cover
Contact Name
Ahmad Shulhany
Contact Email
ahmad.s@untirta.ac.id
Phone
+62254-376712
Journal Mail Official
teknika@untirta.ac.id
Editorial Address
Jl. Jendral Sudirman KM 03, Cilegon 42435
Location
Kab. serang,
Banten
INDONESIA
Teknika: Jurnal Sains dan Teknologi
ISSN : 1693024X     EISSN : 26544113     DOI : http://dx.doi.org/10.36055/tjst
Core Subject : Engineering,
Teknika: Jurnal Sains dan Teknologi merupakan jurnal peer-reviewed dalam Bahasa Indonesia di bidang keteknikan, diantaranya bidang teknik sipil, bidang teknik mesin, bidang teknik industri, bidang teknik kimia, bidang teknik metalurgi, dan bidang teknik elektro.
Arjuna Subject : -
Articles 318 Documents
Mengukur tingkat kepuasan karyawan pada perusahaan reparasi mesin industri dengan menggunakan metode importance performance analysis (IPA) Sirajuddin Sirajuddin; Candra Annisa Sari; Hasanuddin Hasanuddin
Jurnal Teknika Vol 16, No 1 (2020): Edisi Juni 2020
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/tjst.v16i1.8042

Abstract

Karyawan pada perusahaan adalah aset yang perlu diperhatikan. Perusahaan harus terus menjaga kualitas kerja dari karyawan agar target yang telah ditetapkan dapat tercapai. Untuk menjaga kinerja karyawan, perusahaan perlu melakukan pembinaan secara kontinu dan memberikan fasilitas untuk kenyamanan dan kepuasan dalam bekerja, agar SDM yang ada dapat memberikan kontribusi secara optimal untuk mencapai tujuan perusahaan. Tujuan dilakukan penelitian ini adalah untuk mengukur tingkat kepuasan karyawan menggunakan metode importance performance analysis (IPA). Penelitian ini dilakukan pada perusahaan jasa reparasi mesin untuk keperluan khusus. Hasil penelitian ini ditemukan bahwa terdapat 24 atribut untuk meningkatkan kepuasan kerja karyawan perusahan reparasi mesin industri. Dari 24 atribut tersebut, prioritas utama yang harus dilakukan perusahaan untuk meningkatkan kepuasan karyawan dalam bekerja adalah melakukan perbaikan terhadap ketersediaan alat kelengkapan kerja yang layak, kondisi lingkungan kerja yang nyaman, pemberian insentif sesuai hasil produksi, dan suasana kerja yang nyaman. Employees at the company are assets that need attention. The company must continue to maintain employees' quality of work so that the targets set can be achieved. To maintain employee performance, companies need to conduct continuous coaching and provide facilities for comfort and satisfaction at work, so that existing human resources can contribute optimally to achieve company goals. The purpose of this research is to measure the level of employee satisfaction using the Importance Performance Analysis (IPA) method. This research was conducted at a machine repair service company for special needs. The results of this study found that there are 24 attributes to increase job satisfaction of industrial machine repair company employees. Of the 24 attributes, the main priority that must be done by the company to improve employee satisfaction at work is to make improvements to the availability of adequate work equipment, comfortable working environment conditions, providing incentives according to production results, and a comfortable working atmosphere.
Peningkatan kualitas dan efisiensi pada proses produksi dunnage menggunakan metode lean six sigma (Studi kasus di PT. XYZ) Asep Ridwan; Faula Arina; Ardi Permana
Jurnal Teknika Vol 16, No 2 (2020): Edisi November 2020
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/tjst.v16i2.9618

Abstract

PT. XYZ merupakan industri manufaktur dalam bidang pembuatan dunnage. Dalam proses produksinya, masih ditemukan pemborosan yang mengakibatkan cacatan pada produk dunnage. Hal ini dapat dilihat pada pengiriman dunnage tahun 2020 memiliki presentase cacat produk sebesar 12%-15% dari jumlahproduksi. Penelitian ini bertujuan menentukan pemborosan yang terjadi pada proses produksi dunnage, mengetahui nilai sigma, dan meminimalisir cacat dan pemborosan serta mengurangi kegiatan yang tidak memberikan nilai tambah. Penelitian ini menggunakan metode lean six sigma. Penelitian dimulai denganmengidentifikasi pemborosan yang terjadi pada proses produksi dunnage dengan pemborosan paling dominan yaitu defect. Tingkat kemampuan sigma yang didapat dalam proses produksi dunnage di PT. XYZ sebesar 3,22 dengan nilai DPMO 46231,89 dalam kategori baik untuk rata-rata Industri Indonesia. Selanjutnya dilakukan analisis untuk mengidentifikasi penyebab terjadinya defect dengan fishbone diagram dan 5 why. Usulan perbaikan menggunakan metode 5W+1H, pendekatan 5S, dan pembuatan tanda bantu dan tabel form dalam pendekatan 5S. Dengan rancangan process activity mapping (PAM) dan value stream mapping, efisiensi proses produksi dunnage bisa meningkat dari 96,85% menjadi 97,75%. PT. XYZ is a manufacturing industry in the field of dunnage manufacturing. In the production process, waste was still found which resulted in defects in dunnage products. This can be seen in 2020 dunnage shipments that have a product defect percentage of 12% -15% of the total production. This research aims to determine the waste that occurs in the dunnage process, knowing thevalue sigma, minimizing defects and minimizing waste and reducing activities that do not provide added value. This study uses the Lean Six Sigma method. The research begins by identifying the waste that occurs in the dunnage production process with the most dominant waste, namely defects. The level ofability sigma obtained in the dunnage production process at PT. XYZ is 3.22 with a DPMO value of 46231.89. Then an analysis is carried out to identify the cause of the defect with a fishbone diagram and 5 why. Suggestions for improvement are made using the 5W + 1H method, the 5S approach and making auxiliary signs and form tables in the 5S approach. With the process activity mapping (PAM) and value stream mapping design, the efficiency of the dunnage production process can be increased from 96.85% to 97.75%.
PEMANFAATAN LIMBAH BOTOL PLASTIK POLY ETHYLENE TEREPHTHALATE (PET) SEBAGAI SUBSTITUSI AGREGAT KASAR PEMBUATAN BETON Zulmahdi Darwis; Soelarso Soelarso; Tb Ahmad Faisal
Jurnal Teknika Vol 10, No 2 (2014): Edisi November 2014
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/tjst.v10i2.6670

Abstract

Pertumbuhan teknologi beton yang semakin berkembang, berbagai penelitian telah banyak dilakukan baik oleh kalangan praktisi maupun dari kalangan peneliti. Berbagai jenis teknologi beton telah diperkenalkan dan digunakan, kini secara umum seperti penggunaan serat baja dan Poly Ethylene Terephthalate(PET) sebagai substitusi agregat kasar. Memanfaatkan limbah sampah dengan pengolahaan atau daur ulang sampah untuk dijadikan bahan substitusiagregat dari botol kemasan plastik Poly Ethylene Terephthalate(PET). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kuat tekan beton dengan bahan agregat kasar buatan dari limbah botol plastik minuman kemasan ulang atau Poly Ethylene Terephthalate (PET), dan mempelajari pengaruh dan efektifitas akan penggunaan bahan pengganti agregat kasar buatan (PET) sebagai bahan pembentukan beton. Penelitian ini menggunakan komposisi penggantian Agregat Kasar dengan Plastik Poly Ethylene Teherphtalate (PET) sebanyak 50% dan 100% , dengan kuat tekan beton rencana 20 MPa. Jumlah sampel sebanyak 45 sampel yang terdiri dari 3 variasi. Sampel di uji pada umur 3, 7, 14, 21 dan 28 hari. Hasil pengujian kuat tekan dengan umur rencana 28 hari, di dapat kuat tekan menurun dari beton yang menggunakan substitusi agregat kasar buatan Poly Ethylene Terephthalate(PET) terhadap beton normal, hasil dari penelitian ini adalah sebagai berikut beton normal Tipe N (0% PET) sebesar 24,56 MPa, Tipe A beton (50% PET) sebesar 18,90 MPa, Tipe B beton (100% PET) sebesar 18,26 Mpa. Pencapaian hasil dari agregat kasar buatan Poly Ethylene Terephthalatedapat memudahkan pelaksanan pembuatan beton. Pelaksanaan yang dimaksud adalah proses penimbangan bahan, cara pembuatan, pengadukan, pencetakan, pemadatan, penggetaran beton dan penyelesaian beton.
PROSES PENYULINGAN MINYAK ATSIRI DENGAN METODE UAP BERBAHAN BAKU DAUN NILAM Jayanudin Jayanudin; Rudi Hartono
Jurnal Teknika Vol 7, No 1 (2011): Edisi Juni 2011
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/tjst.v8i1.6706

Abstract

Indonesia merupakan salah satu penghasil minyak atsiri terbesar di Dunia, salah satu tumbuhan penghasil minyak atsiri adalah nilam. Tujuan dari penelitian ini adalah menentukan % rendemen terbesar dan menentukan standarisasi minyak sesuai dengan SNI yang dihasilkan dari proses penyulingan uap. Daun nilam kering seberat 1,5 kg yang sudah bersih dari kotoran dimasukkan dalam ketel suling dan ditutup dengan rapat. Steam dari boiler dialirkan ke ketel suling dengan tekanan 0,5 barG, 1 barG dan 1,5 barG selama 4, 5 dan 6 jam. Campuran minyak dan air yang keluar dari kondenser ditampung dan diamkan selama 24 jam untuk memisahkan air dan minyak. Minyak daun nilam dimurnikan dengan bentonit 10% dari berat minyak pada suhu 50 yang telah terpisah dari bentonit ditambahkan Na2SOo 4C sambil diaduk selama 1 jam. Minyak daun nilam anhidrat dan diamkan selama 15 menit kemudian pisahkan air dan Na2SO dalam minyak. Sampel dengan % rendemen terbesar dianalisa kualitasnya sesuai dengan SNI. berdasarkan hasil penelitian menunjukan kondisi penyulingan pada tekanan 1 bar dan waktu 4 jam diperoleh rendemen tertinggi sebesar 1.82 % dengan berat jenis (0,943-0,983), indeks bias (1,504-1,514) dan bilangan asam (3,79-4,14). Karakterisasi minyak nilam yang dihasilkan sesuai dengan SNI.
EKSTRAKSI BIJIH EMAS SULFIDA TATELU MINAHASA UTARA MENGGUNAKAN REAGEN RAMAH LINGKUNGAN TIOSULFAT Erlina Yustanti; Ardi Guntara; Tatang Wahyudi
Jurnal Teknika Vol 14, No 2 (2018): Edisi November 2018
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/tjst.v14i2.5865

Abstract

Flexural and Fractography Behavior of Unsaturated Polyester Composite Filled with Bangkirai Wood Fiber Andromeda Dwi Laksono; Lusi Ernawati; Desy Maryanti
Jurnal Teknika Vol 16, No 1 (2020): Edisi Juni 2020
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/tjst.v16i1.7792

Abstract

PPada penelitian ini, kami melaporkan modifikasi kayu dengan meningkatkan sifat mekanisnya dalam struktur komposit. Kayu yang dibentuk menjadi meja, kursi, lemari, dan lain-lain terdapat sisa-sisa seperti serbuk (sawdust) setelah produksi. Sisa ini yang disebut limbah bila dimanfaatkan dengan baik akan menghasilkan keuntungan tersendiri. Namun, agar limbah kayu bermanfaat menjadi produk baru, perlu diuji kekuatannya. Fokus penelitian ini adalah limbah kayu seperti kayu bangkirai yang perlu ditingkatkan kekuatannya. Teknologi komposit yang berasal dari serat alami dalam kayu adalah solusi untuk menemukan bahan baru yang diharapkan dapat diterapkan pada berbagai aplikasi. Dalam observasi ini, material komposit dibuat menggunakan metode hand lay-up dengan variasi fraksi filler 40% dan 60% serat bangkirai. Bahan asal yang dibentuk kayu bangkirai digunakan sebagai variabel kontrol dalam uji tekuk. Hasil uji tekuk diperoleh rata-rata modulus elastisitas tertinggi yaitu 2,22 GPa dalam fraksi filler 60%. Selain itu ditemukan bahwa pola fraktur dari uji tekuk berdasarkan pengamatan scanning electron microscopy (SEM) menunjukkan bahwa ada kegagalan dalam bentuk rongga. Dari penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa semakin tinggi fraksi filler mengakibatkan semakin tinggi nilai modulus elastisitasnya. In this work, we report the modification of the woods by increasing their mechanical properties in a composite structure. Wood that is formed into tables, chairs, cabinets, etc. there are remnants such as powder, sawdust after production. This rest, called waste, if used properly, will produce its benefits. However, for wood waste to be useful as a new product, its strength must be tested. The focus of this research is wood waste, such as bangkirai wood, which needs to be strengthened. The focus of this study is wood waste, such as bangkirai wood that required to be mechanically improved. Composite technology derived from natural fibers in wood is the solution to find new materials that are expected to be applied to various applications. In this observation, the composite materials were made using the hand lay-up method with variations in filler fractions of 40% and 60% of bangkirai fiber. The origin material formed bangkirai wood is used as the control variable in the flexural test. The flexural test results obtained the highest average modulus of elasticity of 2.22 GPa in the 60% filler fraction. It is also found that fracture patterns from flexural tests based on scanning electron microscopy (SEM) observations showed that there was a failure in the form of voids. It concludes that the higher the filler fraction, the higher the modulus of elasticity.
Analisa Kinerja Sinusoidal PWM Inverter untuk Pengaturan Kecepatan Motor Induksi Tiga Fasa Heri Haryanto; Vicky Immanuel
Jurnal Teknika Vol 12, No 1 (2016): Edisi Juni 2016
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/tjst.v12i1.6616

Abstract

PWM (pengaturan lebar pulsa) merupakan salah satu teknik yang baik untuk digunakan dalam sistem kendali (control system) saat ini. Pengaturan lebar modulasi dipergunakan di berbagai bidang yang sangat luas, salah satu diantaranya adalah pengaturan kecepatan motor induksi. Untuk membangkitkan sinyal pulse width modulation (PWM) tersebut dapat digunakan beberapa teknik modulasi antara lain sebagai berikut: Sinusodal Pulse Width Modulation, Trapezoidal Pulse Width Modulation, Stair-case delta, Delta-sigma, Selective harmonic PWM, Third Harmonic PWM, Space Vector PWM, dan lainnya. Pada paper ini akan membahas tentang kinerja dari teknik modulasi trapezoidal pada inverter dengan menganalisa kualitas distorsi harmonisa (THD) tegangan, arus,dan respon kecepatan dan torsi elektromagnetik dari motor induksi tiga fasa
Integrasi HEC-RAS dan GIS dalam floodplain mapping Sungai Cilemer HM 53+00 – HM 105+00 Restu Wigati; Martia Dwi Lestari; Faiz Syafaat Arifin
Jurnal Teknika Vol 16, No 2 (2020): Edisi November 2020
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/tjst.v16i2.9134

Abstract

Sungai difungsikan sebagai kelengkapan sempurnanya lingkungan hidup, sebagai ekosistem yang dapat menjadikan kehidupan terus berjalan secara baik. Seiring perubahan serta peningkatan penduduk di Indonesia dapat mempengaruhi kondisi topografi dan keadaan sosial masyarakat. Perubahan tata guna lahan untuk tempat tinggal yang kian bertambah tanpa adanya pengendalian aliran permukaan memberikan dampak semakin sempitnya batasan sempadan sungai. Perubahan pola perilaku masyarakatdalam pemeliharaan aliran sungai juga menjadi salah satu penyebab sungai tidak dapat berfungsi semestinya. Banjir sebagai bencana alam yang mengancam dan mengganggu kehidupan dan penghidupan masyarakat dapat mengakibatkan korban jiwa, kerusakan lingkungan, kerugian harta benda, dan dampak psikologis khususnya masyarakat di sekitar sungai. Belum maksimalnya informasi mitigasi bencana banjir yang terintegrasi menyebabkan pengendalian banjir tidak optimal dan bersifat parsial. Penelitian inibertujuan untuk mengetahui daerah yang berdampak banjir di alur Sungai Cilemer HM 53+00 sampai dengan HM 105+00 di Kabupaten Pandeglang serta membandingkan daerah banjir yang sudah dipetakan dalam peta banjir di Provinsi Banten. Pemodelan dilakukan dengan menggunakan software HEC-GeoRAS terintegrasi dengan ArcGIS dan HEC-RAS. Hasil simulasi menunjukkan bahwa daerah yang berdampak banjir paling berbahaya adalah Kecamatan Patia dimana genangan banjir terjadi di semua segmenpenampang melintang. Analisis debit rencana berdasarkan SNI 2415:2016 periode ulang 50 tahun menggunakan metode peaks over threshold (POT) diperoleh Q50 sebesar 196,058 m/s. Penelitian ini menunjukan bahwa pemodelan terintegrasi HEC-RAS dan GIS memilki peranan sangat penting dalam dalam upaya mitigasi serta pengendalian banjir dalam bentuk peta banjir. The river functions as a perfect complement to the environment, as an ecosystem makes life to keep continue to goes live well. As population changes and increases in Indonesia, it can affect topographical conditions and social conditions. The changes in land use for housing that are increasing without control of surface flow have the effect of narrowing river boundaries. The changes in community behavior patterns in maintaining river flow are also one of the causes of rivers not functioning properly. Floods as a natural disaster that threatens and disrupts people's lives and livelihoods can result in casualties, environmental damage, property losses, and psychological impacts, especially for communities live around the rivers. The inadequate information on integrated flood disaster mitigation has resulted in partial and inadequate flood control. This study aims to determine the areas that have the impact of flooding in the Cilemer River channel HM 53 + 00 to HM 105 + 00 in the Pandeglang Regency and to compare to the flood areas that have been mapped in the flood map mapping in Banten Province. Modeling is done using HEC-GeoRAS software integrated with ArcGIS and HEC-RAS. The simulation results show that the area with the most dangerous flooding impact was Patia Subdistrict and occurred in all cross-sectional segments. Analysis of the planned discharge based on SNI 2415: 2016 for the 50-year return period using the Peaks Over Threshold (POT) method obtained a Q50 of 412.203 m3/s. This study shows that HEC-RAS and GIS integrated modeling plays a very important role in mitigating and controlling floods in the form of flood maps.
Studi Arval Pengolahan Sampah kota Sebagai Energi Baru Terbarukan Dengan Anaerobic Biodigester Caturwati Caturwati; Mekro Mekro; Angga Angga
Jurnal Teknika Vol 11, No 2 (2015): Edisi November 2015
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/tjst.v11i2.6649

Abstract

Smpah menryakan hasil samping kegiatan manusia yang sering kali dikesampingkan karena dianggap tidak berguna dan menjadi sumber pencsnaran lingkungan. Sebaliknya &nia saat ini mengalami krisis energi akibat cadangan energi fosil yang semakin menipis. Hal ini dilakukannya pengembangan teknologi pengolahan sampah sebagai sumber energi seperti teknologi biodigester. Paper ini menampilkan hasil ekqperimen pengolahan sampah organik dengan anaerobik biodigester dengan starter kotoran sapi, kotoran kambing dan air lindi. Hasil penelitian biogas yang dihasilkan dari strter kotoran kambing memiliki kadr gas metana sebesar 64,3%. Nilai ini sangat baik mendekati nilai maksimal standar biogas menurut Energi Resources Development series No. 19 Esca, Bangkok dengan kisaran kandungm metana sebesar 55 - 65 %
APLIKASI FUZZY-SERVQUAL DAN IMPORTANCE PERFORMANCE ANALYSIS UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PELAYANAN PERPUSTAKAAN (Studi Kasus : Perpustakaan FT.Untirta) Nurul Ummi; Putiri Buana Katili
Jurnal Teknika Vol 8, No 2 (2012): Edisi November 2012
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/tjst.v9i2.6697

Abstract

Koleksi pustaka yang lengkap, fasilitas yang memadai dan kualitas pelayanan yang baik dari pihak perpustakaan akan mempermudah mahasiswa dalam memperoleh informasi yang dibutuhkan berkaitan dengan perkuliahan. Kualitas pelayanan yang diberikan oleh manajemen perpustakaan FT. UNTIRTA saat ini dirasakan mahasiswa masih kurang memuaskan. Untuk itu, penelitian ini bertujuan merancang model perbaikan layanan perpustakaan FT.Untirta berdasarkan prioritas perbaikan yang diperoleh dari aplikasi FuzzySerqual dan Importance Performance Analysisi (IPA). Metode Servqual digunakan untuk mengukur kualitas jasa layanan perpustakaan dengan menggunakan lima dimensi. Sedangkan untuk menginterpretasikan ketidakpastian preferensi digunakanlah metode Fuzzy. Dengan menggambungkan dimensi Servqual dan Fuzzy (Servqual-Fuzzy) didapatkan gap keseluruhan sebesar -1,971 yang berarti pelayanan yang diberikan perpustakaan belum dapat memenuhi harapan dari mahasiswa. Dari hasil penggabungan metode Servqual-Fuzzy diperoleh nilai tingkat kepentingan dan tingkat kepuasan yang kemudian dijadikan sebagai titik koordinat dalam pembuatan grafik IPA. Berdasarkan grafik IPA, faktor-faktor yang menjadi prioritas perbaikan adalah pada kuadran IV. Rancangan model perbaikan berdasarkan faktor-faktor prioritas perbaikan yaitu: perbaikan tata letak perpustakaan yang ergonomis, pembuatan display perpustakaan yang jelas dan menarik, penggunaan warna interior dan eksterior yang nyaman, penyediaan katalog koleksi perpustakaan, pembuatan program pelestarian bahan pustaka, menjalin kerjasama dengan perpustakaan lain, penambahan jumlah petugas perpustakaan, penerapan sistem informasi dan database, pemberian kode identifikasi lemari buku, dan penyediaan unit komputer yang dapat digunakan oleh pengunjung.

Page 8 of 32 | Total Record : 318