cover
Contact Name
Akbar Gunawan
Contact Email
a68ar@untirta.ac.id
Phone
+6287771183000
Journal Mail Official
admin.snis@untirta.ac.id
Editorial Address
Jurusan Teknik Industri Universitas Sultan Ageng Tirtayasa Alamat : Jl. Jend Sudirman km. 3 cilegon banten, kode pos : 42435 no telp (0254(376712)
Location
Kab. serang,
Banten
INDONESIA
Journal Industrial Servicess
ISSN : 24610623     EISSN : 24610631     DOI : -
Jurnal Industrial Servicess merupakan wadah bagi peneliti untuk publikasi jurnal hasil penelitian yang ruang lingkupnya melingkupi: Logistics & Supply Chain Management Operations Research Quality, Reliability, and Maintenance Management Data Mining & Artificial Intelligence Production Planning & Inventory Control Ergonomics & Human Factors Information Systems & Technology Service Management Sustainability Human Resources Economic
Articles 458 Documents
INTEGRASI ANALISIS PERFORMANCE-IMPORTANCE DAN HOUSE OF QUALITY DALAM UPAYA PENINGKATAN KUALITAS DI KAFE TWO STORIES BOGOR Rudy Vernando Silalahi; Helena J Kristina; Kevin Prathama
Journal Industrial Servicess Vol 3, No 1b (2017): Oktober 2017
Publisher : Fakultas Teknik Jurusan Teknik Industri Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/jiss.v3i1b.2073

Abstract

Two stories kafe merupakan salah satu usaha yang bergerak dalam bidang kuliner. Untuk dapat memenangkan persaingan, perusahaan dituntut untuk memberikan pelayanan yang maksimal agar dapat mendapatkan loyalitas pelanggan. Loyalitas pelanggan dapat tercapai setelah pelanggan merasa puas dengan pelayanan yang ditawarkan oleh perusahaan. Untuk meningkatkan kepuasan pelanggan, perusahaan harus meningkatkan kualitas pelayanan karena kualitas memberikan suatu dorongan kepada konsumen untuk menjalin ikatan hubungan yang kuat. Oleh karena itu dibutuhkannya penelitian lebih lanjut agar dapat memberikan usulan perbaikan kepada perusahaan untuk meningkatkan kualitas di kafe two stories khususnya dalam pelayanan yang ditawarkan. Metode yang digunakan adalah metode service quality (Gap 1), importance performance matrix, dan house of quality. Data penelitian diperoleh dengan menggunakan kuesioner kepada konsumen kafe two stories dengan jumlah 126 kuesioner. Dengan menggunakan metode yang digunakan menghasilkan usulan perbaikan yang dapat diberikan oleh perusahaan yaitu memperluas rentang penerimaan posisi sebagai koki, mengadakan ketentuan berkaitan dengan seleksi penerimaan posisi koki, diberikannya pelatihan dan evaluasi secara berkala, melakukan pembagian kuesioner tentang penilaian pelayanan kafe secara konsisten, menetapkan standar pada saat pendinginan bahan baku, dan membuat SOP mengenai penyimpanan bahan baku.
PENURUNAN KEBOSANAN KERJA MELALUI REDESAIN PALLET Yogi Agnan; Wahyu Susihono; Ade Sri Mariawati
Journal Industrial Servicess Vol 3, No 1c (2017): Oktober 2017
Publisher : Fakultas Teknik Jurusan Teknik Industri Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/jiss.v3i1c.2098

Abstract

PT PJC adalah sebuah perusahaan PMA Jepang yang didirikan pada tahun 1976 dan mulai menjalankan produksi pada bulan April 1978. PT PJC merupakan perusahaan patungan dari Dainippon Ink & Chernical - DIC Corp, produsen resin sintetis terkemuka di Jepang & partner lokal. PT PJC sebagai pelopor produsen resin sintetis di Indonesia yang menghasilkan 2 kelompok resin sintetis Coating Resin dan Molding Industri Resin. Ketika proses meyimpan kaleng susunan pallet sering menyebabkan kaleng penyok hal ini Karena desain pallet yang tidak disesuaikan dengan kaleng saat di susun menjadi 4 tingkat. Pada tahun 2016 reject kaleng sebanyak 0.97% untuk resin tipe Lx 45. pada proses filling operator akan melakukan pemaletan kaleng yang telah terisi oleh resin setiap harinya. Aktivits pemaletan dilakukan berulang ulang setiap harinya hal ini dapat menimbulkan kebosanan operator yang dapat menyebabkan menurunnya produktivitas perusahaan. Oleh karena itu untuk menghindari terjadinya kebosanan operator dalam bekerja diperlukan adanya perancangan ulang pallet untuk mengurangi kebosanan kerja operator menggunakan pendekatan kuesioner untuk operator filling di stasiun filling PT PJC. Metode yang digunakan adalah treatment by subject design yaitu mengukur kebosanan operator menggunakan kuesioner dari Anogara kemudian merancang ulang pallet guna menurunkan kebosanan kerja sebagai perbaikan menggunakan pendekatan kreatif. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan menggunakan kuesioner didapatkan hasil bahwa 9 operator merasakan kebosanan dengan skor 94,1 ± 8,1 saat operator menggunakan pallet existing, kemudian skor kebosanan kerja operator menurun setelah adanya rancang ulang pallet menjadi 86,4±3,4. 
Study Kelayakan Bisnis Pendirian Fun Day Care Centre di Lippo Village, Tangerang-Banten Silalahi, Rudy Vernando; Panjaitan, Andry Manodotua; Hermawan, Ryan
Journal Industrial Servicess Vol 1, No 1 (2015)
Publisher : Fakultas Teknik Jurusan Teknik Industri Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/jiss.v1i1.320

Abstract

Education is an important thing. Beside formal education in schools, parents also play role in shaping the character and mindset of their children. In fact the guidance of parents is hard to fulfill because of busyness, so it is necessary for the existence of an institution that could reflect parental figures. In Lippo Village there are housing, universities, schools, and offices therefore day care business prospects in Lippo Village is estimated quite well. This feasibility study of Fun Day day care centre is focused on six aspects, market aspects, marketing aspects, technical aspects, management aspects, legal aspects, and financial aspects. In market aspect, Fun Day potential market are workers and residents in Lippo Village that supported by the results of the questionnaire obtained. In marketing aspects, market segmentation, targeting, and positioning were carried out and marketing mix strategy was planned. Technically, Fun Day will be established in Ruko Asia Millenium Lippo Village and supported by learning material adapted to the development and achievement of children by age. The number of nannies and teacher adjusted by the ratio that have been set by the Government, discussed in the management aspect. The business legally complies with the requirement in accordance with the Law and other applicable regulation. In financial aspects both of optimistic and pessimistic calculation say Fun Day is feasible and the capital needed is Rp. 370.935.046,25. NPV Rp.55.945.713,26 with 15,91% IRR, and 49 months of payback period, the value of MARR is 12,15%. Based on the results of a study from the six aspects, it is confirmed this business is feasible. 
PENENTUAN KEBIJAKAN PERSEDIAAN AUTO PART MENGGUNAKAN METODE CONTINUOUS REVIEW (s,S) UNTUK MENINGKATKAN SERVICE LEVEL DAN MEMINIMASI BIAYA AKIBAT BACKORDER PRICE DISCOUNT PADA PT. XYZ Ni Kadek Cahya Wahyuni; Ari Yanuar Ridwan; Budi Santosa
Journal Industrial Servicess Vol 3, No 2 (2018): Maret 2018
Publisher : Fakultas Teknik Jurusan Teknik Industri Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/jiss.v3i2.3187

Abstract

PT. XYZ merupakan salah satu perusahaan yang bergerak di sektor industri otomotif yang memproduksi auto part untuk kendaraan roda empat atau lebih. Sejauh ini PT. XYZ memiliki permasalahan berupa tidak tercapainya target pemenuhan permintaan yang berujung pada backorder, dimana produk yang backorder akan mendapatkan potongan harga. Untuk mengatasi  permasalahan tersebut, penyeimbangan persediaan tentunya perlu dilakukan untuk meminimasi kemungkinan tidak tersedianya persediaan yang berujung pada menurunnya service level dan meningkatnya biaya akibat diskon backorder. Pada penelitian ini akan ditentukan kebijakan persediaan optimum menggunakan metode continuous review (s,S) untuk produk dengan pola distribusi permintaan normal. Hasil perhitungan usulan kebijakan persediaan optimum menggunakan metode continuous review (s,S) mampu meningkatkan rata-rata service level dari 89.7% menjadi 99.9% dan mengurangi total biaya persediaan 53% dari keadaan aktual.
Analisa Proses Pembuatan Prototype Produk Praktikum di Laboratorium X Kulsum Kulsum
Journal Industrial Servicess Vol 1, No 2 (2016): Maret 2016
Publisher : Fakultas Teknik Jurusan Teknik Industri Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/jiss.v1i2.1536

Abstract

Laboratorium x merupakan salah satu laboratorium yang dimiliki oleh Jurusan Teknik Industri salah satu universitas negeri di wilayah Banten. Pada pelaksanaannya praktikum tersebut menghasilkan produk praktikum berupa prototype helicopter, namun masih diperlukan evaluasi terkait proses pembuatannya dikarenakan masih banyak yang perlu diperbaiki. Oleh karena itu dilakukan proses pengumpulan data, rekonstruksi identifikasi, dan rekomendasi menggunakan metode root cause analysis agar didapatkan apa saja yang perlu diperbaiki agar proses praktikum pembuatan prototype produk helicopter di Laboratorium X dapat terlaksana dengan baik. Prototype helicopter terdiri dari 10 komponen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa diantaranya perlunnya pemberian pelatihan operator terkait penggunaan alat, penerapan SOP yang optimal, penggantian alat yang sudah tidak berfungsi optimal, maintenance yang tepat, dan pembuatan jig untuk alat yang perlu kepresisian
ANALISIS KELAYAKAN INVESTASI PROYEK PROPERTI DI KOTA DEPOK Gama Harta Nugraha Nur Rahayu; Adi Nurghany
Journal Industrial Servicess Vol 4, No 2 (2019): Maret 2019
Publisher : Fakultas Teknik Jurusan Teknik Industri Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/jiss.v4i2.5151

Abstract

Menurut data statistik, jumlah kepemilikan rumah di provinsi Jawa Barat masih diangka 75.84 %, sedangkan untuk kota Depok masih di bawah nilai persentase provinsi yaitu sebesar 64,59 %, yang menunjukkan bahwa masih terdapat peluang investasi dalam bidang properti/perumahan yang cukup besar di kota tersebut. Strike Property selaku perusahaan pengembang properti berencana berinvestasi dengan membangun proyek properti di kota Depok, sehingga perlu melakukan analisis kelayakan investasi sehingga keputusan investasi tidak salah. Penelitian dilakukan dengan metode analisis aspek finansial berdasarkan kriteria Net Present Value, Internal Rate Return, Payback Period, dan Sensitivity Analysis. Dari hasil penelitian didapatkan bahwa investasi proyek properti yang akan dijalankan bernilai layak, dengan hasil NPV sebesar Rp 629.805.257 (bernilai positif); IRR 7,158%/bulan dimana di atas nilai MARR yaitu bunga deposito bank sebesar 12% per tahun atau 1% per bulan, sehingga investasi layak diterima; dan PP selama 9 bulan 10 hari, dimana lebih cepat dari umur investasi selama 12 bulan. Perhitungan analisis sensitivitas menunjukkan bahwa kelayakan investasi bersifat sensitif dan menjadi tidak layak jika kenaikan biaya pembangunan lebih dari 91% dan tingkat penjualan unit rumah kurang dari 5 unit.
E-MARKETPLACE DESA GERABAH UNTUK PENGRAJIN DI DESA BUMI JAYA SERANG BANTEN Jenie Sundari; Esron Rikardo Nainggolan
Journal Industrial Servicess Vol 3, No 1a (2017): Oktober 2017
Publisher : Fakultas Teknik Jurusan Teknik Industri Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/jiss.v3i1a.2064

Abstract

Desa Bumi Jaya adalah salah satu desa yang masyarakatnya merupakan pengrajin gerabah. Terdapat koperasi pengrajin, yang bertujuan untuk menyatukan para pengrajin dan kemudahan dalam pemberian modal. Namun hal ini tidak di sertai dengan pemanfaatan teknologi yang ada, salah satunya adalah teknologi di bidang internet. Seperti yang kita tahu, manfaat internet sebagai salah satu metode pemasaran yang efektif. Dengan pemasaran yang belum tersebar luas, menyebabkan produksi gerabah dan pendapatan pengrajin tidak maksimal. Serta kurangnya sarana promosi dalam memperkenalkan produk gerabah. E-Marketplace adalah bentuk pemasaran dengan pemanfaatan teknologi internet. Dimana sebagai tempat bertemunya penjual dan pembeli dalam satu situs Dengan membangun E-Marketplace memudahkan para pengrajin untuk memasarkan hasil kerajinannya. Informasi dan pemasaran yang dijangkau pun memungkinkan untuk masuk ke pasar internasional yang bertujuan untuk peningkatan penghasilan para pengrajin dan mengenalkan potensi desa gerabah Bumi Jaya. Selain untuk penjualan E-Marketplace ini bertujuan sebagai sarana koperasi dalam mengelola para pengrajin. Pembelian gerabah, pembayaran elektronik, pengolahan data pengrajin, data pembeli, alur pengiriman, laporan pendapatan, merupakan fitur yang terdapat pada E-marketplace Desa Gerabah untuk memecahkan masalah yang ada.
Analisis mitigasi risiko operasional kontra bank garansi PT. Asuransi Kredit Indonesia Kantor Cabang Balikpapan berbasis ISO31000 Ario Sambodo; Deasy Kartika Rahayu Kuncoro; Suwardi Gunawan
Journal Industrial Servicess Vol 5, No 2 (2020): Maret 2020
Publisher : Fakultas Teknik Jurusan Teknik Industri Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/jiss.v5i2.7992

Abstract

PT. Asuransi Kredit Indonesia (Askrindo) Cabang Balikpapan adalah salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bergerak dalam bidang perasuransian dan memiliki produk yaitu Kontra Bank Garansi. Tujuan produk ini untuk mempermudah kontraktor dalam mendapatkan Bank Garansi sebagai syarat mengikuti tender proyek dari pemerintah. Terdapat beberapa penyebab risiko operasional sehingga dilakukan manajemen risiko untuk mengurangi kemungkinan dan dampak risiko pada Kontra Bank Garansi di PT. Asuransi Kredit Indonesia Cabang Balikpapan. Framework yang digunakan dalam penelitian ini adalah ISO31000 yaitu standar yang menyediakan seperangkat prinsip dan panduan untuk pengelolaan risiko dengan tujuan mencari prioritas risiko, kemudian prioritas risiko tersebut diberikan usulan strategi mitigasi risiko. Berdasarkan identifikasi jenis-jenis risiko yang ada pada perusahaan menurut Kesepakatan Basel II, terdapat 4 jenis kategori risiko yaitu kecurangan internal, gangguan bisnis dan kegagalan sistem, manajemen eksekusi, pengantaran dan proses dan risiko praktik ketenagakerjaan dan keamanan tempat kerja yang berturut-turut memiliki 1, 4, 5 dan 1 item risiko. Berdasarkan identifikasi kejadian risiko terdapat 11 kejadian risiko dengan 9 penyebab risiko dengan urutan prioritas risiko yaitu risiko extreme, high, moderate dan low yang berturut-turut memiliki 4, 3, 3 dan 1 item risiko. risiko tersebut diurutkan berdasarkan nilai risk rating. Terdapat 14 usulan mitigasi yang diberikan dan diharapkan mampu mengurangi kemungkinan atau dampak risiko.
PENINGKATAN LAYANAN B4T BANDUNG BERDASARKAN USULAN PENINGKATAN KEPUASAN KERJA KARYAWAN DENGAN METODE IMPORTANCE PERFORMANCE MATRIX DAN KANO MODEL Intan Purnama Sari; Yoanita Yuniati
Journal Industrial Servicess Vol 3, No 1b (2017): Oktober 2017
Publisher : Fakultas Teknik Jurusan Teknik Industri Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/jiss.v3i1b.2087

Abstract

Balai Besar Bahan dan Barang Teknik (B4T) merupakan instansi yang bergerak di bidang jasa teknik. Perusahaan dituntut mampu memberikan kualitas pelayanan yang terbaik. Data menunjukkan nilai kinerja karyawan tahun 2016 yang rendah, data riset kepuasan pelanggan menghasilkan nilai dibawah rata-rata, dan karyawan mengeluh tentang pemenuhan hak-hak karyawan terkait kebijakan perusahaan. Kinerja karyawan dalam memberian pelayanan dan kepuasan pelanggan memiliki hubungan dengan kepuasan kerja karyawan. Dalam upaya meningkatkan kinerjanya, perusahaan harus meningkatkan kepuasan kerja karyawan. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan rancangan usulan peningkatan kepuasan kerja karyawan yang diharapkan dapat berdampak pada peningkatan kinerja karyawan dan instansi dalam memberikan layanan jasa teknik. Konsep utama yang digunakan untuk pengukuran kepuasan kerja karyawan B4T adalah teori Herzberg. Pengukuran kepuasan dilakukan dengan menyebarkan kuesioner kepada karyawan level staff dengan masa kerja minimal 1 tahun. Identifikasi prioritas atribut kepuasan kerja yang harus ditingkatkan didasarkan pada integrasi metode importance performance matrix (IPM) dan kano model, dan hasil integrasi menunjukkan bahwa atribut kesesuaian kenaikan gaji, keadilan pembagian beban jam kerja, dan kesamaan perlakuan tindakan indisipliner, adalah atribut yang menjadi prioritas peningkatan kepuasan kerja. Usulan peningkatan kepuasan antara lain terkait dengan pelaksanaan sosialisasi SOP kenaikan pangkat, pelatihan pekerjaan pengujian, pembuatan standar instruksi kerja pengujian, sosialisasi matriks tingkat hukuman disiplin, evaluasi kinerja dan disiplin. 
Total Productive Maintenance (TPM) pada perawatan mesin grinding menggunakan metode overall equipment effectiveness (OEE) Rommy Febri Prabowo; Hendrik Hariyono; Erry Rimawan
Journal Industrial Servicess Vol 5, No 2 (2020): Maret 2020
Publisher : Fakultas Teknik Jurusan Teknik Industri Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/jiss.v5i2.8001

Abstract

PT. VDHI bergerak pada industri industri jasa permesinan, perusahaan akan mengidentifikasi faktor – faktor yang mempengaruhi keefektifan mesin dan analisis terhadap aktivitas maintenance untuk proses grinding dalam penerapan Total productive maintenance (TPM). Penelitian bertujuan mengukur tingkat efektivitas peralatan total proses produksi, menentukan faktor penyebab nilai Overall Equipment Effectiveness (OEE) rendah dan mengidentifikasi kerugian/losses yang terjadi, memberikan usulan perbaikan penerapan TPM. Nilai Overall Equipment Effectiveness (OEE) mesin Grinding periode Juli – Agustus 2019 dengan rata rata 90.73% masih dibawah standar nilai Overall Equipment Effectiveness (OEE) dengan penyebab oleh Quality ratio rendah yang masih di bawah standard JIPM yaitu dengan rata -rata 98,54%. Perusahaan dapat mengetahui efektifitas mesin dengan perhitungan tingkat keefektifan peralatan menggunakan Total Productive Maintenance (TPM) berdasarkan nilai Overall Equipment Effectiveness (OEE), sehingga dapat meningkatkan efektivitas peralatan serta mengeliminasi kerugian besar bagi perusahaan yang dikenal dengan six Big losses.