Jurnal Penelitian Pendidikan Matematika
Jurnal Penelitian Pendidikan Matematika diterbitkan oleh Jurusan Pendidikan Matematika FKIP Universitas Halu Oleo dan terbit tiga kali setahun yaitu Januari, Mei, dan September ditambah edisi khusus jika diperlukan.
Articles
376 Documents
EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW TERHADAP KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIK PADA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 7 KENDARI
Nikmawati Nini;
Anwar Bey
Jurnal Penelitian Pendidikan Matematika Vol 2, No 2 (2014)
Publisher : Jurusan Pendidikan Matematika Universitas Halu Ole
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (327.686 KB)
|
DOI: 10.36709/jppm.v2i2.3097
Tujuan penelitian ini adalah: (1) Untuk mengetahui secara deskriptif kemampuan komunikasi matematik siswa kelas VIII SMP Negeri 7 Kendari yang diajar dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw pada materi pokok Kubus dan Balok, (2) Untuk mengetahui secara deskriptif kemampuan komunikasi matematik siswa kelas VIII SMP Negeri 7 Kendari yang diajar dengan menggunakan model pembelajaran konvensional pada pokok bahasan Kubus dan Balok, (3) Untuk mengetahui pembelajaran yang lebih efektif antara model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw dan pembelajaran konvensional pada pokok bahasan kubus dan balok terhadap kemampuan komunikasi matematik siswa kelas VIII SMP Negeri 7 Kendari. Hasil penelitian secaradeskriptif dan secara inferensial menunjukkan bahwa (1) Rata-rata kemampuan komunikasi matematik siswa yang diajar dengan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw adalah 72,6923, (2) Rata-rata kemampuan komunikasi matematik siswa yang diajar dengan pembelajaran konvensional adalah 64,4448 (3) Model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw lebih efektif daripada model pembelajaran konvensional pada pokok bahasan Kubus dan Balok terhadap kemampuan komunikasi matematik siswa. Kata Kunci: komunikasi matematik; Jigsaw; pembelajaran kooperatif.
EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING DALAM PENINGKATAN KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF MATEMATIKA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 1 SIOMPU BARAT
Samsinar .;
Muchtar Ibrahim;
Rahmad Prajono
Jurnal Penelitian Pendidikan Matematika Vol 3, No 2 (2015)
Publisher : Jurusan Pendidikan Matematika Universitas Halu Ole
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (273.61 KB)
|
DOI: 10.36709/jppm.v3i2.3011
Penelitian ini dilatarbelakangi sulitnya guru maupun siswa mengembangkan kemampuan berpikirkreatif dalam mata pelajaran matematika. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas VIII SMPNegeri 1 Siompu Barat yang terdiri dari 4 kelas dan dipilih sampel sebanyak 2 kelas. Pengambilansampel dilakukan secara purposive. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan pemberianinstrumen penelitian berupa lembar observasi dan tes kemampuan berpikir kreatif matematika berbentuk tes uraian. Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan diperoleh kesimpulan: (1) Terdapat peningkatan kemampuan berpikir kreatif matematika siswa yang signifikan pada kelas yangmenggunakan model pembelajaran PBL, dengan peningkatan 0,747 sehingga klasifikasi tinggi. (2)Terdapat peningkatan kemampuan berpikir kreatif matematika siswa yang signifikan pada kelas yang menggunakan pendekatan pembelajaran konvensional, dengan peningkatan 0,615 sehinggaklasifikasi sedang. (3) Peningkatan kemampuan berpikir kreatif matematika siswa yang diajar denganmenggunakan model pembelajaran PBL lebih tinggi secara signifikan daripada peningkatankemampuan berpikir kreatif matematika siswa yang diajar dengan menggunakan pendekatanpembelajaran konvensional.Kata Kunci: problem based learning; berpikir kreatif matematika; efektivitas
DESKRIPSI FAKTOR SOSIAL EKONOMI ORANG TUA DENGAN PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA SISWA SMA NEGERI 2 KUSAMBI KABUPATEN MUNA BARAT
Badrun Iju;
La Ndia
Jurnal Penelitian Pendidikan Matematika Vol 3, No 3 (2015)
Publisher : Jurusan Pendidikan Matematika Universitas Halu Ole
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (371.867 KB)
|
DOI: 10.36709/jppm.v3i3.3016
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui deskripsi faktor sosial ekonomi orang tua dengan prestasi belajar matematika siswa SMA Negeri 2 Kusambi. Dari hasil analisis dan pembahasan diperoleh bahwa : (1) 5.88% orang tua siswa SMA Negeri 2 Kusambi tidak tamat SD, 35.29% tamat SD, 17.65% tamat SMP, 23.53% tamat SMA dan 17.65% lulus perguruan tinggi; (2) 13.24%pendapatan orang tua siswa SMA Negeri 2 Kusambi kategori sangat tinggi, 7.35% kategori tinggi, 7.35% kategori sedang, 22.06 kategori rendah dan 50% sangat rendah; (3) 64.71% orang tua siswa SMA Negeri 2 Kusambi berprofesi sebagai petani, 22.06% PNS dan 13.23% nelayan; (4) 9.0% rata-rata prestasi belajar matematika siswa termaksud kategori sangat baik, 18.0% kategori baik, 43.0% kategori cukup, 20.0% kategori rendah dan 10% kategori sangat rendah. Berdasarkan hasil penelitian diatas maka dapat disimpulkan bahwa secara umum status sosial ekonomi orang tua siswa sangat rendah dan prestasi belajar matematika siswa berada pada kategori cukup. Kata Kunci: status sosial ekonomi; prestasi belajar matematika; orang tua siswa
PERBANDINGAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEADS TOGETHER DENGAN PEMBELAJARAN KONVENSIONAL TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS VIII SMPN 10 KENDARI
La Ode Muh. Arisman Silea;
Hasnawati .
Jurnal Penelitian Pendidikan Matematika Vol 2, No 3 (2014)
Publisher : Jurusan Pendidikan Matematika Universitas Halu Ole
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (477.687 KB)
|
DOI: 10.36709/jppm.v2i3.3108
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah hasil belajar matematika antara siswa yang diajar dengan model pembelajaran kooperatif tipe NHT lebih tinggi dibandingkan siswa yang diajar denganpembelajaran konvensional pada siswa Kelas VIII SMPN 10 Kendari pada pokok bahasan Sistem Persamaan Linear Dua Variabel (SPLDV). Penelitian ini dilaksanakan di SMPN 10 Kendari pada semester genap TA 2014/2015. Populasinya adalah seluruh siswa kelas VIII SMPN 10 Kendari, dan sampelnya adalah kelas VIII6 sebagai kelas eksperimen yang diajar dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe NHT dan kelas VIII4 sebagai kelas kontrol yang diajar dengan pembelajaran konvensional. Instrumennya adalah tes belajar matematika pada materi SPLDV. Data hasil tes belajar tersebut dianalisis secara deskriptif dan inferensial. Berdasarkan analisis inferensial melalui uji t dapat disimpulkan bahwa secara signifikan hasil belajar matematika antara siswa yangdiajar dengan model pembelajaran kooperatif tipe NHT (Kelas VIII6) lebih tinggi dibandingkan siswa yang diajar dengan pembelajaran konvensional (Kelas VIII4) SMPN 10 Kendari pada pokok bahasan SPLDV. Kata Kunci: pembelajaran kooperatif; konvensional; NHT
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 12 KENDARI
Novi Triana Lestari Bandi;
Hasnawati .;
Ikman .
Jurnal Penelitian Pendidikan Matematika Vol 3, No 3 (2015)
Publisher : Jurusan Pendidikan Matematika Universitas Halu Ole
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (431.691 KB)
|
DOI: 10.36709/jppm.v3i3.3022
Tujuan penelitian ini adalah untuk: (1) Untuk mengetahui secara deskriptif hasil belajar matematika siswa sebelum diajar dengan menggunakan model pembelajaran berbasis masalah. (2) Untuk mengetahui secara deskriptif hasil belajar matematika siswa setelah diajar dengan menggunakan model pembelajaran berbasis masalah. (3) Untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran model pembelajaran berbasis masalah terhadap hasil belajar matematika siswa kelas VIII SMP Negeri 12 Kendari. Berdasarkan analisis data dan pembahasan diperoleh beberapa kesimpulan yaitu: (1) Hasilbelajar matematika siswa sebelum menggunakan model pembelajaran berbasis masalah tergolong cukup dengan persentase 78,13% dan tergolong baik dengan persentase 21,87%.(2) Hasil belajar matematika siswa setelah menggunakan model pembelajaran berbasis masalah tergolong baik dengan persentase 65,62% dan tergolong tinggi dengan persentase 28,13%. (3) Pembelajaran menggunakan pendekatan model pembelajaran berbasis masalah memberikan pengaruh positif yang signifikan terhadap hasil belajar matematika siswa pada materi Operasi Aljabar, kelas VIII semester ganjil SMP Negeri 12 Kendari tahun ajaran 2015/2016.Kata Kunci: pembelajaran berbasis masalah; hasil belajar matematika; model pembelajaran
PENGARUH PENDEKATAN PEMBELAJARAN PROBLEM POSING TERHADAP KEMAMPUAN REPRESENTASI MATEMATIK SISWA KELAS VII SMP NEGERI 9 KENDARI
Suci Rahma Hamid;
Zamsir .
Jurnal Penelitian Pendidikan Matematika Vol 2, No 3 (2014)
Publisher : Jurusan Pendidikan Matematika Universitas Halu Ole
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (415.566 KB)
|
DOI: 10.36709/jppm.v2i3.3113
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: Kemampuan representasi matematik yang lebih tinggi antara siswa yang diajar dengan pendekatan pembelajaran Problem Posing dengan siswa yang diajardengan pembelajaran konvensional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII SMP Negeri 9 Kendari yang terdiri dari 11 kelas paralel dengan jumlah 402 orang. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian dilakukan secara simple random sampling. Teknikpengumpulan data dilakukan dengan pemberian instrumen penelitian berupa lembar observasi dan tes kemampuan representasi matematik berbentuk tes uraian. Teknik analisis data menggunakan statistikdeskriptif dan statistik inferensial. Dari hasil analisis data diperoleh kesimpulan bahwa rata-rata kemampuan representasi matematik siswa yang diajar dengan pendekatan pembelajaran Problem Posing lebih tinggi daripada rata-rata kemampuan representasi matematik siswa yang diajar dengan pembelajaran konvensional. Hal ini berarti bahwa pendekatan pembelajaran Problem Posing mempunyai pengaruh terhadap kemampuan representasi matematik siswa kelas VII SMP Negeri 9Kendari, khususnya pada materi Segiempat. Kata Kunci: problem posing; representasi matematik; konvensional
PENGARUH PENDEKATAN RECIPROCAL TEACHING TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA KELAS VII SMP NEGERI 15 KENDARI PADA MATERI SEGIEMPAT
Sitti Sastriana Bada;
La Misu
Jurnal Penelitian Pendidikan Matematika Vol 3, No 3 (2015)
Publisher : Jurusan Pendidikan Matematika Universitas Halu Ole
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (294.675 KB)
|
DOI: 10.36709/jppm.v3i3.3027
Matematika merupakan mata pelajaran yang diajarkan kepada peserta didik mulai dari tingkat dasar sampai ke jenjang yang lebih tinggi. Pembelajaran matematika di SMP Negeri 15 Kendari,khususnya pada materi pokok segiempat, guru masih menggunakan model pembelajarankonvensional yang membuat siwa menjadi pasif dan kurang kreatif. Pendekatan PembelajaranReciprocal Teaching adalah salah satu alternatif pembelajaran untuk mengatasi hal tersebut. Untukitu dilakukan penelitian dengan tujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar siswa yang diajardengan menggunakan pendekatan Reciprocal Teaching dan yang diajar dengan model pembelajaranlangsung. Berdasarkan uji normalitas dan uji homogenitas, diperoleh kesimpulan sampel berdistribusinormal dan mempunyai varians data yang sama, sehingga untuk menguji hipotesis digunakan uji t.Berdasarkan uji ketaksamaan rata-rata diperoleh t hitung = 4,497 sedangkan t tabel = 1,675. Karena t > t tabel maka Ho ditolak. Hal ini berarti bahwa secara signifikan hasil belajar kelas eksperimen lebihbaik daripada hasil belajar kelas kontrol.Kata Kunci: pengaruh; hasil belajar; reciprocal teachinghitung
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAM ASSISTED INDIVIDUALIZATION UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS VII B SMPN 1 MAWASANGKA
Asrianto Asrianto;
La Ode Ahmad Jazuli;
Ikman Ikman
Jurnal Penelitian Pendidikan Matematika Vol 5, No 1 (2017)
Publisher : Jurusan Pendidikan Matematika Universitas Halu Ole
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (252.757 KB)
|
DOI: 10.36709/jppm.v5i1.7303
Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini dilaksanakan dalam dua siklus dengan dua pertemuan untuk setiap siklusnya bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar matematika kelas VIIB SMPN 1 Mawasangka melalui model pembelajaran kooperatif tipe Teams Assisted Individualization (TAI). Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar matematika siswa kelas VIIB SMPN 1 Mawasangka. Keterlaksanaan pembelajaran siklus I mencapai 76.32% oleh guru dan 62.50% oleh siswa, siklus II mencapai 86.19% oleh guru dan 78.95% oleh siswa. Pada siklus III mencapai 91.45% oleh guru dan 84.87% oleh siswa. Hasil belajar matematika siswa meningkat dari hasil tes awat 30% siswa yang memenuhi standar ketuntasan belajar dan indikator kinerja meningkat pada hasil tes siklus I menjadi 45% siswa dan meningkat pada siklus II menjadi 65% siswa dan pada siklus III menjadi 80% siswa. Disimpulkan bahwa pembelajaran Kooperatif Tipe Teams Assisted Individualization (TAI) tersebut dapat meningkatkan hasil belajar Matematika siswa kelas VIIB SMPN 1 Mawasangka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : (1) Kemampuan pemecahan masalah matematika siswa yang diajar dengan model pembelajaran kooperatif tipe TAI, (2) Kemampuan pemecahan masalah matematika siswa yang diajar dengan model pembelajaran konvensional, (3) Pengaruh penerapan model pembelajaran kooperatif tipe TAI terhadap peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa, (4) Perbedaan pengaruh penerapan model pembelajaran kooperatif tipe TAI dan model pembelajaran konvensional terhadap peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa. Penelitian dilakukan di SMPN 1 Wawonii Tenggara dengan populasi seluruh siswa kelas VIII. Teknik pengambilan sampel dilakukan secara purposive sampling. Hasil yang diperoleh (1) Kemampuan pemecahan masalah matematika siswa yang diajar dengan pembelajaran kooperatif tipe TAI meningkat, (2) Kemampuan pemecahan masalah matematika siswa yang diajar dengan menggunakan model pembelajaran konvensional juga meningkat, (3) terdapat pengaruh yang signifikan penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe TAI. (4) terdapat perbedaan pengaruh yang signifikan penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe TAI dan model pembelajaran konvensional.Kata Kunci : Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Team Assisted Individuallization, Kemampuan Pemecahan Masalah Matematatika.
PENGARUH METODE IMPROVE TERHADAP PENINGKATAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 9 KENDARI
Nita Pongarrang;
Ikman Ikman;
Rahmad Prajono
Jurnal Penelitian Pendidikan Matematika Vol 5, No 1 (2017)
Publisher : Jurusan Pendidikan Matematika Universitas Halu Ole
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (512.712 KB)
|
DOI: 10.36709/jppm.v5i1.7313
Penelitian eksperimen ini bertujuan untuk menganalisis: (1) pengaruh metode IMPROVE terhadap peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa; (2) pengaruh metode pembelajaran langsung terhadap peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa; (3) perbedaan pengaruh antara metode IMPROVE dan metode pembelajaran langsung terhadap peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 9 Kendari tahun pelajaran 2016/2017 yang terdistribusi dalam 11 kelas. Teknik pengambilan sampel penelitian ini dilakukan dengan random class. Data hasil penelitian diperoleh dari lembar observasi dan tes kemampuan pemecahan masalah matematis berbentuk soal uraian. Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh kesimpulan: (1) ada pengaruh yang signifikan pada penggunaan metode IMPROVE terhadap peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa; (2) ada pengaruh yang signifikan pada penggunaan metode pembelajaran langsung terhadap peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa; (3) tidak ada perbedaan pengaruh yang signifikan antara metode IMPROVE dan metode pembelajaran langsung terhadap peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa
EFEKTIVITAS MEDIA HANDS-ON EQUATIONS TERHADAP KEMAMPUAN PENALARAN ALJABAR SISWA SISWA KELAS VII SMP NEGERI 2 KENDARI
Fauzan .;
Fahinu .
Jurnal Penelitian Pendidikan Matematika Vol 4, No 1 (2016)
Publisher : Jurusan Pendidikan Matematika Universitas Halu Ole
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (318.36 KB)
|
DOI: 10.36709/jppm.v4i1.3051
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan penalaran aljabar siswa kelas VII SMP Negeri 2 kendari setelah diajar dengan pembelajaran yang menggunakan media Hands-On Equations dan diajar dengan pembelajaran yang tidak menggunakan media Hands-On Equations serta mengetahui perbedaan efektivitas penerapan pembelajaran matematika yang menggunakan media Hands-On Equations dan pembelajaran matematika yang tidak menggunakan media Hands-OnEquations terhadap kemampuan penalaran aljabar siswa kelas VII SMP Neg 2 kendari. Dari hasil analisis data dan pembahasan diperoleh kesimpulan yaitu, (1) Pada Kelas yang diajar dengan menggunakan media Hands-On Equaions diperoleh tingkat penguasaan penalaran aljabar siswa tergolong pada kategori kurang, cukup dan tinggi sedangkan pada kelas yang diajar tanpa menggunakan media Hands-On Equations diperoleh tingkat penguasaan penalaran aljabar siswa tergolong pada kategori sangat kurang, kurang dan cukup (2) Pembelajaran yang menggunakan media Hands-On Equations lebih efektif daripada pembelajaran yang tidak menggunakan media Hands-On Equations untuk melatih kemampuan penalaran aljabar siswa SMP Neg 2 Kendari.Kata Kunci: efektivitas, hands-on equations, kemampuan penalaran aljabar