Articles
334 Documents
HUBUNGAN PERILAKU PICKY EATER DENGAN STATUS GIZI PADA ANAK PRA SEKOLAH TK ISLAM NURUL IZZAH KECAMATAN UNGARAN BARAT KABUPATEN SEMARANG
Fiki Wijayanti;
Rosalina Rosalina
Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 7, No 2 (Oktober 2018) : Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama
Publisher : STIKES Cendekia Utama Kudus
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (347.357 KB)
|
DOI: 10.31596/jcu.v7i2.262
Anak prasekolah mempunyai kemampuan untuk bergerak aktif karena perkembangan fisik-motoriknya serta koordinasi saraf-sarafnya sudah semakin baik. Anak membutuhkan nutrisi dan asupan yang lebih untuk mengimbangi energi yang keluar. Pada masa anak prasekolah mempunyai kecenderungan mengalami perilaku picky eaters/ memilih makanan. Dampak dari perilaku makan anak tersebut dapat mempengaruhi gizi pada anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan perilaku picky eaters dengan status gizi pada anak prasekolah di TK Islam Nurul Izzah Kecamatan Ungaran Barat Kabupaten Semarang. Penelitian adalah diskriptif korelasi dengan pendekatan cross sectional. Populasi adalah orang tua dan anak yang usia prasekolah sejumlah 207. Teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling didapatkan hasil 99 responden. Analisa data menggunakan chi square. Hasil penelitian sebagian besar anak usia prasekolah tidak mengalami perilaku picky eater sebanyak 53 anak (53,5%). Status gizi lebih banyak adalah normal sebanyak  61 anak (61,6%). Analisis menunjukkan bahwa ada hubungan perilaku picky eaters dengan status gizi anak usia prasekolah di TK Islam Nurul Izzah Kecamatan Ungaran Barat Kabupaten Semarang dengan p value (0,002) < α (0,05).Kata kunci : picky eaters, status gizi, anak dan prasekolah.
PENINGKATAN MEMORI JANGKA PENDEK MELALUI PEMBERIAN TERAPI MUSIK PADA PASIEN STROKE ISKEMIK DI RSUD KUDUS
Renny Wulan Apriliyasari;
Emma Setiyo Wulan;
Noor Faidah
Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 7, No 2 (Oktober 2018) : Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama
Publisher : STIKES Cendekia Utama Kudus
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (358.768 KB)
|
DOI: 10.31596/jcu.v7i2.257
Stroke Iskemik merupakan cedera otak yang disebabkan adanya obstruksi dengan gejala awal gangguan memori jangka pendek. Stimulasi auditori diberikan melalui pemberian terapi musik. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh pemberian terapi musik terhadap memori jangka pendek pada pasien stroke iskemik. Penelitian ini merupakan penelitian quasi eksperiment dengan rancangan pretest-posttest without control group. Pengambilan sampel menggunakan metode consecutive sampling. Sampel yang digunakan sebanyak 34 responden. Hasil penelitian ini dinyatakan bahwa ada perbedaan yang signifikan memori jangka pendek sebelum dan sesudah diberikan terapi musik, dengan p value 0,000 (α =0,05). Pada penelitian ini direkomendasikan bahwa penerapan terapi musik efektif digunakan sebagai stimulasi auditori pada pasien stroke iskemik. Kata Kunci: Memori Jangka Pendek, Stroke Iskemik, Terapi Musik
KECANDUAN MEDIA SOSIAL TERHADAP MOTIVASI BELAJAR PADA REMAJA DI SMA MUHAMMADIYAH 1 SEMARANG KECAMATAN CANDISARI KOTA SEMARANG
Sinta Ayu Bhakti Pertiwi;
Eni Hidayati
Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 7, No 2 (Oktober 2018) : Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama
Publisher : STIKES Cendekia Utama Kudus
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (370.709 KB)
|
DOI: 10.31596/jcu.v7i2.263
Penggunaan media sosial yang berlebihan pada remaja dapat membuat kecanduan sehingga sibuk dengan dirinya sendiri tidak peduli dengan lingkungan sekitarnya bahkan dapat mempengaruhi motivasi belajarnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kecanduan media sosial terhadap motivasi belajar pada remaja di SMA Muhammadiyah 1 Semarang Kecamatan Candisari Kabupaten Semarang. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan croos sectional. Teknik sampel dalam penelitian ini menggunakan random sampling dengan jumlah responden 131 responden. Hasil penelitian menunjukkan kecanduan media sosial dalam kategori kurang 100% sedangkan motivasi belajar menunjukkan kategori kurang 1,5%, cukup 5,3% dan baik 93,1%. Berdasarkan hasil uji statistik rank spearman diperoleh p value sebesar 0,000 sehingga dapat disimpulkan bahwa ada hubungan kecanduan media sosial terhadap motivasi belajar di SMA Muhammadiyah 1 Semarang. Saran pada penelitian ini diharapkan bagi sekolah pada mata pelajaran BK untuk mensosialisasikan tentang bahaya kecanduan media sosial supaya belajarnya tidak terganggu. Kata kunci: remaja, kecanduan media sosial, motivasi belajar
HUBUNGAN DURASI PAJANAN PM 10 DENGAN KAPASITAS VITAL PAKSA PARU SATPAM DAN PETUGAS PARKIR DI KAMPUS X KOTA YOGYAKARTA
Musfirah Musfirah;
Ahmad Faizal Rangkuti
Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 7, No 2 (Oktober 2018) : Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama
Publisher : STIKES Cendekia Utama Kudus
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (388.066 KB)
|
DOI: 10.31596/jcu.v7i2.258
Aktivitas kendaraan bermotor pada fasilitas pendidikan berkontribusi terhadap menurunnya kualitas udara. Particulate matter (PM) 10 di Asia Tenggara menurut data WHO Tahun 2016 sebesar 55% pada 5 tahun terakhir dan menyebabkan gangguan kesehatan paru. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan durasi pajanan PM 10 dengan kapasitas vital paksa paru satpam dan petugas parkir di Universitas X kota Yogyakarta. Jenis penelitian ini adalah penelitian observasioanal analitikdengan rancangan cross-sectional. Sampel pada penelitian ini adalah satpam dan petugas parkir sebanyak 32 responden dengan kriteria bersedia menjadi responden penelitian dan teknik purposive sampling. Lokasi penelitian yaitu Universitas X di Kota Yogyakarta dan dilaksanakan pada tahun 2018 menggunakan instrumen kuesioner dan spirometri. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariate dengan menggunakan uji Fisher Exact untuk mengetahui hubungan antara durasi pajanan PM 10 dengan kapasitas vital paksa paru. Hasil uji Fisher exact diperoleh nilai p = 0,654 (P > 0,05), artinya tidak terdapat hubungan yang bermakna antara durasi pajanan PM 10 dan kapasitas vital paksa paru. Responden sebagian besar memiliki nilai kapasitas vital paksa paru berada pada kategori tidak normal dengan durasi pajanan PM 10 > 5 tahun sebesar 37,5%. Dengan demikian, perlu upaya konkrit dari pihak universitas dalam pengendalian pencemaran udara yang berbasis eco-green.  Kata kunci : Petugas Parkir, Paparan, Partikulat udara, Paru,Satpam
EFEK MOTIVASI INSPIRASI TERHADAP FAMILY EMPOWERMENT DALAM PELAYANAN DI RUANG ICU : (A literatur review)
Devi Nurmalia;
Muhamad Makmun
Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 7, No 2 (Oktober 2018) : Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama
Publisher : STIKES Cendekia Utama Kudus
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (350.837 KB)
|
DOI: 10.31596/jcu.v7i2.264
Sistem perawatan di ICU memberikan dampak stress bagi pasien dan keluarganya. Upaya yang dapat dikembangkan untuk meminimalkan dampak tersebut yaitu dengan mengaplikasikan Family Empowerment. Perawat mempunyai peran yang sangat penting untuk meminimalkan dampak stress tersebut. Perawat dengan kepemimpinan transformasional : motivasi inspirasi dengan mengikutkan (memberdayakan) keluarga dalam perencanaan keperawatan, menjalin komunikasi serta melibatkan keluarga dalam tindakan keperawatan, sehingga dampak stress bagi pasien dan keluarga dengan Family Empowerment dapat diturunkan. Mengetahui gambaran efek kepemimpinan transformational : motivasi inspirasi terhadap Family Empowerment dalam pelayanan di ruang ICU. Metode yang digunakan dalam penulisan ini yaitu studi literatur. Penulis melakukan analisis dan sintesis untuk mendeskripsikan efek kepemimpinan transformational : motivasi inspirasi terhadap Family Empowerment dalam pelayanan di ruang ICU. Sumber pustaka yang digunakan pencarian artikel ditemukan 14 artikel , setelah dilakukan analisis dan sintesa tinggal 11 artikel yang mempunyai keterkaitan. Penyusunan literature review menggunakan artikel / jurnal dengan proses pencarian artikel melalui Google Scholar jumlah 2 jurnal, Science Direct 4 jurnal, PubMed 5 jurnal. Ada pengaruh kepemimpinan transformasional : motivasi inspirasi dengan mengikutkan (memberdayakan) keluarga dalam perencanaan keperawatan, menjalin komunikasi serta melibatkan keluarga dalam tindakan keperawatan. Diberdayakannya keluarga dalam pelayanan keperawatan ( untuk memijit, membelai ) serta keluarga diminta untuk mengunjungi pasien dua kali sehari selama 3 hari berturut-turut, maka stress keluarga akan menurun karena keluarga dapat secara langsung mengetahui pelayanan yang diberikan terhadap keluarga yang sakit sesuai harapan. Pelaksanaan Family Empowerment masih ada hambatan yg terjadi yaitu kurangnya pengetahuan petugas mengenai Family Empowerment. Ada pengaruh yang positif antara kepemimpinan transformasional: motivasi inspirasi terhadap family empowerment, dengan family empowerment tingkat stress keluarga akan menurun. Pelaksanaan family empowerment masih ada beberapa kekurangan yang harus dicarikan solusi. Kata Kunci : ICU, Kepemimpinan Transformasional, Family Empowerment
STIMULASI KUTANEUS LEBIH EFEKTIF MENURUNKAN NYERI DISMENORE PADA REMAJA DIBANDINGKAN DENGAN KUNYIT ASAM
Natalia Devi Oktarina;
Suwanti Suwanti;
M. Imron Rosyidi
Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 7, No 2 (Oktober 2018) : Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama
Publisher : STIKES Cendekia Utama Kudus
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (334.717 KB)
|
DOI: 10.31596/jcu.v7i2.259
Nyeri dismenore adalah nyeri di daerah panggul akibat menstruasi dan produksi zat prostaglandin yang membuat dinding rahim berkontraksi dan pembuluh darah sekitarnya terjepit (kontriksi) yang menimbulkan iskemi jaringan. Penanganan nyeri dismenore dapat dilakukan dengan nonfarmakologis diantaranya dengan pemberian minuman kunyit asam dan stimulasi kutaneus. Penelitian ini untuk mengetahui perbedaan efektivitas pemberian kunyit asam yang baisa dikonsumsi remaja dengan pemberian stimulasi kutaneusterhadap penurunan intensitas nyeri dismenore pada siswi remaja putri. Penelitian ini menggunakan desain penelitian quasy eksperiment dengan rancangan pretest-posttest with control group design. Pengambilan sampel dengan cara purposive sampling. Besarnya sampel adalah 40 remaja di Desa Candirejo Kabupaten Semarang. Instrumen penelitiannya berupa lembar observasi nyeri Numerical Rating Scale. Analisis data menggunakan uji statistik t-test independent. Hasil penelitian melalui uji statistik t-test independent menunjukkan nilai p-value 0,002 yang artinya ada perbedaan efektivitas pemberian kunyit asam dan stimulasi kutaneus terhadap penurunan intensitas nyeri haid dengan rata-rata penurunan skala nyeri lebih tinggi pada stimulasi kutaneus. Kesimpulannya adalah stimulasi kutaneus lebih efektif menurunkan skala nyeri dismenore pada remaja putri.Berdasarkan dari hasil penelitian yang dilakukan diharapkan intervensi stimulasi kutaneus dapat diterapkan dan diaplikasikan sebagai intervensi baru bagi remaja ataupun masyarakat untuk mengatasi dismenore. Kata kunci     : nyeri dismenore, kunyit asam, stimulasi kutaneus
HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN EFIKASI DIRI PASIEN GAGAL GINJAL KRONIK YANG MENJALANI HEMODIALISA DI RSUD KABUPATEN SEMARANG
Liya Novitasari;
Abdul Wakhid
Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 7, No 2 (Oktober 2018) : Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama
Publisher : STIKES Cendekia Utama Kudus
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (379.145 KB)
|
DOI: 10.31596/jcu.v7i2.260
Prevalensi gagal ginjal kronik di Indonesia cukup tinggi, sekitar tahun 2013 terdapat 99.810 pasien. Pasien harus patuh menjalani hemodialisa yang ditentukan dengan efikasi diri tinggi. Dengan dukungan keluarga yang memberikan bimbingan, nasehat, saran dapat meningkatkan kepercayaan diri pasien sehingga menyebabkan pasien lebih percaya diri untuk sembuh.Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis Hubungan Dukungan keluarga dengan Efikasi diri pasien Gagal Ginjal Kronik yang menjalani Hemodialisa di RSUD Kabupaten Semarang. Desain penelitian ini adalah Cross sectional. Jumlah sampel sebanyak 70 responden dengan teknik purposive sampling dengan kriteria inklusi responden kooperatif, tinggal serumah dengan keluarga, responden yang menjalani hemodialisa. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini antara lain instrumen dukungan keluarga, Instrumen efikasi diri menggunakan general self-efficacy scale yang terdiri dari aspek magnitude, generality, dan strength mencakup 20 pertanyaan. Analisis data menggunakan uji Kolmogorov Smirnov. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dukungan keluarga sebagian besar dalam kategori baik sejumlah 32 (45,7%), efikasi diri pasien GGK sebagian besar adalah sedang sejumlah 37 orang (52,9%). Kesimpulan terdapat hubungan dukungan keluarga dengan efikasi diri pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisa di RSUD Kabupaten Semarang dengan nilai  p-value sebesar 0,000<0,05. Pasien GGK disarankan untuk mendapatkan dukungan dari keluarga agar efikasi diri pasien meningkat.  Kata Kunci : Dukungan keluarga, efikasi diri, pasien gagal ginjal kronik
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW PADA MATA AJAR KEPERAWATAN KOMUNITAS UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MAHASISWA
Anita Dyah Listyarini;
Sri Nyumirah
Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 7, No 2 (Oktober 2018) : Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama
Publisher : STIKES Cendekia Utama Kudus
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (369.448 KB)
|
DOI: 10.31596/jcu.v7i2.255
Model pembelajaran mata ajar keperawatan komunitas semester 6 mahasiswa keperawatan Stikes Cendekia Utama Kudus menggunakan model pembelajaran konvensional, proses pembelajaran berpusat pada pengajar mengakibatkan proses pembelajaran tidak menyenangkan, membosankan dan kurang memotivasi mahasiswa untuk belajar. Model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw yang melibatkan mahasiswa dalam proses belajar dengan tehnik berkolaborasi untuk mencapai tujuan bersama. Penerapann metode Jigsaw mahasiswa berperan aktif, berpartisipasi dalam proses pembelajaran. Penerapan metode jigsaw dapat menjadi masukan dalam pengembangan kurikulum pembelajaran keperawatan komunitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatiftipe jigsaw pada mata ajar keperawatan komunitas untuk meningkatkan hasil belajar mahasiswa. Penelitian menggunakan metode quasy eksperimental design dimana peneliti memberikan perlakuan pada kelompok intervensi dan terdapat kelompok pembanding (comparison). Desain penelitian mengujicobakan model pembelajaran kooperatif jigsaw pada kelompok intervensi dan model pembelajaran konvensional pada kelompok kontrol. Analisa bivariate menggunakan Uji Mann Withney-U maka didapatkan hasil Z Score sebesar 2.025 dengan Asymp Sig.2 tailed sebesar 0.000 <0,05 maka Ho ditolak dan Ha diterima, sehingga dapat dikatakan bahwa ada perbedaan kelompok perlakuan dan kelompok kontrol. Kesimpulan pengaruh metode pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw untuk meningkatkan hasil belajar pada mata ajar keperawatan komunitas bagi mahasiswa semester 6 Stikes Cendekia Utama Kudus. Kata kunci : Metode Jigsaw, Mata Ajar Keperawatan Komunitas, Hasil Belajar
HUBUNGAN INTERAKSI TEMAN SEBAYA DENGAN PERILAKU SEKS PRA NIKAH PADA REMAJA DI SMK NEGERI 1 BAWEN KAB. SEMARANG
Rian Elfina;
Zumrotul Choiriyyah;
M. Imron Rosyidi
Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 7, No 2 (Oktober 2018) : Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama
Publisher : STIKES Cendekia Utama Kudus
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (397.878 KB)
|
DOI: 10.31596/jcu.v7i2.261
Perilaku seksual remaja merupakan tindakan yang dilakukan oleh remaja berhubungan dengan dorongan seksual yang datang baik dari dalam dirinya maupun dari luar dirinya. Perubahan perilaku seksual mengakibatkan komplikasi dalam bentuk kehamiln yang tidak diinginkan atau belum diinginkan, penyebaran penyakit pasangan infertilitas dan kehamilan ektopik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan interkasi teman sebaya dengan perilaku seks pada remaja di SMK Negeri 1 Bawen Kabupaten Semarang. Desain penelitian ini deskriptif korelational dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian ini adalah remaja di SMK Negeri 1 Bawen Kabupaten Semarang, dengan sample sebanyak 92 orang menggunakan teknik simple random sampling. Alat pengambilan data menggunakan kuesioner. Analisis data yang digunakan distribusi frekuensi dan uji chi square. Hasil penelitian menunjukkan interaksi teman sebaya pada remaja sebagian besar kategori positif (51,1%), perilaku seks pada remaja sebagian besar kategori berat (67,4%). Tidak ada hubungan interaksi teman sebaya dengan perilaku seks pranikah pada remaja di SMK Negeri 1 Bawen, dengan Ï value 0,764. Sebaiknya remaja di SMK Negeri 1 Bawen Kabupaten Semarang meningkatkan pengetahuan tentang perilaku seks atau kesehatan reproduksi sehingga dapat mencegah terjadinya seks sebelum menikah ataupun encegah penyakit menular seksual. Kata kunci : interaksi teman sebaya, perilaku seks pranikah, remaja
PENGARUH TERAPI SEFT (SPIRITUAL EMOTIONAL FREEDOM TECHNIQUE) TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA PENDERITA HIPERTENSI DI WILAHAH PUSKESMAS TAHUNAN
Sholihul Huda;
Galia Wardha Alvita
Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 7, No 2 (Oktober 2018) : Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama
Publisher : STIKES Cendekia Utama Kudus
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (426.968 KB)
|
DOI: 10.31596/jcu.v7i2.256
Hipertensi merupakan penyakit tidak menular yang menjadi masalah kesehatan umum di berbagai Negara. Di Indonesia, hipertensi menempati urutan kelima penyebab kematian. Manajemen perawatan diri merupakan penatalaksanaan yang tepat untuk mencegah komplikasi Hipertensi. Terapi SEFT (spiritual emotional freedom technique) salah satu penatalaksaan non-farmakologi yang membantu mengontrol tekanan darah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh terapi SEFT terhadap penurunan tekanan darah pada penderita hipertensi. Desain penelitian yang digunakan peneliti adalah Quasy Eksperimen dengan rancangan pre-post test with control group. Penelitian ini menggunakan sampel sebanyak 33 responden dibagi menjadi: 13 kelompok intervensi dan 20 kelompok kontrol. Teknik sampling yang digunakan aadalah Purposive sampling. Hasil analisis menggunakan Paired t-test pada kelompok intervensi menunjukkan nilai p-value tekanan darah sistol 0,000 (p-value <0,05) dan nilai p-value tekanan darah diastol 0,022 (p-value <0,05). Maka dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh terapi SEFT terhadap penurunan tekanan darah pada penderita hipertensi. Sedangkan hasil analisis menggunakan Paired t-test pada kelompok kontrol didapatkan nilai p-value tekanan darah sistol 0,881 dan nilai p-value tekanan darah diastol 0,814 (p-value > 0,05). Sehingga dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat pengaruh SEFT pada kelompok kontrol. Penelitian ini memberikan informasi umum yang berkaitan dengan penatalaksanaan hipertensi dengan menggunakan terapi SEFT yang efektif dalam mengontrol tekanan darah pada penderita hipertensi. Selain itu, temuan dari penelitian ini diharapkan bisa memberikan saran bagi penyedia layanan kesehatan setempat supaya dapat melaksanakan program manajemen perawatan diri, meningkatkan kesehatan, dan mencegah komplikasi hipertensi secara terpadu dan efektif. Kata Kunci: SEFT, Hipertensi, tekanan darah