cover
Contact Name
Damsir D
Contact Email
damsir_fkip@uho.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
damsir_fkip@uho.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
Gema Pendidikan
Published by Universitas Halu Oleo
ISSN : 08549044     EISSN : 2684866X     DOI : -
Gema Pendidikan is one of the publications of research results in the field of Education. Research studies in this journal cover all topics related to Education. The targets in the publication of this journal are Lecturers, Teachers, and Researchers in the field of Education.
Arjuna Subject : -
Articles 129 Documents
IMPLEMENTASI PANCASILA TANTANGAN DAN SOLUSINYA BAMBANG SUGIANTO; LA TAENA; LA BILU
Gema Pendidikan Vol 26, No 2 (2019): Juli, Gema Pendidikan
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (68.458 KB) | DOI: 10.36709/gapend.v26i2.8175

Abstract

Neoimperialisme masih beroperasi di berbagai bagian dunia dengan segala cara, halus maupun kasar tergantung situasional menguntungkan pihak yang kuat, sementara yang lemah tetap dieksploitasi dalam ungkapan lain gambaran sila kedua  pancasila tentang suasana hidup global yang berupa kemanusiaan yang adil dan beradab, tampaknya masih belum segera menjadi kenyataan. Menghadapi persoalan mendasar ini, kita harus memiliki kepekaan sejarah dan kepekaan nurani dalam membaca dinamika kehidupan global, nasional, dan lokal yang berubah dengan cepat. Pancasila akan mampu memberikan sebuah Ontological Security (Human Ontology) kepada kita semua di masa yang akan datang. Pancasila dengan seluruh aspeknya memberikan landasan yang amat kuat bagi peningkatan kemampuan profesionalisme, peningkatan cinta tanah air, peningkatan iman dan taqwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa, yang disertai sikap keterbukaan, sikap kebersamaan, toleransi, serta sikap harmoni. Kata Kunci: Implementasi Pancasila, Tantangan, Solusi
HUBUNGAN KOORDINASI MATA-KAKI DENGAN KETERAMPILAN SEPAKSILA DALAM PERMAINAN SEPAKTAKRAW PADA MAHASISWA PENJASKESREK UNIVERSITAS HALU OLEO SUHARTIWI .
Gema Pendidikan Vol 26, No 2 (2019): Juli, Gema Pendidikan
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (98.602 KB) | DOI: 10.36709/gapend.v26i2.8180

Abstract

Peneliti ini bertujuan untuk mengetahui hubungan koordinasi mata-kaki dengan keterampilan sepaksila dalam permainan sepaktakraw pada mahasiswa Penjaskesrek Universitas Halu Oleo. Penelitian ini dilaksanakan di lapangan Sepaktakraw Universitas Halu Oleo dengan sampel 40 orang. Populasi dalam penelitian ini adalah semua mahasiswa Putra Jurusan Penjaskesrek Universitas Halu Oleo yang memprogram mata kuliah T/P Sepaktakraw. Metode yang digunakan adalah survei dengan teknik analisis korelasional untuk memperoleh data koordinasi mata-kaki dengan menggunakan tes passing and stop, sedangkan untuk memperoleh data keterampilan sepaksila dengan menggunakan tes sepaksila dalam lingkaran yang berdiameter 60 cm selama 1 menit. Analisa data menggunakan rumusan korelasi product momen dari pearson pada taraf signifikasi = 0,05%. penelitian ini dapat disimpulkan bahwa hasil tes dari kedua variabel yaitu koordinasi mata-kaki (X) dan keterampilan sepaksila (Y) diperoleh nilai r-hitung = 0,458. Hasil tersebut dibandingkan dengan r-tabel dengan taraf signifikansi  α = 0.05 % dengan Df = N-2 = 38  yaitu sebesar = 0,312 dan taraf signifikansi  α = 0.01 % sebesar = 0,403. Dengan demikian diperoleh r-hitung = 0.458 > r-tabel = 0,312 dan 0,403. sehingga dapat disimpulkan bahwa hubungan koordinasi mata-kaki dengan keterampilan sepaksila memiliki hubungan yang signifikan. Dengan demikian Hipotesis alternatif (H1) diterima dan hipotesis nol (H0) ditolak. Kata Kunci: Koordinasi Mata-Kaki, Keterampilan Sepaksila
PENGEMBANGAN STRATEGI PEMBELAJARAN (INDUKTIF Vs DEDUKTIF)DAN SELF-EFFICACY YANG SESUAI DENGAN PERKEMBANGAN PENGETAHUAN SISWA TENTANG KONSEP DASAR MATEMATIKA DI SD SE-KOTA KENDARI SULAWESI TENGGARA Muhammad Yasin; Darnawati .; Harlin Yusuf; Iman Ashari; Muhammad Mancipto Hamid
Gema Pendidikan Vol 26, No 1 (2019): Januari, Gema Pendidikan
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (611.557 KB) | DOI: 10.36709/gapend.v26i1.6721

Abstract

Penelitian ini betujuan untuk mengukur efektivitas penerapan strategi pembelajaran (induktif vs deduktif) dan self-efficacy siswa  tentang pengetahuan konsep dasar matematika. Dengan instrument tersebut akan diperoleh informasi makro mengenai perkembangan kemampuan siswa dalam mempelajari konsep dasar matematika di SD baik untuk kelompok siswa kelas rendah, maupun kelompok siswa kelas tinggi dengan mengembangkan strategi pembelajaran yang efektif dalam meningkatkan pengetahuan siswa tentang konsep dasar matematika. Hasil penelitian menujukkan bahwa terdapat pengaruh interaksi strategi pembelajaran (A) dan self-efficacy (B) terhadap pengetahuan siswa tentang konsep dasar matematika dengan nilai rerata kelas induktif sebesar 78.66 sedangkan rerata kelas deduktif sebesar 76,77 disamping itu juga terdapat pengaruh strategi pembelajaran induktif dan strategi pembelajaran deduktif terhadap perbedaan pengetahuan siswa tentang konsep dasar matematika baik  kelompok siswa yang memiliki self efficacy tinggi maupun kelompok siswa yang memiliki self efficacy rendah. Kata Kunci: Pengembangan Kemampuan Siswa, Strategi Pembelajaran, Self-Efficacy.
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA MELALUI PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL (Contextual Teaching and Learning/CTL) MATERI JENIS BAHAN PAKAN DAN PAKAN TERNAK DIKELAS XII SMA NEGERI 1 KONTUKOWUNA Sunarto .
Gema Pendidikan Vol 26, No 1 (2019): Januari, Gema Pendidikan
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (603.851 KB) | DOI: 10.36709/gapend.v26i1.6717

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Untuk meningkatkan hasil belajar siswa melalui penerapan model pembelajaran Kontekstual (Contextual Teaching and Learning/CTL) materi jenis perubahan sosial XII IPS 1 SMA Negeri 1 Kontukowuna, 2) Untuk meningkatkan aktivitas mengajar guru melalui penerapan model pembelajaran Kontekstual (Contextual Teaching and Learning/CTL) materi perubahan sosial XII IPS 1 SMA Negeri 1 Kontukowuna, 3) Untuk meningkatkan aktivitas belajar siswa melalui penerapan model pembelajaran Kontekstual (Contextual Teaching and Learning/CTL) materi perubahan sosial XII IPS 1 SMANegeri 1 Kontukowuna. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (classroom action research). Penerapan penelitian tindakan di dalam kelas diharapakan akan mampu mendorong guru untuk memiliki kesadaran diri melakukan refleksi dan kritik diri terhadap aktivitas pembelajaran yang diselenggarakan. Penelitian ini dilaksanakan sebanyak dua siklus dan setiap siklus terdiri dari dua kali pertemuan yang dilaksanakan pada semester ganjil  tahun pelajaran 2018/2019 di kelas  XII IPS 1 SMA Negeri 1 Kontukowuna dengan jumlah siswa sebanyak 19 orang. Hasil penelitian menunjukan bahwa aktivitas siswa terhadap proses pembelajaran, terjardi peningkatan dari 73,68% dengan nilai rata-rata 71,58 pada siklus I dan siklus II hasil belajar siswa meningkat menjadi 94,74% dengan nilai rata-rata 80,53. Untuk aktivitas mengajar guru pada siklus I pertemuan pertama mencapai 66,67% dan pertemuan kedua meningkat menjadi 73,33%, sedangkan pada siklus II pertemuan pertama mencapai 86,67% dan pertemuan kedua meningkat menjadi 100%. Selanjutnya untuk peningkatkan aktivitas belajar siswa pada siklus I pertemuan pertama mencapai 60% dan pertemuan kedua meningkat menjadi 73,33%, sedangkan pada siklus II pertemuan pertama mencapai 93,33% dan pertemuan kedua meningkat menjadi 100%. Dengan demikian, indikator kinerja yang ditetapkan dalam penelitian ini telah tercapai dengan dua siklus pembelajaran. Kata Kunci: Model Pembelajaran Kontekstual tipe CTL, Aktifitas belajar, Hasil belajar.
PENGEMBANGAN NILAI MORAL ANAK MELALUI METODE BERCERITA PADA KELOMPOK B DI TK PEMBINA KOTA KENDARI Mansyur M
Gema Pendidikan Vol 26, No 1 (2019): Januari, Gema Pendidikan
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (620.151 KB) | DOI: 10.36709/gapend.v26i1.6779

Abstract

Penelitian ini berawal dari permasalahan rendahnya kemampuan nilai moral dalam bercerita yang ditandai pada saat anak melakukan aktifitas. Dari hasil belajar anak menunjukan bahwa, dari 20 orang anak hanya 40% yang memiliki nilai moral yang baik dalam bercerita dengan kriteria berkembang baik (BB). Hal ini menunjukan bahwa hasil belajar dalam mengembangkan nilai moral anak belum mencapai kriteria ketuntasan minimal (KKM) yang ditetapkan oleh TK Negeri Pembina Kota Kendari, yaitu 70% sesuai dengan hasil wawancara pada tanggal 10 Mei 2016.Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: Bagaimana mengembangkan Nilai moral Anak melalui Metode bercerita pada kelompok B TK Pembina Kota Kendari. Tujuan yang di harapkan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan nilai moral anak melalui metode bercerita pada kelompok B TK Pembina Kota Kendari. Setelah dilakukan penelitian ini, diharapkan dapat memberikan manfaat: (1) bagi anak, dapat mengembangkan hasil belajar nilai moral Anak melalui Metode bercerita pada kelompok B TK Pembina Kota Kendari; (2) bagi guru dan sekolah dapat memperbaiki kinerjanya dalam pembelajaran, karena    melalui penelitian tindakan kelas guru dapat mengetahui kelemahan-kelemahan yang terjadi dalam pembelajaran dan akan berusaha memperbaikinya pada proses pembelajaran berikutnya; dan (3) bagi peneliti, dapat digunakan sebagai bahan masukan untuk merumuskan kebijakan yang mengarah pada peningkatan hasil belajar anak khususnya di TK Pembina Kota Kendari. Disamping itu, dengan adanya penelitian tindakan kelas yang dilakukan oleh guru akan mengembangkan mutu pembelajaran di Taman kanak-kanak tersebut. Metodelogi penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (Classroom Action research). Penelitin ini dilaksanakan dalam dua siklus. Tahap-tahap dalam penelitian ini mengikuti prosedur penelitian tindakan kelas, yaitu: (1) perencanaan, (2) pelaksanaan, (3) observasi atau pengamatan, dan (4) refleksi. Berdasarkan analisis data hasil observasi aktivitas mengajar guru pada siklus I diperoleh persentase ketercapaian sebesar 80%. Sedangkan aktivitas belajar anak diperoleh persentase ketercapaian sebesar 70%. Pada siklus II, persentase ketercapaian aktivitas mengajar guru mengalami peningkatan menjadi 90%. Sedangkan persentase ketercapaian aktivitas belajar anak juga mengalami peningkatan menjadi 85%. Sehingga dapat dikatakan bahwa nilai moral Anak melalui Metode bercerita pada kelompok B TK Pembina Kota Kendari berkembang sesuai dengan harapan.  Kata Kunci : Nilai moral Anak, Konsep Pengembang moral, Metode bercerita.
UPAYA MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI PANCASILA SEBAGAI IDEOLOGI TERBUKA DENGAN MENGGUNAKAN PENDEKATAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING (CTL) DI KELAS XII IPA.1 SMA NEGERI 1 LAWA TAHUN PELAJARAN 2016/2017 LA MBUNI
Gema Pendidikan Vol 26, No 2 (2019): Juli, Gema Pendidikan
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (447.434 KB) | DOI: 10.36709/gapend.v26i2.8177

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: 1)  untuk meningkatkan aktivitas belajar  siswa pada materi pancasila idiologi terbuka di kelas XII IPA 1 SMA Negeri 1 Lawa  tahun pelajaran 2016/2017, dan 2) untuk meningkatkan hasil belajar PKn pada materi pancasila sebagai idiologi terbuka di kelas XII IPA 1 SMA Negeri 1 Lawa  tahun ajaran 2016/2017. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (classroom action research). Penerapan penelitian tindakan di dalam kelas diharapakan akan mampu mendorong guru untuk memiliki kesadaran diri melakukan refleksi dan kritik diri terhadap aktivitas pembelajaran yang diselenggarakan. Penelitian ini dilaksanakan sebanyak dua siklus terdiri atas perencanaan,pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Pelaksanaan tiap siklus akan diambil satu kelas yang sama. Hal ini ditempuh untuk membandingkan dan menggambarkan proses pembelajaran pada tiap-tiap siklus. Penelitianinidilaksanakan pada semester ganjil  tahun pelajaran 2016-2017 di kelas  XII IPA 1 SMA Negeri 1 Lawa dengan jumlah siswa sebanyak 31 orang. Hasil penelitian menunjukan bahwa hasil belajar siswa dalam pelaksanaan siklus I didapat nilai rata-rata 68,39, dengan ketuntasan belajar siswa secara klasikal adalah 74% dimana siswa yang tuntas sebanyak 21 orang dan yang tidak tuntas sebanyak 10 orang dari 31 jumlah siswa yang mengikuti tes evaluasi siklus I aktivitas siswa dalam pelaksanaan siklus II mencapai 71,53 % dan sedangkan aktivitas guru juga mengalami peningkatan yaitu 87,50 %. Ketuntasan hasil belajar siswa pada siklus II mencapai 87,10 % dari 31 siswa yang mengikuti tes, jumlah siswa yang tuntas sebanyak 27 orang dan yang tidak tuntas ada 4 orang.Hal ini menunjukkan bahwa setiap siklusnya siswa mengalami peningkatan baik dalam hal hasil belajar maupun aktivitas siswa yang ditandai dengan meningkatnya nilai rata-rata siswa dan ketuntasan dalam pembelajaran  dan meningkatnya aktivitas siswa dalam kegiatan belajar mengajar. Kata Kunci: Pembelajaran Kontekstual Tipe CTL, Aktivitas Belajar, Hasil Belajar
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR LOMPAT JAUH MELALUI PENERAPAN METODE BERMAIN PADA SISWA KELAS V SD NEGERI 1 BARUGA KOTA KENDARI ASMUDIN .
Gema Pendidikan Vol 26, No 2 (2019): Juli, Gema Pendidikan
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (73.772 KB) | DOI: 10.36709/gapend.v26i2.8183

Abstract

Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui keefektifan penerapan metode bermain dalam meningkatkan hasil belajar lompat jauh siswa kelas V SDN 1 Baruga. Penelitian ini termasuk penelitian tindakan kelas. Karakteristik yang khas dari penelitian tindakan kelas yakni adanya tindakan tertentu (action) untuk memperbaiki proses belajar mengajar guna mencapai tujuan pengajaran serta peningkatan mutu pendidikan. Penelitian tindakan kelas (PTK) ini dilaksanakan pada semester genap tahun ajaran 2017/2018 pada siswa kelas V SDN 1 Baruga. Subjek penelitian tindakan kelas ini adalah siswa kelas V SDN 1 Baruga yang berjumlah 24 orang yang terdiri dari 11 siswa putri dan 13 siswa putra. Prosedur penelitian tindakan kelas ini dilakukan dua siklus, dengan tiap siklus dilaksanakan satu kali pertemuan sesuai dengan perubahan yang ingin dicapai pada faktor-faktor yang ingin diselidiki. Dari hasil observasi awal yakni berupa wawancara langsung dengan guru bidang studi penjaskes SDN 1 Baruga, untuk menjawab masalah dalam pembelajaran lompat jauh ditetapkan bahwa tindakan yang akan digunakan untuk meningkatan hasil belajar lompat jauh siswa adalah adanya penggunaan metode pembelajaran bermain dalam proses pembelajaran lompat jauh. Sebagai indikator keberhasilan dalam penelitian tindakan kelas ini adalah apabila siswa yang memperoleh 70 sudah mencapai angka 75 % maka penelitian ini dikatakan tuntas. Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan yang telah di kemukakan sebelumnya, untuk tingkat ketuntasan belajar siswa pada siklus I jumlah siswa yang tuntas hanya 70,83%, Selanjutnya pada Siklus II jumlah siswa yang tuntas meningkat menjadi  91,66% atau  terjadi peningkatan sebesar 20,83%. Dengan demikian maka hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa hasil belajar lompat jauh siswa kelas V SDN 1 Baruga dapat meningkat melalui penerapan metode bermain. Kata Kunci: Hasil Belajar, Metode Bermain, Lompat Jauh
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA PADA MATERI PENJUMLAHAN DAN PENGURANGAN BILANGAN BULAT MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE MAKE A MATCH PADA SISWA KELAS IV SD NEGERI 2 DURUKA Sitti Murni
Gema Pendidikan Vol 26, No 1 (2019): Januari, Gema Pendidikan
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (569.98 KB) | DOI: 10.36709/gapend.v26i1.6715

Abstract

Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK), di mana guru yang bertindak sebagai peneliti yang juga mengajar di kelas IV dan yang diberi tindakan dibantu oleh seorang teman sejawat yang bertindak sebagai kolaborator atau observer yang bertugas mengamati Kreativitas Guru da siswa selama proses pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran Kooperatif Tipe A Match. Penelitian dilaksanakan di kelas IV semester 1 tahun pelajaran 2016/2017. Penelitian ini meliputi perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Kegiatan penelitian ini dilaksanakan dalam 2 siklus yaitu  siklus I dan siklus II. Pada siklus I, guru sudah melaksanakan pembelajaran model Kooperatif Tipe A Match  sehingga didapatkan hasi belajar siswa yang tuntas secara klasikal sebesar 72,73 %  atau 16 siswa dari 22 orang  ,sedangkan yang tidakn tuntas adalah 27,27 % atau 6 siswa dari 22 orang. Dan  nilai rata-rata  pada Siklus I adalah 73,18. Selanjutnya pada  siklus  II  siswa yang tuntas adalah  86,36 % atau 19 siswa dari 22 orang , sedangkan yang tidak tuntas adalah 13,64 % atau 3 siswa dari 22 orang. Dan  nilai rata – rata  pada Siklus II adalah  84,09. Dengan demikian pembelajaran yang berlangsung pada siklus II ini sudah dianggap berhasil karena sudah mencapai indikator. Kata Kunci : Hasil Belajar serta model pembelajaran Kooperatitf Tipe A Match
PENERAPAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL) DENGAN PENDEKATAN SAINTIFIK UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI ASAM BASA LA RUDI; MUH. ALIM MARHADI; ACI .
Gema Pendidikan Vol 26, No 2 (2019): Juli, Gema Pendidikan
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (158.686 KB) | DOI: 10.36709/gapend.v26i2.8176

Abstract

Telah dilakukan penelitian “Penerapan Model Problem Based Learning (PBL) dengan Pendekatan Saintifik untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa pada Materi Asam Basa” yang dilaksanakan di SMAN 7 Kendari pada kelas XI MIA3 tahun ajaran 2018/2019. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh penerapan model PBL dengan pendekatan saintifik dalam meningkatkan hasil belajar siswa kelas XI MIA3 SMA Negeri 7 Kendari pada materi asam basa. Metode penelitian yang digunakan yaitu  Pre-Eksperimen dengan desain penelitian One-group Pretest-Postest Design. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan pemberian instrumen penelitian berupa soal pilihan ganda berjumlah 20 butir soal, lembar observasi dan angket. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh kesimpulan: (1) Hasil belajar kimia siswa kelas XI MIA3 pada SMA Negeri 7 Kendari Tahun Ajaran 2018/2019 sebelum pembelajaran dengan menggunakan model PBL dengan pendekatan saintifik dikategorikan rendah dengan nilai rata-rata pre-test yaitu 29,42 akan tetapi setelah pembelajaran dengan menggunakan model PBL dengan pendekatan saintifik dikategorikan sedang dengan nilai rata-rata post-test sebesar 78,46; (2) Penerapan model PBL dengan saintifik pada materi asam basa efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa dengan rata-rata N-gain sebesar 0,70 (kategori sedang); (3) Siswa memberikan respon yang sangat baik terhadap penerapan model PBL dengan pendekatan saintifik dengan nilai rata-rata sebesar 82,95%. Kata Kunci: Problem Based Learning, Pendekatan Saintifik, Asam Basa, Hasil  Belajar
MENINGKATKAN MOTORIK HALUS ANAK MELALUI KEGIATAN MEWARNAI DENGAN CAT AIR DI TK TUNAS BAHARI KELURAHAN BONE-BONE KOTA BAUBAU SALWIAH .
Gema Pendidikan Vol 26, No 2 (2019): Juli, Gema Pendidikan
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (107.557 KB) | DOI: 10.36709/gapend.v26i2.8182

Abstract

Upaya Meningkatkan Motorik Halus Anak melalui Kegiatan Mewarnai dengan menggunakan media Cat Air di Kelompok B TK Tunas Bahari Kelurahan Bone-Bone Kota Baubau”. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motorik halus anak melalui kegiatan mewarnai dengan cat air. Penelitian ini dilaksanakan pada semester genap tahun ajaran 2018/2019. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas. Penelitian dilakukan dalam dua siklus. Tahap-tahap dalam penelitian tindakan kelas ini yaitu (1) perencanaan, (2) pelaksanaan, (3) pengamatan, dan (4) refleksi. Subjek dalam penelitian ini adalah guru dan anak pada kelompok B TK Tunas Bahari Kelurahan Bone-Bone Kota Baubau yang berjumlah 15 orang anak yang terdiri atas 6 perempuan dan 9 anak laki-laki dengan rentang usia 5-6 tahun. Berdasarkan analisis data hasil observasi aktivitas mengajar guru melalui kegiatan mewarnai dengan cat air pada siklus I diperoleh persentase kegiatan mewarnai sebesar 75% sedangkan tidak tercapai 25% dan aktivitas belajar anak pada siklus I diperoleh persentase kegiatan mewarnai sebesar 62,5% tidak tercapai 37,5%  sedangkan hasil evaluasi belajar anak dalam meningkatkan motorik halus anak melalui kegiatan mewarnai menunjukkan adanya peningkatkan, hal ini dapat ditunjukan pada hasil observasi awal sebelum tindakan dan sesudah tindakan. Sebelum tindakan diperoleh persentase kegiatan mewarnai anak sebesar 40% dan mengalami peningkatan pada siklus I yaitu sebesar 60%, dimana terdapat anak yang mendapat nilai Berkembang Sesuai Harapan dan 3 anak yang memperoleh Berkembang Sangat Baik, sedangkan tidak tercapai memperoleh nilai 40% atau 6 anak yang mendapat nilai Mulai Berkembang (**). Pada siklus II observasi aktivitas mengajar guru melalui kegiatan mewarnai mengalami peningkatan sebesar 87,5% sedangkan tidak tercapai 12,5% dan aktivitas belajar anak  pada siklus II diperoleh persentase kegiatan mewarnai sebesar 75% sedangkan tidak tercapai 25% dan hasil evaluasi belajar anak kemudian mengalami peningkatan pada siklus II sebesar 86,67% ketuntasan secara klasikal yaitu 7 anak yang mendapat Berkembang Sesuai Harapan dan 6 anak mendapat nilai Berkembang Sangat Baik sedangkan tidak tercapai 13,33% atau 2 anak yang mendapat nilai Mulai Berkembang (**). Penelitian ini dapat disimpulkan bahwa motorik halus anak pada kelompok B TK Tunas Bahari Kelurahan Bone-Bone Kota Baubau dapat ditingkatkan melalui kegiatan mewarnai dengan menggunakan media cat air.  Kata kunci: Mewarnai, Media, Cat Air, Motorik Halus

Page 6 of 13 | Total Record : 129