simpan pada suhu 40 dan 50oC tersebut diperoleh faktor percepatan reaksi atau nilai Q10 sebesar 1,9. Dengan menggunakan nilai Q10, diperoleh waktu simpan likopen tersalut maltodekstrin dalam kemasan kapsul pada suhu penyimpanan 20, 25, 30 dan 35oC masing-masing 3.341 hari, 2.427 hari, 1.759 hari dan 1.277 hari.

Page 1 of 2 | Total Record : 12