cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. kudus,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat CENDEKIA UTAMA
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat "Cendekia Utama" merupakan jurnal ilmiah dalam bidang Ilmu Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat yang diterbitkan oleh STIKES Cendekia Utama Kudus secara berkala dua kali dalam satu tahun. ISSN : 2252-8865
Arjuna Subject : -
Articles 334 Documents
THE RELATIONSHIP BETWEEN STRESS LEVEL AND SOCIAL ENVIRONMENT WITH SMOKING BEHAVIOR IN ADOLESCENTS AT SMPN 44 SURABAYA Wahyuni, Intan Tri; Widayanti, Dini Mei; Mayasari, Ayu Citra
Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 13, No 3 (2024): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama
Publisher : STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jcu.v13i3.2438

Abstract

ABSTRACT Teenagers have a high enough curiosity because it makes teenagers try everything they have never experienced. During this period, adolescents experience changes both physically, psychologically, and socially. The age of smokers is getting younger because smokers believe that cigarettes have a calming function when they are anxious and stressed. The research objective was to analyze the relationship between stress levels and the social environment with smoking behavior in adolescents.The research design used a cross sectional method. Total population is 235 people and probability sampling technique with stratified random sampling approach. The variables of this study are the level of stress and the social environment with smoking behavior using a questionnaire that has been tested for validity and reliability. Data were analyzed with Spearman's rho test and chi square test.Spearman Rho statistical test results obtained a significance value of 0.003. The significance value is less than 0.005. This means that stress levels are related to smoking behavior in adolescents at SMPN 44 Surabaya. The Chi-Square statistical test results obtained a significance value of 0.000. The significance value is less than 0.005. This means that the social environment is related to smoking behavior in adolescents at SMPN 44 Surabaya.For adolescent smokers, it is hoped that they will change their smoking habits with more positive activities. For teenagers who do not smoke, it is hoped that they will stay away from cigarettes and invite people around them to reduce and even avoid smoking. Keywords: Smoking behavior, social environment, stress level and adolescents.
PENERAPAN TELEMEDICINE DI FASILITAS KESEHATAN TINGKAT PERTAMA (FKTP) INDONESIA : LITERATURE REVIEW Lailfasha, Fafirra; Misnaniarti, Misnaniarti; Syakurah, Rizma Adlia
Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 14, No 1 (2025): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama
Publisher : STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jcu.v14i1.2896

Abstract

Telemedicine merupakan bentuk pelayanan kesehatan promotif, preventif, kuratif dan rehabilitatif dengan menggunakan teknologi informasi dan komunikasi yang bertujuan untuk memajukan kesehatan individu dan komunitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kelebihan, kekurangan, tantangan serta peluang layanan telemedicine di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) di Indonesia. Metode penelitian ini adalah tinjauan literatur yang mengumpulkan artikel dari mesin pencarian jurnal yakni Google Scholar dalam 5 tahun terakhir. Terdapat 12 artikel yang telah memenuhi kriteria inklusi dan ditinjau dalam penelitian ini. Aspek pelayanan telemedicine dilihat dalam pengetahuan, sikap dan niat pasien dalam menggunakan telemedicine, kepuasan pelayanan, kepercayaan penggunaan, dan penggunaan telemedicine oleh tenaga medis. Tantangan penerapan telemedicine seperti keterbatasan stabilitas jaringan internet, perlunya waktu untuk menggunakan aplikasi serta jaminan keamanan data perlu diperhatikan agar telemedicine dapat menjadi solusi strategis untuk memperkuat layanan kesehatan di tingkat pertama.
PERBEDAAN PIJAT REFLEKSI KAKI DAN RELAKSASI NAFAS DALAM TERHADAP TINGKAT KECEMASAN PADA PENDERITA HIPERTENSI Retnaningsih, Dwi; Dody, Asep; Prihati, Dyah Restuning
Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 14, No 1 (2025): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama
Publisher : STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jcu.v14i1.1981

Abstract

Latar belakang: komplikasi dari hipertensi juga merupakan faktor yang menyebabkan kecemasan pada pasien. Upaya yang dapat dilakukan yaitu menggunakan terapi farmakologi dan non farmakolgi. Terapi farmakologi menggunakan obat-obatan sedangkan terapi non farmakologi tanpa obat-obatan seperti relaksasi nafas dalam maupun pijat refleksi kaki. Tujuan: menganalisis perbedaan pijat refleksi kaki dan relaksasi nafas dalam terhadap tingkat kecemasan pada penderita hipertensi. Metode: Desain rancangan yang digunakan adalah two group pretest posttest without control group design. Sampel dalam penelitian pada masing-masing kelompok 17 responden untuk kelompok relaksasi nafas dalam dan 17 responden untuk kelompok pijat refleksi. Teknik dalam pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah purposive random sampling. Penelitian dilakukan di RSUD Kemayoran. Analisis yang digunakan adalah Man Whitney. Hasil: tingkat kecemasan sebelum intervensi relaksasi nafas dalam dengan rata-rata 15,53 dan sesudah intervensi dengan rata-rata 11,47. Tingkat kecemasan sebelum intervensi pijat kaki refleksi dengan rata-rata 16,06 dan sesudah intervensi dengan rata-rata 8,76. Kesimpulan: ada perbedaan pijat refleksi kaki dan relaksasi nafas dalam terhadap tingkat kecemasan pada penderita hipertensi dengan p value sebesar 0,028.
EFEKTIVITAS PRENATAL GENTLE YOGA POSE TERHADAP KETIDAKNYAMANAN KEHAMILAN TRIMESTER PERTAMA Andriani, Ratna Ariesta Dwi; Mardiyanti, Ika; Handayani, Nanik; Anggasari, Yasi
Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 13, No 3 (2024): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama
Publisher : STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jcu.v13i3.2439

Abstract

ABSTRAK Dalam setiap proses kehamilan terjadi perubahan fisik, psikis dan sosial. Seorang wanita dewasa yang mengalami kehamilan dituntut untuk siap secara fisik dan secara mental (psikologis), karena dengan perubahan selam kehamilan dapat mempengaruhi stabilitas emosi ibu yang berujung pada stress. Adaptasi baik secara fisik maupun psikologi sangat diperlukan dalam menghadapi proses perubahan sistem pada tubuh ibu selama kehamilan. Dengan adanya perubahan tersebut banyak ibu hamil akan mengalami ketidaknyamanan, sehingga perlu diberikan suatu pencegahan dan perawatan. Terdapat beberapa tindakan yang dapat dilakukan selama hamil dalam upaya menjaga kondisi ibu dan janin tetap sehat serta lancar saat proses persalinan. Beberapa tindakan tersebut diantaranya adalah jalan pagi, bersepeda statis, aerobic, senam air, menari, dan yoga. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis apakah prenatal gentle yoga pose efektif dalam mengatasi ketidaknyamanan kehamilan trimester pertama. Desain penelitian menggunakan Quasi Eksperimental. Populasi dan sampel adalah ibu hamil trimester pertama yang mengalami ketidaknyamanan kehamilan yang diberikan perlakuan yaitu prenatal gentle yoga pose Variabel independen penelitian ini adalah prenatal gentle yoga pose dan variabel dependen adalah ketidaknyamanan kehamilan trimester pertama yang diukur menggunakan lembar observasi. Analisa data menggunakan uji Wilcoxon. Hasil penelitian menyatakan nilai Pvalue yaitu 0,000 < 0,05 ini artinya prenatal gentle yoga pose efektiv dalam mengurangi ketidaknyamanan kehamilan trimester pertama. Kata Kunci: Prenatal Gentle Yoga; Ketidaknyamanan; Kehamilan
PENERAPAN MOBILISASI DINI PADA PASIEN POST SECTIO CAESAREA UNTUK MEMPERCEPAT PEMULIHAN DAN KUALITAS HIDUP IBU POST PARTUM Bakhtiar, Alif; Ambarwati, Winarsih Nur
Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 14, No 1 (2025): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama
Publisher : STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jcu.v14i1.2899

Abstract

Latar Belakang: Sectio caesarea (SC) merupakan salah satu metode persalinan operatif yang dapat mempengaruhi kemampuan mobilisasi dan kualitas hidup ibu post partum. Hal ini karena nyeri mengakibatkan terbatasnya mobilitas fisik dan keterbatasan gerak pascaoperasi dapat mempengaruhi kesejahteraan ibu paska melahirkan secara operasi. Mobilisasi dini menjadi intervensi keperawatan penting yang dapat memberikan banyak manfaat kepada ibu namun intervensi ini tidak selalu diterapkan ditatanan praktik.Tujuan: Penelitian ini bertujuan melaporkan penerapan mobilisasi dini pada pasien post-sectio caesarea dan mengevaluasi manfaat yang diperoleh oleh ibu.Metode: Desain penelitian menggunakan studi kasus pada dua pasien post-SC dengan intervensi diberikan mulai rentang waktu 4–6 jam pascaoperasi. . Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, serta studi dokumentasi, kemudian dianalisis sesuai tahapan proses keperawatan. Hasil pengakajian menunjukkan bahwa kedua pasien mengalami keterbatasan gerak akibat nyeri insisi, dengan intensitas nyeri rata-rata skala 6–7. Intervensi mobilisasi dini dilakukan bertahap, mulai dari latihan gerakan ekstremitas enam jam pascaoperasi, perubahan posisi miring, duduk setengah tegak, hingga latihan berjalan pada hari ketiga.Hasil: Evaluasi memperlihatkan adanya peningkatan kekuatan otot, pergerakan ekstremitas lebih baik, penurunan nyeri, serta kemampuan pasien melakukan aktivitas sederhana seperti berjalan, duduk, dan menggendong bayi secara mandiri.Kesimpulan: mobilisasi dini dapat direkomendasikan sebagai intervensi utama dalam keperawatan maternitas untuk mempercepat pemulihan dan meningkatkan kualitas hidup ibu pascaoperasi.Kata Kunci: sectio caesarea, gangguan mobilitas fisik, mobilisasi diniABSTRACT Background: Caesarean section (CS) is one of the operative delivery methods that can affect the mother's mobility and quality of life after giving birth. This is because pain limits physical mobility, and limited movement after surgery can affect the well-being of mothers after giving birth by caesarean section. Early mobilisation is an important nursing intervention that can provide many benefits to mothers, but this intervention is not always implemented in practice.Objectives: This study aims to report the application of early mobilisation in post-caesarean section patients and evaluate the benefits gained by mothers.Methods: The research design used case studies on two post-SC patients with interventions given within 4–6 hours post-surgery. Data were collected through interviews, observations, physical examinations, and documentation studies, then analysed according to the stages of the nursing process. The results showed that both patients experienced limited movement due to incision pain, with an average pain intensity of 6–7 on the scale. Early mobilisation interventions were carried out in stages, starting with limb movement exercises six hours after surgery, changing to a side-lying position, sitting upright, and walking exercises on the third day.Results: The evaluation showed an increase in muscle strength, improved limb movement, reduced pain, and the patient's ability to perform simple activities such as walking, sitting, and carrying a baby independently.Conclusion: Early mobilisation may be recommended as a primary intervention in maternity care to accelerate recovery and improve the quality of life of mothers after surgery.Keywords: : Caesarean section, physical mobility impairment, early mobilisation
LITERATURE REVIEW: FAKTOR PENGHAMBAT PELAKSANAAN PROGRAM PELAYANAN KESEHATAN PEDULI REMAJA (PKPR) DI PUSKESMAS Putri, Jelita Brilian Bre Rai; Adriansyah, Agus Aan
Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 13, No 3 (2024): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama
Publisher : STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jcu.v13i3.1229

Abstract

Saat ini banyak remaja berperilaku berisiko, seperti minum alkohol, pengguna NAPZA, melakukan hubungan seks pra-nikah, merokok dan sebagainya. Salah satu upaya yang dilakukan oleh Kementrian Kesehatan RI yaitu Program Pelayanan Kesehatan Peduli Remaja (PKPR) berbasis di Puskesmas. Akan tetapi, pelaksanaan PKPR masih 62,08% yang berarti masih ada Puskesmas yang belum menyelengarakan PKPR. Literature Review ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor Penghambat dalam Pelaksanaan Program PKPR di Puskesmas.Penelitian ini adalah Literatur Review. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini berasal dari Google Schoolar dari tahun 2015-2022. Kata kunci yang digunakan yaitu program pelayanan kesehatan peduli remaja, implementasi, penghambat, gambaran, PKPR, Puskesmas. Setelah dilakukan screening didapatkan 17 artikel yang sesuai. Selanjutnya analisis data dilakukan sesuai dengan faktor penghambat dalam Pelaksanaan PKPR di Puskesmas.Hasil review didapatkan informasi berdasarkan SDM bahwa SDM kurangtidak ada pelatihan petugas, dan petugas banyak merangkap jabatan. Berdasarkan dana, diinformasikan ada kurangnya dana dalam pelaksanaan program PKPR. Berdasarkan fasilitas kesehatan, diketahui tidak ada ruang khusus dalam pelaksanaan konseling di Puskesmas, tidak adaalat peraga, poster, leafleat. Berdasarkan komunikasi, diketahui kurangnya komunikasi kepada sesama petugas pemegang program PKPR, kurangnya komunikasi dan informasi kepada remaja. Berdasarkan jejaring, diketahui kurangnya jejaring yang dilibatkan dalam pelaksanaan program. Berdasarkan struktur birokrasi, dinyatakan tidak ada SOP, waktu buka konsling tidak tepat, tidak ada struktur organisasi dan pembagian tupoksi yang jelas. Berdasarkan konselor, diketahui kurangnya pelatihan dan konselor bingung dengan peran dan fungsinya.Kesimpulan dalam Literatur Review ini yaitu belum optimalnya pelaksanaan PKPR di Puskesmas. Saran yang diberikan untuk peneliti selanjutnya yaitu meneliti dari sudut pandang remaja sebagai sasaran Program PKPR. 
ANALISIS ASUHAN KEPERAWATAN MELALUI INTERVENSI RELAKSASI BENSON UNTUK MENURUNKAN SKALA NYERI DENGAN DIAGNOSA MEDIS POST APENDIKTOMI DIRUANG OK RSUD PASAR MINGGU Wowor, Tommy Jemmy Fransiscus; Rahmah, Wafika
Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 14, No 1 (2025): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama
Publisher : STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jcu.v14i1.1992

Abstract

Apendisitis adalah suatu peradangan pada apendiks vermiformis atau biasa disebut dengan peradangan pada usus buntu. World Health Organization (WHO) menyebutkan bahwa insiden apendisitis di Asia dan Afrika pada tahun 2020 berjumlah 4,8% dan 2,6% penduduk dari total populasi. Salah satu pengobatan alternatif apendisitis dalam menurunkan nyeri menggunakan terapi relaksasi benson yang bertujuan untuk menyembuhkan sistem tubuh dan membuat penderita menjadi rileks. Tujuan dari penelitian ini adalah melakukan analisa asuhan keperawatan melalui intervensi Relaksasi Benson Dengan Diagnosa Medis Post Apendiktomi diruang Ok Rsud Pasar Minggu. Hasil dari intervensi kedua pada kedua pasien mengenai diagnosa keperawatan utama yaitu manajemen nyeri dengan pemberian terapi non farmakologi relaksasi benson  didapatkan hasil penurunan skala nyeri meskipun belum terjadi penurunan yang signifikan tetapi keluhan nyeri, frekuensi nadi cepat dan meringis menurun. Kesimpulan dari penelitian ini adalah relaksasi benson dilakukan sebagai penanganan awal yang dapat menurunkan intensitas nyeri sehingga diharapkan dapat mengaplikasikan kepada keluarga dan petugas pelayanan kesehatan.
PENGARUH PELATIHAN BANTUAN HIDUP DASAR (BHD) TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN DAN KETERAMPILAN PADA MASYARAKAT RW 12 KELURAHAN PEBATUAN Putri, Tengku Isni Yuli Lestari
Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 13, No 3 (2024): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama
Publisher : STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jcu.v13i3.2440

Abstract

AbstrakKejadian gawat darurat, seperti henti jantung di luar rumah sakit, dapat terjadi tiba-tiba bahkan di desa, dan masyarakat awam seringkali menjadi yang pertama menghadapi situasi tersebut. Tanpa pelatihan, mereka mungkin kesulitan memberikan respons yang cepat dan tepat. Oleh karena itu, penting bagi masyarakat untuk memiliki pengetahuan dan keterampilan dalam tindakan penyelamatan dasar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Pelatiahan Bantuan Hidup Dasar (BHD) Terhadap Pengetahuan dan Keterampilan Pada Masyarakat RW 12 Kelurhan Pebatuan. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan rancangan quasy-experiment. Populasi penelitian ini seluruh masyarakat RW 12  dengan metode total sampling purposive sampling di dapatkan sampelsebanyak 60 responden. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Sebelum pelatihan, rata-rata pengetahuan adalah 58,9 dengan nilai min-max 60-73, yang meningkat menjadi 65,3 dengan nilai min-max 47-87 setelah pelatihan. Demikian pula, keterampilan meningkat dari rata-rata 62,7 dengan nilai min-max 50-71 menjadi 74,3 dengan nilai min-max 57-86. Hasil uji statistik menunjukkan nilai p-value = 0,000 (Pvalue> 0.05), yang berarti ada Pengaruh Pelatiahan Bantuan Hidup Dasar (BHD) Terhadap pengetahuan dan Keterampilan Pada Masyarakat RW 12 Kelurhan Pebatuan. Pelatihan Bantuan Hidup Dasar efektif untuk pembelajaran, karena bergantian. Hal ini memungkinkan perubahan yang signifikan dalam pengetahuan dan keterampilan mereka dalam Bantuan Hidup Dasar.Kata kunci : Bantuan Hidup Dasar, Tingkat Pengetahuan, BHD
ANALISIS KESEHATAN DAN KESELAMATAN LINGKUNGAN KERJA DAN PENGGUNAAN APD PADA PEKERJA DEPO LOKOMOTIF DAN KERETA DI PT KERETA API INDONESIA DIVISI REGIONAL I SUMATERA UTARA Hasanah, Annisa; Mardiyah, Atika; Armita, Dwi Ajeng; Mawaddah, Mawaddah; Hana, Nabila; Purnama, Tri Bayu
Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 13, No 3 (2024): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama
Publisher : STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jcu.v13i3.2435

Abstract

ABSTRAK PT. Kereta Api Indonesia merupakan satu-satunya perusahaan di Indonesia yang bergerak dibidang jasa pelayanan transportasi darat, yakni dimana proses operasinya hanya memfokuskan dalam dua bidang sektor yaitu, transportasi kereta api pengiriman barang dan transportasi kereta api umum penumpang. Untuk mewujudkan kebijakan keselamatan tersebut maka seluruh anggota Direksi PT Kereta Api Indonesia Persero berkomitmen untuk menjadikan keselamatan sebagai budaya dalam seluruh proses bisnis perusahaan dalam upaya mencegah terjadinya kecelakaan operasional kereta api dan penyakit akibat kerja, kemudian mencegah terjadinya pencemaran lingkungan dan melakukan mitigasi adaptasi perubahan iklim dengan cara menjamin penggunaan sumber daya yang berkelanjutan. Tujuan penelitian ini bertujuan untuk memecahkan masalah lingkungan kerja dan penggunaan APD pada pekerja. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif yang dirancang untuk mengambarkan secara ceramat, jelas, dan obyektif. Dalam penelitian ini yang menjadi populasi penelitian adalah seluruh pekerja di Depo Lokomotif Medan dan Depo Kereta Api Pulo Brayan. Sampel yang diambil adalah seluruh pekerja menjadi responden. Untuk memperoleh data yang dibutuhkan dalam penelitian ini, maka digunakan teknik observasi dan wawancara. Hasil pengamatan dan observasi selama melakukan penelitian ditemukan beberapa potensi bahaya yang dapat menyebabkan kecelakaan kerja serta ditemukan beberapa kelalaian yang dilakukan oleh pekerja di lingkungan kerja. Kesimpulan pada penelitian ini bahwa Kecelakaan kerja yang di sebabkan oleh kelalaian kerja sering kali di abaikan oleh seorang pekerja, kejadian ini jika terus menerus di lakukan maka akan menyebabkan berbagai macam penyakit yang bisa merugikan pekerja kemudian hari.Karena itu dalam rangka menjalankan usaha yang aman (safe business), maka program perlindungan bagi karyawan melalui penerapan sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja (SMK3) harus dilaksanakan secara konsisten. Kata Kunci: Kereta Api, Keselamatan, Kecelakaan Kerja, APD
PENGARUH EDUKASI GERAKAN JANIN TERHADAP MATERNAL-FETAL ATTACHMENT DI GRIYA AIRLANGGA PURBALINGGA Himawati, Sefia; Suryaningsih, Endang Koni
Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 14, No 1 (2025): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama
Publisher : STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jcu.v14i1.2891

Abstract

ABSTRAK Tingkat MFA yang rendah dikaitkan dengan interaksi ibu-bayi yang lebih buruk. Ibu yang mempunyai perilaku maternal-fetal attachment tinggi selama kehamilan, cenderung lebih waspada terhadap perubahan frekuensi dan durasi gerakan janin, dibandingkan ibu yang mempunyai maternal-fetal attachment rendah. Oleh karena itu, bidan dan tenaga kesehatan disarankan untuk mengajarkan pasangan tentang cara menghitung gerakan janin selama kehamilan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh edukasi gerakan janin dengan maternal-fetal attachment. Metode penelitian ini menggunakan metode kuantitatif yaitu dengan desain penelitian quasi-eksperiment untuk mengukur perilaku maternal fetal-attachment dengan memberikan edukasi perhitungan gerakan janin. Pengukuran yang digunakan untuk membandingkan hasil antara kelompok kontrol dan kelompok intervensi dengan melakukan pre-test dan post-test. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu hamil Trimester III yang melakukan ANC di Griya Airlangga Purbalingga berjumlah 30 orang dengan teknik pengambilan sampel non-probability sampling. Alat ukur yang digunakan PAI (Prenatal Attechment Inventory) versi Indonesia dan sudah diuji validitas. Metode pengolahan data dalam penelitian ini yaitu uji normalitas data yaitu menggunakan uji Shapiro Wilk dan kemudian uji Independent t-test yang digunakan untuk membandingkan perbedaan rata-rata perubahan skor (pre-test ke post-test) antara kelompok intervensi dan kontrol. Hasil penelitian yaitu terdapat pengaruh pemberian edukasi gerakan janin terhadap maternal-fetal attachment di Griya Airlangga Purbalingga setelah diberikan intervensi dengan nilai p= 0,029?0,05. Kesimpulan penelitian ini yaitu terdapat pengaruh edukasi gerakan janin di Griya Airlangga Purbalingga. Kata Kunci : Edukasi, Gerakan Janin, Maternal-Fetal AttachmentABSTRACTLow levels of maternal-fetal attachment (MFA) are associated with poorer maternal-infant interaction. Mothers with high MFA during pregnancy tend to be more attentive to changes in fetal movement frequency and duration compared to those with lower MFA scores. Consequently, midwives and healthcare professionals are encouraged to educate expectant mothers on methods for tracking fetal movements throughout pregnancy. This study aims to examine the effect of fetal movement education on maternal-fetal attachment. Employing a quantitative approach, this study used a quasi-experimental design to measure maternal-fetal attachment behaviour through fetal movement tracking education. A pre-test and post-test comparison was conducted between the control and intervention groups. The population included all third-trimester pregnant women attending antenatal care (ANC) at Griya Airlangga Clinic, Purbalingga, totalling 30 participants selected via non-probability sampling. The data collection instrument was the Indonesian version of the Prenatal Attachment Inventory (PAI), which had undergone validity testing. Data were processed using normality tests is shapiro wilk test followed by an independent t-test to compare the mean score differences (from pre-test to post-test) between the intervention and control groups. The findings indicated that fetal movement education significantly affected maternal-fetal attachment at Griya Airlangga Clinic, with a p-value of 0.029 (p<0.05). This study concludes that fetal movement education has a significant impact on maternal-fetal attachment at Griya Airlangga Clinic, Purbalingga. Keywords : Education, Fetal Movement, Maternal-Fetal Attachment

Filter by Year

2012 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 14, No 3 (2025): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 14, No 2 (2025): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 14, No 1 (2025): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 13, No 3 (2024): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 13, No 2 (2024): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 13, No 1 (2024): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 12, No 3 (2023): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 12, No 2 (2023): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 12, No 1 (2023): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 11, No 3 (2022): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 11, No 2 (2022): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 11, No 1 (2022): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 10, No 3 (2021): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 10, No 2 (2021): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 10, No 1 (2021): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 9, No 3 (2020): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 9, No 2 (2020): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 9, No 1 (Maret 2020) : Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 8, No 2 (Oktober 2019) : Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 8, No 1 (Maret 2019) : Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 7, No 2 (Oktober 2018) : Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 7, No 1 (2018): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 6, No 2 (2017): Edisi Oktober 2017 Vol 6, No 1 (2017): Edisi Maret 2017 Vol 5, No 2 (2016): Edisi Oktober 2016 Vol 5, No 1 (2016): Edisi Maret 2016 Vol 4, No 2 (2015): Edisi Oktober 2015 Vol 4, No 1 (2015): Edisi Maret 2015 Vol 3, No 2 (2014): Edisi Oktober 2014 Vol 3, No 1 (2014): Edisi Maret 2014 Vol 2, No 2 (2013): Edisi Oktober 2013 Vol 2, No 1 (2013): Edisi Maret 2013 Vol 1, No 1 (2012): Edisi Oktober 2012 More Issue