cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Prosiding Ilmu Pendidikan
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 64 Documents
Peningkatan Prestasi Belajar Matematika Materi Penjumlahan Dengan Media Permainan Ular Tangga Bagi Siswa Tunagrahita Kelas VI SDLB CG YPPCG Bina Sejahtera Surakarta Tahun Pelajaran 2015-2016 Sayekti, Tri
978-602-7561-892
Publisher : Program Studi S3 Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (447.729 KB)

Abstract

Prestasi belajar Matematika materi penjumlahan pada siswa tunagrahita kelas VI SDLB CG YPPCG Bina Sejahtera Surakarta masih rendah. Hal ini dikarenakan guru masih menggunakan metode konvensional, yaitu berhitung dengan jari. Pada siswa tunagrahita yang juga mengalami hambatan motorik akan mengalami kesulitan dengan metode ini. Karena itu guru menggunakan permainan ular tangga untuk meningkatkan prestasi belajar matematika siswa.Penelitian ini menggunakan pendekatan Classroom Action Research/ Penelitian Tindakan Kelas. Subjek yang memperoleh perlakuan adalah siswa tunagrahita kelas VI SDLB CG YPPCG Bina Sejahtera Surakarta yang berjumlah 4 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik dokumentasi, tes, dan observasi. Untuk menguji validitas data, penulis menggunakan triangulasi metode, triangulasi data (sumber). Teknik analisis yang digunakan adalah deskriptif komparatif, yakni membandingkan nilai tes antar siklus dengan indikator pencapaian.Hasil penelitian menunjukkan ada peningkatan prestasi belajar matematika dengan menggunakan media permainan ular tangga, dari kondisi awal yakni sebesar 50% pada siklus I dan pada siklus II sebesar 50% dari siklus I.
International Publication in the Area of Education Said, Hamdan
978-602-7561-892
Publisher : Program Studi S3 Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (992.127 KB)

Abstract

-
Pengaruh Metode Bernyanyi Terhadap Perkembangan Bahasa Anak Usia Dini Di Lembaga PAUD Melati Ii Madiun Tahun Ajaran 2015/2016 Suryaningsih, Suryaningsih
978-602-7561-892
Publisher : Program Studi S3 Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (501.062 KB)

Abstract

Anak usia dini merupakan individu yang berbeda, unik, dan memiliki karakteristik tersendiri sesuai dengan tahapan usianya. Anak usia dini mempunyai cara belajar tersendiri yang berbeda dengan orang dewasa. Ciri belajar anak usia dini dibedakan menjadi tiga, yaitu:konkret, integratif, Hiaerarki. Dengan memperhatikan ketiga ciri belajar anak usia dini tersebut, maka anak usia dini belajar dengan caranya sendiri. Bermain merupakan cara belajar yang sangat penting bagi anak usia dini. Melalui bermain anak usia dini dapat mengembangkan aspek perkembangannya. Karena usia dini adalah usia bermain. Selain melalui bermain metode bernyanyi merupakan salah satu cara untuk menstimulasi perkembangan bahasa anak usia dini. Dengan bernyanyi dapat menambah kosa kata anak usia dini sehingga dapat mengembangkan aspek perkembangan bahasa anak usia dini.
Persepsi Siswa Tentang Keteladanan Pahlawan Nasional Untuk Meningkatkan Semangat Kebangsaan Melalui Pembelajaran Sejarah Di SMA Negeri 4 Kota Tegal Tahun Ajaran 2012/2013 Chaerulsyah, Edwin Mirza
978-602-7561-892
Publisher : Program Studi S3 Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (354.694 KB)

Abstract

Berdasarkan latar belakang penelitian, permasalahan permasalahan yang akan dikaji adalah (1)Bagaimana guru mata pelajaran sejarah melakukan pembinaan nilai-nilai keteladanan pahlawan nasional dalam pembelajaran sejarah guna meningkatkan semangat kebangsaan siswa-siswi SMA Negeri 4 Kota Tegal,(2)Bagaimana pembelajaran sejarah pada pokok bahasan pergerakan nasional dan proklamasi kemerdekaan RI serta perjuangan mempertahankan kemerdekaan RI di Kelas X, XI dan XII SMA Negeri 4 Kota Tegal,(3)Bagaimana persepsi siswa-siswi SMA Negeri 4 Kota Tegal tentang keteladanan pahlawan nasional dalam pembelajaran sejarahMetode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif, dan penelitian ini dilaksanakan di SMA 4 Kota Tegal.Teknik pengumpulan data dengan metode wawancara, observasi partisipatif, dan dokumentasi, sementara teknik sampling dengan menggunakan purposive sampling yang ditujukan kepada guru sejarah, dan beberapa siswa SMA 4 Kota Tegal. Teknik keabsahan data dengan triangulasi sumber dan teknik dan analisis data dengan analisis interaksi yang langkah-lagkahnya mulai dari pengumpulan data, reduksi data, sajian data, verifikasi.Temuan penelitian yaitu : Pertama Guru melaksanakan pembinaan keteladanan melalui penerapan kedisiplinan di sekolah, dengan menanamkan motivasi dan nilai-nilai keteladanan para pahlawan tujuanya agar siswa mencontoh sikap keteladanan para pahlawan nasional dan diharapkan dapat meningkatkan semangat kebangsaan KeduaSaat pembelajaran berlangsung guru lebih banyak menggunakan metode ceramah dan tanya jawab dimana siswa lebih banyak diajak dialog dengan guru mengenai materi   yang   diajarkan.   Ketiga Persepsi siswa tentang keteladanan pahlawan nasionaluntuk meningkatkan semangat kebangsaan melalui pembelajaran sejarahbersifat  positif.Berdasarkan simpulan penelitian ini disarankan sebagai berikut : hendaknya guru memiliki  kreatifitas  dalam  mengajar,  hindari  penggunaan metode  secara  monoton  yang  akan  berakibat  siswa  menjadi  bosan, Dalam penyampaian  materi  khususnya materi yang bertemakan kepahlawanan  hendaknya guru harus bisa mengenalkan berbagai contoh keteladanan pahlawan kepada siswa baik secara langsung maupun dengan diintegrasikan dengan metode-metode pengajaran yang diterapkan di dalam kelas.
Pengembangan Media Boneka Tangan Pada Tema Lingkungan Kelas II SD Negeri 02 Medayu Kabupaten Pemalang Fakhrudin, Ali; Inayati, Arini Uly
978-602-7561-892
Publisher : Program Studi S3 Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (337.151 KB)

Abstract

Kurangnya kreativitas guru dalam mendesain pembelajaran dikelas membuat siswa menjadi jenuh untuk mengikuti pembelajaran. Untuk mengatasi hal tersebut guru memerlukan media yang dapat menarik perhatian siswa dalam pembelajaran, salah satunya media boneka tangan yang dikembangkan menjadi boneka tangan dengan dua karakter. Media boneka tangan ini digunakan dalam pembelajaran tema lingkungan siswa kelas II Sekolah Dasar. Penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan (Research and Development). Subjek penelitian dalam penelitian ini adalah 29 siswa kelas II SD. Data yang  dikumpulkan dalam penelitian ini adalah data ahli media dan data ahli materi dan data hasil uji coba produk. Instrumen pengumpulan data berupa angket dan soal. Pada validasi pertama diperoleh presentase keseluruhan sebesar 76,25%, pada validasi kedua diperoleh presentase sebesar 95%, pada validasi dengan guru kelas diperoleh presentase keseluruhan sebesar 95%. Hasil ujicoba kelompok kecil 1 siswa diperoleh persentase 73,33%, hasil uji coba kelompok kecil 5 siswa diperoleh persentase 72%, Hasil uji coba kelompok kecil 10 siswa diperoleh persentase 80,67%, dan hasil uji coba pada seluruh siswa diperoleh persentase 82,06%. Rata-rata hasil belajar kognitif siswa sebelum menggunakan media boneka tangan sebesar 55,38 sedangkan rata-rata hasil belajar kognitif siswa sebelum menggunakan media boneka tangan sebesar 82,86. Hal tersebut menunjukkan media boneka tangan layak digunakan sebagai media pembelajaran karena dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Berdasarkan hasil penelitian pengembangan ini, guru dapat mengembangkan media boneka tangan menjadi boneka tangan yang memiliki dua karakter sehingga dapat digunakan dalam pembelajaran bercerita dengan tokoh lebih dari dua karakter.
Sekolah Inklusi Untuk Anak Berkebutuhan Khusus: Tanggapan Terhadap Tantangan Kedepannya Pratiwi, Jamilah Candra
978-602-7561-892
Publisher : Program Studi S3 Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (496.548 KB)

Abstract

Sekolah inklusi merupakan layanan pendidikan yang diberikan untuk anak berkebutuhan khusus dalam memperoleh pendidikan yang layak. kebijakan pemerintah yang tertuang dalam Undang-Undang Nomor 20 tahun 2003 pada pasal 32 dan Permendiknas nomor 70 tahun 2009 yaitu dengan memberikan peluang dan kesempatan kepada anak berkebutuhan khusus untuk memperoleh pendidikan disekolah regular. Di sekolah inklusi memungkinkan anak berkebutuhan khusus belajar bersama dengan anak normal, dan diperlakukan selayaknya anak normal. Hal tersebut menunjukkan dampak positif sekolah inklusi terhadap anak berkebutuhan khusus dari segi psikologis.Berbagai masalah yang timbul setelah lebih dari 10 tahun diimplementasikan dalam praktik pendidikan inklusi menunjukkan adanya tantangan yang menghambat penyelenggaraan pendidikan inklusi di Indonesia. Salah satu faktornya adalah kompetensi guru yang belum mampu menangani anak berkebutuhan khusus di kelas regular. Keberhasilan penyelenggaraan sekolah inklusi bergantung pada kompetensi guru dan kerjasama sekolah dengan pemerintah.
Analisis Pembelajaran Bermain Peran Terhadap Perkembangan Komunikasi Anak Usia 4 – 5 Tahun Di PAUD Melati 1 Tahun Ajaran 2015/2016 Yuliarti, Anik
978-602-7561-892
Publisher : Program Studi S3 Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (404.063 KB)

Abstract

Bermain merupakan salah satu interaksi anak untuk memperoleh pengetahuan, sebab anak memperoleh pengetahuan melalui objek yang disentuh dan aktivitas yang dilakukan. Pembelajaran anak usia dini awalnya menggunakan model klasikal dimana guru lebih berperan aktif dalam proses pembelajaran dan anak hanya sebagai pendengar atau penerima informasi sehingga anak tidak bisa atau kurang mengembangkan daya fikir dan imajinasinya karena anak tidak ada kesempatan atau tidak diberikan kesempatan untuk mengembangkan dirinya sendiri. Namun dengan adanya pembelajaran sentra peran diharapkan pembelajaran ini anak harus memerankan suatu tokoh tertentu dengan tema dan kegiatan yang direncanakan oleh guru. Dengan pembelajaran sentra diharapkan pembelajaran dapat lebih bermakna bagi bagi anak itu sendiri karena anak akan berperan aktif untuk memerankan kegiatan yang akan dilakukan sehingga anak dapat mengembangkan imajinasinya, dan belajar mengendalikan emosi selain itu dengan kegiatan bermain peran anak dapat mengembangkan aspek bahasa dalam komunikasi tentunya. Dimana anak dengan bermain peran akan melakukan komunikasi antara lawan mainnya dengan begitu akan menambah kosa kata yang dimiliki anak dan membantu anak lebih lancar dalam berkomunikasi.
Pengaruh Budaya Sekolah Dan Motivasi Kerja Guru Terhadap Mutu Pendidikan Di SMK N 1 Pabelan Zubaidah, Siti
978-602-7561-892
Publisher : Program Studi S3 Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (466.575 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh budaya organisasi dan motivasi kerja guru terhadap mutu pendidikan di SMK N 1Pabelan.Penelitian dilakukan dengan pendekatan deskriptif kuantitatif; Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode questioner. Sampel yang digunakan adalah semua guru di SD N karanggondang yang berjumlah 30 orang. Analisis data dilakukan dengan perhitungan dari statistik dengan Software SPSS (Statistical Program Smart Solution) Ver.17.0 For Windows. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Budaya sekolah berpengaruh positif terhadap mutu pendidikan sebesar  67,6% kategori sedang, Motivasi kerja guru berpengaruh positif terhadap mutu pendidikan sebesar 100% karegori kuat serta. Budaya sekolah dan motivasi kerja guru secara bersama sama berpengaruh positif terhadap mutu pendidikan.
Analisis Kebutuhan Perkembangan Fisik Motorik Halus Melalui Penerapan Kegiatan Kolase Di Ra Al- Mutsnawiatul Islam Kelompok A Mlarak Ponorogo Tahun Ajaran 2015/2016 Setiyowati, Nur
978-602-7561-892
Publisher : Program Studi S3 Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (417.486 KB)

Abstract

Pedidikan anak usia dini merupakan suatu pembinaan yang diselanggarakan bagi anak sejak lahir sampai dengan enam tahaun. Supaya anak memiliki kesiapan dalam memasuki pendidikan lebih lanjut, dunia pendidikan senantiasa diarahkan pada peningkatan mutu sumber daya manusia terutama anak TK. Anak memerlukan kegiatan yang menyenangkan dalam proses pembelajaran. Bagi anak, bermain merupakan sarana belajar bagi mereka. Bermain merupakan proses mempersiapkan diri untuk memasuki dunia selanjutnya dan merupakan cara untuk mengembangkan berbagai aspek perkembangan anak seperti aspek kognitif, sosial, emosi, dan fisik. Melalui bermain, gerakan motorik anak akan senantiasa terlatih dengan baik. Mengingat kemampuan motorik halus anak sangat penting, maka diperlukan kegiatan yang lebih ditingkatkan lagi, dapat memberikan kesenangan pada anak, memupuk jiwa kreatif serta merupakan dasar bagi keterampilan yang lainnya. Pengembangan fisik motorik salah satunya bertujuan untuk mengembangkan keterampilan motorik halus anak didik dalam berolah tangan. Untuk mengembangkan keterampilan motorik halus, barang bekas seperti kulit telur, koran bekas, majalah lama, pakaian bekas, kardus, kaleng plastik, kemasan, ampas kelapa dan daun kering dapat digunakan untuk menghasilkan bermacam kreasi yang salah satunya dengan menggunakan metode/teknik kolase.Kolase adalah suatu bentuk seni dimana ketul-ketul benda direkatkan ke alas yang permukaanya rata untuk menyampaikan gagasan atau perasaan atau menyusun suatu pengalaman (Carol. 2008:288).
Traditional Word Guess Game Development ”Dor-Doran”As An Integrated Learning Media In The Third Class Of Madiun Islamiyah Islamic Elementary School. Tryanasari, Dewi
978-602-7561-892
Publisher : Program Studi S3 Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (417.232 KB)

Abstract

Elementary school children has three main features such as concrete, integrative, and hierarchycal. Untuk memfasilitasi anak belajar sesuai dengan karakteristiknya, perlu rancangan pembelajaran terpadu dan nyata. To facilitate the students to learn accordance with their characteristics, needs to design an integrated learning and real learning. Di kelas III Madrasah Ibtidaiyah Islamiyah Kota Madiun (MIIKM) pembelajaran terpadu telah diterapkan namun kurang menarik.Siswa MIIKM senang bermain. In the third clasa of Madiun Islamiyah Islamic Elementary School (MIIKM) integrated learning has been applied, but less interesting. The students of MIIKM like playing something. Untuk itu media yang bisa digunakan secara langsung dalam pembelajaran adalah permainan “Dor-doran”.that’s why the media can be used directly in the learning is a game of "Dor-Doran”. Permainan ini bisa memadukan beberapa kompetensi dasar dan menyenangkan bagi siswa.This game can match some basic competence and be fun for students. Berdasarkan uraian tersebut dilakukan penelitian yang bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan pengembangan media pembelajaran terpadu di kelas III MIIKM yang berbasis permainan tebak kata tradisional “Dor-doran”, (2) mendeskripsikan kualitas media permainan tebak kata tradisional “Dor-doran” pada pembelajaran terpadu di kelas III MIIKM, (3) mendeskripsikan implementasi permainan tebak kata tradisional “Dor-doran” sebagai media pembelajaran terpadu di kelas III MIIKM, (4) mendeskripsikan faktor penghambat dan pendukung yang ditemukan pada pembelajaran terpadu di kelas III MIIKM dengan menggunakan media permainan tebak kata tradisional “Dor-doran”. Based on the description is conducted the research aimed at: (1) describe the development of an integrated instructional media in the third class of MIIKM based on the traditional word guess game"Dor-Doran", (2) describe the quality of traditional words guess game "Dor-Doran" at an integrated learning media in the third class of MIIKM, (3) describe the implementation of the traditional word guess game "Dor-Doran" as an integrated learning media in the third class of MIIKM, (4) describe the obstacle and support factor found at integrated learning in the third class of MIIKM using traditional word guess game "Dor-Doran."Prosedur penelitian dilakukan melalui dua tahap, yaitu pengembangan perangkat pembelajaran dan ujicoba perangkat.            Research procedures are carried out in two steps, namely the development of learning  and testing devices. Objek penelitian pengembangan adalah perangkat pembelajaran yang dikembangkan, dan subjek uji coba perangkat pembelajaran adalah sepuluh orang siswa kelas III A dan 30 orang siswa kelas III B MIIKM. The object of development research is a learning devices developed, and the subject of learning device testing is a learning devices developed and the subject of learning device testing is 10 students in III A and 30 students in III B of MIIKM. Learning device is developed to refer in the development model of Dick and Carey.The results of research shows that: (1) the development process is accordance with Dick’s and Carey’s model and produce learning device in terms of content, format and language is good; (2) the quality of traditional guess word game “Dor-Doran” as integrated learning media is good, (3) the implementation of usage device is showed from feasibility of RPP, students respon, teachers activity and students activity is very good  (4) obstacle factor can be handled by teacher while suport factor found is student’s experience with playing device without interacting with friend who become an interesting learning. 

Filter by Year

0000


Filter By Issues
All Issue