cover
Contact Name
Sofyan Mahfudy
Contact Email
jurnaltransformasi@uinmataram.ac.id
Phone
+6281329446085
Journal Mail Official
jurnaltransformasi@uinmataram.ac.id
Editorial Address
LPPM, UIN Mataram, Jl. Pendidikan 35 Mataram 83125
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Transformasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
ISSN : 18583571     EISSN : 25809628     DOI : 10.20414/transformasi.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 13 Documents
Search results for , issue "Vol. 18 No. 1 (2022): Transformasi Juni" : 13 Documents clear
Program kemitraan masyarakat “hijab fashion” melalui strategi minim kontak (less contact economy) menuju era new normal di kota Serang-Banten Restu Wigati; Abdurohim Abdurohim; Dwi Esti Intari; Hendrian Budi Bagus Kuncoro; Resma Kusumaningrum
Transformasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 18 No. 1 (2022): Transformasi Juni
Publisher : LP2M Universitas Islam Negeri Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20414/transformasi.v18i1.4035

Abstract

[Bahasa]: Awal tahun 2020 dunia dilanda pandemi Covid-19 yang berdampak pada semua aspek kehidupan terutama sektor ekonomi. Kondisi perekonomian semakin memprihatinkan dan berdampak terhadap pelaku usaha termasuk usaha yang bergerak dibidang hijab fashion “momokutu.hijab” yang ada di Kota Serang. Sektor bahan pangan dan kebutuhan sehari-hari mengalami penurunan omzet penjualan yang signifikan, karena aktivitas penjualan yang mengandalkan kehadiran pembeli secara fisik di toko atau outlet penjual. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemajuan usaha masyarakat pelaku usaha hijab fashion secara mandiri agar menjadi pelaku usaha yang tangguh dan inovatif di era new normal melalui strategi ekonomi minim kontak (less contact economy). Metode yang digunakan dalam program ini adalah Participatory Action Research (PAR) dengan tahapan antara lain persiapan, pelaksanaan program kerja, perumusan deskripsi produk teknologi, serta evaluasi dan rencana keberlanjutan program. Pengabdian kepada masyarakat ini menghasilkan luaran berupa: 1) pelatihan pembuatan produk ecoprint ramah lingkungan, 2) penerapan teknologi informasi penggunaan aplikasi online Padipos.id dan pendampingan manajemen pengelolaan keuangan 3) tersusunnya e-modul pemberdayaan kemitraan masyarakat, 4) diperolehnya hak cipta produk dan 5) kanal video youtube sebagai bentuk pengenalan dan strategi pemasaran untuk menjangkau khalayak luas. Melalui program pengabdian kepada masyarakat ini, UKM “momokutu.hijab” memiliki strategi dalam melakukan usaha yang berkelanjutan dan mampu menghasilkan produk inovatif di era new normal. Kata Kunci: Covid-19, ecoprint, momokutu.hijab, new normal, strategi ekonomi minim kontak [English]: At the beginning of 2020, the world was hit by the Covid-19 pandemic which had an impact on all aspects of life, especially the economic sector. Economic conditions are getting worse and have an impact on business actors, including businesses engaged in the hijab fashion “momokutu.hijab” in Serang City. Sales turnover of food and daily necessities decreased significantly due to sales activities that rely on the physical presence of buyers at the shop or seller’s outlet. This community service program aims to improve the business progress of the community of hijab fashion business actors independently so that they become tough and innovative business actors in the new normal era through a less contact economy strategy. The method used in this program was Participatory Action Research (PAR) with stages including preparation, implementation of work programs, formulation of technological product descriptions, and evaluation and program sustainability plans. This program’s outcomes were in the form of: 1) training in the manufacture of environmentally friendly ecoprint products, 2) application of information technology using the Padipos.id online application and financial management assistance, 3) compilation of e-modules for community partnership empowerment, 4) obtaining product copyright and 5) YouTube video channel as a form of introduction and marketing strategy to reach a wide audience. Through this community service program, “momokutu.hijab” UKM has a strategy in conducting sustainable business and can produce innovative products in the new normal era. Keywords: Covid-19, ecoprint, momokutu.hijab, new normal, less contact economy strategy
Simulasi sistem informasi konseling sebagai alat bantu konseling siber di pondok pesantren Annida Kota Cirebon Agus Pamuji; Rina Rindanah
Transformasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 18 No. 1 (2022): Transformasi Juni
Publisher : LP2M Universitas Islam Negeri Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20414/transformasi.v18i1.4146

Abstract

[Bahasa]: Konsep konseling siber menjadi topik yang hangat saat ini mengingat kondisi masyarakat di tanah air yang menghadapi pandemi Covid-19 di samping angka pengguna teknologi yang terus meningkat. Kehadiran konseling siber melibatkan konselor dan konseli yang secara kemitraan menyelesaikan permasalahan yang dihadapi oleh konseli. Kegiatan pengabdian di Pondok Pesantren Annida Kota Cirebon ini bertujuan untuk memperkenalkan dan mengedukasi deskripsi layanan konseling siber terhadap para santri pada pondok pesantren tersebut. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah Participatory Action Research (PAR) dengan teknik sosialisasi, pendampingan, dan pelatihan penggunaan aplikasi konselinglab.id kepada para peserta. Hasil kegiatan PKM ini menunjukkan bahwa peserta sangat antusias mengikuti kegiatan, mampu menguasai materi dengan baik, dan memahami penggunaan aplikasi konseling siber. Dengan demikian, aplikasi sistem informasi konseling dapat menjadi rekomendasi untuk diterapkan sebagai alat bantu konselor dan konseli ketika proses konseling dilakukan. Kata Kunci: konseling siber, layanan konseling, sistem informasi konseling, Participatory Action Research [English]: The concept of cyber counseling is an emerging topic due to the pandemic and the increasing numbers of technology users. It involves both the counselor and the counselee in solving problems. The purpose of this community service program held at Annida Islamic Boarding School in Cirebon was to introduce cyber counseling services to the students. The method used in the program was Participatory Action Research (PAR) by providing socialization, counseling, and training on the use of an application called konselinglab.id. The results of this program show that the participants are very enthusiastic and able to understand the material and use the application. Thus, the application is highly recommended to be utilized as an essential tool in the counseling. Keywords: cyber counseling, counseling services, counseling information systems, Participatory Action Research
Optimalisasi pembelajaran daring melalui pengembangan program resitasi interaktif bagi guru fisika SMA di Kabupaten Sijunjung Putri Dwi Sundari; Wahyuni Satria Dewi; Defrizal Saputra; Fadhila Ulfa Jhora; Fanny Rahmatina Rahim
Transformasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 18 No. 1 (2022): Transformasi Juni
Publisher : LP2M Universitas Islam Negeri Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20414/transformasi.v18i1.4216

Abstract

[Bahasa]: Di masa pandemi Covid-19, pelaksanaan pembelajaran memberikan tantangan bagi guru untuk lebih terampil dalam mengembangkan metode pembelajaran yang interaktif, tidak terkecuali bagi guru-guru di Kabupaten Sijunjung, Sumatera Barat. Pada pelaksanaan pembelajaran daring masih ditemukan beberapa kendala terutama dalam menanamkan pemahaman konsep yang benar kepada siswa pada mata pelajaran fisika. Program kemitraan masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan bagi guru dalam mengembangkan media interaktif dalam bentuk program resitasi yang berguna untuk meremediasi miskonsepsi siswa selama learning from home. Kegiatan ini diikuti oleh 14 orang guru yang tergabung dalam MGMP fisika SMA di Kabupaten Sijunjung. Kegiatan dilaksanakan mulai bulan Juli-Oktober 2021 dengan metode service learning. Ada tiga tahapan yang dilakukan selama kegiatan PKM yakni tahap eksplorasi, elaborasi, dan konfirmasi. Angket disebar kepada para peserta untuk mengumpulkan data terkait tingkat pemahaman terhadap materi pendampingan dan sekaligus sebagai evaluasi kegiatan. Hasil kegiatan PKM menunjukkan adanya respon positif dari peserta dan dapat menjadi alternatif solusi serta meningkatkan motivasi guru dalam mengembangkan program untuk pembelajaran fisika terutama di masa pembelajaran daring. Guru telah memiliki tingkat pemahaman yang baik terhadap materi pendampingan dan merasakan manfaat dari kegiatan ini. Pelaksanaan kegiatan ini juga menghasilkan empat buah produk resitasi interaktif dengan kategori valid. Kata Kunci: MGMP fisika SMA, pembelajaran daring, pendampingan, program resitasi interaktif [English]: During the Covid-19 pandemic, instructional practices challenged teachers to be more skilled in implementing interactive learning methods, including teachers in Sijunjung Regency, West Sumatra. One of the obstacles in online teaching and learning is developing students’ understanding of physics concepts. This community partnership program (PKM) aims to facilitate teachers’ knowledge and skills in developing interactive media, called recitation programs, that is useful for remediating students' misconceptions during learning from home. A total of 14 senior high school teachers who are members of physics teachers working group in the Sijunjung Regency were involved. The program was carried out from July-October 2021 with the service-learning method. There were three stages carried out, namely exploration, elaboration, and confirmation. Questionnaires were distributed to participants to collect data regarding the level of understanding of the mentoring material and activities. The results of this program show a positive response from the participants. It could be an alternative solution of teacher-related development programs. Also, it increases the teacher’s motivation in developing programs for physics learning, especially during the online learning period. The teachers have a good level of understanding of the mentoring material and feel the benefits of this activity. Moreover, the program also produces four recitation programs with a valid category. Keywords: high school physics teacher’s forum, online learning, mentoring, interactive recitation program
Penerapan OpenDK untuk pengelolaan data desa di Kecamatan Petang Kabupaten Badung Ni Ketut Dewi Ari Jayanti; Gde Sastrawangsa; Ni Made Dewi Kansa Putri; Ni Putu Apriliya Dewi; Gde Ramanda Arya Sanjaya; Lasedayu Putra Cikaton
Transformasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 18 No. 1 (2022): Transformasi Juni
Publisher : LP2M Universitas Islam Negeri Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20414/transformasi.v18i1.4838

Abstract

[Bahasa]: Pemerintah Kecamatan Petang telah menerapkan teknologi informasi dalam pengelolaan data desa yang dapat diakses melalui website https://petang.badungkab.go.id. Meskipun penerapan teknologi informasi telah dilakukan, pengelolaan data desa masih belum optimal. Kendala yang dihadapi adalah terbatasnya pengetahuan perangkat kecamatan dalam pengelolaan website yang dimiliki. Permasalahan lain yang dihadapi oleh pemerintah Kecamatan Petang adalah kesulitan dalam mendapatkan data valid dan up to date yang bersumber dari desa di Kecamatan Petang. Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk membantu pemerintah Kecamatan Petang dalam mengotomatisasi pengelolaan data yang bersumber dari desa. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah Participatory Action Research (PAR) dengan dua pendekatan yaitu penyelesaian masalah dan peran serta. Dengan metode ini, Tim Pengabdian memberikan penyelesaian masalah yang dihadapi pemerintah Kecamatan Petang melalui (1) instalasi dan konfigurasi website kecamatan dengan OpenDK, (2) pelatihan pengelolaan website kecamatan dengan OpenDK, dan (3) integrasi data desa ke OpenDK. Pemerintah kecamatan Petang sebagai mitra dalam kegiatan ini ikut berperan serta aktif dalam seluruh program. Hasil yang diperoleh pada kegiatan ini adalah (1) pemerintah Kecamatan Petang memiliki OpenDK sebagai sistem pengelolaan data desa, (2) rata-rata sebanyak 78.57% peserta memahami pengelolaan website kecamatan dengan OpenDK, dan (3) pemerintah Kecamatan Petang telah memahami bagaimana mengoperasikan OpenDK untuk menampilkan dashboard hasil integrasi data desa dan OpenDK. Kata Kunci: data desa, Kecamatan Petang, OpenDK, website [English]: Petang sub-district has been implementing information technology in managing village data which can be accessed through the website https://petang.badungkab.go.id. Despite the fact, the data management is yet optimal. The obstacle faced is limited knowledge of the sub-district apparatus to manage the website. Another problem is the difficulty in obtaining valid and up-to-date data sourced from villages. The purpose of this community service program is to assist the Petang sub-district officers in automating the management of data. The method used in this program was Participatory Action Research (PAR) through two approaches, namely problem-solving and participation. In this method, the program team provides solutions to problems faced by Petang sub-district, including (1) installation and configuration of the website using OpenDK, (2) a website management training using OpenDK, and (3) integration of village data into OpenDK. Petang sub-district as a partner participated actively in all programs. The results obtained in this program are (1) the sub-district has OpenDK as a village data management system, (2)  78.57% of the participants understand the management of the sub-district website using OpenDK, and (3) the apparatus of Petang sub-district has understood how to operate OpenDK to display a dashboard of the integration of village data and OpenDK. Keywords: village data, Petang District, OpenDK, website
Pendampingan pembuatan alat permainan edukatif (APE) matematika bagi guru PAUD di Kelurahan Balandai Kota Palopo Nur Rahmah; Nursyamsi; Subhan
Transformasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 18 No. 1 (2022): Transformasi Juni
Publisher : LP2M Universitas Islam Negeri Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20414/transformasi.v18i1.4345

Abstract

[Bahasa]: Ketidakmampuan guru-guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Kelurahan Balandai Kota Palopo dalam menciptakan alat peraga secara mandiri menyebabkan praktik pembelajaran di sekolah tersebut masih mengandalkan alat peraga buatan pabrik. Oleh karenanya, kreativitas guru PAUD dalam merancang dan menciptakan alat peraga edukatif (APE) perlu didorong melalui partisipasi guru dalam pelatihan atau workshop pembuatan APE. Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini adalah memberikan keterampilan kepada guru PAUD dalam merancang APE matematika melalui program pelatihan dan pendampingan serta meningkatkan hasil belajar matematika siswa PAUD melalui pemanfaatan APE yang telah dibuat. Mitra kegiatan ini adalah 16 orang guru PAUD pada Kelurahan Balandai Kota Palopo dengan pelaksanaan pelatihan bertempat di Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan IAIN Palopo serta pelaksanaan program pendampingan yang bertempat di lembaga satuan masing-masing. Metode yang digunakan dalam pengabdian kepada masyarakat ini adalah Participation Action Research (PAR) yang berbentuk program pelatihan dan pendampingan secara kemitraan. Tahapan kegiatan meliputi yaitu pemetaan, persiapan, pelaksanaan, tindak lanjut serta monitoring dan evaluasi. Hasil kegiatan ini menunjukkan beberapa hal antara lain: (1) Persentase terpenuhinya semua indikator pada uji kompetensi konseptual pembuatan APE matematika mencapai 78,13%, (2) Persentase peserta dengan kategori mampu pada uji kompetensi teknis pembuatan APE adalah sebesar 84,38%, (3) Hasil observasi aktifitas anak selama pemanfaatan APE secara keseluruhan masuk pada kategori Berkembang Sesuai Harapan (BSH) sebesar 37,89% dan kategori Berkembang Sangat Baik (BSB) sebesar 49,47%, dan (4) Rata-rata persentase ketuntasan hasil observasi aktifitas anak selama pemanfaatan APE pada setiap lembaga adalah sebesar 82%. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa pelatihan dan pendampingan pembuatan APE matematika bagi guru PAUD di Kelurahan Balandai Kota Palopo efektif terhadap perkembangan hasil belajar anak. Kata Kunci: Alat Permainan Edukatif (APE), guru PAUD, pelatihan, pendampingan [English]: The inability of Early Childhood Education (PAUD) teachers in Balandai Village, Palopo City in developing teaching aids independently causes learning practices at the school to still rely on factory-made teaching aids. Therefore, the creativity of PAUD teachers in designing and creating educational teaching aids (APE) needs to be encouraged through teacher participation in training or workshops. The purpose of this community service program is to equip PAUD teachers with skills in designing mathematics APE through training and mentoring programs as well as improving PAUD students' mathematics learning outcomes through the use of the aids. The partners of this program were 16 PAUD teachers in Balandai Village, Palopo City. The training took place at the Faculty of Tarbiyah and Teacher Training IAIN Palopo and the mentoring programs were held in the teachers’ respective institutions. The method used in this community service was Participation Action Research (PAR) in the form of partnership training and mentoring programs. The stages of the programs included mapping, preparation, implementation, follow-up and monitoring and evaluation. The results of this activity show that: (1) The percentage of fulfillment of all indicators in the conceptual competency test for making mathematical aids reaches 78.13%, (2) The percentage of participants in the capable category on the technical competency test for making APE is 84.38%, (3) The results of observing children's activities during the use of APE as a whole are in the category of Expected Development (BSH) at 37.89% and Very Good Development (BSB) at 49.47%, and (4) The average percentage of completeness results on the observation of children's activities during the use of APE at each institution was 82%. Thus, the program to support PAUD teachers in developing mathematics APE in Balandai Village, Palopo City is effective for the development of children's learning outcomes. Keywords: educational teaching aids (APE), early childhood teachers, training, mentoring
Rancang bangun rumah wisata berbasis bonggol jagung di Desa Pamekaran, Rancakalong, Sumedang, Jawa Barat Eggi Septianto; Irfan Sabarilah Hasim
Transformasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 18 No. 1 (2022): Transformasi Juni
Publisher : LP2M Universitas Islam Negeri Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20414/transformasi.v18i1.4380

Abstract

[Bahasa]: Bonggol jagung merupakan sumber daya alam sisa hasil pertanian yang berjumlah banyak dan dianggap sebagai sampah serta tidak memiliki nilai. Program utama pengabdian masyarakat ini memiliki tema pemanfaatan bonggol jagung yang diolah menjadi sebuah bahan baku lain sehingga mempunyai nilai ekonomi yang lebih tinggi. Tujuan utama kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah memberikan pelatihan dan pendampingan pelaksanaan pembangunan desain rumah bonggol jagung kepada masyarakat lokal sehingga mereka dapat membangun dan menduplikasi bangunan secara mandiri. Metode pengabdian yang digunakan adalah melalui pendekatan partisipasif dimana masyarakat berperan aktif dalam setiap tahap kegiatan seperti proses diskusi dan pelatihan, melakukan koordinasi dengan pihak lain, dan persiapan pelaksanaan pembangunan. Hasil pengabdian ini menunjukkan bahwa masyarakat dapat membuat material menggunakan bahan bonggol jagung yang diaplikasikan pada sebuah bangunan secara mandiri berdasarkan pemahaman dan pengetahuan yang diperoleh selama proses diskusi, pelatihan dan pendampingan. Dengan kegiatan ini masyarakat telah memperoleh kemampuan baru dalam pengolahan material bonggol jagung menjadi material bangunan serta kemampuan dalam mengaplikasikannya dalam sebuah desain bangunan. Diharapkan kemampuan ini dapat disebarkan pada kelompok masyarakat lain sehingga akan menjadi salah satu alternatif pendapatan bagi masyarakat selain dari hasil pertanian jagung. Kata Kunci: bonggol jagung, desain bangunan, rumah wisata [English]: Corn cobs are natural resources from agricultural residues which are in large quantities and have been considered waste and have no value. The main theme of this community service program is the use of corn cobs for other economically valued raw materials. The purpose of this program is to provide training and assistance in the design and implementation of corncob houses to the local community so that they can construct the house independently. The method applied was a participatory approach where the community plays an active role in each stage of activities, such as the discussion and training process, coordination with other parties, and preparation for the construction. The result showed that the participants can make materials using corn cobs applied to a building independently based on their understanding and knowledge gained during the discussion, training, and mentoring process. This program supports the participants gain new skills in processing corncob into building material and how to apply it in a building design. It is hoped that this ability can be spread to other community groups to become an alternative income for the community apart from corn farming. Keywords: building design, corncob, tourist house
Program pendampingan pada keluarga dalam merawat orang dengan gangguan jiwa Kissa Bahari; Dyah Widodo
Transformasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 18 No. 1 (2022): Transformasi Juni
Publisher : LP2M Universitas Islam Negeri Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20414/transformasi.v18i1.4481

Abstract

[Bahasa]: Keluarga yang merawat orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) menghadapi beban yang berat, baik secara secara mental, finansial, maupun sosial. Dampaknya, mereka tidak optimal dalam merawat dan memberikan pengobatan terhadap ODGJ. Oleh karena itu dukungan dari masyarakat sekitar dan tenaga kesehatan terhadap keluarga mereka sangat penting. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pendampingan pada keluarga yang memiliki ODGJ di wilayah Puskesmas Gribik Kota Malang. Kegiatan pengabdian masyarakat menggunakan metode Family Mental Health Nursing melalui beberapa langkah kegiatan yang meliputi pengkajian kesehatan jiwa keluarga, perancanaan, implementasi, dan evaluasi tindakan pada keluarga yang merawat ODGJ di rumah. Hasil kegiatan pengabdian masyarakat yang dilaksanakan selama satu bulan menunjukkan hasil bahwa keluarga telah memahami tentang gangguan jiwa dan memiliki ketrampilan dalam merawat dan membantu pengobatan ODGJ di rumah. Selain itu keluarga merasa mendapat perhatian dan dukungan dari orang-orang di sekitar mereka. Rekomendasi kegiatan ini adalah bahwa keluarga yang memiliki ODGJ perlu dukungan yang berkelanjutan dari masyarakat dan petugas kesehatan di Puskesmas, sehingga mereka dapat berintegrasi kembali dalam kehidupan bermasyarakat. Kata Kunci: gangguan jiwa, keluarga, merawat, program pendampingan [English]: Families caring for People with Mental Disorders (PMDs) face a heavy burden, including mental, financial, and social. As a result, they are not optimally taking care of and treating for PMDs. Therefore, the need for support from the community and health workers for the families is critical. This community service program aimed to help families who have PMDs in Gribik Public Health Center, ??Malang City. This program applied the Family Mental Health Nursing method through several steps, namely assessing family mental health, planning, implementing, and evaluating the program provided to the families. The results of this one-month program showed that the families understood mental disorders and were able to take care of and assist the treatment of PMDs at home. It is recommended that the families with PMDs need continuous supports from the community and healthcare providers of the public health center to participate in social life. Keywords: mental disorders, family, caring, assistance program
Pendampingan pemanfaatan aplikasi Electronic Supply Chain Management bagi kelompok UMKM Kartini Mandiri di Kabupaten Jepara Fatchur Rohman; Nur Aeni Widiastuti; Ahmad Saefudin; Santi Andriyani
Transformasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 18 No. 1 (2022): Transformasi Juni
Publisher : LP2M Universitas Islam Negeri Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20414/transformasi.v18i1.4530

Abstract

[Bahasa]: Di era teknologi informasi yang terus berkembang, pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) perlu memanfaatkan aplikasi digital untuk membantu pemasaran dan pendistribusian produk bisnisnya. Masalah utama yang masih dihadapi pelaku UMKM adalah adanya penerapan model single agen sehingga pelaku usaha sangat bergantung kepada satu agen atau reseller dalam mendapatkan bahan baku produk. Proses pemasaran produk juga masih mengandalkan metode “dari mulut ke mulut” dan penyebaran google form. Pengabdian kepada masyarakat yang bermitra dengan Paguyuban UMKM Kartini Mandiri Jepara ini bertujuan untuk memberikan kemudahan kepada mitra dalam proses produksi dan pemasaran produk melalui pendampingan pemanfaatan aplikasi Electronic Supply Chain Management (E-SCM). Pengabdian ini juga membekali pengetahuan dan keterampilan mitra dalam proses pemasaran komoditas dan pengelolaan keuangan. Metode yang digunakan dalam program pengabdian kepada masyarakat ini adalah Participation Action Research (PAR) melalui studi pendahuluan, sosialiasi, pelatihan, dan pendampingan. Hasil pengabdian ini menunjukkan bahwa aplikasi E-SCM mampu mengatasi masalah utama mitra di bidang bahan baku, pemasaran, dan manajemen. Program pengabdian ini membantu angota Paguyuban UMKM Kartini Mandiri Jepara dalam mendapatkan informasi secara langsung dari pihak pertama sebagai pemasok bahan baku tanpa perantara. Aplikasi E-SCM juga membantu proses sinkronisasi pelbagai platform marketplace populer seperti Facebook, Shopee, dan Tokopedia. Kata Kunci: Electronic Supply Chain Management, Jepara, pemasaran daring, UMKM [English]: In the information-technology era, the use of digital applications to help Small and Medium Enterprises (UMKM) in marketing and distributing their business products is necessary. A primary problem faced by UMKM is the implementation of a single agent model in which they rely on one agent or reseller in obtaining raw materials. This community service program in partnership with the association of UMKM Kartini Mandiri of Jepara aims to support the partners in the production process and product marketing through training in using Electronic Supply Chain Management (E-SCM) application in their business. It also equips the partners with knowledge and skills in the process of commodity marketing and financial management. The method used in this program was Participation Action Research (PAR) through preliminary studies, socialization, training, and mentorship. The results reveal that the E-SCM application can overcome the partners’ problems to attain the raw materials, marketing, and management. This program helps the Members of the Kartini Mandiri Association to get information directly from the first party as a supplier of raw materials without intermediaries. The E-SCM application also helps in synchronizing various popular marketplace platforms such as Facebook, Shopee, and Tokopedia. Keywords: Electronic Supply Chain Management, Jepara, online marketing, Micro Small Medium Enterprise
Penguatan peran orang tua dalam pemenuhan gizi dan kesehatan mental anak sekolah selama pembelajaran daring di masa pandemi Covid-19 Lailatul Muniroh; Ika Yuniar Cahyanti; Septa Indra Puspikawati
Transformasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 18 No. 1 (2022): Transformasi Juni
Publisher : LP2M Universitas Islam Negeri Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20414/transformasi.v18i1.4712

Abstract

[Bahasa]: Pandemi COVID-19 memaksa pelaksanaan pembelajaran anak sekolah dilakukan secara daring (online). Hal ini berdampak pada munculnya permasalahan seperti kejenuhan siswa, gangguan mood siswa, psikosomatis yang diawali dari rasa cemas/gelisah, stres hingga depresi, kurang gerak pada siswa, dan kecenderungan makan berlebihan. Dibutuhkan peran orang tua untuk membantu siswa mengatasi permasalah tersebut. Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk memberikan edukasi kepada orang tua siswa mengenai pemenuhan gizi seimbang dan kesehatan mental pada anak sekolah selama pembelajaran daring. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah Focuss Group Discussion (FGD) untuk menggali permasalahan siswa dan edukasi penguatan peran orang tua dalam pemenuhan gizi dan kesehatan mental anak. Hasil FGD digunakan sebagai dasar penyusunan dua modul yaitu modul tips pemenuhan gizi seimbang dan modul pemenuhan kesehatan mental anak. Kegiatan edukasi diawali dengan pemberian pretest dan diakhiri dengan pemberian posttest kepada orang tua siswa. Hasil pengabdian ini menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan orang tua siswa mengenai gizi seimbang dan kesehatan mental anak sebesar 54,5%. Orang tua siswa antusias dan terlibat aktif dalam diskusi selama edukasi berlangsung. Kegiatan edukasi ini ditindaklanjuti dengan pembentukan group Whatsapp sebagai upaya untuk mengontrol agar kegiatan terus berkesinambungan. Kata Kunci: COVID-19, gizi seimbang, kesehatan mental, peran orang tua [English]: COVID-19 pandemic made students do online learning, which resulted in the emergence of problems, such as students’ boredom, mood disorders, psychosomatic starting from anxiety, stress to depression, lack of movement, and the tendency of overeating. It takes the role of parents to help students overcome these problems. The purpose of this community service program was to provide education to parents regarding the fulfillment of balanced nutrition and mental health in school children during online learning. The method used in this program was Focus Group Discussions (FGD) to explore student problems and strengthen the role of parents in fulfilling children's nutrition and mental health. The results of the FGD were used for compiling two modules, namely the tips for fulfilling balanced nutrition and children's mental health. The education program was carried out by administering a pre-test and a post-test. This program showed an increase in the knowledge of parents by 54.5%. During the educational session, the parents were enthusiastic and actively involved in discussions. Then it was followed up with a Whatsapp group as an effort to keep the program sustainable. Keywords: COVID-19, balanced nutrition, mental health, the role of parents
Penyuluhan teknik manajemen stres thought stopping dan hipnotis lima jari bagi perempuan Suku Dayak Ma’anyan Lanawati Lanawati; Margareta Martini; Theresia Ivana
Transformasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 18 No. 1 (2022): Transformasi Juni
Publisher : LP2M Universitas Islam Negeri Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20414/transformasi.v18i1.4728

Abstract

[Bahasa]: Perempuan suku Dayak Ma’anyan terikat pada peraturan adat dalam perilaku sosialnya. Banyak aturan adat yang mengatur kehidupan perempuan pada suku tersebut. Contohnya seperti itampadi pada ibu postpartum dan adat Ipilah pada perempuan yang hamil di luar nikah. Aturan adat yang berlaku ini berpotensi menjadi sumber stressor pada kelompok perempuan tersebut. Oleh sebab itu, penyuluhan kesehatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada perempuan suku Dayak Ma’anyan terkait stres dan proses adaptasi serta manajemen stres dengan teknik thought stopping dan hipnotis lima jari. Penyuluhan ini menggunakan metode ceramah untuk meningkatkan pengetahuan peserta terkait stres dan proses adaptasi, sementara untuk teknik manajemen stres menggunakan metode demonstrasi. Keberhasilan penyuluhan dilakukan dengan mengukur pengetahuan dan kemampuan peserta dalam meredemonstrasikan teknik thought stopping dan hipnotis lima jari. Pre-test dan post-test diberikan untuk mengetahui perubahan pengetahuan peserta dan observasi digunakan untuk mengetahui demonstrasi. Hasil penyuluhan ini menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan pada kategori cukup sebesar 18,75% dan peningkatan pengetahuan pada kategori baik sebesar 6,25%. Ditemukan pula fakta bahwa 12,5% peserta justru mengalami penurunan pengetahuan. Peserta juga belum mampu secara mandiri menerapkan teknik manajemen stres yang diajarkan. Akan tetapi, secara menyeluruh peserta penyuluhan mampu memahami dan mempraktikan teknik manajemen stres yang diajarkan. Untuk mengoptimalkan kebermanfaatan penyuluhan kesehatan, kedua teknik manajemen stres perlu diberikan dalam bentuk audio atau audio visual. Kata Kunci: hipnotis lima jari, teknik manajemen stres, thought stopping, Suku Dayak Ma’anyan [English]: Ma'anyan Dayak women are bound by customary rules in their social behavior. There were a number of customary rules that regulate the lives of women in the tribe, for example, Itampadi for postpartum mothers and Ipilah for women who get pregnant before marriage. This customary rule has the potential to be a source of stress for this group of women. Therefore, this health education aims to provide understanding to Ma'anyan Dayak women related to stress and the adaptation process as well as stress management with thought-stopping techniques and five-finger hypnosis. The method used in this program was lecturing to increase participants’ knowledge about stress and the adaptation process, while a demonstration was utilized for stress management. The effectiveness of the counseling is measured through the participants’ knowledge and ability to re-demonstrate the thought-stopping techniques and five-finger hypnosis. A pre-test and post-test were administered to examine the increase in the participants’ knowledge and observations were designed to evaluate the demonstrations. The results showed an increase in the participants’ knowledge in the sufficient category by 18.75% and an increase in knowledge in the good category by 6.25%. It was also found that 12.5% ??of the participants experienced a decrease in knowledge. The participants have not been able to independently apply the stress management techniques. However, overall, the participants were able to understand and practice the stress management techniques. To optimize the benefits of health education, stress management techniques need to be provided in audio or audio-visual forms. Keywords: five finger hypnosis, stress management techniques, thought stopping, Ma'anyan Dayak Tribe  

Page 1 of 2 | Total Record : 13