cover
Contact Name
Dr. Saiful, M.Ag
Contact Email
saiful.saiful@ar-raniry.ac.id
Phone
085361728880
Journal Mail Official
jurnal.mudarrisuna@ar-raniry.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota banda aceh,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Mudarrisuna: Media Kajian Pendidikan Agama Islam
ISSN : 20895127     EISSN : 24600733     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal MUDARRISUNA (JM) publishes scholarly articles on education science and Islamic education in particular, based on researches and project reports, book reviews. Jurnal MUDARRISUNA (JM) accepts submission in the field of education science and Islamic education science in scope Aqeedah, Morals, Jurisprudence, Islamic Law, Qoran, Hadith, History and Islamic Civilization to help spread new insights and concept, as well as highlights best-practices by and for many Islamic educational practitioners, teachers, lectures, and various education policy makers in the field. Published by Center for Research and Publication Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh in cooperation with Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh. This journal is published biannually in January-Juny and July-December. Registered with Print ISSN 2089-5127 and Online ISSN 2460-0733.
Arjuna Subject : -
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 14, No 3 (2024)" : 10 Documents clear
Problematika Penurunan Kedisiplinan Beribadah Alumni Pesantren Ar-Raudhatul Hasanah Medan Maulida, Sri Aqilah
Jurnal Mudarrisuna: Media Kajian Pendidikan Agama Islam Vol 14, No 3 (2024)
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/jm.v14i3.23498

Abstract

Pesantren merupakan lembaga pendidikan Islam yang memiliki peran penting dalam membentuk karakter dan kedisiplinan beribadah para santrinya. Namun, setelah meninggalkan pesantren dan memasuki lingkungan yang lebih luas, banyak alumni mengalami tantangan dalam mempertahankan kedisiplinan beribadah mereka. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang menyebabkan penurunan kedisiplinan beribadah pada alumni pesantren setelah mereka meninggalkan lingkungan pesantren. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus, melibatkan 10 informan alumni Pesantren Ar-Raudhatul Hasanah Medan. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi, dengan analisis data yang mengikuti langkah-langkah reduksi data, sajian data, penarikan kesimpulan, dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan tiga faktor utama yang menyebabkan penurunan kedisiplinan beribadah yaitu perubahan lingkungan, pengaruh teman sebaya, dan penggunaan gadget serta media sosial secara berlebihan. Untuk mengatasi tantangan ini, para alumni perlu meningkatkan kesadaran, mengembangkan strategi manajemen waktu, dan menciptakan lingkungan yang mendukung praktik keagamaan. Dengan demikian, penelitian ini memberikan wawasan tentang bagaimana alumni pesantren dapat mempertahankan kedisiplinan beribadah mereka setelah meninggalkan lingkungan pesantren.
Keberagaman Pola Asuh Anak Dalam Keluarga dan Efisiensi Kebutuhan Pendidikan di Era Society 5.0 Asman, Yunita; Mursyidah, Nelly; Raiyan, Raiyan; Syakbi, Syakbi
Jurnal Mudarrisuna: Media Kajian Pendidikan Agama Islam Vol 14, No 3 (2024)
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/jm.v14i3.24461

Abstract

Pola asuh orangtua memiliki peran strategis terhadap pendidikan anak-anaknya di masa depan. Pola asuh yang baik mampu mempercepat pemenuhan pendidikan seorang anak. Beberapa pola asuh yang sering diterapkan dalam kelurga Indonesia seperti pola asuh permisif, demokratis dan otoriter. Kajian ini dilakukan untuk melihat keberagaman pola asuh dan efesiensi terhadap kebutuhan pendidikan saat ini. Penelitian ini merupakan kajian kepustakaan (library research) yang menggunakan buku, artikel dan sumber lainnya dalam pengumpulan data terkait.Hasil kajian dan temuan di beberapa penelitian sebelumnya ditemukan bahwa diantara berbagai pola asuh maka pola asuh demokratis yang paling banyak diterapkan pada keluaga Indonesia terutama pada keluarga berpendidikan menengah ke atas. Pola asuh demokratis orangtua berusaha mengarahkan anak agar dapat bertingkah laku secara rasional melalui penjelasan setiap perilaku pada anak, tetapi tetap menggunakan wewenangnya atau memberikan hukuman jika dianggap perlu. Orangtua memberlakukan serangkaian standar dan peraturan yang dilakukan secara sungguh-sungguh dan konsisten. Orangtua demokratis menggunakan kontrol yang tinggi disertai kehangatan yang tinggi. Dari pola asuh di atas dapat diketahui bahwa efesiensi pola asuh dalam ranah pendidikan sebagai orangtua berupaya untuk mengarahkan anak-anaknya untuk sekolah setinggi-tingginya dengan pengawasan yang normal melalui penerapan reward dan punishmet untuk memotivasinya. Pola asuh demokratis juga masih relevan dengan kebutuhan zaman di era society 5.0 saat ini untuk tidak melepaskan dan membiarkan anak sendirian dalam keputusan pendidikannya.
Spiritual Quontient: Pengaruhnya terhadap Etika Berkomunikasi Mahasiswa Nalia, Sonia Tri; Pratama, Farhan Fajar; Sasferi, Nuzmi
Jurnal Mudarrisuna: Media Kajian Pendidikan Agama Islam Vol 14, No 3 (2024)
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/jm.v14i3.22728

Abstract

This study aims to analyze the influence of Spiritual Quotient (SQ) on the communication ethics of university students. The research sample consisted of 128 students. The research instruments used were SQ and communication ethics questionnaires. Data analysis was performed using descriptive statistics and simple regression. The results showed that: (1) the SQ of the students was in the high category (41%) and (2) the communication ethics of the students was in the high category (32%). The results of the simple regression analysis showed that there was a significant relationship between SQ and communication ethics of students with a significance value of 0.000. The coefficient of determination (R Square) of 0.241 indicates that 24.1% of the variation in students' communication ethics is explained by SQ.
ANALISIS KOMPETENSI GURU FIKIH DALAM MENGIMPLEMENTASIKAN KURIKULUM MERDEKA DENGAN PENDEKATAN TPACK DI MAN 2 MODEL MEDAN Putri, Anisa; Mardianto, Mardianto
Jurnal Mudarrisuna: Media Kajian Pendidikan Agama Islam Vol 14, No 3 (2024)
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/jm.v14i3.25386

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kompetensi guru fikih dalam mengimplementasikan kurikulum merdeka dengan pendekatan TPACK, (1) Bagaimana kompetensi guru fikih dalam menyusun pembelajaran berbasis TPACK (2) Bagaimana kompetensi guru fikih dalam mengimplementasikan pembelajaran fikih pada kurikulum merdeka dengan pendekatan TPACK (3) Bagaimana kompetensi guru fikih dalam mengevaluasi proses pembelajaran fikih berbasis TPACK. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Hasil dari penelitian ini adalah (1) Menyusun pembelajaran berbasis TPACK seorang guru terlebih dahalu harus memperhatikan beberapa aspek seperti, materi pembelajaran, siswa, dan fasilitas sekolah (2) Pembelajaran dilakukan menggunakan Media teknologi seperti Laptop, Handphone, Internet dll serta memanfaatkan platform dan aplikasi seperti Canva, Quizizz, Google Forms, YouTube, dll (3) Evaluasi pembelajaran dilakukan dengan mengambil soal dari buku pembelajaran dan dibuat sendiri oleh guru berdasarkan pembelajaran yang telah dilaksanakan lalu diintegrasikan kesalah satu platform atau aplikasi yang menawarkan program evaluasi. Pelaksanaan pembelajaran fikih dengan pendekatan TPACK di MAN 2 Model medan dapat dikatakan berjalan dengan baik dilihat dari kemapuan guru yang mahir dalam mengintegrasikan teknologi dengan kompetensi pedagogic guru  
Family Education Models Of Kiai‘S Pesantren: Transfer Of Lora/Ning’s Caracter In Pamekasan Rijal, Akh Syaiful; Thohir, Muhammad; Aliwafa, Aliwafa
Jurnal Mudarrisuna: Media Kajian Pendidikan Agama Islam Vol 14, No 3 (2024)
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/jm.v14i3.23930

Abstract

The purpose of this study was to determine the educational model of the pesantren kiai's family in shaping the character of lora/ning in Pamekasan. By using a qualitative approach in the form of descriptive-analytic research, the researchers targeted several pesantren in Pamekasan Regency which were represented by various models of pesantren, that is pesantren of salaf, pesantren of semi modern and pesantren of Modern. The results of this study are that the educational model of the pesantren kiai's family to cultivate the character of lora/ning is; First the tarbawiah model in carrying out various activities that emphasize exemplary aspects, such as: worshiping, praying, reading the Qur'an, qiyamul lail, hanging out with pious people, obligatory fasting, sunnah fasting on Mondays and Thursdays, and multiplying dhikr every time, and the two models of ta'limiah in carrying out various activities that emphasize knowledge, such as: awakening from an early age to study, growing awareness of thinking, maintaining health ratios, and social education.
Konsep Pendekatan Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Dalam Membekali Generasi Z M, Nurhidaya; Fidzi, Ridhahani; Muthahharah, St Muthahharah; Zulfah, Zulfah
Jurnal Mudarrisuna: Media Kajian Pendidikan Agama Islam Vol 14, No 3 (2024)
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/jm.v14i3.24228

Abstract

Pendidikan Agama Islam diera modernitas mengalami persoalan yang cukup kompleks sehinggga dibutuhkan solusi. Moralitas generasi yang merosot ini menjadi isu yang selalu diperbincangkan dikalangan pemerhati pendidikan khususnya guru Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI). Tentunya itu menjadi kegelisahan bersama, jika tidak diarahkan dengan baik maka sangat mustahil pendidikan mampu melahirkan generasi yang bermutu Unggul. Pelajaran PAI sebagai salah satu Mata Pelajaran wajib yang ada disetiap jenjang Pendidikan di Indonesia perlu melakukan sebuah inovasi yang mampu menjawab kebutuhan generasi telah berubah dari zaman ke zaman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsep pendekatan pembelajaran  PAI, Karakteristik pendekatan pembelajaran baru, dan seperti apa Implementasi dari Model Baru tersebut sebagai alternatif pembelajaran PAI dalam membekali generasi Z khusunya pada persoalan karakter anak. Adapun metode penelitian yang digunakan yaitu jenis penelitian library research atau penelitian pustaka yang menelaah berbagai tulisan dari jurnal-jurnal terkait pendekatan pembelajaran PAI dan jurnal yang banyak membaahas tentang Generasi Z. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan diperoleh hasil bahwa Generasi Z membutuhkan sentuhan kreatif guru Pendidikan Agama Islam dalam mengelola pembelajaran agar tercipta situasi pembelajaran yang menyenangkan. Guru PAI memiliki tantangan yang besar agar mampu mendidik generasi Z menjadi generasi yang dapat diandalkan untuk masa depan Bangsa Indonesia yang lebih cerah
Peningkatan Kinerja Guru melalui Integrasi Nilai -Nilai Islam di SMA Muhammadiyah Limbung Kabupaten Gowa Pewangi, Mawardi; Ferdinan, Ferdinan; M., Nurhidaya
Jurnal Mudarrisuna: Media Kajian Pendidikan Agama Islam Vol 14, No 3 (2024)
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/jm.v14i3.24520

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi upaya meningkatkan kinerja guru di SMA Muhammadiyah Limbung Kabupaten melalui pembinaan, pengawasan, dan evaluasi, serta integrasi nilai-nilai Islam dalam pembentukan karakter guru. Tujuan penelitian ini adalah memastikan bahwa nilai-nilai Islam tercermin dalam praktik sehari-hari para guru, dengan harapan dapat meningkatkan kualitas proses belajar mengajar dan menciptakan lingkungan pendidikan yang kondusif. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kombinasi (mixed methods), dengan strategi Concurrent Triangulation untuk membandingkan dan menghubungkan data dari pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa upaya Peningkatan Kinerja Guru di SMA Muhammadiyah Limbung melalui pembinaan, pengawasan, dan evaluasi. Pembinaan dilakukan oleh kepala sekolah sebagai manajer dan supervisor, dengan memberikan pelatihan, workshop, dan arahan yang efektif, dinilai tinggi dengan rata-rata 3,82. Pengawasan dilakukan terhadap pelaksanaan pembelajaran dan disiplin guru, efektif dengan nilai rata-rata 3,63. Evaluasi kinerja guru bertujuan meningkatkan efisiensi dan kualitas pendidikan, dinilai tinggi dengan nilai rata-rata 3,64, mencakup aspek disiplin, saran perbaikan, dan penghargaan. Selain itu, hasil penelitian menyoroti Nilai-nilai Islam yang Dimiliki Guru di SMA Muhammadiyah Limbung. Guru-guru di sekolah ini memiliki perilaku yang mencerminkan nilai-nilai Islam seperti disiplin (rata-rata 3,95), kesabaran (rata-rata 3,70), keramahan (rata-rata 3,58), keadilan (rata-rata 3,89), dan keteladanan (rata-rata 3,86), menciptakan lingkungan pendidikan yang bermoral.
Analisis Kurikulum Pendidikan Agama Islam Di Sekolah Dasar (Analisis Telaah Kurikulum PAI di SD Negeri Jati Padang 01 Jakarta) Aqilah, Aqilah; Pratiwi, Mutiara Anggi; Zuhdi, Muhammad
Jurnal Mudarrisuna: Media Kajian Pendidikan Agama Islam Vol 14, No 3 (2024)
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/jm.v14i3.23860

Abstract

Penerapan kurikulum di Indonesia saat ini menghadapi beberapa tantangan yang mempengaruhi efektivitas pendidikan. Transisi perpindahan Kurikulum Merdeka dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di Indonesia merupakan sebuah perubahan besar yang dirancang untuk meningkatkan fleksibilitas dan relevansi pendidikan agama bagi siswa. Proses ini melibatkan berbagai tantangan dan langkah-langkah adaptasi yang harus dilalui oleh guru, siswa dan sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis standar isi dari mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan implementasinya di SD Negeri Jati Padang 01, adapun obyek penelitian ini adalah kurikulum PAI dan implementasinya di Sekolah Dasar. Metode penelitian yang dipakai adalah metode kualitatif  dengan pendekatan fenomenologi di mana peneliti hadir pada tempat penelitian dengan pengalaman obyektif partisipasi terhadap fenomena yang diangkat, informasi juga diperoleh dari observasi, dokumentasi dan wawancara, kemudian digambarkan dalam bentuk narasi tertulis sebagai temuan di lapangan yang bertujuan untuk mendapatkan gambaran-gambaran pelaksanaan kurikulum Pendidikan Agama Islam. Hasil penelitian menggambarkan bahwa pelaksanaan Kurikulum di  SD Negeri Jati Padang 01 Jakarta sudah menerapkan kurikulum merdeka secara bertahap, adapun pelaksanaan kurikulum Pendidikan Agama Islam sudah terlaksana dengan baik tidak hanya dilaksanakan oleh guru Pendidikan Agama Islam sendiri, tetapi seluruh kegiatan keagamaan yang terdapat dalam kurikulum Pendidikan Agama Islam dapat terlaksana karena ada kolaborasi dengan seluruh guru kelas. Terdapat kendala dalam pelaksanaan yaitu karena keterbatasan sarana prasarana dan pembiayaan.
Penerapan Kurikulum Merdeka Berbasis Projects Pada Kokurikuler Keagamaan di Madrasah Tsanawiyah Swasta (MTS) Cendikia Medan Lubis, Parenta
Jurnal Mudarrisuna: Media Kajian Pendidikan Agama Islam Vol 14, No 3 (2024)
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/jm.v14i3.24758

Abstract

This research aims to examine and analyze the implementation of the projects-based independent curriculum in religious co-curricular at the private Tsanawiyah Madrasah (MTS) Cendikia Medan. The purpose of this research is to find out the planning of a project-based independent curriculum in co-curriculars, to find out the application of a project-based independent curriculum in religious co-curriculars, to find out the challenges faced by teachers in implementing the project-based Merdeka learning curriculum in religious co-curriculars. To find out the impact of implementing the project-based Merdeka learning curriculum on religious co-curriculars, to find out how teachers evaluate the achievement of the learning objectives of the project-based Merdeka curriculum on religious co-curriculars, to find out the efforts made in developing the project-based Merdeka learning curriculum on religious co-curriculars.  The method used in this research is a qualitative approach, namely systematic analysis to understand in depth an organization or research object. Data collection was carried out using observation, interview and documentation techniques. The results of this research showed that Mts Cendekia had implemented the Independent Curriculum based on religious Co-Curricular, there was an increase in student character, both in terms of morals, responsibility and honesty in students regarding the assignments or projects given. It was found that students had developed in the process and implementation of the projects given, such as keeping the environment and body clean, applying honesty, discipline in worship, and applying Islamic teachings in life. 
Marfologi Nabatiyah Dalam Perspektif Pendidikan Islam (Kajian Pemikiran Ibnu Sina). Maulana, Mizan
Jurnal Mudarrisuna: Media Kajian Pendidikan Agama Islam Vol 14, No 3 (2024)
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/jm.v14i3.24038

Abstract

Tumbuh-tumbuhan bagian penting dari kehidupan manusia. Tumbuhan mendapatkan perhatian cukup besar dalam Islam bahkan dari tumbuhan lah lahirnya banyak hukum fiqih dan lainnya. Marfologi tumbuhan dalam Al-Qur’an jadi bukti kuat mengapa harus memusatkan perhatian terhadap kajian ini. Penelitian ini bersifat library research dengan sumber rujukan Al-Qur’an, Hadits Nabi, pendapat ulama, hasil kajian dan penelitian relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa. Dalam Al-Qur’an terdapat marfologi umum tumbuh-tumbuhan sebanyak 115 kali dari berbagai surat. Marfologi tumbuhan dan menyandingkan dengan pemikiran Ibnu Sina menemukan pembahasan mengenai jiwa tumbuhan, Jiwa tumbuh-tumbuhan (an-Nafsul Nabatiyah), yakni mempunyai tiga daya yakni; (1) makan (Daya nutrition), yang mengubah makanan menjadi bentuk tubuh, dimana daya tersebut ada didalamnya; (2) tumbuh (growth), yang menambah kesesuaian pada seluruh bagian tubuh yang diubah karena makanan, baik dari segi panjang, lebar maupun volume; (3) berkembang biak (reproduction) yang mengambil dari tubuh suatu bagian yang secara potensi sama, sehingga terjadi proses penciptaan dan penyampuran yang membuatnya sama secara nyata.

Page 1 of 1 | Total Record : 10