cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Perkotaan
ISSN : 19789416     EISSN : 26151812     DOI : -
Core Subject : Social,
Jurnal Perkotaan merupakan jurnal ilmiah yang memuat artikel orisinal atas hasil penelitian atau kajian kritis mengenai suatu tema perkotaan yang disoroti dari beberapa sudut keilmuan. Jurnal Perkotaan terbit sejak Juni 2007 dengan satu tema untuk setiap terbitan. Terbit sebanyak dua kali setahun, yaitu bulan Juni dan Desember. Petunjuk penulisan artikel tertera di bagian belakang jurnal.
Arjuna Subject : -
Articles 81 Documents
Daging Buatan Hasil Rekayasa Genetika Ditinjau dari Kehalalannya dan Hukum Perlindungan Konsumen Yanti Fristikawati; Ferdinandus Hartadi Eddy Nugroho
Jurnal Perkotaan Vol. 16 No. 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25170/perkotaan.v16i1.5733

Abstract

Indonesia merupakan salah satu negara yang  memenuhi kebutuhan pangannya dari hasil peternakan seperti daging unggas dan daging sapi. Dengan berkembangnya teknologi dan meningkatnya kebutuhan akan daging sapi, maka mulai dikembangkan daging sapi dari hasil rekayasa genetika atau disebut daging in vitro.  Adanya jenis daging rekayasa genetika ini di satu sisi memberikan  solusi untuk kebutuhan daging di masyarakat, namun di sisi lain menimbulkan permasalahan anatara lain apakah daging tersebut aman dikonsumsi dan apakah masuk kedalam makanan halal menurut hukum Islam. Tulisan ini akan membahas tentang bagaimana perlindungan masyarakat sebagai konsumen terkait daging buatan laboratorium hasil rekayasa genetika sesuai dengan aturan yang ada, serta bagaimana tentang kehalalan daging tersebut menurut MUI dan NU. Penelitian dilakukan secara yuridis normatif dengan mengkaji aturan dan berbagai bahan sekunder lainnya. Dengan adanya UU Perlindungan Konsumen,dan UU tentang Pangan, maka konsumen dapat terlindungi sehingga jika daging buatan hasil rekayasa di laboratorium aman bagi kesehatan manusia. Namun dalam penerapan aturan tersebut perlu pengawasan. Kehalalan juga sudah dipenuhi dengan penjelasan dari Majelis Ulama Indonesia. Dengan demikian daging buatan tersebut dapat menjadi salah satu pilihan untuk pemenuhan kebutuhan pangan dan menjadi alternatif pengganti daging alami untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
Tren Coffee Vlog: Analisis Sentimen dan Toksisitas Pengguna Sharing Media Platform Youtube terhadap Konten Digital Latte Art dan Beverage Manufacturing Yerik Afrianto Singgalen
Jurnal Perkotaan Vol. 16 No. 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25170/perkotaan.v16i2.5739

Abstract

This research examines the effectiveness of Coffee Vlogs as a promotional tool to build community and strengthen brand image among urban audiences. The findings show that creative and educational content successfully captures attention and builds strong emotional connections with viewers, while digital media platforms effectively foster engagement and customer loyalty. Toxicity analysis of the first video reveals variations in the levels of comment toxicity. In contrast, sentiment analysis of the second video indicates that most reviews have positive sentiments towards the content. Despite limitations in analyzing viewer behavior and digital media effectiveness, the Digital Content Reviews and Analysis Framework successfully evaluates coffee shop marketing strategies.
Pencegahan Kekerasan terhadap Anak di Lingkungan Rumah Tangga melalui Metode Pengasuhan Positif Feronica; Zahrasari Lukita Dewi; Weny Savitry S. Pandia
Jurnal Perkotaan Vol. 16 No. 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25170/perkotaan.v16i1.5745

Abstract

Kasus kekerasan terhadap anak di Provinsi DKI Jakarta dan sekitarnya masih mengkhawatirkan. Berdasarkan data Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak ada penurunan di tahun 2023, namun jumlah kasus kekerasan terhadap anak diduga lebih besar dari yang dilaporkan. Apalagi kasus kekerasan yang terjadi di lingkungan rumah tangga. Secara regulasi sudah ada sanksi hukum yang siap menjerat pelaku kekerasan, namun hal ini belum cukup untuk memastikan kasus kekerasan tidak terjadi. Kasus kekerasan di lingkungan rumah tangga memiliki kompleksitas karena pelaku biasanya orang yang dekat dengan korban. Dalam penelitian ini pertanyaan yang ingin dijawab adalah: Bagaimana regulasi mengenai kekerasan terhadap anak di Indonesia? Bagaimana gambaran pengalaman kasus kekerasan pada anak? Bagaimana pemahaman guru dan orang tua mengenai metode pengasuhan yang tepat untuk menghindari kekerasan terhadap anak? Data sekunder diperoleh dari data Kementerian Pemberdayaan dan Perlindungan Perempuan dan Anak (Kementerian PPPA), peraturan yang berkaitan dengan kekerasan terhadap anak, dan konsep/teori dari pakar ilmu psikologi; sedangkan data primer diperoleh dari hasil wawancara kelompok pada 20 siswa dan 5 guru, serta kuesioner yang diisi oleh 60 orangtua di wilayah DKI Jakarta dan Tangerang. Hasil kajian terhadap empat undang-undang menemukan lima bentuk utama kekerasan yang dapat dikenai sanksi. Anak pernah mengalami dan melihat kekerasan, sedangkan orang tua dan guru belum sepenuhnya memahami bentuk kekerasan terhadap anak sehingga perlu upaya meningkatkan pemahaman mengenai metode pengasuhan positif.
Pengendalian Banjir Perkotaan di Pontianak melalui Pendekatan Sponge City: Sebuah Tinjauan Literatur dan Virtual Benchmarking Ervinawati Kusuma; Ronald Sukwadi
Jurnal Perkotaan Vol. 16 No. 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25170/perkotaan.v16i2.6154

Abstract

Kota Pontianak menghadapi tantangan serius terkait banjir, terutama pada bulan-bulan dengan curah hujan tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi potensi penerapan strategi sponge city dalam pengelolaan drainase perkotaan di Kota Pontianak sebagai solusi untuk mengatasi tantangan banjir. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif-analitis dengan metode kajian literatur dan virtual benchmarking. Kajian literatur dilakukan untuk membangun landasan teoritis, sementara virtual benchmarking dilakukan terhadap kota-kota yang telah berhasil menerapkan strategi pengelolaan air perkotaan yang inovatif. Analisis kontekstual dilakukan untuk menilai kesesuaian dan tingkat implementasi konsep sponge city dalam konteks Kota Pontianak. Kajian literatur menunjukkan bahwa penerapan strategi sponge city dapat secara signifikan mengurangi risiko banjir perkotaan. Virtual benchmarking memberikan pembelajaran berharga tentang praktik-praktik terbaik dalam penerapan konsep sponge city. Analisis kontekstual menunjukkan bahwa Pontianak memiliki potensi untuk menerapkan konsep sponge city, dengan mempertimbangkan karakteristik geografis, klimatologis, dan sistem drainase eksisting kota. Kota Pontianak berpotensi menerapkan konsep sponge city sebagai solusi untuk meningkatkan ketahanan terhadap banjir. Penerapan sponge city memerlukan pendekatan terpadu dan kolaboratif yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan.
Membangun Manusia Unggul Melalui Integrasi Iptek dan Budaya di Galeri Indonesia Kaya Aura Hulwa Azzahra; Aqnhatul Shabrina Suherman; Muhammad Kalimas; Yabes Elgi Panggabean; Azzahra Chaliya Ramadhani; Rayhan Anargia Saputra; Fadhil Muhammad Hindami; Fahri Yosafat; Lutfi Hardiyanto
Jurnal Perkotaan Vol. 16 No. 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25170/perkotaan.v16i2.6166

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi upaya pengaruh nilai-nilai budaya yang dapat diintegrasikan dengan terus berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif-deskriptif dengan pendekatan studi literatur sebagai metodenya. Untuk menganalisis data penelitian digunakan berbagai teknik, seperti menetapkan tujuan yang diinginkan, menentukan konsep, memilih unit tertentu untuk dianalisis, mengumpulkan data yang berkaitan dengan topik, dan melakukan interaksi logis antara informasi yang dikumpulkan untuk menggambarkan hasil penelitian ini sesuai dengan maksud riset dan tujuan. Penelitian ini menyoroti pentingnya integrasi nilai budaya dan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) di dalam ruang publik interaktif Galeri Indonesia Kaya. Integrasi ini tidak hanya memungkinkan penyelarasan dengan konteks sosial, budaya, dan perkembangan teknologi yang terkini, tetapi juga mempromosikan kesadaran akan keberagaman budaya dan memberikan akses terhadap masyarakat yang lebih interaktif, inklusif, dan efektif. Hasil penelitian menegaskan bahwa Galeri Indonesia Kaya bekerja keras untuk tetap konsisten dalam memberikan pertunjukan budaya setiap minggu kepada pengunjung sehingga Galeri Indonesia Kaya telah memperoleh banyak hal positif dari pengunjung. Ruang publik interaktif ini mencerminkan nilai-nilai budaya dan memanfaatkan kemajuan iptek, sehingga dapat menjadi instrumen yang kuat dalam meningkatkan mutu masyarakat. Tingginya antusiasme pengunjung dalam menikmati berbagai kegiatan yang diselenggarakan, menunjukkan bahwa galeri ini berhasil menarik minat masyarakat, untuk lebih mengenal dan mencintai kekayaan budaya Indonesia.
Chitosan and Red Ginger Extract Patches for Diabetic Foot Ulcers: An Alternative for Urban Healthcare Challenges Yovita Levania; Michael Michael; Eko Adi Prasetyanto
Jurnal Perkotaan Vol. 17 No. 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25170/perkotaan.v17i1.6187

Abstract

Diabetic foot ulcers (DFUs) are a severe complication of diabetes, particularly in urban areas where healthcare access and infection risks pose significant challenges. This study investigates the potential of transdermal patches combining chitosan and red ginger (Zingiber officinale var. rubrum) extract to improve DFU care. Patches were formulated with varying concentrations of chitosan (2%, 3%, and 4%) and red ginger extract (0%, 5%, 10%, and 15%) and evaluated for physical properties, moisture retention, durability, and antimicrobial activity against Staphylococcus aureus. Results identified 3% chitosan with 5% red ginger extract as the optimal formulation, offering superior water retention, balanced durability, and moderate antimicrobial efficacy. These findings highlight the potential of chitosan-red ginger patches as cost-effective, adaptable solutions for DFU care, addressing critical needs for infection control, hydration, and patient comfort in resource-limited urban healthcare settings. Future studies should validate clinical efficacy and investigate scalability for broader implementation.
Evaluasi Pelaksanaan Cement Treated Sub-base (CTSB) Pada Proyek Peningkatan Jalan Sukadana - Teluk Batang Marojahan Rajagukguk; Trifenaus Prabu Hidayat
Jurnal Perkotaan Vol. 16 No. 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25170/perkotaan.v16i2.6214

Abstract

The Sukadana - Teluk Batang road section is a strategic provincial road in Kayong Utara Regency that faces pavement stability issues due to soft subgrade conditions. This research aims to analyze the effectiveness of implementing Cement Treated Sub-base (CTSB) technology with composite cement as an alternative solution for improving road pavement quality. The research methodology includes evaluation of existing conditions, CTSB pavement design planning, trial compaction implementation, and field performance testing and monitoring. The results showed that CTSB application with 10 passes achieved a density level of 98.50% and CBR value reaching 151.54%, far exceeding the specified minimum requirements. The unconfined compressive strength (UCS) value at 7 days reached 25.39 kg/cm², meeting the required strength criteria. Post-construction visual observations showed a homogeneous and stable road surface without indication of structural damage. This research proves that CTSB technology with composite cement is effective in improving subgrade bearing capacity and provides a sustainable solution for road infrastructure development in areas with soft soil characteristics.
Analysis of Commuting Time and Health Impact in Jakarta Metropolitan Area: A Comparative Review Michael Michael; Khrisna Pramudya Tectona Malau; Daru Seto Bagus Anugrah; Deka Prismawan
Jurnal Perkotaan Vol. 17 No. 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25170/perkotaan.v17i1.6325

Abstract

Commuting in the Jakarta Metropolitan Area (Jabodetabek) presents significant challenges, including long travel times, congestion, and environmental concerns, which affect commuters' health and well-being. This study provides a comparative review of commuting patterns, transportation modes, and their associated health impacts. By analyzing secondary data, the research identifies key issues such as the prevalence of private vehicle use, overcrowded public transport, and limited infrastructure for sustainable travel. The findings reveal that prolonged commutes are linked to physical inactivity, musculoskeletal problems, respiratory conditions, and mental stress, exacerbated by inadequate transportation systems and environmental factors. Comparisons with other global cities underscore the importance of integrated transit networks, sustainable transport policies, and urban planning to mitigate these impacts. This review aims to inform policy decisions to enhance the quality of life for Jakarta’s commuters and foster a more sustainable urban future.
Rasionalitas Pengguna Layanan Bus Rapid Transit (BRT) Transjakarta, Batik Trans Solo, dan Transjogja Pada Pilihan Transportasi Publik Muryanti; Candraningratri Widodo; Hakimatul Mukaromah; Erika Putri
Jurnal Perkotaan Vol. 17 No. 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25170/perkotaan.v17i1.6663

Abstract

Penggunaan Bus Rapid Transit (BRT) menjadi bagian penting sebagai transportasi public bagi masyarakat perkotaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana alasan rasional pengguna layanan TransJakarta, TransJogja dan Batik Trans Solo dalam memilih transportasi public. Karakteristik pengguna, dalam konteks siapa saja yang menggunakan transportasi public serta alasan yang mendasari pemilihan transportasi public tersebut bahan menjadi evaluasi pelayanan. Teori yang digunakan untuk menganalisis yaitu rasionalitas instrumental dari Max Weber. Metode penelitian yang digunakan adalah mix methode, dengan melakuk an observasi, wawancara serta menyebar kuisioner kepada pengguna bus, dengan kuisioner cetak yang diberikan secara langsung atau pun melalui pengisian melalui google form. Hasil penelitian menunjukan bahwa karakteristik pengguna dipengaruhi oeh rasionalitas instrument. Mayoritas penumpang yaitu pelajar dan karyawan dengan jenis kelamin perempuan dan memiliki pendapatan UMR. Secara rasional instrument, karakteristik penumpang ini membutuhkan transportasi yang murah, aman, nyaman dan menjangkau lokasi yang jauh. Walaupun mereka memiliki kendaraan pribadi, transportasi public ini lebih dipilih dengan berbagai kelebihannya. Mereka juga mengabaikan kelemahan peggunaan bus yang membutuhkan waktu lama untuk sampai tujuan.
Spatial Planning Politics in Determining the Location for the Construction of a Waste-To-Energy Power Plant (PLTSa) in Makassar City, Indonesia Muh Fichriyadi Hastira; Andi Marwah Hermansyah; Gustiana Kambo; Budiman Budiman; Jauchar Barlian; Widya Astuti
Jurnal Perkotaan Vol. 17 No. 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25170/perkotaan.v17i1.6692

Abstract

This research analyzes the political dynamics in determining the location for the construction of a Waste-to-Energy Power Plant (PLTSa) in Makassar City. Although existing regulations, such as Makassar Mayor Regulation No. 1 of 2021 and Makassar City Regional Regulation No. 4 of 2015, have designated the Tamangapa Landfill as the construction site, the city government instead proposed an alternative location in the Tamalanrea District. This has sparked controversy among the community, the Regional People's Representative Council (DPRD), and business actors, as well as causing conflicts of interest among various stakeholders. With a descriptive qualitative approach, this research reveals that spatial planning decisions are not only influenced by technical and environmental aspects but also by political and economic considerations. The shifting of development locations reflects the contestation of power in urban spatial governance, where the interests of political elites and investors are often prioritized over the aspirations of the community. This research highlights the importance of transparency and public participation in spatial planning to avoid social conflicts and ensure spatial justice in infrastructure development policies.