cover
Contact Name
Ahmad Shulhany
Contact Email
ahmad.s@untirta.ac.id
Phone
+62254-376712
Journal Mail Official
teknika@untirta.ac.id
Editorial Address
Jl. Jendral Sudirman KM 03, Cilegon 42435
Location
Kab. serang,
Banten
INDONESIA
Teknika: Jurnal Sains dan Teknologi
ISSN : 1693024X     EISSN : 26544113     DOI : http://dx.doi.org/10.36055/tjst
Core Subject : Engineering,
Teknika: Jurnal Sains dan Teknologi merupakan jurnal peer-reviewed dalam Bahasa Indonesia di bidang keteknikan, diantaranya bidang teknik sipil, bidang teknik mesin, bidang teknik industri, bidang teknik kimia, bidang teknik metalurgi, dan bidang teknik elektro.
Arjuna Subject : -
Articles 318 Documents
ANALISIS KESELAMATAN TRANSPORTASI PENYEBERANGAN LAUT DAN ANTISIPASI TERHADAP KECELAKAAN KAPAL DI MERAK-BAKAUHENI Agung Sudrajad; Danny Faturachman; Muswar Muslim
Jurnal Teknika Vol 10, No 2 (2014): Edisi November 2014
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/tjst.v10i2.6678

Abstract

Pelabuhan Penyeberangan Merak-Bakauheni adalah jalur lintas penghubung antara Pulau Jawa dan Pulau Sumatera. Dengan perannya sebagai penggerak pertumbuhan ekonomi antar pulau, diharapkan kelancaran pergerakan penumpang dan barang dapat berlangsung secara efektif dan efisien. Penelitian penyeberangan pada lintas Merak-Bakauheni dilakukan untuk menganalisis pergerakan orang dan barang dengan mendasarkan pada waktu pelayanan. jumlah kapal penyeberangan, dan jumlah dermaga, sehingga dapat tercapai penyelenggaraan pelayanan angkutan penyeberangan Merak-Bakauheni yang cepat, tepat, aman, dan nyaman. Transportasi umum di era saat sekarang merupakan suatu kebutuhan yang sangat penting bagi setiap masyarakat dalam menunjang segala aktifitas dan rutinitasnya sehari-hari, PT. ASDP Indonesia Ferry Persero sebagai penyelenggara penyeberangan sangatlah berperan penting dalam menyelenggarakan transportasi publik yang layak di Negara kita. Permasalahan dalam penelitian ini adalah keselamatan di bidang transportasi penyeberangan laut di Merak-Bakauheni karena belum adanya standar keselamatan transportasi penyeberangan laut dengan melihat kondisi langsung di kapal dan kondisi pelabuhan penyeberangan lautnya. Hasil yang diharapkan dengan penelitian ini adalah dapat menginventarisasi standar keselamatan dan antisipasii sejauh mana keselamatan di kapal Ferry sehingga dapat diformulasikan rekomendasi untuk mencegah terjadinya kecelakaan di kemudian hari
RELAYOUT FASILITAS PRODUKSI DENGAN MENGGUNAKAN ALGORITMA BLOCPLAN Evi Febianti; Lely Herlina; Febrina Khoiriah
Jurnal Teknika Vol 7, No 2 (2011): Edisi November 2011
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/tjst.v8i2.6711

Abstract

Pengaturan tata letak fasilitas akan memperoleh performansi produksi berjalan produktif. Relayout fasilitas ini diterapkan pada bagian produksi sebuah Usaha Kecil Menengah (UKM) yang bergerak di bidang pengolahan makanan. Permasalahan yang sering terjadi adalah ketidakteraturan proses pemindahan aliran bahan baku dan jarak antar stasiun dibagian produksi. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan usulan perbaikan tata letak fasilitas dengan meminimasi ongkos material handling. Pengolahan data yang dilakukan dengan menggunakan bantuan software Blocplan. Hasil pengolahan data memperoleh total ongkos material handling per hari adalah sebesar Rp 292.323,360, serta hasil pengolahan data dengan Blocplan menunjukan pengurangan total ongkos material handling sebesar Rp 144.364,403 atau terjadi penurunan sebesar 49,38%.
STUDI KARAKTERISTIK SIFAT MEKANIK ALUMUNIUM MATRIX COMPOSITE (AMC) PADUAN AL, 5%Cu, 12%Mg, 15% SiC HASIL PROSES STIR CASTING DENGAN VARIASI TEMPERATUR PENGADUKAN Iman Saefuloh; Agus Pramono; Ricki Hikmatullah
Jurnal Teknika Vol 14, No 2 (2018): Edisi November 2018
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/tjst.v14i2.5870

Abstract

Studi penempatan Circuit Breaker Outgoing (CBO) dan perhitungan relay pada Penyulang Puma berdasarkan pembacaan arus maksimal di Gardu Induk PLN New Bintaro Agusutrisno Agusutrisno; Wahyu Prabowo; Bayu Bagoes Wicaksono
Jurnal Teknika Vol 16, No 1 (2020): Edisi Juni 2020
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/tjst.v16i1.7721

Abstract

Dalam penyaluran listrik seringkali mengalami gangguan atau arus hubung singkat yang disebabkan oleh banyak hal. Dari arus gangguan hubung singkat tersebut akan berdampak pada penurunan kualitas peralatan listrik yang ada di gardu induk maupun gardu distribusi. Untuk itu diperlukannya studi proteksi untuk mengamankan atau melindungi dari gangguan tersebut. Telah berhasil dilakukan studi tentang tentang optimalisasi fungsi circuit breaker outgoing (CBO) sebagai sistem perlindungan pada Penyulang Puma Gardu Induk New Bintaro PLN. Metode yang digunakan adalah metode perhitungan berdasarkan data yang bersumber dari spesifikasi Gardu Induk New Bintaro PLN. Berdasarkan hasil perhitungan arus gangguan hubung singkat, maka CBO harus ditempatkan yaitu 50 % dari panjang Penyulang Puma. Hasil perhitungan pada OCR didapat arus setting primer 157,5 A, nilai konstanta setting 0,143, dan waktu kerja relay 0,297 detik. Sedangkan perhitungan pada ground fault relay (GFR) didapat arus setting primer 41, 506 A, nilai konstanta setting 0,136 dan waktu kerja relay 0,273 detik. Sehingga waktu yang dibutuhkan CBO untuk memutus arus gangguan hubung singkat sangat cepat yaitu untuk arus gangguan hubung singkat 3 phasa sebesar 0,297 detik dan arus gangguan hubung singkat 1 phasa sebesar 0,273 detik. In the distribution of electricity often experience interference or short circuit current caused by many things. The short-circuit fault current will have an impact on the decline in the quality of electrical equipment in substations and distribution substations. For this reason, protection studies are needed to secure or minimize these disturbances. A successful study has been carried out on optimizing the role of circuit breaker outgoing (CBO) as a protection system for the New PLN Bintaro Substations. The method used is a calculation method based on data sourced from PLN New Bintaro Substations. Based on the calculation of the short circuit fault current, then the CBO must be placed at 50% of the length of the puma feeder. The calculation results obtained on the OCR primary setting current 157.5 A, the value of the constant setting 0.143, and the working time of the relay 0.297 seconds. For the calculation on the ground fault relay (GFR), the primary setting current is 41, 506 A, the value of the setting constant is 0.136 and the relay working time is 0.273 seconds. So the time needed for CBO to break the short circuit fault current is very fast, namely for the 3 phase short circuit fault current of 0.297 seconds and the 1 phase short circuit fault current of 0.273 seconds.
Pengendalian kualitas continuous tandem cold mill (CTCM) menggunakan metode Taguchi pada divisi cold rolling mill di PT. XYZ Dyah Lintang Trenggonowati; Maria Ulfah; Faula Arina; Alya Mustika Wardhani
Jurnal Teknika Vol 16, No 2 (2020): Edisi November 2020
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/tjst.v16i2.9242

Abstract

Kualitas menjadi hal yang paling utama dan mendasar bagi pelanggan, yaitu ketika produk yang didapatkannya berada dalam keadaan baik dan tidak terdapat kecacatan atau defect. Dengan kondisi seperti ini, perusahaan dituntut memproduksi produk yang berkualitas baik dengan tingkat kecacatan atau defect seminimum mungkin agar dapat meningkatkan profit perusahaan. PT. XYZ merupakan salah satu industri baja terbesar di Indonesia yang senantiasa menjaga produknya dengan kualitas yang tinggi tetapi masih terdapat produk yang memiliki kecacatan atau defect. Pada Tahun 2019, kecacatan yang terjadi pada continuous tandem cold mill (CTCM) untuk produk cold rolled coil (CRC) mencapai 29.918 ton dari total produksi 282.863 ton atau sekitar 10% dari total produksi. Oleh karena itu peneliti melakukan penelitian terkait kecacatan (defect) yang terjadi untuk produk cold rolled coil (CRC) pada continuous tandem cold mill (CTCM). Penelitian terhadap kualitas produk cold rolled coil (CRC) dilakukan dengan menggunakan diagram Pareto, peta kendali p, diagram fishbone, metode Taguchi dan ANOVA. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, didapatkan bahwa cacat yang dominan terjadi adalah cacat F70A (serrated edge) dan untuk meminimalisir cacat tersebut didapatkan setting level yang optimal yaitu temperatur coil sebesar 8900C dan break cut area dengan ≥40% area pemotongan atau pemakanan coil.  The most basic thing in quality in the eyes of customers is when the product they get is in good condition and there are no defects. With these conditions, companies are required to produce products with minimum defects or no defects in order to increase company profits. PT. XYZ. is the largest steel industry in Indonesia which always maintains its products with high quality but there are still products that have defects. In 2019, defects occurred in the continuous tandem cold mill (CTCM) mill for cold rolled coil (CRC) reached 29.918 tons from a total production of 282.863 tons or about 10% of total production. Therefore, researchers conducted research related to defects that occur for cold rolled coil (CRC) products in continuous tandem cold mill (CTCM). Research on the quality of cold rolled coil (CRC) products was carried out using Pareto diagrams, p-control charts, fishbone diagrams, and the Taguchi method. Based on the results of the study, it was found that the dominant defect occurred was F70A (serrated edge) defect, then to minimize the defect, the optimal setting level was obtained, that is coil temperature of 8900C and the break cut area with ≥40% of the cutting area or coil feeding. Tersedia pada: http://dx.doi.org/10.36055/tjst.v16i2.9242. 
PENGARUH VARIASI SUHU PADA PROSES SELF TEMPERING DAN VARIASI WAKTU TAHAN PADA PROSES TEMPERING TERHADAP SIFAT MEKANIS BAJA AISI 4140 Desga Hinta Nandiawan; Sunardi Sunardi; Mohammad Fawaid
Jurnal Teknika Vol 11, No 2 (2015): Edisi November 2015
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/tjst.v11i2.6658

Abstract

PENGARUH VARIASI SUHU PADA PROSES SELF TEMPERING DAN VARIASI WAKTU TAHAN PADA PROSES TEMPERING TERHADAP SIFAT MEKANIS BAJA AISI 4140
PENGUATAN PENERIMAAN SINYAL MENGGUNAKAN BAHAN KALENG BEKAS MINUMAN PADA JARINGAN WIRELESS INTERNET Hamdan AN; Supriyanto Supriyanto
Jurnal Teknika Vol 7, No 1 (2011): Edisi Juni 2011
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/tjst.v8i1.6702

Abstract

Perkembangan Internet dalam dekade terakhir ini menunjukkan fenomena yang fantastis, Internet telah menyentuh seluruh lapisan masyarakat di dunia. Pertumbuhan ini menjadi sangat besar dengan mudahnya mengakses Internet melalui handphone dan mobile device lainnya. Orang dapat dengan mudahnya memperoleh akses Internet dimanapun dan kapan saja. Akses Internet pada sebuah laptop juga dapat diperoleh dengan menggunakan perangkat modem. Namun oleh karena mobilitas manusia semakin tinggi seringkali ia berada pada lokasi yang jauh dari base station sehingga kuat  sinyal yang diterima menjadi lebih rendah. Rendahnya kekuatan sinyal akan berpengaruh pada kualitas transmisi data antara server dengan mobile device tersebut. Akibatnya transfer data menjadi lebih lambat dan semakin banyak data yang drop (hilang) dalam perjalanan. Selain menjadikan pengguna semakin pusing juga lebih banyak menghabiskan daya listrik yang sangat mempengaruhi ketahanan baterei mobile device bersangkutan. Untuk mengatasi hal ini diperlukan extended antenna atau antenna tambahan yang dapat memperkuat sinyal. Penelitian ini mengajukan penggunaan extended antenna yang berupa bahan kaleng bekas sehingga mudah dibuat dan mudah didapat. Eksperimen yang dilakukan menunjukkan penambahan extended antenna dapat meningkatkan kekuatan sinyal dari 81 –dBm menjadi -91dBm atau meningkat sebesar 12,3%. Peningkatan kekuatan sinyal ini berpengaruh pada kecepatan download dari 373 kbps menjadi 397 kbps atau meningkat 6,6%.
ANALISIS APLIKASI SISTEM INFORMASI BERBASIS WEB SNIPE-IT UNTUK MANAJEMEN INVENTARIS DI PUSAT TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI – BPPT Alief Sadikin; Muhammad Sadikin; Muhammad Rizki Fadillah
Jurnal Teknika Vol 14, No 1 (2018): Edisi Juni 2018
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/tjst.v14i1.5860

Abstract

SISTEM PAKAR DIAGNOSIS NO MOBILE PHONE PHOBIA Ri Munarto; Aenudin Aenudin
Jurnal Teknika Vol 13, No 2 (2017): Edisi November 2017
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/tjst.v13i2.7596

Abstract

Penggunaan phonsel selain banyak membantu dalam memudahkan aktifitas manusia, tapi juga berdampak negatif apabila digunakan  secara berlebihan dan tidak terkendali akan berdampak menjadi gangguan mental. Gangguan  mental  tersebut seperti kecanduan game online, menurunnya produktifitas karena asyik bermain media sosial dan masalah pornografi. Salah satu dampak negatif penggunaan gedget yang berlebihan adalah munculnya sindrom nomophobia. Nomophobia disingkat  No Mobile Phone Phobia adalah jenis phobia yang ditandai dengan ketakutan dan kecemasan berlebihan jika seseorang kehilangan ponsel atau ketika ponselnya tidak ada padanya. Nomophobia adalah jenis phobia terbesar abad 21 sebagai hasil sampingan terhadap hasil interaksi manusia dengan produk teknologi. Pasien harus malakukan konsultasi pada psikolog, tetapi  kenyataannya psikolog memiliki keterbatasan tidak dapat mengingat data dan informasi yang banyak. Sistem pakar yang dibangun ini   untuk membantu memudahkan psikolog melakukan diagnosis akan nomophobia yang diderita pasien.  Expert system Development Life cycle(ESDLC) yang dibangun menggunakan metode penelusuran forward chaining dan dengan penentuan ketidak pastian certainty factor
Pra Sintesa Compabilizer Abilizer LLDPE-g-MA Elfi Nur Rohmah; Shella Maranata; Doni Pius; Muhammad Ghozali
Jurnal Teknika Vol 12, No 1 (2016): Edisi Juni 2016
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/tjst.v12i1.6612

Abstract

Perkembangan penelitian mengenai komposit plastik biodegradable semakin banyak dilakukan. Penggabungan antara polyethylene jenis LLDPE (Linear Low Density Polyethylene) sebagai matriks yang dipadukan dengan PLA (Polylactic Acid) salah satunya. Perbedaan karakteristik dan sifat antara LLDPE dan PLA menyebabkan campuran tidak kompatibel oleh karena itu compatibilizer diperlukan pada saat pencampuran sehingga keduanya dapat bercampur sempurna. Pada penelitian ini dibahas mengenai pra pembuatan compatibilizer berupa LLDPE-g-MA atau maleic anhydride grafted linear low-density polyethylene. Rekayasa compatibilizer dilakukan beberapa variasi seperti waktu proses, pemurnian compatibilizer (sokhletasi) dan komposisi maleic anhidrat serta benzoil peroksida. Hasil compatibiizer yang terbentuk dianalisa %grafting dan analisa unsur dengan FTIR.

Page 10 of 32 | Total Record : 318